Anda di halaman 1dari 20

Metabolisme

Sel merupakan unit kehidupan yang terkecil, oleh karena itu sel dapat
menjalankan aktivitas hidup, di antaranya metabolisme.
Metabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk
hidup/sel. Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis, karena metabolisme terjadi
selalu menggunakan katalisator enzim.

Berdasarkan prosesnya metabolisme dibagi menjadi 2, yaitu:

1. Anabolisme/Asimilasi/Sintesis,
yaitu proses pembentakan molekul yang kompleks dengan menggunakan energi tinggi.

energi cahaya
6 CO2 + 6 H2O ———————————> C6H1206 + 6 02
klorofil glukosa
(energi kimia)

a. Fotosintesis

Arti fotosintesis adalah proses penyusunan atau pembentukan dengan


menggunakan energi cahaya atau foton. Pada kloroplas terjadi transformasi
energi, yaitu dari energi cahaya sebagai energi kinetik berubah menjadi energi
kimia sebagai energi potensial, berupa ikatan senyawa organik pada glukosa.
Dengan bantuan enzim-enzim, proses tersebut berlangsung cepat dan efisien. Bila
dalam suatu reaksi memerlukan energi dalam bentuk panas reaksinya disebut
reaksi endergonik. Reaksi semacam itu disebut reaksi endoterm.
Pada tabun 1937 : Robin Hill mengemukakan bahwa cahaya matahari yang
ditangkap oleh klorofil digunakan untak memecahkan air menjadi hidrogen dan
oksigen. Peristiwa ini disebut fotolisis (reaksi terang).

H2 yang terlepas akan diikat oleh NADP dan terbentuklah NADPH2, sedang O2
tetap dalam keadaan bebas. Menurut Blackman (1905) akan terjadi penyusutan
CO2 oleh H2 yang dibawa oleh NADP tanpa menggunakan cahaya. Peristiwa ini
disebut reaksi gelap NADPH2 akan bereaksi dengan CO2 dalam bentuk H+
menjadi CH20.

CO2 + 2 NADPH2 + O2 ————> 2 NADP + H2 + CO+ O + H2 + O2

Ringkasnya :
Reaksi terang : 2 H20 ——> 2 NADPH2 + O2
Reaksi gelap : CO2 + 2 NADPH2 + O2——>NADP + H2 + CO + O + H2 +O2
atau
2 H2O + CO2 ——> CH2O + O2
atau
12 H2O + 6 CO2 ——> C6H12O6 + 6 O2

b. Kemosintesis

Tidak semua tumbuhan dapat melakukan asimilasi C menggunakan cahaya


sebagai sumber energi. Beberapa macam bakteri yang tidak mempunyai klorofil
dapat mengadakan asimilasi C dengan menggunakan energi yang berasal dan
reaksi-reaksi kimia, misalnya bakteri sulfur, bakteri nitrat, bakteri nitrit, bakteri
besi dan lain-lain. Bakteri-bakteri tersebut memperoleh energi dari hasil oksidasi
senyawa-senyawa tertentu.
Bakteri besi memperoleh energi kimia dengan cara oksidasi Fe2+ (ferro) menjadi
Fe3+ (ferri).
Bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus memperoleh energi dengan cara
mengoksidasi NH3, tepatnya Amonium Karbonat menjadi asam nitrit dengan
reaksi:
Nitrosomonas
(NH4)2CO3 + 3 O2 ——————————> 2 HNO2 + CO2 + 3 H20 + Energi
Nitrosococcus

3. Sintesis Lemak

Lemak dapat disintesis dari karbohidrat dan protein, karena dalam metabolisme,
ketiga zat tersebut bertemu di dalarn daur Krebs. Sebagian besar pertemuannya
berlangsung melalui pintu gerbang utama siklus (daur) Krebs, yaitu Asetil Ko-
enzim A. Akibatnya ketiga macam senyawa tadi dapat saling mengisi sebagai
bahan pembentuk semua zat tersebut.
Lemak dapat dibentuk dari protein dan karbohidrat, karbohidrat dapat dibentuk
dari lemak dan protein dan seterusnya.

3.1. Sintesis Lemak dari Karbohidrat :


Glukosa diurai menjadi piruvat ———> gliserol.
Glukosa diubah ———> gula fosfat ———> asetilKo-A ———> asam
lemak.
Gliserol + asam lemak ———> lemak.
3.2. Sintesis Lemak dari Protein:
Protein ————————> Asam Amino
protease

Sebelum terbentuk lemak asam amino mengalami deaminasi lebih dabulu, setelah
itu memasuki daur Krebs. Banyak jenis asam amino yang langsung ke asam
piravat ———> Asetil Ko-A.

