Anda di halaman 1dari 54

cover

© 2017 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)


Biro Kerja Sama, Hukum dan Humas

Buku Panduan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) XVI Tahun 2017 Aceh

Copy Editor : Yutainten, Tri Budi Iswaryanto


Penata Isi : Gustaf Wijaya
Penata Sampul : Setiawan Utama

Kami menyarakan Pembaca untuk


menggunakan aplikasi QR Code
Reader yang dapat diunduh dari
Appstore maupun Playstore guna
memudahkan akses artikel – artikel
terkait dalam buku panduan ini
PERKEMAHAN ILMIAH REMAJA NASIONAL
Aceh, 9-16 Juli 2017

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia


2017

3
KATA PENGANTAR

Hanya anak bangsa sendirilah yang dapat diandalkan untuk membangun Indonesia, tidak mungkin kita
mengharapkan dari bangsa lain!
Presiden RI ke-3 B.J Habibie

Dewasa ini, pengakuan bahwa Remaja mempunyai energi dan ide-ide untuk mengubah dunia
kita semakin menunjukkan hasil yang nyata. Semakin banyak sekolah di Indonesia menanamkan
kegiatan penelitian siswa sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler bahkan ada dalam kurikulum
pelajaran sekolah. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia semakin apresiatif terhadap kegiatan
penelitian remaja. Popularitas penelitian remaja di Indonesia semakin meningkat dengan semakin
berkembangnya pembinaan-pembinaan maupun kompetisi-kompetisi ilmiah di Indonesia baik yang
dilakukan oleh instansi pemerintah maupun industri kreatif.
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Aceh
menyelenggarakan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) XVI Tahun 2017 pada tanggal 9 – 16 Juli
2017. PIRN berupa kegiatan ilmiah di lapangan terbuka yang berorientasi pada penelitian yang
mencakup bidang Ilmu Pengetahuan Sosial, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Teknik
(Teknik Rekayasa). Pada tahun ini, PIRN XVI Aceh dikhususkan bagi pelajar setingkat Sekolah Menengah
Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sederajat.

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................................................................................................................... i


DAFTAR ISI .......................................................................................................................................................................... ii
PENDAHULUAN................................................................................................................................................................3
MATERI ................................................................................................................................... 6
WAKTU DAN TEMPAT ............................................................................................................. 6
PANITIA PIRN XV ACEH TAHUN 2016 ...................................................................................... 7
SEKILAS PROVINSI ACEH .......................................................................................................... 9
LOKASI PENELITIAN LAPANGAN ........................................................................................................................... 16
INSTRUKTUR
Kelas Siswa....................................................................................................................................................................... 23
Kelas Guru..................................................................................................................................... 29
LOKASI FIELD TRIP ...................................................................................................................................................... 30
JADWAL KEGIATAN ..................................................................................................................................................... 34

ii
PENDAHULUAN

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai lembaga pemerintah non kementerian yang
melaksanakan tugas di bidang ilmu pengetahuan dan penelitian telah melakukan pembinaan remaja yang
terus menerus dikembangkan melalui perbaikan layanan dan inovasi. Bentuk kepedulian dan tanggung jawab
pemerintah terhadap pengembangan kesadaran ilmiah di masyarakat Indonesia, dilakukan secara bertahap
sesuai dengan perkembangan zaman. Namun, yang patut disadari adalah keterlibatan semua pihak sangat
dibutuhkan untuk keberlanjutan pembangunan dan pembinaan bangsa.

Langkah pertama yang paling efektif dalam rangkaian pembinaan generasi muda oleh LIPI adalah
Perkemahan Ilmiah Remaja (PIR). Dalam kegiatan PIR ini, para remaja langsung dibimbing dalam pelaksanaan
penelitian dan diarahkan untuk menanamkan sikap dan perilaku scientific minded, scientific curiosity, dan
scientific approach.

Bimbingan yang diberikan bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian, dalam mencari alternatif
pemecahan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih saat ini budaya meneliti di
kalangan remaja Indonesia bukanlah sesuatu yang aneh di telinga mereka. Tanpa disadari, kegiatan
penelitian telah berkembang di sekolah-sekolah, meneliti telah menjadi sebuah kebutuhan bagi remaja
dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah mereka pelajari terhadap masalah-
masalah di lingkungan sekitar.

3
Perkembangan budaya meneliti di Indonesia didukung oleh atmosfer perkembangan kelompok KIR,
kompetisi ilmiah baik yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun swasta serta penyelenggaraan workshop
maupun pelatihan semacam KIR.

Kegiatan PIR yang dilakukan oleh LIPI dilaksanakan dalam ruang lingkup regional dan nasional. PIR
Regional merupakan bentuk kerjasama dengan Pemerintah Daerah / Instansi / Lembaga setempat guna
mengadakan pelatihan metodologi ilmiah bagi remaja SMP-SMA yang ada dalam satu wilayah. Sedangkan
PIR Nasional dilakukan dengan mengundang remaja SMP-SMA di seluruh wilayah Indonesia.

Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) adalah kegiatan pembinaan ilmiah remaja yang
diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sejak tahun 2001. PIRN merupakan suatu
bentuk kegiatan ilmiah di lapangan terbuka yang berorientasi pada penelitian yang mencakup bidang ilmu
pengetahuan sosial, ilmu pengetahuan alam, dan ilmu pengetahuan teknik (teknik rekayasa).

PIRN merupakan adalah bentuk kegiatan kerjasama dengan pemerintah daerah, instansi lokal, media
massa, maupun pihak-pihak yang memiliki kepedulian dan tujuan untuk mengembangkan budaya penelitian
bagi remaja. Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang memperkuat Gerakan Literasi,
khususnya literasi sains.

