Anda di halaman 1dari 3

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

BREAK EVENT POINT

Break Even point atau BEP adalah suatu analisis untuk menentukan dan mencari jumlah
barang atau jasa yang harus dijual kepada konsumen pada harga tertentu untuk menutupi biaya-
biaya yang timbul serta mendapatkan keuntungan / profit.

 Break Event Analysis

Contoh Kasus:

Perusahan sirup antibiotik berproduksi dengan mengeluarkan biaya tetap sebesar 15.000.000
sedangkan biaya variabel 25.000/botol, perusahaan menetapkan harga jual produk sebesar
35.000/botol. Tentukan berapa jumlah produk yang harus dijual agar dapat diperoleh titik impas.

Jawab :

Kesimpulan :

Dari hasil analisis dihasilkan bahwa produk yang harus dijual agar perusahaan tidak
mendapatkan rugi ataupun untung adalah 1500 botol $52500000
 Cost Volume Analysis

Contoh Kasus :

Seorang apoteker ingin mendirikan industri topi untuk menentukan biaya yang
paling rendah maka terdapat 2 pilihan biaya sebagai berikut :

Komponen Biaya Sifat Pilihan 1 Pilihan 2


Tanah dan Fixed Cost 600 700
Bangunan
Alat Produksi Fixed Cost 700 600
Tenaga Kerja Variabel Cost 5 6
Bahan Baku Variabel Cost 6 5
Biaya Habis Pakai Variabel Cost 3 7
Lainnya
Perintah :
Dengan menggunakan tools dari POM for windows tentukanlah biaya terendah dari kedua
pilihan tersebut.

Kesimpulan :

Dari hasil analisis opsi yang dipilih adalah opsi yang pertama karena memiliki cost per unit yang
lebih kecil yaitu 14 sedangkan opsi kedua lebih besar yaitu 18.
TRANSPOTASI

PT. SUKA MAJU mempunyai 4 lokasi pengolahan madu untuk memenuhi kebutuhan di 4 kota.
Biaya untuk menyalurkan pasokan dari lokas pengolahan madu ke kota tergantung dari kapasitas
produksi pabrik, kebutuhan, dan biaya pengiriman per ton madu dapat dilihat dari tabel berikut.

Kota Tangerang Cilacap Klaten Solo Supply


1 14 20 18 15 150
2 11 9 7 16 190
3 16 12 11 22 170
4 15 8 11 10 110
Demand 130 70 180 240

Hitung biaya transportasi dari masing-masing permasalahan diatas dengan menggunakan metode
VOGEL’S (VAM) !

Jawab :

Kesimpulan :

Dari hasil analisis, kota 1 akan mengirim produk ke kotaTangerang dan Solo, kota 2 akan
mengirim produk ke Tangerang dan Klaten, kota 3 akan mengirimproduk ke Cilacap dan Klaten,
sedangkan kota 4 tidak mengirim barang ke daerah tujuan manapun.