Asam amino Serin, Alanin, Valin, Leusin, Isoleusin dapat terurai menjadi Asam
pirovat, selanjutnya asam piruvat ——> gliserol ——> fosfogliseroldehid
Fosfogliseraldehid dengan asam lemak akan mengalami esterifkasi membentuk
lemak.

Lemak berperan sebagai sumber tenaga (kalori) cadangan. Nilai kalorinya lebih
tinggi daripada karbohidrat. 1 gram lemak menghasilkan 9,3 kalori, sedangkan 1
gram karbohidrat hanya menghasilkan 4,1 kalori saja.

d. Sintesis Protein
Sintesis protein yang berlangsung di dalam sel, melibatkan DNA, RNA
dan Ribosom. Penggabungan molekul-molekul asam amino dalam jumlah
besar akan membentuk molekul polipeptida. Pada dasarnya protein adalah
suatu polipeptida.
Setiap sel dari organisme mampu untuk mensintesis protein-protein
tertentu yang sesuai dengan keperluannya. Sintesis protein dalam sel dapat
terjadi karena pada inti sel terdapat suatu zat (substansi) yang berperan
penting sebagai "pengatur sintesis protein". Substansi-substansi tersebut
adalah DNA dan RNA.

2. Katabolisme (Dissimilasi),

yaitu proses penguraian zat untuk membebaskan energi kimia yang tersimpan
dalam senyawa organik tersebut.
Contoh:
enzim
C6H12O6 + 6 O2 ———————————> 6 CO2 + 6 H2O + 686 KKal.
energi kimia
Saat molekul terurai menjadi molekul yang lebih kecil terjadi pelepasan energi
sehingga terbentuk energi panas. Bila pada suatu reaksi dilepaskan energi,
reaksinya disebut reaksi eksergonik. Reaksi semacam itu disebut juga reaksi
eksoterm.
Molekul ATP adalah molekul berenergi tinggi. Merupakan ikatan tiga
molekulfosfat dengan senyawa Adenosin. Ikatan kimianya labil, mudah
melepaskan gugus fosfatnya meskipun digolongkan sebagai molekul berenergi
tinggi.
Perubahan ATP menjadi ADP (Adenosin Tri Phosphat) diikuti dengan
pembebasan energi sebanyak 7,3 kalori/mol ATP. Peristiwa perubahan ATP
menjadi ADP merupakan reaksi yang dapat balik
Katabolisme adalah reaksi pemecahan / pembongkaran senyawa kimia kompleks
yang mengandung energi tinggi menjadi senyawa sederhana yang mengandung
energi lebih rendah. Tujuan utama katabolisme adalah untuk membebaskan energi
yang terkandung di dalam senyawa sumber. Bila pembongkaran suatu zat dalam
lingkungan cukup oksigen (aerob) disebut proses respirasi, bila dalam
lingkungan tanpa oksigen (anaerob) disebut fermentasi.

Contoh Respirasi : C6H12O6 + O2 ——————> 6CO2 + 6H2O + 688KKal.


(glukosa)

Contoh Fermentasi :C6H1206 ——————> 2C2H5OH + 2CO2 + Energi.


(glukosa) (etanol)
Respirasi yaitu suatu proses pembebasan energi yang tersimpan dalam zat sumber
energi melalui proses kimia dengan menggunakan oksigen. Dari respirasi akan
dihasilkan energi kimia ATP untak kegiatan kehidupan, seperti sintesis
(anabolisme), gerak, pertumbuhan.
Contoh:
Respirasi pada Glukosa, reaksi sederhananya:
C6H,206 + 6 02 ———————————> 6 H2O + 6 CO2 + Energi
(glukosa)

Reaksi pembongkaran glukosa sampai menjadi H20 + CO2 + Energi, melalui tiga tahap :

1. Glikolisis.
2. Daur Krebs.
3. Transpor elektron respirasi.
1. Glikolisis:
Peristiwa perubahan :
Glukosa - Glulosa - 6 - fosfat - Fruktosa 1,6 difosfat -
3 fosfogliseral dehid (PGAL) / Triosa fosfat - Asam piravat.
Jadi hasil dari glikolisis :
1.1. 2 molekul asam piravat.
1.2. 2 molekul NADH yang berfungsi sebagai sumber elektron berenergi
tinggi.
1.3. 2 molekul ATP untuk setiap molekul glukosa.

