Anda di halaman 1dari 21

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama organisasi pendidikan nonformal
yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia.
Kata "Pramuka" merupakan singkatan dari praja muda karana, yang memiliki arti
rakyat muda yang suka berkarya.

Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi;


Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.
Kelompok anggota yang lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan, Pelatih, Pamong
Saka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing.

Sedangkan yang dimaksud "kepramukaan" adalah proses pendidikan di luar


lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan
menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam
terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang
sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur.
Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan
keadaan, kepentingan dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia.

B. Rumusan Masalah
1. Apa saja tanda pengenal dalam gerakan pramuka ?
2. Bagaimana cara penggunaan atribut penggalang putra dan putri ?

C. Tujuan
Agar mengetahui apa saja tanda pengenal dalam gerakan pramuka dan cara
penggunaan atribut penggalang putra dan putri.

1
BAB II
KAJIAN MATERI

TANDA PENGENAL GERAKAN PRAMUKA


Tanda pengenal Gerakan Pramuka digolongkan menjadi lima kelompok tanda
dengan macam dan contoh tanda sebagai berikut:
A. Tanda umum
Tanda Umum adalah tanda yang dipakai secara umum oleh semua anggota Gerakan
Pramuka yang telah dilantik. Tanda Pengenal yang termasuk Tanda Umum
diantaranya adalah:
1. Tanda Tutup Kepala

 Tanda Tutup Kepala untuk Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang


puteri dipasang pada bagian depan topi, tepat di tengah.
 Tanda Tutup Kepala untuk Pramuka Puteri lainnya serta orang dewasa
wanita, dipasang pada pici sebelah kiri depan 2 cm dari sisi depan pici
tersebut.
 Tanda Tutup Kepala untuk Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang dan
Pramuka Penegak Putera, dipasang pada baret, tepat di atas bingkai baret,
disebelah atas pelipis kiri pemakainya.
 Tanda Tutup Kepala untuk Pramuka Pandega dan orang dewasa pria,
dipasang pada pici hitam di sebelah kiri depan, 2 cm dari sisi depan dan
1 cm dari sisi atas pici yang bersangkutan.

2. Setangan Leher (Hasduk)


Dasar setangan leher menggunakan kain berwarna putih dengan pemberian lis
berwarna.

2
merah pada masing-masing sisi kaki segitiga. Sisi panjang segitiga tidak
menggunakan lis warna merah. Lebar lis warna merah tersebut adalah 5 cm. Ukuran
setangan leher pramuka dibedakan berdasarkan golongan usia anggota pramuka.
Yang menjadi tolak ukur pembeda adalah panjang sisi terpanjang atau sisi alas dari
segitiga sama kaki. Karena itu panjang kedua sisi kaki akan menyesuaikan dengan
panjang sisi alas.
Meskipun demikian, ukuran panjang sisi terpanjang tersebut tidak mutlak
harus diikuti. Karena yang terpenting, setelah setangan leher tersebut dilipat dan
dikenakan, ujung setangan leher bisa mencapai pinggang pemakainya. Dengan kata
lain panjang setangan leher harus disesuaikan dengan tinggi badan pemakai.
Adapun ukuran sisi terpanjang setangan leher sebagai mana disebutkan
dalam PP No. 174 Tahun 2012 untuk masing-masing golongan anggota pramuka
adalah sebagai berikut:
 Setangan leher untuk anggota pramuka siaga putra dan putri sisi panjang
berukuran 90 cm
 Setangan leher untuk anggota pramuka penggalang putra dan putri sisi
panjang berukuran antara 100 - 120 cm.
 Setangan leher untuk anggota pramuka penegak dan pandega putra dan
putri sisi panjang berukuran antara 120 - 130 cm.
 Setangan leher untuk anggota pramuka dewasa (pembina pramuka,
andalan, dan anggota Majlis Pembimbing) putra maupun putri sisi
panjang berukuran antara 120 - 130 cm.
3. Tanda Pelantikan

