Anda di halaman 1dari 8

PERENCANAAN DAN PEMBUATAN PENGERINGAN HASIL PERTANIAN

MENGUNAKAN SEKAM PADI


Ahmad Iqbal, Ir. Kaidir, M. Eng., IPM, Drs. Mulyanef, S.T,.M.sc.
TeknikMesin Universitas Bung Hatta, Gunumg pangilun, Padang
E-mail :ahmad.igbal90@gmail.com,smulyanef@yahoo.comHp. 085765090719
ABSTRAK
Dalam perencanaan alat pengering padi bertujuan untuk mempermudah orang melakukan
pengeringa padi, Agar pengeringan dapat dilakukan dengan cepat, tidak tergantung dengan cuaca
dan tidak membutuhkan banyak tenaga kerja, Pembuatan alat ini ditunjukan kepada masyarakat
yang mengiginkannya dengan harga relatif murah, terutama kepada masyarakat yang tidak
mempunyai tempat penjemuran padi yang luas.Sinar matahari dapat digunakan untuk
mengeringkan produk ( Padi ), tetapi menpunyai kendala karena ketergantungan terhadap cuaca,
tempat yang luas dan waktu yang lama dan untuk menjaga kualitas dari produk tersebut kurang
terjamin tentunya. Berdasarkan hal diatas untuk menjaga kualitas dan kebersihan produk ( Padi )
maka dirancang sebuah alat pengering dengan mengunakan tabung reaktor sebagai sumber
panas. Pada proses ini produk padi diletakan diatas plat berlubang kemudian dikeringkan dengan
mengunakan panas buatan mengunakan bahan bakar sekam padi ( Tabung Reaktor ) yang
dihembuskan oleh blower dan kemudian diteruskan ke padi. Berdasarkan hal tersebut mampu
mengatasi beberapa kendala – kendala yang terjadi pada pengeringan tradisional.Dan kebersihan
produk padi terjaga.Dalam Tugas Akhir ini dibahas tentang perencanaan alat pengering padi tipe
lemari, perencanaan komponen – komponen alat pegering tipe rak, dengan mengunakan material
seperti plat aluminium, baja siku, baja strip dan lain sebagainya sehingga akan didapat hasil
pengering yang diinginkan yakni berkadar air yang tinggal antara 12 – 14 % sesuai dengan
tingkat kekeringan yang aman untuk di simpan.

