Anda di halaman 1dari 4

Cara Kerja Mesin Diesel Turbo Intercooler

dan Aftercooler
By Dunia MaritimPosted on
Cara kerja mesin diesel turbo intercooler – Turbo atau turbocharger merupakan salah satu bagian
penting mesin diesel yang berfungsi memberikan asupan tambahan udara kedalam ruang bakar.
Dengan adanya udara tambahan yang dimasukkan kedalam ruang bakar selama proses pembakaran
ini, pembakaran mesin diesel akan menjadi lebih sempurna sehingga dapat menambah daya yang
dihasilkan.
Turbo intercooler merupakan sebuah cooler (pendingin) yang juga sering disebut CAC (charge air
cooler) yang berfungsi menurunkan temperatur udara hasil proses turbocharger sebelum digunakan
untuk proses pembakaran diesel.

Cara Kerja Mesin Diesel Turbo Intercooler


Perbedaan intercooler dan after cooler
Secara fungsi, intercooler dan aftercooler merupakan alat yang sama dengan fungsi yang sama yaitu
mendinginkan udara sebelum digunakan untuk proses pembakaran. Lalu apa perbedaan keduanya?
Perbedaan istilah intercooler dan aftercooler digunakan pada mesin diesel yang menggunakan
turbocharger bertekanan tinggi seperti mesin diesel pada pesawat terbang. Turbocharger pada mesin
diesel pesawat menggunakan kompresor dua tingkat (2-stage compressor) sehingga dibutuhkan dua
kali pendinginan. Cooler (pendingin) yang diletakkan diantara kompresor pertama dan kedua
disebut sebagai intercooler, sedangkan cooler yang berada setelah kompresor kedua sebelum udara
masuk ke mesin disebut aftercooler.

Fungsi turbo intercooler


Turbo dan intercooler merupakan dua alat berbeda yang dipasang secara berurutan sehingga
menciptakan sebuah sistem pada turbocharger.
Udara yang masuk kedalam turbocharger melalui inlet kompresor memiliki tekanan yang cukup
tinggi sehinggga temperatur udara juga akan meningkat. Udara yang tersuhu tinggi ini jika masuk
kedalam mesin akan menyebabkan kerugian pada mesin diesel sehingga diperlukan sebuah
intercooler untuk menurunkan suhu udara tersebut. Selain menurunkan temperatur, intercooler juga
dapat meningkatkan jumlah atau kuantitas udara. Meningkatnya jumlah karena kerapatan udara
semakin meningkat akibat proses pendinginan tadi, sehingga pembakaran dalam ruang bakar dapat
terjadi lebih sempurna.

Fungsi intercooler pada mesin kapal


Tidak berbeda jauh dengan cooler pada mesin diesel kendaraan darat, intercooler pada mesin diesel
kapal juga memiliki fungsi dan cara kerja yang sama. Intercooler diletakkan diantara kompresor dan
inlet udara mesin yang bertujuan menurunkan temperatur udara pembakaran.
Cara kerja sistem

1. Turbocharger memiliki satu buah shaft yang menghubungkan antara turbin wheel dan
compressor wheel didalam turbocharger
2. Gas hasil pembakaran atau exhaust gas yang memiliki tekanan dan temperatur tinggi akan
keluar dari mesin setelah proses pembakaran melalui exhaust manifold mesin dan dialirkan
menuju turbin inlet
3. Exhaust gas bertekanan tinggi ini akan memutar turbin wheel, secara bersamaan compressor
wheel juga akan berputar sehingga menyebabkan udara luar masuk kedalam kompresor
seperti cara kerja kompresosor pada umumnya.
4. Udara yang masuk melalui kompresor ini selanjutnya dialirkan menuju cooler. Udara yang
masuk kedalam kompresor melalui compressor inlet kan mengalami peningkatan tekanan
dan temperatur sehingga diperlukan pendinginan.
5. Pendinginan dilakukan oleh cooler yang disebut intercooler/aftercooler/charga air cooler
sebelum masuk kedalam mesin. Proses pendinginan ini akan menurunkan temperatur udara
dan menyebabkan jumlah udara semakin banyak karena kerapatan molekul udara akan
semakin meningkat.
6. Udara yang telah mengalami penurunan suhu akan masuk kedalam ruang bakar mesin yang
digunakan untuk proses pembakaran pada setiap langkah mesin diesel
Melalui artikel ini, saya berharap anda dapat lebih memahami cara kerja mesin diesel turbo
intercooler serta dapat membedakan antara turbo intercooler dan aftercooler walaupun keduanya
memiliki fungsi yang sama.