Anda di halaman 1dari 22

Sebagai seorang guru sudah seharusnya melakukan persiapan dalam rancangan pembelajarannya,

proses hasil belajar secara bermutu akan dilihat sejauh mana sorang guru dalam meramu
pembelajarannya semakin baik termasuk pembuatan butir-butir soal.

Dalam melaksanakan proses penilaian, tes merupakan alat ukur yang paling sering digunakan guru
untuk mengukur hasil belajar siswa. Dari hasil tes, guru dapat mengetahui sejauh mana tujuan
yang telah ditetapkan dapat tercapai. Oleh karena itu, agar tes dapat mengukur hasil dengan
tepat, maka tes harus dikembangkan dengan benar.

1. Bagaimana Membuat Perencanaan Tes yang Baik

Tes baru akan berarti bila terdiri dari butir-butir soal yang menguji tujuan yang penting dan
mewakili seluruh bahan yang diujikan secara representatif. Pemilihan butir-butir soal dilakukan
atas dasar pertimbangan pentingnya konsep, dalil atau teori yang diuji dalam hubungannya dengan
peranannya terhadap bidang studi secara keseluruhan.

Untuk memudahkan guru dalam menyusun tes, maka perlu dibuat kisi-kisi soal yang akan menjadi
acuan bagi guru dalam menulis butir soal. Kisi-kisi ini memuat beberapa informasi, antara lain
cakupan materi yang akan diuji, kompetensi yang akan diuji, tingkat kesukaran soal, dan jumlah
butir soal yang dibutuhkan

2. Dasar-dasar Penyusunan Tes

Tes merupakan alat ukur yang paling banyak digunakan untuk menentukan keberhasilan siswa
dalam suatu proses pembelajaran. Adapun dasar-dasar penyusunan tes adalah sebagai berikut:
1. Tes harus dapat mengukur apa-apa yang dipelajari dalam proses pembelajaran sesuai dengan
tujuan pembelajaran yang tercantum dalam rencana pembelajaran
2. Tes disusun sedemikian rupa sehingga benar-benar mewakili materi yang telah dipelajari
3. Pertanyaan tes hendaknya disesuaikan dengan aspek-aspek tingkat belajar yang diharapkan
4. Tes hendaknya disusun sesuai dengan tujuan penggunaan tes itu sendiri
5. Tes disesuaikan dengan pendekatan pengukuran yang dianut, apakah mengacu pada kelompok
ataukah mengacu pada patokan tertentu
6. Tes hendaknya dapat digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran

Contoh soal Hafalan/Ingatan (Recall) C1

Jenjang ini meliputi kemampuan menyatakan kembali fakta, konsep, prinsip, prosedur yang telah
dipelajari oleh siswa.
contoh soal:

Dalam sejarah kesusastraan Indonesia, penyair yang banyak menulis puisi kontemporer adalah ….
A. W.S. Rendra
B. Ramadhan K.H
C. Sutarji Calzoum Bachri
D. Putu Wijaya
Simbol unsur perak, tembaga, dan emas secara berturut-turut adalah…..
a. Ag, Cu, dan Au
b. Fe, Cu, dan Au
c. Sn, Ag, dan Cu
d. Pd, Ag, dan Cu
Untuk Menambah / menyisipkan gambar dapat dilakukan dari menu :

a. Insert, Clip Art, Picture, Pilih Gambar, OK

b. Insert, Picture, Clip Art, Pilih Gambar, OK

c. Insert, Clip Art, Pilih Gambar, Insert

d. Insert, Picture, Clip Art, Pilih Gambar, Insert

Peristiwa berikut yang termasuk perubahan kimia adalah…..


a. air mendidih menjadi uap air
b. gula larut dalam air panas
c. kertas dibakar menjadi abu
d. lilin meleleh karena dinyalakan

Contoh soal Pemahaman (Comprehension) C2


Pada jenjang ini siswa diharapkan kemampuannya untuk mengerti makna dari informasi yang
diperoleh baik berupa fakta, konsep, dan prinsip.
Perbedaan prosa, puisi, dan drama dalam kesusastraan Indonesia didasarkan atas….
A. bahasa yang digunakan
B. pengembangan plot dan struktur cerita
C. perwujudan lahiriah sebuah karya sastra
D. banyaknya tokoh dalam cerita

Jika kita ingin keluar dari komunitas milis tertentu , maka langkah yang tepat adalah….