2. Daur Krebs (daur trikarbekdlat):


Daur Krebs (daur trikarboksilat) atau daur asam sitrat merupakan pembongkaran asam
piravat secara aerob menjadi CO2 dan H2O serta energi kimia.

3. Rantai Transportasi Elektron Respiratori:


Dari daur Krebs akan keluar elektron dan ion H+ yang dibawa sebagai NADH2 (NADH
+ H+ + 1 elektron) dan FADH2, sehingga di dalam mitokondria (dengan adanya siklus
Krebs yang dilanjutkan dengan oksidasi melalui sistem pengangkutan elektron) akan
terbentuk air, sebagai hasil sampingan respirasi selain CO2.
Produk sampingan respirasi tersebut pada akhirnya dibuang ke luar tubuh melalui
stomata pada tumbuhan dan melalui paru-paru pada peristiwa pernafasan hewan tingkat
tinggi.

Ketiga proses respirasi yang penting tersebut dapat diringkas sebagai berikut:

PROSES AKSEPTOR ATP


1. Glikolisis
Glukosa ——> 2 asam piruvat 2 NADH 2 ATP
2. Siklus Krebs:
2 asetil piruvat ——> 2 asetil KoA + 2 C02 2 NADH 2 ATP
2 asetil KoA ——> 4 CO2 6 NADH 2 FADH2
3. Rantai transnpor elektron respirator:

10 NADH + 502 ——> 10 NAD+ + 10 H20 30 ATP


2 FADH2 + O2 ——> 2 PAD + 2 H20 4 ATP
Total 38 ATP

Kesimpulan :
Pembongkaran 1 mol glukosa (C6H1206) + O2 ——> 6 H20 + 6 CO2
menghasilkan energi sebanyak 38 ATP.
Pada kebanyakan tumbuhan den hewan respirasi yang berlangsung adalah
respirasi aerob, namun demikian dapat saja terjadi respirasi aerob terhambat pada
sesuatu hal, maka hewan dan tumbuhan tersebut
melangsungkan proses fermentasi yaitu proses pembebasan energi tanpa adanya
oksigen, nama lainnya adalah respirasi anaerob.

Dari hasil akhir fermentasi, dibedakan menjadi fermentasi asam laktat/asam


susu dan fermentasi alkohol.

A. Fermentasi Asam Laktat


Fermentasi asam laktat yaitu fermentasi dimana hasil akhirnya adalah asam laktat.
Peristiwa ini dapat terjadi di otot dalam kondisi anaerob.

Reaksinya: C6H12O6 ————> 2 C2H5OCOOH + Energi


enzim

Prosesnya :

1. Glukosa ————> asam piruvat (proses Glikolisis).


enzim
C6H12O6 ————> 2 C2H3OCOOH + Energi

2. Dehidrogenasi asam piravat akan terbentuk asam laktat.


2 C2H3OCOOH + 2 NADH2 ————> 2 C2H5OCOOH + 2 NAD
piruvat
dehidrogenasa

Energi yang terbentak dari glikolisis hingga terbentuk asam laktat :


8 ATP — 2 NADH2 = 8 - 2(3 ATP) = 2 ATP.

B. Fermentasi Alkohol
Pada beberapa mikroba peristiwa pembebasan energi terlaksana karena asam
piruvat diubah menjadi asam asetat + CO2 selanjutaya asam asetat diabah
menjadi alkohol.
Dalam fermentasi alkohol, satu molekul glukosa hanya dapat menghasilkan 2
molekul ATP, bandingkan dengan respirasi aerob, satu molekul glukosa mampu
menghasilkan 38 molekul ATP.

Reaksinya :

1. Gula (C6H12O6) ————> asam piruvat (glikolisis)


2. Dekarbeksilasi asam piruvat.

Asampiruvat ————————————————————> asetaldehid +


CO2.
piruvat dekarboksilase (CH3CHO)
3. Asetaldehid oleh alkohol dihidrogenase diubah menjadi alkohol
(etanol).
2 CH3CHO + 2 NADH2 —————————————————> 2
C2HsOH + 2 NAD.
alkohol dehidrogenase
enzim
Ringkasan reaksi :
C6H12O6 —————> 2 C2H5OH + 2 CO2 + 2 NADH2 + Energi

