Anda di halaman 1dari 8

PROGRAM KANTIN SEHAT

SEKOLAH DASAR NEGERI 4 AIKMEL

A. Tujuan dan Bentuk Layanan Kantin Sehat

Dalam kesempatan kali ini akan kita bahas mengenai Konsep Kantin yang sehat untuk

Sekolah. Kantin sehat merupakan suatu ruang atau bangunan di sekolah yang

dimanfaatkan untuk menyediakan makanan dan minuman sehat untuk melayani warga

sekolah. dimana tujuan penyediaan layanan kantin sehat di sekolah adalah;

- Menyediakan makanan yang aman dan bergizi;

- Menyediakan fasilitas untuk menerapkan ilmu kesehatan dan gizi; dan

- Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Berdasarkan tujuan dan Bentuk Layanan Kantin sehat diatas, maka kantin sehat

berfungsi sebagai:

1. Sarana penyediaan makanan untuk menjaga kesehatan warga sekolah

2. Tempat warga sekolah untuk memilih makanan yang aman dan bergizi

3. Tempat belajar tatakrama yang ada di masyarakat

4. Tempat bersosialisasi antar warga sekolah

B. Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh pengelola kantin adalah:

1. Menentukan waktu pelayanan kantin

2. Membuat prosedur pelayanan kantin (tata cara pembelian dan pembayaran,

pengembalian alat makan, pembuangan sampah, dll)

3. Membuat dekorasi yang menarik terkait gizi dan kesehatan di ruang kantin
4. Menyediakan tempat bagi peserta didik yang akan makan dengan membawa makanan

sendiri.

C. Aspek Pengelolaan Kantin Sehat

Mengingat manfaat yang diharapkan dari kantin sehat serta dampaknya terhadap

keadaan gizi dan kesehatan peserta didik, maka pengelolaan makanan di kantin sehat

hendaknya memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut:

1) pengelola kantin,

2) dana,

3) lokasi,

4) fasilitas dan peralatan.

D. Pengelola Kantin Sehat

Penyelenggaraan makanan kantin sehat memerlukan seorang penanggungjawab kantin

yang mempunyai tugas pokok sebagai penanggungjawab kelangsungan kantin sehat

secara keseluruhan, baik kedalam (sekolah) maupun keluar yaitu kepada orang tua

peserta didik dan instansi yang berwenang/ terkait terutama bila terjadi hal-hal yang tidak

diinginkan atau tidak diduga.

Pengelola kantin sehat memiliki kualifikasi sebagai berikut:

- Berbadan sehat

- Bebas dari penyakit menular

- Bersih dan rapi

- Mengerti tentang kesehatan

- Memiliki disiplin kerja yang tinggi


Selain kriteria tersebut diatas, pengelola kantin sehat perlu memiliki pengetahuan tentang

keamanan pangan sehingga tahu makanan atau jajanan yang baik untuk dijual di kantin

sehat. Pengelola ini harus mengerti cara pemasakan bahan makanan menurut gizi dan

kesehatan, serta memelihara kebersihan alat-alat makan (mencuci air bersih yang

mengalir dan sabun). Pengelola kantin sehat pernah mengikuti minimal bimbingan dari

petugas penanggungjwab program kantin sehat di lingkungan SDN 4 Aikmel khususnya

bidang higiene dan sanitasi makanan.

Pengawasan terhadap kualitas makanan, kebersihan, pengelola, peralatan, dan ruangan

kantin perlu dilakukan agar tujuan penyediaan kantin sehat dapat tercapai. Pengawasan

ini dapat ditugaskan pada guru piket.

E. Pembiayaan / Modal Kantin Sehat

Investasi pertama yang diperlukan dalam penyelenggaraan makanan kantin sekolah

adalah dana untuk sarana fisik dan bahan makanan berasal dari pedangang yang diberikan

untuk berdangang dilingkungan sekolah.

F. Lokasi Kantin

Lokasi kantin harus dalam pekarangan sekolah dan sedapat mungkin masih dalam

wilayah gedung sekolah, tidak berdekatan dengan jamban, kamar mandi dan tempat

pembuangan sampah

G. Fasilitas dan Peralatan

1. Fasilitas Bangunan Kantin, Kantin sehat dapat dikelompokkan menjadi dua jenis

yaitu kantin dengan ruangan tertutup dan kantin dengan ruangan terbuka seperti

koridor atau di halaman sekolah. Meskipun kantin berada di ruang terbuka,

namun ruang pengolahan dan tempat penyajian makanan harus dalam keadaan
tertutup. Kedua jenis kantin di atas harus memiliki sarana dan prasarana sebagai

berikut: Sumber air bersih; Tempat penyimpanan; Tempat pengolahan; Tempat

penyajian; Ruang makan; Fasilitas sanitasi; Perlengkapan kerja; Tempat

pembuangan sampah yang tertutup.

2. Fasilitas Air Bersih, Kantin dengan ruangan tertutup maupun kantin dengan

ruangan terbuka harus mempunyai suplai air bersih yang cukup, baik untuk

kebutuhan pengolahan maupun untuk kebutuhan pencucian dan pembersihan. Air

bersih dapat diperoleh dari PAM maupun dari sumur. Air bersih yang disimpan

dalam ember harus selalu tertutup. Gunakan gayung bertangkai panjang untuk

mengambil air dari ember.

3. Fasilitas Ruang Pengolahan. Ruang pengolahan atau persiapan makanan

mempunyai persyaratan yang sama, baik untuk kantin ruang tertutup maupun

kantin ruang terbuka. Ruang pengolahan selalu dalam keadaan bersih dan terpisah

dari ruang penyajian dan ruang makan. Ruang pengolahan atau persiapan

makanan harus tertutup. Terdapat tempat/ meja yang permanen dengan

permukaan halus, tidak bercelah dan mudah dibersihkan untuk pengolahan atau

penyiapan makanan

4. Fasilitas Tempat PenyajianKantin ruang tertutup maupun kantin ruang terbuka

harus mempunyai tempat penyajian makanan seperti lemari display, etalase atau

lemari kaca yang memungkinkan konsumen dapat melihat makanan yang

disajikan dengan jelas.


5. Peralatan Kantin. Peralatan yang digunakan dalam proses persiapan sampai

penyajian harus mudah dibersihkan, kuat dan tidak mudah berkarat, misalnya

peralatan dari bahan stainless steel untuk pisau, panci, dan wajan.

6. Fasilitas Pembuangan Limbah. Tempat sampah atau limbah padat di kantin harus

tersedia dan jumlahnya cukup serta selalu tertutup. Di dalam maupun di luar

kantin harus bebas dari sampah. Jarak kantin dengan tempat penampungan

sampah sementara minimal 20 m. Ada selokan atau saluran pembuangan air,

termasuk air limbah dan berfungsi dengan baik serta mudah dibersihkan bila

terjadi penyumbatan. Terdapat lubang angin yang berfungsi untuk mengalirkan

udara segar dan membuang limbah gas hasil pemasakan makanan

Aikmel , Januari 2017


Kepala Sekolah

MAHMUDIN, S.Pd
NIP. 19670224 198803 1 007
LAMPIRAN :
PROGRAM KERJA KANTIN SEHAT
SEKOLAH DASAR NEGERI 4 AIKMEL

No Sub Komponen Pelaksanaan Sumber Penaggung Indokator Ket


Kegiatan Anggaran Jawab Keberhasilan
1 Planning Sosialisasi Swadaya Kepala Tertibnya siswa
(perencanaan) program Modal Sekolah dan dan warga sekolah
kantin sehat usaha Guru kelas 6 dalam membuang
siswa kepada an. Ubalti sampah dan siswa
pedagang, Jupriadi, S.Pd mampu
siswa dan membedakan
gruru tentang makanan yang
peningnya sehat untuk
kantin sehat dikonsumsi
bagi warga
sekolah

2 Persiapan penyusunan Ubalti tersusunnya


standar Jupriadi, S.Pd standar
(preparing)
operasional operasional
pengelolaan pengelolaan (sop)
dalam layanan
kebutuhan makan
minum siswa yang
baik untuk
kesehatan

3 Sarana dan Lokasi Ubalti Siswa dapat


prasarana terpusat Jupriadi, S.Pd menikmati
disatu tempat makanan ditempat
yang nyaman yang nyaman
dan baik
terbebas dari
polusi
4 Acktuating Setiap hari Ubalti  Penerapan
(pelaksanaan) kerja Jupriadi, S.Pd budaya
sarapan sehat
sebelum jam 9
 Tersusunnya
daftar harga
barang yang
akan dijual
 Tersedianya
kebutuahan
makanan
sehat dan
bergizi
 Mempermudah
akses siswa
dalam
pemenuhan
kebutuhan
makan minum

5 Evaluasi Kegiatan Kepala Tersedianya


(Controlling) evaluasi Sekolah laporan dan
dilaksnakan layanan
per semester kebutuhan
makanan sehat
untuk dikonsumsi
setiap hari sesuai
kebutuhan yang
standar dangan
konsep kesehatan

6 Laporan Pelaporan Muh. Husni 1. Tersusunnya


dilaksanakan Hadi, S.Pd rekap bulanan
perbulan laporan
layanan
penjualana
makanan dan
minuman yang
sehat untuk
dikonsumsi
serta dapat
dipublikasikan
dilingkungan
sekolah
2. Bahan evaluasi
dan Laporan
Usaha
kesehatan
Sekolah (UKS)

Aikmel , Maret 2016


Kepala Sekolah

MAHMUDIN, S.Pd
NIP. 19670224 198803 1 007