Anda di halaman 1dari 4

Dita Nur Kusumawati ( P27833314037 ) D4/5

A. Pengertian Hidrodinamika

Hidrodinamika ( fluida dinamis ) adalah ilmu yang mempelajari tentang fluida yang bergerak
atau mengalir terhadap sekitarnya. Fluida yang dibahas adalah fluida ideal. Ciri-ciri fluida
ideal :

a. Tak kental, tidak ada gesekan baik internal fluida maupun fluida dengan dinding

b. Tak termampatkan (tidak kompresibel) tidak mengalami perubahan volum jika diberi
tekanan

c. Aliran stasioner (tidak turbulen) memiliki garis arus (streamline)

d. Aliran tidak bergantung waktu (tunak) kecepatan fluida disetiap titik tertentu adalah
konstan.

B. Persamaan Kontinuitas :

Debit alir fluida adalah volume fluida yang mengalir tiap satuan waktu. Debit fluida pada pipa
satu dengan luas penampang A1 akan sama dengan debit pada pipa dua dengan penampang A 2

Q = V/t Q = A.v

Persamaan Kontinuitas : A1.v1 = A2.v2

Keterangan : Q = Debit (m3/s)

V = Volume Fluida (m3)

t = Selang waktu (S)

V1 = kecepatan aliran pada penampang satu (m/s)

V2= kecepatan aliran pada penampang dua (m/s)

A1= luas penampang satu (m2)

A2 = luas penampang dua (m2)


C. Asas Bernouli

Asas Bernoulli menyatakan bahwa fluida yang mengalir dalam pipa horizontal tekanan yang
paing besar terdapat pada bagian yang kelajuannya paling kecil, dan tekanan yang paling kecil
terdapat pada bagian kelajuan yang paling besar.

P1 + ᵨ g h1 + ½ ᵨv12 = P2 + ᵨ g
Persamaan Beroulli h2 + ½ ᵨv22

Kasus Persamaan Bernoulli :

a. Untuk fluida tak bergerak (v1 = v2 = 0)

P1 + ᵨ g h1 + 0 = P2 + ᵨ g h2 +0

P1 - P2 = ᵨ g (h1 - h2)

b. Fluida yang mengalir melalui pipa mendatar

P1 + ½ ᵨv12 = P2 + ᵨv22

P1 + P2 = ½ ᵨ v22 - v12
c. Tangki Bocor

Kecepatan semburan v = 2gh

Jarak mendatar semburan x =2 hy

Debit Semburan Q = A 2gh

Hukum Bernoulli P + ½ ᵨv2 + ᵨgh = konstan

Hukum Bernoulli menyatakan bahwa jumblah dari tekanan (P) energy kinetic

persatuan volume ½ ᵨv2 , dan energy potensial persatuan volume ᵨgh memiliki nilai
yang sama pada setiap titik sepanjang suatu garis arus.
D. Aplikasi Asas Bernoulli

a. Gaya Angkat Pesawat Terbang

Empat gaya yang bekerja pada pesawat terbang ketika mengudara :

1) Berat pesawat disebabkan oleh gravitasi bumi

2) Gaya angkat disebabkan oleh kedua sayap pesawat

3) Gaya kedepan disebabkan oleh mesin pesawat

4) Gaya hambatan, disebabkan oleh gesekan udara

Gaya angkat oleh sayap pesawat dirumuskan :

F1 – F2 = ½ ᵨ (v22 - v12)A

Dengan F1 – F2 = gaya angkat ᵨ = massa jenis udara


b. Venturimeter

1. Venturimeter tanpa manometer

Digunakan sebagai alat pengukur kelajuan aliran zat cair

V1 = 2gh/A1/A2 – 1

2. Venturimeter dengan Manometer

Venturi ini dilengakapi manometer yang berupa pipa U berisi raksa.

V1 = ᵨ ᵨ
2 rgh/ u{(A1/A2)-1} ᵨr = Massa jenis raksa

ᵨ u= Massa jenis udara

c. Tabung Pitot

Tabung pitot merupakan alat untuk mengukur kelajuan aliran gas

V= ᵨ
2 rgh/ ᵨu