C. Fermentasi Asam Cuka


Fermentasi asam cuka merupakan suatu contoh fermentasi yang berlangsung
dalam keadaan aerob. Fermentasi ini dilakukan oleh bakteri asam cuka
(Acetobacter aceti) dengan substrat etanol.
Energi yang dihasilkan 5 kali lebih besar dari energi yang dihasilkan oleh
fermentasi alkohol secara anaerob.
Reaksi:
aerob
C6H12O6 —————> 2 C2H5OH ———————————————> 2
CH3COOH + H2O + 116 kal
(glukosa) bakteri asam cuka asam cuka
D. Keterkaitan Proses Katabolisme dan Anabolisme

Proses katabolisme dan anabolisme dalam suatu organisme berlangsung


secara kontinyu dan bersamaan. Keduanya merupkan proses pengubahan
energi sehingga energi dalam tubuh organisme tersebut teap tersedia.
Tumbuhan hijau sebagai organisme fotoautotrof menyediakan sumber
energi kimia bagi organsime heterotrof, sebaliknya organisme heterotrof
akan melepaskan sisa metabolsime berupa CO2 dan H2O yang akan
dimanfaatkan kembali oleh tumbuhan hijau untuk proses fotosintesis.
Secara ekologis terdapat hubungan antara tumbuhan hijau sebagai
produsen dan hewan sebagai konsumen dalam proses transformasi energi.
Dalam tubuh individu organisme itu sendiri terjadi proses penyususnan
dan dan pembongkaran zat untuk transformasi energi.
Dalam tumbuhan hijau, mereka menyusun makanannya sendiri melalui
proses fotosintesis. Selajutnya ia juga memanfaatkan senyawa kimia yang
terbentuk dari fotosintesis tersebut untuk prosesn respirasi sel guna
menghasilkan energi. Bahkan mungkin kalian pernah mengamati
beberapa tumbuhan dapat menyimpan cadangan makanannya sebagai
energi cadangan, yang tersimpan dalam bentuk umbi-umbian. Begiti pula
dalam tubuh hewan, termasuk dalam tubuh manusia terjadai proses
penyusunan dan pembongkaran zat tersebut. Disamping ada proses
respirasi protein (katabolisme) untuk memperoleh energi, juga terjadi
proses penyusunan (sintesis) protein yang penting untuk tersedianya
protein guna membangun sel atau jaringan yang rusak dan sebagai
pembangun struktur jaringan tubuh. Demikian pula sintesis lemak dan
pembongaran lemak, merupkan dua proses yang saling berkaitan satu
sama lain.
E. Keterkaitan Metabolisme Karbohidrat, Lemak, dan Protein

Proses metabolisme karbohidrat, protein dan lemak daalam sel tubuh manusia,
satu sama lain saling terkait. Ketiga proses metabolsime tersebut akan melewati senyawa
asetil CO-A, sebagai senyawa antara untuk memasuki siklus Krebs. Begitu pula apabila
terjadi kelebihan sintesis glukosa, maka dalam tubuh akan diubah menjadi senyawa
lemak sebagai cadangan energi.

Gambar diagram hubungan antra metabolisme karbohidrat, protein dan lemak

F. Enzim
Enzim merupakan biokatalisator / katalisator organik yang dihasilkan oleh sel.
Struktur enzim terdiri dari:

Apoenzim, yaitu bagian enzim yang tersusun dari protein, yang akan
rusak bila suhu terlampau panas(termolabil).
Gugus Prostetik (Kofaktor), yaitu bagian enzim yang tidak tersusun
dari protein, tetapi dari ion-ion logam atau molekul-molekul organik
yang disebut KOENZIM. Molekul gugus prostetik lebih kecil dan tahan panas
(termostabil), ion-ion logam yang menjadi kofaktor berperan
sebagai stabilisator agarenzim tetap aktif. Koenzim yang terkenal pada rantai
pengangkutan elektron (respirasi sel), yaitu NAD (Nikotinamid
Adenin Dinukleotida), FAD (Flavin Adenin Dinukleotida), SITOKROM.

Enzim mengatur kecepatan dan kekhususan ribuan reaksi kimia yang berlangsung
di dalam sel. Walaupun enzim dibuat di dalam sel, tetapi untuk bertindak sebagai
katalis tidak harus berada di dalam sel. Reaksi yang dikendalikan oleh enzim
antara lain ialah respirasi, pertumbuhan dan perkembangan, kontraksi otot,
fotosintesis, fiksasi, nitrogen, dan pencernaan.
Sifat-sifat enzim
Enzim mempunyai sifat-siat sebagai berikut:
1. Biokatalisator, mempercepat jalannya reaksi tanpa ikut bereaksi.

2. Thermolabil; mudah rusak, bila dipanasi lebih dari suhu 60º C, karena
enzim tersusun dari protein yang mempunyai sifat thermolabil.

