Anda di halaman 1dari 45

MANAJEMEN PROGRAM GIZI

DI PUSKESMAS

Direktorat Gizi Masyarakat


Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat
Kementerian Kesehatan RI
SISTEMATIKA PENYAJIAN

MANAJEMEN PUSKESMAS

PERENCANAAN PROGRAM GIZI DI


PUSKESMAS (P1)

PENGGERAKAN DAN PELAKSANAAN (P2)

PENGAWASAN, PENGENDALIAN DAN


PENILAIAN KINERJA (P3)

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 2


MANAJEMEN PUSKESMAS

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 3


2017 2019

JANUARI FEBRUARI MARET APRIL MEI JUNI JULI AGUST SEPT OKT NOV DES

EVALUASI P1 EVALUASI
PEMBAHASAN RUK 2019
• Evaluasi 2017 M M M • Evaluasi 2018
U U U
• Akhir RUK 2018 S S S PLAN • Akhir RUK 2019
• Persiapan RPK R R R • Persiapan RPK
E E E
2018 M M M ACTI
SIKLUS 2019
• Awal RUK 2019 B B B ON
MANAJE
MEN
DO
• Awal RUK 2020
A A A
N N N
G G G CHECK
D M K
E A A
S T B
PELAKSANAAN RPK 2018
LOKMIN LOKMIN LOKMIN LOKMIN LOKMIN LOKMIN LOKMIN LOKMIN LOKMIN LOKMIN LOKMIN LOKMIN
LOKMIN

LOKMIN LOKMIN LOKMIN


LS I LOKMIN
LS III LS IV
LS II

PENGGERAKAN DAN PELAKSANAAN (P2) 4


PENGAWASAN, PENGENDALIAN DAN PENILAIAN (P3)
SISTEM MANAJEMEN PUSKESMAS

SARANA

WAKTU PRASARANA
SDM
KOMPETEN
MOTIVASI
TGG JWB ALAT
DANA

LOGISTIK

KEPEMIMPINAN 3H,
NO BED, 4E KOMUNIKASI SBC-KAIPA
5
KERJASAMA DLM ORGANISASI PUSKESMAS
PENGINTEGRASIAN
PERENCANAAN PROGRAM GIZI
DALAM PERENCANAAN PUSKESMAS

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 6


SURVEI MAWAS DIRI DALAM SIKLUS MANAJEMEN PUSKESMAS DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Menggali & Memanfaatkan 4 MMD  Memecahkan


Perseorangan Keluarga, 2
Sumberdaya & Potensi Masalah untuk Memenuhi
Kelompok Masyarakat Kebutuhan Masyarakat
Masyarakat Sendiri

1 3

5 Masalah-masalah &
Kebutuhan tidak dapat
diatasi sendiri
Puskesmas 6
Peran Puskesmas dalam proses
1. Sosialisasi Masalah Kes-Gizi  Bimbingan
& Motivasi (UKBM, Gizi & Home Visit)
2. Mengenal Masalah & Kebutuhan Kes-Gizi Identifikasi Masalah (Kesenjangan Hasil Kinerja &
RUJUKAN

untuk diri sendiri PIS-PK) Kebutuhan YANKESMAS & GIZI 


TERKAIT
SEKTOR
SISTEM

LINTAS

3. Memberi Petunjuk kepada Masyarakat Pendampingan SMD dlm Rangka Penyamaan


4. Bimbingan kepada Masyarakat, menolong Persepsi tentang Masalah KESMAS/GIZI (JAN :
diri sendiri melalui SMD/ MMD  Mgg.2)  Integrasi Kunjungan Pembinaan Ukbm &
MUSRENBANG Sekaligus Home Visit Klg Di Wilayah  Bangun
Kemandirian Masy. (4)  Peluang Terlibat Dlm P1,
5. Bantuan Langsung / YANKES
P2, P3 Sesuai Kebutuhan , Harapan, Permintaan
6. Bantuan Teknologo & Materi tetapi tidak 7
(Need, Want, Demand)
menimbulkan Ketergantungan
Manajemen Pusk. Manajemen Program Gizi (UKP & UKM) Gizi
Terselenggara Bermutu  Status Gizi Masy ↗, Lihat 18 Indikator Gizi,
dll Terselenggaranya
2 Fungsi Pusk.
Sesuai Standar