3
Tanda Pelantikan adalah tanda pengenal yang diberikan kepada seorang Pramuka
dan
dikenakan pada pakaian seragamnya, pada saat yang bersangkutan dilantik atau
diresmikan menjadi anggota Gerakan Pramuka secara sah. Tanda
Pelantikan disematkan pada saat pertama kali seseorang menjadi anggota Pramuka.
Selama itu pula berrlaku seumur hidup. Jadi setiap ada Acara Pelantikan, tidak perlu
harus menyematkan lagi tanda ini, dan cukup dengan mengucapkan Ulang Janji Tri
Satya/ Dwi Satya. Untuk Putra berbentuk segi empat, sedangkan tanda pelantikan
putri berbentu lingkaran.
4. Tanda Harian

Tanda Harian Gerakan Pramuka berbentuk gambar tunas kelapa, dibuat dari logam
berwarna kuning emas, tanpa bingkai dan tanpa dasar anda Harian Gerakan
Pramuka dikenakan pada pakaian sehari-hari, dan tidak dibenarkan pakaian seragam
Pramuka, dilekatkan pada leher baju sebelah kiri, atau di dada sebelah kiri kira-kira
4 - 5 cm di atas saku.
5. Tanda Kepramukaan Sedunia (WOSM)

WOSM atau World Organization of the Scout Movement (Organisasi Gerakan


Pramuka
Sedunia) adalah organisasi internasional non-pemerintah, independen, dan non-
profit yang menaungi Gerakan Pramuka (Kepanduan) di seluruh dunia. WOSM
didirikan pada tahun 1920 dengan kantor pusat di Jenewa, Swiss. Selain WOSM
juga terdapat organisasi kepanduan khusus putri sedunia yang dinamakan
4
WAGGGS (World Association of Girl Guides and Girl Scouts atau Asosiasi
Kepanduan Putri Sedunia). Dan hingga saat ini WOSM mengakui organisasi
kepramukaan di 161 negara termasuk Indonesia yang telah bergabung menjadi
anggota WOSM sejak tahun 1953.

B. Tanda satuan
Tanda Satuan adalah tanda yang menunjukkan satuan, tempat atau lokasi tempat
tinggal pemakainya. Tanda Pengenal yang termasuk Tanda Satuan diantaranya
adalah:
1. Tanda Barung, Tanda Regu, Tanda Sangga.

Tanda barung siaga


- Tanda Barung berbentuk segi tiga sama sisi, dengan puncak di atas. Panjang
sisi segi tiga itu 4 cm.
- Tanda Barung tidak bergambar, polos, berwarna menurut pilihan anggota
barung yang bersangkutan.
- Warna tanda barung diutamakan mengambil warna dari Garuda Pancasila,
yaitu merah, putih, kuning, hijau dan hitam. Bila diperlukan dapat
mengambil warna lainnya.
Tanda regu penggalang
- Tanda regu berbentuk bujur sangkar, dengan panjang tiap sisinya 4 cm.
- Tanda regu bergambar sesuai dengan pilihan anggota regu yang
bersangkutan.
- Tanda regu untuk :
1) Regu putera bergambar binatang atau siluet (bayangan) binatang.
2) Regu puteri bergambar bunga atau siluet (bayangan) bunga.
Warna dasar dan warna gambar diatur sehingga tampak sederhana, indah dan
menarik.
Tanda sangga penegak

5
- Tanda sangga berbentuk bujur sangkar, dengan panjang tiap sisinya 4 cm.
- Tanda sangga bergambar sesuai dengan pilihan anggota sangga yang
bersangkutan.
- Tanda sangga dapat mengambil :
1) Nama tahap perjuangan bangsa Indonesia, seperti Perintis, Pencoba, Penegas,
Pendobrak dan Pelaksana, dengan gambar dan warna seperti contoh terlampir.
2) Angka romawi sebagai nomor sangga, berwarna hitam diatas dasar berwarna
kuning.
3) Gambar siluet bunga berwarna hitam di atas dasar berwarna kuning (khusus
untuk sangga puteri).
4) Gambar lain yang diciptakan sendiri oleh sangga yang bersangkutan.
2. Tanda Gugus depan, Kwartir dan Majelis Pembimbing.
a. Gugus depan
Gugus depan atau disingkat gudep adalah suatu kesatuan organik terdepan
dalam Gerakan Pramuka yang merupakan wadah untuk menghimpun anggota
Gerakan Pramuka dalam penyelenggaraan kepramukaan, serta sebagai wadah
pembinaan bagi anggota muda dan anggota dewasa muda. Gugus depan juga
berfungsi sebagai pangkalan bagi peserta didik Gerakan Pramuka.
b. Kwartir
Organisasi Eksekutif (pelaksana) yang bertugas mengatur dan mengelola
kegiatan kepramukaan (pusat pengendali Gerakan Pramuka) yang
beranggotakan para Andalan.
c. Majelis pembimbing
Majelis Pembimbing; Organisasi dari unsur Pemerintah dan masyarakat guna
mengatur bimbingan dan bantuan pada Gerakan Pramuka.