3. Merupakan senyawa protein sehingga sifat protein tetap melekat


pada enzim.

4. Dibutuhkan dalam jumlah sedikit, sebagai biokatalisator, reaksinya


sangat cepat dan dapat digunakan berulang-ulang.

5. Bekerjanya ada yang di dalam sel (endoenzim) dan di luar sel


(ektoenzim), contoh ektoenzim: amilase,maltase.

6. Umumnya enzim bekerja mengkatalisis reaksi satu arah, meskipun ada


juga yang mengkatalisis reaksi dua arah, contoh : lipase, meng-
katalisis pembentukan dan penguraian lemak.
lipase
Lemak + H2O ———————————> Asam lemak + Gliserol

7. Bekerjanya spesifik ; enzim bersifat spesifik, karena bagian yang aktif


(permukaan tempat melekatnya substrat) hanya setangkup dengan
permukaan substrat tertentu.

8. Umumnya enzim tak dapat bekerja tanpa adanya suatu zat non
protein tambahan yang disebut kofaktor.

Pada reaksis enzimatis terdapat zat yang mempengarahi reaksi, yakni aktivator dan
inhibitor, aktivator dapat mempercepat jalannya reaksi,
2+ 2+
contoh aktivator enzim: ion Mg, Ca, zat organik seperti koenzim-A.

Inhibitor akan menghambat jalannya reaksi enzim. Contoh inhibitor : CO, Arsen, Hg,
Sianida.
Contoh soal dan pembahasan :

1. Proses respirasi gula secara aerob berbeda dari fermentasi alkohol. Karena pada
fermentasi alkohol tidak
(1) Dihasilkan CO2
(2) Dihasilkan ATP
(3) Diperlukan enzim
(4) Dibentuk H2O
Pembahasan :
Proses respirasi gula secara aerob:
C6H12O6+O2 6CO2 +6H2O+38 ATP
Sedangkan secara anaerob (fermentasi alkohol)
C6H12O6 2C2H5OH + 2CO2 + 2 ATP
Jadi pada fermentasi alkohol tidak dihasilkan air.
Jawaban: D
Sumber: UMPTN 1994

1. Respirasi anaerob yang berlangsung dalam sel ragi


(1) Menghasilkan energi dan air
(2) Memerlukan gula dan enzim
(3) Memerlukan gula dan oksigen
(4) Menghasilkan alcohol dan karbondioksida
Pembahasan:
Respirasi anaerob yang berlangsung dalam sel ragi sebagai berikut:
enzim
C6H12O6 2C2H5OH + 2 CO2 + 2 ATP
- Memerlukan gula dan enzim
- Menghasilkan alkohol dan karbondioksida
Pernyataan (2) dan (4) yang betul.
Jawaban: C
Sumber: SPMB 2003
2. Enzim bekerja secara spesifik. Kerja enzim tersebut sangat dipengaruhi oleh.
(1) Suhu lingkungan
(2) pH medium
(3) Konsentrasi substrat
(4) Jenis substrat
Pembahasan:
Kerja enzim sangat dipengaruhi oleh:
1. Suhu lingkungan
2. pH medium
3. Konsentrasi substrat
4. Jenis substrat
Jawaban : E
Sumber : UMPTN 1999
1. Oksigen yang dihasilkan pada proses fotosintesis berasal dari ...
A. fotorespirasi
B. fosforilasi
C. fotolisis air
D. reduksi karbon dioksida
E. glikolisis
Pembahasan :
Dalam proses fotosintesis diperlukan bahan baku berupa H2O dan CO2. H2O akan
diproses dengan cara diurai menjadi 2H+ dan OH- yang nantinya OH- ini akan diubah
menjadi O2 proses ini dinamakan Fotolisis air. Sedangkan CO2 akan diproses dalam
siklus Calvin-Benson untuk diubah menjadi molekul glukosa. Jadi O2 yang dihasilkan
pada fotosintesis berasal dari fotolisis air.
JAWABAN : C. Fotolisis air

2. Yang bertindak sebagai akseptor elektron terakhir pada peristiwa transpor elektron
respirasi gula secara aerob ...
A. NADH2
B. FADH2
C. O2
D. SITOKROM
E. KOENZIM Q
Respirasi aerob adalah proses respirasi yang akseptor elektron terakhirnya adalah
oksigen.
JAWABAN : C. O2