Administrasi -
UKP Manajemen UKM

YANZI (UKP & UKM)


UKP Bukan Hanya Pengobatan  UKP dlm Pelayanan Berkualitas
Gizi  Merata Berkualitas Terpadu (Ps. 3 /1f; Ps.5; Ps.7; /
PMK: 75/2014) 8
UKM:
UKK (Usaha Kesehatan Kerja): Deteksi
dini penyakit dan norma sehat dalam
Anak Usia SMP/A & remaja
Lansia bekerja: wujud Germas di tempat kerja • Kespro remaja UKM Anak Usia Sekolah
• Konseling: Gizi HIV/AIDS, UKS/ M (Usaha Kesehatan
PUS & WUS NAPZA dll Sekolah/ Madrasah) 
• Suplementasi Fe Transformasi UKS/ M:
UKM: UKP: • Upaya Kes Sekolah merupakan wujud Germas di
Posbindu Lansia: • Konseling
• Konseling dan institusi sekolah/madrasah/
penanggulangan • Pelayanan KB
pelayanan gizi Pesantren
PTM, senam • PKRT
lansia
bersama, dll) • UKK
• Lansia sehat, Anak Usia SD
 integrasi ke Rumah bugar, produktif
Desa Sehat CONTINUUM OF •Penjaringan
• P4K •Bulan Imunisasi Anak Sekolah
• Buku KIA CARE •Upaya Kes Sekolah
• ANC terpadu •PMT-AS
• Kelas Ibu Hamil •Promosi MJAS di sekolah
Ibu Hamil • Suplementasi besi • ASI eksklusif
folat • Imunisasi dasar lengkap
UKM: • PMT ibu hamil KEK • Pemantauan Balita
UKP:
• Suplementasi Kalsium pertumbuhan dan
Kelas ibu • IMD
• Penanggulangan perkembangan UKM: UKP:
hamil, • Vit K 1 inj
• PMT/MP-ASI Posyandu • Pemantauan
Rumah • Imunisasi Hep B kecacingan
• TT ibu hamil • Zink untuk manajemen (Penimbangan, pertumbuhan &
Tunggu • Kemitraan Bidan
Kelahiran • Rumah tunggu kelahiran diare PMT, Imunisasi, perkembangan
Dukun
• Vit A Pendidikan gizi, dll) • PMT/MP-ASI
PMT Bumil • KB pasca
 integrasi • MTBS PAUD (Pendidikan • Fortifikasi besi dan
persalinan
ke Rumah • PONED-PONEK Bayi Anak Usia Dini) kegiatan suplementasi
Desa Sehat • Promosi ASI  Integrasi ke (Taburia)
Eksklusif Rumah Desa Sehat • Vit A
• Konseling • MTBS
Menyusui • Pemberian obat cacing
• Zink untuk manajemen
Ibu Bersalin, 1000 HPK diare
• Imunisasi 9
Nifas dan Neonatal
• PAUD
• Fungsi Puskesmas Menyelenggarakan UKP & UKM
PMK • Renstra 2015-2019  Konsep Paradigma Sehat, Penguatan
75/ 2014 & Pelayanan Kesehatan & JKN
KEPMEN
52/ 2015

• Kab/ Kota Wajib Penuhi Hak Dasar Rakyat, SPM Kesehatan


PMK43/ Kab/Kota Kinerja Kesehatan Min. SPM  Berkontribusi
2016 & Tercapainya Keluarga Sehat di wilayah kerjanya
39/2016

• Akreditasi FKTP Dan Pedoman Manajemen Puskesmas


Penyelenggaraan UKP & UKM Terstandar, Program Gizi
PMK Terstandar  PAG
46/2015
& PMK • Manajemen Program Gizi Terintegrasi ke dlm Manajemen
44/2016 Puskesmas

Program Gizi yg berkualitas dan Customized di Puskesmas  Menerapkan Konsep


Paradigma Sehat & Penguatan Pelayanan Kesehatan & Gizi, Terintegrasi dlm
Pelayanan UKP & UKM Melalui Pendekatan PDIME dalam PAG 10
INDIKATOR MUTU DALAM
UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT (UKM)
Akses Menyeluruh terhadap Semua Sasaran Di Wilayah kerjanya 
Termasuk Pelayanan Gizi pada Sasaran dlm Life Cycle