ABSTRACT
In planning the tool rice dryer aims to facilitate the conduct pengeringa rice, order the
drying can be done quickly, does not depend on the weather and does not require a lot of
manpower, production of tools is shown to the people who mengiginkannya with a relatively
cheap price, especially to people who do not have rice drying space wide.The sun's rays can be
used to dry the product (Rice), but should be entitled constraints due to the dependence on the
weather, a wide and a long time and to maintain the quality of the product is not guaranteed of
course. Based on the above to maintain the quality and hygiene products (Rice) then designed a
tube drier by using the reactor as a heat source. In this process the rice product is placed above
the perforated plate and then dried by using artificial heat fuels using rice husk (Tube Reactor)
which is exhaled by the blower and then forwarded to the rice. Based on those able to overcome
some of the constraints - constraints that occur in traditional drying. And hygiene products Rice
maintained.In this final project discussed about planning tool type rice dryer closet, planning
component - component pegering tool rack type, by using materials such as aluminum plate,
angled steel, steel strips and so forth so that it will obtain the desired result dryers living water
levels between 12-14% according to the degree of dryness that is safe for the store.
Pendahuluan permasalahan yang sudah dijelaskan di atas,
maka melalui Tugas Akhir ini akan
Pada umumnya, proses pengeringan dirancang sebuah mesin pengering padi
gabah masih secara tradisional yaitu dijemur tepat guna yang ramah lingkungan, tidak
di bawah terik sinar matahari langsung. menggunakan bahan bakar fosil sebagai
Metode tersebut merupakan cara yang sumber pemanas, dan dapat dijangkau nilai
mudah dan murah. Namun demikian jualnya kepada para petani, sehingga
pengeringan gabah dengan cara tradisional memperlancar proses produktifitas padi
akan dihadapkan berbagai kendala antara yang berkualitas. Oleh karena itu alat
lain: (1) membutuhkan waktu 2-4 hari untuk pengering padi menggunakan alat pengering
menurunkan kadar air sampai 12-14% ; (2) hasil panen merupakan solusi untuk
proses pengeringan yang tidak baku mengatasi masalah tersebut.Komponen
sehingga mengakibatkan mutu beras atau utama dari alat tersebut yaitu, Plat siku
benih yang dihasilkan juga tidak baku ; (3) untuk membuat rangka dari alat
tergantung pada cuaca dan ; (4) memerlukan tersebut.kolektor surya tipe balok, karena
tenaga kerja intensif. Banyaknya pelat siku dengan gelombang ke arah
permasalahan yang dihadapi tersebut pertikal pada kolektor ditujukan untuk
menyebabkan terhambatnya proses meningkatkan kemampuan penyerapan
produktifitas padi. Untuk itu diperlukan terhadap perpindahan panas radiasi,
metode lain agar produktifitas padi tidak sehingga dihasilkan penyerapan panas yang
terhambat. Mesin pengering padi yang sudah lebih optimal. Dari komponen tersebut akan
ada menggunakan bahan bakar fosil sebagai dirancang menjadi mesin pengering padi
sumber pembangkit kalor untuk tepat guna yang menggunakan alternatif
mengeringkan gabah misalnya, minyak sistem pemanas yaitu, berupa alat pengering
tanah, dan batu bara. Sedangkan bahan hasil panen. jadi para petani dapat
bakar fosil semakin tahun akan mengalami mengimplementasikan alat dengan mudah
penurunan. Selain itu harga mesinnya untuk membantu mempercepat proses
mengandung nilai jual yang tinggi, hal pengeringan padi, dan meningkatkan
tersebut dikarenakan komponen mesin yang produktivitas padi. Proses pengeringan
digunakan mengandung kualitas yang tinggi gabah dapat dilakukan dengan pengering
dan tidak mudah diperoleh di pasaran. buatan dan pengering alami penjemuran.
Sehingga para petani susah untuk Pengering buatan terdiri dari dua bahan
menjangkau pembelian mesin tersebut. bakar yaitu bahan bakar sekam dan bahan
Keahlian serupa lainnya yang telah ada saat bakar minyak (BBM). Pengeringan buatan
ini adalah mesin pengering padi berbahan bakar sekam merupakan
menggunakan sistem otomasi sebagai sistem terobosan teknologi, dikarenakan sekam
kendali temperatur ruang oven yang merupakan sumber bio-energi alternatif
otomatis, tetapi mesin ini masih yang dapat menghasilkan energi panas
menggunakan bahan bakar fosil sebagai untuk pengeringan gabah. Pemerintah
sumber pembangkit kalor, disamping itu telah melakukan upaya dalam
juga harganya mengandung nilai jual yang pengembangan usaha penggilingan padi
tinggi. Sehingga hanya beberapa orang dan salah satunya yaitu memberikan bantuan
instansi yang mampu menjangkau nilai jual berupa pengering buatan. Penggunaan
tersebut. Akibatnya tidak ada pemerataan pengering buatan diharapkan dapat
kepemilikan mesin pengering gabah kepada memberikan kontribusi kepada usaha
para petani dalam hal peningkatan proses penggilingan padi.
produksi pengeringan padi. Berdasarkan
Manfaat dan keunggulan dari sekam padi Proses penggilingan padi biasanya
adalah : menghasilkan sekam sekitar 20-30% dari
bobot gabah. Penggunaan energi sekam
A. Lebih hemat dan irit. bertujuan untuk menekan biaya pengeluaran
B. Tidak beresiko meledak atau tebakar. untuk bahan bakar bagi rumah tangga
C. Tidak mengeluarkan suara bising dan petani. Penggunaan Bahan Bakar Minyak
tidak berjelaga. yang harganya terus meningkat akan
D. Sumber sekam padi bisa didapat pada berpengaruh terhadap biaya rumah tangga
padi yang telah panen dan dapat diandalkan yang harus dikeluarkan setiap harinya. Hasil
untuk jangka panjang.Limbah sering dari proses penggilingan padi biasanya
diartikan sebagai bahan buangan atau bahan diperoleh sekam sekitar 20-30%, dedak
sisa dari proses pengolahan hasil pertanian. antara 8-12% dan beras giling antara 50-
Proses penghancuran limbah secara alami 63,5% data bobot awal gabah. Sekam
berlangsung lambat, sehingga limbah tidak dengan persentase yang tinggi tersebut dapat
saja mengganggu lingkungan sekitarnya menimbulkan problem lingkungan.
tetapi juga mengganggu kesehatan manusia.
Pada setiap penggilingan padi akan selalu METODOLOGI
kita lihat tumpukan bahkan gunungan sekam
yang semakin lama semakin tinggi. Saat ini Alat dan Bahan.
pemanfaatan sekam padi tersebut masih
 Tabung Reaktor
sangat sedikit, sehingga sekam tetap menjadi
bahan limbah yang mengganggu  Blower
lingkungan.Sekam padi merupakan lapisan  Plat berlobang
keras yang meliputi kariopsis yang terdiri  Gerinda
dari dua belahan yang disebut lemma dan  Meteran
palea yang saling bertautan. Pada proses  Mesin las listrik
penggilingan beras sekam akan terpisah dari  Mesin bor listrik
butir beras dan menjadi bahan sisa atau  Palu
limbah penggilingan. Sekam dikategorikan  Alat paku tembak
sebagai biomassa yang dapat digunakan
untuk berbagai kebutuhan seperti bahan
baku industri, pakan ternak dan energi atau
bahan bakar. Gambar sekam padi dapat Tahapan Penelitian
dilihat pada Gambar 2.8.
Secara umum tahapan langkah pelaksanaan
pembuatan alat pengering hasil panen,
dalam rangka mendukung program
pemerintah yaitu peningkatan produksi dan
kualitas produksi padikecil, seperti terlihat
pada Gambar 1.Pelaksanaan program
diawali dengan perencanaan dan
perancangan alat pengering. Diagram Alir
proses pembuatan alat pengering.