Wawasan para remaja diperluas melalui pengayaan oleh para ilmuwan pada awal kegiatan.
Kemudian para peserta PIRN dibekali dengan teori tentang metodologi penelitian dan penulisan hasil
penelitian sebelum mereka terjun langsung di lapangan untuk melakukan penelitian. Selanjutnya para
peserta mempresentasikan karya ilmiahnya.

4
Buku Panduan ini disusun untuk menjadi pedoman bagi Peserta PIRN XVI Tahun 2017 Aceh selama
mengikuti rangkaian acara secara keseluruhan. Penyelenggara berharap seluruh Peserta PIRN dapat
menikmati jalannya kegiatan serta menyerap ilmu sebanyak-banyaknya untuk dibagikan kepada teman –
teman setelah kembali ke daerah asal masing – masing. Sehingga ke depan, pengetahuan akan ilmu
pengetahuan dan teknologi serta penelitian dan berbagai hal di dalamnya dapat dikuasai oleh generasi
muda Indonesia secara luas dan merata.

Tujuan
a. Melatih remaja melaksanakan penelitian ilmiah yang terkait dengan lingkungan sekitarnya.
b. Menggali potensi putra daerah di bidang iptek sebagai human investment untuk mengisi
pembangunan daerah di masa mendatang.
c. Meningkatkan kesadaran akan pemanfaatan iptek terhadap pengelolaan dan pemecahan masalah di
lingkungan sekitar.
d. Membina koordinasi dan jaringan antar remaja/sekolah/instansi pemerintah dan swasta guna
membangun kerjasama yang berkesinambungan.

Peserta
450 peserta Siswa yang merupakan pelajar SMA-SMK/sederajat dari seluruh Indonesia. 150 peserta Guru
Pembimbing Tingkat SMA-SMK/sederajat dari seluruh Indonesia.

5
Kegiatan
Kegiatan PIRN merupakan kegiatan pembinaan ilmiah bagi siswa maupun guru. Materi pelatihan
terbagi dalam tiga bidang yaitu Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan serta
Ilmu Pengetahuan Teknik yang disampaikan oleh para peneliti LIPI. Pelatihan ini melibatkan komunikasi dan
interaksi kedua belah pihak.

Selain mendapatkan teori, peserta juga melakukan penelitian lapangan yang disesuaikan dengan
karakteristik sumber daya alam maupun lingkungan sosial di daerah Provinsi Aceh. Kegiatan penelitian dibagi
menjadi beberapa titik dan objek yang sesuai dengan tema penelitian peserta. Proses penelitian dapat
berupa interaksi dengan masyarakat sekitar, pengamatan kondisi dan geografis alam, kondisi lingkungan
sosial masyarakat maupun proses pembuatan alat yang dapat mempermudah kehidupan.

MATERI WAKTU DAN TEMPAT


 Pengantar Penelitian dan Penulisan Karya
Ilmiah Kegiatan PIRN XV dilaksanakan pada tanggal 9 –
 Metodologi Penelitian 16 Juli 2017 bertempat di SMAN Modal Bangsa –
 Penyusunan Proposal Penelitian Aceh Jl. Bandara Sultan Iskandar Muda, Cot
 Teknik Pengumpulan Data Geundreut, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar,
 Teknik Pengolahan Data Aceh 23372
 Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah

6
PANITIA PIRN XV ACEH TAHUN 2017

Dr. Siti Nuramaliati Drs. Laisani, M.Si


Prijono Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
Sekretaris Utama LIPI Aceh

Penanggung Jawab I Penanggung Jawab II


PIRN XVI 2017 PIRN XVI 2017

Nur Tri Aries Teuku Miftahuddin, S.Pd.,


Suestiningtyas M.A. M.Pd,
Kepala Biro Kerja Sama Kepala Bidang Pembinaan SMK
Hukum dan Humas LIPI
Ketua Panitia II
Ketua Panitia I PIRN XVI 2017
PIRN XVI 2017

7
Yusuar Harun S.H Dr.Asbaruddin,
Kepala Bagian Bina S.TP,MM, M.Eng,
Ilmiah Masyarakat Kepala Seksi Kurikulum
BKHH LIPI dan Penilaian pada
Bidang Pembinaan
Wakil Ketua I Sekolah Menengah
PIRN XVI 2017 Kejuruan

Wakil Ketua II
PIRN XVI 2017

Yutainten, M.Commun Indriyani S.Sos.


Kepala Subbagian Kepala Subbagian Bina
Pengayaan Ilmiah Ilmiah Remaja BKHH
Masyarakat BKHH LIPI LIPI

Sekretaris Koordinator Program


PIRN XVI 2017 dan Pembelajaran
PIRN XVI 2017

8
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Lembaga penelitian pertama, terbesar dan bidang penelitian unggulan yang ada di LIPI,
terbaik di Indonesia. antara lain:

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) 1. Keanekaragaman Hayati, Lingkungan dan


adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian Maritim
(LPNK) yang berada dalam koordinasi 2. Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan 3. Kesehatan dan Farmasi
Tinggi (Kemenristekdikti) yang bertanggung jawab 4. Material Maju
langsung kepada Presiden. 5. Energi dan Transportasi
6. Teknologi, Informasi dan Komunikasi serta
LIPI memiliki tugas melaksanakan tugas
Pertahanan dan Keamanan
pemerintahan di bidang penelitian ilmu
7. Dinamika Sosial, Kemanusiaan dan
pengetahuan sesuai dengan ketentuan peraturan
Kebudayaan
perundang-undangan yang berlaku. Adapun
8. Inovasi Teknologi dan Pendayagunaan Iptek

9
10
SEKILAS PROVINSI ACEH

Aceh adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di ujung utara pulau Sumatera dan
merupakan provinsi paling barat di Indonesia. Ibu kota Aceh adalah Banda Aceh. Jumlah penduduk
provinsi ini sekitar 4.500.000 jiwa.

