Anda di halaman 1dari 3

URETRITIS GO URETRITIS NON SPESIFIK

= infeksi uretra yg penyebabnya N.gonorrhoeae = infeksi uretra yg bukan ok N.gonorrhoeae


GAMBARAN KLINIS Penyebab: C. trachomatis 15-40%
- keluhan gatal/nyeri pd ujung kemaluan; BAK sakit M. genitalium 15-25%
- 1-7 hr sesudah CS dg mitra berisiko Masa Inkubasi: 1-5 minggu
- Keluar cairan pus dari kemaluan, t/u pagi, makin Gambaran klinis:
banyak - BAK sakit (gatal, pedih pd pangkal/muara uretra)
KLINIS: mukosa uretra eritem, edem, discar - polakisuria: + darah, nokturia
mukopurulen, ektropion - discar uretra mukous/seromukous, jernih atau
DIAGNOSIS mukopurulen, t/u pagi; tdk sebanyak UGO/
- Pengecatan Gram ( mikroskop pembesaran 1000x) Diagnosis: • Pemeriksaan Gram: PMN > 5; DGNI (-)
- Lekosit PMN > 5 • Kultur: Media Mc Coy
- Diplokokus Gram Negatif Intraselular (DGNI) (+) • PCR
- Kultur: Media Thayer Marthin TERAPI
- PCR - Doksisiklin 2 x 100 mg/ hr – 7 hr
TERAPI - Eritromisin 4 x 500 mg/hr – 7 hr
Cefixime 400 mg orally in a single dose, OR Ceftriaxone - Azitromycin 1 gram, dosis tunggal
125 mg IM in a single dose, OR Ciprofloxacin 500 mg - Tetracycline 4 x 500 mg/hr – 7 hr
orally in a single dose, OR Ofloxacin 400 mg orally in a - Notifikasi Mitra seksual
single dose, OR Levofloxacin 250 mg orally in a single Komplikasi : Prostatitis Epididimis Orchitis
dose, OR Thiamphenicol 3,5 gr, single dose Vesiculitis Parauretritis Fistula
Balanitis
DISCAR YG KELUAR DARI LIANG VAGINA:
1. Discar vagina → Vaginitis: keputihan, kadang PERDARAHAN PERVAGINAM
gatal,iritasi, kadang bau 1. KANKER SERVIKS
Dikenal 3 penyakit utama Vaginitis: 2. POLIP SERVIKS
- vaginosis bakterial, 3. PERDARAHAN UTERUS
- trikomoniasis, DISFUNGSIONAL
- kandidosis vulvovaginal/vulvovaginitis candidal
4. KANKER ENDOMETRIUM
2. Discar endoservik
Cervicitis mukopurulenta: GO, non-GO

VAGINOSIS BAKTERIAL - Klotrimazol 500mg,intravagina, dosis tunggal


= Sindrom polimikroba yg menyebabkan turunnya - Flukonazol 150mg, dosis tunggal, oral
konsentrasi Lactobacili & peningkatan bakteri - Itrakonazol 2x200mg, dosis tunggal, oral
patogen yaitu Gardnerella vaginalis, Bacteroides - Nistatin 100.000 IU,intravag/hr, 14 hr
sp, - vulva: klotrimasol cr.,mikonasol cr, 7-14 hr
Mobiluncus sp, Mycoplasma sp, Prevotella sp.
Prevalensi VB pada wanita hamil 6-23%di dunia , SERVISITIS GO
14 % di Kanada = Peradangan serviks o/k N. gonorrhoeae
Diagnosis klinis Kriteria Amsel : Terdapat 3 dari 4 Klinis: asimtomatis; keputihan warna kuning
gejala berikut : Px: vulva tenang, ddg vagina eritem/tenang
- Discar vagina homogen & aderen ektoserviks: eritem/normal
- pH vagina > 4,5 endoserviks: eritem, edem, ektopi, bleeding,
- Terdapat clue cells discar mukopurulen
- Bau amin setelah ditetesi KOH (Whiff test Diagnosis: Gram: pmn > 30; DGNI (+)
positif) Kultur: Media Thayer Marthin
Terapi : PCR
- Metronidazol 2x500mg selama 7 hari ATAU TERAPI
- Klindamisin 2x300mg selama 7 hari ATAU - Cefixime 400 mg, per oral, dosis tunggal
- Metronidazol 2g dosis tunggal - Levofloksasin 250 mg, per oral, dosis tunggal
Komplikasi : Partus prematurus - Seftriakson 250 mg. i.m., dosis tunggal
- Spektinomisisn 2 gr i.m., dosis tunggal
TRICHOMONIASIS - Kanamisin 2 gr, i.m., dosis tunggal
= peny. Infeksi protozoa yg disebabkan oleh T. - Thiamphenicol 3,5 gr dosis tunggal
vaginalis Komplikasi
Gb. Klinis: tidak khas, kadang discar vagina Manifestasi infeksi GO pd bayi
banyak, Kuning atau hijau, kadang berbuih. Yg - Vaginitis GO: vagina eritem, edem, nyeri, discar
khas adalah bau busuk purulen
Discar vagina : Banyak, berbuih, Strawberry cervix - Conjunctivitis GO: 2-3 stlh lahir; ODS, edem
1. Discar vagina kuning kehijauan,atau berbuih palpebra, conjunctival congestion, eksudat
dan bau busuk purulen
2. Peradangan pd dinding vagina
3. Lab: NaCl 0,9% : T. vaginalis motil SERVISITIS NON GO
Terapi = Peradangan serviks bukan o/k N. gonorrhoeae
- Metronidazol 2 gr dosis tunggal, atau Penyebab: C. trachomatis (terbanyak)
- Metronidazol 2x 500 mg, 7 hr. Klinis: asimtomatis;
- mitra seksual harus diobati: dosis multipel 7 hr - keputihan kuning, vulva tenang
- inspeculo: dd vagina eritem/normal
KANDIDOSIS VULVOVAGINAL - ektoserviks: eritem/normal
= infeksi vagina dan/atau vulva oleh Candida - endoserviks: eritem, edem, ektopi, swab
Etiologi: C. albicans (80%) Predisposisi: hormonal, bleeding, discar mukopurulen
DM, antibiotik, imunosupresi, iritasi Diagnosis: Gram: pmn > 30; DGNI (-); Kultur;
Gambaran klinis : ELISA; PCR C. Trachomatis Immunofluoresence
- Gatal/panas/iritasi, keputihan kental spt dg antibodi monoklonal
susu/keju, tak bau/ masam Terapi
- Dinding vagina & vulva eritem/erosif (inflamasi) - Doksisiklin 2x 100 mg/hr- 7 hr
- Discar putih kadang disertai pseudomembran yg - Tetrasiklin 4x 500 /hr- 7 hr
melekat pada daerah erosif - Azitromycin 1 gr dosis tunggal
- pH <= 4,5 - Hamil: Eritromisin 4x500 mg/hr – 7 hr
Diagnosis : Lab KOH 10%: pseudohifa Komplikasi : PID, Bartholinitis, Endometritis,
Terapi: Salpingitis, Infertilitas, Kehamilan ektopik
- Mikonasol 200mg/hr, intravagina, 3 hr