Gambar1 Sekam padi


Star Dari tahapan perancangan diperoleh dimensi
dan spesifikasi dari alat pengering sebagai
berikut :
Study literature - Panjang = 100 cm
- Lebar = 80 cm
- Tinggi = 120 cm
Persiapan alat
- Kapasitas = 30 kg
-Bahan = rangka baja siku 4 x 4 dan
Menentukan kriteria penutup plat baja strip+plat aluminium
(aluminium
foil)
Perancangan

Pembuatan alat

Hasil perancangan

BAB IVPERENCANAAN
4.1. Prosedur Pembuatan Rangka Alat
Pengering
Adapun prosedur pembuatan alat
adalah sebagai berikut:
Pendahuluan
Pada alat pengering ini merupakan
bagian yang terpenting, karena pada rangka
inilah beban – beban seperti produk ( padi ),
plat berlobang dan lain – lain terdapat pada
alat pengering ini. Bahan untuk rangka
diambil dari baja siku, baja strip dan
dindingnya terbuat dari plat aluminium
dengan ketebalan 0,5 mm.Sebelum
menghitung beban kritis ( Pcr ), Maka
terlebih dahulu ditentukan momen inersia
dari penampang kerangka. Dimensi dari
penampang baja yang digunakan adalah:

Gambar 2 Alat pengering Padi


Yang mana rangka telah disiapkan
sedemikian rupa sehingga proses
pemasangan komponen lainnya
dapat di lakukan.

- Pemasangan plat berlobang yang


terbuat dari aluminium 0,7 mm.
Dimana plat dapat menahan beban
dan juga dapat mengantarkan panas
dengan cepat. Rak pengering dibagi
menjadi lima ruangan yang di batasi
oleh plat berlobang.