Geografi
Titik terluar Indonesia adalah Pulau Rondo, namun kilometer Nol Indonesia berada di pulau
Weh. Secara geografis Aceh terletak antara 2° - 6° lintang utara dan 95° – 98° lintang selatan dengan
ketinggian rata-rata 125 meter diatas permukaan laut. Batas batas wilayah Aceh, sebelah utara dan
timur berbatasan dengan Selat Malaka, sebelah selatan adalah Samudera Hindia, satu-satunya
perbatasan darat dengan Provinsi Sumatera Utara dan sebelah barat juga dengan Samudra Hindia.

Luas Provinsi Aceh 5.677.081 ha, dengan hutan sebagai lahan terluas yang mencapai
2.290.874 ha, diikuti lahan perkebunan rakyat seluas 800.553 ha. Sedangkan lahan industri
mempunyai luas terkecil yaitu 3.928 ha. Cakupan wilayah Aceh terdiri dari 119 pulau, 35 gunung dan
73 sungai utama.

Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk minyak bumi dan gas alam.
Sejumlah analis memperkirakan cadangan gas alam Aceh adalah yang terbesar di dunia. Aceh juga
terkenal dengan hutannya yang terletak di sepanjang jajaran Bukit Barisan dari Kutacane di Aceh
Tenggara sampai Ulu Masen di Aceh Jaya. Sebuah taman nasional bernama Taman Nasional Gunung
Leuser (TNGL) didirikan di Aceh Tenggara.

11
Iklim
Sebagai wilayah yang berada tidak jauh dari garis khatulistiwa, iklim di Aceh hampir
seluruhnya tropis. Pada wilayah pesisir pantai suhu udara rata-rata 26,9 °C, suhu udara maksimum
mencapai 32,5 °C dan minimum 22,9 °C. Kelembaban relatif daerah ini berkisar antara 70 dan 80
persen. Antara bulan Maret sampai Agustus Aceh mengalami fase musim kemarau, kondisi ini
dipengaruhi oleh massa udara benua Australia. Sementara musim hujan berlangsung antara bulan
September hingga Februari yang dihasilkan dari massa udara daratan Asia dan Samudera Pasifik.
Aceh memiliki curah hujan yang bervariasi berkisar antara 1.500-2.500 mm per tahun

Tsunami
Aceh adalah daratan yang paling dekat dengan episentrum gempa bumi Samudra Hindia
2004. Setelah gempa, gelombang tsunami menerjang sebagian besar pesisir barat provinsi ini.
Sekitar 170.000 orang tewas atau hilang akibat bencana tersebut. Bencana ini juga mendorong
terciptanya perjanjian damai antara pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka
(GAM).

12
Asal nama
Aceh pertama dikenal dengan nama Aceh Darussalam (1511–1959), kemudian Daerah
Istimewa Aceh (1959–2001), Nanggroë Aceh Darussalam (2001–2009), dan terakhir Aceh (2009–
sekarang). Sebelumnya, nama Aceh biasa ditulis Acheh, Atjeh, dan Achin.

Suku bangsa
Aceh memiliki 13 suku bangsa asli. Hasil sensus penduduk tahun 2010 menunjukkan hasil
sebagai berikut Suku Aceh 70,65%, Suku Jawa 8,94%, Suku Gayo 7,22%, Suku Batak 3,29%, Suku Alas
2,13%, Suku Simeulue 1,49%, Suku Aneuk Jamee 1,40%, Suku Tamiang 1,11%, Suku Singkil 1,04%,
Suku Minangkabau 0,74%, Lain-lain 1,99%

Bahasa
Bahasa daerah yang paling banyak dipakai di Aceh adalah Aceh yang dituturkan oleh etnis
Aceh di sepanjang pesisir Aceh dan sebagian pedalaman Aceh. Bahasa lain adalah Bahasa Gayo di
Aceh bagian tengah, Bahasa Alas di Aceh Tenggara, Bahasa Aneuk Jamee di Aceh Selatan, Bahasa
Singkil dan Bahasa Pakpak di Aceh Singkil, Bahasa Kluet di Aceh Selatan, Bahasa Melayu Tamiang di
Aceh Tamiang, Di Simeulue bagian utara dijumpai Bahasa Sigulai dan Bahasa Lekon, sedangkan di
selatan simeulue di jumpai Bahasa Devayan, Bahasa Haloban.

Agama
Sebagian besar penduduk di Aceh menganut agama Islam. Dari ke 13 suku asli yang ada di
Aceh hanya suku Nias yang tidak semuanya memeluk agama Islam.

13
Selain itu provinsi Aceh memiliki keistimewaan dibandingkan dengan provinsi yang lain,
karena di provinsi ini Syariat Islam diberlakukan kepada sebagian besar warganya yang menganut
agama Islam, berdasar UU No.18/2001.

Seni dan Budaya


Senjata tradisional
Rencong adalah senjata tradisional suku Aceh, bentuknya menyerupai huruf L, dan bila
dilihat lebih dekat bentuknya merupakan kaligrafi tulisan bismillah. Rencong termasuk dalam
kategori belati.

Rumah Tradisional
Rumah tradisonal suku Aceh dinamakan Rumoh Aceh. Rumah adat ini bertipe rumah
panggung dengan 3 bagian utama dan 1 bagian tambahan. Tiga bagian utama dari rumah Aceh
yaitu seuramoë keuë (serambi depan), seuramoë teungoh (serambi tengah) dan seuramoë likôt
(serambi belakang). Sedangkan 1 bagian tambahannya yaitu rumoh dapu (rumah dapur).