a. Menulis surat pengunduran diri dengan menggunakan surat pos

b. Melakukan sign out millis


c. Melakukan tag email
d. Melakukan Unsubscribe
Kode yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web disebut ……

a. HTML

b. HTTP

c. WWW

d. URL
Jumlah atom N yang terdapat pada molekul (NH4)2SO4 sebanyak…..
a. 1
b. 2
c. 4
d. 6
Contoh soal Penerapan (Application) C3
Yang termasuk jenjang penerapan adalah kemampuan menggunakan prinsip, aturan, atau metode
yang telah diketahuinya dalam situasi baru atau situasi kongkrit.
Untuk melakukan print secara otomatis tombol manakah yang harus kita tekan?

A.Crtl Z
B. Ctrl X
C. Ctrl A
D.Ctrl P

Pak Udin ingin mengetahui keterampilan siswanya dalam menggunakan mikroskop. Untuk
kepentingan tersebut pak Udin telah menentukan 7 indikator. Dari 7 indikator tersebut kemudian
dibuat 7 buah pertanyaan dalam bentuk skala rating. Setiap pertanyaan mempunyai 5 skala. Jika
dari hasil pengukuran Ani memperoleh skor 20, berapa persenkah nilai yang diperoleh Ani ?
A. 20 %
B. 25 %
C. 57%
D. 71,4%
Pada Power Point, Toolbar yang dipakai untuk menampilkan secara miniatur seluruh slide yang
telah dibuat digunakan :

a. Slide View

b. Outline View
c. Slide Show

d. Slide Sorter View


Jika diketahui massa atom relatif Na=23, S=32, H=1, dan O=16 maka massa molekul
relatif Na2S4.5H2Oadalah…..
a. 19
b. 142
c. 232
d. 264
Contoh soal Analisis (Analysis) C4
Yang dimaksud jenjang analisis adalah kemampuan menguraikan suatu informasi yang dihadapi
menjadi komponen-komponennya, sehingga struktur informasi serta hubungan antar komponen
informasi tersebut menjadi jelas.
Pak Adi menginginkan para siswanya dapat membuat karangan tentang bahaya rekayasa genetika
dalam 5000 kata. Jenjang kemampuan berpikir yang ingin dikemabangkan oleh pak Adi adalah ….
A. penerapan
B. analisis
C. sintesis
D. evaluasI

Jika kita menggunakan chat pada keyboard pada saat kita menekan Ctrl alt del dan klik End Proses
maka apa yang akan terjadi pada computer tersebut?

a. Refresh

b. Restart

c. Shout Down

d. log off

Berikut ini benar tentang GPRS, kecuali ……

a. Akses data sampai pada kecepatan 115 kbps

b. Akses internet tanpa kabel

c. Tarif dibayar per bulan tanpa didasarkan besarnya penggunaan


d. Kita harus memiliki handphone untuk dapat mengakses internet
Dalam wadah 5 liter dimasukkan 4 mol SO3 yang terurai menurut reaksi:
2 SO3(g) <—> 2 SO2(g) + O2(g)
Jika pada saat kesetimbangan tercapai masih ada 1 mol SO3. Berapakah tetapan
kesetimbangannya…..
a. 2,7
b. 5,4
c. 13,5
d. 27
Contoh soal Sintesis (Synthesis) C5
Yang dimaksud jenjang sintesis adalah kemampuan untuk mengintegrasikan bagian-bagian terpisah
menjadi suatu keseluruhan yang terpadu. Termasuk di dalamnya kemampuan merencanakan
eksperimen, karya tulis (laporan, artikel), menyusun cara baru untuk mengklarifikasikan obyek,
peristiwa, dan informasi-informasi lainnya.

Gambar persamaan Y = kx akan selalu berbentuk ….


A. parabola
B. lurus
C. plantean
D. asintosis

Topologi jaringan di mana setiap komputer terhubung langsung dengan komputer/alat lain melalui
sebuah link khusus. Setiap sambungan atau link hanya untuk berkomunikasi antara dua komputer
atau alat yang dihubungkannya, merupakan kharakteristik dati topologi …

a. Topologi Ring

b. Topologi Star

c.Topologi Bus

d.Topologi Mesh

Hasan mendengarkan dengan tekun ” Acara Pembinaan Bahasa Indonesia ” melalui TV. Sebentar-
sebentar ia mencatat, kemudian cepat beralih dan memperhatikan kembali kepada pembicara.
Hasan tidak beranjak dari kursinya sebelum acara tersebut selesai. Berdasarkan contoh tersebut,
Hasan memiliki unsur-unsur, misalnya, konsentrasi penuh, bertujuan, berminat, siap secara fisik
dan mental. Unsur-unsur tersebut termasuk bagian dari …
A. pembicara
B. pembicaraan
C. penyimak
D. situasi

