Anda di halaman 1dari 2

ISLAM IS WAY OF MY LIFE

Islam. Islam adalah agama yang benar, yang berisi aturan-aturan Allah untuk
mengatur kehidupan manusia agar selamat di dunia dan di akhirat. Aturan-aturan Allah itu
mencakup seluruh aspek kehidupan, tidak ada sisi kehidupan yang tidak diatur oleh Islam.
Islam mengatur tentang ibadah, akhlak, muamalah, dan berbagai aspek lainnya. Agama Islam
juga bersifat universal, dapat diterima oleh siapa saja, oleh golongan manapun. Islam tidak
hanya untuk golongan yang terhormat, yang kaya, tetapi Islam juga untuk golongan yang
biasa-biasa saja, untuk rakyat biasa. Allah tidak pernah membeda-bedakan makhluk-Nya.
Allah menurunkan Islam kepada seluruh manusia sebagai aturan, jalur, ataupun cara untuk
dapat kembali kepada Allah dengan selamat nantinya di akhirat kelak. Jadi tidak ada paksaan
untuk memeluk Islam. Barangsiapa yang ingin hidupnya selamat, tentu dia harus berusaha
ber-Islam secara kaffah, secara keseluruhan, tidak setengah-setengah.

Tetapi dalam penerapannya, masih banyak umat Islam yang belum menjalankan
syari’at Islam sepenuhnya. Bahkan ada yang menganggap bahwa agama Islam itu hanya
diterapkan ketika beribadah saja, dan di luar lingkup itu, aturan-aturan Islam tidak berlaku.
Inilah yang disebut dengan paham sekuler. Para penganut paham ini, memisahkan antara
agama dan kehidupan. Di sinilah letak kesalahan dan kelemahan umat Islam. Umat Islam
sekarang, banyak yang lupa akan agamanya ketika berada di lingkungan sekolah, kampus,
lingkungan kerja, masyarakat, juga di dunia percaturan politik. Hal ini yang menyebabkan
sering terjadinya politik adu domba, politik yang tidak bersih, korupsi, kekerasan dan
kerusuhan terjadi di mana-mana, perbuatan curang ketika ujian, dan berbagai masalah serta
problema kehidupan lainnya yang tidak kunjung habis di negeri ini. Semua permasalahan
kehidupan seperti yang telah disebutkan sebelumnya, itu terjadi karena tidak menerapkan
Islam secara keseluruhan di setiap aktivitas yang dilakukan.

Sekali lagi, Islam diturunkan kepada manusia untuk mengatur kehidupan manusia.
Allah sangat sayang kepada makhluk-Nya, tidak ada satu barang atau kejadian pun, yang
tidak mengandung hikmah, termasuk Islam. Mungkin sampai sekarang kita masih belum
memahami, bagaimana sebenarnya Islam itu? Lalu apa pula yang disebut dengan ber-Islam
secara kaffah (keseluruhan)? Mengapa harus demikian?

Di lain pihak, banyak juga orang-orang yang beragama Islam sendiri menganggap
bahwa Islam itu agama yang mengekang, banyak aturan, tidak boleh melakukan ini, tidak
boleh melakukan itu, semuanya diatur. Semuanya ada batasan-batasan. Hal ini lumrah terjadi,
karena pemahaman masyarakat terhadap Islam masih sangat kurang.

Oleh karena itu, hal pertama yang harus kita lakukan sebagai seorang muslim, kita
harus benar-benar mengetahui jati diri kita. Siapa kita, mengapa kita hidup, dan untuk apa
kita hidup. Kita adalah hamba Allah, diciptakan oleh Allah untuk menjadi khalifah di bumi,
dan tujuan hidup kita adalah untuk menyembah dan mengabdi kepada Allah.
Untuk mencapai tujuan hidup manusia, Allah telah menunjukkan caranya, yaitu
Islam. Islam adalah cara hidup kita sebagai seorang muslim. Artinya, kita hidup di dunia ini
harus sesuai dengan tuntunan dan syari’at Islam, agar kita dapat meraih dan mencapai tujuan
hidup kita. Agar hidup kita selamat dunia dan akhirat. Agar hidup kita bahagia dan sejahtera.

Kita dapat melihat sendiri bukti bahwa Islam mewujudkan kebahagiaan dan
kesejahteraan. Negara Arab Saudi, ialah negara yang menerapkan Islam dalam peraturan
negara dan kehidupan pemerintahannya. Kita dapat melihat bagaimana makmur dan
sejahteranya negara yang kaya raya akan minyaknya itu. Ini semua disebabkan oleh negara
itu adalah negara Islam, negara yang menerapkan dan menjadikan Islam sebagai cara
hidupnya, negara yang pemerintahan dan pemimpinnya taat dan dekat dengan Allah.

Selain itu, ber-Islam tidak boleh setengah-setengah. Sesuai dengan firman Allah
dalam Al-Qur’an, Allah menyuruh kita untuk ber-Islam secara kaffah. Sangat sulit memang,
tetapi di sinilah letak perjuangan kita. Seberapa keras dan gigih usaha yang kita lakukan
dalam menjalankan Islam. Ingatlah teman, bahwa Allah menilai dan akan membalas setiap
kebajikan yang kita lakukan. Oleh karena itu, teruslah berusaha untuk mencapai dan
menikmati kesempurnaan Islam, teruslah berusaha untuk menjadi muslim sejati. Allah selalu
bersamamu.

Nurul Aini Yudita

1110311001

Pendidikan Dokter