Anda di halaman 1dari 42

Autowalks &

Escalator
Rencana Perkuliahan
Kenapa Eskalator & Autowalks
Escalator dan autowalks digunakan untuk meningkatkan jumlah pengunjung sehingga dapat
meningkatkan penjualan dalam bangunan dengan fungsi komersial.
Perbedaan Escalator, Autowalk &
Elevator
Dengan pergerakan pengunjung yang kontinyu, escalators dan autowalks memastikan
kelancaran aliran pengunjung dalam bangunan. Escalator dan Autowalk dapat
berfungsi optimal meski dalam arus pergerakan yang tinggi.
Pada bangunan komersial berlantai banyak penggunaan eskalator dan autowalk
berperan penting memastikan seluruh lantai dikunjungi secara merata.
Eskalator: definisi
• adalah salah satu jenis pesawat angkat/angkut untuk memindahkan
beban dari satu tempat ke tempat lain secara vertikal (secara
umum), dengan sudut kemiringan tertentu pada ruang lintasan
yang tetap.
• Sumber tenaga : listrik

Berdasarkan cara peletakannya, dibedakan :


• 1. Paralel (untuk pertokoan)
• sudut pandang lebih luas
• pemakai berjalan memutari eskalator.
• 2. Cross over / silang (untuk kantor)
• pemakai tidak perlu berjalan
• memutari eskalator, lebih praktis.
• 3. Double cross over / crisscross
• ganda, sehingga dapat mengangkut
• penumpang yang lebih banyak.
Eskalator: Jenis & Sifat
Single Escalator

Berdiri bebas atau menempel tembok


+ Murah
+ Cocok untuk retail kecil dengan ruang
sempit
+Hanya memerlukan 1 sisi dekoratif
untuk single eskalator yg menempel
tembok

-Hanya dapat digunakan untuk 1 arah


pengguna
- diperlukan tangga biasa untuk arah
kembali
- membatasi alur pergerakan dalam
bangunan
Paralel Arrangement

Berdiri bebas atau menempel tembok


+ Pergerakan pengunjung dapat
dimaksimalkan
+ Lebih nyaman dibanding single
escalator
+kedua sisi dapat digunakan untuk
media promosi
One travel Direction
Efektif untuk mendukung sirkulasi
pengunjung berlantai 3
Pada bangunan pertokoan/komersial
penataan ini dapat mengarahkan
pengunjung ke rute tertentu yang dapat
mendukung penjualan
- Ini adalah jenis tatanan interrupted, waktu
tempuh lebih lama
Multi Level Scissor Arrangement
Multi level Criss Cross
Persyaratan Perletakan

Meskipun demikian Perletakan


dan jumlah eskalator ditentukan
oleh banyak faktor lain misal:
1. Jenis Bangunan
2. Kapasitas Bangunan
3. Waktu penggunaan
4. Peak hours
Bagian Eskalator
An escalator is a moving staircase for transporting people
between floors of a building. It is generally agreed that
an escalator is the most efficient means to move large numbers
of people between floors.
Autowalks
A horizontal autowalk is a conveyor belt that transports people horizontally.
Autowalks are generally provided in areas where people need to walk long
distances with luggage, baggage carts or shopping carts. An autowalk is
generally fl at, but can be slightly inclined.
Komponen Eskalator
Step : bagian anak tangga.
Truss : rangka baja sebagai tempat penyangga dan tempat
peletakan komponen – komponen lain.
Combplate : sisir baja pada awal anak tangga untuk mencegah
masuknya kotoran dan sebagai penutup rangka.
Balustrade : biasanya dari bahan tembus pandang (filter, kaca, dll)
sebagai pengaman bagi pengguna.
Handrail : tempat berpegangan, terbuat dari karet (dilapisi karet dan
ikut berjalan/berputar).
Step roller : roda penggulung tangga.
Step chain : rantai penghubung tangga.
Rail : sebagai pengatur gerakan tangga.
Emergency Brake :tombol untuk rem
Step roller
step

handrail sprocket
Potongan

1: jika AA+BB+CC>13 m atau H>5 m, diperlukan tambahan pendukung di tengah


2: AA 1.650-1.950m; BB=√3H; CC=2.280
Kemiringan& Kecepatan Escalators &
Movingwalks
Escalator & Movingwalk
Horizontal Step Run
Jarak Bebas
Cara Kerja Escalator
Motor penggerak (ON) kecepatan tinggi

penurunan kecepatan pada putaran gear

ditransmisikan oleh drive chain ke poros penggerak step

bergerak (kemiringan tertentu), step dan roller chain berhubungan

digerakkan dua drive sprocket dari poros penggerak step

poros penggerak handrail (digerakan oleh dua pulley penggerak)

step dan handrail bergerak kembali (arah kebalikan) dengan mengikuti track.
Hal Hal yang perlu diperhatikan
1. Handrail & anak tangga harus dalam kecepatan yang sama
2. Rem otomatis harus selalu bekerja dengan baik  check rutin
3. Tombol ON/Off pada tempat yang mudah dilihat
4. Penerangan di atas eskalator harus mencukupi untuk
menerangi keseluruhan area eskalator
5. Bagian – bagian dan finishing eskalator harus dalam desain
yang aman, tidak tajam, tidak mudah menyangkutkan, dll
6. Eskalator juga harus dilengkapi dengan pelindungan terhadap
kebakaran. Yang terdiri dari; sprinkler, smoke pick up, rolling,
shutter system.
Menghitung Jumlah Anak Tangga
Escalator

Step terdiri dari dua bagian :

Step tread  (bahan alumunium).