6
o Mabiran : majelis pembimbing ranting
o Mabisa : majelis pembimbing desa
o Mabigus : majelis pembimbing gugus depan
o Kwarnas : kwartir nasional
o Kwarda : kwartir daerah
o Kwarcab : kwartir cabang
o Kwarran : kwartir ranting
3. Tanda Krida dan Tanda Satuan Karya.
a. Krida
Satuan terkecil dalam saka yang terdiri atas 5 – 10 orang yang
mengkhususkan diri mempelajari ketrampilan tertentu.
b. Satuan karya
Satuan Karya Pramuka; Kepramukaan yang memberikan bekal
pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang kejuruan (khusus) yang
pelaksanaanya atas kerjasama antara Gerakan Pramuka dengan Badan /
instansi lain.
Macam-macam Saka :
Berlaku Nasional :
1. Saka dirgantara

Saka Dirgantara adalah wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan


dan keterampilan praktis di bidang kedirgantaraan guna menumbuhkan
kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Satuan
Karya ini membidangi bidang kedirgantaraan, umumnya saka ini hanya
berada di wilayah yang memiliki potensi kedirgantaraan, dengan kata lain
memiliki landasan udara.
2. Saka Bhayangkara

Saka Bhayangkara adalah wadah Pendidikan guna menyalurkan minat dan


mengembangkan bakat serta pengalaman para pramuka penegak dan
pandega dalam berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang

7
kebhayangkaraan sehingga mereka menjadi anggota masyarakat yang baik,
peduli terhadap keamanan,ketertiban masyarakat (Kamtibmas) baik lokal,
nasional, maupun internasional.
3. Saka Bahari

Satuan Karya Bahari adalah wadah bagi Pramuka yang menyelenggarakan


kegiatan-kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka
menanamkan rasa cinta dan menumbuhkan sikap hidup yang berorentasi
kebaharian termasuk laut dan perairan dalam. Satuan Karya ini membidangi
bidang Kelautan.
4. Saka Bakti Husada

Saka Bakti Husada adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan


keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk
membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.
5. Saka keluarga berencana

Saka Keluarga Berencana (Kencana) adalah wadah kegiatan dan pendidikan


untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan praktis dan bakti
masyarakat, dalam bidang Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan
Pengembangan Kependudukan. Pembinaan Saka Kencana berada di bawah
Gerakan Pramuka yang bekerjasama dengan Badan Keluarga Berencana
Nasional (BKKBN).
6. Saka Taruna Bumi

8
Saka Taruna Bumi adalah wadah bagi para Pramuka untuk meningkatkan
dan mengembangkan kepemimpinan, pengetahuan, pengalaman,
keterampilan dan kecakapan para anggotanya, sehingga mereka dapat
melaksanakan kegiatan nyata dan produktif serta bermanfaat dalam
mendukung kegiatan pembangunan pertanian. Pembinaan Saka Taruna Bumi
dilakukan oleh Gerakan Pramuka bekerja sama dengan Departemen
Pertanian, LIPI, dan Lembaga Holtikultura.
7. Saka Wanabakti

Saka Wanabakti adalah wadah bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
untuk melaksanakan kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka
menanamkan rasa tanggungjawab terhadap pelestarian sumberdaya alam dan
lingkungan hidup. Pembinaan Saka Wanabhakti bekerjasama
dengan Departemen Kehutanan,Perhutani dan LSM Lingkungan
Hidup/Lembaga Profesional terkait.
8. Saka Wira Kartika

