Anda di halaman 1dari 4

1. Jelaskan sejarah singkat bola tangan ?

Permainan bola tangan diciptakan oleh Max Haizer pada tahun 1917. Pada
mulanya bernama torball. Kemudian oleh Carl Scheleur pada tahun 1919 namanya
diubah menjadi hand ball. Pada tahun 1928 terbentuk organisasi bola tangan seluruh
dunia dengan nama International Amateur Hand Ball Federation, disingkat IAHF,
kemudian pada tahun 1945 IAHF berubah nama menjadi IHF atau International Hand
Ball Federation. Pada tahun 1934 terbentuk pula persatuan bola tangan Jerman, yang
beranggotakan 25.000 putra dan putri. Di Indonesia permainan bola tangan telah dikenal
sejak zaman penjajahan Belanda, namun sampai saat ini perkembangan bola tangan
belum begitu dikenal oleh masyarakat. Hal ini mungkin terjadi karena tidak adanya
organisasi bola tangan yang besar di Indonesia.
2. Teknik dasar permainan bola tangan
A. Teknik Menggiring Bola (Dribbling)
Latihan dribbling harus dilakukan secara sistematis, maksudnya diawali
dengan gerakan yang lambat ke gerakan yang lebih cepat atau dari yang mudah,
kemudian setelah gerakan tersebut sedah dikuasai gerakan ditambah dengan
gerakan-gerakan yang lebih sulit. Suatu bentuk sistematika dribbling antara lain:
 Drible harus dengan satu tangan
 Drible harus dengan berganti-ganti tangan yang memenatulkan bola.
 Drible zig-zag.
 Drible – vivot – drible zig-zag.
 Bodweaving – drible zig-zag
Cara melakukan gerakan drible:
 Bola dipantulkan dengan satu tangan.
 Bola dipantulkan kira-kira 1meter di depan pemain yang sedang bergerak
atau berlari kedepan
 Memantulkan bola dengan cara melecutkan pergelangan tangan yang
terakhir menyentuh ujung-ujung jari tangan.
B. Teknik Melempar Bola
Cara melempar bola dapat dilakukan dengan dua tangan dan tergantung pada
variasi yang digunakan:
 Lemparan dari atas kepala (over head pass)
 Lemparan dada (over chest pass)
 Lemparan dari bawah lengan (over underhand pass)

Cara melempar bola dengan satu tangan paling sering dilakukan karena
lemparan ini secara relative sangat mudah, cepat dan terarah. Macam-macam
lemparan satu tangan adalah:
 Lemparan dari atas bahu (javelin pass)
 Lemparan dari samping badan (side pass)
 Lemparan dari belakang badan ( reverse pass)
C. Teknik Menembak Bola
a. Menembak saat meloncat ke depan (the dive shot)
Menolakkan kaki didepan garis gawang kemudian meluncurkan
badannya kedepan arah gawang lawang sehingga seluruh badannya
melayang diudara. Bola dipegang dengan satu tangan diatas bahu, bola
dilepaskan pada saat mencapai titik tertinggi dari hasil lompatan ke depan.
b. Menembak sambil menjatuhkan diri (the fatal shot)
Bola dipegang dengan satu tangan lalu badan dicondongkan
kedepan atau kesamping dan dilanjutkan dengan gerakan melepaskan
tembakan. Setelah bola lepas dari lengan, penembak mendaratkan
badannya dilanjutkan dengan gerakan menggulingkan badan
c. Menembak saat bola keatas (the jump shot)
Sebelum menembak, penembak bola melakukan gerakan
melompat keatas dengan maksud menembakkan bola melewati ats kepala
atau lengan lawan. Penembak mendaratkan kakinya disekitar dimana ia
menumpuh atau melompat pada awal gerakan.
d. Menembak saat melayang (the flying shot)
Aspek penting yang diperhatikan ialah irama langkah. Pemain
harus dapat menangkap dan menguasai bola dengan baik dan kemudian
melakukan awalan tiga langkah yang diizinkan sebelum melompat pada
waktu langkah terakhir. Pada waktu melakukan lompatan, pemain harus
dapat mengkonsentrasikan diri untuk melompat cukup jauh ke depan dan
juga melepas bola. Menembak dengan cara ini, memberi keuntungan bagi
penembak yaitu memperpendek jarak lemparan dan juga daya tembaknya
akan lebih bertenaga atau lebih keras. Dalam melakukan flying shot ini,
harus diperhatikan 3 unsur pokok yaitu: awalan (irama langkah),
ketinggian lompatan, dan jarak.
e. Menembak bola dengan sikap berdiri (the standing throw shot)
Tembakan ini sangat sederhana dan kemungkinan berhasilnya
sangat kecil, karena lemparan ini memberikan kesempatan lawannya
untuk mempertahankan gawangnya. Pada waktu menembak dianjurkan
untuk menembak ke bawah atas panggul dan memantulkan bola didepan
gawang agar sulit ditangkap penjaga gawang.
f. Menembak dari samping badan (the side throw)
Menembak dari samping diakhiri dengan gerakan pura-pura untuk
memperdaya lawan sehingga bergerak kearah yang salah dan membuka
ruang yang keras untuk dapat menembakkan bola. Cara ini dilakukan
apabila terhalang oleh lawan sehingga tidak dapat bekerjasama dengan
temannya
D. Teknik Menangkap Bola
Menangkap bola umumnya menggunakan dua tangan. Beberapa hal yang
perlu diperhatikan dalam menangkap bola adalah, sebagai berikut:
 Posisi menghadap kearah sasaran atau bola.
 Posisi kedua tangan dijulurkan lurus ke depan.
 Posisi badan agak condong ke depan.
 Posisi kaki agak sedikit dibuka.

