Anda di halaman 1dari 224

Daftar Isi

Bani Israel di Yerusalem..............................................................


Al Masih Ad Dajjal .......................................................................
Ya’juj dan Ma’juj (Gog and Magog) ..........................................
1. Siapa Ya’juj dan Ma’juj ini?
2. Di mana lokasi (Kampung halaman) mereka ketika di kurung
di balik dinding pembatas?
3. Sudahkah mereka menyebar ke muka bumi?
4. Di mana mereka sekrang?
Hancurnya Khilafah dan Tersebarnya Syirik ...........................
1. Kehancuran Khilafah
Uang Kertas dan Petrodollar dalam Sistem Moneter
Internasional, Suriah dan Perang Dunia Ketiga .......................
1. Asal usul Uang Kertas
2. Fracktional Reserve Banking System
3. Pandangan Islam terhadap sistem moneter tersebut
4. Timur Tengah
New World Order, One World Gevernment atau Dunia Unipolar
........................................................................................................
Genetic Engineering dan Geoengineering ..................................
1. Genetic Engineering (Rekayasa Genetik)
2. Monsanto
3. Geoengineering
Bangsa Rum dalam Al-Qur'an ....................................................
Negara Federasi Rusia .................................................................
1. Tsar Kekaisaran Rusia vs Keluarga Rothschild
2. Uni Soviet
3. Federasi Rusia
4. Vladimir Putin
Ad Dukhan: Nuclear Winter – Musim Guguran Nuklir ..........
“... Dan Kami turunkan kepadamu Kitab (Al-Qur’an) untuk
menjelaskan segala sesuatu, sebagai petunjuk, serta rahmat dan
kabar gembira bagi orang yang berserah diri” (Q.S An Nahl, 16:89)
Allah SWT menurunkan Al-Qur’an untuk menjelaskan segala
sesuatu.

Bani Israel di Yerusalem


Mari kita mulai dari zaman Nabi Ibrahim as yang pernah
menghancurkan berhala di kuil milik kaum Ur (sekarang Irak).
Bangsa Ur kemudian murka dan membakar Nabi Ibrahim as, tetapi
Allah SWT membuat api itu menjadi dingin. Setelah itu Allah SWT
mengirim Ibrahim as dan Lut as ke sebuah negeri yang diberkahi
untuk sekalian manusia. Negeri itu adalah Tanah Suci (Baitul
Maqdis). Di negeri itu, Allah SWT menjadikan Nabi Ibrahim as
sebagai imam bagi seluruh manusia, dan nabi Ibrahim as pun juga
meminta agar keturunannya dijadikan imam pula.
“Dan Kami selamatkan dia (Ibrahim) dan Lut ke sebuah negeri yang
telah Kami berkahi untuk seluruh alam.” (Q.S Al Anbiyaa, 21:71)

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa


kalimat, lalu dia melaksanakannya dengan sempurna. Dia (Allah)
berfirman, ‘Sesungguhnya Aku menjadikan engkau sebagai imam
seluruh manusia.’ Dia (Ibrahim) berkata, ‘Dan (juga) dari anak
cucuku?’ Allah berfirman, ‘(Benar, tapi) janji-Ku tidak berlaku bagi
orang-orang zalim’ ” Q.S Al Baqarah, 2:124)
500 tahun kemudian, negeri (Tanah Suci) tersebut dikuasai
oleh suatu kaum, Nabi Musa as memerintahkan Bani Israel merebut
negeri itu. Namun Bani Israel takut berperang dan beralasan kalau di
dalam negeri itu ada kaum yang sangat kuat. Beberapa lama setelah
wafatnya Musa as dan saudaranya Harun as, Bani Israel berhasil
memasuki Tanah Suci. Namun, kaum yang ganas menyerang mereka
dan mereka terpaksa melarikan diri, padahal jumlah mereka sangat
banyak. Kemudian mereka meminta kepada Allah SWT agar
dipilihkan seorang pemimpin yang akan memimpin mereka merebut
Tanah Suci itu kembali.
Beberapa tahun berlalu setelah wafatnya Musa as. Kemudian
diutuslah Nabi Daud as untuk memimpin mereka menaklukkan
negeri itu. Setelah itu Nabi Daud as menjadi pemimpinnya,
kemudian wafat dan menyerahkan tahtanya kepada Nabi Sulaiman
as. Dan di bawah kepemimpinan Nabi Sulaiman as, Bani Israel
mengalami masa kejayaan (keemasan). Tak ada negara manapun
yang mampu menentang negara Nabi Sulaiman as. Tidak hanya itu,
Negara Israel Sulaiman as menjadi Negara Penguasa di dunia, tetapi
juga menjadi Negara paling hebat (Superpower), tak ada yang bisa
menandingi kehebatan negara atau kerajaannya.
“Dia (Sulaiman) berkata: ‘Ya Tuhanku, ampunilah aku dan
anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapapun
setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi’ ” (Q.S Saad,
38:35)
Setelah Nabi Sulaiman as wafat, pada tahun 587 SM,
pasukan Babilonia yang dipimpin Nebukadnezar mengepung
Yerusalem, kemudian membakar kota itu, membunuh penduduknya,
menghancurkan Masjid yang dibangun Sulaiman as, dan membawa
orang-orang terbaik dari umat Yahudi untuk dijadikan budak di
Babilonia. Nabi Yeremia as telah memperingatkan mereka bahwa hal
itu akan terjadi (Yeremia, [Jeremiah] 32:36), tepat seperti yang Allah
SWT nyatakan dalam al-Qur’an bahwa Dia tidak akan
membinasakan suatu kaum sebelum memberi peringatan kepadanya
(Q.S, Al Israa’, 17:15).
Salah satu sebab mereka dihukum seperti itu adalah karena
mereka mengubah Taurat untuk menjadikan halal yang telah
diharamkan Allah SWT. Mereka menulis ulang Taurat sehingga
menghalalkan tindakan mereka memberikan pinjaman uang dengan
bunga kepada orang-orang non-Yahudi sementara tetap melarang hal
tersebut kepada sesama umat Yahudi:
“Janganlah engkau meminjamkan dengan bunga kepada saudaramu
(sesama Yahudi), baik uang maupun bahan makanan atau apa pun
yang dapat dibungakan. Dari orang asing (bukan Yahudi) boleh
engkau memungut bunga, tetapi dari saudaramu janganlah engkau
memungut bunga ….”
(Ulangan [Deuteronomy], 23:19-20)

Pada peristiwa kedua, mereka lagi-lagi diusir dari Tanah


Suci karena mereka membunuh para Nabi Allah (sebagai contoh,
lihat al-Qur’an, al-Baqarah, 2:61). Mereka membunuh Zakariah as di
Masjid, dan anaknya, Yahya (John) as, dibunuh dengan tipu daya.
Nabi Isa (Jesus) as menyebutkan pembunuhan para Nabi dan
mengutuk kejahatan yang bengis ini:
“Sebab itu hikmat Allah berkata: Aku akan mengutus kepada mereka
Nabi-nabi dan Rasul-rasul dan sebagian dari antara Nabi-nabi dan
Rasul-rasul itu akan mereka bunuh dan mereka aniaya, supaya dari
angkatan ini dituntut darah semua Nabi yang telah tertumpah sejak
dunia dijadikan, mulai dari darah Habil sampai kepada darah
Zakariah yang telah dibunuh di antara mezbah dan Rumah Allah.
Bahkan, Aku berkata kepadamu: Semuanya itu akan dituntut dari
angkatan ini.”
(Lukas [Luke], 11:49-51)
Kemudian Bani Israel meratapi kesedihan di sungai di
Babilonia, bahwa zaman keemasan mereka telah hancur lebur, dan
mereka diperbudak oleh Babilonia. Kemudian Nabi-nabi Allah SWT
(diantaranya Nabi Daniel) telah memberi kabar kepada Bani Israel
kalau Allah SWT berjanji untuk mengutus seseorang yang akan
menjadi Nabi mereka, yang dikenal sebagai ‘Al Masih’, dan akan
memerintah dunia dari tahta kerajaan Nabi Daud as dan Sulaiman as
di Yerusalem. Pada intinya, hal ini sama dengan nubuat kembalinya
Masa Kejayaan Sulaiman as.
“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah
diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan
namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa,
Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai
sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam
kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan
keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya.
Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.”
(Yesaya [Isaiah], 9:5-6)
Bani Israel merasa gembira mendengar berita tersebut. Nabi
yang dijanjikan tersebut adalah Nabi Isa as atau Al Masih putra
Maryam. Saat Nabi Isa as diutus dan mengaku sebagai Nabi, Bani
Israel menolaknya (ada sebagian yang menerimanya), sebab mereka
berpikiran bahwa -Naudzubillah min Dzalik- tidak mungkin Al
Masih yang dijanjikan dilahirkan dari seorang wanita –maaf- pezina,
dan mereka menganggap dia (Isa as) adalah anak di luar nikah,
Naudzubillah min Dzalik.
Mereka hingga detik ini masih beranggapan kalau Al Masih
belum diutus, dan mereka dengan sombongnya berkata ‘kami telah
membunuh Isa Putra Maryam, Rasul Allah ...”
“dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka, ‘Sesungguhnya
kami telah membunuh Al Masih, Isa Putra Maryam, Rasul Allah,
...’ ” (Q.S An Nisaa’, 4:157)
Saat mereka melihat dia ‘mati’ di tiang salib di depan mata
mereka, mereka kemudian menyimpulkan bahwa dia adalah al-Masih
palsu. Mereka yakin kalau dia tidak mungkin al-Masih asli sebab
Taurat menyatakan siapapun yang mati disalib berarti orang yang
‘dikutuk’ oleh Allah SWT. Padahal mereka sama sekali tidak
membunuh (menyalib) Nabi Isa as, melainkan mereka telah ditipu
oleh Allah SWT.
Oleh karena itu, sampai saat ini mereka masih menunggu
kedatangan al-Masih.
Setelah itu, Allah SWT kembali menghukum mereka untuk
kedua kalinya. Kaisar Romawi Hadrian kemudian membangun
kembali sebuah kota di dekat reruntuhan Yerusalem pada tahun 70
M, dan diberi nama Aelia Capitolina. Hadrian kemudian
menempatkan patung-patung dewa dan kuil Romawi di Yerusalem,
tapi bangsa Yahudi yang masih tersisa menentangnya, peristiwa ini
disebut pemberontakan Bar Kokhba. Hadrian kemudian murka dan
membasmi Yudaisme di Yerusalem, Romawi kembali mengusir
kaum Yahudi. Selama ribuan tahun mereka berdiaspora ke seluruh
dunia tanpa ada negeri yang mereka kuasai, dengan kata lain mereka
hanya ‘menumpang’ di negeri orang.
Ketika Nabi terakhir diutus yaitu Nabi Muhammad saw,
Bani Israel tidak mampu mengenalinya sebab umat Yahudi dengan
sombongnya beranggapan bahwa tidak mungkin Nabi dilahirkan dari
keturunan selain Bani Israel, sementara dia (Nabi Muhammad saw)
keturunan dari bangsa Arab.
Setelah beberapa bulan berlalu sejak kedatangan Nabi
Muhammad saw di Madinah, umat Yahudi tidak hanya menolak
kenabiannya dan menolak al-Qur’an sebagai Firman Allah, tapi juga
berkonspirasi menghancurkan Islam. Pada saat itulah Allah SWT
memerintahkan Nabi Muhammad saw merubah kiblat ke Mekkah
(Ka’bah), yang sebelumnya menghadap ke Yerusalem. Perubahan
kiblat ini mendapat kecaman dari umat Yahudi, ini penghinaan bagi
mereka yang menolak Islam, sebab mereka menganggap Yerusalem
sebagai pusat dunia. Bagaimanapun, yang berhak menentukan arah
kiblat bukanlah mereka, melainkan Allah SWT.
“Orang-orang yang kurang akal diantara manusia akan berkata,
‘Apakah yang memalingkan mereka (muslim) dari kiblat yang
dahulu mereka (berkiblat) kepadanya?’ Katakanlah (Muhammad),
‘Milik Allahlah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa
yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus’ ” (Q.S Al Baqarah, 2:142)

Sumber:
Buku, Sheikh Imran N. Hosein – Yerusalem dalam Al-Qur’an
Al Masih Ad Dajjal
Ad Dajjal adalah makhluk atau ‘wujud’. Dajjal diciptakan
oleh Allah Subhanahu wata’ala dengan segala kebijaksanaan-Nya.
Allah telah menciptakan dan memberikan karunia-Nya kepada Dajjal
berupa kuasa (kekuatan) yang menakjubkan. Dajjal diciptakan di
masa yang sama dengan masa ketika Nabi Adam ‘alaihis salam
diciptakan, karena Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wasallam pernah
bersabda bahwasanya:
Rasulullah saw bersabda: “Tidak ada wujud manusia sejak Adam
diciptakan hingga terjadinya kiamat yang lebih besar dari dajjal.”
(Shahih Muslim, 5239)
Abdullah bin Umar mengatakan, Rasulullah saw berdiri di tengah-
tengah sahabat lantas memuji Allah dengan pujian selayaknya bagi-
Nya, kemudian beliau menyebut-nyebut dajjal dan mengatakan;
“Sungguh saya mengingatkan kalian tentang dajjal, dan tidak ada
seorang pun Nabi melainkan telah mengingatkan kaumnya tentang
dajjal, …” (Shahih Bukhari, 6594)
Ini berarti Dajjal telah lama diciptakan dan di akhir zaman dia akan
dilepaskan ke dunia dimana ia memiliki tugas/ misi yang bersifat
umum dan tugas yang bersifat spesifik. Tugas umum Dajjal adalah
untuk menguji keimanan semua manusia, apakah mereka memiliki
keyakinan dan ketakwaan sebenarbenarnya kepada Allah semata atau
tidak sama sekali. Mereka yang gagal dalam ujian tersebut akan
menuju ke arah api neraka jahannam. Ujian yang dimiliki Dajjal
adalah ujian yang paling tersulit sepanjang sejarah peradaban
manusia. Rasulullah Muhammad Sallallahu ‘alaihi wasallam sendiri
telah menyampaikan peringatannya dalam sabdanya:
Dalam Sunan Ibnu Majah, Shahih ibn Khuzaimah, dan Mustadrak al-
Hakim diriwayatkan dari Abu Umamah bahwa Nabi Muhammad saw
bersabda, “Hai sekalian manusia, sesungguhnya sejak Allah
memperbanyak keturunan Adam tak ada di muka bumi fitnah yang
lebih besar dari fitnah Dajjal. Dan Allah Azza wa Jalla tidak
mengutus seorang nabi kecuali ia memperingatkan kaumnya dari
(bahaya) Dajjal. Aku adalah nabi terakhir, dan kalian adalah umat
terakhir. Ia (Dajjal) pasti akan muncul di tengah-tengah kalian,”
(Shahih al-Jami’ ash-Shaghir, VI, h. 273, no. 7752.)
Ini adalah satu peringatan keras dari beliau kepada umatnya. Dan
oleh karena itu semestinya kita selaku umat akhir zaman, umat
Rasulullah Muhammad Sallallahu ‘alaihi wasallam pantang atau
tidak boleh sama sekali memandang remeh, memandang sebelah
mata tentang subjek ini.
Dajjal tidak hanya diciptakan untuk menguji seluruh manusia, tapi
dia juga diciptakan untuk tujuan khusus, yakni menyamar sebagai Al
Masih Putra Maryam agar Bani Israel meyakini bahwa dia lah Al
Masih yang dijanjikan. Dan Dajjal akan meyakinkan Bani Israel
bahwa dia adalah Al Masih dengan cara:
1. Dia harus membebaskan Tanah Suci (Yerusalem) dari
kekuasaan Bangsa non-Yahudi
2. Dia harus membawa kembali Bani Israel ke Tanah Suci
(Yerusalem)
3. Dia harus mendirikan kembali Negara Israel sebagaimana
yang didirikan oleh Nabi Sulaiman as
4. Dia harus membuat Negara Israel menjadi negara
Superpower (One World Government) sebagaimana ketika
zaman Nabi Sulaiman as, dan dia harus menjadi
pemimpinnya ketika muncul ke dunia kita (Khuruj) dan
mengaku sebagai Al Masih.
Rasulullah saw menyampaikan secara tidak langsung kepada
Umar ra dan para sahabatnya bahwa Al Masih ad Dajjal telah
dilepaskan dari belenggunya sebagaimana yang disampaikan oleh
Tamim ad Dari bahwa Dajjal diikat dengan sangat kuat. Dari hadits
mengenai ibnu Sayyad:
Salim bin ‘Abdullah mengatakan Ibnu ‘Umar ra mengabarkan bahwa
‘Umar dan Rasulullah saw berangkat bersama rombongan untuk
menemui ibnu Shayyad hingga akhirnya mereka mendapatinya
sedang bermain bersama anak-anak yang lain di bangunan yang
tinggi milik Bani Magholah. Ibnu Shayyad sudah mendekati baligh
dan dia tidak menyadari (kedatangan Rasulullah saw) hingga
akhirnya Rasulullah menepuk punggungnya dengan tangan Beliau
kemudian berkata kepada ibnu shayyad: “Apakah kamu bersaksi
bahwa aku ini utusan Allah?” Maka ibnu shayyad memandang
beliau lalu berkata: “Aku bersaksi bahwa kamu utusan kaum
ummiyyin (kaum yang tidak pandai baca tulis).” Kemudian ibnu
shayyad berkata kepada Rasulullah saw: “Apakah kamu juga
bersaksi bahwa aku ini utusan Allah ?” Maka Beliau menolaknya dan
berkata, “Aku beriman kepada Allah dan Rasul-rasulNya.”
Kemudian Beliau berkata: “Bagaimana pendapatmu.” Berkata, binu
shayyad: “Karena telah datang kepadaku orang yang jujur dan
pendusta.” Maka Rasulullah saw bersabda:”Urusanmu kacau balau.”
Kemudian Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya aku
menyembunyikan suatu hal darimu, coba kamu tebak.” Ibnu shayyad
berkata: “Itu adalah asap.” Beliau bersabda: “Hinalah kamu, dan
kamu tidak akan melebihi kemampuanmu.” Lalu ‘Umar bin Al
Khattab ra berkata: “Wahai Rasulullah, biarkanlah aku perngal leher
orang ini!” Maka beliau bersabda: “Jika dia benar, kamu tidak akan
berkuasa atasnya dan bila dia tidak benar maka tidak ada kebaikan
buatmu dengan membunuhnya.” Salim berkata, Aku mendengar ibnu
‘Umar ra berkata: Setelah itu Nabi saw dan Ubay bin Ka’ab pergi
menuju satu pohon kurma tempat ibnu shayyad sebelumnya berada
sebelum dia melihat Beliau. Maka Nabi saw melihat ibnu shayyad
sedang tertidur di balik baju tebalnya dengan mendengkur ringan.
Dalam keadaan itu ibu dari ibnu shayyad melihat Rasulullah saw
sedang duduk di bawah pohon kurma, maka ibunya berkata kepada
ibnu shayyad: “Wahai Shaf (nama dari ibnu shayyad), ada
Muhammad saw”. Akhirnya ibnu shayyad terjaga. Kemudian Nabi
saw bersabda: “Seandainya ibunya membiarkannya, pasti jelaslah
persoalannya (dajjal atau bukan).” (Shahih Bukhari 2444, 1267,
2827, dan Shahih Muslim 5215, 5207)
Menurut para ulama, Ibnu Shayyad bukanlah Al Masih ad
Dajjal, akan tetapi dia (Ibnu Shayyad) adalah pendusta, dia memiliki
jin dan setan yang memberitahukan segala sesuatu kepadanya. Hadits
berikut:
Abu Sai’d Al Khudri berkata: Aku menemani Ibnu Shayyad ke
Mekkah, ia berkata padaku: Aku bertemu dengan sebagian orang,
mereka mengiraku Dajjal. Bukankah kau pernah mendengar
Rasulullah saw bersabda bahwa ia tidak punya anak ?. Aku
menjawab: “Benar.” Ibnu Shayyad berkata: “Sedangkan aku punya
anak. Dan bukankah kau pernah mendengar Rasulullah saw
bersabda: Dajjal tidak bisa memasuki Madinah dan Mekkah.” Aku
menjawab (Abu Sa’id): “Benar”. Ibnu Shayyad berkata: “Sementara
aku dilahirkan di Madinah dan sekarang ini aku hendak ke Mekkah.”
Lalu ibnu Sa’id mengatakan, setelah itu ia berkata kepada ku diakhir
perkataannya: “Ingat, demi Allah aku mengetahui kelahiran, tempat
dan di mana dia (Dajjal) berada.” Abu Sa’id berkata: Ia
mengacaukanku. (Shahih Muslim 5209)
Abu Sai’d Al Khudri berkata: Ibnu Shayyad berkata padaku, aku
merasa menghargainya: Aku memaafkan orang-orang. “Apa
urusan kalian denganku, wahai sahabat-sahabat Muhammad,
bukankah Nabi Allah saw mengatakan bahwa ia (dajjal) adalah
Yahudi, sementara aku telah masuk Islam.” Ia meneruskan: “Ia
(dajjal) tidak punya anak, sementara aku punya.” Ia meneruskan:
“Allah mengharamkannya (dajjal) Mekkah dan Madinah,
sementara aku telah menunaikan haji.” Abu Sa’id berkata: Ia
terus berbicara hingga perkataannya menarikku, ia berkata:
“Ingat, demi Allah aku mengetahui ayah dan ibunya.” Abu Sa’id
berkata: Ada yang berkata padanya: Apa kau suka bahwa kau
adalah orang itu (dajjal)? Ia (ibnu Shayyad) menjawab: “Bila ia
diperlihatkan padaku, aku tidak benci.” (Shahih Muslim 5210)
Sheikh Imran Hosein mengatakan bahwa berdasarkan hadits
di atas, Dajjal telah dilepaskan sejak zaman Rasulullah saw, namun
dia tidak berada dalam dimensi (ruang dan waktu) manusia,
melainkan berada dalam dimensi yang lain atau dalam Al-Qur’an
disebut samawat.
Rasulullah saw memberi kabar bahwa ketika dajjal
dilepaskan, umat Kristen mengenalnya sebagai anti-Kristus, dia akan
hidup selama 40 hari.
Dari An Nawwas bin Sam’an Al Kilabi: …kami bertanya:
“Rasulullah saw, berapa lama dia akan tinggal di bumi?” Beliau
bersabda: “Selama 40 hari, sehari seperti setahun, sehari seperti
sebulan, sehari seperti sepekan, dan sisa harinya akan sama dengan
hari kalian…” (Shahih Muslim, Sunan Tirmidzi, Sunan Abu Dawud)
Ketika harinya sama dengan hari kita, itu artinya dia berada
dalam dimensi ruang dan waktu yang sama dengan kita. Tetapi
sebelum itu, dia tidak berada di dimensi ruang dan waktu yang sama
dengan kita. Di mana dia saat itu ? dia berada di samawat (dimensi
ruang dan waktu) yang berbeda. Dia akan berada di sekitar kita
dalam keadaan yang sama seperti malaikat dan jin yang selalu berada
di sekitar kita, namun mereka tidak di dunia kita (harinya tidak sama
dengan hari kita) dan oleh karena itu kita tidak dapat melihatnya.
Apakah Malaikat bisa datang dalam ruang dan dimensi waktu kita ?
Iyaa bisa, ketika Jibril as mendatangi Nabi Muhammad saw di
Masjid dalam wujud manusia, ketika masa-masa terakhir Nabi
Muhammad saw.
Sebelum dilepas, dajjal sedang diikat dan dijaga oleh
Malaikat Malik dalam dimensi ruang dan waktu (samawat) yang
berbeda dengan kita. Seperti perjalanan Rasulullah saw dalam Isra’
Mi’raj, haditsnya sebagai berikut:
Ibnu ‘Abbas ra dari Nabi Muhammad saw bersabda: “Pada malam
diisra’kan, aku melihat Musa as, seorang yang berkulit sawo
matang, berbadan tinggi dan rambutnya keriting bagaikan orang
Syanu’ah. Dan aku melihat ‘Isa sebagai seorang yang berdada
bidang, posturnya tegap atau kekar, kulitnya merah agak keputih-
putihan sedangkan rambutnya ikal. Aku juga melihat Malik,
malaikat penunggu neraka dan dajjal. Semuanya Allah perlihatkan
kepadaku sebagai tanda-tanda kebesaran-Nya, [Maka janganlah
kamu (Muhammad) berada dalam keraguan untuk menjupainya
(menerima Al-Qur’an)] Q.S As Sajda, 32:23” (Shahih Bukhari,
3000)
Namun, ketika “sehari seperti setahun,” di manakah dia
berada? Ketika ikatannya dilepas, dan memulai misinya dalam
dimensi ruang dan waktu yang berbeda dengan kita (sehari seperti
setahun), dia akan memulai misinya dari sebuah lokasi. Dimana ?
Jawabannya ada dalam hadits Shahih Muslim.
Fathimah binti Qais berkata, aku mendengar penyeru Rasulullah saw
menyerukan shalat jamaah. Aku keluar ke masjid lalu shalat bersama
Rasulullah saw. Aku shalat di shaff para wanita dibelakang kaum
laki-laki. Ketika shalat sudah selesai, Rasulullah saw duduk diatas
mimbar sambil tersenyum beliau bersabda, “Hendaklah setiap orang
tetap berada di tempatnya.” Setelah itu beliau bertanya: “Tahukah
kalian, kenapa aku mengumpulkan kalian ?” mereka menjawab:
Allah dan rasulNya lebih tahu. Beliau bersabda: “Demi Allah
sesungguhnya aku mengumpulkan kalian bukanlah untuk suatu
kabar gembira atau kabar buruk akan tetapi aku mengumpulkan
kalian karena Tamim ad Dari (pemuda Palestina) yang dahulunya
seorang laki-laki pemeluk agama Nasranai kini telah memeluk islam
dan membaiatku. Ia telah berkata kepadaku dengan suatu perkataan
yang pernah aku katakan kepada kalian tentang al Masih ad-
Dajjal.” Ia mengisahkan perjalanannya kepadaku bahwa ia berlayar
dengan sebuah kapal laut (di laut Mediterranean) bersama 30 orang
laki-laki dari kabilah Lakham dan Judzam. Kemudian mereka
terombang-ambing oleh ombak (badai) selama satu bulan. Hingga
mereka terdampar di sebuah pulau ditengah laut didaerah tempat
terbenamnya matahari, Lalu mereka duduk (istirahat) di suatu tempat
yang terletak sangat dekat dengan kapal. Setelah itu mereka masuk
kedalam pulau tersebut lalu mereka bertemu dengan seekor binatang
yang berbulu lebat sehingga mereka tidak dapat memperkirakan
mana ekornya dan mana kepalanya karena tertutup oleh bulunya
yang terlalu banyak. Mereka berkata, “Celaka, dari jenis apakah
kamu ini.” Ia menjawab, “Aku adalah al jassasah (mata-mata).”
Mereka bertanya, “Apakah al jassasah itu?” (tanpa menjawab) ia
berkata, “Wahai orang-orang pergilah kalian kepada seorang laki-
laki yang berada di biara itu. Sesungguhnya ia sangat ingin
mendengarkan berita-berita dari kalian!”
Tamim ad Dari berkata, “Ketika ia telah menjelaskan kepada kami
tentang laki-laki itu, kami pun terkejut karena kami mengira bahwa
ia adalah setan. Lalu kami segera berangkat sehingga kami
memasuki biara tersebut, di sana terdapat seorang manusia yang
paling besar (yang pernah kami lihat) dalam keadaan terikat sangat
kuat. Kedua tangannya terikat ke pundaknya serta antara dua lutut
dan kedua mata kakinya terbelenggu dengan besi.”
Mereka berkata, “Celaka, siapakah kamu ini?” ia menjawab, “Takdir
telah menentukan bahwa kalian akan menyampaikan kabar-kabar
kepadaku, maka kabarkanlah kepadaku siapakah kalian ini?” Mereka
menjawab, “Kami adalah orang-orang Arab yang berlayar dengan
sebuah kapal, tiba-tiba kami menghadapi sebuah laut yang
berguncang lalu kami terombang-ambing di tengah laut selama satu
bulan dan teradamparlah kami di pulau ini. Lalu kami duduk di
tempat yang terdekat dengan kapal kemudian kami masuk pulau ini
maka kami bertemu dengan seekor binatang yang sangat banyak
bulunya yang tidak dapat diperkirakan mana ekor dan mana
kepalanya karena banyak bulunya. Maka kami berkata, ’Celaka,
apakah kamu ini?’ ia menjawab, ‘Aku adalah al jassasah.’ (Tanpa
menjawab) ia berkata, ‘Pergilah kalian kepada seorang laki-laki yang
berada di biara itu. Sesungguhnya ia sangat ingin mendengarkan
berita-berita yang kalian bawa!’ Lalu kami segera menuju tempat
kamu ini dan kami terkejut bercampur takut karena mengira bahwa
kamu ini adalah setan.”
Ia (laki-laki besar yang terikat itu) berkata, “Beritakanlah kepadaku
tentang pohon-pohon korma yang ada di daerah Baisan?” Kami
berkata, “Apa yang ingin kamu ketahui tentangnya?” Ia berkata,
“Saya menanyakan pakah pohon-pohon korma itu berbuah?” Kami
menjawab, “Ya.” Ia berkata, “Adapun pohon-pohon korma itu maka
ia (sebentar lagi) hampir saja tidak akan berbuah lagi.”
Kemudian ia berkata lagi, “Beritakanlah kepadaku tentang danau
Tiberia (Danau Galilee).” Mereka berkata, “Apa yang ingin kamu
ketahui tentangnya?” Ia bertanya, “Apakah ia tetap berair?” kami
menjawab, “Ya.” Ia berkata, “adapun airnya, maka ia (sebentar lagi)
hampir saja akan habis.”
Kemudian ia berkata lagi, “Beritakanlah kepada saya tentang mata
air Zugar.” Mereka menjawab, “Apa yang ingin kamu ketahui
tentangnya?” Ia bertanya, “Apakah di sana masih ada air dan
penduduk di sana masih bertani dengan menggunakan air dari mata
air Zugar itu?” Kami menjawab, “benar, ia berair banyak dan
penduduknya bertani dari mata air itu.”
Lalu ia berkata lagi, “Beritakanlah kepadaku tentang nabi yang ummi
(Nabi non-Yahudi), apa sajakah yang sudah ia perbuat?” Mereka
menjawab, “Dia telah keluar dari Mekah menuju Madinah.” Lalu ia
bertanya, “Apakah ia diperangi oleh orang-orang Arab?” kami
menjawab, “Ya.” Ia bertanya, “Apakah yang ia lakukan terhadap
mereka?” Maka kami memberitahukan kepadanya bahwa ia (Nabi)
itu telah menundukkan orang-orang Arab yang bersama dengannya
dan mereka menaatinya. Lalu ia berkata, “Apakah itu semua telah
terjadi?” kami menjawab, “Ya.” Ia berkata, “Sesungguhnya adalah
lebih baik bagi mereka untuk menaatinya dan sungguh aku akan
mengatakan kepada kalian tentang diriku. Aku adalah al Masih ad-
Dajjal dan sesungguhnya aku hampir saja diizinkan untuk keluar.
Maka aku akan keluar dan berjalan di muka bumi dan tidak ada satu
pun kampung (negeri) kecuali aku memasukinya dalam waktu 40
malam selain Mekkah dan Thaibah, kedua negeri itu terlarang
bagiku. Setiap kali aku ingin memasuki salah satu dari negeri itu
maka aku dihadang oleh malaikat yang ditangannya ada pedang
berkilau dan sangat tajam untuk menghambatku dari kedua negeri
tersebut. Dan disetiap celahnya terdapat malaikat yang menjaganya.”
Ia (Fathimah, si perawi hadits) berkata, Rasulullah saw bersabda
sambil menghentakkan tongkatnya diatas mimbar, “Inilah Thaibah,
inilah Thaibah, inilah Thaibah (maksudnya kota Madinah).
Bukankah aku sudah menyampaikan kepada kalian tentang hal itu?”
Orang-orang (para sahabat) menjawab, “Benar.” Beliau saw berkata,
“Saya tertarik dengan apa-apa yang dikatakan oleh Tamim ad Dari,
karena ia bersesuaian dengan apa-apa yang pernah aku sampaikan
kepada kalian tentang Madinah dan Mekkah. Bukankah ia (tempat
dajal) terletak di laut Syam atau laut Yaman?” Dimana Rasulullah
saw mengisayaratkan tangannya kearah timur. Ia (Fathimah) berkata,
“Hal ini saya hafalkan dari Rasulullah saw.” (Shahih Muslim, 5235,
Sunan Tirmdzi 2179, Musnad Ahmad 26083)
Kita tahu berdasarkan hadits ini bahwa ketika Dajjal
dilepaskan, dia akan memulai misinya di pulau tersebut. Pulau
tersebut adalah Negara Inggris Raya.