Saka Wira Kartika baru berupa saka rintisan yang mulai dilaksanakan pada
akhir tahun 2007. Pembentukannya berdasarkan Peraturan Bersama Kepala
Staf Angkatan Darat dengan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka nomor
182/X/2007 dan 199 tahun 2007 tanggal 28 Oktober 2007 tentang kerjasama
dalam usaha pembina dan pengembangan pendidikan bela negara dan
kepramukaan.
9. Saka Kalpataru

9
Saka Kalpataru merupakan satuan Karya Pramuka tempat meningkatkan
pengetahuan, pengalaman, ketrampilan dan kecakapan, dan kepemimpinan
Pramuka Penegak dan Pandega serta sebagai wadah untuk menanamkan
kepedulian dan rasa tanggungjawab dalam mengelola, menjaga, dan
mempertahankan dan melestarikan lingkungan untuk keberlanjutan generasi
sekarang dan mendatang.
Berlaku di Derah tertentu :
1. Saka Bina Sosial

Saka Bina Sosial adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah
kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis
dibidang usaha kesejahteraan sosial guna menumbuhkan kesadaran untuk
membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Saka Pustaka dapat
kedudukan di Perpustakaan Umum, meskipun demikian dapat pula
berkedudukan di Kwartir Cabang. Sejauh ini hanya Kwarda Jawa
Tengah yang mempunyai secara resmi Saka ini.
2. Saka Kerohanian

Saka Kerohanian adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah


kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis
dibidang pekerjaan kerohanian menumbuhkan kesadaran untuk
membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Dulu saka ini pernah
aktif di bawah binaan Kwartir CabangHulu Sungai Tengah, Kalimantan
Selatan. Sekarang Saka Kerohanian sudah tidak ada lagi.
3. Saka Panduwisata

10
Saka Panduwisata adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah
kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis
dibidang kepariwisataan guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan
dirinya dalam pembangunan nasional. Pariwisata yang dimaksud adalah
segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata, termasuk pengusahaan
obyek dan daya tarik wisata serta usaha-usaha lain yang terkait dibidang
tersebut.
4. Saka Pekerjaan Umum
Saka Pekerjaan Umum adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah
kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis dibidang
pekerjaan umum guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya
dalam pembangunan nasional.
5. Saka Pustaka

Saka Pustaka adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan
untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis dibidang
kepustakaan guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya
dalam pembangunan nasional.
6. Saka Teknologi

Saka Teknologi adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan
untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilamn praktis dibidang ilmu
teknologi guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam
pembangunan nasional.
7. Saka Telematika

11
Saka Telematika adalah Satuan Karya Pramuka yang membidangi masalah
teknologi dan informasi. Tujuannya memiliki rasa cinta kepada
telekomunikasi, edutainment, multimedia dan informatika Indonesia yang
menjadikan Pramuka Indonesia lebih dekat dengan fitur-fitur teknologi yang
semakin berkembang.
4. Lencana Daerah dan Tanda Wilayah.
Badge atau logo atau lambang atau lencana Kwartir Daerah merupakan salah satu
bagian dari tanda satuan dalam Gerakan Pramuka yang menyatakan lokasi atau
kwartir daerah seorang anggota pramuka tersebut bergabung. Bukan sekedar
mengandung makna lokasi, badge pun memiliki arti dan makna sesuai dengan
aspirasi dan cita-cita pramuka di kwartir daerah tersebut.
5. Tanda Satuan Pramuka Luar Biasa.
yaitu gugus depan yang menghimpun anggota pramuka yang berkebutuhan khusus
atau penyandang cacat yang mengalami gangguan fisik, emosi, perilaku, dan sosial.

C. Tanda Jabatan
Tanda Jabatan adalah tanda yang menunjukkan jabatan dan tanggung jawab yang
disandang dalam lingkup Gerakan Pramuka. Tanda Pengenal yang termasuk Tanda
Jabatan diantaranya adalah:
1. Tanda Pemimpin dan Wakil Pemimpin : Barung, Regu, Sangga.
Tanda barung siaga
- Tanda Barung berbentuk segi tiga sama sisi, dengan puncak di atas. Panjang
sisi segi tiga itu 4 cm.

- Tanda Barung tidak bergambar, polos, berwarna menurut pilihan anggota


barung yang bersangkutan.
- Warna tanda barung diutamakan mengambil warna dari Garuda Pancasila,
yaitu merah, putih, kuning, hijau dan hitam. Bila diperlukan dapat
mengambil warna lainnya.
Tanda Regu Penggalang
- Tanda regu berbentuk bujur sangkar, dengan panjang tiap sisinya 4 cm.
- Tanda regu bergambar sesuai dengan pilihan anggota regu yang
bersangkutan.
- Tanda regu untuk : 1) Regu putera bergambar binatang atau siluet (bayangan)
binatang. 2) Regu puteri bergambar bunga atau siluet (bayangan) bunga.

12
- Warna dasar dan warna gambar diatur sehingga tampak sederhana, indah dan
menarik.
Tanda Sangga Penegak
- Tanda sangga berbentuk bujur sangkar, dengan panjang tiap sisinya 4 cm.
- Tanda sangga bergambar sesuai dengan pilihan anggota sangga yang
bersangkutan.
- Tanda sangga dapat mengambil : 1) nama tahap perjuangan bangsa Indonesia,
seperti Perintis, Pencoba, Penegas, Pendobrak dan Pelaksana, dengan gambar
dan warna seperti contoh terlampir. 2) angka romawi sebagai nomor sangga,
berwarna hitam diatas dasar berwarna kuning. 3) gambar siluet bunga
berwarna hitam di atas dasar berwarna kuning (khusus untuk sangga puteri).
4) gambar lain yang diciptakan sendiri oleh sangga yang bersangkutan.
Tanda Reka Pandega
- Tanda Reka Pandega, berbentuk bujur sangkar, dengan panjang sisi 4 cm.
- Tanda reka sama dengan tanda sangga, warna dasar coklat muda.
2. Tanda Pemimpin dan Wakil Pemimpin Krida dan Satuan Karya.
- Anggota Krida memilih Pemimpin Krida masing-masing dan pemimpin Krida
menunjuk seorang Wakil Pemimpin Krida.
- Saka dibentuk oleh dan berada di bawah wewenang, pengelolaan, pengendalian
dan pembinaan Kwartir Ranting, sedangkan pengesahannya dilakukan oleh
Kwartir Cabang. Apabila Kwartir Ranting belum mampu membentuk Saka,
maka pembentukan Saka dapat dilaksanakan oleh Kwartir Cabang yang
wewenang, pengelolaan, pengendalian dan pembinaannya oleh Kwartir Cabang.
3. Tanda Keanggotaan Dewan Kerja.

4. Tanda Pembina dan Pembantu Pembina : Siaga, Penggalang, Penegak dan


Pandega, serta Tanda Pembina Gugus depan.

13
5. Tanda Pelatih Pembina Pramuka

6. Tanda Andalan dan Pembantu Andalan

D. Tanda kecakapan
Tanda Kecakapan adalah tanda yang menunjukkan kecakapan, keterampilan,
ketangkasan, kemampuan, sikap dan usaha seorang Pramuka dalam bidang tertentu,
sesuai dengan golongan usianya. Tanda Pengenal yang termasuk Tanda Kecakapan
diantaranya adalah:
1. Tanda Kecakapan Umum, meliputi:
 Untuk Pramuka Siaga : Tingkat Mula, Bantu dan Tata

 Untuk Pramuka Penggalang : Tingkat Ramu, Rakit, dan Terap

14
 Untuk Pramuka Penegak : Tingkat Bantara dan Laksana

 Untuk Pramuka Pandega : Tingkat Pandega

 Untuk Pembina Pramuka : Tingkat Mahir Dasar dan Lanjutan.


