Anda di halaman 1dari 6

BAB IV

PELAKSANAAN, HASIL, DAN KENDALA PENDAMPINGAN KELUARGA

Penulis berkunjung ke rumah keluaga dampingan sebanyak lima belas kali. Penulis
lebih sering bertemu dengan kepala keluarga dampingan. Lingkungan keluarga
dampingan ini cukup baik. kondisi kesehatan keluarga dampingan dalam enam bulan
terakhir ini sehat-sehat saja, namun anak kepala keluarga dampingan menderita pilek
dan bersin-bersin. Penderita bernama Gede Krisna Wibawa, laki-laki berumur 9
tahun. Gede Krisna Wibawa saat ini masih bersekolah kelas III SD di SDN 1
Mengani. Penderita dikatakan memang sering pilek dan bersin-bersin namun
biasanya hilang dengan sendirinya. Penderita biasanya diantar berobat ke Pustu
Batukaang maupun ke puskesmas Kintamani III bila keluhan berhari-hari.

Dari kegiatan pendampingan keluarga yang telah dilakukan oleh pendamping,


diperoleh hasil kegiatan yaitu berupa tujuan dan manfaat yang didapat oleh keluarga
dampingan, pemerintah, Universitas Udayana dan bagi mahasiwa sebagai
pendamping sendiri. Berikut dapat disajikan tujuan dan manfaat yang dicapai dalam
pelaksanaan KK Dampingan, khususnya dengan merujuk pada keluarga Bapak
Nyoman Arimawan yang tinggal di Desa Mengani, Kecamatan Kintamani,
Kabupaten Bangli.
1) Tujuan
a. Mengenali, mendalami, dan mendampingi kehidupan KK Dampingan, di
mana KK Dampingan ini merupakan keluarga yang didampingi oleh satu
orang mahasiswa yang kemudian diamati untuk mengetahui
permasalahan-permasalahan yang dialami keluarga dampingan yang
bersangkutan.
b. Menganalisis dan memberikan solusi mengenai permasalahan prioritas
terhadap permasalahan-permasalahan yang dialami keluarga dampingan.

9
c. Mampu membantu memberikan solusi pemecahan masalah yang relevan
yang menjadi permasalahan prioritas yang dialami oleh keluarga
dampingan
d. Meningkatkan kemampuan mahasiswa agar mampu bersosialisasi dan
lebih berempati dengan masyarakat sekitar

2) Manfaat
a. Bagi Mahasiswa
 Untuk mengaplikasikan semua ilmu atau teori yang pernah
diperoleh dan sekaligus menanggapi suatu kejadian yang terjadi dan
berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi oleh keluarga
dampingan, yaitu keluarga Nyoman Arimawan.
 Meningkatkan kemampuan sosialisasi mahasiswa, khususnya dalam
hal pendekatan dengan keluarga dampingan.
b. Bagi KK Dampingan
 Manfaat dari program KK Dampingan ini adalah meningkatkan
pemahaman keluarga dampingan, terutama, mengenai permasalahan
kesehatan, ekonomi, dan pendidikan, di mana permasalahan
kesehatan ini menjadi prioritas permasalahan terutama mengenai
perilaku hidup bersih dan sehat.
c. Bagi Pemerintah
 Manfaat program KK dampingan ini bagi pemerintah adalah dapat
menjadi sarana atau perantara dalam menjalankan program
pemerintah mengenai pembangunan ekonomi masyarakat.
d. Bagi Universitas Udayana
 Manfaat program KK Dampingan KKN PPM Unud 2012 bagi
Universitas Udayana adalah untuk menjalankan program kuliah
yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa yang ingin menamatkan
kuliahnya.

10
Dalam kegiatan pendampingan keluarga, pendamping tidak luput dari
kendala-kendala yang terjadi. Kendala-kendala tersebut antara lain:
1. KK Dampingan belum dapat ditentukan sampai tanggal 19 Juli 2012.
2. Pendamping terkadang susah memperoleh informasi, karena pendapatan
dan pengeluaran KK Dampingan yang tidak menentu jumlahnya.
3. Pendamping terkadang merasa tidak enak karena sering berkunjung, dan
berharap semoga saja KK Pendamping tidak merasa terganggu.

11
BAB V
PENUTUP

5.1 Simpulan
Dari kunjungan yang telah dilakukan selama satu bulan yaitu bulan Juli hingga
Agustus 2012 terhadap keluarga Bapak Nyoman Arimawan, pendamping dapat
menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut:
1. Permasalahan yang menjadi prioritas utama dalam KK dampingan ini adalah
masalah kesehatan.
2. Permasalahan lainnya yakni anak pertama Bapak Nyoman Arimawan sering
menderita bersin dan pilek hingga berhari-hari. Penderita biasanya berobat ke
Pustu Batukaang maupun Puskesmas Kintamani III bila keluhan berhari-hari.

5.2 Rekomendasi
1. Dibutuhkan peran aktif dari petugas kesehatan untuk memberikan
komunikasi, informasi, dan edukasi agar masyarakat memiliki pemahaman
yang lebih baik tentang masalah kesehatan yang dihadapi.
2. Keluarga dampingan disarankan untuk meningkatkan kreatifitas untuk
mencari penghasilan tambahan serta pandai-pandai mengolah uang, dan
menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan keluarga yang mana
uang tersebut digunakan jika diperlukan mendadak.
3. Keluarga dampingan di harapkan untuk lebih sabar dalam menghadapi
masalah di keluarganya.

12
LAMPIRAN

Penulis bersama kepala keluarga dampingan Bapak Arimawan dan anak


pertama Gede Krisna Wibawa

Penulis dan ternak sapi kepala keluarga


13
Denah Rumah Keluarga Dampingan

Keterangan:
1 = tempat sembahyang
2 = rumah tempat tidur
3 = dapur keluarga
4 = pintu gerbang rumah

14

Anda mungkin juga menyukai