Anda di halaman 1dari 4

Penanganan Abortus Incomplit

No. Dokumen : 440/C.VII.SOP KIA.022.05/436.6.3.7/2015


No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 01 Mei 2015
Halaman :1/3
UPTD Puskesmas Sememi

KOTA
SURABAYA dr. Lolita Riamawati
NIP 196908262002122003

1. Pengertian Abortus inkomplit adalah dimana sebagaian jaringan hasil konsepsi masih tertinggal
di dalam uterus dimana pada pemeriksaan vagina, kanalis servikalis masih terbuka
dan teraba jaringan dalam kavum uteri atau menonjol pada ostium uteri eksternum,
perdarahan masih terjadi dan jumlahnya bisa banyak atau sedikit bergantung pada
jaringan yang tersisa, yang menyebabkan sebagaian plasenta masih terbuka sehingga
perdarahan berjalan terus.adalah
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah penanganan abortus incomplit
dalam rangka peningkatan mutu dan kinerja di puskesmas Sememi

3. Kebijakan SK Kepala Kepala UPTD Puskesmas Sememi nomor


440/A.I.SK.6.0001.01/436.6.3/2015 tentang jenis-jenis pelayanan

4. Referensi Ilmu kebidanan, penyakit kandungan dan keluarga berencana untuk pendidikan
bidan
5. Prosedur/ a. Petugas melakukan anamnesa sesuai dengan ANC normal
Langkah b. Petugas melakukan anamnesa mulai kapan terjadi perdarahan kehamilan dan
menanyakan penyebab perdarahan
c. Pemeriksaan ANC terpadu sesuai SOP
d. Pemeriksaan fisik lebih di tekankan pada pemeriksaan genetalia dan
perdarahan sedikit-sedikit dan terdapat stosel atau tidak
e. Petugas mencatat hasil anamnesa pada kartu ibu dan pada buku KIA
f. Kolaborasi dengan dokter umum untuk pemberian terapi kepada pasien
g. Dokter menegakkan diagnosa abortus inkomplit untuk mendapatkan
penanganan lebih lanjut.
h. KIE keluarga sesuaiuntukrujukanke RS
i. Petugas melakukan penatalaksanaan pra rujukan sesuai dengan SOP
j. Petugas mengantar pasien berangkat ke RS
Penanganan Abortus Incomplit
No. Dokumen : 440/C.VII.SOP KIA.022.05/436.6.3.7/2015
UPTD Puskesmas dr. Lolita Riamawati
No. Revisi : 00
Sememi SOP NIP 196908262002122003
Tanggal Terbit : 01 Mei 2015
Halaman :2

PasienDatang
6. Diagram
Alir

Petugas melakukan anamnesa sesuai dengan ANC normal

Petugas melakukan anamnesa mulai kapan terjadi perdarahan kehamilan


dan menanyakan penyebab perdarahan

Pemeriksaan ANC terpadu sesuai SOP

Pemeriksaan fisik lebih di tekankan pada pemeriksaan genetalia dan


perdarahan sedikit-sedikit dan terdapat stosel atau tidak

KonsulDokter
Umum Kartu status pasien

KIE keluarga sesuaiuntukrujukanke RS

Petugasmelakukan penatalaksanaan pra rujukan


sesuai dengan SOP

Informed
Petugasmengantarpasienberangkatke RS Consent

Selesai
Penanganan Abortus Incomplit
No. Dokumen : 440/C.VII.SOP KIA.022.05/436.6.3.7/2015
UPTD Puskesmas dr. Lolita Riamawati
No. Revisi : 00
Sememi SOP NIP 196908262002122003
Tanggal Terbit : 01 Mei 2015
Halaman :3

7. Unit  Loket
terkait  Laboratorium
 BPU
 BPG
 Gizi
 Kasir
 Apotik

8. Rekaman Historis Perubahan

No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl.mulai


diberlakukan
Penanganan Abortus Incomplit
No. Dokumen : 440/C.VII.SOP KIA.022.05/436.6.3.7/2015
UPTD Puskesmas dr. Lolita Riamawati
No. Revisi : 00
Sememi SOP NIP 196908262002122003
Tanggal Terbit : 01 Mei 2015
Halaman :4