Anda di halaman 1dari 7

POKOK BAHASAN

SENAM KAKI DIABETIK

PENDAHULUAN

Di Indonesia 12 – 25 % penyandang DM akan mengalami


ulkus di kaki (15 % ulkus pada DM 80 % penyebab DM dirawat
dan 85 % penyebab amputasi pada area kaki. Kaki penyandang
diabetes yang memiliki resiko kelainan seperti infeksi, ulcerasi,
dan atau destruksi jaringan ikat dalam yang berhubungan dengan
kelainan neurologiis, berbagai derajat PAD dan komplikasi
metabolik pada ekstremitas bawah.

Salah satu penatalaksanaan yang dilakukan untuk


memperbaiki sirkulasi darah ke jaringan pada penderita DM adalah
dengan melakukan senam kaki diabetikum. Senam diabetes adalah
senam aerobic dan riithmis gerakan menyenangkan tidak
membosankann dan dapat diikuti semua kelompok umur. Senam
kaki adalah kegiatan atau latihan yang dilakukan oleh pasien
diabetes melitus untuk mencegah terjadinya luka dan membantu
melancarkan peredaran darah bagian kaki.
KOMPETENSI

A. Kompetensi Utama:
Setelah mengikuti proses pembelajaran ini, mahasiswa diharapkan mampu untuk
memahami dan mengaplikasikan Senam kaki diabetik
B. Kompetensi Khusus:
Setelah mengikuti pembelajaran ini, mahasiswa diharapkan mampu:
1. Menjelaskan pengertian senam kaki diabetik
2. Menjelaskan tujuan senam diabetik
3. Menjelaskan indikasi dan kontraindikasi senam diabeti
4. Menjelaskan dan mengulang kembali langkah - langkah

Urutan Pembelajaran: Memahami konsep dasar setiap sub pokok


bahasan, membuat paper, diskusi kelompok, membuat latihan,
membuat tugas, membuat resume.
AKTIVITAS PEMBELAJARAN

Panduan: Baca dan pahami konsep-konsep dasar pada setiap sub pokok bahasan
berikut:

POKOK BAHASAN
PENGERTIAN SENAM KAKI DIABETIK

Senam diabetes adalah senam aerobic dan riithmis gerakan menyenangkan tidak
membosankann dan dapat diikuti semua kelompok umur. Senam kaki adalah kegiatan atau
latihan yang dilakukan oleh pasien diabetes melitus untuk mencegah terjadinya luka dan
membantu melancarkan peredaran darah bagian kaki.

POKOK BAHASAN
TUJUAN SENAM KAKI DIABETIK

1. Memperbaiki sirkulasi darah pada kaki pasien diabetes sehingga nutrisi lancar kejaringan
tersebut

2. Memperkua t otot-otot kecil

3. Mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki

4. Mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki

5. Mengatasi ketebatasan gerak


POKOK BAHASAN
INDIKASI DAN KONTRAINDIKASI SENAM KAKI DIABETIK

INDIKASI : Seluruh penderita diiabetes mellitus tipe 1 maupun 2

KONTRAINDIKASI :

• Pasien yang mengalami nyeri dada

• Orang yang depresi, khawatir atau cemas, keadaan-keadaan seperti ini perlu diperhatkan
sebelum dilakukan tindakan senam kaki.