Service Excellent/ Yankes Bermutu Prima pd Semua Individu dlm


Lingkungannya Bekerjasama dgn LS termasuk Yanzi Individu (PAG)
 Status Gizi (Outcome/ Mutu)

Cakupan Menyeluruh  Konsep SPM pada Life Cycle, IKS pada PIS-PK
 Semua Sasaran Program masuk dalam YANKES lengkap/ berhasil
 % Cakupan Outcome Tinggi  (1-3) Ada dalam PS 6h PMK 75/ 2014

Layanan Terpadu LP (Ps.3, Ayat 1f)  Hindari MISSED OPPORTUNITY


(MOP)  dalam Siklus Kehidupan (Life Cycle)  Akses & Cakupan
Layanan Gizi (Individu & Masyarakat)  Efektif & Efisien
11
PERENCANAAN PROGRAM GIZI TERINTEGRASI
DALAM PERENCANAAN PUSKESMAS (P1)

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 12


PROSES PENYUSUNAN RPK DAN RUK

• Proses Pengkajian  Masalah Kesehatan & Gizi Problem


• Tetapkan Besaran Masalah  Sign/ Symptom
1 • Identifikasi Etiologi Diagnosis

• Proses Penyamaan Persepsi Masalah dgn Masy  Kebutuhan/ Need


• SMD untuk Ketahui Harapan & Permintaan/ Want & Demand (Jan)
2 • Bahas dlm MMD  Musrenbangdes /Jan  Musrenbangmat/ Feb

• Usulan RUK Ke Dinkes kab/Kota (Feb)  Proses s/d Akhir Des


3 • Usulan RPK disusun Awal Jan  disosialisasikan Feb

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 13


Manajemen Program Gizi di Puskesmas 14
PROSES PERENCANAAN PROGRAM GIZI TERINTEGRASI DALAM
PERENCANAAN PUSKESMAS DENGAN MEMANFAATKAN DATA

ANALISIS SITUASI 1. DATA IKS DLM PIS-PK

3. DATA HASIL PENGUMPULAN 2. DATA KINERJA


SURVEILANS PENGOLAHAN PROGRAM
KESEHATAN & ANALISA KESEHATAN DAN
DAN GIZI DATA GIZI

 RISET KESEHATAN
NASIONAL
 (RISKESDAS, SIRKESNAS,
4. HASIL SURVEI
RIFASKES)
KESEHATAN
 PSG
TERBARU DAN
SUMBER DATA  BPS, DUKCAPIL
LAIN  PODES, PROFIL DESA/KLH,
 DLL 15
Indikator Pelayanan Kesehatan Terstandar pada semua Output
SPM Target Sasaran Pelayanan Kesehatan di Puskesmas PIS-PK
1 Bumil mendapat layanan ANC Terpadu
2 Bulin ditolong Nakes kompeten, di Fasyankes (PF), (Diupayakan sekaligus mendapat 2&1
Yan KB sedini mungkin Pasca Salin/ Nifas)
3 Pelayanan Bayi Baru Lahir  HB0, IMD 2
4 Balita dpt yankes: Bayi dpt ASI Eksklusif, imunisasi dasar lengkap, Tumbang Balita 3 , 4, 5
5 Skrining Kesehatan Anak pd Pendidikan Dasar
6 Skrining Kesehatan pd usia (15-59) Tahun
7 Skrining kesehatan untuk Usia ≥ 60 Tahun
8 Penderita Hipertensi dapat Yankes 7
9 Penderita DM dapat Yankes
10 Penderita ODGJ dapat yankes 8
11 Penderita TB dapat yankes 6
12 Orang berisiko HIV, mendapat pemeriksaan HIV
Keluarga Bebas Pajanan Asap Rokok 9
Keluarga Akses pd Air Bersih 10
Keluarga Akses pada Jamban Sehat 11
16
Keluarga Akses pd Layanan JKN 12
INDIKATOR KELUARGA SEHAT & SPM KESEHATAN
No Indikator Keluarga Sehat SPM
1 Keluarga mengikuti KB
2 Ibu bersalin di faskes 2
3 Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap 3, 4
4 Bayi diberi ASI eksklusif selama 6 bulan 3
5 Pertumbuhan balita dipantau tiap bulan 4
6 Penderita TB Paru berobat sesuai standar 11
7 Penderita hipertensi berobat teratur 8
8 Gangguan jiwa berat tidak ditelantarkan 10
9 Tidak ada anggota Klg yg merokok
10 Keluarga mempunyai akses terhadap air bersih *
11 Keluarga mempunyai akses/menggunakan jamban sehat *
12 Sekeluarga menjadi anggota JKN/askes **

