Anda di halaman 1dari 4

Topik : Dermatitis Venenata dengan infeksi sekunder

Tanggal (Kasus) : 11 Desember 2015

IDENTITAS PASIEN

Nama Lengkap : Tn. HN

Usia : 71 tahun

Jenis Kelamin : Laki-laki

Alamat :

No RM :

Deskripsi : Laki-laki usia 71 tahun datang ke poli lansia dengan keluhan gatal pada
jari ketiga dan keempat tangan kanan.
Tujuan : Diagnostik dan Manajemen
Bahan bahasan : Kasus
Diagnosis kerja : Dermatitis venenata dengan infeksi sekunder
Riwayat pengobatan : ( - )
Riwayat kesehatan : Riwayat keluhan serupa (-), diabetes mellitus (-), hipertensi (-)
Riwayat keluarga : (-)
Riwayat pekerjaan : (-)
Lain-lain : Riwayat alergi (-)
Hasil Pembelajaran:

1. Subyektif (anamnesis dilakukan secara autoanamnesis dengan pasien sendiri)


Keluhan Utama:
Perih dan gatal pada jari ketiga dan keempat tangan kanan

Riwayat Penyakit Sekarang:


Pasien datang ke poli lansia dengan keluhan perih dan gatal pada jari ketiga dan keempat
tangan kanannya. Keluhan perih pertama dirasakan ± 3 hari yang lalu saat bangun tidur
dan tampak garis panjang kemerahan disertai dengan bintil-bintil kecil berisi air. Keluhan
perih ini di sertai juga dengan rasa gatal sehingga pasien menggaruknya. Karena garukan
pasien, muncullah beberapa luka kecil yang beberapa hari kemudian menjadi gelembung
yang berisi cairan berwarna keputihan. Pasien belum minum obat atau memberikan salep
pada jari-jarinya. Riwayat menggunakan sabun dan deterjen baru disangkal. Riwayat
alergi pada pasien dan keluarga disangkal.

Riwayat Penyakit Dahulu:


Riwayat keluhan serupa disangkal. Riwayat penyakit diabetes mellitus dan hipertensi
disangkal.

ANAMNESIS SISTEM
 Keadaan umum : Baik
 Kulit : Os mengeluh perih dan gatal pada jari ketiga dan keempat
tangan kanannya.
 Kepala : Tidak ada keluhan
 Mata : Tidak ada keluhan
 Telinga : Tidak ada keluhan
 Hidung : Fungsi penciuman Os baik, tidak ada keluhan pilek dan nyeri
 Mulut : Tidak ada keluhan
 Tenggorokan : Tidak ada keluhan
 Leher : Tidak ada keluhan
 Dada : Tidak ada keluhan
 Abdomen : Tidak ada keluhan
 Saluran kemih : Tidak ada keluhan, BAK pasien lancar
 Saraf dan otot : Tidak ada keluhan
 Ekstremitas : Tidak ada keluhan
 Sendi : Tidak ada keluhan

2. Obyektif
Keadaan Umum : tampak sakit sedang
Kesadaran : kompos mentis
Tekanan Darah : 130/70 mmHg
Nadi : 88 kali per menit
Pernafasaan : 22 kali/ menit
Kepala : Wajah simetris, tidak ada udema
Mata : Konjungtiva anemis (-/-), sclera ikterik (-/-), pupil isokor
THT : Otorea (-/-), rhinorea (-/-), tonsil T1-T1 tidak hiperemis, faring
tidak hiperemis.
Leher : Pembesaran kelenjar tiroid (-), Pembesaran kelenjar limfe (-)
Dada : Dada simetris kanan dan kiri
Paru-paru : Bentuk dada normal, simetris, sela iga tidak melebar,
gerakan dinding dada simetris kiri dan kanan, sonor di semua
lapang paru, suara napas vesikuler, wheezing (-/-), rhonki (-/-)
Jantung : Ictus cordis tidak terlihat, teraba di sela iga V garis midklavikula
Sinistra, bunyi jantung I-II murni regular, murmur (-), gallop (-)
Abdomen : Membuncit, supel, nyeri tekan epigastrium (-), massa (-), timpani
pada seluruh abdomen, bising usus normal.
Ekstremitas : Akral hangat (+), edema (-)
Kulit : Warna sawo matang, suhu raba normotermi, pada manus dextra
digiti III dan IV terdapat vesikel (+), pustula (+), hiperemis (+).
3. Assessment:
Dermatitis venenata dengan infeksi sekunder pada manus dekstra digiti III dan IV

4. Plan:
Non-Medikamentosa
 Menjelaskan kepada pasien mengenai penyakit pasien (diagnosis, penyebab,
faktor risiko).
 Menjelaskan kepada pasien tentang rencana terapi (obat yang diberikan, cara
pemberian, efek samping).
 Tidak menggaruk bagian yang sakit.

Medikamentosa
 Salep kulit Betason-N® (betametason 0,1% + neomisin) 3 dd 1 sue
 Cefixime tablet 2 x 1
 Cetirizine tablet 1 x 1