Anda di halaman 1dari 14

FRUIT AND VEGETABLE CARVING

1. Pengertian
Sayuran dan buah sebagai sumber pangan yang kaya akan vitamin dan mineral yang
diperlukan oleh tubuh. Sayuran dan buah dapat diolah menjadi masakan dan juga dikreasikan
menjadi macam bentuk dan hiasan dengan hiasan dan tatanan yang menarik.Kreasi ini tidak saja
menunjang penampilan suatu hidangan tetapi juga dapat menggugah selera makan seseorang
karena indera matalah yang pertama kali berperan dalam keinginan menyantap suatu hidangan,
kemudian disusul dengan rasa lezatnya olahan makanan yang tersedia.

Carving adalah sebuah seni menghidangkan makanan dengan keindahan, biasanya media
yang digunakan adalah buah-buahan yang berbentuk bulat serta memiliki tekstur yang
lunak.Mengukir buah dan sayuran adalah seni untuk menunjang penampilan hidangan diatas
meja.Para chef di Hotel selalu menambahkan hiasan dari sayuran dan buah-buahan yang bisa di
makan menyertai hidangan yang dibuatnya.Ukiran buah dan sayuran ini dapat membuat makanan
terlihat lebih cantik dan menggugah selera makan. Sebelum merasakan kelezatan hidangan,
biasanya indera mata sangat berperan dalam proses menyantap hidangan setelah itu diikuti indera
pengecap. Keterampilan ini sangat mudah dipelajari serta peralatan yang diperlukan pun
sederhana.Dalam seni Fruit Carving, seseorang akan memahat dan mengukir sebuah buah
menggunakan alat-alat yang cukup sederhana yaitu, cutter, pisau bergerigi dan tusuk gigi jika
diperlukan.

2. Pemilihan dan Penanganan Bahan

Buah dan sayur sudah memiliki bentuk dan warna yang indah. Buah dan sayur untuk diukir

harus dipilih yang segar, tidak ada bagian yang busuk, tidak layu. Dengan pemahaman mengenai

bentuk, jenis, warna, sifat serta karakteristiknya maka kita dapat mencegah pembusukan atau layu

sebelum diukir dan dihias. Berikut adalah beberapa macam buah dan sayur yang biasa digunakan

dalam fruit and vegetable carving.


APEL

Apel adalah jenis buah-buahan, atau buah yang dihasilkan dari pohon buah apel. Buah apel
biasanya berwarna merah kulitnya jika masak dan (siap dimakan), namun bisa juga kulitnya
berwarna hijau atau kuning. Kulit buahnya agak lembek, daging buahnya keras. Buah ini
memiliki beberapa biji di dalamnya.Orang mulai pertama kali menanam apel di Asia Tengah.
Kini apel berkembang di banyak daerah di dunia yang suhu udaranya lebih dingin. Nama ilmiah
pohon apel dalam bahasa Latin ialah Malus domestica. Apel budidaya adalah keturunan dari
Malus sieversii asal Asia Tengah, dengan sebagian genom dari Malus sylvestris (apel hutan/apel
liar).Kebanyakan apel bagus dimakan mentah-mentah (tak dimasak), dan juga digunakan banyak
jenis makanan pesta. Apel dimasak sampai lembek untuk dibuat saus apel. Apel juga dibuat
untuk menjadi minuman sari buah apel.

KARAKTERISTIK :
Pori kulit tampak nyata, halus dan renggang, daging buah putih, halus dan berair, cepat menghitam
bila dipotong/diiris/digigit.
PENANGANAN :
 Sebelum diukir
Apel termasuk buah yang tahan simpan di lemari es selama 3-4 bulan karena kulit apel
biasanya dilindungi wax/lapisan lilin hingga dapat menjaga kulitnya tidak mudah keriput dan
kerenyahannya terjaga. Sebelum disimpan bungkus dengan plastik, jika tidak mempunyai
lemari es, bungkus apel dengan kertas lalu disimpan ditempat sejuk dan gelap untuk menjaga
kesegarannya.
 Sesudah diukir
Sesaat sebelum diukir, apel dicuci dan digosok bersih untuk menghilangkan wax/lapisan lilin
yang berbahaya jika dimakan. Sesudah diukir segera rendam sebentar dalam air jeruk agar
tidak cepat menghitam terkena udara, setelah itu bungkus dengan plastik dan simpan di dalam
lemari es. Jangan meletakkan apel terlalu dekat dengan buah-buahan lain yang lunak seperti
kiwi dan stroberi karena apel mengeluarkan senyawa fenolik yang dapat menyebabkan buah
lain cepat busuk.