*) Masuk sbg SPM bidang Perumahan Rakyat & Kawasan Permukiman


Manajemen Program Gizi di Puskesmas 17
**) Program nasional yang pasti disukseskan oleh pemerintah daerah
SPM BIDANG KESEHATAN
Dasar: PMK 43/2016  Di-SK-kan Bupati/ Walikota  Infokan pd Camat,
LurahPemda Wajib Penuhi Hak Dasar Rakyat  Cakupan Harus 100% 
LP/ LS  Keterpaduan (Kes-Gizi & Gizi-LS)

Sasaran: Seluruh Kelompok Umur dalam Siklus Kehidupan/ Life Cycle 


Membutuhkan Pelayanan Gizi (Individu/ Masyarakat)

Sifat Upaya: Promotif, Preventif & Deteksi Dini Melalui Skrining &
Intervensi/ Yankes Penyakit Menular/ PTM (Termasuk Gizi) “Terstandar”
 Tindak Lanjut Yankes & Gizi Untuk PM/ PTM Prioritas.

Puskesmas & Dinkes Kab/ Kota, Wajib Berkontribusi Untuk Pencapaian Target
SPM Kab/ Kota melalui Penyelenggaraan Kedua Fungsinya (UKP & UKM)
18
Secara Berkualitas
1 Analisis Situasi (1)

A. PENGKAJIAN:

1. PENGUMPULAN DATA:

• Data dasar Puskesmas, Data Penduduk Sasaran, Perilaku & Kemandirian


Sasaran, Kondisi Lingkungan (Bio-Psiko-Sosio/ ekonomi-Kultural-Spiritual),
Kebijakan Pemerintah

• Data kinerja program gizi (PSG, e-PPGBM, dll), Kinerja LP terkait Gizi

• Data Sumberdaya Program Gizi: Sumber anggaran dari berbagai sumber (DAK,
APBD, Dana Desa,dll), termasuk Ketersediaan dan Kebutuhan Logistik Gizi

19
1 Analisis Situasi (2)
A. PENGKAJIAN:

2. PENGOLAHAN & ANALISIS DATA, UNTUK DIAGNOSIS MASALAH GIZI PADA


SASARAN

• Tetapkan masalah (Problem) Program Gizi pada penduduk sasaran Individu,


Keluarga, Kelompok, Masyarakat dengan Besaran Masalahnya
(Sign/Symptom)

• Analisis Masalah Tahu penyebab masalah  Etiology

20
1 Analisis Situasi (3)
B. PENETAPAN DIAGNOSIS

• Penetapan Diagnosis dengan rumusan PES (Problem, Etiology,


Sign/Symptom)

• Dengan kejelasan ETIOLOGY dapat merumuskan Intervensi dengan tepat,


terarah  SOLUSI atas masalah gizi yang ada pada Individu & Masyarakat di
Wilayah kerja.