2. Tanda Kecakapan Khusus, meliputi:
 Untuk Pramuka Siaga : Tidak ada tingkatan
 Untuk Pramuka Penggalang : Tingkat Purwa, Madya, dan Utama

 Untuk Pramuka Penegak : Tingkat Purwa, Madya, dan Utama

 Untuk Pramuka Pandega : Tingkat Purwa, Madya, dan Utama

15
 Untuk Instruktur : Muda dan Dewasa
 Untuk Pembina Pramuka : Tingkat Dasar dan Lanjutan.
3. Tanda Pramuka Garuda, meliputi:
 Untuk Pramuka Siaga
 Untuk Pramuka Penggalang
 Untuk Pramuka Penegak
 Untuk Pramuka Pandega

E. Tanda kehormatan
Tanda Kehormatan adalah tanda yang menunjukkan jasa atau penghargaan yang
diberikan kepada seseorang, atas jasa, darma bakti, dan lain-lainnya, yang dianggap
cukup bermutu dan berguna bagi Gerakan Pramuka, Gerakan Kepramukaan
Sedunia, masyarakat, bangsa, negara, dan umat manusia.
1. Tanda Pengenal yang termasuk Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka untuk peserta
didik, yaitu :
 Tanda Penghargaan (termasuk Tanda Ikut Serta Bakti Gotong Royong, Tanda Ikut
Serta Kegiatan dan lain-lainnya).
Tanda kehormatan yang diberikan kepada seorang Pramuka yang telah
memperlihatkan keaktifannya dan mencapai prestasi yang baik dalam suatu
kegiatan kepramukaan. Tanda penghargaan kegiatan berupa TISKA (Tanda Ikut
Serta Kegiatan) dan TIGOR (Tanda Ikut Serta Bakti Gotong Royong).
 Bintang Tahunan

16
Lencana yang diberikan kepada seorang Pramuka sebagai tanda penghargaan atas
kesetiaannya kepada organisasi dan keaktifannya sebagai anggota Gerakan
Pramuka selama satu tahun.
 Lencana Wiratama

Lencana yang diberikan kepada seorang Pramuka (serta anggota dewasa) di dalam
atau di luar Gerakan Pramuka, yang telah :
a. Memperlihatkan keberanian, kesungguhan kerja, dan keuletannya, sehingga
berhasil dalam usaha menyelamatkan sesuatu atau seseorang, meskipun usaha itu
membahayakan dirinya sendiri, atau
b. Memperlihatkan keberanian, kesungguhan kerja, keuletan, kesabaran, sehingga
berhasil dan bermanfaat bagi keselamatan Gerakan Pramuka dan Gerakan
Kepramukaan di dunia.
Lencana Wiratama terdiri atas tiga macam:
o Lencana Wiratama tingkat I
o Lencana Wiratama tingkat II
o Lencana Wiratama tingkat III
 Lencana Teladan
Tanda kehormatan yang diberikan kepada seorang Pramuka yang telah
memperlihatkan sikap laku yang utama, yang tampak dari usaha, tanggung jawab,
keuletan, kesabaran, ketabahan, kesopanan, keramahtamahan serta budi bahasa