3. Pada tumbuhan kegiatan metabolisme yang tidak asimilasi adalah:


A. fotosintesis
B. penambahan N
C. pembentukan gula
D. kemosintesis
E. respirasi
Pembahasan:
Metabolisme adalah reaksi kimia di dalam tubuh makhluk hidup.
Metabolisme disebut Anabolisme bila merupakan proses penyusunan/sintesa. Dan
disebut Katabolisme bila merupakan proses perombakan.
Asimilasi adalah proses Anabolisme, yaitu mensintesa zat organik dari zat anorganik
Asimilasi disebut fotosintesa jika prosesnya berlangsung dengan bantuan energi
matahari, dan disebut kemosintesa, jika berlangsung dengan bantuan energi kimia.
Respirasi adalah proses katabolisme karena merupakan proses perombakan
karbohidrat untuk melepaskan energi.
JAWABAN :E.respirasi
4. Enzim sebagai biokatalisator memiliki ciri khas yaitu
A. Dapat memperlambat atau mempercepat suatu reaksi
B. memacu pembentukan energy otot
C. hanya dapat bekerja bila tersedia energy ATP
D. bekerja pada substrat tertentu
E. mempercepat gerakan molekul lemak
Pembahasan:

Enzim adalah suatu senyawa yang khas yang dapat menurunkan energi aktivasi suatu
reksi sehingga reaksi dapat berlangsung dengan cepat. Enzim bekerja sangat khas
hanya bekerja pada satu jenis substrat tertentu, tidak ikut bereaksi, dan memiliki
syarat tertentu agar dapat bekerja secara optimal.
JAWABAN : D. bekerja pada substrat tertentu

5. Hasil akhir dari hasil glikolisis adalah


A. alcohol
B. asam laktat
C.asetil Co-A
D. asam sitrat
E. asam piruvat
Pembahasan:

Glikolisis merupakan tahap awal dari respirasi sel yang terjadi pada sitoplasma. Pada
proses glikolisis terjadi serangkaian reaksi enzimatis yang merubah glukosa menjadi
dua molekul piruvat yang nantinya akan bergabung dengan asetil koenzim A yang
akan masuk siklus krebs.
JAWABAN : E. asam piruvat

6. Bila dalam siklus krebs dihasilkan 8 NADH2 dan 2 molekul FADH2, maka setelah
melalui transfer electron akan dihasilkan ATP sejumlah
A. 10
B. 20
C. 28
D. 30
E. 32
Pembahasan

Setiap satu molekul FADH2 akan menghasilkan 2 molekul ATP, sedangkan setiap
satu molekul NADH2 akan menghasilkan 3 molekul ATP. Maka jumlah totalnya :
8 NADH2 = 24 ATP
2 FADH2 = 4 ATP
Jumlah total = 28 ATP
JAWABAN : C
Sumber: Ganesha operation

7. Proses yang terjadi pada sel ragi berikut ini :


enzim
C6H12O6 2C2H5OH + 2 CO2 + energi merupakan reaksi :
1. katabolisme
2. respirasi anaerob
3. fermentasi alkohol
4. eksergonik
Pembahasan:
reaksi
enzim
C6H12O6 2C2H5OH + 2 CO2 + energi, merupakan reaksi anaerob
fermentasi alkohol karena dihasilkan alkohol, serta reaksi ini merupakan reaksi
katabolisme glukosa yang dilakukan oleh bakteri atau jamur.
JAWABAN : A

8. Persamaan yang dimiliki fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat


1. anaerob
2. tahap glikolisis
3. dihasilkan 2 ATP
4. dilakukan oleh bakteri
Pembahasan:
Fermentasi alcohol : dilakukan oleh bakteri atau jamur, dihasilkan alcohol, CO2 dan
menghasilkan 2 ATP. Dan dilakukan secara anaerob
fermentasi asam laktat: dilakukan dalam sel-sel otot manusia, dihasilkan asam laktat,
berlangsung secara anaerob dan melalui jalur glikolisis dan hanya menghasilkan 2
ATP
JAWABAN : B

9. Senyawa berenergi tinggi yang dihasilkan dalam proses glikolisis dan siklus krebs
adalah
1. FADH2
2. NADH2
3. ATP
4. ADP
Pembahasan:
Senyawa berenergi tinggi yang dihasilkan pada siklus krebs adalah 2 ATP, 2 FADH2,
dan 6 NADH2.
JAWABAN : A

10. Reaksi pengikatan (fiksasi) CO2 dalam fotosintesis memerlukan


1. klorofil dan asam fosfogliserat
2. energy dari ATP
3. energy dari cahaya
4. enzim dan ribulosadifosfat
Pembahasan:

Fotosintesis mengalami dua tahapan reaksi:


- reaksi fotlisis/ penguraian H2O/ reaksi terang. Berlangsung di tylakoid, reaksi ini
memerlukan klorofil, cahaya matahari, enzim-enzim fotosintesis, NADP
- reaksi pengikatan CO2/ fiksasi CO2/ reaksi gelap, berlangsung di stroma. Reaksi
ini memerlukan CO2, ATP, RDP, NADPH2
JAWABAN : C

11. Tahap reaksi gelap dari tahap proses fotosintesis merupakan kelanjutan reaksi terang.
SEBAB
Semua produk dari reaksi terang dimanfaatkan pada reaksi gelap
Pembahasan:

Reaksi gelap tidak akan terjadi tanpa adanya reksi terang terlebih dahulu. Hal ini
dikarenakan pada reaksi gelap membutuhkan ATP dan NADPH yang disintesis pada
reaksi terang
JAWABAN : B

12. Tahapan proses respirasi yang paling banyak menghasilkan energi (ATP) adalah
transport elektron.
SEBAB
Akseptor terakhir ion hidrogen pada transport elektron adalah oksigen.
Pembahasan:

Tahapan respirasi yang paling banyak menghasilkan ATP adalah transpor elektron,
karena pada tahap ini elektron-elektron dalam bentuk ion hidrogen yang berikatan
dengan FAD dan NAD dibebaskan dan akseptor terakhir proses transport ini adalah
oksigen.
JAWABAN : B

13. Proses pembentukan karbohidrat dalam sel tumbuhan berlangsung dalam khloroplas.
SEBAB
Di dalam khloroplas terdapat khlorofil dan enzim yang diperlukan untuk
pembentukan karbohidrat.
Pembahasan:
Proses pembentukan karbohidrat adalah proses fotosintesa yang berlangsung dengan
energi matahari, klorofil, dan enzim. Tempat klorofil adalah kloroplas yang disebut
plastida
JAWABAN : A

14. Pada respirasi anaerob, dihasilkan 2 molekul ATP


SEBAB
Asam laktat yang dihasilkan pada proses respirasi aerob merupakan hasil reduksi
asam piruvat
Pembahasan:
Respirasi anaerob adalah respirasi yang akseptor elektronnya bukan oksigen. Pada
respirasi anaerob hanya dihasilkan 2 ATP. Contoh respirasi anaerob : fermentasi
alkohol dan fermentasi asam laktat
JAWABAN : C

LATIHAN SOAL UJI KOMPETENSI BAB METABOLISME

Bagian I: Pilihan ganda


Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dengan cara menyilang (X) huruf yang sesuai
pada lembar jawaban.

1. Kelompok organisme yang menggunakan bahan anorganik dan energi cahaya


matahari untuk membentuk zat organik disebut ORGANISME :
a. fotoorganotrof
b. kemoototrof
c. holotrof
d. fotoautotrof
e. methanotrof

2. Pada tumbuhan hijau proses fotosintesis berlangsung dalam organel sel...


a. mitokondria
b. klorofil
c. lisosom
d. kloroplas
e. tilakoid

3. Reaksi terang (fotolisis) pada proses fotosintesis tumbuhan hijau berlangsung dalam
a. plastida
b. tilakoid
c. stroma
d. grana
e. mitokondria

4. Reaksi yang menggunakan cahaya yang terjadi pada klorofil disebut .....
a. reaksi Calvin
b. reaksi gelap
c. reaksi terang
d. reaksi Blackmann
e. reaksi Reversibel
5. Fotosistem I sensitif terhadap cahaya dengan panjang gelombang :
a. 680 nm dan 700 nm
b. 700 nm dan 580 nm
c. 580 nm dan 680 nm
d. 700 nm
e. 680 nm

6. Proses awal dari suatu fotosintesis adalah...


a. energi cahaya diserap, elektron terbentuk
b. energi cahaya diserap, fotosistem terurai
c. energi cahaya diserap, air terurai
d. energi cahaya diserap, elektron terereksitasi
e. elektron terurai dari klorofil

7. Elektron dapat berpindah dari suatu tempat dan kembali ketempat semula
dinamakan....
a. elektron litik
b. elektron siklik
c. elektron nonsiklik
d. fotofosforilasi
e. termofilik