Manajemen Program Gizi di Puskesmas


21
Contoh perencanaan kebutuhan kapsul vitamin A (logistik gizi)
1 Tabel Perhitungan Sasaran & Kebutuhan Vit. A
untuk Bayi 6-11 Bulan

Perhitungan Sasaran Bayi (6-11 bulan)


Jumlah bayi 0 tahun : 5.000 jiwa
Jumlah bayi (6-11 bulan) dalam 1 : 5.000 jiwa
(satu) tahun
Perhitungan Kebutuhan Kapsul Vitamin A biru dalam 1 (satu) tahun
Jumlah kebutuhan kapsul 1 (satu) : 5.000 bayi x 1 kapsul = 5.000 kapsul
tahun (dua periode pemberian bulan
Februari dan Agustus)
Kebutuhan Tidak Terduga : 10% x 5.000 bayi = 500 kapsul (+)
Jumlah = 5.500 kapsul
Stok yang ada : 350 kapsul
Jadi kebutuhan kapsul Vitamin A biru : = 5.150 kapsul
Manajemen Program Gizi di Puskesmas 22
untuk bayi
PROSES IDENTIFIKASI ETIOLOGI
UNTUK RANCANG INTERVENSI
GUNAKAN
DIAGRAM AKAR MASALAH (ROOT CAUSE ANALYSIS)
: DIAGRAM ISHIKAWA (CAUSE-EFFECT ANALYSIS)

Identifikasi:
• Tingkat Akses & Cakupan Sasaran pada Yanzi yang Berkualitas &
Customized
• Perilaku & Tingkat Kemandirian Masyarakat
• Kondisi Lingkungan Kehidupan Masy. (Bio-psiko-sosio-kultural-
spiritual) & Dukungan Kebijakan Pemerintah

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 23


PROSES

PROBLEM
SIGN/
SYMPTOMS

DAG
DIG
DUG

ETIOLOGY

ROOT CAUSE ANALYSIS DGN LANDASAN


KEILMUAN

Proses Diagnosis Masalah Untuk Menetapkan Kebutuhan/ Real Needs  Intervensi


Termasuk Untuk Intervensi Masalah Gizi Terkait Masalah Kesehatannya
CONTOH ANALISIS ETIOLOGI PENYEBAB KESENJANGAN
TARGET ASI EKSKLUSIF
Ditinjau Dari Gambaran Hasil Kinerja
KONDISI LINGKUNGAN KEHIDUPAN
Penyelenggaraan PERILAKU & KEMANDIRIAN KLG & MASY
Pelayanan Kes & Gizi HIDUP SEHAT INDV/MASY.
KONDISI FISIK-BIOLOGIS
Tingkat Akses Bulin Pd PENGETAHUAN IBU & KLG DI LINGKUNGAN PERMUKIMAN
Yan Persalinan Nakes MASY. DLM HIDUP SEHAT

Kualitas Yan Persalinan KONDISI PSIKOLOGIS


KEMANDIRIAN HIDUP SEHAT
KELUARGA/ / MASYARAKAT
Yang Diterima DI INDV DLM KLG & MASY.

Tingkat Cakupan IMD pd KONDISI SOSIAL/SOSEK KLG/


Wilayah Kerja Pusk. MASYARAKAT

Keterpaduan LP dlm Yankes KONDISI SOSIAL-BUDAYA


& LS di Wilayah kerja KELUARGA/MASYARAKAT

Pembinaan Pasca Lahir KONDISI SPIRITUAL


Berkesinambungan KELUARGA & MASYARAKAT

DUKUNGAN KEBIJAKAN
PEMERINTAH SETEMPAT

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 25


CONTOH ANALISIS
MAJOR CAUSES MAJOR CAUSES MAJOR CAUSES DIAGRAM ISHIKAWA 
CAUSE & EFFECT ANALYSIS
 SANGAT SPESIFIK

PROBLEM
STATEMENT

WHY

WHY

WHY

WHY
MAJOR CAUSES MAJOR CAUSES
MAJOR CAUSES
WHY

IDENTIFIKASI MASALAH DILAKUKANOLEH PENJAB PROGRAM MASING-2, BERSAMA MITRA KERJA TERKAIT LP/LS  MAJOR CAUSES  INTEGRASI26
Manajemen Program Gizi di Puskesmas
ANALISIS 
INTEGRASI PEMECAHAN MASALAH  LP/LS
RENCANA INTERVENSI BERDASARKAN
ATAS HASIL ANALISIS PEMANTAUAN KINERJA (1)

Pemantauan Hasil Penanganan Masalah Gizi Menunjukkan:

A. Penurunan Dari Waktu Ke Waktu  Potensi Risiko & Risiko Terjadinya


Masalah Gizi Individu/ Masyarakat  Prioritas Penanganan/ Kesiapsiagaan 
Lakukan Analisis Risiko (Manajemen RISIKO)