Sebanyak 1 liter larutan CrCl3 1M dielektrolisis dengan arus 6 A. Waktu yang diperlukan untuk
mengendapkan semua logam kromium adalah…..(Ar Cr= 52, F=96500 C mol -1)
a. 289500 detik
b. 96500 detik
c. 48250 detik
d. 32167 detik
Contoh soal Evaluasi (Evaluation) C6
Yang dimaksud jenjang evaluasi adalah kemampuan untuk mempertimbangkan nilai suatu
pernyataan, uraian, pekerjaan, berdasarkan kriteria tertentu yang ditetapkan. Misalnya memilih
rumusan yang didukung oleh data.

Jika diketahui potensial elektroda standar dari:

Ag+ (aq) + e —> Ag(s) εo = +0,80 volt


In3+ (aq) + 3e —> In(s) εo = -0,34 volt
Mg2+ (aq) + 2e —> Mg(s) εo = -2,37 volt
Mn2+ (aq) + 2e —> Mn(s) εo = -1,20 volt

Pasangan yang memberikan perbedaan potensial sebesar +1,14 volt adalah…..


a. Ag I Ag + II Mn 2+ I Mn
b. In I In 3+ II Ag + I Ag
c. Mn I Mn 2+ II Mg 2 + I Mg
d. Ag I Ag + II In 3+ I In
Diketahui sebuah software dapat membuat sebuah extensi *.JPG dan *.TIF selain itu dapat pula
melakukan pengeditan berupa gambar dan logo serta memanipulasi efek photo, selain itu pula
software ini kini sudah memasuki generasi ke 14 atau juga disebut CS4 dari keterangan tersebut
dapat diambil kesimpulan bahwa software tersebut….

a.Software desain grafis

b. Software statistik

c. Software desain html

d. Software angka
Suatu pabrik menyatakan bahwa lembaran alumunium yang diproduksi mempunyai tebal 0,04 cm.
Setelah diambil sampel secara acak sebanyak 100, diperoleh tebal rata-rata lembaran 0,0408 cm,
dengan standar deviasi 0,004 cm. Dari sampel ini dengan = 0,10 dapat diambil kesimpulan
bahwa….
A. pertanyaan pabrik ditolak
B. pertanyaan pabrik tidak ditolak
C. tidak dapat diambil kesimpulan
D. jika = 0,20, maka pertanyaan pabrik tidak di tolak

data pribadi dan dari berbagai sumber

A. Contoh Soal untuk Penilaian Kognitif, Afektif dan Psikomotor


Contoh Soal C1
1. Sebutkan pengertian elektro kimia!
Jawab : Ilmu yg mempelajari aspek elektronik pada reaksi kimia
2. Sebutkan bagian" dr sel galvani!
Jawab : Voltmeter, jembatan garam, anoda, katoda
Contoh Soal C2
3. Diketahui reaksi 2 AgNO3 + Cu → 2 Ag + Cu(NO3)2. Notasi sel Volta yang didasarkan reaksi di atas adalah….
a. Cu / Cu2+ || Ag+ / Ag
b. Cu / Cu2+ || Ag / Ag+
c. Ag2+ / Cu || Ag / Cu2+
d. Ag / Ag+ || Cu / Cu2+
Jawaban : A
4. Gas klorin bila direaksikan dengan basa dapat mengalami disproporsionasi, maka persamaan
reaksinya adalah...
a. 2Cl2(g) + 4NaOH (aq)  2NaCl (aq) + NaClO3 (aq) + H2O(l)
b. Cl2(g) + 2NaOH (aq)  NaCl (aq) + NaClO3 (aq) + H2O(l)
c. 3Cl2(g) + 6NaOH (aq)  5NaCl (aq) + NaClO3 (aq) + H2O(l)
d. 4Cl (g) + 2NaOH (aq)  5NaCl (aq) + 2NaClO3 (aq) + 2H2O(l)
e. 5Cl2(g) + 8NaOH (aq)  6NaCl (aq) + 4NaClO3 (aq) + 4H2O(l)
Jawaban : B