8. Fiksasi CO2 dilakukan oleh.....


a. ATP
b. APG
c. RDP
d. NADH
e. PGAL

9. Pada perubahan asam fosfogliserat (PGA) mengalami fosforilasi menjadi asam


difosfogliserat (PGAL).....
a. dibutuhkan ATP
b. dibuatkan ATP
c. dikeluarkan NADPH
d. dikeluarkan ATP dan NADPH
e. dibutuhkan ATP dan dikeluarkan NADPH

10. Kemosintesis dapat berlangsung dengan bantuan energi kimia dengan cara :
a. reaksi reduksi
b. reaksi oksidasi
c. reaksi oksidasi dan reduksi
d. reaksi terang
e. reaksi gelap

Bagian II: Pilihan majemuk


A. Jika 1,2 dan 3 benar
B. Jika 1 dan 3 benar
C. Jika 2 dan 4 benar
D. Jika 4 saja yang benar
E. Jika semua pernyataan benar

1. Pada perjalanan elektron siklik akan.....


1. dihasilkan ATP
2. melibatkan fotosistem II
3. melibatkan fotosistem I
4. dihasilkan ATP dan NADPH

2. Unit yang mampu menangkap cahaya matahari dalam fotosintesis adalah...


1. aseptor elektron
2. kompleks antene
3. fotosistem
4. klorofil

3. Yang berperanan dalam pengangkutan elektron adalah.....


1. NADH 3. sitokrom
2. FAD 4. klorofil

4. ATP dihasilkan di.....


1. klorofil
2. di membran dalam mitokondria
3. selama reaksi rantai elektron respiratori
4. pada siklus Calvin

5. Karbohidrat yang dihasilkan pda fotosintesis berperan dalam....


1. pembentukan lipid
2. sumber energi
3. pembentukan protein
4. penyusunan dinding sel

6. Lemak dapat disintesa dari zat....


1. protein 3. karbohidrat
2. asetil CoA 4. mineral

7. Mikroorganisme yang dapat melakukan kemosintesis adalah....


1. Nitrosomonas
2. bakteri besi
3. Nitrobacter
4. bakterio ungu

8. Pada metabolisme terjadi penyusunan senyawa sederhana menjadi senyawa kompleks,


proses tersebut dinamakan :
1. katabolisme
2. sintesis
3. respirasi
4. anabolisme

8. Pada proses fermentasi oleh jamur Saccharomyces terjadi reaksi kimia berikut:
C6 H12 O6 2C2 H5OH + 2 CO2 + 28 kkal
Berdasarkan reaksi kimia di atas dapat disimpulkan bahwa reaksi tersebut
a. Merupakan reaksi anaerob
b. Merupakan proses katabolisme
c. Menghasilkan alkohol
d. Merupakan proses anabolisme

Bagian III: PIlihan sebab akibat


a. Jika pernyataan benar, alasan benar ada hubungan
b. Jika pernyataan benar alasan benar tak ada hubungan
c. Jika pernyataan benar, alsaan salah
d. Jika pernyataan salah, alasan benar
e. Jike keduanya salah

1. ATP merupakan wujud dari energi kimia.


SEBAB
ATP mengandung ikatan fosfat sebanyak tiga gugus.

2. Enzim adalah biokatalisator.


SEBAB
Enzim memungkinkan terjadinya reaksi kimia.

3. Bakteri nitrit adalah bakteri kemototrof yang hidup dalam tanah.


SEBAB
Energi yang diperoleh dari hasil oksidasi asam nitrit digunakan oleh bakteri nitrit
untuk mensintesis karbohidrat.

4. Glukosa merupakan produk anabolisme.


SEBAB
Glukosa merupakan hasil reaksi molekul-molekul yang lebih sederhana.

5. Karbohidrat adalah hasil suatu katabolisme.


SEBAB
Pembentukan glukosa memerlukan katalisator.

Bagian IV: Essay


1. Apa yang dimaksud dengan enzim dan apa fungsi enzim tersebut ? Mengapa enzim
disebut sebagai biokatalisator, jelaskan !
2. Jelaskan dua tahap fotosintesis pada tumbuhan ? Apa hubungan antara reaksi terang
dan reaksi gelap ? jelaskan !

3. Jelaskan mengapa pada daun yang ditutup kertas karbon, apabila ditetesi larutan lugol
(yodium) tidak berubah menjadi warna biru-kehitaman ? jelaskan proses ini yang
kaitannya dengan fotosintesis ?

4. Mengapa pada waktu malam hari tumbuhan hijau yang ada di ruangan tengah atau di
kamar rumah kalian harus dikeluarkan ? jelaskan !

5. Jelaskan hubungan antara proses anabolisme dan katabolisme dengan memberikan


contoh !