B. Tidak Ada Perbaikan/ Peningkatan, Tetapi Juga Tidak Menunjukkan


Penurunan  Kondisi Waspada, Pantau Terus-menerus  Waspadai
Terjadinya Potensi Risiko/ Risiko Masalah Gizi

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 27


RENCANA INTERVENSI BERDASARKAN
ATAS HASIL ANALISIS PEMANTAUAN KINERJA (2)
Pemantauan Hasil Penanganan Masalah Gizi Menunjukkan:

C. Peningkatan yang Baik, Tetapi Masih Berada Dalam Masalah Gizi 


Pemantauan Terus-menerus, Tetap Diupayakan Agar Dapat Mencapai Target
Yang Ditetapkan

D. Tidak Ditemukan Masalah Gizi Tertentu Maintenance

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 28


RUMUSAN STRATEGI & LANGKAH INTERVENSI
BERDASARKAN PENGELOMPOKAN MASALAH GIZI

Tingginya Temuan Kasus Berisiko Cari Dari Data Kohort  Data Bayi BBLR, Balita
BGM, Bumil Risiko KEK/ Anemia, dll  Tingkat Urgency

Tingkat Besaran Masalah Gizi Masyarakat Atas Dasar Indikator Masalah Gizi
Masyarakat (Seriousness)

Tingkat Pencapaian Target Pembinaan Program Gizi Di Masyarakat. (Positive/ Negative


Growth)  (Growth↘↘ - Growth  - Growth↗↗)
Manajemen Program Gizi di Puskesmas 29
PENETAPAN URUTAN PRIORITAS MASALAH PROGRAM GIZI
DESA/KELURAHAN/KECAMATAN

NO BESARAN MASALAH GIZI URGENCY SERIOUSNESS GROWTH NILAI

1 Tingginya Temuan Bumil


KEK/Anemia

2 Temuan BBLR

3 Cakupan Bayi Mendapat ASI


Eksklusif

4. Temuan Balita Gizi Kurus

5 Temuan Baduta “StuntIng”

6 Temuan Kasus PTM/ PM


Bermasalah Gizi

7 Masalah Gizi bersifat Local Specific

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 30


PROSES PENYUSUNAN RUK (1)
1. Masalah dianalisis untuk diketahui Faktor Pendukung & Penghambat 
Penyebab Masalah dlm PES  Tetapkan Etiologi Intervensi sesuai
Etiologi

2. Tetapkan Urutan Prioritas Intervensi  Dasar Prioritas Pengalokasian


Sumberdaya atas Dasar Hasil Penilaian Urgency Seriousness Growth
 Susun dlm Rincian Untuk Bahan RUK Tahun (2019)

3. Susun KAK Untuk Setiap Langkah Intervensi/ Kegiatan yg akan


Dilaksanakan dgn Rumusan 6W2H1E dan untuk Setiap Rincian Kegiatan
Disusun Standar Operasional Prosedur (SOP)