Pada tahun 1917, Menteri Luar Negeri Britania Raya


(Kerajaan Inggris), Arthur James Balfour, mengirimkan surat kepada
Lord Rothschild (Walter Rothschild dan Baron Rothschild),
pemimpin komunitas Yahudi Inggris, agar dikirimkan kepada
Federasi Zionist (Gerakan Zionist). Surat ini kemudian dikenal
sebagai Deklarasi Balfour. Surat itu menyatakan bahwa pemerintah
Inggris mendukung rencana-rencana Zionis di Tanah Suci bagi
Yahudi di Palestina.
Pada tahun 1919, Palestina ditaklukkan oleh Tentara Inggris
yang dipimpin oleh Jend Edmund Allenby. Dengan demikian,
Inggris telah menguasai Tanah Suci dan menguasainya dari tahun
1919 sampai 1948.
Oleh karena itu, ketika dajjal berada dalam ‘sehari seperti
setahun,’ melalui Inggris (Pax Britanica), dajjal berhasil
menyelesaikan beberapa misinya, yakni membebaskan Tanah Suci
dari kekuasaan bangsa non-Yahudi (Khilafah Utsmaniyah),
membawa kembali Bani Israel ke Tanah Suci dan mendirikan Negara
Israel pada tahun 1948. Tiga misi telah berhasil diselesaikan Dajjal.
Kita telah mengetahui sebelumnya bahwa ‘sehari seperti
setahun,’ dajjal menjalankan misinya melalui Inggris (Pax Britanica).
Lantas, di mana dajjal menjalankan misinya ketika ‘sehari seperti
sebulan?’
Jawabannya adalah Amerika Serikat, yang tiba-tiba menjadi
sekutu kuat bagi Israel saat ini. Kini dajjal tidak lagi berada dalam
negara Inggris, namun berada dalam negara Amerika Serikat.
Negara Amerika Serikat menjadi negara superpower setelah
berhasil menjadi pemenang mutlak Perang Dunia I dan Perang Dunia
II, dan menjadi pahlawan bagi Inggris, karena Inggris hampir
dikalahkan oleh Jerman, ketika Kapal Selam (Submarines) Jerman
yang muncul secara mengejutkan dan mengepung pulau Inggris.
Tidak hanya itu, dengan dibentuknya Sistem Bretton Woods,
Amerika Serikat makin bertambah kuat karena mata uang USDollar
dijadikan sebagai uang perdagangan Internasional (Hard Currency).
Lalu, setelah dajjal berada dalam negara Amerika Serikat
(Pax Americana), yakni ‘sehari seperti sebulan,’ di manakah dajjal
melakukan misinya ketika ‘sehari seperti seminggu?’ apakah China ?
Russia ? India ? Iran ?, tidaak!
Jawabannya adalah Negara Israel (Pax Judaica). Oleh karena
itu, dajjal harus membuat Negara Israel menjadi negara superpower
menggantikan Amerika Serikat. Namun, kekuasaan Negara Israel
saat itu tidak akan bertahan lama, hanya dalam waktu singkat.
Namun, tampak bahwa Negara Israel hendak menjadi negara
superpower dengan terbongkarnya rahasia bahwa Israel memiliki
senjata nuklir sebanyak 200 hulu ledak. Untuk menjadi negara
superpower tidak cukup hanya dengan memiliki senjata mematikan,
namun Negara Israel harus menguasai Sistem Moneter
Internasional. Di mana sebelumnya Inggris menjadi pusat finansial
dunia yang berada di kota London, sedangkan Amerika Serikat
menjadi pusat finansial dunia yang berada di kota Washington dan
New York. Inggris dan Amerika serikat menguasai finansial dunia
dengan menciptakan uang yang sejatinya terbuat dari hampa udara
alias kertas, yang merupakan penipuan terbesar sepanjang sejarah
dunia.
Lalu, bagaimana caranya Negara Israel menguasai finansial
dunia ? Jawabannya adalah dengan menciptakan sebuah sistem
moneter berbasis eloktronik, dan menggantikan uang kertaas. Yaah,
mereka sudah melakukannya dalam tingkatan internasional (skala
besar), namun belum memberlakukan kepada tingkatan masyarakat
(skala kecil).
Ketika Negara Israel berhasil menjadi negara superpower
dan menguasai keuangan dunia, di saat itulah Imam Mahdi muncul.
Sebab, proses perpindahan kekuasaan antara Amerika Serikat (Pax
Americana) ke Negara Israel (Pax Judaica), dajjal perlu menciptakan
Perang Dunia Ketiga. Sebagaimana perpindahan kekuasaan dari
Inggris (Pax Britanica) ke Amerika Serikat (Pax Americana) terjadi
ketika Perang Dunia 1 dan 2 terjadi.
Namun, seperti apa wujud dajjal ? dalam hadits:
Dari Abdullah bin Umar ra, Rasulullah saw bersabda:
“...sesungguhnya dajjal itu buta sebelah sedang Allah tidak buta
sebelah” (Shahih Bukhari, 6594)
Hudzaifah berkata, Rasulullah saw bersabda: “Dajjal, buta mata
sebelah kanan, berambut ikal, bersamanya ada surga dan neraka,
nerakanya (berpegang teguh pada Agama Allah seperti memegang
bara api) adalah surga dan surganya (kesenangan dunia) adalah
neraka” (Shahih Muslim, 5222)
Anas bin Malik berkata, Rasulullah saw bersabda: “Tertulis diantara
kedua matanya (dajjal) KA FA RA, yaitu kafir, setiap mukmin (orang
yang benar-benar beriman dalam hatinya dengan sungguh-sungguh
mengkhayati Islam di dalam hatinya) bisa membacanya, baik yang
buta huruf maupun bisa baca tulis” (Shahih Muslim 5223, Musnad
Ahmad 12670, 12674, 12915, 13130)
 Mata Dajjal buta sebelah kanannya, dan melihat dengan
mata kirinya, mata yang mana yang buta ?
 Rasulullah saw menyebutkan hanya mukmin yang bisa
membaca tulisan “Kafir,” walaupun dia buta huruf. Mengapa
?
“Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal)
mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar?
Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati
yang di dalam dada” (Q.S Al Hajj, 22:46)
Jika orang mukmin bisa membaca tulisan “kafir” di dahi
dajjal, walaupun buta huruf, itu artinya orang seperti Abu Jahal atau
Abu Lahab tidak akan bisa membacanya, walaupun keadaan mata
fisik mereka baik-baik saja.
“Dan sungguh, akan Kami isi neraka Jahannam banyak dari
kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak
dipergunakannya untuk memahami, dan mereka memiliki mata
(tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat, dan mereka memiliki
telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar, mereka
seperti hewan ternak bahkan mereka lebih sesat lagi, mereka itulah
orang-orang yang lengah” (Q.S Al-A’raaf, 7:179)
Sedangkan orang-orang mukmin memiliki “Bashirah”
hingga mampu melihat dan mengenali Dajjal dengan bantuan “Nur”
Allah SWT.
“Allah memberi petunjuk menuju cahaya-Nya (kepada) orang yang
Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan
bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui atas segala sesuatu”
(Q.S An Nuur, 24:35)
Maka, dapat kita rangkum mengenai ciri-ciri Dajjal :
Seorang laki-laki Yahudi muda, berbadan kekar, berkulit
kemerah-merahan, kakinya bengkok, rambutnya keriting, mata
kanannya buta (mata hati), ada kata “Kafir” di antara kedua matanya
(sifatnya yang kafir), dan tidak beranak.
Sebagaimana yang disampaikan Sheikh Imran Nazar Hosein,
Dajjal memerintahkan pengikutnya dari dimensi lain melalui bisikan
Setan.
“dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang
membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin
dan manusia” (Q.S An Naas, 114:4-6)

 Pertanyaan selanjutnya, melalui siapa (kaki-tangan)


Dajjal melancarkan tipu dayanya sementara dia
masih berada dalam dimensi lain ? Siapa mereka ?
Sumber:
Buku, Sheikh Imran N. Hosein – Yerusalem dalam Al-Qur’an
Tentang Al Masih Ad Dajjal | http://kampungmuslim.org/tentang-al-
masih-ad-dajjal/
Sheikh Imran N. Hosein - Dajjal Al-Masih |
https://www.youtube.com/watch?v=cm05awZ63a8
Sheikh Imran N. Hosein - Dajjal dan Simbolisme |
https://www.youtube.com/watch?v=H0MxCMDI3is
Ya’juj dan Ma’juj (Gog and Magog)
10 tanda besar kiamat.
Abu Sarihah Hudzaifah bin Usaid berkata, Rasulullah saw berada di
kamar sementara kami berada di bawah, beliau melihat kami dari
atas lalu bertanya: “Apa yang kalian bicarakan ?” Kami menjawab:
Kiamat. Beliau bersabda: “Kiamat tidaklah terjadi hingga kalian
melihat sepuluh tanda-tanda; Asap, Dajjal, Binatang Buas, Matahari
Terbit dari Barat, Turunnya Isa putera Maryam, Ya’juj dan Ma’juj,
Turunnya Tanah Bumi di Timur, Turunnya Tanah Bumi di Barat,
Turunnya Tanah Bumi di Arabia, Api akan muncul dari Yaman yang
akan mengumpulkan manusia” (Shahih Muslim, 5163)

Patung Ya’juj dan Ma’juj di Guildhall, Kota London

1. Siapa Ya’juj dan Ma’juj ini ?


Siapa Ya’juj dan Ma’juj ini? Apakah mereka makhluk aneh?
Apakah mereka makhluk luar angkasa? Apakah mereka Jin atau
Malaikat? Apakah mereka seperti Dajjal yang bukan manusia, jin
maupun malaikat? Apakah mereka ini manusia?
Mari kita mengacu pada Al-Qur’an terlebih dahulu untuk
menjawabnya. Dalam Surah Al Kahfi, Allah SWT berfirman:
“Mereka berkata, ‘Wahai Zulkarnain! Sungguh, Ya’juj dan Ma’juj
itu (makhluk) itu berbuat kerusakan di muka bumi, maka bolehkah
kami membayarmu imbalan agar engkau membuatkan dinding
penghalang antara kami dan mereka’ ” (Q.S Al Kahf, 18:94)
Dari ayat di atas disebutkan bahwa suatu kaum manusia
mengadu kepada Dzul Qarnain tentang Ya’juj dan Ma’juj yang
melakukan Fasad (kerusakan) di wilayah mereka. Mereka meminta
agar dibuatkan dinding pembatas (tembok) yang mengurung Ya’juj
dan Ma’juj sehingga melindungi mereka dari Fasad. Dalam Al-
Qur’an, para pelaku Fasad dijatuhi hukuman yang sangat luar biasa
di dunia dan juga mendapat hukuman yang tiada tara di akhirat
kelak.
“Hukuman bagi orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya
dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah dibunuh dan
disalib, atau diotong tangan dan kaki mereka secara silang, atau
diasingkan dari tempat kediamannya. Yang demikian itu kehinaan
bagi mereka di dunia, dan diakhirat mereka mendapat azab yang
besar” (Q.S Al Maa’idah, 5:33)
Oleh karena itu, perilaku Fasad dilakukan oleh Makhluk
yang diberi oleh Allah SWT sebuah Hasrat (Nafsu) hingga mampu
untuk memilih dan menentukan yang haq dan bathil. Makhluk-
makhluk Allah SWT yang diberi hasrat oleh Allah SWT adalah Jin
dan Manusia, sedangkan Malaikat tidak. Malaikat tidak memiliki
kehendak untuk melakukan sesuatu dan tidak dapat melakukan dosa,
sebab tindakan mereka berdasarkan perintah Allah SWt, maka
mereka tidak dapat melakukan Fasad. Tidak pula Malaikat dapat
dikurung dalam materi dinding penghalang. Sedangkan Jin memiliki
hasrat didiberi kemampuan untuk menentukan pilihan, namun Jin
merupakan makhluk yang kasat mata, mereka tidak dapat dilihat oleh
manusia apabilia mereka melakukan Fasad. Sebagai tambahan, Jin
tidak dapat dilihat karena berada dalam dimensi ruang dan waktu
yang berbeda dengan alam manusia, dengan demikian, seperti halnya
Malaikat, tidak dapat dikurung di balik materi dinding penghalang.
Satu lagi makhluk Allah SWT yang memiliki hasrat adalah
Manusia. Tidak seperti Malaikat dan Jin, Manusia dapat dikurung di
balik materi dinding penghalang. Kesimpulan yang tak terelakkan
yaitu Ya’juj dan Ma’juj adalah manusia. Alhamdulillah, Rasulullah
saw menjelaskan bahwa Ya’juj dan Ma’juj adalah manusia dari
keturunan Adam as.
Abu Said al-Khudri memaparkan bahwa Nabi bersabda: “Pada Hari
Penghakiman Allah akan memerintahkan Adam untuk membawa
dari seluruh keturunannya orang-orang yang akan memasuki api
neraka. Adam akan bertanya: ‘Ya Tuhan, siapa mereka?’ Allah akan
berfirman: ‘Sembilan ratus sembilan puluh sembilan dari seribu
untuk api neraka sementara satu untuk surga.’ Saat mendengar ini,
para sahabat diliputi rasa takut dan mereka bertanya, “Ya Rasulullah,
siapa yang satu untuk surga itu?”
Nabi bersabda: ‘Jangan bersedih hati, sembilan ratus sembilan
puluh sembilan adalah Ya’juj dan Ma’juj sementara kalian adalah
yang satu untuk surga.’ (yakni jumlah kalian dibandingkan dengan
mereka adalah satu dalam seribu). (HR. Bukhari dan Muslim)
Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj adalah
keturunan Adam” (Kanz al-Ummal, Hadits No. 2158)
Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya Ya`juj dan Ma`juj dari
keturunan Adam. Sekiranya mereka dilepas niscaya mereka akan
merusak kehidupan manusia. Dan tidak mati salah seorang dari
mereka melainkan ia meninggalkan dari keturunannya seribu atau
lebih.” (HR. Ath-Thabarani)
Namun, kenapa Dzulkarnaen tidak membinasakan mereka
saja dan tidak perlu repot membuat tembok pembatas bagi mereka?
ini aneh. Hal ini karena hanya Allah SWT yang bisa membinasakan
mereka dan juga Allah SWT membiarkan mereka bercampur satu-
sama lain dengan manusia lainnya untuk menguji manusia itu
sendiri. Hadits Qudsi:
“Aku telah menciptakan hamba-hamba-Ku (yakni Ya’juj dan Ma’juj)
begitu kuat sehingga tidak ada kecuali Aku yang dapat
menghancurkan mereka” (Sahih Muslim)
Hanya Allah SWT yang mampu membinasakan mereka,
bahkan Isa as tidak mampu membinasakan mereka pada akhir zaman
nanti. Nabi Isa as dan hamba Allah saat itu menaiki gunung Thur dan
berdo’a kepada Allah agar membinasakn Ya’juj dan Ma’juj.
Kemudian Allah mengirimkan jutaan hama serangga yang
menyebarkan wabah penyakit. Wabah penyakit ini yang akan
membinasakan Ya’juj dan Ma’juj.

Patung Ya’juj dan Ma’juj di Royal Arcade, Melbourne Australia.


2. Di mana lokasi (Kampung halaman) mereka ketika
di kurung di balik dinding pembatas ?
Para ulama atau ilmuwan Muslim terdahulu telah
mengetahui lokasi Ya’juj dan Ma’juj berdasarkan pete berikut.
Namun peta yang mereka buat tidak terlalu bagus, sebab
penjelajahan, penggambaran dan teknologi saat itu masih belum
mempuni, serta penentuan lokasi Ya’juj dan Ma’juj yang sedikit
melenceng ke arah utara.. *Perhatikan bacaan bergaris bawah warna
merah
“Hingga ketika dia (Dzulkarnain) telah sampai di tempat matahari
terbenam (sebelah Barat), dia melihatnya (matahari) terbenam di
dalam laut yang berlumpur hitam (Laut Hitam), dan disana
ditemukannya suatu kaum. Kami berkata: ‘Hai Zulkarnain! Engkau
boleh menghukum atau berbuat kebaikan terhadap mereka.’ ” (Q.S
Al Kahfi, 18: 86)

“Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain). Hingga ketika


dia sampai di tempat terbit matahari (sebelah Timur, Laut Kaspia)
didapatinya (matahari) bersinar di atas suatu kaum yang Kami tidak
menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya
matahari) itu,” (Q.S Al Kahfi, 18: 89-90)
Sekali kita mengenali Laut Hitam (Black Sea) sebagai laut
yang terletak di tepi arah Barat dalam perjalanan Dzul Qarnain, maka
laut di arah Timur adalah Laut Kaspia (Caspian Sea) (lihat Peta di
bawah ini):
“Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga
ketika dia sampai di antara dua gunung, didapatinya di belakang
(kedua gunung itu) suatu kaum yang hampir tidak memahami
pembicaraan.” (Q.S Al Kahfi, 18: 92-93)
Di antara dua laut ini ada Pegunungan Kaukasus (Caucasus
Mountain). Sesungguhnya, pegunungan ini merentang panjang dari
satu laut ke laut berikutnya dan dengan begitu pegunungan ini
memisahkan Eropa dari Asia (lihat Peta di bawah ini):
Sekarang kita harus menemukan satu-satunya jalan lewat di
antara dua pegunungan dan bukti bijih besi dari reruntuhan dinding
penghalang Dzul Qarnain. Cukup pasti, jalan Georgian Military
Highway yang dibangun bangsa Rusia pada abad ke-19 merupakan
satu-satunya jalan yang dapat dilewati yang menghubungkan wilayah
di sebelah utara pegunungan itu dengan wilayah di sebelah
selatannya. Jalan itu masih menjadi jalan sepanjang 220 kilometer
dari Tbilisi di Georgia sampai Vadikavkaz di Rusia. Nama jalan itu
dinamai oleh Tsar Alexander I, rute ini sebenarnya mulai ada
sebelum abad pertama sebelum masehi dan masih menjadi jalan
penting sebagai satu-satunya jalan ke Rusia dengan melewati
Pegunungan Kaukasus.
Informasi sudah tersedia di internet yang menggambarkan
jalan itu sebagai “jalan spektakuler, yang berkelok-kelok melalui
pegunungan tinggi, naik hingga di atas 2300 m di Krestovy. Menuju
utara dari Tbilisi terlebih dahulu melewati benteng Ananauri yang
dibangun sejak zaman pertengahan, melihat ke bawah ada
pemandangan sungai dan lembah Aragvi. Mendekati perbatasan
Rusia, ada kota Kazbegi, melihat pemandangan Gunung Kazbegi
yang sangat besar (5033 m), puncak tertinggi Pegunungan Kaukasus
di Georgia. Lokasi terakhir yang menarik adalah Jurang Daryal, di
mana jalan sepanjang beberapa kilometer di dasar sempit di bawah
karang batu besi (granit) setinggi 1500 meter.” “Daryal penting
dalam sejarah karena merupakan satu-satunya jalan lewat yang
tersedia untuk melewati Pegunungan Kaukasus dan sudah lama
dibentengi paling tidak sejak 150 tahun SM. Reruntuhan benteng
kuno masih dapat dilihat.”
Sekarang kita telah menentukan letak jalan lewat di antara
pegunungan dan sekarang masih tersedia bagi proses penyelidikan
arkeologi untuk mencari sisa dinding penghalang. Dr. Tammam Adi
telah menunjukkan dalam wawancara pribadi dengan penulis: “Saya
kira sisa reruntuhan dinding penghalang yang masih tertinggal
(yakni dinding penghalang yang dibangun Dzul Qarnain) ada di
dasar jurang dan terbuat dari perunggu, campuran besi dan
kuningan/tembaga, sebagaimana yang dinyatakan dengan jelas
dalam ayat itu.” Kita harus mencari bukti bijih besi di tempat itu dan
di sekitar wilayah bagian selatan Pegunungan Kaukasus karena di
situlah tempat orang-orang harus menemukan besi dan membawa
potongan-potongan atau balok-balok besi untuk Dzul Qarnain.
Artikel wikipedia tentang Jurang Daryal yang merupakan
naskah hasil kerjasama dengan Ensiklopedia Britannica (edisi ke-11)
menentukan “asal nama Jurang itu dari kata Dar-e Alan yang berarti
Gerbang Alans dalam bahasa Persia. Jurang tersebut, dikenal pula
dengan nama Gerbang Iberian atau Gerbang Kaukasus,
disebutkan dalam sejarah Georgia dengan nama Ralani, Dargani,
Darialani.” Dengan kata lain, nama Daryal mempertahankan fakta
sejarah tentang dinding penghalang yang dibangun dari logam yang
pernah ada di Jurang itu.
Akhirnya, sisi-sisi pegunungan di kedua sisi Jurang Daryal
berbentuk seperti dua sisi kerang-laut yang terbuka tepat seperti yang
digambarkan oleh Al-Qur’an dengan kata Shadafain. Inilah foto
Jurang Daryal yang diambil pada tahun 1872:

Berikut ini adalah sebuah foto kerang terbuka yang


menunjukkan shadafain yakni dua sisi yang menyatu di dasar dan
terpisah di bagian atas yang bergerigi, dan kemudian dua gambar lagi
yang dengan jelas melukiskan ciri shadafain atau berbentuk kerang
(yakni dua sisi kerang yang terbuka) di Jurang tersebut:

Kita pun harus menemukan bahasa yang diucapkan di daerah


selatan Pegunungan Kaukasus, yang berbeda dari semua bahasa
lainnya yang diucapkan di dan sekitar wilayah itu yang diketahui
dunia kemudian. Kita perlu melakukannya karena pengalaman Dzul
Qarnain saat mendatangi lokasi itu dia mendapati orang-orang tidak
dapat mengerti bahasa yang dia gunakan.
Cukup pasti, bahasa Georgia yang diucapkan di selatan
Pegunungan Kaukasus tepat adalah bahasa yang dimaksud. Itu
adalah bahasa pra-Indo-Eropa yang terisolasi tanpa hubungan dengan
bahasa lain dan telah diucapkan di sana paling tidak selama 5000
tahun.
Kita sekarang harus mencari kaum yang telah meninggalkan
wilayah mereka yang terletak di daerah Pegunungan Kaukasus dan
terus berpindah atau relokasi ke Tanah Suci. Kita pun harus
menemukan kaum yang bertanggung jawab dalam ‘membebaskan’
Tanah Suci (dari kekuasaan Muslim) kemudian membawa Bani
Israel kembali memiliki Tanah Suci di mana mereka pernah diusir
dan berdiaspora.
Mereka haruslah kaum yang berasal dari bangsa manusia
namun memiliki ciri-ciri unik tertentu yang membedakan mereka
dari bangsa manusia lainnya.
Dapatkah kita menentukan lokasi kaum itu? Jika iya, maka
kita pun bisa mengidentifikasi Ya’juj dan Ma’juj.
Setidaknya sebagian kaum Yahudi Eropa yang menciptakan
Gerakan Zionis pasti berasal dari suku di Eropa Timur yang beralih
ke agama Yahudi. Suku Khazar yang tinggal di wilayah sebelah
utara Pegunungan Kaukasus tidak hanya beralih ke agama Yahudi
tetapi juga menciptakan sejarah pada masa awal Islam ketika mereka
berhasil menahan laju pasukan Muslim yang hendak menaklukkan
Eropa padahal pasukan Muslim selalu berhasil menaklukkan wilayah
lainnya. Dengan demikian, mereka memiliki kekuatan militer yang
lebih hebat daripada kaum lain yang ada di dunia. Bahkan, pasukan
Muslim yang dihalangi itu baru saja mengalahkan kekaisaran Persia
dan Bizantium (dua kekuatan adi daya yang ada di dunia pada masa
itu). Maka dari itu, kekuatan militer Khazar tampak unik. (Lihat hasil
karya ilmiah Kevin Alan Brook, The Jews of Khazaria [Kaum
Yahudi Khazar], Jason Aronson, 1999; lihat juga situs
www.khazaria.com )
Tidak begitu penting bagi kita untuk menyelidiki asal-usul
nenek moyang (genealogi) kaum Yahudi Khazar yang selama ini
terus meninggalkan daerah Pegunungan Kaukasus, termasuk kaum
Yahudi Rusia, untuk berpindah ke Tanah Suci di Negara Israel. Apa
yang penting adalah kita harus menentukan lokasi kaum yang telah
melakukan perjalanan ke Tanah Suci dari daerah di mana Dzul
Qarnain membangun dinding penghalang itu. Kaum Yahudi
Kaukasian atau Eropa inilah yang juga telah bertanggung jawab atas
tindakan menggoda kaum Yahudi Bani Israel agar meninggalkan
tempat di mana pun mereka tinggal (di dunia Muslim khususnya)
untuk kembali ke Tanah Suci.
Dan dengan begitu, kesimpulan kami adalah Ya’juj dan
Ma’juj berasal dari suku Khazar Eropa Timur. Sementara banyak
dari mereka menjadi kaum Yahudi Eropa, tentunya sebagian dari
mereka pun pasti telah menjadi kaum Kristen Eropa dan aliansi
misterius Kristen-Yahudi Eropa dapat terjadi karena suku Khazar ada
di kedua pihak yang pernah dengan pahit bermusuhan. Ini,
barangkali, termasuk makna ayat Al-Qur’an yang menyatakan bahwa
Ya’juj dan Ma’juj suatu hari akan bersatu satu sama lain bagaikan
gelombang yang melanda satu sama lain (yamuju fi b’ad).
3. Sudahkah mereka menyebar ke muka bumi ?
“Dia (Zulkarnain) berkata: “(Dinding) ini adalah rahmat dari
Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan
menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar.”
Dan Kami biarkan sebagian mereka (Ya’juj dan Ma’juj) di hari itu
berbaur dengan sebagian yang lain,dan (apabila) ditiupkan (lagi)
sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya,” Q.S Al-
Kahfi, 18:98-99
Silahkan singkirkan anggapan bahwa Ya’juj dan Ma’juj lah
yang menghancurkan tembok itu sedikit demi sedikit. Ini berlawanan
dengan Al-Qur’an “Dia (Allah SWT) akan menjadikannya hancur
luluh;” Namun, kapan mereka keluar atau dilepas?
Jika Ya’juj dan Ma’juj telah dilepas sesaat sebelum Islam,
bukankah mereka telah dengan cepat mulai mendapatkan kekuasaan
atas umat muslim? Nabi sallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda
bahwa Umar radiyallahu ‘anhu seperti gerbang penutup
(penghalang) yang berdiri di antara umat muslim dan gelombang
berbahaya seperti fitnah (ujian dan cobaan yang sulit, Ya’juj dan
Ma’juj), dan bahwa gerbang ini akan rusak sehingga tidak akan
pernah bisa ditutup kembali. Bukankah Ya’juj dan Ma’juj telah
merusak penghalang ini (membunuh Umar)? Bukankah mereka telah
menyensor pembahasan Ya’juj dan Ma’juj dalam literatur dan
keilmuan Islam, sama seperti Zionis pada masa kini yang menyensor
penyebutan kebiadaban dirinya dalam media Amerika dengan
tuduhan anti-Semit?
“Dan tidak mungkin bagi (penduduk) suatu negeri yang telah Kami
binasakan, bahwa mereka tidak akan kembali (kepada kami). Hingga
apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun
dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi” (Q.S Al Anbiyaa,
21:95-96)
Dalam surat Al Anbiyaa di atas, Allah menyebutkan sebuah
kota atau negeri yang berhubungan dengan Ya’juj dan Ma’juj.
Negeri itu adalah negeri yang berada di Tanah Suci, yakni Negeri
Bani Israel. Setelah Khilafah Utsmaniyah hancur dan Negara Israel
berdiri, Bangsa Arab selalu ditindas dengan sangat kejam oleh
mereka-mereka yang sangat mendukung agenda zionis. Seperti yang
di ramalkan oleh Rasulullah saw, ketika Ya’juj dan Ma’juj keluar,
Bangsa Arab akan mengalami penindasan.
Zainab binti Jahsy ra berkata: “Rasulullah saw bangun dari tidurnya
dengan wajah memerah, kemudian bersabda: “Tiada Tuhan selain
Allah, celakalah bangsa Arab karena keburukan yang semakin dekat,
hari ini telah dibukakan tembok Ya’juj dan Ma’juj seperti ini!”
kemudian beliau melingkarkan kedua jarinya, ibu jari dan telunjuk.
Lalu aku bertanya, ya Rasulullah, apakah kami akan binasa
sementara di antara kami masih ada orang-orang yang shaleh? Beliau
bersabda: “Ya, apabila kemaksiatan merajalela (yakni sampah
masyarakat, kelicikan, perilaku yang menjijikan, kemesuman, dll.,
mengambil alih dunia).” (Ini menandakan tidak hanya penindasan
terhadap bangsa Arab dari segi politik, ekonomi, dan militer tapi
juga, mereka akan dijelek-jelekkan dalam setiap cara yang cabul dan
jahat.). (Shahih Bukhari 3097, 3098 dan Muslim 5130)
Kami menemukan satu Hadits dalam studi kami tentang
topik ini, yakni Hadits yang dipahami berarti bahwa Ya’juj dan
Ma’juj akan dilepas hanya setelah Nabi Isa as kembali dan hanya
setelah dia membunuh Dajjal:
“. . . Pada saat itulah Allah akan menurunkan kepada Isa wahyu ini:
Aku telah memunculkan dari antara hamba-hamba-Ku suatu kaum
yang tidak ada yang sanggup melawannya; engkau bawalah orang-
orang ini dengan selamat ke pegunungan itu, fa yab’atsullahu
Y’ajuja wa M’ajuj (dan kemudian Allah SWT akan mengirim atau
membangkitkan Ya’juj dan Ma’juj) dan mereka akan menyebar ke
segala arah atau menduduki setiap tempat yang menguntungkan.
Orang pertama dari mereka akan melewati Danau Tiberias (yakni
Danau Galilee) meminum airnya, dan saat orang terakhir dari mereka
lewat, dia akan berkata: ‘Dulu pernah ada air di sini . . . .’ ” (Shahih
Muslim)
Metodologi yang kurang memadai yang fokus pada satu
Hadits yang berdiri sendiri ini menuntun banyak orang pada
kesimpulan bahwa Allah SWT akan melepas Ya’juj dan Ma’juj ke
dunia (dan dengan demikian menghancurkan atau meruntuhkan
penghalang yang dibangun Dzul Qarnain) hanya setelah Nabi Isa as
kembali dan membunuh Dajjal. Tetapi Hadits ini menggunakan kata
mengirim atau membangkitkan. Tidak menggunakan kata ‘melepas.’
Nabi (sallalahu ‘alaihi wa sallam) juga pernah mengangkat dua
jarinya dan menyatakan tentang Yaum al-Qiyamah sebagai berikut:
“Aku dan Yaum al-Qiyamah adalah seperti dua ini (dan dia
menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya).” (Sahih Muslim)
4. Di mana mereka sekarang ?
Kita akan mengetahui identitas dan keberadaan mereka jika
kita mengumpulkan data dari Al-Qur’an dan Hadits terlebih dahulu.
Sebagai berikut :
1. Mereka memiliki sifat Fasad atau membuat kerusakan
dimuka bumi, dan suka berperang. Q.S Al-Kahfi, 18:94
2. Mereka menyebar ke muka bumi dan saling bercampur
dengan yang lain, Q.S Al-Kahfi, 18:99
3. Suatu negeri (Negari Bani Israel) akan kembali berdiri
setelah mereka diusir. Tahun 1948.
4. Mereka akan menindas manusia khususnya bangsa arab
Mereka (Ya’juj dan Ma’juj) menyebar ke seluruh permukaan
bumi dan membuat kerusakan di muka bumi. Namun, sifat mereka
adalah Fasad. Sifat Fasad (kerusakan) sendiri terdiri dari :
1. Fasad religius. Merusak atau merubah secara terang-terangan
ajaran agama oleh suatu kaum, (Q.S Al Baqaraa, 2:27)
2. Fasad genosida. Pembunuhan massal, (Q.S Al Baqaraa, 2:30)
3. Fasad kepada makhluk hidup. Merusak gen-gen
(GMO’s/Genetically Modified Organism/Rekayasa Genetik)
makhluk hidup seperti yang dilakukan Perusahaan Amerika
Monsanto, (Q.S Al Baqaraa, 2:205)
4. Fasad keturunan. Perusakan sistematis seluruh reproduksi
manusia yang pada akhirnya dapat membuat manusia itu
sendiri binasa. (Q.S Al Baqaraa, 2:205)
5. Fasad ekonomi. Sistem perekonomian yang dirusak hingga
hancur dengan menerapkan sistem Riba. Contohnya, seperti
Sistem Moneter Internasional, Uang Kertas, Sistem Bretton
Woods, Sistem Petrodollar,
6. Fasad terhadap Bumi. Melakukan kerusakan di muka bumi,
seperti Senjata Nuklir yang mampu merusak permukaan
bumi, Geoengineering yang dilakukan Amerika untuk
memanipulasi iklim dunia, dan juga aktifitas lainnya yang
dapat membinasakan bumi, (Q.S Al Baqaraa, 2:30)
7. Fasad sodomi. Penerimaan praktik homoseksualitas secara
social. Ini mencapai puncak dengan “pernikahan gay” dan
meruntuhkan sistem pernikahan yang sebenarnya. Seperti
yang dilakukan Amerika yang melegalkan pernikahan
sesama jenis bagi kaum LGBT, (Q.S Al Ankabut, 29:29-30)

Bom Nuklir
Rekayasa Genetik

LGBT
Geoengineering

Maka, Fasad berarti perusakan kehidupan manusia secara


sengaja dan sistematis dengan pembunuhan massal atau dengan
perusakan kunci unsur kehidupan, termasuk kehidupan akhirat.
Ya’juj dan Ma’juj disebut mufsidun, namun tidak ditentukan jenis
fasad secara khusus. Maka, mereka adalah suatu kaum dengan
profesi atau gaya hidup kolektif menciptakan dan mempraktikkan
semua jenis fasad. Mereka sungguh mendapat murka Allah dan layak
dibakar di dalam Neraka. Mereka adalah jenis masyarakat yang
disebut sebagai almaghdubi ‘alayhim (orang-orang yang mendapat
murka Allah) dalam surat al-Fatiha.
Mereka ini selalu menjajah negara lain, menciptakan Perang
Dunia Pertama dan Kedua, memanipulasi ajaran-ajaran Agama,
menjatuhkan Bom Nuklir di Hiroshima dan Nagasaki, membantai 20
juta suku Aborigin Australia, membantai 100 juta suku India merah
di Benua Amerika Utara dan Selatan, menjadikan manusia di Afrika
sebagai budak, dan juga selalu menindas bangsa Arab selama 100
tahun terakhir.
Namun, para elite dari Ya’juj dan Ma’juj akan menjadi kaki-
tangan Dajjal. Mereka inilah yang akan membantu mendirikan
kembali Negara Israel. Mereka adalah zionist, yang mana
petingginya adalah orang Yahudi Eropa atau Yahudi Ashkenazi.
Mereka bukanlah Yahudi keturunan Arab, sebab Bani Israel itu
adalah Yahudi asli berasal dari keturunan Nabi Yaqub as.
Seorang anggota zionist yang berkhianat, Benjamin H
Freedman, lahir dalam keluarga Yahudi dan berpindah agama ke
Kristen Katolik, pernah membongkar informasi rahasia zionist ke
khalayak umum dalam pidatonya. Berikut sebagian kutipan
pidatonya:
“Apa saja fakta tentang orang Yahudi? Saya menyebut mereka
Yahudi kepada anda. karena mereka dikenal sebagai Yahudi. Saya
sendiri tidak menyebut mereka sebagai Yahudi. Saya menunjuk
mereka sebagai “disebut Yahudi”, karena saya tahu siapa mereka.
Yahudi Eropa Timur, yang membentuk 92% dari populasi dunia dari
bangsa yang menyebut dirinya sebagai “Yahudi”, sebenarnya adalah
suku Khazars.” Benjamin H Freedman
Benjamin juga menuturkan kalau bangsa Khazar suka
berperang hingga bangsa Asia mengusir mereka keluar dari Asia ke
Eropa Timur. Benjamin juga menyatakan bahwa Yahudi Eropa
keturunan Khazar bukan lah berasal dari Tanah Suci, nenek moyang
mereka bukan berasal dari sana. Aneh jika mereka berambisi kembali
ke Tanah Suci atau Yerusalem, padahal tidak ada satupun gen
mereka yang cocok dengan gen Bani Israel.
Keanehan pun muncul, Yahudi Eropa kemudian mendirikan
sebuah gerakan dan idelogi Zionisme yang dipimpin oleh Theodor
Herlz. Gerakan zionisme didirikan di Kongres I Zionis di Basel,
Swiss tahun 1897, dan kemudian tepat 1 tahun setelahnya Jasad
Fir’aun di temukan tahun 1898. Dan tentu saja, ini adalah sebuah
tanda bagi orang-orang yang mau berpikir.
“Maka pada hari ini Kami selamatkan jasadmu (Fir’aun) agar
engkau dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang
setelahmu, tetapi kebanyakan manusia tidak mengindahkan tanda-
tanda (kekuasaan) Kami” (Q.S Yunus, 10:92)
Setelah gerakan zionisme terbentuk, mereka berusaha
mencari cara untuk merebut Tanah Suci. Para zionist sempat
menawarkan 35 juta lira kepada Khalifah Sultan Abdul Hamid II
untuk membeli Tanah Suci. Namun Sultan menolak diplomasi
Theodor Herlz dan mengirimkan memorandum yang berbunyi:
“Saya takkan melepaskan tanah Palestina meski sejengkal, sebab
tanah itu bukan milik saya namun milik umat, yang mereka dapatkan
dengan perjuangan dan tetesan darah. Simpanlah uang kalian. Bila
khilafah hancur dan musnah suatu hari, sesungguhnya kalian bisa
mengambilnya tanpa sepeserpun uang yang kalian bayarkan untuk
tanah itu. Namun selagi hayat masih dikandung badan lalu kalian
tusukkan pisau di jasad saya, sesungguhnya itu lebih mudah bagi
saya, daripada saya harus menyaksikan Palestina terlepas dari
khilafah Islam. Dan saya yakin ini takkan pernah terjadi selama saya
masih hidup, sebab saya tak mampu menahan sakitnya badan saya
dikoyak-koyak sedang saya masih bernapas.”
Pada akhirnya, mereka berhasil merebut Tanah Suci dari
kekuasaan Khilafah Utsmaniyyah.
Bagaimana cara mereka menaklukkan Tanah Suci ? Baca
Bab Selanjutnya ...
Sumber:
Buku, Sheikh Imran N. Hosein - Sebuah Pandangan Islam Mengenai
Ya’juj dan Ma’juj pada Zaman Modern
Hancurnya Khilafah dan Tersebarnya Syirik
Apa itu Khilafah? Khilafah adalah sebuah negara dan
pemerintahan yang tunduk kepada kewenangan Allah SWT. Khilafah
juga merupakan sistem kepemimpinan umat, dengan menggunakan
Islam sebagai Ideologi serta undang-undangnya mengacu kepada Al-
Quran & Hadist.
Apa itu Islam? Islam adalah tunduk berserah diri sepenuhnya
kepada Allah SWT, tunduk sepenuhnya kepada Allah SWT sebagai
Al-Malik. Al Malik adalah Sifat Dzat Allah yang artinya “Maha
Penguasa” Yang Memerintah seluruh alam. Lahul Mulk,
“Kedaulatan Hanya MilikNya.” Oleh karena itu, jika anda
menyatakan, meyakini atau mengakui bahwa ada sesuatu yang
memiliki kedaulatan selain Allah SWT, itu artinya sama saja dengan
mengucapkan good bye pada Allah SWT. Anda tahu itu?
Islam juga merupakan tunduk dan patuh kepada Allah SWT
sebagai Al Akbar, dan Allah SWT memperingatkan anda bahwa Dia
Al Akbar ketika, karena tanpa mengucapkan “AllahuAkbar” di dalam
sholat, anda “Tidak Bisa Bergerak! Atau Melanjutkan Sholat Anda.”
Al Akbar adalah “Yang Memiliki Kekuasan Tertinggi,” maka jika
seorang Muslim mengakui yang lain berkuasa atas anda selain Allah,
sama artinya dengan mengucapkan “selamat tinggal” kepada Allah
SWT, sebagai Al Akbar!
Islam juga merupakan tunduk dan patuh kepada Allah SWT
sebagai Al Hakam. Al Hakam adalah “Maha Menetapkan Hukum,”
tidak hanya membuat Hukum, tetapi hukumNya adalah Hukum
Tertinggi. Jika Dia menetapkan sesuatu “Haram,” maka Muslim juga
harus menetapkan sesuatu itu “Haram”. Begitu pula jika Allah SWT
menetapkan sesuatu “Halal,” maka Muslim juga harus menetapkan
sesuatu itu “Halal.” Jadi siapapun yang tunduk dan patuh pada
hokum selain Hukum Allah SWT, sebagai Hukum Tertinggi, berarti
sama artinya mengucakan “selamat tinggal” kepada Allah SWT
sebagai Al Hakam. Dalam terminologi politik Islam, hal ini disebut
“Syirik.”
Ketika Fir’aun menyatakan “Ana rabbukumul a’la” (akulah
tuhanmu yang paling tinggi), “akulah yang orang yang mempunyai
kewenangan tertinggi,” ini adalah Syirik!. Ketika dia menyatakan
“hukumku adalah hukum tertinggi di tanah Mesir,” itu adalah Syirik!
Dan Allah SWT menghukumnya dengan hukuman yang mengerikan
karena perbuatan syiriknya.
Oleh karena itu, didirikanlah Khilafah yang mana sistem
pemerintahannya tunduk dan patuh kepada Allah SWT. Namun kini
Khilafah telah hancur!
Siapa yang menghancurkannya? Kenapa dihancurkan?
Bagaimana kehancurannya? Kapan dihancurkan? Dengan
apa Khilafah digantikan? Dan apa tujuannya?
Pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang sangat-sangat
penting, di mana hanya segelintir orang yang bisa menjawabnya.
1. Kehancuran Khilafah
Umat Yahudi sampai saat ini masih berkeyakinan bahwa
Tanah Suci (Yerusalem) adalah milik mereka (Yahudi), bukan milik
umat non-yahudi. Bahkan setelah mereka hidup berdiaspora
(menyebar) selama 2000 tahun lamanya, mereka masih saja merasa
Tanah Suci ditakdirkan untuk mereka, dan kembali ke Tahah Suci
bukan sebagai turis, bukan! Melainkan kembali ke Tanah Suci dan
mengklaim bahwa Tanah Suci sebagai milik mereka! Selama 2000
tahun Yahudi punya mimpi indah bahwa Negara Israel-nya Nabi
Daud as dan Nabi Sulaiman as akan didirikan kembali. Dan zaman
keemasan pun akan jadi milik mereka, sebagaimana Negara Israel di
zaman Nabi Daud as dan Nabi Sulaiman as menjadi super power. Ini
adalah cita-cita dan impian Yahudi! Untuk mewujudkan impian
mereka itu, mereka harus menghancurkan Khilafah Utsmaniyah yang
menghalangi tujuan mereka.
Oleh karena itu, kini serangan dilancarkan untuk
menghacurkan Khilafah. Pertama-tama mereka melancarkan
serangan filosofi terhadap umat Islam, yang sebelumnya telah
menyerang umat Kristen Eropa, yang dikenal peristiwa
“Renaissance.” Serangan filosofi tersebut adalah “Materialisme,”
yakni filsafat yang menyatakan bahwa “Tidak ada yang nyata di
dunia ini materi.”

Eropa pada abad pertengahan

Pada abad ke-14 sampai abad ke-17, terjadi perubahan


peradaban Eropa yang sebelumnya didasari dengan pondasi
keagamaan berubah menjadi peradaban yang tak bertuhan. Agama
Kristen saat itu sangat mempengaruhi kebijkan-kebijakan yang
dibuat oleh pemerintah atau kerajaan-kerajaan Eropa. Berbegai hal
yang dilakukan demi kepentingan gereja, dan hal-hal yang
merugikan gereja akan mendapatkan balasan yang sangat kejam.
Contohnya, pembunuhan Copernicus mengenai tata surya yang
menyebutkan bahwa matahari pusat dari tata surya, tetapi hal ini
bertolak belakang dengan gereja sehingga Copernicus dibunuh.
Dengan adanya berbagai pembatasan yang dilakukan pihak
pemerintah atas saran dari gereja maka timbullah sebuah gerakan
kultural (Renaissance), pada awalnya pembaharuan di bidang
kejiwaan, kemasyarakatan, dan kegerejaan di Italia pada pertengahan
abad 15. Sebelum gereja mempunyai perang penting dalam
pemerintah, golongan ksatria hidup dalam kemewahan, kemegahan,
keperkasaan dan kemasyuran. Namun, ketika dominasi gereja mulai
berpengaruh maka hal seperti itu tidak mereka peroleh sehingga
timbullah semangat Ranaissance.
Doktrin ciptaan orang Eropa inilah yang kemudian
menyerang umat Islam di zaman Khilafah Utsmaniyah. Kemudian
dari filsafat “materialisme”, muncul filsafat politik baru, yakni
dengan menyatakan “Karena tidak ada yang nyata di dunia ini selain
material, kita tidak lagi bisa mengakui kedaulatan Yang Ada Di Atas
Sana (Tuhan), maka kedaulatan sekarang harus ditempatkan di
bawah sini (berada dalam tangan manusia).” Dengan kata lain,
manusialah yang kini berdaulat, bukan lagi Tuhannya Nabi Ibrahim
as.
Kemudian manusia mendirikan sebuah negara dan
menempatkan kedaulatan di bawah negara. Konsep ini bukanlah
ciptaan dunia Islam, melainkan ciptaan orang Eropa. Kini, tidak
hanya negara yang berdaulat, tapi juga kewenangan negara adalah
yang tertinggi. Dan sekarang negaralah yang menentukan dan
membuat hukum-hukum (undang-undang), dan hukum negara lah
hukum yang tertinggi, bukan lagi berdasarkan agama. Dan lebih dari
itu, ketika Tuhannya Nabi Ibrahim as menentukan sesuatu itu
“Haram,” kini negara bisa merubahnya dan menjadikannya “Halal”
(Legal), begitupun sebaliknya.
Di zaman modern ini, mereka menyatakan dalam Piagam
PBB Artikel 24 dan 25, bahwa “Dewan Keamanan PBB memiliki
kewenangan tertinggi di dunia yang berkaitan dengan perdamaian
dan keamanan dunia.” Ini jelas syirik!

http://www.un.org/en/sections/un-charter/chapter-v/
Ketika mereka menghalalkan apa yang Allah SWT
haramkan, dan mengharamkan apa yang Allah SWT haramkan, ini
adalah syirik!
“Mereka menjadikan orang-orang alim dan rahib-rahibnya sebagai
Tuhan selain Allah, dan (juga) Al Masih putra Maryam; padahal
mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada
Tuhan selain Dia. Maha Suci Dia dari apa yang mereka
persekutukan” (Q.S At Taubah, 9:31)
Adi bin Hatim ra berkata: Saya mendatangi Rasulullah saw dengan
mengenakan kalung salib dari perak di leherku. Rasulullah saw
bersabda, “Wahai Adi, lemparkanlah patung itu dari lehermu.”
Kemudian saya melemparkannya. Setelah itu, Beliau membaca ayat
ini: Ittakhadzû ahbârahum wa ruhbânahum min dûni Allâh, hingga
selesai. Saya berkata, “Sesungguhnya kami tidak menyembah
mereka.” Beliau bersabda: “Bukankah para pendeta dan rahib itu
mengharamkan apa yang dihalalkan Allah, lalu kalian
mengharamkannya; menghalalkan apa yang diharamkan Allah, lalu
kalian menghalalkannya.” Aku menjawab, “Memang begitulah.”
Beliau bersabda, “Itulah ibadah (penyembahan) mereka kepada
pendeta-pendeta dan rahib-rahib mereka.” (H.R ath-Thabrani)
Jika para rahib dan pendeta menghalalkan apa yang Allah
SWT haramkan adalah perbuatan syirik, dan pemerintah melakukan
hal yang sama seperti yang dilakukan para rahib dan pendeta itu,
apakah itu bukan syirik ? Apakah anda baru mengetahuinya ? Jika
anda baru mengetahuinya, berarti selama ini anda hidup di disney
land (dunia Dajjal).
Jadi, dengan serangan filsafat itulah orang Eropa menyerang
Khilafah Utsmaniyah sebelum melakukan serangan dari segi militer.
Lalu mereka mengirim agen mata-mata (Al Jassasah) untuk
menyusupi pusat pemerintahan Khilafah Utsmaniyah di Istanbul, dan
menciptakan gerakan yang dikenal dengan “Young Turks.”
Kemudian gerakan ini mendirikan sebuah partai politik yang
bernama “Partai Persatuan dan Kemajuan” atau “Party of Union
Progress” (CUP). Di partai tersebut, ditempatkanlah orang yang
bernama Mustafa Kemal Ataturk. Melalui partai tersebut mereka
mencuci otak umat Islam di Istanbul agar menerima politik sekuler
yang berasal dari Eropa. Setelah berhasil mendoktrin umat Islam di
Istanbul, khususnya para pemuda, barulah kini mereka melancarkan
serangan militer.
Pada tahun 1897, hal aneh terjadi, yakni orang Eropa Yahudi
(Yahudi Ashkenazi) membentuk sebuah gerakan zionisme. Seperti
yang kami bahas sebelumnya di bab Ya’juj dan Ma’juj, yang mana
gerakan tersebut bertepatan dengan ditemukannya jasad Fir’aun.
Setelah gerakan zionisme terbentuk, kemudian mereka mulai
merancang skenario untuk menyerang Khilafah Utsmaniyah dari segi
militer. Namun mereka harus merencanakannya dengan sangat
matang dan dengan bantuan dana dan politik yang sangat besar. Jauh
sebelum itu, mereka telah menghasilkan dana dengan cara ‘Riba.’
Keluarga Rothschild lah yang pertama kali menggunakan cara Riba
di Eropa. Yahudi Eropa ini benar-benar sangat kuat, bahkan mereka
bisa memanfaatkan dan mengadu domba Kekaisaran Inggris dan
Kekaisaran Perancis. Dan melalui peperangan antara Perancis dan
Inggris pada tahun 1800an, Rothschild memperoleh keuntungan
besar. Dan keluarga Rothschild menjadi tulang punggung
keberlangsungan hidup organisasi zionist.
Hal aneh lainnya juga terjadi, kekayaan mereka meningkat
pesat setelah ditemukannya berlian (Kimberly Diamond) di Afrika
Selatan pada pertengahan abad ke-19. Melalui perusahaan De Beers
dan didanai Rothschild, mereka menguasai kawasan tersebut dan
menjual berlian itu dengan harga yang sangat tinggi, karena mereka
menguasai pasar Internasional dan menciptakan monopoli melalui
aliansi De Beers. Apakah anda pikir ini terjadi secara kebetulan? Jika
anda berpikir seperti itu, berarti anda sedang hidup di disney land.
Hadits menyatakan tentang harta kekayaan tersebut:
“Dan ia (dajjal) melalui hutan rimba, dan ia berkata kepadanya:
Keluarkanlah kekayaanmu, maka kekayaaan rimba itu mengikuti dia,
bagaikan lebah mengikuti ratunya” (Misykat, halaman 473).
Juga pada saat yang sama, hal aneh lainnya juga terjadi,
yakni “Revolusi Industri” (sains & teknologi) di Inggris, kemudian
menyebar ke seluruh dunia. Dengan teknologi yang luar biasa,
mereka dengan mudahnya mengeruk kekayaan yang ada di bumi dan
dimanfaatkan demi agenda mereka.
Dengan kekayaan yang melimpah, sudah saatnya mereka
melancarkan serangan militer terhadap Kesultanan Utsmaniyah dan
mengendalikan dunia. Mereka membutuhkan Perang Dunia untuk
menghacurkan Khilafah Utsmaniyah, sebab Khilafah Utsmaniyah
adalah imperium yang sangat kuat yang mampu memobilisasi umat
Islam dalam sekejap dengan mendeklarasikan “Jihad.”
Untuk melancarkan perang, terlebih dahulu mereka harus
merancang sebuah konspirasi. Saat itu terdapat 6 kekuatan besar
Eropa, yakni Britania Raya, Kekaisaran Jerman, Kekaisaran
Austria-Hongaria, Kesultanan Utsmaniyah, Kekaisaran Russia,
dan Republik Perancis.
Perang tersebut dirancang dengan kasus “Pembunuhan Putra
Mahkota Pewaris Tahta Austria-Hongaria” Franz Ferdinand Carl
Ludwig Joseph Maria pada tanggal 28 Juni 1914, dan
meninggalkan sidik jari yang mengarah ke Russia. Maka, Kekaisaran
Austria-Hongaria tidak punya pilihan lagi selain menyerang
Kekaisaran Russia, namun Kekaisaran Russia telah memiliki
perjanjian keamanan dengan Britania Raya dan Republik Perancis.
Karena posisi Sekretaris Negara dan Menlu Britania Raya
telah diisi oleh orang Yahudi, maka Britania Raya juga menyatakan
perang dengan Kekaisaran Austria-Hongaria. Kekaisaran Austria-
Hongaria tidak sendiri, mereka juga memiliki hubungan rasial
dengan Kekaisaran Jerman. Maka dari itu Jerman ikut campur dalam
perang.
Kemudian mereka (Zionist) berusaha melobi Kesultanan
Utsmaniyah untuk ikut campur dalam peperangan, tapi Khalifah di
Istanbul tidak ingin masuk dalam peperangan, karena dia tahu betapa
lemahnya pasukan Khilafah Utsmaniyah dalam hal teknologi militer.
Namun melalui intrik internal di Istanbul, Khilafah Utsmaniyah
akhirnya ikut perang dengan dalih hubungan buruk dengan
Kekaisaran Russia.
Perang Dunia I pun dimulai. Inggris kemudian mengirim
agen mata-mata (Al Jassasah) mereka ke Arab dengan
berpenampilan Muslim. Agen tersebut mendatangi tokoh-tokoh
penting di Arab, yaitu Syarif Husain (Gubernur Mekkah), Abdul
Aziz ibn Saud dan yang lainnya. Syarief Husain ditawari iming-
iming harta £7.000.000 (Poundsterling) dan menawarinya
kemerdekaan di tanah hijaz dan memisahkan Arab dari Kesultanan
Utsmaniyah, serta menjadikannya sebagai Raja Arab (bukan
Khalifah).
T.E Lawrence alias Lawrence of Arabia, agen Inggris yang bertugas
sebagai penghubung kepada Ibn. Saud (Saudi), Raja Faisal (Suriah)
dan Raja Husein (Transjordan) dalam rangka supply uang dan
senjata dari Inggris.
Dengan begitu Khilafah kehilangan legitimasinya, seorang
Khalifah (Amir) tidak lagi bisa menunaikan ibadah haji semaunya,
sebab yang menguasai haramain berada dalam genggaman otoritas
lain. Atau saat ini, umat Islam selain Arab Saudi tidak lagi bisa
menunaikan ibadah haji karena harus mengajukan permohonan visa
kepada Arab Saudi. Inilah dampak dari penggunaan konsep negara
sekuler. Selain itu, Khilafah tidak lagi bisa dibangkitkan karena telah
dicegah oleh zionist dengan berbagai cara.
Dengan terpisahnya Hijaz dari kekuasaan Khilafah
Utsmaniyah, maka Khilafah Utsmaniyah mengalami kekacauan dan
tercerai berai. Dengan begitu, Inggris bisa menaklukkan Tanah Suci
yang dikuasai Khilafah Utsmaniyah.
Ketika Inggris menguasai sebagian wilayah Palestina, secara
mengejutkan Kapal Selam (Submarines) Jerman muncul dalam
peperangan. Jerman menjadi superior dan berhasil menundukkan
Perancis dan mengepung Britania Raya (Inggris). Inggris akhirnya
terpojok dan menyerah kepada Jerman.

Germany Submarines
Inilah saatnya bagi zionist memanfaatkan kekayaannya serta
kekuatan lobinya untuk menggiring sang Kuda Hitam (Amerika
Serikat) memasuki panggung Perang Dunia. Amerika Serikat
membuat Jerman mundur dan menjadi pemenang pada Perang
Dunia.
Pada tanggal 2 November 1917, Menlu Inggris Arthur
James Balfour mengirimkan surat kepada Lord Rothschild selaku
pemimpin komunitas Yahudi Inggris, untuk dikirimkan kepada
Federasi Zionist. Surat itu menyatakan posisi pemerintah Inggris
mendukung rencana-rencana Zionist merebut dan menguasai Tanah
Suci. Inggris bersedia memberikan Tanah Suci kepada gerakan
zionist ketika mereka berhasil menaklukkannya. Surat tersebut
dikenal dengan nama “Deklarasi Balofour.”
Dr. Chaim Weizmann (Ahli Teknik Kimia), salah satu tokoh utama
gerakan Zionist yang pertama, bersama dengan Raja Faisal (Suriah).
Gerakan Zionist memeberikan dukungan emas dan senjata
Percakapan Dr. Chaim Weizmann yang sedang melobi Arthur James
Balfour:
Arthur James Balfour: “Mengapa Palestina dan hanya Palestina saja
yang diinginkan menjadi basis Zionisme ? Semua tempat yang lain
akan menjadi pemberhalaan”
Dr. Chaim Weizmann: “Tuan Balfour, andai saya menawarkan Anda
Paris sebagai ganti London, akankah Anda mengambilnya?”
Arthur James Balfour: "Namun Dr. Weizmann, kami memiliki
London”
Dr. Chaim Weizmann: "Itu benar, namun kami memiliki Yerusalem
dulu saat London masih rawa."
Tak lama kemudian, seiring tercerai-berainya Kesultanan
Ustmaniyah, Jend. Inggris, Edmund Allenby dan pasukannya sudah
lebih dulu menyerang pasukan Kesultanan Utsmaniyah yang
menguasai Yerusalem (Tanah Suci).
Banyak muslim Arab dan Punjabi bertempur di bawah
komando Jend Allenby menyerang pasukan Khilafah Utsmaniyah di
Tanah Suci saat itu, dan pada akhirnya Tanah Suci ditaklukkan. Saat
itu adalah hari yang sangat menggemberikan bagi Yahudi, karena
impian mereka sebentar lagi akan tercapai. Setelah itu, Inggris
memberikan wilayah Tanah Suci yang telah direbutnya kepada
gerakan zionisme yang telah disetujui dalam surat ‘Deklarasi
Balfour.’ Dan populasi Yahudi di Tanah Suci meningkat setelah
peristiwa imigrasi Yahudi dari Eropa, hingga pada akhirnya Negara
Israel berdiri pada tahun 1948.
Jend. Allenby dan Raja Faisal (Suriah)
Pada tahun 1919 Kesultanan Utsmaniyah (Ottoman) mulai
runtuh, lalu Pasukan Yunani menyerang ibu kota Anatolia, dan
warga Ottoman saat itu ketakutan karena orang Yunani sangat
dendam kepada mereka sejak lama. Maka agen mereka yang
bernama Mustafa Kemal Ataturk tadi muncul kepermukaan
bagaikan pahlawan dengan menyatakan bahwa dia akan
menyelamatkan Turki dari amukan pasukan Yunani dan
mengalahkan pasukan Inggris. Dengan begitu, dia berkuasa secara de
facto. Pada tahun 1921, diadakan pertemuan untuk membahas
perdamaian di Turki, dan dari pertemuan itu lahirlah Republik
Turki (Sekuler) dengan Mustafa Kemal Ataturk sebagai Presiden
pertamanya.

Tapi saat itu Mustafa Kemal mengetahui bahwa Rakyat


Turki mencintai sang Khalifah (Amir), maka dia merubah status
Khalifah menjadi seorang “Paus” seperti halnya di Eropa. Dengan
kata lain, Khalifah tidak lagi mengintervensi pemerintahan Republik
Turki. Lembaga-lembaga Khilafah Utsmaniyah saat itu menurun
statusnya menjadi lembaga di bawah lembaga pemerintah Republik
Turki.
Pada 3 Maret 1924, Inggris mendesak Mustafa Kemal untuk
menghapus Khilafah serta lembaga-lembaganya. Pertanyaannya
adalah mengapa Inggris melakukan hal itu, padahal Tanah Suci
sudah berhasil ditaklukkan dan Republik Turki sudah didirikan?
Jawabannya ada di India!
Saat Khilafah di Turki dihapus secara total, Ulama-ulama
Islam India yang saat itu paling berpengaruh di dunia, seperti
Mohammad Ali Jouhar, Maulana Shaukat Ali, Maulana Syed
Sulaiman Nadvi, Mufti Kifayatullah Dihlawi, dan orang-orang
yang tidak hanya mengerti Islam, tapi juga hidup secara Islam,
memimpin umat Islam di India untuk menghilangkan dominasi
Inggris di India dan menciptakan pemerintahan Islam melalui
“Gerakan Khiafah.” Gerakan tersebut mulai memobilisasi umat
Islam untuk berjuang mengembalikan Khilafah di Istanbul.
Para petinggi Hindu India kemudian sadar, bahwa mereka
memiliki keinginan yang sama dengan umat Islam untuk mengusir
dominasi Inggris dari India. Mereka juga ingin mengembalikan
pemerintahan Hindu atas umat Hindu itu sendiri. Maka Mahatma
Gandhi mendekati pemimpin “Gerakan Khilafah” agar bisa
bergabung dengan gerakan tersebut. Pemimpin “Gerakan Khilafah”
menerima ajakan tersebut dan menjadi sekutu mereka, gerakan
tersebut menjadi koalisi Hindu-Muslim. Pemerintahan Islam atas
umat Islam, dan pemerintahan Hindu atas umat Hindu.
Hal ini membuat Inggris ketar ketir karena sangat
mengancam peradaban Eropa Barat, sebab mereka ingin
memusnahkan segala bentuk pemerintahan yang berdasarkan agama
dan menggantinya dengan konsep negara sekuler. Oleh karena itu,
mereka memanfaatkan Sir Sultan Muhammed Shah (Aga Khan
III) yang berpaham sekluer untuk membentuk ‘gerakan tandingan’
yang bernama Liga Muslim India (All-India Musliim League).
Konsentrasi umat Islam jadi terpecah belah. Tahun 1924, pupus
sudah harapan kebangkitan Khilafah.
Ketika Khilafah sudah hilang pada tanggal 3 Maret 1924,
Syarief Husain akhirnya menyadari bahwa nasibnya dalam bahaya
besar, sebab Khilafah telah hancur total. Empat hari kemudian, 7
Maret 1924, dia memproklamirkan dirinya sebagai Khalifah. Oleh
karena itu, Inggris kemudian memberikan “lampu hijau” kepada
Abdul Aziz ibn Saud untuk menaklukkan Hijaz dari kekuasaan
Husain, serta menjadikannya seorang Raja di Arab. Dalam 6
bulan,pasukan Abdul Aziz berhasil menaklukkan Mekkah, dan
Husain lari ke Jeddah. Pada akhirnya Inggris menyediakan tempat
pengasingan yang nyaman di Siprus untuk Husain. Dan segera
setelah itu, Madinah dan Jeddah pun berada di bawah kekuasaan
Saudi-Wahabi.
Sebelumnya, hubungan Inggris dengan Abdul Aziz cukup
mesra ketika Inggris menawarkan £5.000/bulan dari Departemen
Keuangan Inggris sebagai imbalan (penyuapan) atas sikap netralnya
yang menguntungkan ketika terjadi pemberontakan Husain melawan
Khalifah, dan keberadaan militer Inggris di semenanjung Arab
melawan Khilafah Utsmaniyah. Abdul Aziz menerima tawaran
tersebut begitu saja. Lalu para “Ikhwan,” yakni pasukan militernya
bertanya kepadanya “bagaimana bisa anda menanda-tangani
perjanjian itu dan menerima uang £5.000/bulan?” Abdul Aziz ibn
Saud menjawab dengan alasan: “Ini adalah Jizyah (Pajak non-
Muslim).”
Agen Inggris Percy Cox (2) bersama para sekutu Inggris di Arabia
dalam rangka menghancurkan Khilafah Ottoman, diantaranya: Ibn
Saud (Arab Saudi) (1), Sheikh Kuwait (5), Sheikh Muhamarah (4&6)
Sungguh celaka dan bodohnya Abdul Aziz saat itu,
pengkhianatan yang sangat besar terhadap umat Islam dengan
menerima uang dan menentang perintah Allah SWT saat bersekutu
dengan Aliansi Anglo Yahudi-Kristen Zionist (Q.S Al Maaida, 5:51)
“Wahai orang-orang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang
Yahudi dan Nasrani sebagai teman setia(mu); mereka satu sama lain
saling melindungi. Barangsiapa di antara kamu yang menjadikan
mereka teman setia. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada
orang-orang yang zalim” (Q.S Al Maa’idah, 5:51)
Tidak semua umat Yahudi dan umat Kristen yang disebutkan
dalam Surat di atas, melainkan sebagian Yahudi dan sebagian
Nasrani, di mana mereka saling bersekutu satu sama lain. Seperti
halnya apa yang dilakukan negara-negara Eropa Barat dan AS yang
mayoritas penduduknya beraga Kristen, yang mana negara mereka
sangat akrab dengan Negara Israel Yahudi (Zionis). Padahal
sebelumnya Kristen dan Yahudi saling bermusuhan dan tidak akrab,
karena umat Kristen menganggap bahwa orang-orang Yahudi telah
menyalib tuhan mereka. Untuk lebih jelasnya, biarkan saya jelaskan
melalui gambar berikut:

Oleh karena itu, siapapun, baik itu Muslim, Arab non-


Muslim, orang Hindu, orang China, orang Atheis, orang Jawa,
Minang, dan sebagainya, yang bersekutu dengan mereka (Anglo
Yahudi Kristen Zionis), maka mereka menjadi bagian dari mereka.
Dan kita umat Islam dilarang untuk berteman dan bersekutu dengan
mereka-mereka ini.
Pada tahun 1800an, persekutuan Saudi-Wahabi telah berhasil
menembus pertahanan Thaif dan Mekkah, kemudian terjadi
pertumpahan darah yang sangat mencengangkan. Wahabi, dengan
semangat fanatik mereka, menganggap umat Islam yang tinggal di
Hijaz sebagai Musyrikun dan sebagai akibatnya memperbolehkan
membunuh mereka. Khalifah di Istanbul memerintahkan Mamluke
Khedive Mesir, Muhammad Ali Pasha al-Mas’ud ibn Agha, untuk
mengutus pasukan ke Hijaz di bawah kepemimpinan anaknya Ismail.
Pasukan Saudi-Wahabi langsung diusir dari Hijaz ke gurun pasir.
Seabad kemudian sudah tidak ada lagi Khalifah dan semua
komunitas muslim yang kuat berada di bawah kekuasaan penjajah
Barat. Dengan demikian tidak ada kemungkinan pengusiran pasukan
Saudi-Wahabi dari Haramain dan Hijaz.
Ibnu Saud masih menghadapi masalah besar pada awal
kekuasaanya tahun 1924 . Dia harus merancang strategi jangka
panjang agar tidak terulang kembali kehancuran yang dialami
penguasa Saudi-Wahabi yang menguasai Hijaz sebelumnya. Dia
berpikir tentang kebijakan damai dengan umat Islam non-Wahabi.
Kemudian dia mengumumkan proklamasi kepada seluruh dunia
Islam bahwa dia, Ibnu Saud, memerintah Hijaz hanya menjalankan
mandat kepercayaan, dan demi kepentingan seluruh dunia Islam. –
bagaimana perasaan umat Islam di Pakistan, India, Bangladesh atau
Bengali jika mengetahu kalau Ibnu Saud pernah mengatakan
demikian, betapa sakitnya hati mereka jika mengetahuinya. Sebab
mereka dikumpulkan seperti anjing jalanan, dimasukkan truk karena
masa berlaku visanya habis.-
Tidak itu saja, Inggris melindungi tahta Kerajaan Abdul Aziz
ibn Saud dengan bantuan militer agar Arab Saudi tidak mampu
ditaklukkan oleh umat Islam yang hendak mendirikan Khilafah. Oleh
karena itu, umat Islam tidak akan bisa mendirkan Khilafah selama
Inggris dan Amerika Serikat melindungi tahta Kerajaan Arab Saudi.

Pertemuan Abdul Aziz Ibn Saud (Tengah) dengan Franklin D.


Roosebelt (kanan) pasca PD2 di geladak kapal penghancur AS USS
Murphy membahas peralihan protektor Arab Saudi dari Inggris
kepada USA (Negara Adi Kuasa yang baru). Hasil pertemuan antara
lain pendirian pangkalan militer AS di Dhahran Arab Saudi.
Alasan Abdul Aziz ibn Saud mengumumkan proklamasi
bahwa dia memerintah Hijaz hanya mandat kepercayaan adalah
karena Universitas Al Azhar merespons keruntuhan Khilafah pada
bulan April 1924. Al Azhar menyatakan bahwa “Khilafah bagian
dasar dari agama dan Bid’ah dan Haram atas penghapusan Khilafah.”
Al Azhar kemudian mengadakan “Muktamar/Konferensi”, di mana
dengan bermusyawarah dan menunjuk Khalifah baru. Setelah Al
Azhar mengeluarkan pengumuman itu, anda bisa tahu bagaimana
kalang kabutnya Inggris saat itu.
Oleh karena itu Inggris menekan Raja Fuad, ayahnya Raja
Farouk, untuk menunda konferensinya. Pada akhirnya konferensi
baru bisa diadakan pada bulan Mei 1926. Inggris juga menggunakan
strategi lainnya untuk mengacaukannya. Inggris mendatangi Abdul
Aziz di Mekkah agar mengadakan konferensi juga untuk umat Islam
seluruh dunia di Mekkah pada saat ibadah haji berlangsung, bulan
Juni-Juli 1926. Mereka menamakan kongres tersebut dengan nama
Muktamar al-Alam al-Islami (Kongres Muslim Sedunia).
Pada delegasi yang hadir pada Kongres Kairo adalah Mesir,
Libya, Tunisia, Maroko, Afrika Selatan, Hindia Belanda (sekarang
Indonesia), Yaman, Hijaz, Palestina, Irak dan Polandia. Sangat
menarik perhatian tidak hadirnya delegasi dari banyak masyarakat
dan negeri Islam penting, seperti Turki, Persia (sekarang Iran),
Afganistan, Najd (sekarang Arab Saudi) dan masyarakat Muslim
Rusia, Cina dan India.
Turki menolak undangan dengan jawaban dingin bahwa
negaranya tidak memiliki masalah Khilafah. Persia, negeri Syiah,
jelas tidak tertarik dengan Kongres Khilafah Sunni. Muslim Uni
Soviet, Cina dan India, sebagai minoritas yang tinggal di lingkungan
musuh, menerapkan sikap yang sama. Tapi pada dasarnya mereka
tidak hadir karena konferensi tandingan telah diatur oleh pihak yang
punya kekuatan riil, ‘Abdul Aziz ibn Saud. Dan kongres Khilafah di
Mekkah benar-benar sukses, karena Inggris benar-benar bekerja
untuk yang satu ini.
Anehnya pada tanggal 2 Juli 1926, dalam konferensi
tersebut, sang Raja Abdul Aziz berusaha mencapai tujuan gerakan
Wahabi, yakni meminta dunia Islam agar mengakui kekuasaan
Saudi-Wahabi atas Hijaz. Dan Kongres terebut tidak pernah
sekalipun membahas Khilafah dalam agenda konferensi mereka,
melainkan membahas masalah syariah, yakni menyingkirkan semua
bid’ah dan syirik.
Ketika Abdul Aziz meminta agar mengakui kekuasaan
Saudi-Wahabi atas Hijaz, pemimpin delegasi Muslim India berdiri
dan angkat bicara. Namanya adalah Maulana Mohammad Ali
Jouhar, dia berdiri dan berkata: “Enyahlah, kami tidak akan pernah
melakukannya!” Itulah kekuatan orang yang mengerti Islam dan
hidup secara Islam. Namun, delegasi lainnya hanya diam dan tidak
ingin terlalu menekan Abdul Aziz. Sehingga konferensi
menghasilkan kesepatakan, yakni diakuinya kekuasaan Saudi-
Wahabi atas Hijaz. Mereka memutuskan akan ada pertemuan
selanjutnya setiap tahun, tapi nyatanya itu menjadi pertemuan
terakhir.
Pada tahun 1931, Haji Amin al-Hussaini di Yerusalem,
mengatakan bahwa peningkatan ancaman kaum Yahudi di Tanah
Suci membutuhkan tanggapan dari dunia Islam. Mohammad Ali
Jouhar, Maulana Shaukat Ali dan Haji Amin al-Hussaini
menimbang perlunya mengadakan sebuah konferensi lagi.
Konferensi itu diberi dengan nama Konferensi Al Aqsa. Konferensi
juga diadakan pada tahun 1933, tapi karena konferensi diadakan di
wilayah yang sedang dikuasai zionist, maka hasil dari konferensi
tersebut tidak berdampak apapun terhadap dunia Islam.
Sejak saat itu sampai detik ini, tidak ada lagi usaha yang
signifikan dari dunia Islam untuk mengembalikan Khilafah. Kenapa?
“Selama Inggris dan Amerika Serikat menjaga keamanan Hijaz
(Arab Saudi), Kita Tidak Akan Pernah Bisa Mengembalikan
Khilafah!!”
Pada akhirnya, setelah Khilafah Utsmaniyah hancur, dan
negara Arab Saudi lahir. Negara Israel kemudian berdiri pada tahun
1948. Banyak pihak khususnya negara-negara Arab yang menentang
kemerdekaan Negara Israel tersebut. Bahkan, Negara Israel juga
ditentang oleh kelompok Yahudi Ortodoks. Kelompok Yahudi
Ortodoks menuding bahwa Talmud adalah kitab iblis yang telah
‘mencemari kesucian’ Taurat yang diturunkan Tuhan kepada Musa
as.
Ada kemiripan antara Arab Saudi dan Negara Israel, di mana
keduanya akan terancam jika Khilafah berdiri kembali. Kedua,
keduanya sama-sama menguasai Kota Suci, yakni Mekkah, Madinah,
dan Yerusalem (Masjid Al Aqsa). Ketiga, keduanya membatasi umat
Islam untuk melaksanakan ibadah, yakni ibadah Haji dan sholat di
Masjid Al Aqsa. Anda heran?
Apakah saat ini umat Islam yang bukan kewarganegaraan
Arab Saudi bisa melaksanakan ibadah Haji tanpa mengajukan
permohonan ‘visa?’ Padahal di masa Khilafah, hal ini tidak berlaku,
bahkan umat Islam cukup mengucapkan Syahadat kalau hendak
memasuki Negara Khilafah.
Maka dari itu, konsep negara sekuler telah menggantikan
Khilafah, dan membuat umat Islam terpecah belah. Negara sekuler
menawarkan konsep yang sejatinya syirik, walaupun mayoritas
rakyatnya Muslim, di mana jika Pemimpin dan Pemerintah suatu
negara sekuler menghalalkan apa yang Allah SWT haramkan, atau
sebaliknya, maka itu adalah syirik. Dan jika anda mengakui apa yang
dilakukan pemerintah anda tersebut, maka anda pun akan terkena
dosa syirik, seperti halnya anda mengikuti “Pemilu.”
Silahkan jika anda tidak mempercayainya. Kami hanya
menyampaikan hal yang baik walau satu ayat, dan jangan ada
pertumpahan darah di antara kita. Dan kami berdakwah bukan untuk
menyenangkan hati orang-orang, melainkan karena Allah SWT.
Tapi jika anda mengetahui bahwa hal ini benar ketika anda
berada di liang kubur nanti, maka jangan berkata “saya tidak tahu,”
dan jangan salahkan kami, pemerintah anda, atau pihak lain. Sebab,
pihak lain tidak akan bertanggung jawab atas dosa anda, bahkan Iblis
pun tidak akan bertanggung jawab atas dosa anda.
Sejatinya, dari segi politik, tujuan utama disebarkannya
konsep negara sekuler di seluruh dunia adalah untuk menggiring
seluruh manusia, termasuk umat Islam, ke dalam politik global.
Sehingga pada akhirnya, dunia akan memiliki satu pemerintahan
dunia dan menjadikan Yahudi penguasa dunia.