5. Pada persamaan redoks,


α MnO4- + 16H+ + 5C2O42-  b Mn2 + 8H2O + 10CO2
α dan b berturut- turut adalah … … …
a. 2 dan 3 d. 3 dan 5
b. 2 dan 4 e. 2 dan 2
c. 2 dan 5
Jawaban : C
Contoh soal C3
6. Berdasarkan data :
Fe2+ + 2e → Fe Eo = -0,44 volt
Pb2+ (aq) + 2e →Pb Eo = -0,13 volt
Zn2+(aq) + 2e → Zn Eo = -0,76 volt
Sn2+(aq) + 2e → Sn Eo = -0,14 volt
Reaksi yang tidak dapat berlangsung adalah….
1. Fe2+ + Zn
2. Pb2+ + Fe
3. Sn2+ + Zn
4. Fe2+ + Sn
Jawaban : D
7. Dalam suatu sel volta terjadi reaksi :
Sn + 2Ag+ Sn2+ + 2Ag
Jika diketahui E Sn |Sn = -0,14 volt dan EO Ag+ | Ag = +0,80 volt, maka potensial standar sel tersebut adalah…
O 2+

Jawaban : EOsel = EO besar – EO kecil


= +0,80 – (-0,14)
EOsel = +0,94 volt
Contoh soal C4
8. Suatu logam dibiarkan di ruang terbuka dan berkontak dengan udara dan air. Logam ini akan
mengalami perubahan secara perlahan. Bentuk fisik logam lama kelamaan berubah dan menjadi
rapuh, sehingga mudah dipatahkan. Biasanya akan terbentuk suatu senyawa yang tidak
diinginkan. Untuk menghindari hal itu biasanya penggunaan pagar untuk desain eksterior dilapisi
dengan cat. Jika logam tersebut adalah besi, senyawa yang tidak diinginkan yang mungkin
terbentuk adalah…
a. Fe(OH)2
b. Fe2O
c. Fe2O3.xH2O
d. FeO3
e. FeO2
Jawaban : C

9. Dalam dunia pertanian, banyak digunakan pupuk untuk menambah kualitas tanah. Salah satu
jenis pupuk kimia adalah Pupuk ZA. Pupuk ini digunakan untuk menambah hara nitrogen dan
sulfur untuk tanaman. ZA adalah singkatan dari istilah zwavelzure ammoniak, yang
berarti amonium sulfat (NH4SO4). Senyawa ini terdiri dari ion ammonium dan ion sulfat.
Berapakah bilangan oksidasi untuk unsur belerang pada ion yang menyusun senyawa tersebut?
a. +6
b. 6
c. -6
d. 1
e. -1
Jawaban : A

Contoh Soal C5
10. Elektrolisis adalah rangkaian dua elektroda yang dicelupkan dalam larutan elektrolit yang
dilengkapi sumber arus listrik. Electron mengalir dari anoda ke katoda. Elektrolisis dapat
digunakan untuk memurnikan zat. Buatlah persamaan reaksi yang mungkin terjadi pada proses
pemurnian logam dari larutan tembaga (II) sulfat dan rangkaian perjalanan elektronnya! (dengan
elektroda tembaga)
Jawab:
Katoda (reduksi) : Cu2+ (aq) + 2e Cu (s)
Anoda (oksidasi) : Cu (s) Cu2+ + 2e
Reaksi sel : Cu (s) Cu(s)
e mengalir dari katode ke anoda

11. Suatu benda yang terbuat dari logam dapat mengalami peristiwa korosi ketika dibiarkan dalam
ruang terbuka dan akan membentuk oksida besi. Logam besi yang terkena air hujan yang
mengandung senyawa SOx NOx juga mengalami hal yang sama, namun relatif lebih cepat.
Untuk mengurangi efek tersebut dapat digunakan beberapa cara salah satunya dengan melapisi
besi dengan seng, timah ataupun krom. Tuliskan penyebab proses pengkroposan tersebut dan
prinsip dasar pencegahannya!
Jawab:
Penyebab umum :
Air, udara (O2), asam, larutan elektrolit
Prinsip dasar:
Kereaktifan logam, potensial reduksi.
menghalangi adanya kontak dengan faktor penyebab dan perlindungan logam dengan
penggunaan logam yang lebih reaktif. Adanya reaksi pergesaran. Logam yang lebih reaktif
akan lebih dahulu bereaksi daripada logam tersebut.
Contoh Soal C6
12. Jika diketahui potensial elektroda standar dari:
Ag+ (aq) + e - Ag(s) εo = +0,80 volt
In3+ (aq) + 3e- In(s) εo = -0,34 volt
Mg2+ (aq) + 2e- Mg(s) εo = -2,37 volt
Mn2+ (aq) + 2e- Mn(s) εo = -1,20 volt
Pasangan yang memberikan perbedaan potensial sebesar +1,14 volt adalah.....
a. Ag | Ag+ || Mn2+ | Mn
b. In | In3+ || Ag+ | Ag
c. Mn | Mn2+ || Mg2+ | Mg
d. Ag | Ag+ || In3+ | In
Jawaban : B
13. Jika diketahui potensial elektroda standar dari:
Mg2+ + 2e- → Mg Eo = -2,34 volt
Cu2+ + 2e- → Cu Eo = +0,34 volt
Tentukan besar perbedaan potensial agar reaksi terjadi!

Jawab :

Jawaban : 2,68

Contoh Soal Afektif


Siswa telah melihat demmonstrasi dari gurunya tentang percobaan elektroda yaitu Zn dan
Cu yang dimasukkan ke dalam larutan H2SO4 dengan jembatan garam KCl. Siswa mengamati
hal yang terjadi untuk membantu meningkatkan pemahaman mengenai materi elektrokimia
14. Praktikum tersebut membatu saya dalam memahami materi elektrokimia
a. Sangat tidak setuju
b. Tidak setuju
d. Ragu-ragu
c. Setuju
d. Sangat Setuju

15. Pada elektroda Zn terjadi oksidasi


a. Sangat tidak setuju
b. Tidak setuju
d. Ragu-ragu
c. Setuju
d. Sangat Setuju
16. Logam Cu merupakan elektroda positif
a. Sangat tidak setuju
b. Tidak setuju
d. Ragu-ragu
c. Setuju
d. Sangat Setuju
17. Saya mampu mengambil kesimpulan dari praktikum tersebut
a. Sangat tidak setuju
b. Tidak setuju
d. Ragu-ragu
c. Setuju
d. Sangat Setuju

18. Saya senang mempelajari kimia khususnya materi elektrokimia


a. Sangat tidak setuju
b. Tidak setuju
d. Ragu-ragu
c. Setuju
d. Sangat Setuju
19. Materi elektrokimia mudah bagi saya
a. Sangat tidak setuju
b. Tidak setuju
d. Ragu-ragu
c. Setuju
d. Sangat Setuju
20. Saya senang mengerjakan soal mengenai sel volta daripada elektrolisis
a. Sangat tidak setuju
b. Tidak setuju
d. Ragu-ragu
c. Setuju
d. Sangat Setuju
21. Saya senang mempelajari materi elektrokimia dengan cara praktikum
a. Sangat tidak setuju
b. Tidak setuju
d. Ragu-ragu
c. Setuju
d. Sangat Setuju

Contoh Soal Psikomotorik


22. Tentukan elektroda yang akan di gunakan di anoda dan katoda yang akan
digunakan dalam percobaan sel galvani jika zat yang disediakan adalah seng dan tembaga!
Jawab : Seng di anoda dan tembaga di katoda.
23. Tentukan reaksi apa yang akan terjadi pada anoda dan katoda dalam percobaan dengan prinsip
dasar elektrokimia dan fungsi elektron di dalamnya!
Jawab : Di anoda terjadi reaksi oksidasi dan elektron adalah produk darireaksi tersebut.
Di katoda terjadi reaksi reduksi dan elektron sebagai reaktan pada reaksi tersebut
B. Analisis Aspek dalam Soal Ujian Nasional
Suatu proses pembelajaran dapat diketahui keberhasilannya dengan melakukan serangkain
evaluasi. Dalam evaluasi pembelajaran terdapat berbagai cara untuk mengumpulkan informasi
mengenai hasil belajar. Hasil pembelajarn ini diharapkan dapat meliputi tiga aspek yakni
kognitif, psikomotor dan afektif. Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan
Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2013 Tentang Standar Penilaian Pendidikan, Penilaian
aspek koginitif biasa dilakukan dengan carates tulis, tes lisan, dan penugasan. Sedangkan
penilaian kompetensi sikapdapat dilakukan melalui
observasi, penilaian diri, penilaian “teman sejawat”( peer evaluation) oleh peserta didik dan
jurnal. Instrumen yang digunakan untuk observasi, penilaian diri, dan penilaian antarpeserta
didik adalah daftar cek atau skala penilaian(rating scale) yang disertai rubrik, sedangkan pada
jurnal berupa catatan pendidik. Adapun penilaian kompetensi psikomotorik dilaksanakan
dengan menilai kinerja,
yaitu penilaian yang menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatukompetensi tertentu
dengan menggunakan tes praktik,
projek,dan penilaian portofolio. Instrumen yang digunakan berupa daftar cek atauskala penilaian
(rating scale) yang dilengkapi rubrik. Penilaian hail belajar dapat dilakukan dalam kegiatan
sehari-hari (selama proses pembelajaran), ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ujian
akhir sekolah dan ujian nasional.
Soal-soal yang digunakan dalam ujian nasional selama ini selalu berbentuk tes tertulis, dan
aspek-aspek yang dinilaipun hanya seputar kompetensi pengetahuan. Belum pernah ada soal
tertulis dalam ujian nasional yang berupa penilaian obeservasi maupun tes praktik dan kinerja.
Karena penilaian sikap biasanya dilakukan selama proses pembelajaran, melalui observasi,
penilaian sejawat, penilaian diri dan penilaiannya dalam bentuk skala-skala. Dari penjelasan ini
dapat diambil kesimpulan bahwa penilaian kompetensi sikap sulit diterapkan dalam soal-soal
ujian nasional, oleh karena itu hingga saat ini belum pernah ditemukan soal ujian nasional yang
menilai aspek sikap tersebut khususnya dalam soal-soal ujian mata pelajaran bidang ilmu kimia.
Aspek psikomotor adalah salah satu aspek kecerdasan yang berupa ketangkasan dan keahlian
dalam melakukan suatu ketrampilan. Dalam penilaiannya dapat dilakukan melalui tes kinerja
(yaitupenilaian yang menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu kompetensi tertentu).
Tes ini dapat berupa tes praktik, projek, dan penilaian portofolio. Karena bentuk kecerdasannya
yang menitikberatkan pada pelaksanaan suatu pekerjaan atau penilaian terhadap ketrampilan
maka tentu saja hal terbesut sulit diterapkan dalam pembuatan soa-soal pada ujian tulis terutama
ujian nasional. Namun, penilaian kenerja dapat dilakukan dalam ujian sekolah yang dapat
dijadikan sebagai pertimbangan penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa, soal-soal yang diujikan dalam ujian
nasional yang berupa tes tertulis didominasi oleh penilaian kompetensi pengetahuan, karena
sulitnya membuat soal tertulis (yang biasanya berbentuk soal pilihan ganda, isian, jawaban
singkat, benar-salah, menjodohkan, dan uraian. Selain itu, kompetensi sikap dan ketrampilan ini
bersifat berkelanjutan sehingga lebih memudahkan penilaiannya jika dilakukan dalam proses
pembelajaran sehari-hari. Dan hasilnya pun akan lebih akurat jika dilakukan dalam bentuk
pengamatan meskipun tak jarang pemahaman akan sikap dan suatu ketrampilan dapat diuji
dalam bentuk tes tertulis. Hal inilah yang disebut sebagai penilaian berupa kualitas yang
dikuantitaskan.
Soal yang dibuat untuk ujian nasional mengacu berbagai tingkatan taksonomi menurut
Bloom. Ada soal yang menguji kemampuan kognitif berupa pemahaman, aplikasi, penerapan,
analisis, sintesis, dan lain-lain. Berikut adalah beberapa contoh soal ujian nasional kimia 2013:
1. Contoh soal tingkat C3

2. Contoh soal C5

3. Contoh soal C4
Berikut adalah hasil analisis taksonomi untuk soal ujian kimia SMA/MA dengan
kode H2SO4-31P15–51A23 tahun ajaran 2012-2013:

1 C2
2 C2
3 C2
4 C4
5 C2
6 C2
7 C3
8 C3
9 C2
10 C2
11. C3
12 C3
13. C2
14. C3
15 C3
16 C2
17 C4
18 C4
19 C4
20 C2
21. C4
22. C2
23. C4
24. C4
25. C3
26. C2
27. C2
28. C3
29. C4
30. C5
31 C6
32 C2
33 C3
34 C6
35 C5
36 C5
37 C1
38 C1
39 C4
40 C4

Dari empat puluh soal yang ada ternyata semua soalnya disusun berdasarkan taksonomi
Bloom, ini mengindikasikan bahwa soal-soal tersebut dibuat untuk menilai kemampuan kognitif
peserta didik.

Karena ujian nasional berupa tes tulis dan hanya berisi soal-soal yang menguji kemampuan
pengetahuan, maka peserta didik hanya terpaku pada peningkatan pemahaman dalam suatu
bidang keilmuan tertentu. Hal ini akan membatasi siswa dalam mengeksplorasi keterampilannya
untuk menerapkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari serta menghayati nilai-nilai social dan
keagamaannya. Selain itu pembatasan materi dalam ujian nasional juga akan memberikan efek
pengkotak-kotakan dalam mamahami suatu konsep. Peserta didik hanya akan belajar tentang
materi yang mungkin muncul dalam ujian nasional. Oleh Karena itu, siswa akan memiliki
pemahaman parsial dalam suatu bidang keilmuan. Namun efek positifnya, peserta didik akan
belajar lebih rajin dan sungguh-sungguh dalam mempersiapkan menghadapi ujian nasional.
karena tuntutan ujian nasional sebagai salah satu syarat kelulusan akan memberikan kekuatan
tersendiri bagi para peserta didik. Peserta didik akan berusaha semaksimal mungkin agar dapat
mencapai nilai terbaik
Bloom pada tahun 1956, dalam bukunya yang berjudul Taxonomy of Educational Objectives.
Handbook I : Cognitive Domain yang diterbitkan oleh McKey New York telah membagi ranah
(domain) kognitif menjadi beberapa bagian. Berikut adalah penjelasannya.

Tujuan pembelajaran dalan ranah (domain) kognitif atau intelektual dibagi menjadi 6 tingkatan,
dilambangkan dengan huruf C (cognitive). Secara umum, makin tinggi tingkatannya semakin rumit
tujuan pembelajaran itu yaitu:

1. Tingkat (Level) Pengetahuan – C1

Pada level atau tingkatan terendah ini dimaksudkan sebagai kemampuan mengingat kembali materi
yang telah dipelajari, misalnya: (a) pengetahuan tentang istilah; (b) pengetahuan tentang fakta
khusus; (c) pengetahuan tentang konvensi; (d) pengetahuan tentang kecendrungan dan urutan; (e)
pengetahuan tentangklasifikasi dan kategori; (f) pengetahuan tentang kriteria; dan (g) pengetahuan
tentang metodologi.

Kata Kerja Operasional Level C1

Contoh-contoh kata kerja operasional untuk merumuskan tujuan pembelajaran pada level C1
(Cognitive 1 – Pengetahuan) antara lain:

 mengutip
 menyebutkan
 menjelaskan
 menggambar
 membilang
 mengidentifikasi
 mendaftar
 menunjukkan
 memberi label
 memberi indeks
 memasangkan
 menamai
 menandai
 membaca
 menyadari
 menghafal
 meniru
 mencatat
 mengulang
 mereproduksi
 meninjau
 memilih
 menyatakan
 mempelajari
 mentabulasi
 memberi kode
 menelusuri
 menulis
 merespon

2. Tingkat (Level) Pemahaman – C2

Pada level atau tingkatan kedua ini, pemahaman diartikan sebagai kemampuan memahami materi
tertentu, dapat dalam bentuk: (a) translasi (mengubah dari satu bentuk ke bentuk lain); (b)
interpretasi (menjelaskan atau merangkum materi);(c) ekstrapolasi (memperpanjang/memperluas
arti/memaknai data).

Kata Kerja Operasional Level C2

Contoh-contoh kata kerja operasional untuk merumuskan tujuan pembelajaran pada level C2
(Cognitive 2 – Pemahaman) antara lain:

 memperkirakan
 menjelaskan
 mengkategorikan
 mencirikan
 merinci
 mengasosiasikan
 membandingkan
 menghitung
 mengkontraskan
 mengubah
 mempertahankan
 menguraikan
 menjalin
 membedakan
 mendiskusikan
 menggali
 mencontohkan
 menerangkan
 mengemukakan
 mempolakan
 memperluas
 menyimpulkan
 meramalkan
 merangkum
 menjabarkan

3. Tingkat (Level) Aplikasi – C3

Pada level atau tingkatan ketiga ini, aplikasi dimaksudkan sebagai kemampuan untuk menerapkan
informasi dalam situasi nyata.

