Anda di halaman 1dari 9

TUGAS PRAKARYA

LAPORAN HASIL SURVEY KERAJINAN BATAKO


DI DUSUN REJADADI

DISUSUN OLEH :

1. Adi Novandana
2. Buang Kuatno
3. Sigit Adit Kamseno
4. Wahyu Indah Saputra

KELAS : VII B

SMP NEGERI 1 KEDUNGREJA


2018
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Batako merupakan bahan bangunan alternatif pengganti batu bata
yang terbuat dari campuran semen, pasir dan air dengan komposisi
tertentu serta banyak digunakan pada konstruksi dinding bangunan.
Batako saat ini telah banyak dipergunakan dalam bangunan rumah
sebagai bahan pengganti batu bata yang bertujuan agar waktu kontruksinya
dapat dipercepat. Kualitas batako ditentukan oleh komposisi bahan.
Faktor yang mempengaruhi mutu batako adalah jenis semen yang
digunakan, kualitas pasir ada tidaknya bahan tambahan, agregat yang
digunakan, kelembaban dan suhu ketika pengeringan serta kecepatan
pembebanan. Pembuatan batako dapat menggunakan limbah sebagai
pengisi.

B. Tujuan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengkaji
peralatan kerja, bahan-bahan pembuatan, dan cara pembuatan batako oleh
pengrajin batako yang dibuat secara manual di Toko Harapan Jaya milik
Bapak Tri di Dusun Rejadadi.

C. Metode Penelitian
Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Obyek yang survey adalah batako yang dibuat secara manual terhadap bahan-
bahan pembuatan, peralatan kerja, dan cara pembuatan. Data didapat dengan
cara observasi di lapangan dan diskusi mendalam terhadap tukang dan
pemilik bangsal batako.
BAB II
LAPORAN HASIL SURVEY

A. Profil Pemilik Usaha


Nama Usaha : Harana Jaya
Nama Pengrajin : Pak Tri
Jenis Usaha : Pembuatan Batako
Jenis Limbah Lunak : Limbah dari pasir semen
Prinsip Usaha : Permintaan material bangunan terus meningkat
dan batako merupakan alternatif material
bangunan yang ekonomis.

Alamat Usaha : Dusun Rejadadi RT. 05/RW. 01 Desa Tambakreja

B. Deskripsi Usaha
Usaha percetakan Batako ini milik Bapak Tri di dusun Rejadadi,
sebelumnya adalah toko bangunan dengan nama toko Harapan Jaya. Menurut
Bapak Tri bahwa usaha batako ini memiliki masa depan yang baik, karena
selama orang masih membangun rumah tentu membutuhkan dinding. Ini
dibuktikan dengan banyak pembeli yang tidak bisa dipenuhi jumlah
permintaan batakonya karena produksi dari jenis ini terbatas.
Bapak Tri belajar sendiri membuat batako dengan cara uji dan coba.
Akhirnya beliau menemukan racikan adonan yang pas dari hasil ujidan coba
tersebut. Jenis batako yang diproduksi di ini ada dua yaitu batako yang
berlubang tiga dan batako yang berlubang dua.
Cara pemasangan dinding batako yaitu bagian yang berlubang di
letakkan di bagian bawah (sistem terbalik). Jenis batako tanpa lubang
tidak diproduksi di sini karena boros menggunakan bahan adonan.
Usaha percetakan batako ini menggunakan sistem manual atau
tenaga tukang. Menurut Bapak Tri keuntungan dari sistem manual yaitu
tenaga yang mencetak batako lebih efektif dan jumlah batako yang dihasilkan
juga tetap banyak. Sedangkan batako yang dibuat secara sistem mekanis perlu
kerja tim untuk menjalankan mesin, apabila salah satu tukang dari tim
tersebut tidak ada, maka tidak bisa mencetak batako.

C. Persiapan kerja untuk membuat Batako


Proses persiapan alat-alat kerja, persiapan bahan, dan cara pembuatan
batako pc sebaiknya dilakukan di bangsal yang beratap agar para tukang tidak
cepat lelah karena sengatan matahari dan untuk memudahkan dalam proses
pengerjaan.

D. Bahan dan Alat-alat kerja


a. Bahan :
1. Semen
2. Pasir
3. Air

b. Alat :
1. Cangkul
2. Cetakan untuk membuat Batako
3. Pemukul
4. Dagung

E. Cara membuat dari bahan baku mentah menjadi barang jadi (batako)
1. Pasir di ayak dulu sampai lembut
2. Pasir, semen dan air di campur jadi satu kemudian diaduk pakai cangkul.
3. Masukan adukan kedalam cetakan yang sudah disiapkan, kemudian di
pukul dengan alat pemukul.
4. Setelah padat cetakan dibuka, jadilah Batako
LAMPIRAN
GAMBAR FOTO HASIL SURVEY