Anda di halaman 1dari 9

Laporan Kasus Kecil

Meniere’s Disease

Pembimbing :

dr. Tris Sudyartono, Sp. THT – KL

Disusun oleh :

Yudia Mahardika

11-2015-203

KEPANITERAN KLINIK
ILMU PENYAKIT TELINGA HIDUNG TENGGOROK KEPALA LEHER
UNIVERSITAS KRISTEN KRIDA WACANA
RS MARDI RAHAYU KUDUS
PERIODE 18 JULI 2016 – 20 AGUSTUS 2016

1
LAPORAN KASUS

Kepaniteraan Klinik Bagian Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Kepala Leher

Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus

________________________________________________________________________

I. IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny. S
Umur : 46 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Pekerjaan : Buruh
Pendidikan : SD
Alamat : Besito rt.05/02
Status pernikahan : Menikah
Agama : Islam
No RM : 424066
Tanggal pemeriksaan : 27 Mei 2016

II. PEMERIKSAAN SUBYEKTIF


Anamnesis dilakukan secara autoanamnesis pada hari, 2016 pukul WIB di poliklinik THT.
Keluhan Utama: Pusing berputar.

Riwayat Penyakit Sekarang


Os datang dengan keluhan pusing berputar sejak 3 hari ini. Rasa pusing berputar disertai
berdengung dan berkurangnya pendengaran telinga kanan. Rasa pusing berputar hilang timbul
dan berulang sebanyak 2 kali dalam 3 hari ini dan berlangsung selama kurang lebih 30 menit
setiap kali serangan. Serangan pertama dirasakan lebih berat daripada serangan berikutnya.
Pusing berputar juga disertai mual dan muntah. Tidak ada riwayat konsumsi obat-obatan
jangka panjang, benturan kepala, operasi kepala, ataupun dinyatakan dokter mengidap tumor
kepala sebelum ini.

2
Os juga mengeluh adanya rasa penuh di telinga kanan yang hilang timbul dan merasa tidak
nyaman ketika berada di keramaian terutama pada telinga kanan.
Os menyangkal adanya riwayat cairan yang keluar dari telinga ataupun nyeri telinga.
Riwayat flu, demam dan batuk pilek lama disangkal.

Riwayat Penyakit Dahulu


 Riwayat alergi disangkal
 Riwayat ISPA disangkal
 Riwayat asma disangkal
 Riwayat hipertensi disangkal
 Riwayat diabetes mellitus disangkal

Riwayat Penyakit Keluarga


 Riwayat alergi disangkal
 Riwayat ISPA disangkal
 Riwayat asma disangkal
 Riwayat hipertensi disangkal
 Riwayat diabetes mellitus disangkal

Riwayat Sosial Ekonomi


Os bekerja sebagai buruh. Os peserta BPJS kelas 2.
Kesan ekonomi : Cukup

III. PEMERIKSAAN OBYEKTIF


Status Presens
Keadaan umum : Baik
Kesadaran : Compos mentis
Status Gizi : Baik
Tekanan darah : 130/80 mmHg
Suhu : 36,5oC
Nadi : 77x/menit
Pernapasan : 20x/menit

3
Kepala dan Leher

Kepala : Normocephal
Wajah : Simetris
Leher Anterior : Tidak tampak dan tidak teraba pembesaran KGB
Leher Posterior : Tidak tampak dan tidak teraba pembesaran KGB

Status Lokalis

1. Telinga
Pemeriksaan Rutin Umum Telinga
Bagian Dextra Sinistra
Auricula Bentuk normal, benjolan (-), Bentuk normal, benjolan (-),
nyeri tarik (-) nyeri tarik (-)
Preauricula Tragus pain (-), fistula (-), abses Tragus pain (-), fistula (-), abses
(-) (-)
Retroauricula Nyeri tekan (-), edema (-), Nyeri tekan (-), edema (-),
hiperemis (-) hiperemis (-)
Mastoid Nyeri tekan (-), edema (-), Nyeri tekan (-), edema (-),
hiperemis (-) hiperemis (-)
CAE Discharge (-), serumen (-), discharge (-), Serumen (-),
hiperemis (-), edema (-), corpus hiperemis (-), edema (-), corpus
alienum (-) alienum (-)
Membran Timpani
 Perforasi (-) (-)
 Cone of light (+) arah jam 5 (+) arah jam 7
 Warna Putih mengkilat seperti mutiara Putih mengkilat seperti mutiara

 Bentuk Cekung Cekung

4
Pemeriksaan Rutin Khusus Telinga :

1. Test Penala
a. Rinne
AD ( + ) : AC > BC
AS ( + ) : AC > BC
Kesan : SNHL AD dan Normal AS
b. Webber : lateralisasi ke telinga kiri
Kesan: SNHL
c. Schwabach
AD: memendek (+)
AS: sama dengan pemeriksa
Kesan: SNHL AD, Normal AS
2. Hidung
Pemeriksaan Rutin Umum Hidung
Hidung Dekstra Sinistra
Bentuk Normal Normal
Sekret Mukoserous Mukoserous
Mukosa Merah muda Merah muda
Konka Media Merah muda, pembesaran (-) Merah muda, pembesaran (-)
Konka Inferior Merah muda, pembesaran (-) Merah muda, pembesaran (-)

Meatus Media Merah muda Merah muda


Meatus Inferior Merah muda Merah muda

Septum Deviasi (-) (-)


Massa (-) (-)

Pemeriksaan Rutin Khusus Hidung


Tidak dilakukan.

Pemeriksaan Sinus Paranasal


Tidak dilakukan.

5
3. Tenggorok
Pemeriksaan Rutin Umum Tenggorok
 Oral : dapat membuka mulut dengan baik
 Mukosa buccal : merah muda
 Ginggiva : merah muda
 Gigi geligi : dalam batas normal, lengkap, caries (-), gangrene (-)
 Lidah 2/3 anterior : dalam batas normal, merah muda
 Palatum durum dan mole : warna merah muda

Tonsil
Dextra Sinistra
Ukuran T1 T1
Kripta tonsil Tidak Melebar Tidak Melebar
Permukaan Rata Rata
Warna Merah muda Merah muda
Detritus (-) (-)
Fixative (+) (+)
Peritonsil Abses ( - ) Abses ( - )
Pilar anterior Merah muda Merah muda

Orofaring
 Arkus faring : simetris, merah muda
 Mukosa : merah muda
 Dinding posterior orofaring : merah muda, granulasi (-), post nasal drip (-)

Pemeriksaan Rutin Khusus Tenggorok


Tidak dilakukan karena tidak ada indikasi.

Pemeriksaan Rutin Khusus


 Tes provokasi nistagmus : nistagmus (+)
 Uji Romberg : menunjukkan instabilitas

6
 Dix-Hallpike Maneuver : (-)

IV. PEMERIKSAAN PENUNJANG


 Pemeriksaan audiometri
 Vestibulometri
 Pemeriksaan elektronistagmografi
 Pemeriksaan elektrokokleografi
 Pemeriksaan CT Scan/MRI

V. RESUME
1. PEMERIKSAAN SUBYEKTIF
o Keluhan Utama : Vertigo
o Riwayat Penyakit Sekarang :
 Episode akut:
Vertigo perifer
Sensorineural Hearing Loss, Tinnitus LF
Nausea, vomitus
 Eliminasi DD:
Head injury (-), tumor kepala (-)
o Riwayat Penyakit Dahulu :
 ISPA (-), alergi (-), asma (-), penyakit serupa (-), hipertensi(-), diabetes mellitus(-)
o Riwayat Penyakit Keluarga :
 ISPA (-), alergi (-), asma (-), penyakit serupa (-), hipertensi(-), diabetes mellitus(-)
o Riwayat Sosial Ekonomi : kesan ekonomi cukup.

2. PEMERIKSAAN OBYEKTIF

Status Lokalis

1. Pemeriksaan Rutin Umum Kepala dan Leher : dalam batas normal


2. Pemeriksaan Rutin Umum Telinga : dalam batas normal
3. Pemeriksaan Rutin Khusus Telinga : uji penala - SNHL AD
4. Pemeriksaan Rutin Umum Hidung : dalam batas normal
5. Pemeriksaan Rutin Umum Tenggorok : dalam batas normal

7
6. Pemeriksaan Rutin Khusus :
- Tes Provokasi Nistagmus : Nistagmus (+)
- Uji Romberg : Instabilitas (+)
- Dix-Hallpike Maneuver : (-)

VI. DIAGNOSIS BANDING


 Meniere’s Disease
 Benign Paroxysmal Positional Vertigo
 Neuronitis Vestibuler
 Acoustic Neuroma

VII. DIAGNOSIS SEMENTARA


 Meniere’s Disease

VIII. DIAGNOSIS PASTI


Belum dapat ditentukan

IX. PROGNOSIS
Dubia ad bonam

X. PENATALAKSANAAN
1. Medikamentosa:
a. Antivertigo
b. Sedatif
c. Vasodilator perifer
d. Diuretik
e. Neurotonik
2. Rehabilitasi
3. Terapi operatif: Dekompresi sakus endolimfatikus
4. Suportif:
- Diet rendah garam

8
- Pola hidup sehat
- Olahraga teratur
5. KOMPLIKASI
 Neuronitis Vestibularis
 Labirinitis
 Total Hearing Loss