Frame step  (besi carbon).

• Pada eskalator, banyaknya step yang menangkut beban akan


mempengaruhi dan menentukan kapasitas angkat dari
eskalator sendiri
Contoh Perhitungan

Tinggi vertikal (antara lantai) = 420 cm.


Lebar eskalator = 120 cm.
Sudut elevasi (θ) = 30o.
Kecepatan eskalator = 0,5 m/s.
Jarak antara 2 step yang bekerja pada bidang miring = 185 mm.
TinggiVert ikal
Nmiring  sin 
• Rumus jarak 2 step
sin 

4200 / sin 30
 Nmiring 
185 / sin 30
 Nmiring  22,7  23step

Rumus Nt  N .atas  N .miring  N .bawah

 Nt  2  23  2
 Nt  27
• Rumus N .total  (2 Nt )  4
 N .tot  (2.27)  4
 N .tot  58BuahStep
Berjumlah 23 step (miring saja)
Total 27 step (miring + datar)
Kapasitas Escalators
Contoh Perhitungan Penggunaan
Escalators
Catatan
• Dalam menghitung kapasitas, sebaiknya dipertimbangkan bahwa
1. Setiap anak tangga eskalator biasanya tidak digunakan 100% penuh
2. Pada kenyataanya, pengguna biasanya memberi jarak 1 anak tangga
dari pengguna didepannya
3. Saat kecepatan ditingkatkan, ketergunaan anak tangga (dalam
mengangkut pengguna) berkurang karena pengguna cenderung
menunggu lebih lama sebelum boarding
Kapasitas Eskalator
Kapasitas

N = (3600.P.v.cosө)/L

N : jumlah orang yang diangkut per jam


P : jumlah orang per anak tangga
v : kecepatan eskalator (m/det)
ө : sudut kemiringan eskalator
L : lebar anak tangga (m)
Daya angkut dalam waktu 5 menit:

Jenis eskalator Kecepatan (m/det) Jumlah penumpang


(org)
Tunggal (60-81 cm) 0,45 170
Tunggal (60-81 cm) 0,60 225
Ganda (100-120 cm) 0,45 340
Ganda (100-120 cm) 0,60 450

MACAM LUAS LANTAI


Sepasang beralur tunggal (kantor&pusat 10.000 m2
perbelanjaan<6lantai)
Sepasang beralur ganda (kantor&pusat 20.000 m2
perbelanjaan<6lantai)
Kompleks pertokoan (tunggal) /3.000 m2
Kompleks pertokoan (ganda) /5.000 m2
Menentukan KEBUTUHAN RUANG eskalator:

Elevasi (H) Panjang (L) Perkiraan dimensi:


(m) (m)

3,5 11,0 Tinggi pegangan tangan: A = 0,85 m


4,0 12,0 Tinggi rangka struktur: B = 0,95 m
4,5 12,8 Lebar alur:
5,0 13,7 C = 1,4 (alur tunggal)
5,5 14,5 C = 1,7 (alur ganda)
6,0 25,4 Tinggi ruang bebas: D = 2,3 m
Mode Pengoperasian
Perawatan
Pelumasan & Perawatan

Perawatan transmisi eskalator; ialah dengan dibuatnya ruang


mesin yang baik dan disertai dengan adanya pendingin ruangan
sehingga dapat mengurangi adanya aliran debu pada ruang
mesin dan menciptakan temperatur ruang kerja mesin yang
nyaman.

Perawatan lanjutan :

Pelumasan (oiling); Over Haul;


Pelumasan di sini mutlak diperlukan pada Merupakan pembongkaran secara
sistem transmisi dimana terdapat komponen menyeluruh dari suatu mesin yang
dari logam yang saling bergesekan. dikarenakan sudah mencapai batas
Perawatan dapat berupa penambahan maksimal operasi kerja dari
pelumas atau mengganti sesuai dengan komponen – komponennya.
ketentuan
Latihan:

Tinggi vertikal (antara lantai) = 400 cm.


Lebar eskalator = 32 inch.
Sudut elevasi (θ) = 30o.
Kecepatan eskalator = 120 fpm.
Jarak antara 2 step yang bekerja pada bidang miring = 185 mm

HITUNG Ntot ? = [(22+2+2)*2]+4 = 56


HITUNG jumlah penumpang normal dan maksimal yang terangkut?
Panjang ruang untuk eskalator: mis antrede step = 30 cm
= (0,30*22) + 2,28 + 2,09
Review Minggu Lalu
• Jika jarak floor to floor dalam bangunan rumah 2 lantai adalah 3,5 m,
sudut kemiringan tangga 30˚ dan lebar tangga ditujukan cukup untuk 2
orang, berapakah jumlah anak tangga dan ruang tangga (dengan opt &
ant yang ideal) yang di butuhkan untuk konfigurasi tangga lurus (1),
tangga dengan bordes 90˚ (2), tangga 180˚ (3) sebagai berikut:

• Jawab:
• Optrade :
• Antrade :
• Jumlah anak tangga
• Gambarkan