BENGKUANG

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Bengkuang

Bengkuang atau bengkoang (Pachyrhizus erosus) dikenal dari umbi (cormus) putihnya yang bisa
dimakan sebagai komponen rujak dan asinan atau dijadikan masker untuk menyegarkan waja
h dan memutihkan kulit. Tumbuhan yang berasal dari Amerika tropis ini termasuk dalam suku polong-
polongan atau Fabaceae. Di tempat asalnya, tumbuhan ini dikenal sebagai xicama atau jícama. Orang
Jawa menyebutnya sebagai besusu (/bəsusu/).Bengkuang merupakan liana tahunan yang dapat
mencapai panjang 4-5m, sedangkan akarnya dapat mencapai 2m. Batangnya menjalar dan membelit,
dengan rambut-rambut halus yang mengarah ke bawah.Daun majemuk menyirip beranak daun 3;
bertangkai 8,5-16 cm; anak daun bundar telur melebar, dengan ujung runcing dan bergigi besar,
berambut di kedua belah sisinya; anak daun ujung paling besar, bentuk belah ketupat, 7-21 × 6–
20 cm.
WARNA & BENTUK :
Putih. Pilih yang besar apabila menginginkan bentuk yang besar demikian juga sebaliknya.
Permukaan kulitnya yang licin, tidak berserat, banyak air dan tidak ada bagian yang rusak ataupun
busuk.
KARAKTERISTIK :
Banyak mengandung air dan getah, cepat kering dan menguning dalam beberapa waktu.
PENANGANAN :
 Sebelum diukir
Kulit dibersihkan dengan cara ditarik bukan dikupas. Usahakan segera mengukirnya dan
jangan dibiarkan dalam waktu yang cukup lama. Karena banyak mengandung air dan getah,
pada saat mengukirnya hindari terlalu banyak gesekan antara kulit kita dengan daging
buahnya untuk mencegah iritasi pada kulit tangan kita.
 Sesudah diukir
Setelah selesai diukir, dibersihkan dengan air dingin dan sedikit air jeruk, Dibungkus dengan
plastik kemudian masukkan dalam lemari es atau ruang ber AC apabila akan ditata pada
keesokan harinya.

Waluh / labu kuning

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Pumpkins.jpg

Waluh (Cucurbita) mencakup sekelompok tumbuhan merambat anggota suku labu-


labuan (Cucurbitaceae) penghasil buah konsumsi berukuran besar bernama sama. Tumbuhan ini
berasal dari benua Amerika, tetapi sekarang menyebar di banyak tempat yang memiliki iklim
hangat.Waluh mencakup beberapa spesies anggota genus Cucurbita, yaitu C. argyrosperma, C.
maxima, C. moschata, dan C. pepo. Dalam beberapa pengertian setempat di Indonesia, waluh
disebut sebagai "labu" saja, meskipun sebenarnya labu mencakup kelompok tanaman yang lebih
luas, seperti labu air, labu ular, labu siam, dan beligo. Waluh dibedakan dari labu lainnya karena
buahnya dimakan yang telah masak (biasanya berwarna jingga), berukuran relatif besar,
berbentuk bulat sampai bulat telur dengan lekukan daun buah yang tampak jelas, dan berkulit
keras. Pengertian waluh agak bermiripan dengan gabungan pumpkin dan beberapa squash dalam
bahasa Inggris.Buah waluh berwarna oranye karena mengandung beta-karotena (salah satu
provitamin A dan juga sebagai antioksidan). Jika dipotong, buah ini mempunyai penampang
yang mirip bintang, berbiji besar dan berwarna coklat atau putih. Daging buahnya renyah,
rasanya manis dan sedikit asam. Daun muda waluh juga dapat dibuat sebagai sayur.

WARNA KULIT & BENTUK :


Coklat keputihan apabila sudah tua dan hijau bila masih muda. Pilih labu kuning yang bulat atau
panjang, segar, besar, serta permukaan kulitnya licin, tidak ada bagian yang rusak ataupun busuk.
KARAKTERISTIK :
Berat rata-rata 2-3 kg, labu yang bulat daging buahnya lebih padat, daging berwarna kuning, tidak
banyak mengandung air, berbiji, dapat dimakan setelah dimasak atau diolah. Tahan dalam
beberapa bulan, kulitnya cukup keras.
PENANGANAN :
 Sebelum diukir
Tergolong lebih mudah penanganannya, dapat diukir untuk digunakan 1 atua 2 hari
sebelumnya.
 Sesudah diukir
Cukup dibungkus plastik dan ditempatkan di ruang ber AC atau tempat yang sejuk.