3. Jelaskan mengapa permainan bola tangan merupakan permainan hasil modifikasi dan
kombinasi dari permainan bola basket dan futsal?
Karena bola tangan merupakan permainan beregu yang menggunakan bola
sebagai alatnya, yang dimainkan dengan menggunakan satu atau kedua tangan.
Permainan ini hampir sama dengan permainan bola basket, akan tetapi permainan ini
menggunakan gawang futsal untuk mencetak poin. Dapat dikatakan permainan ini
merupakan kombinasi antara permainan basket dan futsal. Dalam permainan ini bola
dapat dilempar, dipantulkan, atau ditembakkan. Tujuan dari permaian ini adalah
memasukkan bola sebanyak-banyaknya ke gawang lawan dan mencegah agar tim lawan
tidak dapat memasukkan bola ke gawang sendiri. Bola tangan dibedakan menjadi dua
macam permainan yaitu bola tangan outdoor dan indoor. Pada permainan handball
outdoor, menggunakan 11 pemain termasuk dengan kipernya. Sedangkan pada handball
indoor menggunakan 7 pemain termasuk dengan kipernya.
4. Jelaskan mengapa permainan bola tangan kurang berkembang di Indonesia!
Karena permainan bola tangan tidak ada kejuaraannya dan tidak ada yang
mengurusi cabang – cabang olahraga bola tangan/ induk organisasinya, dalam arti tidak
ada yang bertanggung jawab secara khusus untuk mengembangkannya, oleh karea itu
permainan bola tangan kurang berkembang di Indonesia.
5. Jelaskan taktik permainan yang harus dipahami oleh sebuah tim dan pemain dalam
sebuah permainan bola tangan!
Seperti permainan pada umumnya bola tangan mengenal dua jenis pola
pertahanan yaitu pola bertahan dan pola menyerang. Pola bertahan dibagi menjadi
pertahanan man to man, artinya pemain bertahan menjaga ketat pemain penyerang
terutama yang membawa bola dengan penjagaan satu lawan satu dan pertahanan zone
defence, yaitu pemain bertahan bertanggungjawab mempertahankan daerah pertahanan
masing-masing yang telah ditetapkan. Pola Menyerang terbagi menjadi tiga yaitu pola
bertahan man to man yaitu menyerang menggunakan pola blocking dan screening
(berhadapan dengan pemain lawan untuk mempertahankan bola), pola bermain formasi 4
-2, 3 -3 atau 3 – 2 – 1 serta melakukan serangan balik cepat (counter attack).
Permainan olahraga bola tangan dengan tujuh pemain semakin populer di dunia,
Kejuaraan Dunia pertama bola tangan yang memainkan tujuh pemain diselenggarakan
pada tahun 1954 dan Swedia keluar sebagai juaranya. Olimpiade Montreal Kanada 1976
menjadi tonggak sejarah bagi bola tangan sebagai cabang olahraga yang rutin
dipertandingkan di Olimpiade nomor putra dan putri.