POKOK BAHASAN
LANGKAH – LANGKAH SENAM KAKI DIABETIK

• Jika dilakukan dalam posisi duduk maka posisi duduk tegak diatas bangku dengan kaki
menyentuh lantai.
Dapat juga dilakukan dalam posisi berbaring dengan meluruskan kaki
• Dengan meletakkan tumit dilantai, jari-jari kedua belah kaki diluruskan ke atas laluu
dibengkokkan kembali ke bawah seperti cakar ayam sebanyak 10 kali. Pada posisi tidur,
jari-jari kedua belah kaki diluruskan ke atas lalu dibengkokkan kembali kebawah seperti
cakar ayam sebanyak 10 kali.
• Dengan meletakkan tumit salah satu kaki dilantai, angkat telapak kaki keatas. Pada kaki
lainnya, jari-jari kaki diletakkan dilantai dengan tumit kaki diangkat ke atas. Dilakukan
pada kiri dan kanan secara bergantian dan diulangi sebanyak 10 kali. Pada poisi tidur,
menggerakan jari dan tumit kaki secara bergantian antara kaki kiri dan kanan sebanyak
10 kali.
• Tumit kaki diletakkan di lantai. Bagian ujung kaki diangkat ke atas dan buat gerakan
memutar dengan pergerakan kaki sebanyak 10 kali. Pada posisi tidur, kaki lurus keatas
dan buat gerakan memutar dengan pergerakan pada pergelangan kaki sebanyak 10 kali.
• Jari-jari kaki diletakkan di lantai. Tumit diangkat dan buat gerakan memutar dengan
pergerakkan pada pergelangan kaki sebanyak 10 kali. Pada posisi tidur kaki harus
diangkat sedikit agar dapat melakukan gerakan memutar pada pergelangan kaki sebanyak
10 kali.
• Luruskan salah satu kaki dan angkat, putar kaki pada pergelangan kaki, tuliskan di udara
dengan kaki dari angka 0 sampai 10 lakukan secara bergantian. Gerakan ini sama dengan
posisi tidur.
• Letakkan sehelai koran dilantai. Bentuk kertas itu menjadi bola dengan kedua belah kaki.
Kemudian, buka bola itu menjadi lembaran semula menggunakan kedua belah kaki. Cara
ini dilakukan hanya sekali saja, lalu robek koran menjadi 2 bagian, pisahkan kedua
bagian koran. Sebagian koran disobek-sobek mejadi kecil-kecil dengan kedua bagian
kaki. Pindahkan kumpulan sobekan tersebut dengan kedua kaki lalu letakkan sobekkan
kertas pada bagian kertas yang utuh. Bungkus semuanya dengan kedua kaki menjadi
bentuk bola

Aktivitas I. Untuk Mahasiswa:

Bentuk aktivitas : Diskusi di kelas

Penanggung jawab : Kelompok

Panduan : (1) buat makalah (± 5 halaman)

(2) bahan diambil dari materi buku yang


diberikan

(3) makalah disajikan selama 30 menit

(4) makalah didiskusikan selama 45


menit
Aktivitas II. Untuk Mahasiswa:

Bentuk aktivitas : Tugas dan latihan individu

Soal :

(1) Jelaskan secara ringkas pengertian dan manfaat senam


ergonomik?

(2) Jelaskan secara ringkas gerakan senam ergonomik?

RINGKASAN

Senam ergonomis merupakan kombinasi dari gerakan otot dan pernafasan, pada
saat gerakan berdiri sempurna seluruh saraf menjadi satu titik pada pengendaliannya di
otak dan saat itu pikiran dikendalikan oleh kesadaran akal utuk sehat dan bugar, dan
saat badan membungkuk dalam gerakan tunduk syukur dapat memasok oksigen ke
kepala dan menambah aliran darah kebagian atas tubuh terutama kepala yang dapat
menstimulus relaksasi tubuh dari seluruh ketegangaan fisik dan mental. Latihan
meningkatkan pelepasan opioid endogen yang menciptakan perasaan sejahtera
DAFTAR PUSTAKA

Hamarno, 2010. Buku Ajar Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta: EGC

Potter & Perry. 2005. Buku Ajar Keperawatan : Konsep, Proses, dan Praktik.,Jakarta : EGC
Saryono & Widianti, 2010. Kebutuhan Dasar Manusia. Yogyakarta : Nuha Medika
Tarwoto & Wartonah, 2011. Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan. Jakarta:
Salemba Medika
Widianti & proverawati, 2010. Senam dan Kesehatan . Yogyakarta : Kuha Medika