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 31


PROSES PENYUSUNAN RUK (2)
Penjelasan Menyusun KAK dgn Pola 6W2H1E:
1. What-apa (Judul KAK)
2. Why-mengapa Program (X) Akan Dilaksanakan  Tuliskan
I. Pendahuluan:
A. Latar Belakang
B. Dasar Pemikiran
II. Tujuan:
A. Tujuan Umum
B. Tujuan Khusus (Beberapa Tujuan Khusus  Dapat Diukur
Keberhasilannya dan untuk Setiap Tujuan Khusus Dapat Diuraikan
Kedalam ≥ 1 Kegiatan)
Manajemen Program Gizi di Puskesmas 32
PROSES PENYUSUNAN RUK (3)
Penjelasan Menyusun KAK dgn Pola 6W2H1E:
III. Kegiatan-kegiatan:
A. Untuk Setiap Kegiatan Disusun SOP Berdasarkan Batasan
Keilmuan/Teknisnya (Oleh D3 Gizi/ Konsulkan Ke Dinkes)
B. Selanjutnya, Kegiatan-kegiatan Itu akan Dilaksanakan:
o Dimana (Where)
o Kapan (When)
o Siapa Penjab/Pelaksana (Who)
o Siapa Sasarannya (To Whom)
o Bagaimana Metode/ Cara Pelaksanaannya (How)
o Berapa Besar Targetnya Berdasarkan Indikator (How Much)
o Bagaimana Monevnya (Evaluation)
KAK Disusun Secara Sistematis
Manajemen Program Gizi di Puskesmas 33
PROSES PENYUSUNAN RUK (4)
IV. Selanjutnya Secara Keseluruhan:
1. Kegiatan yg akan Dilaksanakan Berdasarkan Atas Masalah dan
Penyebabnya  Disosialisasikan Kepada LP, Untuk Keterpaduan
LP dlm RPK Tahun Berjalan  Rinci Untuk Masing-masing Kegiatan
terintegrasi Ke dalam Rencana Usulan Kegiatan LP Puskesmas
2. Selanjutnya Infokan Ke LS untuk Keterpaduan LS
3. Infokan Ke Masyarakat  Kesadaran Adanya Masalah  Tahu
Kebutuhan Yankes / Need  Untuk Gerakkan Peran Aktif Masyarakat

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 34


PROSES PENGGERAKAN DAN
PELAKSANAAN (P2)
PROGRAM GIZI

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 35


PROSES PENGGERAKAN DAN PELAKSANAAN (P2)
PROGRAM GIZI
A. Penyelarasan RPK Program Gizi Thn 2018 Rancangan RUK Dgn
Adanya Sumberdaya

B. Persiapan Sumber daya & Pengorganisasian SK Penjab &


Pelaksana  Tugas Pokok & Integrasi Sesuai Kompetensi  Bila
Perlu Kaji Ulang Kompetensi
C.Rincian RPK 2018 Bulanan Terintegrasi Dalam RPK Bulanan 2018
Puskesmas

D. Implementasi RPK 2018, Monev bulanan/ Tri-wulan Dlm Tahun 2018


 S/D Desember 2018

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 36


PENGGERAKAN & PELAKSANAAN (P2) PROGRAM GIZI
1. Diperolehnya alokasi sumberdaya, obat/ suplementasi gizi akhir tahun 2017
dipersiapkan untuk implementasi program 2018
2. Lakukan penyelarasan RUK menjadi RPK sesuai sumberdaya  rinci &
infokan LP, LS, dan wakil masyarakat
3. Penggerakan
o Persiapan  Pertimbangkan bila perlu kaji ulang kompetensi penjab/
pelaksana gizi  di-SK-kan dlm penugasan (Tugas Pokok & Integrasi)
o Pengorganisasian. Libatkan Nakes lain melalui tugas integrasinya  uraian
tugas-tugasnya dalam program gizi  di SK Ka. Puskesmas
o Bila petugas D3 Gizi tidak ada,  Pendampingan Dinas Kesehatan
Kab/kota untuk pelaksanaan tanggungjawabnya dalam program gizi

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 37


PENGGERAKAN & PELAKSANAAN (P2) PROGRAM GIZI
4. PELAKSANAAN DAN WASDAL BULANAN/ TRIWULANAN:
• Persiapan dan pengorganisasian puskesmas, RPK Gizi dilaksanakan
sesuai dengan rincian kegiatan bulanan
• Dibangun keterpaduan LP/LS dalam upaya sinergitas dan efisiensi
pemanfaatan sumberdaya gizi & puskesmas  Capai kinerja dan mutu
program gizi di Puskesmas
• Dituntun indikator: Struktur/ input (sumberdaya & kebijakan); Proses,
Output/Outcome
• Dilakukan pemantauan/ pengawasan pengendalian (wasdal) atas
pelaksanaan program kesehatan & gizi, sepanjang tahun 2018 s/d
Desember 2018  Forum Lokmin LP/LS

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 38


PENGGERAKAN & PELAKSANAAN (P2) PROGRAM GIZI

• Dirumuskan RTL atas hasil wasdal  upaya menuju pencapaian target


kinerja program kes & gizi, berkesinambungan  Hasil pemantauan
bulanan dibahas dalam forum pra lokmin bulanan lintas program, dan
simpulannya dlm forum lokmin bulanan LP di puskesmas  Lokmin LS di
kecamatan sesuai kebutuhan.
• Akhir tahun berupa forum evaluasi akhir  pembahasan lintas prgram di
Puskesmas
• Laporan hasil kinerja tahunan 2018  Pertimbangan susun RPK 2019