Sumber:
Buku, Sheikh Imran N. Hosein – Khilafah, Hijaz dan Negara Bangsa
Saudi Wahabi
Video, Sheikh Imran Nazar Hosein - Imam Al-Mahdi & Kembalinya
Khilhafah https://www.youtube.com/watch?v=qTfr1AFWT3c
Uang Kertas dan Petrodollar dalam Sistem Moneter
Internasional, Suriah dan Perang Dunia Ketiga
1. Asal Usul Uang Kertas
Pada zaman dahulu, manusia berdagang menggunakan uang
logam untuk berjual-beli. Ada yang terbuat dari emas, perak,
tembaga, dan logam lainnya. Namun, pada abad ke-16, Tukang Emas
(mayoritas beragama yahudi) di eropa menawarkan tempat
penyimpanan uang logam emas dan perak bagi penduduk eropa saat
itu. Setiap uang logam yang disimpan, si tukang emas (goldsmith)
memberikan berupa nota sertifikat atau banknotes (uang kertas)
kepada si pemilik uang logam dengan nominal yang sesuai dengan
uang logam yang tersimpan.
Dari sinilah asal usul Bank dan Uang Kertas !!!
Banyak masyarakat saat itu menyimpan emasnya dalam
Bank, hingga akhirnya masyarakat tidak lagi menggunakan uang
logam emas dan perak dalam bertransaksi, tapi menggunakan kertas
sertifikat tadi dalam berjual-beli di pasar. Karena mereka berpikir
kertas sertifikat tadi sama berharganya dengan uang logam mereka.
Tahun 1694, Bank of England didirikan untuk menggalang
dana demi King Willian III dalam rangka melawan Perancis. Bank
tersebut kemudian mulai menerbitkan nota untuk depositonya
(simpanan). Nota ini awalnya ditulis tangan dan ditanda-tangani oleh
kasir banknya. Namun nota ini akhirnya ditandatangani oleh ketua
kasir bank (Chief Cashier).
Pada abad ke-18, nilai nominal pada kertas itu diberi simbol
“£”, yakni poundsterling.
Pada tahun 1853, nota atau uang kertas tadi tidak lagi
ditanda-tangai oleh ketua kasir, karena mesin cetak (printer)
ditemukan dan mengambil alih dalam pencetakan uang. Namun,
pencetakan uang kertas telah melebihi cadangan emas yang
tersimpan dalam Bank of England, karena saat itu Inggris sedang
berperang dengan Perancis.
Inilah yang dilakukan Bank-bank di eropa saat itu, terutama
Bank of England, mereka mencetak uang kertas melebihi jumlah
emas yang tersimpan.
Ketika terjadi kekacauan dunia pada abad 18 dan 19,
berlanjut hingga Perang Dunia 1 dan Dunia 2, Negara Super Power
Inggris Raya melemah, dan digantikan oleh Amerika Serikat sebagai
Negara superpower berikutnya, karena Amerika Serikat merupakan
pemenang mutlak Perang Dunia 1 dan 2.
Pada tahun 1944, Amerika Serikat mengadakan konferensi di
Bretton Woods, New Hampshire, dan mengundang sejumlah Negara-
negara dunia. Kemudian konferensi ini melahirkan sebuah sistem
yang disebut Sistem Bretton Woods. Dari konferensi ini, lahirlah
organisasi internasional seperti International Monetary Fund (IMF),
Bank Dunia (World Bank), dan Organisasi Perdagangan
Internasional (ITO). Dalam sistem ini, disepakati bahwa USDollar
digunakan dalam transaksi perdagangan dunia (Fixed Exchange
Rate), dan USDollar dapat dijadikan cadangan divisa.

Oleh karena itu, anda harus punya USDollar agar bisa


transaksi dalam Pasar Internasional, dan mata uang lain tidak bisa.
Namun, cara mendapatkan USDollar, suatu negara harus menukar
emas yang dimiliki dengan USDollar kepada Amerika Serikat. Dan
nilai emas berdasarkan USDollar saat itu adalah:
US$ 35 = 1 Ons Emas
Kemudian, negara-negara dunia memberikan emasnya
kepada AS melalui lembaga IMF atau World Bank dan peraturan ini
ditetapkan bagi negara yang ingin menjadi Anggota IMF. Kemudian
IMF memberikan emas tersebut kepada The Federal Reserve (Bank
Sentral AS).
Soekarno (Presiden Indonesia Pertama) sempat memanggil
para ulama dan bertanya kepada ulama tentang uang kertas ini. Para
ulama menjawab, uang kertas ini bisa digunakan dan halal “jika”
dapat ditukarkan dengan emas. Namun kenyataan tidak demikian,
Soekarno dan ulama tadi tertipu bahwa uang kertas ini mengalami
inflasi (pengurangan nilai).
Karena untuk menjadi anggota IMF, Indonesia harus
menyetorkan emas yang dimiliki, dan IMF terus mengintervensi
politik Indonesia dengan menawarkan utang (juga dengan bunga),
serta negara Malaysia yang merdeka karena diberikan wewenang
oleh Inggris. Soekarno langsung membawa Indonesia keluar dari
IMF, World Bank, dan PBB. “Go to the hell with your aid”, enyahlah
ke neraka dengan bantuanmu, suara lantang Soekarno kepada
bantuan IMF.
Tidak hanya itu, Soekarno juga bekerja sama dengan John F.
Kennedy untuk menggunakan logam mulia sebagai mata uang.
Benar, John F, Kennedy sempat berpidato sebelum terbunuh, bahwa
melalui Executive Order 11110 (terbit 4 Juni 1963), dia ingin AS
menggunakan perak sebagai basis USDollar, dan mengecam
tindakan The Federal Reserve serta CIA yang berkonspirasi dalam
memperbudak rakyat Amerika Serikat. Tindakan JFK ini
mengancam The Fed, selaku Bank Sentral yang sahamnya dimiliki
oleh swasta, dan 22 November 1963, dia dibunuh.
Terbunuhnya John F Kennedy
Ketika negara-negara dunia menukarkan emasnya dengan
USDollar agar bisa ikut dalam Pasar Internasional (Fixed Exchange
Rate), maka otomatis jumlah emas Amerika Serikat bertambah.
Sedangkan mata uang negara lain didasari dengan nilai USDollar dan
cadangan emas yang makin berkurang. Sebagai penggagas Bretton
Woods, sistem ini sangat menguntungkan Amerika Serikat karena
USDollar menjadi standar perhitungan. Pada saat itu, pemerintah AS
berjanji untuk membolehkan pertukaran setiap USDollar yang
dimiliki oleh negara manapun dengan emas yang tersimpan di Fort
Knox, Amerika.
Fort Knox
Akan tetapi, lama-kelamaan Amerika kesulitan untuk
memenuhi cadangan emas setiap kali mencetak (memprint) dollar.
Amerika sendiri sangat membutuhkan dollar karena Amerika terlibat
perang dengan Vietnam pada tahun 1960an yang membutuhkan
banyak biaya. Secara perlahan kesepakatan ini dilanggar oleh
Amerika, tentu lebih mudah mencetak dollar daripada mendapatkan
emas. The Fed (Federal Reserve) lah yang memiliki wewenang
dalam mencetak uang Dollar, bukan Departemen Keuangan AS. Di
sinilah letak keanehannya, wewenang pencetakan uang diberikan
pada pihak swasta, yakni The Fed (lembaga Yahudi Eropa) yang
seharusnya berada dalam wewenang pihak Pemerintah.
Pada akhirnya The Fed mencetak dollar melebihi cadangan
emas yang dimilikinya. Akibatnya, terjadi krisis kepercayaan
masyarakat dunia terhadap USDollar. Hal tersebut ditandai dengan
peristiwa penukaran USDollar secara besar-besaran oleh negara-
negara Eropa. Perancis, pada masa pemerintahan Charles de Gaulle,
negara yang pertama kali menentang hegemoni USDollar dengan
menukarkan sejumlah 150 juta USDollar dengan emas.
Tindakan Perancis ini kemudian diikuti oleh Spanyol yang
menarik sejumlah 60 juta dollar AS dengan emas. Praktis, cadangan
emas di Fort Knox berkurang secara drastis. Ujungnya, secara
sepihak, Amerika membatalkan Bretton Woods System melalui
Dekrit Presiden Nixon pada tanggal 15 Agustus 1971, yang isinya
antara lain, USDollar tidak lagi dijamin dengan emas. ‘Istimewanya,’
USDollar tetap menjadi mata uang internasional (Hard Currency)
untuk cadangan devisa negara-negara di dunia.
2 tahun kemudian, dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan
global akan USDollar, sistem lain diciptakan yang disebut “Sistem
Petrodollar.” Pada tahun 1973, terjadi sebuah kesepakatan antara
Arab Saudi dan Amerika Serikat. Henry Kissinger, Sekretaris Negara
Amerika Serikat saat itu menemui Raja Faisal untuk mengusulkan
sebuah perjanjian, yaitu setiap pembelian barrel minyak dari Arab
Saudi harus dibayar dengan USDollar. Berdasarkan perjanjian ini,
negara manapun yang berusaha membeli minyak dari Arab Saudi
harus menukar terlebih dahulu mata uang negara mereka dengan
USDollar. Dalam mewujudkan kesepakatan ini, Amerika Serikat
memberikan jaminan keamanan bagi ladang minyak Arab Saudi dari
tetangga mereka, termasuk Israel.
Henry Kissinger (Kiri) dan Raja Faisal Arab Saudi (Tengah)
“Siapa yang bisa mengendalikan supplai makanan, maka dia bisa
mengendalikan orang-orang; siapa yang bisa mengendalikan energi
(oil), maka dia bisa mengendalikan benua; siapa yang bisa
mengendalikan uang, maka dia bisa mengendalikan dunia” Henry
Kissinger, 1973
Tahun 1975, negara-negara anggota OPEC juga sepakat
untuk menjual minyak mereka berdasarkan USDollar dengan
imbalan pertukaran senjata dan perlindungan militer.
Sistem Petrodollar ini, atau secara sederhana dikenal sebagai
sistem “oil for dollars,” secara langsung meningkatkan kebutuhan
dunia akan USDollar. Dan tentu saja, karena permintaan minyak
dunia meningkat, maka meningkat pula permintaan USDollar. Sekali
lagi, kebijakan ini sangat menguntungkan Amerika Serikat sekaligus
menambah kekuatan sebagai negara super power.

Begitulah bagaimana cara mereka berusaha mengendalikan


dunia. Namun, usaha mereka tidak selalu berjalan lancar. Banyak
juga yang menentang agenda mereka, tidak hanya dari kalangan
umat Islam, tapi juga dari non-Muslim.
Pertanyaannya, setelah pencetakan uang tidak lagi berdasarkan
jumlah emas yang tersimpan. Bagaimana cara The Federal
Reserve, selaku Bank Sentral AS memenuhi permintaan dunia
akan USDollar, yang mana semakin bertambah produksi
minyak, maka semakin tinggi pula permintaan USDollar ?
2. Fractional Reserve Banking System
Tahun 1960an, Bank Sentral Amerika, The Federal Reserve
menerbitkan sebuah dokumen atau buku yang berjudul “Modern
Money Mechanics.” Tujuan dari dokumen itu adalah untuk
menjelaskan proses dasar pembuatan uang kertas USDollar dalam
sebuah Sistem yang disebut “Fractional Reserve Banking.” Proses
pencetakan uang dengan berbagai terminologi atau istilah perbankan.
Lebih sederhananya begini:
~~
Ketika Pemerintah Amerika Serikat membutuhkan US$10
milyar, maka mereka menghubungi Federal Reserve. Pemerintah AS
harus menerbitkan surat obligasi (surat jaminan) dan memberikannya
kepada The Federal Reserve. Surat obligasi itu harus dicantumkan
nominal senilai US$10 milyar. Setelah The Fed menerima surat
obligasi tersebut, The Fed kemudian membuat sebuah nota atau cek
yang bernilai US$10 milyar dan memberikannya kepada Pemerintah
AS. Nota atau cek tadi masih belum bisa berfungsi sebagai uang. The
Fed memberikan nota tersebut kepada pemerintah AS tidak “gratis,”
melainkan dalam bentuk “utang.” Oleh karena itu, sampai detik ini,
negara peringkat pertama yang paling besar utangnya adalah
Amerika Serikat.
Setelah mendapat nota Federal Reserve itu, Pemerintah AS
kemudian menyimpannya dalam akun Bank Komersial atau
Lembaga Keuangan seperti World Bank dan IMF. Dan dengan
penyimpanan ini, nota-nota tadi berubah menjadi uang sah, dan
menambah 10 US$10 milyar kedalam saldo Amerika Serikat.
Karena zaman semakin canggih, transaksi “obligasi-nota
Federal Reserve” tersebut bisa terjadi secara elektronik. Tanpa kertas
sama sekali. Pada kenyataannya, hanya 3% cadangan uang Amerika
yang berbentuk fisik (kertas), 97% sisanya hanya berbentuk digital.
Sekarang, surat obligasi Pemerintah dibuat sebagai alat utang
atau jaminan. Jadi, uang diciptakan dari utang.
Uang=Utang
Kini, US$10 milyar tadi berada dalam akun Bank komersial
atau IMF atau World Bank. Anggap saja AS menyimpannya di IMF.
Di sini menariknya. Karena, berdasarkan peraturan
“Fractional Reserve Banking,” deposito (tabungan) US$10 milyar
tadi menjadi bagian dari cadangan bank, seperti deposito lainnya.
Dan sesuai ketentuan dalam “Modern Money Mechanics,” setiap
bank (Bank non-Bank Sentral, seperti BNI, Mandiri, BRI, Bank
Panin, dll) harus memiliki cadangan dana min 10% dari deposito
(tabungan) yang dimilikinya. Dengan kata lain, semua uang yang
tersimpan dalam bank tersebut, 10% nya harus ditahan oleh bank dan
tidak boleh digunakan sedikitpun.
Itu artinya, dari setiap deposito US$10 milyar, 10%nya atau
US$1 milyar harus ditahan sebagai cadangan wajib dan tidak boleh
digunakan oleh bank. Sedangkan 90% sisanya atau US$9 milyar
boleh digunakan oleh Bank, baik untuk dipinjamkan sebagai utang
(berbunga tentunya), investasi, membeli saham atau hal lainnya.
*membeli saham ? teringat zaman Susilo Bambang Yudhoyono,
yang mana tabungan nasabah Bank Century digunakan tanpa izin,
dan bangkrut. hmmm*
Kita anggap Pemerintah Amerika menyimpan uang US$10
milyar tadi ke dalam IMF. Dan Pemerintah Amerika mencairkan
US$3 milyar untuk digunakan dalam negara atau membuat proyek
pembangunan. Jadi, sisa US$6 yang bisa digunakan IMF untuk
dipinjamkan kembali, dan US$1 harus disimpan dan tidak boleh
digunakan.
Lalu negara Indonesia meminjam dana kepada IMF.
Kemudian IMF menyediakan pinjaman (dengan bunga) sebesar
US$6 milyar. Ingat, seseorang, negara atau perusahaan swasta
tersebut harus menyerahkan “jaminan harta” (Aset) agar Bank
Komersial, IMF, atau World Bank bersedia mencairkan pinjaman!
Kemudian Indonesia membuat akun baru dan menyimpan
US$4 milyar tadi di IMF. Kini otomatis jumlah “cadangan wajib”
IMF bertambah karena ada akun baru, dan 10% dari akun tabungan
tersebut tidak boleh digunakan IMF.
Kini, jumlah “cadangan wajib” IMF berjumlah
- Saldo awal akun Amerika = US$10 milyar. Karena peraturan
perbankan “Fractional Reserve Banking,” maka 10% dari
saldo awal ditahan Bank, yaitu US$1 milyar.
- Saldo awal akun Pemerintah Indonesia tadi US$6 milyar.
Maka 10% nya adalah US$0,6 milyar yang harus ditahan
bank dan tidak boleh digunakan.
US$ 1milyar+ US$ 0,6milyar = US$ 1,6milyar.
Begitu seterusnya cara kerja Sistem Perbankan, luar biasa
bukan? Dan suatu Bank Komersial akan “bangkrut” jika
cadangannya (yang 10% setiap akun tadi) habis digunakan dalam
pasar saham ATAU semua nasabah beramai-ramai menarik seluruh
isi tabungannya!
 Lalu, bagaimana caranya suatu negara misalnya Negara
Indonesia mendapatkan USDollar agar bisa membeli (impor)
minyak dan gas Negara-negara OPEC?
Jawabannya adalah dengan meminjam langsung kepada
IMF, World Bank, atau Lembaga Keuangan lainnya yang
memiliki USDollar.
Lantas, bagaimana cara pemerintah Indonesia dalam mencetak
Rupiah?
Sistem pencetakan Rupiah sama halnya dengan yang
dilakukan oleh AS. Akan tetapi, pemerintah Indonesia menerbitkan
surat obligasi dan memberikannya kepada Bank Indonesia (BI).
Dan perlu diingat bahwa selain Pemerintah, pihak lain juga
bisa membuat “surat obligasi.” Namun, hanya pihak tertentu yang
bisa karena peraturannya ketat sekali. Pihak-pihak penerbit obligasi
itu biasanya terdiri atas:
 Lembaga supranasional, seperti misalnya Bank Investasi
Eropa (European Investment Bank) atau Bank Pembangunan
Asia (Asian Development Bank).
 Pemerintah suatu negara
 Sub-sovereign, propinsi, negara atau otoritas daerah .
 Lembaga pemerintah.
 Perusahaan yang menerbitkan obligasi swasta.
 Dan lain-lain.
Apakah Bank Indonesia juga dimiliki oleh swasta?
Iyaa, Bank Indonesia selaku Bank Sentral Republik
Indonesia, sahamnya dimiliki swasta dan tidak lagi dikendalikan oleh
Pemerintah Indonesia. Privatisasi bank sentral Indonesia dimulai
pada tahun 1999, sejak BJ. Habibie menandatangi surat perjanjian
yang tertera pada “Undang-undang Republik Indonesia No 23 tahun
1999 tentang Bank Indonesia”. Seperti ini sebagian isi dalam
undang-undang tersemut:
Menimbang : d. bahwa untuk menjamin keberhasilan tujuan memelih
nilai rupiah diperlukan bank sentral yang memiliki ke
independen;
Berdasarkan pernyataan di atas, Bank Indonesia menjadi
lembaga Independen, dan bukan lembaga pemerintah.

Bab I, Ketentuan Umum. Pasal 1 no 8: Peraturan Bank Indonesia adala


hukum yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan mengikat setiap oran
dimuat dalam Lembaran
Berdasarkan Negara
pernyataan Republik
di atas, Indonesia;
peraturan dalam Bank
Indonesia tidak lagi diatur oleh pemerintah Republik Indonesia.
Pasal 4, ayat 2 : Bank Indonesia adalah lembaga negara yang independ
campur tangan Pemerintah dan/atau pihak-pihak lainnya, kecuali unt
secara tegas diatur dalam undang-undang ini.
Pasal 4, ayat 3 : Bank Indonesia adalah badan hukum berdasarkan und

Pasal 7 : Tujuan Bank Indonesia adalah mencapai dan memelihara kes


rupiah.

Pasal 8 : Untuk mencapai tujuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7


Indonesia mempunyai tugas sebagai berikut :
a. menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter;
b. mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran;
c. mengatur dan mengawasi Bank.

Pasal Anda
9, ayatbisa
1 : lihat
Pihaksendiri dari isi melakukan
lain dilarang pasal di atas,segala
Pemerintah
bentuk campur t
pelaksanaan
Indonesia tidak tugas
lagi Bank Indonesia sebagaimana
bisa mengendalikan keuangan dimaksud
Indonesia. dalam Pasa
Pasal 9, pemerintah,
Jangankan ayat 2 : Bank Indonesia
Allah SWT sajawajib
tidak menolak dan/atau
bisa ikut campur dalammengabaikan
campurBI
kebijakan tangan dari pihak
berdasarkan pasalmana punApakah
di atas. dalaminirangka
bukanpelaksanaan
syirik? tugas
Jelas, dalam agama Islam, segala sesuatunya telah diatur berdasarkan
hukum dalam Al-Qur’an dan Hadits, terutama berkaitan dengan
ekonomi.
Privatisasi inilah yang membuat Soeharto enggan menanda-
tangani perjanjian ini. Oleh karena itu, dia berusaha dilengserkan
dari jabatannya agar perjanjian ini terlaksana. Zionist melalui
anggotanya, yakni George Soros, mengobrak-abrik mata uang
Negara Asia Tenggara pada tahun 1998. Bahkan, Rupiah mencapai
Rp.16.800/dollar AS pada Juni 1998. Dengan melemahnya Rupiah,
ekonomi Indonesia hancur, maka politik pun ikut hancur, kemudian
“colour revolution” bisa diterapkan untuk melengserkan Soeharto.
Bisa saja Soeharto bersikeras mempertahankan jabatannya karena
masih banyak TNI yang loyal kepadanya. Namun jika itu terjadi,
Indonesia akan bernasib sama dengan Irak, Libya, dan negara
lainnya yang hancur akibat kekuatan zionist.
Takdir berkata lain, sudah nasib Indonesia terus diperbudak,
dan para Ulama Islam Indonesia buta akan hal ini !
3. Pandangan Islam terhadap sistem moneter tersebut.
Dari zaman Nabi Adam as sampai Nabi Muhammad saw,
beribu-ribu tahun Allah SWT mengutus hambanya untuk memberi
petunjuk kepada umat Manusia, firman Allah SWT yang terakhir
turun adalah mengenai Riba.
“Wahai orang-orang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan
tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang
beriman. Jika kamu tidak melaksanakannya, maka umumkanlah
perang dari Allah dan Rasul-Nya. Tetapi jika kamu bertobat, maka
kamu berhak atas pokok hartamu. Kamu tidak berbuat zalim
(merugikan) dan tidak dizalimi (dirugikan)” (Q.S Al Baqarah,
2:278-279)
Pernyataan tegas dalam Al-Qur’an bahwa Allah SWT dan
RasulNya akan memerangi siapapun yang melakukan Riba. Siapapun
yang melakukan Riba akan menjadi musuh Allah SWT dan
RasulNya. Ini sungguh pernyataan yang sangat menakutkan bagi
orang-orang yang mau berpikir.
Lantas, bagaimana status uang kertas dan sistem moneter
tersebut dalam Islam ?
Nafi' telah mengatakan bahwa Abdullah bin Umar telah membeli
seekor unta betina sebagai pertukaran untuk empat ekor unta dan
telah mengaturkan supaya empat unta tersebut diantar kepada
pemiliknya di Rabdhah. (Muwatta, Imam Malik)
Abu Sa’id Al Khudriy ra berkata : bilal datang menemui Nabi saw
dengan membawa Kurma Barni (jenis Kurma terbaik) maka Nabi
saw berkata kepadanya: “Dari mana Kurma ini?” bilal menjawab:
Kami memiliki Kurma yang jelek lalu kami jual dua sha’ Kurma
tersebut dengan satu sha’ Kurma yang baik agar kami dapat
menghidangkannya kepada Nabi saw. Maka saat itu Nabi saw
berkata: “Celaka celaka, ini benar-benar Riba. Janganlah kamu
lakukan seperti itu. Jika kamu mau membeli Kurma maka juallah
Kurmamu dengan harga tertentu kemudian belilah Kurma yang baik
ini” (Shahih Bukhari, 2145)
- 1 ekor Unta Betina >< 4 ekor unta ------ Tunai/tidak tunai, ini
tidak Riba
- 1 sha’ Kurma bagus >< 2 sha’ kurma jelek ---- Tunai, ini Riba
Mengapa ? sebab unta tidak berfungsi sebagai mata uang,
sedangkan Kurma berfungsi sebagai mata uang. Mata uang seperti
emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum,
jewawut dengan jewawut, kurma dengan kurma, garam
dengangaram, atau gula dengan gula, harus ditukarkan dengan
takaran yang sama dan dilakukan dengan tunai.
Abu Sa’id Al Khudriy ra berkata: Rasulullah saw bersabda: “emas
ditukar dengan emas, perak ditukar dengan perak, gandum ditukar
dengan gandum, jewawut ditukar dengan jewawut, kurma ditukar
dengan kurma, garam ditukar dengan garam, (tidak mengapa) jika
sama takarannya dan langsung serah terima (tunai). Barangsiapa
melebihkan atau lebih, maka ia telah melakukan praktek riba, baik
yang mengambil atau yang memberi.” (Shahih Muslim, 2971)
Namun, apabila emas ditukar dengan perak, perak ditukar
dengan emas, tidak mengapa walaupun takarannya berbeda. Seperti
hadits berikut:
Abu Bakrah ra berkata: Rasulullah saw bersabda: “Janganlah kalian
berjual beli emas dengan emas kecuali dengan jumlah yang sama,
perak dengan perak kecuali dengan jumlah yang sama dan berjual
belilah emas dengan perak atau perak dengan emas sesuai keinginan
kalian” (Shahih Bukhari, 2029)
Apa hubungannya dengan uang kertas ?
Bukankah pertukaran antara USDollar dengan mata uang
negara lain tidak sama takarannya? Pada tanggal 23 september 2016,
kurs Rupiah dan USDollar adalah Rp.13.000 = US$.1. Ini jelas tidak
sama takarannya, dan uang kertas saat ini tidak lagi berbasis emas
dan dapat menyebabkan “Inflasi” (ketika Uang Kertas lebih banyak
dibandingkan Barang dan Jasa). Juga, Uang Kertas diciptakan oleh
manusia hingga menyebabkan ekonomi tidak seimbang. Sedangkan
Emas, Perak, Kurma dan yang lainnya diciptakan oleh Allah SWT.
Ini jelas perbudakan dunia yang dilakukan oleh AS kepada
seluruh umat manusia. Sebab, mereka menciptakan uang dari kertas
dan hampa udara, dan uang itu mampu membeli apa saja. Status
uang kertas saat ini jelas “haram.”
Apakah saat ini, para Ulama Islam terutama di Indonesia
mengetahui akan hal ini ? ini pertanyaan yang sungguh memalukan.
Jangan harap mereka mengetahuinya. Bahkan MUI saja
menghalalkan uang elektronik. Menghalalkan apa yang Allah SWT
haramkan.
"TrueMoney menjadi uang elektronik pertama di Indonesia yang
mengantongi sertifikat ini. Kalau ada produk sejenis menggunakan
Syariah, kami belum berikan sertifikat," ungkap Ketua Umum MUI,
Ma'ruf Amin. | http://inet.detik.com
"Sejak 1992 telah mulai ada bank syariah. Dan ini menjadi yang
pertama dan satu-satunya yang ada di Indonesia saat ini," kata Ma'ruf
dalam konferensi pers di kantor Witami Tunai Mandiri, Generali
Tower, Jakarta, Senin (28/3/2016). | http://economy.okezone.com
''Layanan ini memberi kemudahan masyarakat kepada masyarakat
bertransaksi, terutama mereka yang tidak memiliki akun perbankan,''
kata Maruf Amin. | http://www.republika.co.id
Maka dari itu, uang kertas dan juga uang elektronik yang
akan muncul adalah sesuatu yang haram dalam Islam sebab uang
tersebut diciptakan oleh manusia, bukan Allah SWT. Uang kertas
dapat menyebabkan Inflasi (penurunan nilai karena jumlah
barang/jasa lebih kecil dibandingkan dengan jumlah uang kertas).
Sedangkan, Emas, Perak, Beras, Kurma, Gandum, Jewawut, Garam,
dan barang sejenisnya diciptakan oleh Allah SWT, dan Allah SWT
lah yang mengatur jumlah/persedian uang Sunnah tersebut. Bahkan
nubuat Rasulullah saw yang telah diyatakan dalam haditsnya bahwa
di akhir zaman nanti, dunia tidak akan bisa lepas dari yang namanya
“Riba,” dan juga Rasulullah saw bersabda bahwa siapa saja yang
(berusaha) tidak memakannya, maka ia tetap akan terkena debu
(riba)nya.
Rasulullah saw bersabda: “Sungguh akan datang pada manusia
suatu masa (ketika) tiada seorangpun di antara mereka yang tidak
akan memakan (harta) riba. Siapa saja yang (berusaha) tidak
memakannya, maka ia tetap akan terkena debu (riba)nya” (HR Ibnu
Majah, dan Sunan Abu Dawud, dari Abu Hurairah).
Bagaimanapun, memang sulit untuk tidak memakai uang
ketas saat ini, sebab para penguasa melarang menggunakan Emas
(Dinar), Perak (Dirham), atau yang lainnya dalam bertransaksi di
zaman modern ini. Berdasarkan peraturan IMF yang tercantum
dalam “Article 4, Section 2 (b),” melarang setiap negara anggota
IMF menggunakan emas sebagai mata uang.

www.imf.org
Oleh karena itu berusahalah kembali menggunakan uang
sunnah. Semoga Allah SWT memudahkan kita kembali ke jalanNya
yang lurus.
“Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu
dan dengarlah serta taatlah; dan infakkanlah harta yang baik untuk
dirimu. Dan barangsiapa dijaga dirinya dari kekikiran, mereka itulah
orang-orang yang beruntung” (Q.S At Taghaabun, 64:16)

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan


kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari kebajikan yang
dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang
diperbuatnya. (Mereka berdo’a), ‘Ya Tuhan kami, janganlah Engkau
hokum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya
Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang
berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum
kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa
yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah
kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka
tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir’ ” (Q.S Al Baqarah,
2:286)
Semoga kita dimasukkan ke dalam JannahNya dengan apa
yang kita usahakan, dan semoga kita digabungkan dengan orang-
orang yang saleh
“… (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku
di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan
gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh” (Q.S Yusuf,
12:101)

4. Timur Tengah
Jika minyak mulai dijual dengan uang selain USDollar, seperti
Emas, Yuan China, Rubel Russia, Euro, atau Rupiah, maka
hagemoni Amerika Serikat akan berakhir, Amerika akan
mengalami kebangkrutan yang sangat hebat.
Saat ini banyak yang membenci sistem Petrodollar ini,
beberapa negara produksi minyak mulai mempertanyakan kebijakan
tentang menerima uang kertas yang tak berharga ini sebagai transaksi
minyak dunia. Beberapa negara akhirnya menjauh dari sistem
petrodollar ini. Seperti Iran, Suriah, Venezuela, dan Korea Utara.
Selain itu, beberapa negara lain memilih untuk menggunakan mata
uang mereka sendiri untuk transaksi minyak seperti negara anggota
BRICS, yakni Russia, China, dan India. Sedangkan Irak yang
pernah berusaha menentang hagemoni USDollar dihancurkan, Irak
menyatakan akan menjual minyak menggunakan Euro, bukan
USDollar. Sejak saat itu dilancarkan segala propaganda media, Irak
di bawah kepemimpinan Saddam Hussein (Alm) diinvasi atas
tuduhan kerja sama dengan teroris, memiliki Senjata Pemusnah
Massal (WMD), dan atas pembantaian saat invasi Kuwait. Pada
akhirnya, Irak hancur akibat serangan koalisi AS, Barat, dan Negara
Teluk, sedangkan Saddam Hussein dijatuhi hukuman gantung.

Saddam Hussein
Lain hal dengan Muammaf Khadafi (Alm), orang yang
sangat blak-blakan menyatakan akan menjual minyak Libya dengan
Emas dan menerapkan kebijakan ini terhadap negara-negara tetangga
di Benua Afrika. Zionist langsung ketar-ketir dan tak tinggal diam,
propaganda terhadap Khadafi pun dilancarkan, Colour Revolution
dijalankan, terjadi revolusi di Libya. Barat kemudian mendukung
mundurnya rezim diktator negara Libya karena pada saat itu Timur
Tengah mengalami yang namanya “Arab Spring”.
Bukan itu saja, melalui salah satu Ulama Islampun, yakni
Sheikh Yusuf Qaradhawi, Ulama Ikhwanul Muslimin, mengeluarkan
fatwa untuk menentang pemerintahan Khadafi.
“Saya katakan pada saudara dan anak-anak saya yang menjadi
tentara dan perwira di Angkatan Darat Libya untuk tidak taat ketika
pemerintah memberi perintah untuk membunuh rakyat menggunakan
pesawat tempur. Saya kini mengeluarkan fatwa mendesak tentara
dan perwira yang bisa membunuh untuk membunuh Muammaf
Khadafi.” Yusuf Qaradhawi
Muammaf Khadafi
Kini, tidak ada lagi pemimpin yang berani bersuara lantang
menentang Sistem Petrodollar selain Vladimir Putin!
Sudah berapa banyak umat Manusia khususnya umat Islam
yang mereka bantai demi agenda “New World Order” atau juga
disebut dunia Unipolar. Agenda mereka ini telah menciptakan
kerusakan di muka bumi, dan dengan arogannya memaksa umat
manusia tunduk dalam kekuasaan mereka.
Suriah
Konflik Suriah awalnya berasal dari aksi demonstrasi
menentang rezim pemerintahan Bashar al-Assad, yang mana aksi
tersebut dipicu oleh peristiwa ‘Arab Spring’ di Timur Tengah. Aksi
protes kemudian berubah menjadi anarkis, kedua kubu baik dari
pihak pro-pemerintah maupun anti-pemerintah mengalami beberapa
kerusakan dan kerugian. Presiden Bashar al-Assad menyalahkan
‘konspirator asing’ sebagai dalang dari aksi protes yang sejalan
dengan agenda zionist. Kemudian muncul pasukan oposisi
pemberontak yang menentang rezim Assad dan berusaha
menggulingkannya, seperti FSA (Free Syrian Army). Tak cukup
sampai disitu, propaganda isu Sunni-Syiah pun dilancarkan melalui
media mainstream yang bertujuan untuk mengundang kelompok
Islam radikal dari luar Suriah agar ikut campur dalam konflik Suriah
dan menggulingkan pemerintahan Bashar al-Assad.
Barat mendukung ‘Arab Spring’ atau revolusi warna (colour
revolution) di Timur Tengah demi agenda globalisasi dan hagemoni
mereka. Mereka bersaha menggulingkan pemerintahan sah Bashar al
Assad di Suriah agar bisa menggantinya dengan rezim yang pro-
Barat (Rezim Boneka). Namun, Moskow berusaha mencegah
rencana tersebut yang diciptakan oleh Washington, Eropa Barat dan
Negara Sekutu AS di Timur Tengah seperti : Arab Saudi, Qatar dan
Turki. Bagaimanapun, setiap negara juga memiliki kepentingannya
masing-masing di Suriah. Alat yang digunakan untuk menggulingkan
Assad adalah dengan menciptakan kelompok Islam radikal seperti
ISIS, Front al-Nusra (cabang Al Qaeda), dan yang lainnya.
Di Suriah, secara tidak langung Rusia berhadapan dengan
Amerika Serikat dan Negara anggota NATO. Negara barat sendiri
ikut memerangi ISIS – kata mereka – namun fakta di lapangan,
mereka sangat mendukung kelompok Islam radikal ini untuk
menggulingkan Assad. Taktik yang sama juga digunakan untuk
menggulingkan pemerintahan rezim Khadafi (alm).
Selain itu, adanya kelompok teroris di Irak dan Afghanistan,
tampaknya memberikan alasan tersendiri bagi AS mendirikan
pangkalan militer di negara tersebut. Oleh karena itu, Suriah
merupakan tantangan yang sangat penting bagi Rusia, dan juga umat
Islam tentunya. Namun Rusia adalah negara kekuatan nuklir.
Keterlibatan Rusia di konflik Suriah merubah situasinya,
mengacaukan agenda jahat zionist di Suriah.
Suriah adalah benteng terakhir umat Islam, sebab Suriah
adalah negara terakhir yang sangat sulit dikendalikan oleh zionist.
Seperti poin-poin berikut ini :
1. Suriah sangat menentang agenda New World Order
2. Suriah sampai saat ini satu-satunya negara arab yang belum
berdamai dengan Israel
3. Wilayah Suriah masuk kedalam incaran The Greater Israel
(Yinon Plan)
4. Bank Sentral Suriah berada dalam kendali pemerintah, bukan
Rothschild
5. Suriah tidak punya hutang kepada IMF
6. Suriah tidak bersedia menandatangani kesepakatan Jalur
Pipa Gas yang melalui Suriah, dari Qatar menuju Eropa
7. Suriah tidak mengimpor maupun memproduksi GMO’s
8. Suriah memiliki ladang minyak
9. Suriah selalu mengirim bantuan militer ke Palestina
Proxy war terhadap Suriah diiringi dengan kebijakan
konsisten AS yang telah mendominasi energi kaya Timur Tengah,
apalagi sejak AS mampu menerapkan pressure terhadap minyak
produksi yang akan dijualkan dalam bentuk dollar AS sehingga
memperkuat mata uang mereka, juga sangat tergantung pada
kekuatan mereka untuk memproyeksikan kekuatan militer,
sebagaimana telah terbukti oleh konsentrasi berat pangkalan militer
di Timur Tengah.
Namun AS tidak selalu berhasil mencapai tujuan yang
diinginkan, misalnya invasi ke Irak, yang seharusnya bisa
mengontrol penuh atas sumber minyak penting, tapi karena musuh
Saddam Hussein merupakan sekutu alami Iran, dengan demikian Irak
akan bergerak ke ranah pengaruh Iran. Tampaknya jadi motivasi
penting bagi AS yang notabene sekutunya Arab Saudi dan Qatar
yang juga memiliki alasan tersendiri untuk melemahkan Iran.
Meskipun Suriah bukanlah produsen utama minyak, satu
penjelasan tertentu yang mempertimbangkan mengapa Suriah
menjadi target adalah penemuan pada tahun 2007 cadangan gas alam
terbesar yang diketahui berada di Teluk Persia, yang mana kemudian
dibagi antara Iran dan Qatar. Qatar kemudian membangun proyek
jalur pipa gas yang melewati Suriah menuju Turki dan Eropa.
Sedangkan Iran membangun proyek jalur pipa gas yang disebut
PARS Pipeline. Proyek pipa gas Qatar-Turki belum juga dibangun di
Suriah, sedangkan proyek pipa gas Iran PARS sudah mencapai
pinggiran kota Damaskus yang bentar lagi akan selesai.

Largest proved reserve holders of natura


6,4 Trillion Cubic end 2014
Irak
Feet
8,6 Trillion Cubic
Saudi Arabia
Feet
9,86 Trillion Cubic
Amerika…
Feet
17,5 Trillion Cubic
Turkmenistan
Feet
24,7 Trillion Cubic
Qatar
Feet
33,6 Trillion C
Iran
Feet
Russia

0 25.000.000.000.000

Negara dengan cadangan gas alam terbesar


Sementara itu beberapa tahun terakhir ini Uni Eropa telah
cemas atas ketergantungan sumber energi, dan akhirnya memulai
proyek pipeline Nabucco pada tahun 2009, yang mana berawal dari
laut Kaspia (Azerbaijan) melalui kaukasus, Turki, dan menuju Eropa
dengan harapan mengurangi ketergantungan Uni Eropa terhadap gas
alam Rusia. Awalnya Uni Eropa berharap pemasok (sumber) gas
alam berasal dari Irak,, Turkmenistan dan Mesir. Namun proyek
Nabucco tersendat beberapa bulan lalu dikarenakan masalah
sengketa.

Sementara saingannya ‘Gazprom pipline’ yakni jalur pipa


gas dari Rusia menuju Eropa yang juga melintasi Laut Hitam melalui
rute menuju Eropa telah sukses dibangun.
Tass.com
Tak dapat dipungkiri lagi, kalau konflik Suriah adalah
pertempuran memperebutkan Gunung Emas Sungai Efrat. Gunung
Emas yang dimaksud adalah energi yang kini dipertarungkan, yakni
Jalur Pipa Gas yang dapat memelihara kelangsungan hidup Sistem
Petrodollar. Jika Uni Eropa bersedia membeli gas Russia, maka Uni
Eropa tidak memerlukan lagi USDolar untuk dipakai dalam
transaksi, sebab tentu saja Rusia akan menerapkan kebijakan
menggunakan mata uang Ruble (mata uang Russia). Permintaan
USD pun menurun, dan tentu saja, ini kan melemahkan status AS
sebagai negara super power. Pertarungan ini akan mengakibatkan 99
dari 100 orang akan meninggal, kemungkinan Perang Dunia Ketiga
(Malhamah) pecah di kota Aleppo (Armageddon).
Rasulullah bersabda : “Hari Kiamat tak akan terjadi sebelum Sungai
Eufrat mengering dan menyingkapkan Gunung Emas. Orang-orang
saling membunuh untuk memperebutkannya. Setiap 99 dari 100
orang akan terbunuh, namun masing-masing dari mereka berkata,
‘Barangkali aku yang menjadi orang yang selamat itu ” (H.R
Muslim)
Dan kebenaran itu bagaikan butiran bintang di langit yang
saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya untuk menjadi
petunjuk arah bagi manusia. Tidak akan ada kebengkokan dalam
sebuah kebenaran dan tentu saja hanya hati yang bisa melihat, hati
yang bisa mendengar dan hati yang berusaha untuk memahami, yang
akan dapat mengenali dan menemukan kebenaran tersebut dibalik
fitnah dan penipuan ilusi peradaban modern yang mereka anggap
sebagai sebuah kemajuan.
Semoga Tuhanu menyempurnakan petunjukNya yang lurus
kepada kami agar kami lebih dekat (kebenarannya) dari pada ini
semua. Insya Allah.
Sumber:
Sheikh Imran N. Hosein - Larangan Riba Didalam Al Quran dan
Sunnah
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Bretton_Woods
https://ftmdaily.com/preparing-for-the-collapse-of-the-petrodollar-
system/
http://www.bi.go.id/id/tentang-bi/uu-
bi/Documents/uu%20bi%2023%20th%2099.pdf
MUI Terbitkan Sertifikat e-Money Syariah |
http://inet.detik.com/read/2016/03/28/165508/3174331/319/mui-
terbitkan-sertifikat-e-money-syariah
MUI Resmikan E-Money Syariah Pertama |
http://economy.okezone.com/read/2016/03/28/320/1347326/mui-
resmikan-e-money-syariah-pertama
TrueMoney Witami Raih Sertifikat eMoney Syariah dari MUI |
http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/syariah-
ekonomi/16/03/28/o4qsmf219-truemoney-witami-raih-sertifikat-
emoney-syariah-dari-mui
Kantongi Sertifikat MUI, e-Money Siap Kuasai ASEAN |
http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/753355-kantongi-sertifikat-
mui-e-money-siap-kuasai-asean
e-Money Syariah Pertama Resmi Hadir di Indonesia |
http://tekno.liputan6.com/read/2469579/e-money-syariah-pertama-
resmi-hadir-di-indonesia
Articles of Agreement of the International Monetary Fund |
https://www.imf.org/external/pubs/ft/aa/
https://www.arrahmah.com/read/2011/02/24/11112-yusuf-
qaradhawi-keluarkan-fatwa-untuk-melawan-gaddafi.html
Sumber cadangan gas:
1. World Proven Natural Gas Reserves by Country
http://www.opec.org/library/Annual%20Statistical%20Bulle
tin/interactive/current/FileZ/XL/T32.HTM
2. Iran reserve of natural gas
http://en.apa.az/azerbaijan_energy_and_industry/bp-iran-
ranks-first-for-gas-reserves-third-for-oil-reserves.html
3. BP, Statistical Review of World Energy 2014 |
http://www.bp.com/content/dam/bp/pdf/Energy-
economics/statistical-review-2014/BP-statistical-review-of-
world-energy-2014-full-report.pdf
4. U.S. Crude Oil and Natural Gas Proved Reserves
http://www.eia.gov/naturalgas/crudeoilreserves/
5. Statistic energy review of natural gas sectioin
http://www.bp.com/liveassets/bp_internet/globalbp/globalbp
_uk_english/reports_and_publications/statistical_energy_rev
iew_2011/STAGING/local_assets/pdf/natural_gas_section_2
012.pdf
Gaas pipelines to Europe by 2018 http://tass.com/infographics/7275
New World Order, One World Gevernment atau Dunia Unipolar

1. Dunia Unipolar

“... What is at stake is more than one small country; it is a big idea:
a new world order, ...” President AS, George H. W. Bush, 29 Januari
1991
Pada tahun 1991, sejak runtuhnya Uni Soviet, politik
internasional memasuki era baru. Untuk pertama kalinya dalam
sejarah modern, dunia menjadi unipolar saat itu, yakni hanya ada
satu kekuatan ekonomi, budaya, sosial, teknologi, militer dan
kekuatan politk yang berpusat di Amerika Serikat. Sementara
pemimpin negara lain mengeluh akibat situasi ini, karena mereka
menjadi lambat untuk bertindak secara signifikan agar negara mereka
bisa mengimbangi Amerika Serikat. Sebagai kekuatan unipolar,
Amerika Serikat sering meremehkan dan mengabaikan peraturan-
peraturan lembaga internasional. AS juga telah menyerang dan
menggulingkan beberapa lawannya.

Era tersebut terus-menerus membentuk blok regional,


melalui pembentukan Uni Eropa (1 Nov 1993), penandatanganan
Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara/NAFTA (1 Jan
1994), dan Organisasi Perdagangan Dunia/WTO (1 Jan 1995).
Organisasi Perdagangan Dunia dibentuk sebagai pengganti
Organisasi Perdagangan Internasional (ITO), yang dibentuk pada
tahun 1944 dalam Konferensi Bretton Woods. Organisasi
Perdagangan Dunia mengelola tatanan perdagangan internasional
liberal.
Dirjen pertama WTO adalah Peter D. Sutherlad, yang
sebelumnya adalah Dirjen GATT (General Agreements on Tariffs
and Trade), mantan Jaksa Agung Irlandia, dan saat ini menjadi Ketua
British Petroleum (BP) dan Goldman Sachs International, serta
menjadi perwakilan khusus Sekjen PBB untuk migrasi. Dia juga
merupakan anggota dewan dari Royal Bank of Scotland Group,
Dewan Yayasan Forum Ekonomi Dunia, dan Duta Besar Organisasi
Pembangunan Industri PBB. Dia juga merupakan anggota Grup
Bilderberg, dan Ketua Eropa Komisi Trilateral. Dia juga
memperoleh Medali Robert Schuman atas karyanya European
Integration dan juga memperoleh penghargaan David Rockefeller
Award of Trilateral Commission. Jelas bahwa WTO merupakan
sebuah organisasi elit perbankan Barat yang digunakan sebagai alat
dalam menguasai perdagangan dunia.

2. TTIP dan TPP


Pada tahun 2008-2009, terjadi krisis global pada sebagian
besar negara dunia. Untuk menjamin keutuhan Uni Eropa, para
pemimpinnya bersama Amerika Serikat memutuskan untuk memulai
negosiasi mendirikan Kerjasama Perdagangan dan Investasi
Transatlantik (TTIP) di KTT Uni Eropa pada tahun 2013.
AS mendorong pencabutan hal-hal yang menghambat di
bidang yang saat ini kontroversial seperti pertanian, makanan dan
privasi data. Pihak Eropa menolak mengimpor produk rekayasa
genetika, sedangkan Amerika Serikat khawatir dengan ayam
diklorinasi dan daging sapi yang telah disuntik berbagai macam
hormon yang berasal dari Eropa. Situasinya menjadi semakin sulit
karena pihak Eropa tidak akan mampu melakukan “penelitian kritis
dan independen terhadap resiko lingkungan dan kesehatan yang
disebabkan GMO” yang berasal dari AS karena hak paten yang
melindungi GMO tersebut.
Laporan resmi tentang perjanjian tersebut menyatakan
bahwa Uni Eropa dan AS berkomitmen untuk menjaga dan
memperjuangkan perlindungan tingkat tinggi Kekayaan Intelektual
mereka. Kekhawatiran pun muncul, dikarenakan tingginya
kemungkinan bahwa pembahasan negosiasi perdagangan tersebut
mengenai Kekayaan Intelektual bisa dengan mudah dikendalikan
oleh kepentingan perusahaan, sehingga akan sulit bagi perusahaan-
perusahaan lokal yang lebih kecil untuk mempertahankan daya saing.
TTIP menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Uni
Eropa, karena perjanjian ini dapat mengancam nasib mereka. Hal
yang paling kontroversial lagi dari perjanjian ini adalah ISDS, yakni
Investor-State Dispute Settlement (Penyelesaian Sengketa Inverstor-
Negara). Kemungkinan ISDS sendiri mampu memberikan hak
kepada perusahaan Amerika untuk menuntut pemerintah negara-
negara Uni Eropa di pengadilan internasional apabila hukum negara-
negara Uni Eropa yang berkaitan dengan bidang, seperti kesehatan
masyarakat, lingkungan atau perlindungan sosial, menghalangi
kegiatan komersial mereka.
Titik pentingnya adalah wakil-wakil di parlemen negara
eropa tidak diikut-sertakan dalam membahas perjanjian perdagangan
ini, dengan kata lain dilakukan di balik pintu tertutup. Ini berarti
bahwa privasi negara-negara Uni Eropa akan terancam oleh
perusahaan-perusahaan AS.
Di saat bersamaan, pada bulan Oktober 2015, sebuah
perjanjian ditanda-tangani oleh 12 negara Pasifik (Australia, Brunei,
Kanada, Chili, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru,
Singapura, Amerika Serikat dan Vietnam), yang membentuk
Kerjasama Trans-Pasifik (TPP). Keduanya, yakni TTIP dan TPP
telah memicu perdebatan panas, karena keduanya diketahui sebagai
produk agenda neoliberal dalam skala seluruh dunia yang dapat
menimbulkan ancaman serius bagi pekerjaan, pelayanan publik dan
lingkungan di negara-negara yang terlibat.
Menurut pemerintahan AS, TPP dipertimbangkan menjadi
pendamping bagi TTIP. Namun, TPP bahkan bersifat lebih rahasia
daripada TTIP. Perjanjian tersebut berawal dari negosiasi selama
tujuh tahun, yakni Perjanjian Kerjasama Ekonomi Strategis Trans-
Pasifik (TPSEP atau P4) yang ditanda-tangani oleh Brunei, Chili,
Selandia Baru, dan Singapura pada tahun 2006. Sekali lagi,
perdagangan bebas dan investasi terbuka dinyatakan sebagai tujuan
utama dari perjanjian tersebut, yang berkaitan dengan bidang
perdagangan, ekonomi, keuangan, eksplorasi ilmiah dan teknologi.
Pada tahun 2008, pembahasan diperluas oleh lebih banyak negara
yang bergabung: Australia, Kanada, Jepang, Malaysia, Meksiko,
Peru, Amerika Serikat dan Vietnam.
Meskipun dokumen TPP telah bocor beberapa kali
(khususnya oleh Wikileaks), warga negara calon anggota TPP masih
belum menyadarinya. Sementara itu, Gedung Putih telah menyatakan
bahwa bocoran tersebut akan membuat AS menulis ulang aturan baru
untuk mendapatkan keuntungan kelas menengah bagi AS.
Salah satu masalah utama yang ditimbulkan TPP adalah
bahwa perjanjian ini tidak hanya menyangkut masalah perdagangan,
meskipun tampaknya mengutamakan perdagangan. Hanya 5 dari 29
draft bab TPP yang berhubungan dengan masalah perdagangan.
Masalah lain termasuk perdagangan eletronik, hak-hak buruh,
perusahaan milik negara, lingkungan, pelayanan publik dan hak-hak
pekerja. Sehubungan dengan masalah perdagangan, situasi tersebut
juga kontroversial. Menurut J.E Stiglitz dan A.S. Hersh, “TPP akan
mempercepat agenda yang sebenarnya bertentangan dengan
perdagangan bebas” dengan membatasi persaingan terbuka di
berbagai bidang produksi, sehingga menaikkan harga bagi
konsumen.
The Trans-Pacific Partnership (TPP), serta TTIP, juga
melibatkan ISDS, di mana mendorong hak-hak dan kemampuan
perusahaan internasional ke tingkat yang sangat tinggi. Jangankan
pemerintah bisa memberi sanksi kepada mereka karena
memproduksi barang-barang yang berbahaya, malahan pemerintah
“akan harus membayar kepada produsen untuk tidak membunuh
warga negara mereka”. Hal ini dikarenakan ISDS, akibatnya setiap
perusahaan asing akan memperoleh status yang sama dengan negara-
negara berdaulat dalam hal menantang kebijakan nasional yang
berpihak pada kepentingan rakyat.
Singkatnya, TPP dan TTIP bisa dilihat sebagai bagian dari
agenda perdagangan bebas neoliberal yang lebih besar hingga
mengancam demokrasi dan hak asasi manusia. Hal yang serupa juga
terjadi pada Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA),
tapi kali ini masalahnya lebih serius, karena ruang lingkup perjanjian
yang lebih besar dan lebih ambisius. Kerjasama ini dipelopori oleh
Amerika Serikat, yang mana di masa lalu dipandang sebagai
promotor transparansi dan publisitas, namun kali ini, telah memasuki
suasana kerahasiaan dan privasi. Inti dari TTIP dan TPP adalah fakta
bahwa banyak yang dilakukan untuk mendorong kepentingan
perusahaan, sementara para pekerja dan serikat buruh telah dibiarkan
dalam kegelapan.
Oleh karena itu, Amerika Serikat berusaha untuk menjadi
lebih besar daripada kompetitornya, yakni China. TPP akan
menimbulkan penyempitan keuntungan ekspor China karena
perusahaan-perusahaan akan lebih cenderung untuk berinvestasi di
negara-negara anggota TPP.
India menolak bergabung dengan TPP dikarenakan aturan
yang diskriminatif, terutama yang berkaitan dengan industri farmasi.
Bagaimanapun, Washington menyambutnya dengan step-by-step,
membangun sebuah mekanisme yang mungkin menggoyahkan
perekonomian India di masa depan. Oleh karena itu, India
membutuhkan lebih banyak mitra luar negeri dan mencari penawaran
yang memungkinkan. PM India, Nerendra Modi mengatakan setelah
Dialog Komersial dan Strategis AS-India yang pertama pada tanggal
28 September bahwa ia melihat “ke depannya untuk bekerjasama
dengan AS demi keanggotaan India di Asian Pacific Economic
Community”. Obama belum menjawabnya.
Tentu saja, TTIP dan TPP bukan satu-satunya contoh dari
perjanjian ekonomi dan perdagangan internasional skala besar, tapi
tidak diragukan lagi keduanya adalah yang paling kejam. TTIP tidak
mengikut-sertakan Rusia dalam perjanjian perdagangan dengan
Eropa, sementara TPP mendorong China keluar dari zona
perdagangan Pasifik dan itu didalangi oleh Amerika Serikat sebagai
kekuatan yang dominan. Seperti yang dinyatakan Presiden Rusia
Vladimir Putin, “tidak adanya dua pemain regional utama seperti
Rusia dan China di dalam komposisinya (Trans-Pasifik), tidak akan
mendorong terwujudnya kerjasama perdagangan dan ekonomi yang
efektif”.

3. Dunia Multipolar
Dunia Multipolar adalah konsep kekuasaan di mana lebih
dari empat negara memiliki kekuatan yang sama di bidang militer,
budaya, sosial, teknologi dan ekonomi.
Sejak AS mulai menjadi penguasa tunggal dan mendominasi
dunia, sejumlah pihak mempertanyakan strategi utama AS, yakni
khususnya pihak Rusia dan China. Namun, Rusia dan China masih
belum mungkin mempengaruhi strategi AS tersebut, karena kekuatan
teknologi dan militer AS yang cukup kuat. Sebagian besar orang
Eropa menganggap kebijakan Amerika unilateral dan sombong.
Secara bertahap, Rusia muncul sebagai pemain regional yang
mencoba untuk membangun lingkaran pengaruh dalam geostrategis
antara Kaukasus dan selatan-timur Eropa. Hal ini merupakan
ancaman bagi strategi Amerika. Kedaulatan semua negara masih
diakui secara de-jure, dan sebagian anggota DK PBB masih
menyesuaikan keseimbangan dengan realitas “Perang Dingin”.
Dengan demikian, hagemoni Amerika hadir secara de-facto. Dalam
kasus seperti invasi Amerika ke Irak pada tahun 2003, kita melihat
ini pelanggaran sepihak atas prinsip kedaulatan negara, tanpa
memikirkan posisi Rusia (Vladimir Putin) di DK PBB, dan juga
ditentang keras oleh mitra Washington, NATO (Jacques Chirac
Perancis dan Gerhard Schröder Jerman).
Hal ini jelas bahwa dunia multipolar berbeda dari unipolar.
Unipolar merupakan satu hagemoni dan satu pusat pembuat
keputusan, sedangkan multipolar berdasarkan beberapa pusat.
Bersamaan ini, dengan adanya dunia multipolar, tidak akan ada lagi
negara yang memiliki status spesial dalam menentukan nasib dunia
yang tidak memikirkan posisi pihak lain. Oleh karena itu, Multipolar
menjadi solusi dan alternatif bagi dunia unipolar.
“Saya pikir saat ini tidak ada lagi dunia unipolar, dan
dengan munculnya Rusia dan China, dan mungkin juga India, Brazil,
mereka (Barat) tidak lagi bisa menjadi master di dunia ini. Dalam
20 tahun terakhir, mereka (Barat) benar-benar menjadi mastir
dunia. Tapi setelah adanya Putin, saya pikir itu tidak akan terjadi
lagi.” Professor Emil Vlajki, Wakil Presiden Republika Srpska
4. BRICS
BRICS adalah singkatan dari Brazil, Rusia, India, China, dan
South Africa (Afrika Selatan) lima negara yang pertumbuhan
ekonominya pesat. Singkatan ini awal berasal dari BRIC tanpa
keikutsertaan Afrika Selatan, dan singkatan tersebut dicetuskan oleh
Jim O’Neill dari Bank Investasi Goldman Sachs pada tahun 2001.
Menurut Goldman Sachs, gabungan ekonomi negara-negara itu akan
mengalahkan negara-negara terkaya dunia saat ini.
Tanggal 16 Juni 2009, para pemimpin BRIC mengadakan
KTT pertama di Yekaterinburg (Rusia), dan mendeklarasikan
pembentukan sebuah tatanan dunia yang adil, demokratis, dan
multipolar. Beberapa negara berkembang lainnya yang belum
mencapai peringkat ekonomi N-11 (Next Eleven), seperti Afrika
Selatan, bercita-cita bergabung dalam blok BRIC. Kemudian Afrika
Selatan berhasil bergabung ke dalam blok tersebut, meskipun para
ekonom di KTT Outlook Investment Reuters 2011 menepis prospek
keberhasilan Afrika Selatan. Namun, Barat, khususny AS, berusaha
menghancurkan kerjasama blok BRICS ini.
Terjadi gejolak politik di Brazil sebagai usaha untuk
merobohkan kerjasama BRICS. Beberapa bulan setelah Dilma
Rousseff terpilih menjadi presiden untuk periode ke-2, pihak oposisi
mulai mengkampanyekan serangan terhadap pemerintahannya dan
partai politiknya, yakni sebuah kampanye yang berbau kudeta. Pihak
oposisi ingin segera membuka proses pemakzulan untuk Presiden
Dilma Rousseff. Pada 12 Mei 2016, Senat Brasil menangguhkan
sementara kekuasaan dan tugas Presiden Rousseff selama enam
bulan atau sampai Senat mencapai vonis: untuk menurunkannya dari
jabatan jika ia terbukti bersalah atau untuk membebaskanya dari
kejahatan yang dituduhkan kepadanya. Wakil Presiden Michel
Temer mengambil alih kekuasaan dan tugasnya sebagai Penjabat
Presiden Brasil selama masa penangguhan tersebut. Pada 31 Agustus
2016, Senat dengan perbandingan suara 61-20 mendukung
pemakzulan, Rousseff dinyatakan bersalah karena melanggar
undang-undang anggaran dan menurunkannya dari jabatan.
Di sisi lain, India mulai merapat ke dalam barisan yang
dipimpin Amerika Serikat. Pada tanggal 29 Agustus 2016, Menteri
Pertahanan India, Manohar Parrikar secara resmi mengunjungi
Amerika Serikat.
Gambar di atas adalah Menteri Pertahanan AS, Ash Carter
yang berada di atas Kapal Induk AL India buatan Rusia, INS
Vikramaditya, menandai Perjanjian Pertahanan AS-India di Goa, ini
penghinaan bagi Rusia. Anda mungkin belum mendengar tentang
LEMOA. Dalam hal “Selatan Dunia”, LEMOA (Logistics Exchange
Memorandum Agreement) adalah sesuatu yang cukup besar, ditanda-
tangani pada bulan Agustus 2016 oleh Menteri Pertahanan Manohar
Parrikar dan pemimpin tertinggi Pentagon Ash Carter.
Para nasionalis India marah dan bersikeras bahwa tidak ada
keuntungan strategis yang didapat dari langkah pertama tersebut,
terutama untuk bangsa yang sangat bangga menjadi salah satu
pendiri Gerakan Non-Blok. Sebaliknya, Perdana Menteri Narendra
Modi menyatakan bahwa “India dan AS adalah sekutu alami”, dan
menyerukan kerjasama yang lebih dekat lagi. Kerjasama yang “lebih
dekat” tersebut melibatkan masalah militer dan nuklir. Kemudian ada
kesepakatan kerjasama nuklir AS-India, yang mana akan membuka
jalan bagi perusahaan-perusahaan nuklir AS untuk membangun dan
menyediakan reaktor nuklir India.
Inilah keseimbangan antara AS dan BRICS, seperti kacang
yang sulit retak. Sebagaimana yang diakui oleh Beijing dengan tegas,
“BRICS menghadapi resiko kemunduran, karena situasi yang rumit”.
Hal ini dikarenakan kebijakan India dianggap bermain di dua kaki.
Oleh karena itu, Rusia dan China berusaha untuk
mewujudkan dunia multipolar agar tidak ada lagi hagemoni Amerika
Serikat yang sangat arogan. Namun, Rusia dan China, sebagai dua
kekuatan besar menghadapi beberapa hambatan yang terus
dilancarkan oleh Barat. Bahkan salah satu hambatan tersebut juga
berada dalam konflik Suriah.

Sumber:
Forging a “New World Order” Under a One World Government |
http://www.globalresearch.ca/forging-a-new-world-order-under-a-
one-world-government/14712
TTIP and TPP: Arc of the Neoliberal Order |
http://katehon.com/1234-ttip-and-tpp-arc-of-the-neoliberal-
order.html
Brazil's liberal right rehearsal of a coup d'état |
http://katehon.com/article/brazils-liberal-right-rehearsal-coup-detat
What is BRICS member India really up to? | https://www.rt.com/op-
edge/359428-brics-member-india-escobar/
Genetic Engineering dan Geoengineering

1. Genetic Engineering (Rekayasa Genetik)

"... Sungguh, Ya’juj dan Ma’juj itu (makhluk yang) berbuat


kerusakan di muka bumi, ..." (Q.S Al Kahf, 18:94)
"Dan apabila dia berpaling, dia berusaha untuk berbuat kerusakan di
muka bumi, serta merusak tanam-tanaman dan ternak, sedang Allah
tidak menyukai kerusakan." (Q.S Al Baqarah, 2:205)
"dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan
membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh
mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka
benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah
ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka meubahnya". Barangsiapa
yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka
sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata." (Q.S An Nisaa',
4:119)
Genetic Engineering atau Genetic Modification adalah
memanipulasi gen makhluk hidup secara langsung menggunakan
bioteknologi. Makhluh Hidup atau organisme hasil rekaya genetik
antar spesies yang tidak saling berhubungan biasanya disebut sebagai
GMO (Genetically Modified Organism). Organisme pertama yang
dimodifikasi adalah bakteri, karena genetikanya yang sederhana.
Kini, bakteri hasil modifikasi tersebut digunakan untuk beberapa
tujuan, khususnya untuk memproduksi ‘protein’ dalam skala besar
untuk digunakan dalam pengobatan. Ada beberapa produk transgenik
bakteri sintesis, yakni Insulin sintesis, Vaksin Hepatitis B, hormon
pertumbuhan manusia, dan lain-lain.
GMCs atau Genetically Modified Crops adalah tanaman
yang telah dimodifikasi DNA-nya dengan teknik rekayasa genetik.
Tujuannya adalah menciptakan sifat dan karakteristik baru terhadap
tanaman tersebut yang mana sebelumnya belum pernah ada. Contoh
dalam tanaman meliputi daya tahan terhadap; hama tertentu,
penyakit, atau kondisi lingkungan, memperpanjang waktu
pembusukan, atau daya tahan terhadap bahan kimia (mis: ketahanan
terhadap herbisida), atau meningkatkan nutrisi tanaman tersebut.
Sedangkan contoh dalam tanaman non-pangan meliputi produksi
agen farmasi, biofuel, kapas, karet, bioremediasi dan sebagainya.
GMF atau Genetically Modified Food adalah makanan yang
dihasilkan dari tanaman hasil modifikasi (GMCs). Organisme yang
telah dimodifikasi tersebut adalah seperti kedelai, jagung, gandum,
kapas, dan lain-lain. Para petani telah mengadopsi teknologi GM
secara luas. Antara tahun 1996-2015, total lahan yang telah ditanami
tanaman GM meningkat dari 4,2 juta hektare menjadi 444 juta
hektare. Penggunaan tanaman GM berkembang pesat di negara-
negara berkembang.

Tanaman pertama yang dimodifikasi adalah tomat, yang


disuntik dengan gen ikan jenis tertentu agar bisa tahan lama dan
tidak membeku pada temperatur dingin. Tomat yang telah
dimodifikasi tersebut dikenal sebagai Flavr Savr.
Berikutnya adalah jagung dan gandum, yang disuntik
dengan protein dari bakteri Bacillus thuringiensis (Bt) agar bisa
menghasilkan inteksida sendiri. Protein tersebut sangat beracun bagi
hama tertentu. Jagung dan gandum juga disuntik dengan mikroba
tanah Bacillus subtilis agar jagung tahan terhadap kekeringan.
Kacang Kedelai juga disuntik dengan protein dari bakteri
Bacillus thuringiensis (Bt) agar menghasilkan inteksida sendiri.
Kedelai juga dimodifikasi dengan cara meningkatkan asam oleat
untuk meningkatkan kadar minyaknya.
Pohon, juga tak luput dari rekayasa genetika. Beberapa
industri Pulp dan Kertas tertarik memanfaatkan teknologi GM untuk
mengurangi kadar lignin yang terkadung dalam pohon bahan baku
pembuatan kertas. Dengan berkurangnya kadar lignin pada pohon,
diperkirakan dapat mengurangi pembuatan pulp hingga $15/m3.
Namun, dengan mengembangkan teknologi GM terhadap pohon,
diharapkan mampu mengurangi penggunaan bahan kimia yang
berfungsi untuk menghilangkan lignin pada proses industri, juga
dapat mengurangi ancaman terhadap lingkungan.
Kapas disuntik dengan protein dari Bt agar dapat
melindungi pohon kapas dari serangga seperti larva ngengat, kupu-
kupu, kumbang, dan lalat. Tembakau juga mengalami proses GM
yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan terhadao virus,
penangangan gulma, daya tahan terhadapa serangga, kekeringan dan
anti-beku terhadap cuaca dingin, dan juga untuk digunakan dalam
obat-obatan.
Beberapa organisme lainnya yang mengalami GM adalah
padi, sapi, babi, ikan salmon, kambing, dll. Padi disuntik dengan gen
manusia agar menghasilkan beras yang dapat digunakan sebagai
obat-obatan. Sapi disuntik dengan hormon buatan rGBH agar
menghasilkan susu yang lebih banyak sehingga menguntungkan
industri sapi perah. Atau sapi perah disuntik dengan gen manusia
agar menghasilkan susu yang kualitasnya sama dengan “susu
manusia” untuk dikonsumsi oleh bayi.
Babi disuntik dengan gen manusia agar melahirkan
keturunan yang organ tubuhnya dapat digunakan untuk proses
transplantasi. Ikan salmon & ayam disuntik dengan hormon
pertumbuhan agar tumbuh lebih cepat dan besar. Kambing
s=disuntik dengan gen laba-laba agar menghasilkan susu berprotein
untuk keperluan industri kulit/pelapis.
Dan masih banyak sebenarnya tanaman-tanaman, bahkan
hewan dan tubuh manusia yang telah mengalami rekayasa genetika
oleh para ilmuwan. Tentu saja ini adalah peruatan Fasad. Semuanya
akibat dari ambisi untuk mendapatkan keuntungan besar hingga
memaksakan penggabungan 2 makhluk yang berbeda fitrah. Manusia
sedang bermain sebagai Tuhan saat ini. Naudzubillah min dzalik
Anda pernah menonton film The X-man? Di mana manusia-
manusia mutan memiliki kemampuan istimewa. Seperti itulah halnya
dengan GMO, menghasilkan produk mutasi genetika.
Percaya atau tidak, hampir semua film bertema fiksi ilmiah
yang dibuat Hollywood adalah brainstorming ide yang sedang
diciptakan untuk agenda mereka, termasuk GMO.
Michael T. Snyder, seorang mantan jaksa Washington,
mengatakan bahwa ada 16 teori Konspirasi yang saat ini telah
menjadi kenyataan, termasuk yang terbaru adalah apa yang
diungkapkan oleh Edward Snowden, bahwa NSA memata-matai
transaksi elektronik warga negara Amerika, bahkan Seluruh Dunia.
Disebutkan pula bahwa 1 dari 16 teori Konspirasi itu adalah
menyelipkan virus kanker ke dalam vaksin & akhirnya terbukti
“Bahaya Vaksinasi”. Vaksinasi sendiri sebenarnya termasuk proses
transgenic karena selain virus, vaksin kemungkinan besar juga
mengandung gen organisme lain. Ini bukan isapan jempol bahkan
lebih dari itu di antara bakteri yang dimasukkan ke dalam vaksin
adalah bakteri hasil GMO.
Saat ini hasil panen GMO telah diproses menjadi ribuan
bentuk makanan mulai dari roti, mentega, sereal, susu, tepung
hingga tempe & tahu. Tahukah anda bahwa 70% kebutuhan kedelai
dalam negeri untuk pembuatan tempe, tahu, susu, dan sebagainya,
diimpor dari AS & Brazil & merupakan produk GMO? Kalau anda
tidak percaya silahkan tanyakan kepada Suswono (Mantan Menteri
Pertanian) atau wakilnya Rusman Heriawan , trus tanya juga Gita
Wiryawan (Mantan Menteri Perdagangan) kenapa harus Impor,
tanya juga kepada Mantan Presiden SBY kenapa tidak memberikan
dukungan penuh ke Petani lokal.
Sudah 26 negara termasuk Swiss, Australia, Austria, China,
India, Perancis, Jerman, yang melarang produk GMO. Sementara
Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan & Philipina melarang secara
parsial produk-produk GMO khususnya yang berasal dari Amerika
Bagaimana kita tidak ketar ketir makan tempe & tahu
bahkan mie instant seperti indomie jika sebagian besar
bahannya adalah produk GMO.

2. Monsanto
Monsanto adalah perusahaan bioteknologi terbesar di dunia
yang memonopoli bisnis pangan.
"Who controls the food supply controls the people..." Henry
Kissinger
Kalimat diatas cocok untuk menggambarkan Monsanto.
Monsanto saat ini berada di puncak daftar perusahaan yang
menguasai hak paten benih dan penjualan bibit tanaman
pangan/pertanian di dunia . Hampir ¼ dari total paten benih pangan
dunia dimiliki oleh Monsanto. Dan 86% dari benih GMO yg beredar
di dunia berasal dari Monsanto.
Logikanya begini, bila anda menguasai benih, maka anda
mengendalikan hasil pangan, lalu mengatur apa yang dimakan
penduduk dunia & mengendalikan pasokannya. Sementara itu dalam
pengembangan bisnisnya Monsanto didukung oleh Bill Gates, tokoh
sentral kampanye Vaksinasi untuk mengurangi penduduk dunia. Bill
Gates diketahui memiliki 500 ribu lembar saham Monsanto atau
lebih dari 276 Milyar Rupiah.
Melalui teknologi biokima Monsanto dapat berbuat apa saja
terhadap benih agar menghasilkan karakteristik pangan sesuai
keinginan mereka. Selain merekayasa tanaman unttk menghasilkan
insektisida sendiri seperti pada jagung transgenik Bt, 80% tanaman
GMO direkayasa untuk tahan terhadap Herbisida. Herbisida adalah
racun kimia yang digunakan untuk membasmi atau menghalangi
pertumbuhan tanaman tidak diinginkan, spt rumput liar atau gulma.
Dengan demikian para petani dapat membasmi tanaman liar dengan
Herbisida tanpa merusak tanaman pokok mereka. Namun hal ini
bukan tanpa resiko, penggunaan Herbisida secara terus menerus akan
membuat tanaman liar & serangga kebal, sehingga mereka menjadi
semakin sulit untuk dibasmi. Akibatnya, dosis penggunaan Herbisida
harus ditingkatkan yang berarti menambah jumlah & frekuensi
pemakaian Herbisida.
Akibatnya selain biaya pengelolaan pertanian meningkat,
penggunaan secara masif akan merusak lingkungan hidup dan
kesehatan manusia. Liciknya Monsanto sebagai konglomerasi yang
menguasai sebagian besar paten benih-benih GMO juga
memproduksi & menguasai paten Herbisida untuk benih GMO.
Herbisida produksi Monsanto yang dinamai Roundup itu
dirancang untuk ‘tidak’ merusak tanaman yang berasal dari benih-
benih GMO mereka. Jadi setelah membeli benih GMO dari
Monsanto, para petani juga terpaksa membeli Herbisida dari mereka
sehingga keuntungan Monsanto berlipat-lipat. Inikah yang dinginkan
Suswono & Rusman? agar para petani kita beralih pakai benih-benih
GMO dari Monsanto agar sekaligus melariskan Herbisidanya?
Perlu anda ketahui, Monsanto ini licik bukan main, para
petani yang menggunakan benih GMO mereka wajib membeli benih
itu setiap musim tanam. Para petani dilarang menggunakan atau
mengembangkan hasil panen mereka untuk dijadikan benih tanam
karena benih itu sudah dipatenkan. Jika ketahuan, maka para petani
itu akan digugat ke pengadilan & selalu dimenangkan Monsanto,
seperti kasus baru-baru ini. Dengan cara ini, selain mengikat para
petani, Monsanto berhasil menyita banyak lahan pertanian milik para
petani yang tidak sanggup bayar denda. Untuk lebih tahu secara
lengkap kejahatan dan kelicikan Monsanto, mari kita lihat potret
sejarah perusahaan Zionis Kapitalis ini.
Sejarah Monsanto
Monsanto didirikan oleh John Francisco Queeny pada tahun
1901 di St. Louis, Missouri, Amerika, dengan nama Monsanto
Chemical Works. Awalnya didirikan utk produksi Saccharin
(pemanis buatan) unttk perusahaan minuman Coca Cola. Mereka
kemudian jugg memproduksi Caffeine & Vanilin. Beberapa dekade
selanjutnya, sebuah penelitian mengungkap bahwa Saccharin dapat
menyebabkan kanker pada tikus labor. Lalu oleh Badan Nasional
Kesehatan Amerika (NIH), Saccharin dimasukkan ke dalam daftar
zat Carcinogen (zat yg dapat menyebabkan kanker). Produsen
Saccharin dan minuman ringan melawan, mereka membuat
penelitian tandingan hingga Saccharin dikeluarkan dari daftar
Carcinogen NIH. Tindakan NIH ini ditentang sejumlah ilmuwan.
Faktanya hingga kini, Saccharin masih dianggap membahayakan
kesehatan.
Monsanto ternyata sudah mengetahui hal ini sejak thn 1956
tapi terus memproduksiya hingga dilarang tahun 1979 itu. Akhirnya
pada tahun 2003, Monsanto dipaksa membayar denda $600 juta
kepada penduduk Alabama yang terkena dampak limbah PCBs.
Tahun 1941, Monsanto beralih ke bisnis produksi plastik dan
synthetic polystyrene yang secara luas digunakan sebagai bahan
kemasan makanan. Tidak lama kemudian, Monsanto mengakuisisi
Thomas & Hochwalt Laboratories dan menjadikannya sebagai pusat
penelitian. Selanjutnya divisi ini dibawa terlibat dalam Manhattan
Project yang tidak lain adalah proyek membuat bom atom yang kelak
diledakkan di Jepang.
Seiring dengan itu pada tahun 1944, Monsanto mulai
memproduksi insektisida DDT yang digunakan untuk membasmi
nyamuk malaria. Selama beberapa dekade, Monsanto mengklaim
DDT aman. Hingga muncul penelitian yang menyatakan sebaliknya,
maka tahun 1972, DDT dilarang di AS. Setelah itu Monsanto beralih
memproduksi pestisida atau racun hama untuk pertanian.
Diantaranya herbisida 2,4,5-T (pelopor Agent Orange). Ketika
Amerika menginvasi Vietnam (1959-1975), Monsanto mengambil
kesempatan dengan memproduksi Agent Orange untuk kebutuhan
militer Amerika. Agent Orange adalah Herbisida yang digunakan
sebagai senjata kimia oleh militer AS guna membasmi tanaman atau
menggunduli hutan-hutan Vietnam. Tujuannya adalah untuk
membuka tempat persembunyian tentara komunis Vietnam yang ahli
bersembunyi di hutan, sekaligus untuk membunuh mereka. Efek
sampingnya, Agent Orange produksi Monsanto yang mengandung
Dioxin tinggi membunuh & melumpuhkan lebih dari 400 ribu orang
Vietnam. Selain itu 500 ribu anak yang dilahirkan paska perang
menderita cacat & lebih dari 1 juta orang menderita masalah
kesehatan. Itu belum termasuk masalah kesehatan yang dialami oleh
3 juta tentara Amerika yang pernah terlibat dalam perang Vietnam,
serta keturunan mereka.
Pemerintah AS melindungi Monsanto dari gugatan veteran-
veteran AS meskipun memo internal Monsanto menunjukkan mereka
sudah tahu bahaya Agent Orange. Akhirnya tahun lalu, yakni 50
tahun setelah perang, AS melakukan pemulihan wilayah Vietnam
yang terkena Agent Orange. Pada tahun 1955, Monsanto membeli
sebuah kilang minyak besar dan mulai mengembangkan bisnis pupuk
sintetik yang berbahan dasar minyak bumi. Pupuk sintetik diketahui
merusak tanah, membunuh mikroorganisme yang bermanfaat dan
menciptakan ketergantungan pada pupuk. Tahun 1970an, Monsanto
mendirikan divisi Kimia Pertanian yang fokus pada produksi
Herbisida, khususnya Herbisida RoundUp (Glyphosate). Meskipun
Glyphosate disetujui penggunaannya di seluruh dunia, namun efek
sampingnya terhadap kesehatan manusia dan lingkungan tak
terbantahkan.
Tahun 1985, Monsanto mengakuisisi G.D Searle, perusahaan
yang memproduksi Aspartame, dan mulai memasarkan Aspartame
dengan nama NutraSweet. 20 tahun kemudian departemen Kesehatan
AS merilis daftar 94 masalah kesehatan yang disebabkan oleh
Aspartame.
Akhir tahun 1980an, Monsanto menciptakan hormon buatan
rGBH yang kemudian disuntikkan kepada sapi perah untuk
meningkatkan produksi susu. Selain menyakiti binatang ternak, susu-
susu yang dihasilkan dari sapi perah yang disuntik hormon tersebut
diduga dapat menyebabkan penyakit kanker. Awal tahun 1990an,
Monsanto mulai mengembangkan bibit jagung, kedelai, kapas dan
canola dengan teknologi modifikasi genetik.
Dan hingga kini Monsanto adalah pemimpin industri benih
GMO dan pemasok bahan makanan produk olahan komersil di
seluruh dunia termasuk Indomie. Dalam kampanye penolakan
keharusan memasang label GMO pada produk-produk GMO
Monsanto sebagai pemimpin yang didukung oleh Nestle, Coca Cola
& PepsiCo.
Melalui GMO, suka tidak suka, sadar tidak sadar, cepat atau
lambat, masa depan suplai pangan penduduk dunia berada dalam
genggaman. Berhati-hatilah dengan apa yang kita makan.

3. Geoengineering

"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena


perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka
merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka
kembali (ke jalan yang benar)" (Q.S Ar Ruum, 30:41)
Geoengineering atau rekayasa iklim adalah campur tangan
skala besar yang disengaja dalam sistem iklim Bumi dengan tujuan
membatasi perubahan iklim yang merugikan. Rekayasa iklim
meliputi penghilangan karbon dioksida dan mengelola rasiasi
matahari. Karbon dioksida dihilangkan dari udara dengan tujuan
untuk mengurangi efek pemanasan global yang disebabkan oleh gas
rumah kaca (gas karbon). Pengelolaan radiasi matahari dilakukan
untuk mengimbangi efek gas rumah kaca dengan cara menyerap
radiasi matahari.
Gas rumah kaca sendiri sebenarnya juga muncul secara
alami di lingkungan, tapi semenjak terjadi “Revolusi Industri” di
Inggris, bumi mengalami kerusakan akibat gas karbon yang terlalu
banyak dihasilkan dari berbagai macam industri. Walaupun lautan
dan proses alam lainnya mampu mengurangi gas karbondioksida,
aktifitas industri yang melepaskan gas karbondioksida ke udara lebih
cepat dibandingkan kemampuan alam untuk menguranginya.
Sementara itu, secara teori, metode geoengineering juga
digunakan untuk menghilankan gas rumah kaca selain CO2, seperti
gas Metana (CH4), Nitrogen Oksida (N2O).
Namun, banyak ilmuwan menyelidiki dan mempertanyakan
keberhasilan metode geoengineering. Ada beberapa upaya untuk
membandingkan dan membedakan dengan beragam metode, mulai
dari pemupukan laut, yang mana biota maritim menyerap
karbondioksida yang berlebihan hingga melepaskan aerosol ke
atmosfer untuk memantulkan sebagian sinar matahari yang masuk ke
antariksa. Saat ini, para peneliti menggunakan sebuah model Bumi
dari komputer 3D yang menguji potensi keunggulan dan kelemahan
dari lima teknologi geoengineering yang berbeda.
Efek kerusakan yang ditimbulkan teknik geoengineering
meliputi pada sistem iklim, kualitas hidup manusia, politik, etika,
dan masalah moral. Berikut penjelasannya:
1) Efek pada iklim regional
Para pendukung metode geoengineering sering menyatakan
bahwa letusan gunung berapi adalah sebuah analog alami yang tidak
berbahaya karena dapat menginjeksi aerosol sulfat ke lapisan
stratosfir. Pada tahun 1991, letusan gunung Pinatubo di pulau
Filipina Luzon, yang mana telah menginjeksi 20 megaton sulfur
dioksida ke lapisan stratosfir, menghasilkan awan aerosol sulfat yang
dikatakan telah menyebabkan pendinginan global selama beberapa
tahun tanpa efek samping. Namun, pada tahun 2007, para peneliti di
National Center for Atmospheric Research menunjukkan bahwa
letusan gunung Pinatubo menyebabkan hidrologi besar, termasuk
mengurangi curah hujan, kelembaban tanah, dan aliran sungai
diberbagai daerah. Simulasi letusan gunung berapi juga
menunjukkan dampak skala besar terhadap iklim daerah. Pada
pertemuan American Geophysical Union tahun 2007, para peneliti
mempresentasikan beberapa perbedaan model iklim yang
disimulasikan dengan skema geoengineering dan menemukan bahwa
terjadi pengurangan curah hujan di daerah yang luas, dan dapat
menyebabkan jutaan orang mengalami kekeringan.
2) Kelanjutan pengasaman laut
Jika manusia menggunakan metode geoengineering sebagai
solusi pemanasan global, dengan tanpa mengganggu proses
penghilangan gas karbon dioksida, laut akan terus menjadi lebih
asam, karena sekitar ½ kelebihan karbon diosida dalam atmosfir
diseram oleh laut. Sementata laut sudah 30% lebih asam
dibandingkan sebelum ‘Revolusi Industri’, dan terus meningkatkan
keasamannya hingga mengancam seluruh rantai biologis kelautan,
dari terumbu karang hingga manusia.

3) Penipisan Ozon.
Partikel aeorosol yang diinjeksikan ke lapisan stratosfir
dapat menghancurkan ozon dengan cara yang sama dan dapat
menyebabkan lubang ozon di Antartika dalam musiman. Selama 4
dekade berikutnya, jika konsentrasi zat perusak ozon di stratosfir
tersebut masih tinggi, maka akan menghancurkan lebih banyak ozon
dan meningkatkan kerusakan ultraviolet flux ke permukaan Bumi.
4) Pemutihan langit (namun sunsetnya indah)
Aerosol yang ukurannya sepanjang gelombang cahaya dapat
menghasilkan awan putih dan sunset yang berwarna warni, mirip
dengan yang terjadi setelah letusan gunung berapi. Hal ini dapat
menghilangkan kebiruan langit dan memunculkan warna mereka
pada matahari terbenam, yang berdampak buruk pada psikologi
manusia.
5) Efek pada tanaman
Menginjeksikan aerosol atau merefleksikan disk ke atmosfir
akan mengurangi total sinar matahari ke permukaan bumi. Ilmuwan
harus menilai dampak terhadap tanaman dan vegetasi alami reduksi
total, difusi, dan radiasi matahari langsung.
6) Pengendapan asam yang berlebih
Jika sulfat diinjeksikan secara teratur ke stratosfir, tak peduli
di belahan Bumi mana, pengendapan asam akan meningkat karena
material melewati trotosfer, yang paling dekat dengan permukaan
bumi. Setiap endapan asam tambahan akan membahayakan
ekosistem, dan menjadi penting untuk memahami akibat dari
kelebihan ambang batas biologis yang berbeda. Selanjutnya, partikel
yang lebih asam troposfer akan mempengaruhi kesehatan
masyarakat. Efeknya mungkin tidak besar dibandingkan dengan
dampak polusi di are perkotaan.
7) Dampak lingkungan dari penerapannya

Setiap sistem yang menginjeksikan aerosol ke stratosfer,


yakni, pesawat jet komersial yang bahan bakarnya dicampur dengan
sulfur, senapan kapal perang yang mengeluarkan debu secara vertikal
ke udara, atau yang lainnya akan menyebabkan kerusakan
lingkungan yang sangat parah. Astronom Universitas Arizona
mengusulkan untuk menempatkan disk selebear 2 ft yang akan antara
Bumi dan matahari yang akan membelokkan sinar matahari menjauhi
Bumi.
8) Human error
Sistem mekanis tidak pernah bekerja secara sempurna.
Manusia bisa membuat kesalahan dalam desain, manufaktur, dan
pengoperasian sistem tersebut. (pikirkan Chernobyl, Exxon Valdez,
kecelakaan pesawat, dan api di medan perang). Haruskah kita
pertaruhkan masa depan bumi kepada sistem yang bakan jauh lebih
rumit lagi?
9) Penggunaan teknologi militer

Amerika Serikat mempunyai sejarah panjang dalam


mencoba modifikasi cuaca untuk tujuan militer, termasuk
merangsang hujan pada Perang Vietnam. 85 negara, termasuk AS,
telah menandatangani Konvensi PBB yang melarang menggunakan
Teknik Modifikasi Lingkungan (ENMOD) untuk tujuan Militer, tapi
adakah yang bisa menjamin bahwa teknologi itu tidak akan
digunakan untuk militer selanjutnya?
10) Konsekuensi yang tak terduga
Para ilmuwan tidak mungkin memperhitungkan semua
dampak geongineering terhadap lingkungan. Bahkan para ilmuwan
mendapati bahwa iklim berubah lebih cepat dari yang diprediksi,
sebagai contoh, secara mengejutkan dan belum pernah terjadi
sebelumnya, Kutub Utara mencair selama musim panan tahun 2007.
Dengan begitu banyak yang dipertaruhkan, ada alasan untuk
khawatir tentang apa yang tidak kita ketahui.
"Dan bila dikatakan kepada mereka: 'Janganlah kamu membuat
kerusakan di muka bumi.' Mereka menjawab: 'Sesungguhnya kami
orang-orang yang mengadakan perbaikan'. Ingatlah, sesungguhnya
mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka
tidak sadar." (Q.S Al Baqarah, 2:11-12)

Sumber:
Genetic Engineering |
https://en.wikipedia.org/wiki/Genetic_engineering
Genetically Modified Food |
https://en.wikipedia.org/wiki/Genetically_modified_crops
http://www.kaskus.co.id/thread/52dfe2b41e0bc38f3b8b45de/inilah-
bahaya-makan-tempe-tahu-roti-dan-sereal-all-about-gmo/
Heart of genetically modified pig 'successfully transplanted into
monkey', South Korea scientists claim |
http://www.dailymail.co.uk/news/article-2164964/South-Korea-
scientists-successfully-transplant-heart-genetically-modified-pig-
monkey.html
Genetically engineered salmon safe to eat, but a threat to wild stocks,
expert says |
https://www.sciencedaily.com/releases/2010/09/100925105209.htm
Spinning Tough Spider Silk From Goat Milk |
http://abcnews.go.com/Technology/CuttingEdge/story?id=98095&pa
ge=1
USDA Backs Production of Rice With Human Genes |
http://www.washingtonpost.com/wp-
dyn/content/article/2007/03/01/AR2007030101495.html
http://www.telegraph.co.uk/environment/
CDC Admits 98 Million Americans Received Polio Vaccine In An 8-
Year Span When It Was Contaminated With Cancer Virus |
http://www.wakingtimes.com/2013/07/17/cdc-admits-98-million-
americans-received-polio-vaccine-in-an-8-year-span-when-it-was-
contaminated-with-cancer-virus/
Vaccines Full of GMOs to be Tested on Babies Worldwide |
http://www.realfarmacy.com/vaccines-full-of-gmos-to-be-tested-on-
babies-worldwide/

Saccharin Should Not Have Been Delisted |


https://cspinet.org/new/saccharin_delisted.html
20 reasons why geoengineering may be a bad idea |
https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&
cd=1&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwiBoYeLmd_PAhXFuY8KH
ehbAd0QFggdMAA&url=http%3A%2F%2Fclimate.envsci.rutgers.e
du%2Fpdf%2F20Reasons.pdf&usg=AFQjCNEIjo93zV7RkyRfD92
M9crKuovTQQ
Bangsa Rum dalam Al-Qur'an

Kekaisaran Romawi merupakan Kekaisaran yang terbesar di


masanya. Kekaisaran Romawi sebelumnya menganut ajaran
paganisme (penyembah dewa). Namun pada tahun 380M, Kaisar
Theodosius I menetapkan agama Kristen sebagai agama negara dan
melarang agama lainnya. Setelah kematian Theodosius I pada tahun
395, kekuasaannya dibagi kepada dua anaknya Arcadius dan
Honorius. Arcadius menjadi penguasa Kekaisaran Romawi Timur
(Bizantium), dengan ibukota Konstantinopel, sedangkan Honorius
menjadi penguasa Kekaisaran Romawi Barat, dengan ibu kota Milan.
Di saat Kekaisaran Romawi telah terpecah, agama kristen
pun mengalami perpecahaan. Romawi Barat menganut agama
Kristen Katolik, sedangkan Romawi Timur menganut agama Kristen
Ortodoks.
Pada tahun 616, Kekaisaran Romawi Timur, yang dipimpin
oleh Kaisar Heraklius, dikalahkan oleh Kekaisaran Persia. Wilayah
Mesir, Syam, dan Anatolia telah ditaklukkan. Setelah ditaklukkannya
Mesir, Raja Persia mengirim surat kepada Heraklius:
“Khosrau, dewa yang terhebat, dan penguasa bumi, teruntuk
Heraklius, budak keji yang bodoh. Mengapa kau masih menolak
mematuhi aturan kami, dan menyebut dirimu seorang raja? Apakah
belum aku hancurkan Yunani? Kau berkata kalau kau mempercayai
tuhanmu. Mengapa dia tidak melepaskan genggamanku di Keyseri,
Yerusalem, dan Aleksandria? Dan haruskan aku hancurkan
Konstantinopel? Tapi aku akan mengampuni kesalahanmu jika
datang kepadaku bersama istri dan anak-anakmu; dan aku akan
memberimu tanah, kebun anggur dan zaitun, dan memperlakukanmu
dengan ramah. Jangan tipu dirimu dengan harapan kosong dalam
Kristus, yang tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri dari orang-
orang Yahudi, yang telah menyalibnya. Bahkan jika kau mengungsi
di kedalaman laut, aku akan mengulurkan tanganku dan
menolongmu, apakah kau akan tahu atau tidak”
Kabar kemenangan Persia ini disambut suka cita oleh kaum
musyrik Mekkah. Di satu sisi, kaum muslimin harus berduka cita
dengan kabar itu. Kemudian turun firman Allah SWT dalam Surat Ar
Rum, termasuk golongan surat-surat Makkiyah:
“Alif Laam Miim.”1

“Telah dikalahkan bangsa Rumawi,”2


“di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan
menang”3
Bangsa Romawi yang terdekat dari Mekkah adalah Syam
(Palestina dan Suriah) yang sebelumnya dikuasai oleh Bizantium. Ini
adalah suatu mukjizat Al Quran, yaitu memberitakan hal-hal yang
akan terjadi di masa yang akan datang. Dan juga suatu isyarat bahwa
kaum muslimin yang demikian lemahnya di waktu itu akan menang
dan dapat menghancurkan kaum musyrikin. Isyarat ini terbukti
pertama kali pada perang Badar.
“dalam beberapa tahun lagi. Bagi Allah-lah urusan sebelum dan
sesudah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan bangsa
Rumawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman,”4
Dalam beberapa tahun lagi itu adalah antara 3-9 tahun. Dan
benar, Allah Maha Perkasa, Bizantium akhirnya menang pada tahun
622M. Inilah mukjizat Al Qur’an yang telah meramalkan
kemenangan Bangsa Romawi 7 tahun kemudian (615-622 M).
“Karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendaki-
Nya. Dan Dialah Maha Perkasa lagi Penyayang.”5
“(Sebagai) janji yang sebenarnya dari Allah. Allah tidak akan
menyalahi janji-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak
mengetahui.”6

“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia;


sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.”7
Q.S Ar Ruum, 30:1-7
Telah menceritakan kepada kami Al Husain bin Huraits telah
menceritakan kepada kami Mu'awiyah bin Amru dari Abu Ishaq Al
Fazari dari Sufyan Ats Tsauri dari Habib bin Abu Umrah dari Sa'id
bin Jubair dari Ibnu Abbas tentang firman Allah Ta'ala, "Alif laam
Miim. Telah dikalahkan bangsa Rumawi. Di negeri yang terdekat."
(Ar Ruum: 1-3) ia berkata: GHULIBAT dan GHALABAT. Kaum
musyrik senang terhadap kemenangan Persia atas Romawi karena
kaum musyrikin dan orang-orang Persia adalah para penyembah
berhala, sedangkan kaum muslimin senang atas kemenangan
Romawi terhadap Persia karena mereka ahli kitab. Mereka
sampaikan hal ini kepada Abu Bakar lalu Abu Bakar
memberitahukannya kepada Rasulullah saw, beliau bersabda: "Ingat,
sesungguhnya mereka (Persia) akan kalah." Kemudian Abu Bakar
memberitahukannya kepada mereka. Mereka berkata: Tentukan
suatu waktu, bila kami menang kami mendapatkan ini dan itu dan
bila kalian menang kalian mendapatkan ini dan itu. Abu Bakar
menentukan batas waktu lima tahun tapi mereka (Romawi) Tidak
juga menang lalu mereka memberitahukan hal itu kepada nabi
Shallallahu 'alaihi wa Salam, beliau bersabda: "Apa kau tidak
memprediksikan (waktu) nya sebawahnya (kurang dari sepuluh)?"
Abu Bakar berkata: Menurutku sepuluh (tahun). Abu Sa'id berkata:
Bidl'u adalah bilangan kurang dari sepuluh. Abu Sa'id berkata:
Kemudian Romawi menang setelah itu, itulah firman Allah Ta'alaa:
"Alif laam Miim. Telah dikalahkan bangsa Rumawi" hingga
firmanNya: "Karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang
dikehendakiNya." (Ar Ruum: 1-5) Sufyan berkata: Aku mendengar
mereka (Romawi) mengalahkan Persia saat terjadi perang Badar.
Abu Isa berkata: Hadits ini hasan shahih gharib, kami hanya
mengetahuinya dari hadits Sufyan Ats Tsauri dari Habib bin Abu
Umrah. (Sunan Tirmidzi, 3117)
Pada tahun 622/1 Hijriyah, Kaisar Heraklius membalikkan
keadaan Byzantium dalam perang tersebut, dia mengalahkan Persia
dalam Pertempuran Issus di Anatolia. Muhammad saw memimpin
Hijrah umat Islam yang kedua ke Yathrib, menandai awal kalender
Islam.
Pada tahun 624/2 Hijriyah. Perang Badar, kemenangan umat
Islam atas tentara Mekkah yang “datang” ke Madinah. Jihad adalah
“bukan” perang atas nama Agama untuk merebut tanah dan harta
benda milik bangsa lain, apalagi memaksa mereka untuk
meninggalkan agama mereka. Jihad tidak bisa dikeluarkan oleh
seseorang yang tidak memiliki status sebagai pemimpin negara yang
berlandaskan kepada Islam. Muhammad [saw] adalah teladan dan
contoh untuk umat Islam, dan Sunnahnya bukan hanya hal-hal yang
dikatakannya, namun juga apa yang “dilakukannya.”
Pada tahun 625/3Hijriyah terjadi Perang Uhud, kemenangan
Mekah atas tentara Muslim.
Pada tahun 627/5 Hijriyah. Heraklius mengalahkan tentara
Persia dalam Pertempuran Niniwe dan kemajuan menuju Ctesiphon,
ibukota Persia. Perang Parit [Khandag], Mekah tidak berhasil
memberlakukan blokade militer terhadap Madinah.
Pada tahun 628/5 Hijriyah. Khosrau II melarikan diri dari
pemberontakan internal dan dibunuh pada bulan Februari, sementara
Byzantium merebut kembali Suriah. Penerus Khosrau, Kavadh II
mengusulkan perdamaian dengan Byzantium. Juga pada tahun ini,
Perjanjian Hudaibiyyah antara Madinah dan Mekah. Jatuhnya
Khaybar adalah jatuhnya Mekkah.
Pada tahun 629/6 Hijriyah. Negosiasi damai yang
menyimpulkan pada bulan Juni, Persia memiliki Suriah dan Mesir.
Ziarah atau Haji Pertama umat Islam untuk Ka’bah.
Pada tahun 630/8 Hijriyah. Heraklius mengunjungi
Yerusalem sebagai seorang peziarah, menandai sifat konklusif dari
kemenangan Byzantium. Status quo ante dari sebelum invasi
Sassanid yang terakhir.
Penaklukan Mekah: kekuatan Muslim di bawah Muhammad
[pubh] menaklukan Mekkah tanpa menggunakan senjata,
kemenangan mutlak umat Islam Madinah yang mengakhiri Perang
Mekkah terhadap Medinah. “Perang Mekkah terhadap Madinah.”
Pada tahun 636/14 Hijriyah: Muslim menaklukkan Suriah
yang dikuasai Bizantium dan juga Palestina Prima [Baitul
Maqdis/Aelia].
Ibnu Ishaq
Ketika Rasulullah saw melihat para sahabatnya menderita, dan
meskipun beliau dilindungi oleh klannya Bani Hasyim dan
pamannya Abu Thalib dari kekejaman kafir Quraisy, tapi beliau tidak
bisa melindungi para sahabatnya yang berpegang teguh pada agama
Islam. Melihat umatnya tertindas, maka:
Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya di Negeri Habasyah
terdapat seorang raja yang tak seorangpun yang dizalimi di sisinya,
pergilah ke negerinya, hingga Allah membukakan jalan keluar bagi
kalian dan penyelesaian atas peristiwa yang menimpa kalian.”
(Fathul Bari 7;189)
Kemudian kami pergi secara bergelombang dan berkumpul di
Habasyah (dipimpin Raja Najasyi). Saat itu, kami (merasa) berada di
negeri terbaik dan tetangga terbaik. Kami merasa aman dengan din
kami dan tidak pernah mengkhawatirkan kezhaliman.
Para sahabat yang hijrah pertama kali ini tidak begitu lama tinggal di
Habasyah. Hal ini disebabkan kabar yang mereka dengar, bahwa
penduduk Mekkah telah memeluk Islam. Begitu mendengar berita
ini, mereka memutuskan untuk kembali ke Mekkah. Yaitu pada
bulan Syawwal tahun yang sama. Saat sudah mendekati Mekkah,
mereka baru menyadari jika berita masuknya penduduk Mekkah
memeluk Islam itu, ternyata hanya kabar burung. Kenyataannya, api
permusuhan yang dikobarkan kafir Quraisy masih menyala, bahkan
semakin dahsyat.
Melihat kondisi seperti itu, Rasulullah saw mengizinkan mereka
untuk kembali hijrah menuju Habasyah. Di Negeri Habasyah ini para
sahabat dapat kembali melaksanakan din (agama) mereka, tanpa
dibayangi penyiksaan. Saat kaum Quraisy mengetahui bahwa kaum
Muslimin telah mendapatkan tempat yang aman untuk menjalankan
din (agama) mereka, kaum Quraisy marah.
Kemudian, mereka mengutus Amr bin ‘Ash dan ‘Abdullah bin Abi
Rabi’ah untuk menghadap Raja Najasyi agar mengeluarkan kaum
Muslimin dari Habasyah. Kedua duta ini membawa hadiah yang
banyak untuk diberikan kepada para pejabat kerajaan Habasyah agar
usaha mereka berhasil. Hadiah ini diberikan kepada para pembesar
Habasyah, dan kemudian mereka menghadap Raja Najasyi.
Begitu menghadap Raja Najasyi, mereka berkata: “Sesungguhnya
ada sekelompok orang dari keturunan paman kami tinggal di negeri
Tuan. mereka meninggalkan agama kaum mereka namun tidak juga
menganut agamamu bahkan mereka membawa agama baru yang
tidak kami ketahui, demikian juga dengan tuan.”
Raja Najasyi balik bertanya: “Dimana mereka?”
Dua duta ini menjawab: “Di daerah Tuan. Kirimkan utusan kepada
mereka!”
Lalu Raja Najasyi pun mengirimkan kurir untuk memanggil kaum
Muslimin yang datang ke Negeri Habasyah. Untuk memenuhi
panggilan Sang Raja, maka Ja’far bin Abi Thalib berseru kepada
teman-temannya sesama kaum Muslimin: “Pada hari ini, saya adalah
juru bicara kalian,” mereka pun mengikuti Ja’far.
Saat masuk ke tempat Raja Najasyi, Ja’far hanya mengucapkan
salam tanpa bersujud. Orang-orang yang berada di ruang itu berseru:
“Mengapa engkau tidak bersujud kepada Raja?”
Ja’far menjawab,”Kami tidak bersujud, kecuali kepada Allah
semata.”
Raja Najasyi bertanya,”Siapa itu?”
Ja’far menjawab,”Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah mengutus
seorang rasul kepada kami. Beliau menyuruh kami agar tidak
bersujud kepada siapapun, kecuali kepada Allah Azza wa Jalla ,
melaksanakan shalat dan menunaikan zakat.”
Amr, duta Quraisy berujar: “Mereka bertentangan dengan Anda
dalam masalah Isa bin Maryam.”
Raja Najasyi bertanya,“Apa yang kalian katakan tentang Isa bin
Maryam, dan juga tentang ibunya?”
Kemudian Ja’far membacakan permulaan Surat Maryam pada ayat
pertama
Mendengar lantunan ayat itu, Raja Najasyi menangis hingga air
matanya membasahi jenggotnya. Demikian pula dengan para
uskupnya hingga air mata mereka membasahi mushhaf-mushhaf
(lembaran-lembaran-red) yang berada di tangan mereka.
Kemudian an Najasyi berkata kepada mereka: “sesungguhnya ini dan
apa yang dibawa oleh 'Isa adalah bersumber dari satu lentera." Lalu
kepada kedua duta Quraisy dia berkata:"pergilah kalian berdua, demi
Allah, sekali-kali tidak akan aku serahkan mereka kepada kalian dan
tidak akan hal itu terjadi." Keduanya pun keluar namun Amr bin
‘Ash sempat berkata kepada ‘Abdullah bin Abi Rabi’ah: "Sungguh
akan aku datangi lagi dia besok pagi untuk membicarakan perihal
mereka dan akan aku habisi mereka (argumentasi kaum muslimin-
red) sebagaimana aku menghabisi ladang mereka." ‘Abdullah bin
Abi Rabi’ah: "jangan kamu lakukan itu! Sesungguhnya mereka itu
masih memiliki hubungan tali rahim dengan kita sekalipun mereka
menentang kita." Akan tetapi Amr tetap ngotot dengan tekadnya.
Benar saja, keesokan harinya dia mendatangi an Najasyi dan berkata
kepadanya:"wahai tuan raja! Sesungguhnya mereka itu mengatakan
suatu perkataan yang sangat serius terhadap 'Isa bin Maryam." An
Najasyi pun mengirim utusan kepada kaum muslimin untuk
mempertanyakan perihal perkataan terhadap 'Isa Al Masih tersebut.
Mereka sempat kaget menyikapi hal itu, namun akhirnya tetap
bersepakat untuk berkata dengan sejujur-jujurnya apapun yang
terjadi. Ketika mereka datang di hadapan sang raja dan dia bertanya
kepada mereka tentang hal itu, Ja'far berkata kepadanya:"kami
mengatakan tentangnya sebagaimana yang dibawa oleh Nabi kami
Shallallâhu 'alaihi wasallam : 'dia adalah hamba Allah, Rasul-Nya,
ruh-Nya dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam, si
perawan yang ahli ibadah."
An-Najasyi kemudian memungut sebatang ranting pohon dari tanah
seraya berujar:“ Wahai, orang-orang Habasyah! Wahai, para
pendeta! Demi Allah! apa yang kamu ungkapkan itu tidak
melangkahi 'Isa bin Maryam meski seukuran ranting ini.” Mendengar
itu, para uskup mendengus, dan dengusan itu langsung
ditimpalinya:“demi Allah! sekalipun kalian mendengus. Aku
bersaksi, bahwa dia adalah Rasulullah. Dialah orang yang kami
temukan di dalam kitab Injil. Dialah Rasul yang dikabarkan oleh Isa
bin Maryam. Tinggallah kalian di manapun yang kalian inginkan!
Demi Allah, kalau bukan karena kekuasaan yang ada padaku, maka
sungguh aku datangi dia, sehingga aku menjadi orang yang
membawakan sandalnya.”
Kemudian Raja Najasyi menyuruh pengawalnya untuk
mengembalikan hadiah dari duta Quraisy ini, lalu duta inipun
diusirnya. Dua utusan Quraisy ini akhirnya pulang dengan membawa
kekecewaan yang sangat. Begitu juga kekecewaan menyelimuti
orang-orang yang mengutusnya.
~~
Sikap Raja an Najasyi dan para Uskup ketika mengetahui dan
mengakui bahwa Al-Qur’an sebagai Firman Tuhan Yang Satu dan
Muhammad saw adalah Rasul-Nya, telah tercantum dalam Al-
Qur’an, sebagai berikut:
“Dan apabila mereka mendengarkan apa (Al-Qur’an) yang
diturunkan kepada Rasul (Muhammad), maka kamu lihat mata
mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran yang telah
mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata: "Ya
Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-
orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Quran dan kenabian
Muhammad saw).” (Q.S Al Maa’idah, 5:83)

“Dan sesungguhnya diantara Ahli Kitab ada yang beriman kepada


Allah, dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu, dan yang
diturunkan kepada mereka, karena mereka berendah hati kepada
Allah dan mereka tidak memperjualbelikan ayat-ayat Allah dengan
harga murah. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya.
Sungguh, Allah amat cepat perhitungan-Nya.” (Q.S Ali Imraan,
3:199)
“Mereka itu tidak (seluruhnya) sama. Di antara Ahli Kitab itu ada
golongan yang jujur, mereka membaca ayat-ayat Allah pada malam
hari, dan mereka (juga) bersujud (sembahyang).” (Q.S Ali Imraan,
3:113)
Setelah beberapa tahun, Raja Habasyah, yakni Raja Najasyi
meninggal dunia. Berdasarkan hadits shahih Bukhari dan Muslim,
Rasulullah saw mendengar kabar Raja Najasyi meninggal, beliau
kemudian memohonkan ampunan untuknya dan melakukan shalat
ghaib.
Rasulullah saw mengumumkan meninggalnya an Najasyi, Raja
Habasyah, pada hari meninggalnya dan bersabda: “Mohonkanlah
ampunan untuk saudara kalian ini” (Shahih Bukhari, 3591,1242,
Shahih Muslim 1581)
“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras
permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-
orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu
dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang
beriman ialah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya kami ini
orang Nasrani". Yang demikian itu disebabkan karena di antara
mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan
rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak
menymbongkan diri.” (Q.S Al Maa’idah, 5:82)
Seperti itulah sebagian umat Nasrani, yang dekat kasih sayangnya
kepada umat Islam.
Peristiwa Hijrah kaum Muslimin ke Madinah dilaksanakan
bersamaan dengan kalahnya Persia di Pertempuran Issus, yang
berarti bahwa, Mekkah mulai kehilangan kekuasaannya di Jazirah
Arab, karena Mekkah adalah negara bawahannya Persia, dan Persia
telah kalah dalam Pertempuran Issus melawan Bizantium.
Pertempuran Issus adalah pertempuran yang menentukan siapa
penguasa Suriah dan Tanah Suci, atau Jazirah Arab secara
keseluruhan.
Ketika akhirnya Bizantium mengalahkan Persia di
Ctesiphon, ibukota Persia, maka Quraish Mekkah, juga kehilangan
status mereka sebagai wakil superpower di Jazirah Arab. Kekuasaan
Semenanjung Arab oleh Kekaisaran Persia dan Negara Mekkah
mulai runtuh. Kesempatan ini diambil oleh Nabi Muhammad saw,
yang sekarang sudah memiliki negara sendiri, Negara Madinah,
untuk menawarkan Perjanjian Hudaybiyah kepada Mekkah, di mana
di dalamnya terkandung Penaklukan Kahybar tanpa intervensi militer
Mekkah. Jatuhnya Khaybar berarti jatuhnya Mekkah, karena Mekkah
tidak hanya bahwa telah kehilangan dukungan dari Persia, mereka
juga kehilangan sekutu utama mereka, orang-orang Yahudi dari
Negara Khaybar. Mekkah dalam status tidak berdaya atau dalam
politik dan kemiliteran disebut ‘Kaisar yang tidak punya pakaian.’
Setelah kembali dari Penaklukan Khaybar, kendali Persia
atas Jazirah Arab telah runtuh sepenuhnya, Muhammad saw
kemudian melanjutkan ke Penaklukan Mekkah. Mekkah diambil
tanpa pertempuran, kemenangan Muslim yang mutlak, oleh Kasih
dan Karunia Allah SWT.
Selain itu, tanpa bantuan orang-orang Nasrani Ortodoks
Timur (tentu saja dari Allah SWT), baik secara langsung (Abyssinia)
dan secara tidak langsung (Kekaisaran Bizantium), tidak akan ada
Muslim ataupun Islam hari ini. Kemenangan Bizantium telah
dijanjikan oleh Allah SWT kepada mereka yang beriman. Tidak
pernah Allah mengingkari janji-Nya, dan Allah menghendaki
kemenangan kepada siapapun yang Dia mau, tetapi kebanyakan
manusia tidak mengetahui. Mereka hanya tahu beberapa penampilan
dari kehidupan dunia, dan lalai dari kehidupan di akhirat
(spiritualisme).
Namun kita belum selesai, kemenangan Bizantium di Surat
Ar Ruum juga menyatakan bahwa Allah SWT telah berjanji bahwa
kondisi geostrategis serupa juga akan terjadi di Jazirah Arab pada
Akhir Zaman (...Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah ...), di
mana Islam yang ‘benar’ akan muncul kembali dalam proses sejarah
manusia.
Perang dua negara adidaya yang serupa, yang satu adalah
beriman pada Kitab Allah dan yang lainnya adalah Musyrik. Islam
yang ‘benar’ yang serupa dengan yang dahulu, sifat kemunculannya
yang serupa, dan pemimpin Islam yang serupa dengan Nabi
Muhammad saw. Di mana Muslim akan kembali mendukung saudara
mereka, orang-orang Nasrani Ortodoks Timur, yang dipimpin oleh
Federasi Rusia, untuk menaklukkan Turki, dan mengembalikan nama
aslinya, yaitu, Konstantinopel, dan sekali lagi, Hagia Sophia akan
menjadi Katedral terbesar bagi Nasrani Ortodoks Timur. Insya Allah
Dengan demikian sekarang Muslim harus mengetahui
keadaan dan kesadaran strategis dari lingkungan yang ada di sekitar
mereka, karena itu adalah Sunnah dari Nabi Muhammad saw.
Semoga Tuhanku menyempurnakan petunjukNya yang lurus
kepada kami agar kami lebih dekat (kebenarannya) daripada ini
semua. Insya Allah.
Sumber:
Sheikh Imran N. Hosein – Rusia, NATO, Syria, dan Malhama di
Akhir Zaman | https://www.youtube.com/watch?v=xjkVNG37ZVQ
Sheikh Imran N. Hosein – Russia, Syria, and the End Times |
http://www.imranhosein.org/component/content/article/3/447-russia-
syria-and-the-end-times.html
Islam dan Nasrani Ortodoks Timur dalam Proses Sejarah Manusia |
http://kampungmuslim.org/islam-dan-nasrani-orthodox-timur-di-
dalam-proses-sejarah-manusia/
Negara Federasi Rusia

1. Kekaisaran Rusia

Kekaisaran Rusia adalah salah satu kerajaan terbesar yang


pernah ada dalam sejarah dunia dengan luas daratan yang hanya bisa
dilampaui oleh Imperium Britania dan Kekaisaran Mongolia. Pada
tahun 1866, wilayah Kekaisaran Rusia membentang dari Eropa
Timur ke Asia hingga Amerika Utara. Dengan penduduk sebanyak
176,4 juta jiwa, kerajaan ini memiliki penduduk terbesar ketiga di
dunia pada masanya setelah Dinasti Qing di Cina dan Imperium
Britania. Kekaisaran Rusia diperintah oleh seorang kaisar (Tsar) dan
menjadi salah satu kerajaan terakhir di Eropa yang meninggalkan
sistem monarki absolut.
Pada tahun 1815, telah terjadi perang antara Inggris dan
Perancis. Saat itu, keluarga Rothshild menyediakan emas untuk
pasukan Wellington (melalui Nathan di Inggris), dan pasukan
Napoleon (melalui Jacob di Perancis), dan mulai mengatur kebijakan
pendanaan pada kedua belah pihak dalam perang. Rothschild sangat
menyukai perang, karena menurut mereka perang adalah generator
besar utang yang bebas resiko. Bebas resiko, karena utang dijamin
oleh pemerintah suatu negara.

Sambil mendanai (tentu saja sebagai pinjaman) kedua belah


pihak, Rothschild menggunakan bank milik mereka yang telah
tersebar di seluruh Eropa sebagai alasan untuk membangun jaringan
layanan pos dari rute rahasia dan jasa kurir yang cepat. Para kurir
Rothschild ini diperbolehkan untuk melewati blokade Inggris &
Perancis. Dan hal ini menguntungkan Nathan Mayer Rothschild,
karena melalui kurir tersebut Nathan bisa mengetahui seperti apa
jalannya perang. Sehingga, Nathan bisa menggunakan jasa intelijen
tersebut untuk membeli dan menjual di bursa saham.
Salah satu kurir Rothschild yang bernama Rothworth,
langsung berangkat menuju kediaman Nathan Mayer Rothschild
untuk memberitahu bahwa Inggris memenangkan Pertempuran
Waterloo. Kurir Nathan tiba lebih cepat 24 jam dibandingkan
kurirnya Wellington. Nathan Mayer Rothschild segera memasuki
bursa saham dan memerintahkan karyawannya untuk segera menjual
konsul (Obligasi/surat utang milik pemerintah Inggris).
Karena Rothschild selangkah lebih maju dalam informasi,
Rothschild langsung menyebarkan gosib kalau Napoleon akan
memenangkan perang. Mendengar kabar tersebut, masyarakat
menyadari bahwa pemerintah Inggris tidak akan sanggup membayar
Obligasi yang telah dibeli rakyat dari Rothschild. Kemudian,
masyarakat menjual Obligasi tersebut dengan harga yang sangat
murah, bahkan mungkin sudah tidak berharga lagi. Saat-saat terakhir
inilah Rothschild dan sekutunya membeli kembali semua saham
yang dijual masyarakat.
Ketika sampai kabar bahwa Inggris yang sebenarnya
memenangkan perang, dalam hitungan satu malam, kekayaan
Rothschild berlipat-ganda sebesar 21x dari sebelumnya. Bahkan,
Nathan Rothschild secara terbuka menyatakan bahwa selama 17
tahun berada di Inggris, kekayaannya yang sebelumnya £20.000
(diberikan oleh ayahnya Mayer Amschel Rothschild) meningkat
2500x menjadi £50.000.000.
Karena memiliki Obligasi ini, maka keluarga Rothschild
memegang kendali penuh atas perekonomian Inggris, sekarang pusat
keuangan dunia tidak perlu diperdebatkan lagi (setelah kekalahan
Napoleon), dan memaksa Inggris untuk mendirikan Bank of
England, dibawah kendali Nathan Mayer Rothschild.
“Saya tidak peduli siapa yang menguasai takhta Imperium Britania di
mana matahari tidak pernah terbenam. Orang yang mengendalikan
suplai uang Inggris akan menguasai Inggris. Saya lah yang
mengendalikan suplai uang Inggris” Nathan Mayer Rothschild
Karena mengendalikan Bank of England, Rothschild
menggantikan metode pengiriman emas antar-negara dan bahkan
menggunakan lima bank mereka yang telah tersebar di seluruh Eropa
untuk membentuk sebuah sistem debit dan kredit kertas, sistem
perbankan saat ini.
Pada akhir abad ke-18, yang dikenal sebagai periode “Age of
Rothschild”, diperkirakan bahwa keluarga Rothschild memiliki
setengah lebih kekayaan dunia.
Dengan kekayaan yang melimpah, setelah perang melawan
Napoleon berakhir, mereka mengadakan Kongres Vienna untuk
membahas perdamaian dan menciptakan Pemerintahan Dunia.
Dengan begitu, karena Rothschild telah memegang surat utang
sebagian besar pemerintahan Eropa, maka Rothschild bisa
mengendalikan politik atas semua peradaban dunia.
Kongres berjalan dengan baik. Namun rencana mereka untuk
membentuk pemerintahan dunia gagal ketika Tsar Alexander I dari
Kekaisaran Rusia, salah satu kekuatan besar yang tidak menyerah
pada bank sentral Rothschild, menolak untuk menerima agenda
pemerintahan dunia.
Nathan Mayer Rothschild sangat marah, dan bersumpah
bahwa suatu hari nanti dia atau keturunannya akan menghancurkan
seluruh keluarga dan keturunan Tsar Alexander I tersebut. Ternyata
benar, sekitar 100 tahun kemudian kaum Yahudi Bolshevik yang
didanai Rothschild berhasil membantai seluruh keluarga Tsar
Nicholas II dan keluarganya, serta menghancurkan Kekaisaran
Rusia.
Pada tahun 1866, terjadi upaya pembunuhan terhadap Tsar
Alexander II di St. Petersburg oleh Dmitry Karakozov, tapi gagal.
Untuk memperingati hari keberhasilannya dalam melarikan diri dari
upaya pembunuhan (dia sendiri menyebutnya sebagai peristiwa 4
April 1866), Alexander II membangun banyak gereja dan kapel di
beberapa kota-kota Kekaisaran Rusia. Selama World Fair di Perancis
1867, seorang nasionalis Polandia Antoni Berezowski menyerang
gerbong kuda yang didalamnya ada Alexander II, dua anaknya dan
Napoleon III. Saat itu, senjata laras panjang Antoni macet dan yang
tertembak hanya kuda gerbong yang membawa Tsar.
Pagi 20 April 1879, Alexander II berlari dengan cepat ke
Square of the Guards dan berhadapan dengan Alexander Soloviev,
mantan siswa 33 tahun. Setelah melihat pistol ditangannya, Tsar
melarikan diri dengan cara zigzag. Soloviev menembak lima kali tapi
tak kena. Kemudian ia dijatuhi hukuman gantung pada 28 Mei.
Siswa tersebut hanya bertindak sendiri, namun kaum revolusioner
lainnya tertarik untuk membunuh Alexander II. Pada bulan
Desember 1879, Narodnaya Volya, sebuah kelomok revolusioner
memicu revolusi sosial, dan melancarkan sebuah ledakan di kereta
api dari Livadia ke Moskow, tapi mereka tidak mendapati Tsar.
Malam 5 Februari 1880, Stephan Khalturin, dari kelompok
Narodnaya Volya, meledakkan ruang makan Istana Musim Dingin,
tepat di ruang istirahat penjaga yang menewaskan 11 orang dan 30
luka-luka. Untungnya bagi Alexander II, makan malam tertunda
karena keterlambatan kedatangan keponakan Tsar, Pangeran
Bulgaria, sehingga Tsar dan keluarganya tidak berada di ruang
makan pada saat ledakan dan tidak terluka.
Setelah upaya pembunuhan terakhir bulan Februari 1880,
Count Loris-Melikov ditunjuk sebagai ketua Komisi Eksekutif
Agung dan diberikan kekuatan yang luar biasa untuk melawan kaum
revolusioner. Loris-Melikov mengajukan beberapa perubahan pada
badan parlemen, dan Tsar menyetujuinya, tapi rencana ini tidak
pernah terwujud.

ilustrasi
Pada 13 Maret 1881, Alexander II menjadi korban
pemboman berencana di St Petersburg. Alexander II berdarah sampai
mati, dengan kaki yang robek, perutnya terbuka lebar, dan wajahnya
termutilasi. Takhta kemudian diberikan kepada Alexander III.
Karena pernah berhasil membunuh Alexander II, kelompok
Narodnaya Volya mulai merencanakan pembunuhan Alexander III.
Departemen Polisi Rahasia Okhrana mengetahui lima komplotan
tersebut, termasuk Alexander Ulyanov, saudara paling tua Vladimir
Lenin, yang tertangkap dan digantung pada tanggal 20 Mei 1887.
Namun Alexander III hanya menjabat selama 13 tahun, lalu
digantikan oleh anaknya Nicholas II. Alexander III meninggal tahun
1894 karena menderita penyakit ginjal.
Pada tahun 1894, Kekaisaran Rusia dibawah kepemimpinan
Tsar Nicholas II, berada dalam peperangan melawan Jepang.
Kekaisaran Rusia akhirnya kalah dalam perang tersebut, dan ini
menjadi pukulan besar bagi rezim Tsar Nicholas II dan semakin
meningkatnya kerusuhan dan pemberontakan yang sudah lama
terjadi.
Pada Januari 1905, sebuah insiden yang dikenal sebagai
“Minggu Berdarah” terjadi ketika Pastor Gapon memimpin
kerumunan massa di Istana Musim Dingin, St. Petersburg, untuk
mengirimkan petisi kepada Tsar. Ketika massa mencapai istana,
tentara istana menembaki kerumunan, dan menewaskan ratusan
orang. Meskipun tidak sedang berada di Istana Musim Dingin dan
bahkan tidak sedang berada di kota, serta tidak memberikan perintah
kepada tentara untuk menembak, Tsar disalahkan atas tewasnya para
pendemo.
Pada akhir Revolusi Februari yaitu tanggal 2 Maret 1917,
Nicholas II memilih untuk turun tahta. Pada bulan Agustus 1917,
Alexander Karensky menjabat sebagai perdana menteri
Pemerintahan Sementara Rusia, dan mengevakuasi Nicholas II
beserta istri dan anak-anaknya ke kota Tobolsk di Pegunungan Ural.
Pada bulan Oktober 1917, kaum Bolshevik berhasil merebut
kekuasaan dari pemerintahan sementara pimpinan Karensky.
Pada 1 Maret 1918, Nicholas II beserta keluarganya
dipindahkan ke sebuah ransum tentara, dengan kondisi kehidupan
yang jauh dari kemewahan. Pada 30 April 1918, mereka dipindahkan
lagi ke kota pengasingan terakhir mereka, Yekaterinburg, dimana
mereka ditahan di sebuah rumah milik seorang insinyur militer
bernama Nikolay Nikolayevich Ipatiev.
Meskipun Tsar Nicholas II telah turun tahta, akhirnya dia
beserta keluarganya tetap dibantai oleh kelompok Bolshevik sebagai
aksi balas dendam lama karena Tsar Alexander I yang menggagalkan
rencana Nathan Mayer Rothschild pada Kongres Vienna tahun 1815,
dan keberpihakan Tsar Alexander II dengan Presiden Amerika
Serikat Abraham Lincoln tahun 1864.
Pembantaian tersebut sangat penting dilakukan sebagai
sebuah pertunjukan bermain-kekuatan dan pembangkangan orang-
orang Yahudi yang ditujukan untuk seluruh dunia.
Nicholas II Romanov dan istrinya Alexandra bersama anak-anaknya
(dari kiri ke kanan): Alexei (Putra), Maria, Tatiana, Olga, Anastasia
Kelompok pembantai ini dipimpin oleh dua orang, yakni
Yurovsky dan Medvedev-Kudrin.
Tujuan Komunisme yang sebenarnya menjadi jelas setelah
kurang dari setahun revolusi Bolshevik di Rusia, yakni pencurian
kekayaan masyarakat (terutama emas, favoritnya Rothschild) untuk
kepentingan negara, negara yang tentu saja dimiliki oleh keluarga
Rothschild, dan dikelola oleh orang-orang Yahudi.

2. Uni Soviet

Setelah revolusi Bolshevik yang dipimpin Vladimir Lenin


(Vladimir Ilyich Ulyanov), Negara Uni Soviet dibentuk secara resmi
dan dipimpin sendiri oleh Lenin. Kemudian Lenin wafat dan
digantikan oleh Josef Stalin, orang Georgia, dan nama aslinya adalah
Ioseb Jughashvili yang dalam bahasa georgia berarti ‘anak seorang
Yahudi’.
Di era Stalin, Uni Soviet mengalami modernisasi pertanian
dengan kolektivisasi yang terkenal ganas dan mengakibatkan banyak
rakyatnya mati kelaparan, dibuang ke kamp-kamp konsentrasi di
Siberia, atau ditembak mati oleh aparat pemerintah. Stalin juga
membunuh banyak orang yang dianggapnya sebagai pembangkang,
termasuk kalangan militer. Pembersihan Besar-Besaran pada tahun
1937 adalah yang terburuk.
Selama periode 1917-1939, kaum Yahudi Bolshevik
menyiksa orang-orang Rusia, dan terutama, Kristen Ortodoks dengan
kebencian yang sangat hingga berubah menjadi pembantaian.
Penting untuk dikatakan bahwa Yahudi Bolshevik tidak hanya
menindas Kristen Ortodoks, tetapi semua kelompok agama, termasuk
sebagian Yahudi.
Pasca perang dunia, Uni Soviet mengubah strategi
pendudukannya di Eropa Timur, dari militer ke dominasi politik dan
ekonomi meskipun tentara Soviet tetap ditempatkan di negara-negara
tersebut hingga keruntuhannya kelak. Selain itu, Soviet juga
berusaha mengembangkan pengaruhnya ke luar negeri, terutama ke
beberapa negara tetangganya seperti Finlandia dan Afganistan. Hal
ini memicu reaksi negatif dari negara-negara Barat yang berakibat
dimulainya Perang Dingin. Dalam masa yang sama, Stalin berusaha
membangun kembali ekonomi Soviet yang porak poranda akibat
perang sambil meneruskan kebijakan lamanya, yaitu membangun
industri berat dan militer serta menindas para pembangkang. Pada
masa inilah, Uni Soviet mulai berkonfrontasi dengan kekuatan Barat
dengan mendukung Korea Utara dalam Perang Korea pada tahun
1950.
Stalin meninggal pada tahun 1953 dan digantikan oleh
Nikita Khrushchev. Pada masanya, ia mengubah kebijakan Stalin
yang tergolong kejam melalui proses de-stalinisasi dan berusaha
memperbaiki hubungan dengan negara-negara Barat. Meskipun
demikian, konfrontasi dengan Barat tetap ada. Pada masa inilah
terjadi perlombaan angkasa dan senjata nuklir. Khrushchev
dilengserkan dari jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal Partai
Komunis dan Kepala Negara Uni Soviet pada tahun 1964 setelah
Krisis Rudal Kuba setahun sebelumnya yang nyaris memicu perang
nuklir antara Uni Soviet dengan Amerika Serikat.
Setelah Khrushchev dilengserkan, Uni Soviet kembali
dipimpin secara bersama-sama oleh Leonid Brezhnev sebagai
Sekretaris Jenderal, Alexei Kosygin sebagai Perdana Menteri, dan
Nikolai Podgorny sebagai Ketua Presidium hingga 1970 saat
Brezhnev mengangkat dirinya sebagai pemimpin tunggal. Pada
tahun 1968, Uni Soviet dan negara-negara anggota Pakta Warsawa
menginvasi Cekoslowakia untuk mencegah meluasnya reformasi
Musim Semi Praha.
Pada masanya, Brezhnev memulai politik détente yang
bertujuan untuk mengurangi ketegangan dengan negara-negara
Barat. Walaupun demikian, ia tetap berusaha mengembangkan
pengaruh Soviet dengan mendukung salah satu pihak yang pro-
komunisme, sosialisme, atau anti-Barat dalam berbagai konflik
global dan perang saudara seperti mendukung negara-negara Arab
dalam konflik melawan Israel, Vietcong dan Tentara Rakyat
Vietnam dalam Perang Vietnam yang juga didukung oleh
Tiongkok, MPLA di Angola, FRELIMO di Mozambik, SWAPO di
Namibia, serta pemerintahan Sandinista di Nikaragua. Selain itu, ia
juga menghidupkan kembali beberapa kebijakan Stalin yang
bertumpu pada pembangunan industri berat dan militer.
Era Brezhnev juga dikenal sebagai "Masa Stagnasi" karena
birokrasi Soviet yang kaku saat itu menghalangi inovasi dan
pembaruan dalam segala bidang, terutama bidang politik, ekonomi,
dan teknologi. Pada tahun 1980, pecah Perang Soviet-Afganistan
yang mengakhiri kebijakan détente sehingga membuat Amerika
Serikat di bawah kepemimpinan Jimmy Carter dan Ronald Reagan
memperbarui ketegangan dan melanjutkan perlombaan senjata.
Setelah meninggal pada tahun 1982, kedudukan Brezhnev
digantikan oleh Yuri Andropov dan Konstantin Chernenko yang
masing-masing meninggal saat menjabat pada tahun 1984 dan 1985.
Pasca-kematian Chernenko, Politbiro mengangkat Mikhail
Gorbachev sebagai Sekretaris Jenderal pada bulan Maret 1985 yang
menandai hadirnya generasi kepemimpinan yang baru. Di bawah
Gorbachev yang relatif masih muda, para teknokrat berorientasi
pembaruan yang telah mengawali karier mereka sejak masa
kepemimpinan Khrushchev, dengan segera memperkuat kekuasaan
di lingkungan Partai Komunis, memberikan momentum baru untuk
liberalisasi politik dan ekonomi, serta mengembangkan hubungan
yang lebih baik dengan Barat.
Pada saat Gorbachev memperkenalkan glasnost
(keterbukaan politik), perestroika (restrukturisasi ekonomi), dan
uskoreniye (percepatan pembangunan ekonomi), perekonomian Uni
Soviet mengalami inflasi tersembunyi yang diperparah oleh
maraknya pasar gelap. Undang-Undang Koperasi yang diberlakukan
pada bulan Mei 1988 merupakan salah satu kejutan dalam agenda
pembaruan ekonomi Gorbachev. Untuk pertama kalinya sejak
Kebijakan Ekonomi Baru yang digagas oleh Lenin, negara
mengizinkan kepemilikan pribadi perusahaan dalam bidang jasa,
manufaktur, dan perdagangan luar negeri.
Glasnost memberi kebebasan berbicara dan berpendapat
secara lebih besar. Kebebasan pers mulai diterapkan serta ribuan
tahanan politik dibebaskan dari kamp-kamp kerja paksa. Tujuan
utama Gorbachev mengadakan glasnost adalah untuk menekan kaum
konservatif yang menentang kebijakan restrukturisasi ekonominya.
Melalui berbagai keterbukaan, debat, dan partisipasinya, Gorbachev
berharap rakyat Soviet akan mendukung setiap langkah
pembaruannya.
Pada bulan Januari 1987, Gorbachev menyerukan
demokratisasi dengan memperkenalkan unsur-unsur demokrasi
seperti pemilihan umum dengan banyak calon dalam dinamika
politik Uni Soviet. Pada bulan Juni 1988, dalam Kongres Partai
Komunis Uni Soviet XIX, Gorbachev menggulirkan pembaruan-
pembaruan radikal yang dimaksudkan untuk mengurangi kendali
Partai Komunis terhadap aparat pemerintah. Pada bulan Desember
1988, Majelis Agung Uni Soviet menyetujui pembentukan Kongres
Perwakilan Rakyat yang sebelumnya telah ditetapkan dalam
amendemen Konstitusi Soviet 1977 sebagai badan legislatif yang
baru. Pemilihan umum anggota kongres diadakan di Uni Soviet pada
bulan Maret dan April 1989. Pada tanggal 15 Maret 1990, Gorbachev
terpilih sebagai Presiden Uni Soviet yang pertama, sebelumnya
pemimpin Uni Soviet berbentuk Sekretaris Jendral dan Kepala
Pemerintah.
Upaya Gorbachev untuk merampingkan sistem komunis
memang membawa harapan, tetapi tidak dapat dikendalikan sehingga
mengakibatkan serangkaian peristiwa yang akhirnya ditutup dengan
pembubaran Uni Soviet. Kebijakan perestroika dan glasnost yang
mulanya dimaksudkan sebagai alat untuk merangsang perekonomian
Uni Soviet malah menimbulkan akibat-akibat yang tak diharapkan.
Pada tanggal 7 Februari 1990, Komite Pusat Partai Komunis
setuju untuk melepaskan monopoli atas kekuasaannya. Republik-
republik anggota Uni Soviet mulai menegaskan kedaulatan nasional
mereka terhadap Moskow dan mulai melancarkan "perang undang-
undang" dengan pemerintah pusat.
Pada pertengahan Agustus 1991, kelompok garis keras di
lingkungan Partai Komunis Uni Soviet bekerja sama dengan KGB
mengadakan sebuah percobaan kudeta terhadap Gorbachev, tetapi
gagal. Pada tanggal 8 Desember 1991, Presiden RSFS Rusia, RSS
Ukraina, dan RSS Byelorusia menandatangani Perjanjian
Belavezha yang menandakan pembubaran kesatuan dan digantikan
fungsinya oleh Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS).
Sementara ada banyak perdebatan mengenai siapa yang berhak
membubarkan Uni Soviet, Gorbachev meletakkan jabatannya
sebagai Presiden Uni Soviet pada tanggal 25 Desember 1991 dan
memberikan kekuasaannya kepada Boris Yeltsin. Puncaknya,
Majelis Agung Uni Soviet membubarkan dirinya pada tanggal 26
Desember 1991 yang sekaligus menandakan bubarnya Uni Soviet
sebagai suatu federasi, hanya terpaut empat hari sebelum hari jadinya
yang ke-69.

3. Federasi Rusia
Setelah Uni Soviet runtuh pada tahun 1991, kekuasaan Rusia
jatuh kepada Boris Nikolayevich Yeltsin (Zionis Yahudi Russia)
yang terpilih sebagai Presiden Rusia lewat pemilu langsung pertama
dalam sejarah Rusia pada Agustus 1991. Yeltsin mencanangkan
bahwa Rusia akan menjalankan reformasi ekonomi menuju
mekanisme pasar secara liberal, termasuk program swastanisasi atas
perusahaan-perusahaan negara yang merupakan sumber kekayaan
ekonomi negara dan menghasilkan devisa bagi negara.
Boris Nikolayevich Yeltsin
Perusahaan-perusahaan negara yang merupakan sumber
kekayaan ekonomi negara dan menghasilkan devisa bagi negara
berubah menjadi milik kelompok pebisnis, termasuk pebisnis yang
dekat dengan Yeltsin. Pebisnis yang mendadak kaya raya tanpa
usaha dan upaya yang besar tersebut dijuluki Oligarki. Yeltsin
berinisiatif untuk merancang strateginya dengan berkiblat ke barat.
Yeltsin sendiri berusaha merangkul Amerika Serikat, mantan musuh
Uni Soviet dalam Perang Dingin, untuk menjalankan demokrasi ala
Barat.
Pada 31 Desember 1999, Yeltsin mundur dari jabatannya
karena polularitasnya sangat menurun hingga hanya 2%. Pada bulan
Mei 2000, pemilu diadakan di Rusia dan dimenangkan oleh
Vladimir Vladimirovich Putin dengan suara 52%.

4. Vladimir Putin

Vladimir Putin
Vladimir Putin lahir pada tanggal 7 Oktober 1952 di
Leningrad dan beragama Kristen Ortodoks, saat itu agama
keluarganya masih disembunyikan oleh keluarganya. Putin juga
pernah mengatakan, “Saya berasal dari keluarga biasa, dan beginilah
saya hidup untuk waktu yang lama, hampir seluruh hidup saya. Saya
hidup sederhana, sebagai orang normal dan selalu memelihara
hubungan,”

Sebelum tamat SMA, dia sudah kepikiran ingin bekerja


sabagai intelijen. Di kemudian pergi ke Kantor Humas KGB untuk
mengetahui bagaimana cara menjadi anggota KGB. Dikatakan
padanya bahwa untuk menjadi anggota KGB, dia harus menjadi
tentara terlebih dahulu atau dia menyelesaikan kuliahnya di Fakultas
Hukum. Setelah itu, dia kuliah di Fakultas Hukum Universitas
Negeri Leningrad dari tahun 1970-1975. Setelah lulus dari
Universitas Negeri Leningrad, Putin ditugaskan di lembaga
keamanan negara. Dia menghabiskan waktu selama 6 bulan bekerja
di devisi kontra-intelijen. Setelah melalui beberapa pelatihan, dia
langsung dikirim ke Jerman.
Pada tahun 1985-1990, Vladimir Putin bekerja di kantor di
Dresden, Jerman Timur. Selama bekerja, dia dipromosikan ke
pangkat Letkol dan posisi Asisten Senior untuk kepala departemen.
Dia juga mendapat medali perunggu dari Republik Demokratik
Jerman, atas Layanan Setia kepada Tentara Rakyat Nasional. Setelah
itu, dia pulang ke Leningrad dan menjadi Asisten Rektor Universitas
Negeri Leningrad dalam urusan Hubungan Internasional.
Pada tahun 1991, dia pensiun dari KGB dan beralih sebagai
politisi di kampung halamannya Leningrad (St. Petersburg). Pada
tahun 1996, dia pindah ke Mokow dan bergabung dengan
Pemerintahan Presiden Boris Yeltsin. Pada bulan Agustus 1999, dia
ditunjuk sebagai Perdana Menteri Pemerintahan Rusia yang ditawari
Boris Yeltsin kepadanya.
Pada tanggal 31 Desember 1999, Boris Yeltsin mundur dari
kursi Kepresidenan, dan Putin yang mengambil alih sebagai
Pelaksana Tugas hingga diadakannya Pemilu. Vladimir Putin ikut
mencalonkan diri dan menang dengan perolehan suara sebanyak
52%. Dari sini lah sepak terjang Putin dan menggunakan skill
strateginya untuk menyingkirkan sampah-sampah manusia (Yahudi
Zionis) dari Pemerintahan Federasi Rusia.
Politik kekuasaan Vladimir Vladimirovich Putin telah
menimbulkan suatu permasalahan baru di Kremlin, khususnya
masalah untuk oligarki. Pada pertengahan Semptember, Vladimir
Putin mengumumkan rencana perombakan sistem politik di
negaranya, dengan sentralisasi kekuasaan di Kremlin.
Tentunya, Putin tidak melakukan misinya ini sendiri. Tidak
mungkin menjalankan suatu misi yang besar dan dapat dikatakan
merubah sebagian besar kebudayaan yang telah tertanam di suatu
tempat sendirian. Ia dibantu oleh orang-orang yang mendukung
misinya tersebut, yang disebut dengan Siloviki (Istilah “Siloviki”
(power man), yang berarti petugas dari kekuasaan dan lembaga
hukum, baik yang aktif maupun mantan, mendapat sirkulasi yang
luas di bawah Vadimir Putin).
Sebagian besar anggota Siloviki memang berasal dari eks
KGB (Комитет Государственной Безопасности), tetapi bukan
berarti semua anggota Siloviki adalah eks KGB. Anggota Siloviki
juga berasal dari kaum yang pro-pasar, internasionalis, sipil, dan juga
dari pebisnis dan para ekonom. Hanya saja ada satu syarat untuk
menjadi anggota Siloviki, yaitu misi mereka harus demi “Rusia
Besar."
Langkah yang diambil oleh Vladimir Putin sangat ekstrim,
karena pada saat itu oligarki menguasai sebagian besar perusahaan-
perusahaan di Rusia. Misalnya seperti yang telah dijelaskan di atas,
secara mengejutkan Mikhail Khodorkovsky (Zionis Yahudi
Rusia), orang terkaya di Rusia (menurut Forbes: 2004) dijebloskan
ke dalam penjara selama 10 tahun atas tuduhan penipuan dan
penggelapan pajak.
Mikhail Khodorkovsky
Dengan penangkapan Khodorovsky, Vladimir Putin secara
perlahan menempatkan siloviki di dalam pemerintahan Rusia.
Setelah itu, siloviki mulai bekerja agar oligarki terhempas dari dalam
pemerintahan Rusia, sehingga yang betugas di dalam pemerintahan
hanya orang-orang yang pro Putin.
Siloviki adalah orang-orang terdekat Putin, yang sebagian
besar adalah mantan anggota KGB dan juga sekelompok perwira
intelejen yang memegang kekuasaan besar di dalam Kremlin. Orang
yang sangat dipercaya oleh Putin seperti Igor Sechin, Sergei
Ivanov, dan Nikolai Patrushev, yaitu siloviki yang memegang
posisi teratas di dalam Kremlin dan departemen pemerintahan.
Ketiganya mempunyai hubungan yang sangat dekat dengan presiden
dan satu sama lain.

Igor Sechin
Sergei Ivanov
Nikolai Patrushev
Sebenarnya, sebelum menjadi Presiden Federasi Rusia, Putin
juga mempunyai kedekatan dengan oligarki. Tetapi, setelah menjadi
Presiden Federasi Rusia, Putin mulai menjauh dari oligarki dan mulai
mencanangkan kebijakan-kebijakan yang menyudutkan oligarki. Hal
ini terjadi karena Putin mengetahui bahwa oligarki adalah orang-
orang yang hanya peduli terhadap kepentingan politik mereka
sendiri, tanpa memikirkan kondisi negaranya.
Vladimir Putin juga sempat mengatakan di depan kalangan
Yahudi dalam pidatonya bahwa Uni Soviet dan ideologi Komunis
adalah proyek Yahudi Zionist. Dia mengatakan kalau 80-85% orang-
orang yang menjabat dalam pemerintahan Soviet genereasi pertama
adalah Yahudi Bolshevik. Orang-orang Yahudi yang dipengaruhi
ideologi palsu ini telah menangkap dan menindas pemeluk agama
Yahudi, Kristen, Islam dan pemeluk agama lainnya, mereka tidak
membeda-bedakannya. Putin sangat berterima kasih kepada Tuhan
kalau ideologi itu akhirnya runtuh.

Sumber dari thesaker.is


Oleh karena itu, Putin sangat menyadari masa lalu tersebut
dan dengan keberanian dan kejujuran intelektual, dia mengingatkan
umat Yahudi Rusia akan hal ini. Fakta penting lainnya tentang
hubungan Rusia dan Israel adalah imigrasi Yahudi Rusia ke Israel.
Berikut poin-poin dan faktor penting:
1. Imigrasi Yahudi Rusia ke Israel memungkinkan bagi orang-
orang Yahudi Rusia meninggalkan Rusia. Sebaliknya,
sebagian mereka yang tidak ingin pergi boleh memilih. Ini
berarti bahwa sebagian besar Yahudi Rusia yang dibenci
orang Kristen Rusia telah meninggalkan Rusia. Mereka yang
memutuskan untuk tetap tinggal di Rusia karena mereka
menganggap Rusia adalah rumah mereka.
2. Sebagian besar (sekitar 20%) orang yang disebut “Yahudi”
yang meninggalkan Rusia sebenarnya bukan Yahudi sama
sekali, termasuk beberapa dari mereka yang menetap di
Israel. Sebenarnya ketika terjadi kesulitan ekonomi dan
sosial di era Brezhnev dan Yeltsin, membuat orang Rusia
non-Yahudi menyamar sebagai Yahudi hanya demi
bermigrasi ke Israel. Jadi ada banyak orang Rusia asli yang
berada di Israel.
3. Akibat dari migrasi besar ini, ada banyak hubungan personal
antara individu dan keluarga yang hidup di Israel dan Rusia.
Maka dari itu, ketika Irak atau Hizbullah menghujani Israel
dengan roket, ada beberapa orang Rusia yang secara pribadi
prihatin dengan rekan-rekan mereka yang ada di Israel,
meskipun mereka tidak selalu menyetujui politik Israel.
4. Mafia di Rusia, dalam kenyataanya, sebagian besar adalah
Mafia Yahudi Rusia. Hal ini juga berlaku di Barat. Di Rusia
ada gangster Yahudi, tapi bukan gerombolan Yahudi seperti
itu. Gangster Rusia dan Yahudi terkenal akrab dan juga
menciptakan hubungan “bisnis” yang kuat antara Oligarki
Rusia dan Israel.
5. Di era Yeltsin, Negara Rusia diperintah secara de facto oleh
apa yang disebut semibankirshchina atau “Seven Bankers”.
Mereka ini adalah bankir teratas Rusia yang memiliki sekitar
50% ekonomi seluruh Rusia. Mereka semua adalah Yahudi,
kecuali Potanin.
6. Selama tahun-tahun Yeltsin, sebagian besar anggota
pemerintah, terutama penasehat mereka adalah orang
Yahudi. Orang Yahudi Rusia ini juga menguasai hampir
semua media mainstream. Berikut daftar nama-nama Yahudi
yang sempat menguasai Negara Federasi Rusia.
Daftar-daftar Zionis Yahudi Russia yang sempat berkuasa
dan ingin disingkirkan oleh Vladimir Putin dari pemerintahan:
The oligarchs are Jews in order to ensure the re-election of
Boris Yeltsin in the next term in the 1996 presidential election:
1991 – 1999 Boris Yeltsin (Eltsin – Jew married to a Jew).
 Naina Yeltsin – a Jew.
 Adviser to the President on economic issues – Livshits –
JEW.
 During all the time of Yeltsin’s rule (1991-1999) the
majority of his advisers were Jewish.
 Head of Presidential Administration Filatov, Chubais,
Voloshin, the daughter of the President (a new position of
the Jewish authorities), Tatyana Dyachenko (by Jewish law –
Halacha, as the daughter of a Jewish – a Jew) .- All the Jews.
GOVERNMENT
All key ministers – JEWS:
 Economy Minister – Yasin – Jew
 Zam. Minister of Economy – Urinson – Jew
 The Minister of Finance – Panskov – Jew
 Zam. Minister of Finance – Vavilov – Jew
 Chairman of the Central Bank – Paramonov – Jew
 Minister of Foreign Affairs – Kozyrev – Jew
 Minister of Energy – Shafranik – Jew
 Minister of Communications – Bulhak – Jew
 Minister of Natural Resources – Danilov– Jew
 Minister of Transport – Efimov – Jew
 The Minister of Health – Nechayev – Jew
 Minister for Science – Saltykov – Jew
 Minister of Culture – Sidorov – Jew
 Mass Media Chairman of the Media – Rodents – Jew
PRESS (Media)
 “News” – Golembiovskiy – Jew
 “Komsomolskaya Pravda” – Fronin – Jew
 “Moskovsky Komsomolets” – Gusev (Drabkin) – Jew
 “Arguments and Facts” – Starks – Jew
 “Work” – Potapov – Jew
 “Moscow News” – Karpinski – Jew
 “Kommersant” – Yakovlev (Ginsburg) – Jew
 “New Look” – Dodolev – Jew
 “Nezavisimaya Gazeta” – Tretyakov – Jew
 “Evening Moscow” – Lisin – Jew
 “Literary Newspaper” – Udaltsov – Jew
 “Publicity” – Izyumov – Jew
 “Interlocutor” – Kozlov – Jew
 “Rural Life” – Kharlamov – a Jew.
 “Top Secret” – Borovik – Jew.
 Television and radio: TV and Radio, “Ostankino” – A.
Yakovlev – a Jew.
 Russian TV and Radio Company – Poptsov – Jew.
1996-1999 GG - “Seven bankers”.
All Russian finance concentrated in the hands of the Jews.
A country ruled by seven bankers (“seven bankers”):
1. Aven – Jew
2. Berezovsky – a Jew,
3. Gusinsky – a Jew,
4. Potanin (Potanin on different data).
5. Smolensk – Jew
6. Friedman – a Jew,
7. Khodorkovsky – a Jew.
8. Roman Abramovich
Daftar nama-nama diatas terlihat familiar bukan dengan
pihak yang menguasi Uni Soviet pada tahun 1917-1939? Silahkan
tanya sendiri kepada Prof. Google. 
Beberapa hasil yang dicapai Federasi Rusia sejak Vladimir Putin
menjabat:
 Konsolidasi lembaga pemerintah dan pembentukan ruang
hukum bersama, yang merupakan langkah pertama untuk
mengatasi krisis sistemik Rusia.
 Orientasi sosial. Putin menjelaskannya sebagai “kebijakan
investasi dalam masyarakat, dan karenanya, dalam masa
depan Rusia.” Kebijkan pemerintah fokus pada peningkatan
standar hidup rakyat Rusia. Hasilnya jelas, 40.000 unit lebih
peralatan diagnostik dan 13.000 Ambulans telah dibeli, 90%
lebih para ibu menerima jaminan melahirkan (birth
vouchers); perawatan medis gratis telah disediakan untuk 1,3
juta perempuan dan 300.000 lebih anak-anak; 1,2 juta anak
yang baru lahir diperiksa untuk 5 penyakit bawaan; 300.000
pasien diberikan medis berteknologi tinggi.
 Stabilisasi situasi di Chechnya. Konsolidasi dan reformasi
militer. Mencegah disintegrasi negara republik tersebut.
Mengakhiri perang di Kaukasus Utara. Menangani
separatisme dan pembinanya, yakni terorisme internasional.
 Membangkitkan kembali pelatihan fisik dan olahraga.
Setelah bertahun-tahun bidang ini dilemahkan. Mulai
menerapkan program federal pada perkembangan olahraga
dan pelatihan fisik untuk tahun 2006-2015, yang
menyediakan pembangunan 4.000 Fasilitas olahraga,
kebanyakan ada di kota-kota kecil dan desa-desa.
 Menerapkan hukum anti-Gay, yakni mendenda bagi orang
yang “menyebarkan” (mempropagandakan) hal-hal
mengenai LGBT. Sehari setelah diterapkan, puluhan orang
ditahan setelah parade gay-pride di St. Petersburg. Segala
macam protes muncul dari pihak yang pro-LGBT, namun
Putin menanggapinya dengan menyatakan, “Kami harap
negara lain tidak ikut campur dalam urusan negara kami
yang menentang gay.”
 Rusia juga melarang produk-produk GMO jika terbukti
merusak kesehatan manusia dan lingkungan. Dan akan
menerapkan denda bagi yang melanggar, sekitar $160-$780
untuk pejabat dan sekitar $1,600-$7,800 untuk badan hukum.

Sumber:
Alfred Hitchcock – The Synagogue of Satan
Kekaisaran Rusia | https://id.wikipedia.org/wiki/Kekaisaran_Rusia
Alexander II | https://en.wikipedia.org/wiki/Alexander_II_of_Russia
Alexander III |
https://en.wikipedia.org/wiki/Alexander_III_of_Russia
Uni Soviet | https://id.wikipedia.org/wiki/Uni_Soviet
Biography Vladimir Putin | http://en.putin.kremlin.ru/bio
Siloviki Sebagai Alat Politik Vladimir V. Putin Dalam
Pengambilalihan kekuasaan Oligarki di Dalam Pemerintahan Rusia |
http://www.kompasiana.com/ferdijuliaschandra/siloviki-sebagai-alat-
politik-vladimir-v-putin-dalam-pengambilalihan-kekuasaan-oligarki-
di-dalam-pemerintahan-rusia_552e29c06ea834c5118b45a4
Putin and Israel – a complex and multi-layered relationship |
http://thesaker.is/putin-and-israel-a-complex-and-multi-layered-
relationship/
Putin does not rule out meeting with LGBT representatives before
the Sochi Olympics | http://tass.com/russia/700091
Russia's domestic policy under Vladimir Putin: achievements and
failures | https://sputniknews.com/analysis/20080229100334445/
Putin Signs Law Prohibiting Production of Genetically Modified
Products | https://sputniknews.com/russia/201607041042434042-
russia-gmo-production-ban/
Federation Council Approves Bill Banning GMO Products in Russia
| https://sputniknews.com/russia/201606291042182714-gmo-russia-
ban/
Ad Dukhan: Nuclear Winter – Musim Guguran Nuklir
Nuclear Winter adalah teori mengenai perubahan iklim
global yang terjadi karena efek perang nuklir skala besar atau perang
nuklir terbuka antara Amerika Serikat (AS) dan Barat melawan
Rusia dan sekutunya. Dalam terminologi Bahasa disebut sebagai
Jaman Es akibat perang nuklir.
Teori ini dibuat oleh beberapa ilmuwan AS atas inisiatif
mereka sendiri, dan kemudian diterbitkan dalam jurnal ilmiah oleh
Dr. Carl Sagan, cendekiawan astrofisika AS. Beberapa ilmuwan dari
negara lain juga meneliti masalah ini dengan inisiatif mereka sendiri,
diantaranya dari Rusia dan Inggris. Hasil penemuan mereka mirip
dengan hasil Nuclear Winter oleh Dr. Carl Sagan.
Dr. Carl Sagan dan teman-temannya telah membuat program
simulasi komputer yang dapat menggambarkan sebaran asap nuklir
di seluruh dunia. Data-data diperoleh dari data-data uji coba senjata
nuklir yang telah terjadi. Sebaran asap ini akan menutupi cahaya
matahari dan implikasinya adalah turunnya suhu global.
Nuclear winter adalah teori yang belum terbukti karena
pembuktian tidak memungkinkan yaitu meledakkan bumi dengan
senjata nuklir. Semua kesimpulan dalam teori ini diambil dari
pengolahan data oleh program komputer.
Efek Ledakan Nuklir
Efek dari ledakan nuklir ditentukan oleh beberapa variabel;
jenis bom nuklir, kekuatannya, ketinggian bom dari permukaan tanah
ketika diledakkan, kondisi cuaca, dan jenis sasaran. Namun demikian
dari uji coba senjata nuklir dan insiden di Hiroshima dan Nagasaki,
maka karateristik ledakan senjata nuklir adalah sebagai berikut:
Gelombang Sinar Ultraviolet
Produk pertama dari ledakan nuklir adalah rambatan
gelombang sinar ultraviolet. Bagi yang melihatnya pada jarak yang
dekat dengan titik ledakan akan menyebabkan kebutaan sedangkan
dari jarak jauh menyebabkan kebutaan sementara. Sengatan
ultraviolet ini terjadi selama sepersepuluh (1/10) detik, sekejap
setelah bom diledakkan.
Gelombang elektromagnetik
Hasil kedua dari ledakan nuklir adalah gelombang
elektromagnetik yang menyebar ke segala arah. Walaupun
gelombang elektromagnet ini sama dengan gelombang listrik, radio
dan televisi, namun muatannya jutaan kali lebih kuat. Sengatan
gelombang elektromagnetik terjadi selama seperseribu (1/1000)
detik.
Sengatan ini akan menyebabkan gangguan pada listrik,
radio, televisi, radar, komputer dan lain-lain. Semua piranti tadi tidak
berfungsi. Dalam perang nuklir terbuka, maka hampir seluruh
penjuru negeri akan mengalami kegagalan listrik. Hal ini akan
melemahkan infrastruktur dan moral baik bagi rakyat maupun
militer.
Bagi mereka yang dekat dengan titik ledakan, dan pada saat
itu sedang memegang besi, pipa besi, kabel serta logam penghantar
lain, maka mereka akan mati tersengat tegangan tinggi. Jika ledakan
nuklir terjadi di ketinggian 20 mil di atas permukaan bumi, maka
efek sengatan elektromagnet ini akan terjadi di sepanjang benua, dan
terjadi dalam sekejap karena gelombang elektromagnetik berjalan
secepat cahaya.
Panas
30% energi dari bom nuklir adalah panas. Ketika meledak
maka akan tercipta bola api sepanas matahari. Untuk daya ledak 1Mt
(mega ton), tercipta bola api berdiameter 3km, sedangkan nuklir
taktis 12,5Kt (kilo ton) menciptakan bola api berdiameter 0,5km.
Semua benda yang berada di dalam lingkaran bola api atau
dekat dengan lingkaran bola api akan meleleh dan menguap. Orang
yang berada 10km dari bola api akan terkena luka bakar tingkat 3.
Bola api akan memancarkan gelombang panas yang tak
terlihat. Gelombang panas ini akan membakar benda-benda yang
dilaluinya, termasuk manusia di dalam dan di luar rumah atau yang
berada di dalam bunker bawah tanah. Proses yang terjadi sama
seperti cara kerja oven dan microwave.

Ledakan
50% energi yang terkandung dalam bom nuklir keluar saat
ledakan terjadi. Ledakan terjadi seperti gelombang laut, terjadi
dengan lambat. Untuk daya ledak 12,5Kt seseorang yang berdiri 3km
dari titik ledakan akan melihat bola api, terbakar gelombang panas,
dan akhirnya terkena ledakan dan radiasi. Setelah 2 detik, gelombang
ledakan menerpanya dan dia mendengar bunyi ledakan.
Radiasi
Ionisasi radiasi adalah 15% energi dari bom nuklir. Tidak
seperti ledakan dan efek fisik lainnya. Radiasi tidak kasat mata.
Radiasi dapat dilihat melalui piranti pengukur radiasi. Kita dapat
teriritasi hingga mati tanpa mengetahuinya. Dan lebih dari itu, radiasi
menurun kepada anak-anak yang dilahirkan. Radiasi menjadi
penyebab kematian utama dari ledakan nuklir. Hal ini karena
sebarannya yang luas melalui asap nuklir yang menyebar ke seluruh
penjuru dunia. Jatuhan partikel asap nuklir yang mengandung radiasi
disebut ‘nuclear fall out’.
Skenario Nuclear Winter Implikasi dari Perang Nuklir Terbuka
2600 senjata nuklir (dalam status waspada) milik Amerika
Serikat (AS) dan Rusia diluncurkan oleh kedua belah pihak dalam
waktu 1-3 menit ke beberapa target di AS, Eropa dan Rusia. Dan
juga kemungkinan kepada target-target lain yang dianggap strategis,
seperti; pangkalan militer AS di Jepang, Korea Selatan, Pulau Guam
(Samudra Pasifik), Pulau Diego Garcia (Samudra Hindia),
Singapura, Philipina, Australia, Uni Emirat Arab, Arab Saudi,
Jordania, Afghanistan, Iraq, dll. Pangkalan militer Rusia di
Venezuela, Cuba, dan Suriah. Pangkalan militer China di China
daratan, di Gwadar Pakistan, dll.
7600 senjata nuklir milik AS dan Rusia (dalam status
waspada) diluncurkan dalam gelombang kedua dalam rangka balasan
dari serangan pertama.
Ratusan kota-kota besar di AS, Eropa dan Rusia terbakar
dalam badai api besar yang kemudian menjalar ke daerah urban
seluas ratusan ribu kilometer persegi.
150 milyar ton asap dari pembakaran global tadi naik
melewati awan hingga masuk ke dalam lapisan stratosfer yang
kemudian dengan cepat menyebar ke seluruh dunia dalam bentuk
awan tebal stratosferis. Awan tebal itu akan menyerap panas dari
sinar matahari dan juga memantulkan sinar matahari ke luar angkasa.
75% sinar matahari tidak bisa masuk ke permukaan bumi di belahan
bumi utara sedangkan 25% di belahan bumi selatan.
Implikasinya adalah turunnya suhu global dimana bumi
menjadi dingin dan lebih dingin melebihi jaman es 18000 tahun yang
lalu. Penurunan suhu melebihi 20 derajat Celcius di Amerika Utara,
30 derajat di Eurasia, termasuk di daerah-daerah pertanian. Asap
tebal dari 150 milyar ton menyebabkan suhu dingin minimum di
bawah titik dingin selama 1 sampai 3 tahun di daerah pertanian di
belahan bumi utara. Beku di malam hari akan terjadi dimana
tanaman palawija tidak bisa tumbuh.
Tidak akan ada lagi musim panen untuk beberapa tahun.
Sinar ultraviolet yang sangat berbahaya akan mencapai permukaan
bumi karena kerusakan lapisan ozon akibat ledakan nuklir. Jatuhan
radiasi asap nuklir akan terjadi secara besar-besaran baik di lokasi
ledakan (lokal) maupun secara global karena asap yang terbawa
angin di lapisan stratosfer. Sebagian besar jatuhan radiasi berisi
isotop-isotop yang berumur lama karena reaktor-reaktor nuklir juga
menjadi sasaran.
Akan tercipta asap besar yang menyentuh permukaan bumi
karena pabrik-pabrik kimia, penyulingan minyak, dan yang lainnya,
meledak akibat rambatan gelombang panas dari ledakan nuklir yang
terjadi. Jatuhan asap radiasi yang bercampur dengan asap kimia serta
pancaran ultraviolet menyebabkan sebagian besar makhluk hidup
menjadi punah. Ekosistem di darat dan laut runtuh.
Suhu global per daerah bisa dilihat di gambar ini. Ini adalah
gambaran asap sebulan setelah perang nuklir terbuka.
Dampak dan Konsekuensi Setelah Perang Nuklir
1. Resiko genetik: mutasi, cacat genetik lahir akan mewarnai
tragedi kemanusiaan selama berabad-abad setelah perang
nuklir.
2. Lingkungan hidup: kompleksitas dan kemandirian sistem
ekologi dan keseluruhan biosfer menjadi tak menentu dan
sumber dari kontroversi. Kemampuan ekologi dalam
mendukung kehidupan manusia bisa runtuh.
3. Ekonomi: peradaban modern saat ini akan tereduksi menjadi
jaman batu. Sistem perekonomian modern yang
berlandaskan teknologi akan runtuh total. Sehingga akan
terjadi kerusuhan global dan kelaparan global karena
teknologi telah memisahkan manusia dari cara-cara hidup
yang alami.
4. Internasional: terjadi perubahan geopolitik di mana dominasi
Barat akan berakhir.
5. Kesehatan: ilmu kesehatan modern berbasis teknologi akan
hilang. Sedangkan manusia telah meninggalkan cara-cara
kesehatan yang lama.
6. Populasi manusia: Setidaknya 1 milyar manusia akan mati
saat ledakan terjadi secara terus-menerus dan 3-5 milyar
manusia akan mati dari dampak tidak langsung perang nuklir
terbuka.
7. Sosial: tatanan sosial akan berubah secara radikal. Pusat
kekuasan mengecil menjadi unit-unit desa mandiri.
Pembantaian besar-besaran terhadap mereka-mereka yang
dulunya pemegang status dan pemimpin.
8. Psikologi: perubahan tatanan secara radikal dan drastis
menyebabkan mayoritas manusia kehilangan logika dan
kewarasannya. Orang tradisional dapat hidup di zaman
modern namun sebaliknya tidak, sedangkan saat ini, orang-
orang hidup di dalam modernitas.
9. Kepunahan umat manusia.
Teori ‘nuclear winter’ telah dibantah oleh pemerintahan AS
dan Barat. Namun perihal ini ada di dalam Injil, Al-Qur’an dan
prediksi-prediksi lisan dan tulisan dari masa lalu. Terminologi
perang terbesar sepanjang sejarah manusia dimana kebenaran
melawan kebatilan disebut Armageddon di dalam Injil, Mahabarata
di Kitab Hindu dan Al Malhama dalam Islam.
Tak ada suatu negeri (kota) pun, melainkan Kami membinasakannya
sebelum hari kiamat atau (jika ada penduduknya yang lolos) Kami
azab dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah
tertulis di dalam kitab [Lauh Mahfuzh]. Surah Banu Israil (Al Isra)
Ayat 58
Sebuah fase sebelum hari Kiamat atau waktu berakhir adalah
fase akhir zaman. Di akhir zaman Allah SWT akan menghancurkan
seluruh kota, dimana jika ada penduduknya yang lolos maka akan
diazab dengan penderitaan yang lebih berat. Kota-kota itu akan
hancur dalam gelombang pertama dan kedua serangan nuklir antara
kedua belah pihak. Sedangkan bagi yang selamat, maka penderitaan
yang berujung dengan kematian sekarat melalui jatuhan asap nuklir
global yang akan menimpa mereka. Azab pertama adalah kehancuran
dari perang nuklir dan azab kedua yang lebih berat adalah dampak
perang nuklir yaitu nuclear winter, sebaran radiasi secara global
melalui jatuhan asap nuklir, bagi mereka-mereka yang selamat dari
azab pertama.
Nuclear Winter diterangkan secara eksplisit oleh Al-Qur’an,
yaitu di Surah Ad Dukhan, dan mungkin kita seharusnya
menggunakan terminologi Al-Qur’an mengenai hal ini, yaitu Ad
Dukhan dan bukan Nuclear Winter.
Maka tunggulah hari ketika langit membawa asap yang nyata. (10)
yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih. (11) [Mereka
berdo’a]: “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu.
Sesungguhnya kami akan beriman.” (12) Bagaimanakah mereka
dapat menerima peringatan, padahal telah datang kepada mereka
seorang rasul yang memberi penjelasan, (13) kemudian mereka
berpaling daripadanya dan berkata: “Dia adalah seorang yang
menerima ajaran [dari orang lain] lagi pula seorang yang gila. (14)
Sesungguhnya [kalau] Kami akan melenyapkan siksaan itu agak
sedikit sesungguhnya kamu akan kembali [ingkar]. (15) [Ingatlah]
hari [ketika] Kami menghantam mereka dengan hantaman yang
keras. Sesungguhnya Kami adalah Pemberi balasan. (16) Surah Ad
Dhukan Ayat 10-16
.
Berikut adalah petikan dari Injil mengenai Al Malhama dan
Ad Dukhan yang juga digambarkan secara eksplisit dengan
penjelasan mengenai datangnya Al Malhama dengan tanda yang
berbeda namun harmonis dengan Al Qur’an dan peristiwaperistiwa
saat ini.
Matius 24:1-51
Bait Allah akan diruntuhkan (Masjid Al Aqsa akan
diruntuhkan)
24:1 Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka
datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada
bangunanbangunan Bait Allah.
24:2 Ia berkata kepada mereka: “Kamu melihat semuanya itu? Aku
berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batupun di sini akan
dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan
diruntuhkan.”
Permulaan penderitaan
24:3 Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-
murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia.
Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi
dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?
24:4 Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada
orang yang menyesatkan kamu!
24:5 Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku
dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak
orang.
24:6 Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang
perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab
semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.
24:7 Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan
melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai
tempat.
24:8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan
menjelang zaman baru.
24:9 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu
akan dibunuh p dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-
Ku,
24:10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling
menyerahkan dan saling membenci.
4:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak
orang.
24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih
kebanyakan orang akan menjadi dingin.
24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan
selamat.
24:14 Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia
menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba
kesudahannya.”
Siksaan yang berat dan Mesias-mesias palsu
24:15 10 “Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di
tempat kudus,
24:16 maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke
pegunungan.
24:17 Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia
turun untuk mengambil barang-barang dari rumahnya,
24:18 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk
mengambil pakaiannya.
24:19 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan
bayi pada masa itu.
24:20 Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh
pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.
24:21 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti
yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan
yang tidak akan terjadi lagi.
24:22 Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala
yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena
orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.
24:23 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias
ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.
24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul
dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-
mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-
orang pilihan juga.
24:25 Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu
kepadamu.
24:26 Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang
gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam
bilik, janganlah kamu percaya.
24:27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan
melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak
kedatangan Anak Manusia.
24:28 Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun.”
Kedatangan Anak Manusia Perumpamaan tentang pohon ara.
24:29 “Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi
gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan
dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.
24:30 Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan
semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak
Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala
kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan
meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan
mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi,
dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.
24:32 Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara :
Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu
tahu, bahwa musim panas sudah dekat.
24:33 Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah,
bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.
24:34 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan
berlalu, sebelum semuanya ini terjadi.
24:35 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan
berlalu.
24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu,
malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa q
sendiri .”
Nasihat supaya berjaga-jaga.
24:37 “Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula
halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
24:38 Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu
makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari
Nuh masuk ke dalam bahtera,
24:39 dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang
dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak
pada kedatangan Anak Manusia.
24:40 Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang
akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan 19;
24:41 kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu
kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.
24:42 Karena itu berjaga-jagalah 20 , sebab kamu tidak tahu pada
hari mana Tuhanmu datang.
24:43 Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana
pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga,
dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
24:44 Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak
Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.” Perumpamaan
tentang hamba yang setia dan hamba yang jahat
24:45 “Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh
tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan
pada waktunya?
24:46 Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan
tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
24:47 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan
mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.
24:48 Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam
hatinya:
24:49 Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-
hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk,
24:50 maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak
disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya,
24:51 dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan
orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan
gigi. ”
Orang dewasa saat ini di Amerika Serikat dan Eropa
mengetahui Nuclear Winter. Prosedur penanganan perang nuklir
ditayangkan di media massa AS dan Eropa saat mereka masih
remaja, yaitu di tahun 80-an. Untuk remaja saat ini, film-film
Hollywood selalu didominasi dengan tema malapetaka global,
bencana alam, senjata pemusnah massal, hidup di zaman kehancuran
(Resident Evil), dan seterusnya.
Subjek ini juga ada di game digital populer seperti bertani,
membangun peradaban dari nol, perang dengan pedang dan panah,
perang terbuka dan bertahan hidup, dan seterusnya.
Berikut video di bawah ini mengenai aktifitas infantry Russia dalam
mengadakan latihan perang dalam kondisi Ad Dukhan atau Nuclear
Winter:
https://www.youtube.com/watch?v=jUWDaTYRXw8
Gambar di bawah ini adalah Global Seed Fault yaitu sebuah
bangunan yang sangat luas dan berfungsi sebagai gudang
penyimpanan bibit berbagai macam tanaman dari seluruh dunia
dalam persiapan kaum Zionist dalam menghadapi Nuclear Winter.
By: Angkoso Nugroho | http://kampungmuslim.org/ad-dukhan-
nuclear-winter/