Anda di halaman 1dari 1

TINDAK LANJUT EFEK SAMPING OBAT

DAN KEJADIAN TIDAK DIINGINKAN (KTD)


No. Dokumen : 440/SOP/ /PKM.SKMR/2017
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit : 27 Februari 2017
Halaman :1

UPT Dr. Tavip Trijono


PUSKESMAS NIP.1965122020
SUKAMAKMUR 02021002
1. Pengertian Adalah segala sesuatu khasiat yang tidak diinginkan untuk tujuan terapi yang
dimaksudkan pada dosis yang dianjurkan
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk tindak lanjut efek samping
obat dan KTD (kejadian tidak diinginkan)
3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Nomor 440/SK/ /PKM.SKMR/2017

4. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 74 Tahun 2016 tentang Standar


Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas
5. Prosedur/ 1. Petugas kesehatan tiap unit pelayanan menerima keluhan ESO (Efek
Langkah- Samping Obat ) dan KTD (Kejadian Tidak Diharapkan) dari pasien
langkah 2. Petugas kesehatan melaporkan ESO dan KTD ke petugas farmasi
3. Petugas farmasi mencatat ke dalam buku laporan ESO, yang meliputi
nama pasien, alamat, usia, diagnosis, terapi dan efek samping
4. Jika alergi ringan diberi obat pengganti, alergi sedang bisa dirawat di
puskesmas, alergi berat di rujuk
5. Petugas farmasi membuat laporan ESO (Efek Samping Obat) dan KTD
(Kejadian Tidak Diharapkan) ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor
6. Hal-hal yang - Memperhatikan efek samping obat terhadap pasien
Perlu - Menanyakan kepada pasien apakah ada alergi obat tertentu
Diperhatikan
7. Unit Terkait Ruangan farmasi

8. Dokumen - Resep obat


terkait
9. Rekaman
historis Tanggal mulai
No. Yang dirubah Isi perubahan
perubahan diberlakukan