Anda di halaman 1dari 2

Nama : Dian Astuti

Kelas : Reguler B 2016


Resume Bab 1 Keanekaragaman Hayati

KONSEP MENGENAI KEHATI


 Tingginya keanekaragaman hayati bukan hanya disebabkan oleh letak geografis
melainkan dipengaruhi juga oleh faktor variasi ilkim musiman, arus atau massa air
laut yang dipengaruhi oleh massa air dari Samudera, serta keragaman tipe habitat dan
ekosistem yang terdapat didalamnya.
 Keanekaragaman hayati merupakan istilah yang digunakan untuk menerangkan
keanekaragaman ekosistem dan berbagai bentuk variabilitas hewan, tumbuhan, serta
jasad renik di alam.
 Keanekaragaman hayati mencakup keanekaragam ekosistem ( habitat ), jenis (spesies)
dan genetika ( varietas/ras).
 Upaya melestarikan keanekaragaman hayati sangat diperlukan, karena
keanekaragaman hayati sangat penting bagi hidup dan kehidupan masusia
dipermukaan bumi.
 Tujuan konvensi keanekaragaman hayati adalah melestarikan dan mendayagunakan
secara berkelanjutan keanekaragaman hayati dan berbagai keuntungannya secara adil
dan merata dari hasil pemanfaatan sumber genetika, melalui akses terhadap sumber
genetika tersebut, ahli teknologi yang relavan secara pembiayaan yang mencukupi
dan memadai.

KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM
 Keanekaragaman ekosistem dapat dikenali melalui pengamatan terhadap lingkungan
fisik, dimana lingkungan fisik yang berbeda melahirkan komunitas kehidupan yang
berbeda.
 Sifat fisik ( suhu, kejernihan air, pola arus, dan kedalaman air ) mempengaruhi
komunitas yang hidup didalamnya, dan penting bagi timbulnya perbedaan
keanekaragaman organisme.
 Perbedaan ekosistem tidak hanya terjadi dalam hal komposisi spesie atau komunitas,
tetapi juga berkaitan dengan struktur lingkungan fisiknya ( struktur yang dihasilkan
oleh organisme )

KEANEKARAGAMAN SPESIES
 Variasi keanekaragaman spesies ditentukan oleh dua gradien geografis.
Pertama, posisi geografis, bahwa keanekaragama spesies bervariasi diantara daerah
tropis dan dingin.
Kedua, berdasarkan posisi perairan

KEANEKARAGAMAN GENETIK
 Keanekaragaman genetik menjelaskan adanya variasi faktor – faktor keturunan
dialam dan diantara individu dalam suatu populasi.
 variasi ini disebabkan oleh perbedaan susuanan empat pasang basa dari asam nukleat (
adenin, guanin, sitosin, dan timin), yang berfungsi sebagai pembentuk kode genetik.
 Keanekaragaman genetik tidak hanya terjadi di antara populasi , akan tetapi juga
didalam populasi.