- Pemasangan tutup rak pangering,


tutup rak pengering terbuat dari plat
aluminium 0,5 mm. untuk
Gambar 3 Besi baja siku pemasangan pintu pada rangka alat
pengering padi digunakan engsel 2
Dimensi Penampang buah.
h1 = 40 mm
h2 = 40 mm Tabel 1.1Hasil Perencanaan Rangka
b = 4 mm N Dimen Ukura Jumla Baha
L = 1000 mm O si n h n
Karena baja siku yang digunakan adalah
sama kaki, maka momen inersia pada sumbu 1 Panjan 1000 3 Baja
Y – Y sama dengan momen inersia pada g mm Batang siku
40 -
sumbu X – X. Dengan demikian beban kritis 2 40 –
dapat dihitung dengan mengunakan
4
persamaan sebagai berikut: Lebar 800 Batang
2 mm
Beban kritis ( Pcr ) Baja
 2 .E.I siku
Pcr  4 40 -
L2
1200 Batang 40 - 4
Tinggi mm
Proses pemasangan komponen – 3 Baja
komponen alat pengering padi strip
Adapun proses pengabungan dan 1,5 -
pemasangan dari alat pengering padi adalah Tinggi 200 30
4 kaki 1
sebagai berikut: mm
- Pemasangan rangka dan rak Batang Baja
pengering dengan ketebalan dinding siku
rak pengering 0,5 mm dan bahan 40 -
untuk rangka diambil dari baja siku, 40 –
dan baja strip. Dimana pemasangan 4
rak pengering pada rangka Baja
dilakukandengan proses pengelasan. siku
40 – 90 mm 0,5
40 -4 mm
Diamet
er 46 Plat
mm alum
tbl.
0,5
mm

Hasil dari perencanaan, plat berlubang di


Untuk perancangan dinding tunjukan pada tabel 4.3.
(samping kanan, samping kiri, depan dan
belakang) diperoleh dari hasil perencangan Tabel 3. Dimensi Plat Berlobang
seperti tabel 4.2. berikut: N Dimensi Ukura Bahan
O n
Tabel 2. Box dryer / Rak Pengering
1 Panjang 1000 Plat
N Kompon Dimens Jumla Baha
mm aluminiu
O en i h n 2 Lebar m
800
1 Dinding 800 x 1 Plat 3 Diamete mm Plat
samping 1200 lembar alum r lubang
2 aluminiu
kiri mm tbl. 2 mm
1 m
0,5
3 Dinding 800 x lembar mm
Plat
kanan 1200
4 1 aluminiu
mm Plat
Dinding lembar alum m
5
depan 1000 x tbl.
1200 1
6 0,5 Tabel 4. Dimensi tutup rak pengering
Dinding mm lembar
mm N Dimensi Ukuran Bahan
belakang
1000 x 1 Plat
O
7 Dinding 1200 lembar
alum 1 Panjang 1m Plat
atas mm
8 1 tbl. tutup rak aluminiu
Alas 0,5 2 pengering 1,2 m
800 x lembar m tbl.0,5
lantai mm mm
1000 3 30 cm
Tinggi
mm Plat tutup rak Plat
1 alum 4 9 cm
800 x pengering aluminiu
Lobang lobang tbl. m tbl.0,5
1000 5 793641,
dinding 0,5 Panjang mm
mm 1 5 mm 2
depan mm lubang
lobang uap keluar Plat
Lobang Plat aluminiu
dinding 300 x alum Tinggi m tbl.0,5
blakang tbl. lubang
uap keluar mm 4 Tutup rak pengering
Luas plat Plat  Luas 6358,5 mm
aluminiu aluminiu permukaan 2