Tarian
Provinsi Aceh yang memiliki setidaknya 10 suku bangsa, memiliki kekayaan tari-tarian yang
sangat banyak dan juga sangat mengagumkan. Beberapa tarian yang terkenal di tingkat nasional dan
bahkan dunia merupakan tarian yang berasal dari Aceh, seperti Tari Rateb Meuseukat dan Tari
Saman.

14
Peta Wisata Aceh
Makanan Khas
Beberapa makanan khas Aceh yang terkenal di
antaranya Mi Aceh, Timphan, Gulai bebek, Kari
Kambing, Gulai Pliek U dan Meuseukat yang langka.
Di samping itu ada emping melinjo Pidie gurih,
dodol Sabang, ketan durian serta bolu manis asal
Peukan Bada.

Pariwisata
Beberapa tempat wisata yang wajib dikunjungi
selama di Aceh diantaranya; Kuburan Kerkhoff,
Masjid Raya Baiturrahman, Museum Aceh, Taman
Putroe Phang, Kuburan Kerkhoff, Danau Laut, Tawar,
Danau Aneuk Laot, Pantai Lhok Nga, Museum
Tsunami Aceh, Guha Tujoh di Laweueng

15
LOKASI PENELITIAN LAPANGAN

KELAS INSTRUKTUR LOKASI PENELITIAN


Kelas IPA Guru Prof. Suharsono Lhok Seudu, Pasir Putih
Kelas IPS Guru Dr. Maxensius Tri Sambodo Lhok Seudu, TPI Lampulo, Kampung
Lampulo, Lampisang, Lampaya
Kelas IPA-Tek 1 Dr. Anggoro Tri Mursito Pasir Putih, Semen Andalas, Ladong
Kelas IPA-Tek 2 Dr. Dede Heri Yuli Yanto Lhok Seudu, Lampaya
Kelas IPA-Tek 3 Dr. Asep Nurhikmat Kampung Lampulo, Lamhlom,
Lampisang
Kelas IPA-Tek 4 Dr. Ir. Yuliana Susilowati M.Si. Ladong, Waduk Keliling
Kelas IPA-Tek 5 Dr. Nurul Dhewani Mirah Sjafrie M.Sc. Lhok Seudu, Pasir Putih
Kelas IPS 1 M. Soekarni, S.E., M.Si. Lhok Seudu, TPI Lampulo, Kampung
Lampulo, Lampisang, Lampaya
Kelas IPS 2 Ali Yansyah Abdurrahim S.P. , M.S. Lhok Seudu, TPI Lampulo, Kampung
Lampulo, Lampisang, Lampaya
Kelas IPS 3 Dewi Harfina S. S.Si., M.Si Lhok Seudu, TPI Lampulo, Kampung
Lampulo, Lampisang, Lampaya

16
Lhok Seudu
Lhok Seudu adalah sebuah Desa Pesisir di Kecamatan Leupung, Aceh Besar.
Sebagian besar penduduk di sini bermatapencaharian sebagai nelayan. Perjalanan
menuju Lhok Seudu dari Banda Aceh memakan waktu sekitar 30-45 menit.
Sesampainya di Lhok Seudu kita akan langsung disuguhkan dengan Artikel terkait :
pemandangan deretan kios-kios penjual ikan asin dan gurita kering di sepanjang
jalan dekat dermaga nelayan lhok seudu.
Pengunjung juga bisa menikmati terumbu karang dari atas boat kaca yang telah
dimodifikasi, kita langsung melihat ikan-ikan tanpa harus menyelam atau
berbasah-basahan di dalam laut. Bagi pecinta kuliner laut, di sini sangat cocok.
Lhok Seudu menarik untuk diteliti dari berbagai perpektif penelitian.

http://hijrahheiji.blogspot.co.id
17
Pasir Putih - Lhok Mee
Pantai Lhok Mee yang terkenal dengan pantai pasir putih dan pohon dalam air ini
terletak di Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Pantai
Lhok Mee hanya berjarak 2 km dari pelabuhan Malahayati, atau 40 km dari Kota
Banda Aceh. Artikel terkait :
Kita bisa menikmati Lhok Mee dengan hamparan pasir berwarna putih yang
mengikuti garis lurus pantai. Pasir putih pantai Lhok Mee juga menggoda karena
selain warna putihnya, jika dirasakan atau dipegang pasirnya terasa halus. Kita
bisa menyaksikan keindahan pohon yang tumbuh berjejer di dalam permukaan
laut. Warga di sekitar menyebut pohon ini “Geurumbang”. Pohon geurumbang ini
tumbuh pada ketinggian air sekitar 1-2 meter, dan ini hanya terlihat bila air laut
sedang pasang. Pasir Putih Aceh cukup menarik untuk menjadi lokasi penelitian
lapangan Peserta PIRN 2017.

18
TPI DAN Kampung Lampulo
Lampulo adalah sebuah kampung nelayan yang juga menjadi Tempat Pelelangan
Ikan (TPI) yang terbesar di Aceh. Lampulo menjadi lokasi ikan – ikan hasil
tangkapan dari berbagai penjuru lautan di sekitar Aceh untuk diperjual belikan
pertama kalinya, tentu harga di Lampulo akan jauh lebih murah dibanding dengan Artikel terkait :
di Pasar ataupun di tempat lain. Di samping TPI, Kondisi kampung nelayan yang
sangat khas dan kental juga menarik untuk ditelisik lebih dalam. Denyut
Perekonomian serta berbagai hal lain terkait perikanan, nelayan dan hasilnya
menjadi sebuah bahan peneltian yang menarik untuk ditelisik.