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 39


PENGAWASAN, PENGENDALIAN &
PENILAIAN (P3) PROGRAM GIZI

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 40


PENGAWASAN, PENGENDALIAN & PENILAIAN (P3)
PROGRAM GIZI

Penilaian Akhir Tahun (2018)

Akhir tahun dibahas hasil pencapaian kinerja, kesenjangan


pencapaian target kinerja, hambatan pelaksanaan kinerja:
• Menetapkan diagnosis masalah (problem) kinerja program gizi
(PES) dan hambatan bilamana ada (UKM)

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 41


PENGAWASAN, PENGENDALIAN & PENILAIAN (P3)
PROGRAM GIZI
• Menetapkan besaran masalah  kesenjangan kinerja &mutu (sign/symptom)
o Kesenjangan akses sasaran pada pelayanan program gizi
o Kesenjangan penerapan PAG (berkualitas, customized)  service excellent
pd UKP gizi
o Kesenjangan tingkat cakupan pelayanan gizi
o missed opportunity/ tidak terpadu (LP/LS)
• Analisis masalah untuk menetapkan etiologi atas masalah  rumusan intervensi
• Ketersediaan sumber daya di akhir tahun 2018  penyelarasan RUK (2019)
menjadi RPK tahun 2019

Manajemen Program Gizi di Puskesmas 42


BULANAN

LOKAKARYA MINI
• Menilai pencapaian & hambatan yang
P2 dijumpai pada bulan atau periode yang
lalu
• Pemantauan pelaksanaan rencana yang
P akan datang
E P LOKMIN • Perencanaan ulang yang lebih baik (bila
diperlukan) sesuai dengan tujuan yang
N E BULANAN dicapai
G L
G A LOKMIN TRIBULANAN
E K • Menggalang
R S TRIBULANAN dan meningkatkan
kerjasama antar sektor terkait dalam
A A pembangunan kesehatam
• Menginformasikan & mengidentifikasi
K N capaian hasil kegiatan tribulanan
A A P3 sebelumnya, membahas &
N A memecahkan masalaha serta
hambatan oleh LS
N • RTL dan memasukan umpan balik dari
& Manajemen Program Gizi di Puskesmas masyarakat dan sasaran program 43
BULANAN

LOKAKARYA MINI
• Menilai pencapaian & hambatan yang
P2 dijumpai pada bulan atau periode yang
lalu
• Pemantauan pelaksanaan rencana yang
P LOK LOK LOK LOK LOK LOK LOK akan LOK
datang LOK LOK LOK LOK
E P
MIN
BLN
MIN
BLN
MIN
BLN
LOKMIN
MIN
BLN
MIN
BLN
MIN
BLN
MIN• Perencanaan
MIN
BLN diperlukan)
BLN
MIN MIN
ulang yang
BLN dengan
MIN
lebih baik
BLN tujuan
BLN
(bila MIN
BLN
sesuai yang
N E 1 2 3 BULANAN
4 5 6 7 dicapai 8 9 10 11 12
G L INTER INTE INTE
INTE INTE INTE RNAL INTE INTE
NAL & INTE INTE INTE RNAL
INTE
G A RNA LINTAS
SEK
RNA LOKMIN
RNA &
SEK
RNA
L
RNAL
RNAL & SEKTRIBULANAN
RNAL RNAL &
RNAL
E K L L L • Menggalang SEK
R S
TOR
TRIBULANAN TOR TOR dan meningkatkan
TOR
kerjasama antar sektor terkait dalam
A A pembangunan kesehatam
• Menginformasikan & mengidentifikasi
K N capaian hasil kegiatan tribulanan
A A P3 sebelumnya, membahas &
N A memecahkan masalaha serta
hambatan oleh LS
N • RTL dan memasukan umpan balik dari
& Manajemen Program Gizi di Puskesmas masyarakat dan sasaran program 44
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai