Anda di halaman 1dari 3

UJIAN TULIS STASE INTEGRASI

PENYAKIT AKIBAT KERJA

Soal* (dimodifikasi sesuai ingatan penulis)

Tn X usia 35 tahun datang ke poliklinik anda dengan keluhan batuk, demam, dan sesak. Keluhan
dirasa semakin memberat. Keluhan timbul setelah pasien bekerja membersihkan AC yang lama tidak
dibersihkan dan didesinfektan 3 hari yang lalu. Pasien memiliki kebiasaan merokok.

Ku/Kes : sedang/composmentis

TD : 120/70 mmHg ; N 100x/m ; RR 28x/m ; T 38C

Status Generalis dbn

Status lokalis

Thoraks : Inspeksi retraksi +, ketertinggalan gerak –

Auskultasi ronki basah halus +/+

Perkusi redup

Palpasi fokal fremitus kanan dan kiri menurun

Rontgen Thoraks

Terdapat gambaran infiltrat tersebar di seluruh lapang paru

Pertanyaan

1. A. Diagnosis banding ?
B. Diagnosis ? Alasan diagnosis ?
2. Apakah penyakit tersebut termasuk PAK ? Jelaskan !
3. Tatalaksana pada kasus tersebut ?

Jawaban* (dimodifikasi sesuai ingatan penulis)

1. A. Pneumonia ; Efusi pleura duplek ; TB Paru


(Bronkopneumonia biasa terjadi pada anak-anak atau lansia, tidak ada penjelasan mengenai
kelainan pada bronkus seperti RBK dan Wh menghilangkan dd bronkitis ataupun asma)
B. Anamnesis
Batuk, demam, sesak semakin memberat sejak 3 hari yang lalu
Riwayat membersihkan AC yang lama tidak didesinfektan
Kebiasaan merokok
Pemeriksaan Fisik
Ku/kes : sedang/composmentis
Tanda Vital : RR 28x/m (takipneu) ; T 38C (febris)
Status lokalis
Thoraks : Inspeksi retraksi +
Auskultasi : ronki basah halus +/+
Perkusi : redup
Palpasi : fokal fremitus kanan dan kiri menurun
Pemeriksaan Penunjang
Rontgen thoraks : Terdapat gambaran infiltrat tersebar diseluruh lapang paru
Diagnosis : Pneumonia ( Trias : demam, work of breath meningkat (sesak, RR meningkat,
retraksi, nch), saturasi menurun (tanda yang baru) atau ronki basah halus (tanda yang
lama) disertai gambaran infiltrat di paru khas pada pneumonia)
2. Tegakkan diagnosis klinis
Pneumonia
Tentukan pajanan
Pajanan berupa bakteri pada debu yang masuk ke dalam saluran pernapasan ketika pasien
sedang membersihkan AC yang sudah lama tidak didesinfektan.
Tentukan apakah pajanan cukup lama untuk dapat menimbulkan gangguan kesehatan
Pajanan tidak cukup lama (saya tidak menulis bagian ini langsung ke pajanan cukup kuat)
Tentukan apakah pajanan cukup kuat untuk dapat menimbulkan gangguan kesehatan
Pajanan bakteri pada debu AC yang lama tidak didesinfektan cukup kuat untuk menginfeksi
saluran pernapasan pasien didukung dengan kebiasaan merokok pasien yang menyebabkan
melemahnya kekebalan saluran pernapasan pasien sehingga menjadi lebih mudah terinfeksi
Tentukan apakah pajanan berhubungan dengan gangguan kesehatan
Ya, pajanan bakteri yang menginfeksi saluran napas pasien mengakibatkan timbulnya
keluhan batuk, demam, dan sesak nafas yang semakin memberat
Tentukan faktor internal pekerja
Laki-laki dengan kebiasaan merokok
Tentukan PAK/Non-PAK
PAK karena pajanan bakteri yang menginfeksi saluran napas pasien cukup kuat untuk
menimbulkan keluhan didukung dengan faktor risiko merokok (sesuai penjelasan dokter ini
bukan PAK jadi hati-hati teman)
3. Penatalaksanaan Komprehensif
Fokus Personal
Non Medikamentosa
O2 4 lpm nk
IVFD RL 20 tpm
Medikamentosa
PO Amoksisilin 3x500 mg
PO Paracetamol 3x500 mg
PO Ambroksol 3x30 mg
Komunikasi, Edukasi, dan Informasi
Pasien
Jelaskan mengenai penyakit dari penyebab, cara penularan, pengobatan, dan prognosis
Edukasi untuk istirahat cukup
Edukasi untuk berhenti merokok karena menjadi faktor risiko mudah terinfeksi
Edukasi untuk menggunakan APD seperti masker sekali pakai ketika sedang bekerja
Keluarga
Jelaskan mengenai penyakit dari penyebab, cara penularan, pengobatan, dan prognosis
Edukasi untuk mendukung pasien berhenti merokok
Edukasi untuk mensuport pasien agar lekas sembuh
Komunitas Lokal
Penyuluhan mengenai penyakit akibat kerja (padahal ini bukan)
Mengkomunikasikan kepada perusahaan untuk menyediakan APD berupa masker sekali
pakai untuk karyawannya ketika bekerja
Prinsipnya 3 Pencegahan PAK dan 5 Pilar Pencegahan PAK dijabarkan sesuai dengan kasus
(mungkin karena pada kasus ini bukan PAK sehingga yang diminta tatalaksana komprehensif
tapi saran lebih baik ditulis saja meskipun kasusnya bukan PAK)