Mentimun

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:ARS_cucumber.jpg
Mentimun, timun, atau ketimun (Cucumis sativus L.; suku labu-labuan atau
Cucurbitaceae) merupakan tumbuhan yang menghasilkan buah yang dapat dimakan. Buahnya
biasanya dipanen ketika belum masak benar untuk dijadikan sayuran atau penyegar, tergantung
jenisnya. Mentimun dapat ditemukan di berbagai hidangan dari seluruh dunia dan memiliki
kandungan air cukup banyak di dalamnya sehingga berfungsi menyejukkan. Potongan buah
mentimun juga digunakan untuk membantu melembabkan wajah serta banyak dipercaya dapat
menurunkan tekanan darah tinggi.Habitus mentimun berupa herba lemah melata atau setengah
merambat dan merupakan tanaman semusim: setelah berbunga dan berbuah tanaman mati.
Perbungaannya berumah satu (monoecious) dengan tipe bunga jantan dan bunga hermafrodit
(berkelamin ganda). Bunga pertama yang dihasilkan, biasanya pada usia 4-5 minggu, adalah
bunga jantan. Bunga-bunga selanjutnya adalah bunga hermafrodit apabila pertumbuhannya baik.
Satu tumbuhan dapat menghasilkan 20 buah, namun dalam budidaya biasanya jumlah buah
dibatasi untuk menghasilkan ukuran buah yang baik.Buah berwarna hijau ketika muda dengan
larik-larik putih kekuningan. Semakin buah masak warna luar buah berubah menjadi hijau pucat
sampai putih. Bentuk buah memanjang seperti torpedo. Daging buahnya perkembangan dari
bagian mesokarp, berwarna kuning pucat sampai jingga terang. Buah dipanen ketika masih
setengah masak dan biji belum masak fisiologi. Buah yang masak biasanya mengering dan biji
dipanen, warnanya hitam.

WARNA KULIT & BENTUK :

Hijau. Untuk mentimun lokal dan jepang, pilih yang panjang bulat dan besar, tidak banyak serat,
segar, serta permukaan kulitnya licin (tidak berbuku-buku), tidak ada bagian yang rusak ataupun
busuk.
KARAKTERISTIK :
Mentimun lokal memiliki kandungan air yang lebih banyak disbanding mentimun jepang, berbiji,
dan mengandung sedikit getah. Kulit kerasnya mengandung mineral penting termasuk silica.
PENANGANAN :
 Sebelum diukir
Dicuci bersih dan disimpan di lemari pendingin atau tempat sejuk.
 Sesudah diukir
Setelah diukir untuk memudahkan membentuk bagian-bagian yang akan ditekuk dapat
direndam sebentar dalam air garam kemudian segera rendam dalam air dingin, untuk
mendapatkan bentuk yang diinginkan, kemudian diangkat dan dibungkus dengan plastik,
simpan dalam lemari es atau ditempatkan di ruang ber AC apabila akan dipakai keesokan
harinya.
PEPAYA

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Carica_papaya
Pepaya (Carica papaya L.), atau betik adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan
dan bagian utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah
tropis untuk diambil buahnya. C. papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya
dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, "papaja", yang pada gilirannya juga mengambil dari
nama bahasa Arawak, "papaya". Dalam bahasa Jawa pepaya disebut "katès" dan dalam bahasa Sunda
"gedang".
WARNA, JENIS & BENTUK :
Kulitnya hijau dan kuning orange, daging buahnya merah kekuningan. Jenis yang terkenal yaitu
papaya Bangkok (bentuknya besar dan kulitnya hijau dengan semburat kemerahan) dan papaya
hawai (bentuknya kecil). Pilih yang bulat, panjang, besar, segar, dan tidak ada bagian yang rusak
atau busuk, terutama bagian kulitnya.
KARAKTERISTIK :
Kulit luar sangat tipis dan rentan tergores atau luka, rasanya manis, berbiji, dan daging buah lunak
apabila telah matang.
PENANGANAN :
 Sebelum diukir
Dicuci bersih, digosok untuk menghilangkan getahnya, dibungkus dengan kertas apabila
ditempatkan di tempat sejuk.
 Sesudah diukir
Setelah diukir dibungkus dengan plastik, simpan dalam lemari es atau ditempatkan di ruang
ber AC apabila akan dipakai keesokan harinya. Lebih berhati-hati pada kulit karena mudah
tergores.

SEMANGKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Semangka
Semangka atau tembikai (Citrullus lanatus, suku ketimun-ketimunan atau Cucurbitaceae) adalah
tanaman merambat yang berasal dari daerah setengah gurun di Afrika bagian selatan. Tanaman ini
masih sekerabat dengan labu-labuan (Cucurbitaceae), melon (Cucumis melo) dan ketimun (Cucumis
sativus). Semangka biasa dipanen buahnya untuk dimakan segar atau dibuat jus. Biji semangka yang
dikeringkan dan disangrai juga dapat dimakan isinya (kotiledon) sebagai kuaci.Sebagaimana anggota
suku ketimun-ketimunan lainnya, habitus tanaman ini merambat namun ia tidak dapat membentuk akar
adventif dan tidak dapat memanjat. Jangkauan rambatan dapat mencapai belasan meter.Daunnya
berlekuk-lekuk di tepinya. Bunganya sempurna, berwarna kuning, kecil (diameter 3cm). Semangka
adalah andromonoecious monoklin, yaitu memiliki dua jenis bunga pada satu tumbuhan: bunga jantan,
yang hanya memiliki benang sari (stamen), dan bunga banci/hermafrodit, yang memiliki benang sari dan
putik (pistillum). Bunga banci dapat dikenali dari adanya bakal buah (ovarium) di bagian pangkal
bungaberupa pembesaran berbentuk oval.

WARNA & BENTUK :


Kulitnya hijau kekuningan, daging buahnya merah atau kuning. Pilih yang bulat, besar, segar, dan
tidak berbiji, dan tidak ada bagian yang rusak atau busuk. Kulit dan daging buah dapat diukir.
KARAKTERISTIK :
Memiliki kandungan air yang lebih banyak dibanding melon, jenis lokal berbiji sedangkan impor
tidak berbiji, rasanya manis, daging buah sangat lunak, kulit buah sangat keras sehingga dapat
melindungi daging buah agar tidak cepat rusak dan kesegarannya terjaga.
PENANGANAN :
 Sebelum diukir
Dicuci bersih, digosok untuk menghilangkan getahnya, ditempatkan di tempat sejuk apabila
agak matang. Semangka yang matang sekali disimpan di lemari es.
 Sesudah diukir
Setelah diukir dibungkus dengan plastik, simpan dalam lemari es atau ditempatkan di ruang
ber AC apabila akan dipakai keesokan harinya.

WORTEL

https://www.google.com/search?q=WORTEL&client

Wortel adalah tumbuhan biennial (siklus hidup 12 - 24 bulan) yang menyimpan karbohidrat
dalam jumlah besar untuk tumbuhan tersebut berbunga pada tahun kedua. Batang bunga tumbuh
setinggi sekitar 1 m, dengan bunga berwarna putih, dan rasa yang manis langu. Bagian yang
dapat dimakan dari wortel adalah bagian umbi atau akarnya. PenggunaanWortel dapat dimakan
dengan berbagai cara. Pada wortel mentah hanya 3% β-ririencha yang dilepaskan selama proses
pencernaan, proses ini dapat ditingkatkan hingga 39% melalui pulping, memasaknya dan
menambahkan minyak sawit. Bisa juga dengan cara di buat jus wortel dan kandungan
vitaminnya hampir sama dengan wortel yang dimakan begitu saja.

WARNA & BENTUK :


Oranye. Pilih yang panjang bulat dan besar, segar, dan tidak berbiji, dan tidak ada bagian yang
rusak atau busuk.
KARAKTERISTIK :
Jenis umbi-umbian, rasa sedikit manis, mengandung air, berserta, banyak mengandung vitamin A.
PENANGANAN :
 Sebelum diukir
Dicuci bersih dan disimpan dalam lemari es.
 Sesudah diukir
Setelah diukir segera direndam untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan, kemudian diangkat
dan dibungkus dengan plastik, simpan dalam lemari es atau ditempatkan di ruang ber AC apabila
akan dipakai keesokan harinya.

DAUN BAWANG
Daun bawang merupakan jenis sayuran dari kelompok bawang yang banyak digunakan dalam
masakan. Dalam seni masak Indonesia, daun bawang bisa ditemukan misalnya dalam martabak
telur, sebagai bagian dari sop, atau sebagai bumbu tabur seperti pada soto. Daun bawang
sebenarnya istilah umum yang dapat terdiri dari spesies yang berbeda. Jenis yang paling umum
dijumpai adalah bawang daun (Allium fistulosum). Jenis lainnya adalah A. ascalonicum, yang
masih sejenis dengan bawang merah. Kadang-kadang bawang prei juga disebut sebagai daun
bawang.
https://id.wikipedia.org/wiki/Daun_bawang

WARNA & BENTUK :


Putih dan hijau. Pilih yang besar dan tidak layu.
KARAKTERISTIK :
Daunnya bulat seperti tabung, dipakai bagian batang yang putih hingga hijau muda, bagian hijau
tua baunya kurang sedap dan berlendir.
PENANGANAN :
 Sebelum diukir
Dicuci bersih dan disimpan dalam lemari es.
 Sesudah diukir
Setelah diukir segera direndam sebentar dalam air dingin, sebaiknya diukir belakangan setelah
buah atau sayuran lainnya agar kesegarannya bertahan lebih lama.