m m tbl.0,5 lubang
mm  Luas plat 793641,5
aluminium mm 2
Hasil perhitungan perencanaan
pembuatan alat
Hasil perhitungan perencanaan Rincian hasil perencanaan pembuatan
pembuatan alat dapat dilihat pada tabel 4.6.
alat pengering padi.
Tabel 5.Hasil perhitungan
perencanaan pembuatan alat Dalam perencanaan dan pembuatan
alat pengering kita harus tau berapa rincian
pembuatan alat. Makanya kita harus
NO Komponen Hasil mengetahui pemilihan material – material
untuk rangka dan pemilihan dinding alat
1 Box Dryer pengering tersebut, supaya kita membuat
alat tidak keliru berapa harga plat siku, baja
 Momen inersia 582,148
strip, plat aluminium, engsel dan plat
penampang mm 4 berlobang maka dari itu kita harus
rangka
mempertimbangkan berapa harga material –
 Beban kritis 5625 N material tersebut.
 Volume ruang
udara pengering 76 x 10 6 Adapun rincian dari Alat pengering
 Volume ruang mm 3 padi tersebut adalah:
padi
 Luas lubang 1. Baja siku 4 x 4 cm dengan panjang 6
20 x 10 6 m dan dengan harga Rp. 100.000 /
mm 3 batang dan baja siku 2,5 x 2,5 cm
dengan panjang 6 m di harga dipasar
2 seharga Rp. 75000 / batang jadi total
2700 mm
harga semuanya = Rp. 4.75.000
2. Baja strip 1,5 x 3 cm 1 batang
2 Plat berlubang
dengan harga Rp. 1.60.000
 Panjang plat 1000 mm 3. Plat senga aluminium dengan
berlubang ketebalan 0,5 mm sebanyak 4
 Lebar plat 800 mm lembar, seharga Rp.4.20.000 dan plat
berlubang berlobang sepanjang 5 m dengan
2 mm harga Rp. 100.000
 Diameter
lubang 4. Siku aluminium 2 x 2 cm sebanyak 2
batang harganya Rp. 80.000
3 Blower
5. Aluminium strip 1 batang seharga
 Daya blower 220 watt Rp. 25.000 dan mengunakan engsel
 Kecepatan untuk alat pengering 2 buah seharga
blower 175 m / s Rp. 30.000 jadi yang punya bengkel
las merincikan sekitar ditempat sehingga dapat menghemat biaya
pengelasan benkelnya mintak produksi )
800.000, jadi saya melakukan - Mempercepat waktu pengeringan
pengelasan dan penelitian yaitu, produksi berkualitas tinggi,
memperkirakan jumlah keseluruhan tingkat kematangan produk merata,
Rp. 2.090.000,- kebersihan produk terjamin,
Kesimpulan pengoperasiannya sederhana dan
perawatannya mudah

Berdasarkan hasil perencanaan alat DAFTAR PUSTAKA


pengering padi dan analisa maka dapat
disimpulkan bahwa: Brooker, D.B., Bakker-Arkema, F.W. dan
Hall, C.W., 1992, Drying and Storage
Spesifikasi dari perencanaan dan membuat of Grains and OilSeed. 4th edition, van
alat pengering padi Nostrad USA
 Daya blower ( p ) = Bejan.A 1992.Heat Transfer, John Willey &
220 watt Sons. New York
 Kecepatan blower ( V f Cengel ,Y., and Boles, M., 1988,
) = 175 m / s Thermodynamics an Engineering Approach
 Kapasitas tabung , Second Edition, McGraw-Hill, Inc.
reaktor = 3 kg Courtois ,F., Lebert, A.,Bimbenet, J.J. and
 Kapasitas pengeringan Lasseran, J.C., 1991, Modelling
gabah 30 kg/jam of Drying in Order to Improve
Processing Quality of Corn, Journal of
 Beban kritis yang
Drying Technology,9(4) :927-945.
mampu diterima oleh
Mujumdar. 1995. Hand book of Industrial
rangka = 5625 N
Drying Mercel Drekker, New york.
 Volume udara
Sudarmadji.S dkk. 2003. Analisa Bahan
pengering ( vu ) = 76 x
Makanan Dan Pertanian.
10 6 mm 3 Yogyakarta : Liberty.
 Volume ruang padi ( Sudarmadji.S dkk. 1997. Prosedur Analisa
vp ) = 20 x 10 6 mm 3 Untuk Bahan Makanan Dan
Pertanian.Yogyakarta : Liberty
 Luas lubang ( A1 ) =
2700 mm 2
 Luas permukaan
lubang ( A1 ) = 6358,5
mm 2
 Luas plat aluminium (
Ak ) = 793641,5 mm 2

- Keuntungan dari alat pengering


yaitu, ekonomis ( tidak
membutuhkan tenaga kerja yang
banyak dan hemat bahan bakar,