19
Lampisang
Lampisang terkenal sebagai pusat oleh – oleh khas Aceh. Terdapat sekitar 20-an
toko oleh-oleh yang khusus menjual aneka kue kering yang berjejer di sepanjang
lokasi yang terletak di Jalan Banda Aceh-Lhoknga, Desa Lampisang, Kecamatan
Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Artikel terkait :
Banyaknya Toko serta termasyurnya lokasi ini menjadi sebuah bahan penelitian
menarik, khususnya terkait pengembangan pemasaran oleh – oleh Aceh.

http://www.tribunnews.com
20
LAMPAYA
Di Lampaya terdapat pusat pengrajin peralatan rumah tangga berbahan rotan
yang cukup terkenal di Aceh. Penjualan produk selama ini dilakukan di pinggir
jalan. Hampir setiap warga di sini diwarisi keahlian mengolah rotan secara turun
temurun. Namun terdapat kesulitan yang dialami oleh para pengrajin di mana Artikel terkait :
harga bahan baku semakin tinggi. Menarik untuk diteliti bagaimana pengolahan
rotan selama ini yang dilakukan oleh pengrajin di Lampaya serta bagaimana cara
mereka meningkatkan nilai jual rotan sehingga bisnis tetap berjalan hingga saat
ini, juga hal – hal yang dapat digali untuk meningkatkan kualitas hidup pengrajin
yang ada baik taraf ekonominya maupun kualitas barang yang dihasilkan.

http://www.pikiranmerdeka.co
21
SEMEN ANDALAS
Semen Andalas Indonesia merupakan salah satu perusahaan semen terbesar di
Indonesia. Perkembangan bisnis Semen Andalas telah menjangkau seluruh
pelosok di Indonesia. Pada tahun 2005 pada saat Bumi Serambi Mekkah
Nanggroe Aceh Darussalam diterjang bencana tsunami, pabrik Semen Andalas Artikel terkait :
mengalami kerusakan yang cukup parah. Akibatnya produksi semen ini berkurang
sekitar 1,2 juta ton. Untungnya enam bulan kemudian, pabrik tersebut sudah bisa
beroperasi kembali. Panitia PIRN akan mencoba mendapatkan beberapa sampel
bahan untuk dapat digunakan sebagai materi penelitian Kelas IPATek.

http://www.fotografer.net
22
LADONG
Ladong adalah sebuah gampong (mirip dengan kelurahan) di Aceh Besar, yang
menjadi salah satu lokasi Perkampungan baru perpindahan masyarakat
terdampak tsunami. Beberapa isu yang ada di Perkampungan Baru Ladong ialah
ketersediaan air minum, PAM Desa/wilayah/sumber air di lereng pegunungan Artikel terkait :
serta akses menuju lokasi. Perkembangan Aceh pasca tsunami tentu menarik
untuk diteliti.

http://rekamsaya.blogspot.co.id
23
LAmhlom
Lamhlom dan Lampisang adalah dua mata rantai yang tak terpisahkan. Jika
Lampisang adalah lokasi penjualan oleh – oleh khas Aceh, maka Lamhlom adalah
daerah yang banyak memproduksi produk oleh-oleh tersebut. Di daerah ini
mayarakat membuat dodol, wajeb, meusekat, haluan beras dan berbagai olaha Artikel terkait :
khas lainnya untuk di jual di kedai-kedai di daerah Lampisang sebagai oleh-oleh.

Dahulu banyak rumah memproduksi berbagai makanan khas oleh – oleh,


termasuk dodol, namun saat ini hanya di miliki oleh 3 rumah di desa tersebut
yang akan memudahkan dalam memproduksi dodol. Menarik untuk dicermati
pasang surut produksi kue dan dodol di daerah ini.

beritacenter.com
24
Waduk keliling
Waduk yang terletak di Aceh Besar ini memiliki daya tampung kurang lebih 17
juta meter kubik dengan luas genangan 228 hektare dan area tangkapan air
seluas 38,20 kilometer persegi ini merupakan waduk pertama di Provinsi Aceh.

Dana yang digunakan untuk pembangunan konstruksi Waduk Keuliling mulai


tahun 2000 sampai dengan 2008 sebesar Rp 235 miliar dan direncanakan dapat
beroperasi selama 50 tahun.

Waduk tersebut diresmikan pada 23 Februari 2009 lalu dan saat ini berfungsi
mengairi areal persawahan di Krueng Aceh seluas 4.790 hektare. Sumber air
utama Waduk Keuliling berasal dari Alur Sungai Keuliling dengan luas daerah
aliran sungai (DAS) sebesar 38,2 kilometer persegi dengan panjang sungai 12,3
kilometer. Menarik untuk meneliti kualitas air waduk, model catchment area
waduk, PLTA PLTMH dan air sungai di sekitar waduk.

25 https://buzzerbeezz.files.wordpress.com/
INSTRUKTUR Kelas Siswa

M. Soekarni, SE, M.Si Dewi Harfina S. S.Si.,


Peneliti Pusat Penelitian M.Si
Ekonomi LIPI Peneliti Pusat Penelitian
Bidang Ilmu Kemasyarakatan dan
Pengetahuan Sosial dan Kebudayaan LIPI
Kemanusiaan (IPSK) Bidang Ilmu
Instruktur Kelas IPS Pengetahuan Sosial dan
1 Siswa Kemanusiaan (IPSK)
Instruktur Kelas IPS 3
Siswa

Ali Yansyah
Abdurrahim S.P., M.Si.
Peneliti Pusat Penelitian
Kependudukan LIPI
Bidang Ilmu
Pengetahuan Sosial dan
Kemanusiaan (IPSK)
Instruktur Kelas IPS 2
Siswa

26
Dr. Dede Heri Yuli Dr. Asep Nurhikmat
Yanto Balai Penelitian Teknologi
Peneliti Pusat Penelitian Bahan Alam LIPI
Biomaterial LIPI Bidang Ilmu
Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Pengetahuan Alam dan Teknologi
(IPA) dan Teknologi Instruktur Kelas IPATek
Instruktur Kelas 3 Siswa
IPATek 2 Siswa

Dr. Anggoro Tri


Mursito
Peneliti Pusat Penelitian
Geoteknologi LIPI
Bidang Ilmu
Pengetahuan Alam
(IPA) dan Teknologi
Instruktur Kelas
IPATek 1 Siswa

27
Dr. Nurul Dhewani Dr. Ir. Yuliana
Mirah Sjafrie M.Sc. Susilowati M.Si.
Peneliti Pusat Penelitian Peneliti Pusat Penelitian
Oseanografi LIPI Geoteknologi LIPI
Bidang Ilmu Bidang Ilmu
Pengetahuan Alam Pengetahuan Alam (IPA)
(IPA) dan Teknologi dan Teknologi
Instruktur Kelas Instruktur Kelas IPATek
IPATek 4 Siswa 4 Siswa

28
Kelas Guru

Dr. Maxensius Tri Sambodo


Peneliti Pusat Penelitian Ekonomi
LIPI
Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan
Kemanusiaan (IPSK)
Instruktur Kelas IPS Guru

Prof. Suharsono
Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi
LIPI
Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Instruktur Kelas IPA Guru

29
LOKASI FIELD TRIP

Museum Tsunami

Selengkapnya silahkan simak di


http://disbudpar.acehprov.go.id/mus
eum-tsunami/

Museum Tsunami dibangun untuk mengenang gempa bumi


yang mengakibatkan tsunami tahun 2004, selain itu juga
menjadi pusat pendidikan dan sebagai pusat evakuasi jika
bencana tsunami sewaktu-waktu datang lagi.

Bangunan museum ini didesain oleh M. Ridwan Kamil. Desain


yang berjudul Rumoh Aceh as Escape Hill ini mengambil ide
dasar rumoh Aceh yaitu rumah tradisional masyarakat Aceh.

30
Kapal di atas Rumah

Selengkapnya silahkan simak di


http://disbudpar.acehprov.go.id/kapa
l-tsunami-lampulo/

Monumen ini terletak di Kampung Lampulo, Kecamatan Kuta


Alam, Banda Aceh. Kapal ini hanya salah satu dari dari kapal-
kapal yang terdampar sampai kedaratan pada saat terjadi
Tsunami. Keberadaan kapal ini tetap dipertahankan sebagai
obyek wisata untuk mengenang akan peristiwa Tsunami
tersebut, dan dijadikan salah satu situs untuk Peringatan
Tsunami. Kapal apung Lampulo yang terdampar terletak tidak
jauh dari pelabuhan perikanan, sekitar 1 Kilometer dari
dermaga.

31
Pantai Lhoknga

Selengkapnya silahkan simak di


https://www.indonesiakaya.com/jelaj
ah-indonesia/detail/pantai-lhoknga-
surga-pecinta-surfing-di-ujung-
sumatera

Pantai dengan jarak kurang lebih 22 kilometer dari Banda


Aceh ini menjadi spot yang bagus untuk menikmati matahari
terbenam. Suasana sore hari di Lhoknga terasa tenang dan
damai. Pantai Lhoknga lebih dikenal dengan lapangan Golf,
aktivitas Surfing dan memancing. Khusus untuk selancar,
ombak Pantai Lhoknga yang besar dan garang telah terkenal
di kalangan komunitas selancar internasional.

32
Masjid Raya Baiturrahman
https://disbudpar.acehprov.go.id/me
gahnya-masjid-raya-baiturrahman-
yang-kini-serupa-masjid-nabawi/
Masjid Raya Baiturrahman yang berdiri megah di jantung kota
Banda Aceh, bukan sekadar tempat ibadah bagi masyarakat
provinsi Daerah Istimewa Aceh. Sebagai bangunan yang
memiliki nilai sejarah, masjid ini juga menjadi obyek wisata
religi yang mampu membuat wisatawan berdecak kagum
karena keindahan arsitekturnya.

Masjid Raya Baiturrahman yang dibangun pada 1612 M oleh


Sultan Iskandar Muda ini dulunya juga menjadi salah satu
pusat pembelajaran agama Islam selain Masjidil Haram, bagi
orang-orang dari berbagai penjuru dunia.

33
JADWAL KEGIATAN

Berikut Jadwal Kegiatan PIRN bagi kelas Siswa (Tentative) :

HARI / URAIAN KEGIATAN FASILITATOR / PETUGAS


NO WAKTU
TANGGAL (Bidang IPATek dan IPSK)

1 Minggu, 9 13.00 - 17.00 Registrasi Peserta Panitia


Juli 2017
2 Senin, 10 Juli 06.30 - 07.30 Makan pagi Panitia
2017
09.00 – 10.30 Pembukaan Panitia
10.30 - 12.00 Sharing moment dan short lecture dengan Panitia
tokoh remaja inspiratif
12.00 - 13.00 ISHOMA Panitia

13.00 - 15.00 Pemberian materi Metodologi Penelitian Masing-masing Instruktur


IPSK dan IPATek (Semua Bidang)
15.00 - 15.30 Coffee Break / Sholat Ashar Panitia

34
15.30 - 17.00 Pemberian materi Metodologi Penelitian Masing-masing Instruktur
IPSK dan IPATek (lanjutan) (Semua Bidang)
17.00 - 19.00 Shalat Maghrib / Makan Malam Panitia
19.00 - 21.00 Pemberian materi Metodologi IPSK dan
IPATek (lanjutan) Masing-masing Instruktur
(Semua Bidang)

WAKTU URAIAN FASILITATOR / URAIAN PETUGAS


KEGIATAN PETUGAS KEGIATAN
(Bidang IPA & Bidang IPATek
IPSK)
06.30 - 08.00 Makan Pagi Panitia Makan Pagi Panitia
08.00 - 12.00 Persiapan Instruktur IPSK Pengumpulan Instruktur
3 Selasa, 11
Penelitian Data / Penelitian IPATek
Juli 2017
Lapangan Lapangan
(Penyusunan
Instrumen
Penelitian)
12.00 - 13.00 ISHOMA Panitia ISHOMA Panitia

35
13.00 - 15.00 Persiapan Instruktur IPSK Pengumpulan Instruktur
Penelitian Data / Penelitian IPATek
Lapangan Lapangan
(Penyusunan
Instrumen
Penelitian)
(Lanjutan)
15.00 - 15.30 ISHOMA Panitia ISHOMA Panitia

15.30 - 17.00 Persiapan Instruktur IPSK Pengumpulan Instruktur


Penelitian Data / Penelitian IPATek
Lapangan Lapangan
(Penyusunan
Instrumen
Penelitian)
(Lanjutan)
17.00 - 19.00 ISHOMA Panitia ISHOMA Panitia
19.00 - 21.00 Persiapan Instruktur IPSK Pengolahan, Instruktur
Penelitian analisis, IPATek
Lapangan pembuatan alat,
(Penyusunan penulisan karya
Instrumen tulis ilmiah, dan

36
Penelitian) persiapan
(Lanjutan) presentasi
4 Rabu, 12 Juli 06.30 - 07.30 Makan Pagi Panitia Makan Pagi Panitia
2017
08.00 - 12.00 Pengumpulan Data Pengolahan, Instruktur
/ Penelitian Instruktur IPSK analisis, IPATek
Lapangan pembuatan alat,
penulisan karya
tulis ilmiah, dan
persiapan
presentasi
12.00 - 13.00 ISHOMA Panitia ISHOMA Panitia
13.00 - 15.00 Pengumpulan Data Instruktur IPSK Pengolahan, Instruktur
/ Penelitian analisis, IPATek
Lapangan pembuatan alat,
penulisan l karya
tulis ilmiah, dan
persiapan
presentasi
15.00 - 15.30 ISHOMA Panitia ISHOMA Panitia
15.30 - 17.00 Pengumpulan Data Instruktur IPSK Pengolahan, Instruktur
/ Penelitian analisis, IPATek
37
Lapangan pembuatan alat,
penulisan karya
tulis ilmiah, dan
persiapan
presentasi
17.00 - 19.00 ISHOMA Panitia ISHOMA Panitia
19.00 - 21.00 Pengolahan, Instruktur IPSK Pengolahan, Instruktur
analisis, penulisan l analisis, IPATek
karya tulis ilmiah, pembuatan alat,
dan persiapan penulisan karya
presentasi tulis ilmiah, dan
persiapan
presentasi
NO HARI / WAKTU URAIAN KEGIATAN FASILITATOR / PETUGAS
TANGGAL (Semua Bidang)

5 Kamis, 13 Juli 06.30 - 07.30 Makan pagi Panitia


2017
08.00 - 12.00 Pengolahan, analisis, pembuatan alat, Masing-masing instruktur
penulisan karya tulis ilmiah, dan (Semua Bidang)
persiapan presentasi

38
12.00 - 13.00 ISHOMA Panitia

13.00 - 15.00 Pengolahan, analisis, pembuatan alat, Masing-masing instruktur


penulisan karya tulis ilmiah, dan (Semua Bidang)
persiapan presentasi

15.00 - 15.30 Coffee Break / Shalat Ashar Panitia


15.30 - 17.00 Science Show Panitia
17.00 - 19.00 Shalat Magrib / Makan Malam Panitia
19.00 - 21.00 Pengolahan, analisis, pembuatan alat, Masing-masing instruktur
penulisan karya tulis ilmiah, dan persiapan (Semua Bidang)
presentasi

6 Jumat, 14 Juli 06.30 - 07.30 Makan Pagi Panitia


2017
08.00 - 11.30 Presentasi laporan penelitian Masing-masing instruktur
(Semua Bidang)
11.30 - 13.30 Sholat Jumat dan makan siang Panitia
13.30 - 15.00 Lanjutan presentasi laporan penelitian Masing-masing instruktur
(Semua Bidang)

39
15.00 - 15.30 Coffee Break / Shalat Ashar Panitia
15.30 - 17.00 Lanjutan presentasi laporan penelitian Masing-masing instruktur
(Semua Bidang)
18.00 - 19.00 Shalat Magrib / Makan Malam Panitia
19.00 - selesai Penutupan
1) Laporan Panitia Panitia
2) Pesan dan Kesan Perwakilan peserta
3) Sambutan Pemprov Aceh
3) Sambutan dan Penutupan Wakil Kepala LIPI
4) Hiburan

7 Sabtu, 15 Juli 06.30 - 07.30 Sarapan Panitia


2017
08.00 - selesai Field Trip Panitia
8 Minggu, 16 06.30 - 07.30 Sarapan Panitia
Juli 2017
08.00 - selesai Peserta kembali ke tempat asal masing- Panitia
masing

40
Berikut Jadwal Kegiatan PIRN bagi kelas Guru (Tentative) :

NO HARI / TANGGAL WAKTU URAIAN KEGIATAN FASILITATOR / PETUGAS

(Bidang IPA dan IPSK)

1 Minggu, 9 Juli 2017 13.00 - 17.00 Registrasi Peserta Panitia

2 Senin, 10 Juli 2017 06.30 - 07.30 Makan pagi Panitia

09.00 – 10.30 Pembukaan Panitia

10.30 - 12.00 Sharing moment dan short lecture Panitia


dengan tokoh remaja inspiratif

12.00 - 13.00 ISHOMA Panitia

13.00 - 15.00 Pemberian materi Metodologi Penelitian Instruktur

15.00 - 15.30 Coffee Break / Sholat Ashar Panitia

15.30 - 17.00 Pemberian materi Metodologi Penelitian Instruktur

41
17.00 - 19.00 Shalat Maghrib / Makan Malam Panitia

19.00 - 21.00 Pemberian materi Metodologi Penelitian Instruktur


(lanjutan)

WAKTU URAIAN FASILITATOR URAIAN FASILITATOR /


KEGIATAN / PETUGAS KEGIATAN PETUGAS

Bidang IPSK Bidang IPA

06.30 - 08.00 Makan Pagi Panitia Makan Pagi Panitia

08.00 - 12.00 Persiapan Penelitian Instruktur IPSK Pengumpulan Instruktur IPA


Lapangan Data /
Penelitian
(Penyusunan
Lapangan
3 Selasa, 11 Juli 2017 Instrumen
Penelitian)

12.00 - 13.00 ISHOMA Panitia ISHOMA Panitia

13.00 - 15.00 Persiapan Penelitian Instruktur IPSK Pengumpulan Instruktur IPA


Lapangan Data /
Penelitian
(Penyusunan

42
Instrumen Lapangan
Penelitian)

(Lanjutan)

15.00 - 15.30 ISHOMA Panitia ISHOMA Panitia

15.30 - 17.00 Persiapan Penelitian Instruktur IPSK Pengumpulan Instruktur IPA


Lapangan Data /
Penelitian
(Penyusunan
Lapangan
Instrumen
Penelitian)

(Lanjutan)

17.00 - 19.00 ISHOMA Panitia ISHOMA Panitia

19.00 - 21.00 Persiapan Penelitian Instruktur IPSK Pengolahan, Instruktur IPA


Lapangan analisis,
pembuatan
(Penyusunan
alat,
Instrumen
penulisan
Penelitian)
laporan, dan
(Lanjutan) persiapan
presentasi

43
4 Rabu, 12 Juli 2017 06.30 - 07.30 Makan Pagi Panitia Makan Pagi Panitia

08.00 - 12.00 Pengumpulan Data Pengolahan, Instruktur IPA


/ Penelitian analisis,
Instruktur IPSK
Lapangan pembuatan
alat,
penulisan
laporan, dan
persiapan
presentasi

12.00 - 13.00 ISHOMA Panitia ISHOMA Panitia

13.00 - 15.00 Pengumpulan Data Instruktur IPSK Pengolahan, Instruktur IPA


/ Penelitian analisis,
Lapangan pembuatan
alat,
penulisan
laporan, dan
persiapan
presentasi

15.00 - 15.30 ISHOMA Panitia ISHOMA Panitia

15.30 - 17.00 Pengumpulan Data Instruktur IPSK Pengolahan, Instruktur IPA


/ Penelitian analisis,

44
Lapangan pembuatan
alat,
penulisan
laporan, dan
persiapan
presentasi

17.00 - 19.00 ISHOMA Panitia ISHOMA Panitia

19.00 - 21.00 Pengolahan, Instruktur IPSK Pengolahan, Instruktur IPA


analisis, penulisan analisis,
laporan dan pembuatan
persiapan alat,
presentasi penulisan
laporan, dan
persiapan
presentasi

NO HARI / TANGGAL WAKTU URAIAN KEGIATAN FASILITATOR / PETUGAS

(Semua Bidang)

5 Kamis, 13 Juli 2017 06.30 - 07.30 Makan pagi Panitia

45
08.00 - 12.00 Pengolahan, analisis, pembuatan alat, Masing-masing instruktur
penulisan laporan, dan persiapan presentasi (Semua Bidang)

12.00 - 13.00 ISHOMA Panitia

13.00 - 15.00 Presentasi, Diskusi, dan Evaluasi Hasil Masing-masing instruktur


Penelitian (Semua Bidang)

15.00 - 15.30 Coffee Break / Shalat Ashar Panitia

15.30 - 17.00 Materi dari Toray Indonesia Masing-masing instruktur


(Semua Bidang)

17.00 - 19.00 Shalat Magrib / Makan Malam Panitia

19.00 - 21.00 Materi dari Toray Indonesia Masing-masing instruktur


(Semua Bidang)

6 Jumat, 14 Juli 2017 06.30 - 07.30 Makan Pagi Panitia

09.00 - 11.00 Materi dari Intel Indonesia Intel Indonesia

11.30 - 13.30 Sholat Jumat dan makan siang Panitia

46
13.30 - 15.00 Materi dari Intel Indonesia ITSF

15.00 - 15.30 Coffee Break / Shalat Ashar Panitia

15.30 - 17.00 Materi dari Intel Indonesia

18.00 - 19.00 Shalat Magrib / Makan Malam Panitia

19.00 - selesai Penutupan

1) Laporan Panitia Panitia

2) Pesan dan Kesan Perwakilan peserta

3) Sambutan Pemprov Aceh

3) Sambutan dan Penutupan Wakil Kepala LIPI

4) Hiburan

7 Sabtu, 15 Juli 2017 06.30 - 07.30 Sarapan Panitia

08.00 - selesai Field Trip Panitia

8 Minggu, 16 Juli 2017 06.30 - 07.30 Sarapan Panitia

08.00 - selesai Peserta kembali ke tempat asal masing- Panitia


masing

47
Kontak Panitia :

Transportasi Nuzulaida S.S (Aceh) 085275060211

Akomodasi Dr. Anwar (Aceh) 0852304401600

Konsumsi Halmahera S.Kom (Aceh) 081360097575

Sekretariat Yutainten, M.Commun (LIPI) 081212871579

Tri Budi Iswaryanto (LIPI) 08129438366

Dr. Asbaruddin (Aceh) 08116719228

Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional @pirnlipi

Kompetisi LIPI @ @kompetisilipi

48
______________________________________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________________________________ ____

______________________________________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________________________________
______________________________________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________________________________
______________________________________________________________________________________________________________

______________________________________________________________________________________________________________

_________________________________________________________________________________________________

49