Kata Kerja Operasional Level C3

Contoh-contoh kata kerja operasional untuk merumuskan tujuan pembelajaran pada level C3
(Cognitive 3 – Aplikasi) antara lain:

 menugaskan
 mengurutkan
 menentukan
 menerapkan
 menyesuaikan
 mengkalkulasi
 memodifikasi
 mengklasifikasi
 menghitung
 membangun
 membiasakan
 mencegah
 menentukan
 menggambarkan
 menggunakan
 menilai
 melatih
 menggali
 mengemukakan
 mengadaptasi
 menyelidiki
 mengoperasikan
 mempersoalkan
 mengkonsepkan
 melaksanakan
 meramalkan
 memproduksi
 memproses
 mengaitkan
 menyusun
 mensimulasikan
 memecahkan
 melakukan
 mentabulasi

4. Tingkat (Level) Analisis – C4

Analisis adalah kategori atau tingkatan ke-4 dalam taksonomi Bloom tentang ranah (domain)
kognitif. Analisis merupakan kemampuan menguraikan suatu materi menjadi bagian-bagiannya.
Kemampuan menganalisis dapat berupa: (a) analisis elemen (mengidentifikasi bagian-bagian
materi); (b) analisis hubungan (mengidentifikasi hubungan); (c) analisis pengorganisasian prinsip
(mengidentifikasi pengorganisasian/organisasi).

Kata Kerja Operasional Level C4

Contoh-contoh kata kerja operasional untuk merumuskan tujuan pembelajaran pada level C4
(Cognitive 4 – Analisis) antara lain:

 menganalisis
 mengaudit
 memecahkan
 menegaskan
 mendeteksi
 mendiagnosis
 menyeleksi
 merinci
 menominasikan
 mendiagramkan
 mengkorelasikan
 merasionalkan
 menguji
 mencerahkan
 menjelajah
 membagankan
 menyimpulkan
 menemukan
 menelaah
 memaksimalkan
 memerintahkan
 mengedit
 mengaitkan
 memilih
 mengukur
 melatih
 mentransfer

5. Tingkat (Level) Sintesis – C5

Level kelima adalah sintesis yang dimaknai sebagai kemampuan untuk memproduksi. Tingkatan
kognitif kelima ini dapat berupa: (a) memproduksi komunikasi yang unik; (b) memproduksi rencana
atau kegiatan yang utuh; dan (c) menghasilkan/memproduksi seperangkat hubungan abstrak.

Kata Kerja Operasional Level C5

Contoh-contoh kata kerja operasional untuk merumuskan tujuan pembelajaran pada level C5
(Cognitive 5 – Sintesis) antara lain:

 mengabstraksi
 mengatur
 menganimasi
 mengumpulkan
 mengkategorikan
 mengkode
 mengombinasikan
 menyusun
 mengarang
 membangun
 menanggulangi
 menghubungkan
 menciptakan
 mengkreasikan
 mkengoreksi
 merancang
 merencanakan
 mendikte
 meningkatkan
 memperjelas
 memfasilitasi
 membentuk
 merumuskan
 menggeneralisasi
 menggabungkan
 memadukan
 membatas
 merefarasi
 menampilkan
 menyiapkan
 memproduksi
 merangkum
 merekonstruksi

6. Tingkat (Level) Evaluasi – C6

Level ke-6 dari taksonomi Bloom pada ranah kognitif adalah evaluasi. Kemampuan melakukan
evaluasi diartikan sebagai kemampuan menilai ‘manfaat’ suatu benda/hal untuk tujuan tertentu
berdasarkan kriteria yang jelas. Paling tidak ada dua bentuk tingkat (level) evaluasi menurut Bloom,
yaitu: (a) penilaian atau evaluasi berdasarkan bukti internal; dan (2) evaluasi berdasarkan bukti
eksternal.

Kata Kerja Operasional Level C6

Contoh-contoh kata kerja operasional untuk merumuskan tujuan pembelajaran pada level C6
(Cognitive 6 – Evaluasi) antara lain:

 membandingkan
 menyimpulkan
 menilai
 mengarahkan
 mengkritik
 menimbang
 memutuskan
 memisahkan
 memprediksi
 memperjelas
 menugaskan
 menafsirkan
 mempertahankan
 memerinci
 mengukur
 merangkum
 membuktikan
 memvalidasi
 mengetes
 mendukung
 memilih
 memproyeksikan