SAWI PUTIH

Sawi putih (Brassica rapa Kelompok Pekinensis; suku sawi-sawian atau Brassicaceae ) dikenal
sebagai sayuran olahan dalam masakan Tionghoa; karena itu disebut juga sawi cina. Sebutan
lainnya adalah petsai. Disebut sawi putih karena daunnya yang cenderung kuning pucat dan
tangkai daunnya putih. Sawi putih dapat dilihat penggunaannya pada asinan (diawetkan dalam
cairan gula dan garam), dalam cap cai, atau pada sup bening. Sawi putih beraroma khas namun
netral.Habitus tumbuhan ini mudah dikenali: memanjang, seperti silinder dengan pangkal
membulat seperti peluru. Warnannya putih. Daunnya tumbuh membentuk roset yang sangat rapat
satu sama lain.Sawi putih hanya tumbuh baik pada tempat-tempat sejuk, sehingga di Indonesia
ditanam di dataran tinggi. Tanaman ini dipanen selagi masih pada tahap vegetatif (belum
berbunga). Bagian yang dipanen adalah keseluruhan bagian tubuh yang berada di permukaan
tanah. Produksinya tidak terlalu tinggi di Indonesia.Sayuran ini populer di Tiongkok, Jepang, dan
Korea. Di Korea, kultivar lokal sawi putih dipakai sebagai bahan baku kimchi, makanan khas
Korea.
https://id.wikipedia.org/wiki/Sawi_putih
WARNA & BENTUK :
hijau muda. Pilih yang besar, segar, tidak layu/busuk dan bentuk daunnya keriting.
KARAKTERISTIK :
Seperti daun selada, mengandung banyak air dan serat, daun ini tidak dapat diukir karena hanya
sebagai pelengkap hiasan.
PENANGANAN :
 Sebelum dihias
Dicuci bersih dan direndam dalam air garam untuk mengeluarkan jika ada ulat sawi, masing-
masing kelopakdaun dapat dibuka satu persatu tanpa dipotong memakai pisau. bagian pucuk
biarkan membentuk suatu mahkota.

Terong
Terung (Solanum melongena, di Pulau Jawa lebih dikenal sebagai terong) adalah tumbuhan
penghasil buah yang dijadikan sayur-sayuran. Asalnya adalah India dan Sri Lanka. Terung
berkerabat dekat dengan kentang dan leunca, dan agak jauh dari tomat.Terung ialah terna yang
sering ditanam secara tahunan. Tanaman ini tumbuh hingga 40–150 cm (16-57 inci) tingginya.
Daunnya besar, dengan lobus yang kasar. Ukurannya 10–20 cm (4-8 inci) panjangnya dan 5–
10 cm (2-4 inci) lebarnya. Jenis-jenis setengah liar lebih besar dan tumbuh hingga setinggi
225 cm (7 kaki), dengan daun yang melebihi 30 cm (12 inci) dan 15 cm (6 inci) panjangnya.
Batangnya biasanya berduri. Warna bunganya antara putih hingga ungu, dengan mahkota yang
memiliki lima lobus. Benang sarinya berwarna kuning. Buah tepung berisi, dengan diameter
yang kurang dari 3 cm untuk yang liar, dan lebih besar lagi untuk jenis yang ditanam.Dari segi
botani, buah yang dikelaskan sebagai beri memiliki banyak biji yang kecil dan lembut. Biji itu
dapat dimakan tetapi rasanya pahit karena mengandung nikotin, sejenis alkaloid yang banyak
dikandung tembakau.

https://id.wikipedia.org/wiki/Terung
WARNA & BENTUK :
Ungu/hijau muda. Pilih yang bulat, besar, panjang, segar, tidak layu/busuk dan bentuknya seperti
leher angsa atau burung.
KARAKTERISTIK :
Terong ungu banyak bijinya, jika dimasak wana kulitnya berubah menjadi cokelat meski rasanya
tidak berubah, bergetah jika diiris/dipotong. Terong hijau besar rasanya sedikit pahit.
PENANGANAN :
Dicuci bersih sebelum dihias, sebaiknya diukir sesaat sebelum dihias. apabila diukir langsung
direndam dalam air garam agar warna daging buah tetap putih dan tidak menjadi cokelat.