17
yang luhur, sehingga dirinya dapat menjadi teladan bagi anggota Gerakan Pramuka,
keluarga, dan anggota masyarakat lainnya.
§ Lencana karya bakti
Tanda kehormatan yang diberikan kepada seorang Pramuka yang telah
membaktikan diri dalam keadaan darurat/bencana, secara sukarela, dan telah
membaktikan dirinya bagi masyarakat di daerah bencana untuk jangka waktu
tertentu .
2. Tanda Pengenal yang termasuk Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka untuk orang
dewasa, yaitu :
 Bintang Tahunan
Bintang tahunan pramuka, yaitu tanda yang diberikan kepada seorang pramuka
(siaga, penggalang, penegak, dan pandega) sebagai penghargaan atas kesetiaan
kepada organisasi dan keaktifannya sebagai anggota gerakan pramuka selama satu
tahun atau kelipatannya.
Tingkat tanda penghargaan bintang tahunan
Untuk menentukan tingkat dari tanda penghargaan dalam rangka menentukan letak
pemakaian tanda penghargaan itu pada pakaian pakaian seragam pramuka, maka
diatur dari tingkat tertinggi sampai terendah. Untuk tingkatan tanda penghargaan
anggota muda Gerakan Pramuka, diatur berturut-turut dari yang tertinggi hingga
terendah.
 Lencana Pancawarsa
Yaitu Tanda Kehormatan yang diberikan kepada anggota dewasa Gerakan Pramuka
sebagai tanda penghargaan atas kesetiaan kepada organisasi dan keaktifannya
melakukan kegiatan anggota dewasa Gerakan Pramuka selama lima tahun atau
kelipatan dari lima tahun.
 Lencana Wiratama
Lencana wiratama, yaitu tanda penghargaan yang diberikan kepada anggota muda
gerakan pramuka (siaga, penggalang, penegak, dan pandega) atau orang dewasa di
dalam atau di luar gerakan pramuka, yang telah memperlihatkan keberanian,
kesungguhan kerja, dan keuletannya, sehingga berhasil dalam usaha
menyelamatkan sesuatu atau seseorang meskipun usaha itu membahayakan dirinya
sendiri, dan ketekunannya dalam mempertahankan kebaikan dan kebenaran,
sehingga berhasil dan bermanfaat bagi Gerakan Pramuka atau gerakan kepanduan
di dunia.
 Lencana Jasa

18
Yaitu tanda kehormatan yang diberikan kepada anggota dewasa/orang dewasa di
dalam atau di luar Gerakan Pramuka, yang dianggap telah berjasa bagi Gerakan
Kepramukaan

Lencana-lencana Jasa ini meliputi :


 Dharma Bakti
yaitu tanda kehormatan yang diberikan kepada seseorang yang telah
menyumbangkan tenaga, pikiran, milik, dana dan fasilitas yang cukup besar, dan
sangat membantu kelancaran kegiatan pembinaan dan pengetahuan gerakan
kepramukaan.
 Melati
yaitu tanda kehormatan yang diberikan kepada seseorang yang dianggap telah
memberikan jasa yang lebih besar kepada gerakan kepramukaan.
 Tunas Kencana.
yaitu tanda kehormatan tertinggi dalam Gerakan Pramuka yang diberikan kepada
seseorang yang dianggap telah memberikan jasanya yang besar bagi gerakan
kepramukaan.

19
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Pendidikan Kepramukaan di Indonesia merupakan salah satu segi pendidikan
nasional yang penting, yang merupakan bagian dari sejarah perjuangan
bangsaIndonesia. Untuk itu perlu diketahui sejarah perkembangan Kepramukaan di
Indonesia.
Satuan Karya Pramuka (Saka) adalah wadah pendidikan guna menyalurkan
minat, mengembangkan bakat dan pengalaman para pramuka dalam berbagai bidang
ilmu pengetahuan dan teknologi. Satuan Karya diperuntukkan bagi para Pramuka
Penggalang Terap, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega atau para pemuda usia
antara 14-25 tahun dengan syarat khusus. Setiap Satuan Karya memiliki beberapa
krida, yang masing-masing mengkhususkan pada subbidang ilmu tertentu. Setiap
Krida memiliki Syarat Kecakapan Khusus untuk memperoleh Tanda Kecakapan
Khusus Kelompok Kesatuan Karyaan yang dapat diperoleh Pramuka yang bergabung
dengan Krida tertentu di Saka tersebut.

B. Saran
Makalah ini merupakan resume dari berbagai sumber, untuk lebih mendalami isi
makalah dapat dibaca dalam website rujukan yang tercantum dalam daftar
pustaka. Selanjutnya, penulis menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-
besarnya pada pembaca apabila terdapat kesalahan dalam penulisan ataupun
kekeliruan dalam penyusunan makalah ini. Untuk itu, saran dan kritikan dari pembaca
sangat diharapkan demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata, semoga makalah ini
bisa menambah wawasan dan pengetahuan kita terutama mengenai pendidikan
karakter dalam kepramukaan

20
DAFTAR PUSTAKA

http://wayansumerta.blogspot.com/2012/01/makalah-pramuka.html. Diakses tanggal 02


Mei 2014.
http://nadinputrimz.blogspot.com/2013/05/makalah.html. Diakses tangga 02 Mei 2014

21