Anda di halaman 1dari 6

TUTORIAL Minggu 2

STEP 1 : Terminologi
1. Maag : gejala penyakit yang menyerang
lambung karena terjadinya luka atau peradangan
pada lambung. Istilah awam (sindroma Dispepsia)
2. Endoskopi : tindakan dalam bedah untuk
memeriksa saluran pencernaan pasien
3. Serologi Helicobacter Pilori : uji diagnostik untuk
menguji dan medeteksi antibodi helicobacter
pylori dalam darah.

STEP 2 : Identifikasi Masalah


1. Apa yang menyebabkan Nn. Gastri mengeluhkan
nyeri ulu hati yang semakin sering dalam 5 hari
terakhir?
2. Apa hubungan Nn. Gastri seing telat makan, suka
makan pedas dengan keluhan yang dia rasakan?
3. Apakah perasaan cemas Nn. Gastri berhubungan
keluhannya?
4. Mengapa keluhan yang dirasakan Nn. Gastri
membuat dia sering merasakan nyeri dipunggung?
5. Bagaimana hasil interpretasi dari anamnesis yang
dilakukan?
6. Mengapa Nn. Gastri seing mengkonsumsi obat
penghilang nyeri dan BAB berwarna hitam?
7. Apa saja kemungkinan diagnosis penyakit Nn.
Gastri?
8. Mengapa dan apa tujuan dari pemeriksaan
endoskopi dan serologi helicobacter kepada Nn.
Gastri? Indikasi?
9. Mengapa dokter memberikan lansoprazol dan
sukralfat?

STEP 3 : Brainstorming
1. Apa yang menyebabkan Nn. Gastri mengeluhkan
nyeri ulu hati yang semakin sering dalam 5 hari
terakhir?
 Keluhan ada beberapa kemungkinan :
Ada tukak peptik : zat asam merusak permukaan
lambung dan usus kecil, jika ada luka akan
terasa sakit sekali. Penggunaan obat obatan
NSAID.
Pankreatitis : peradangan pada pankreas,
dirasakan sakit sampai ke punggung, sampai
muntah,. Ada gejala lain seperti nyeri pada
panggul, nyeri makin parah setelah makan
Kantung Empedu : sakit perut konstan, tinja
berubah warna, nyeri dada
kanker lambung
gastrititis : perut perih karena pola makan yang
tidak sesuai jadwal. Produksi asam semakin
tinggi. Ada juga karena infeksi.
Dispepsia : saluran cerna atas. Nyeri pada
epigastrium. Diikuti dengan melena berarti ada
perdarahan pada ligamentum teres.
2. Apa hubungan Nn. Gastri sering telat makan, suka
makan pedas dengan keluhan yang dia rasakan?
 Waktu pengosongan lambung jadi lama dari
biasanya. Bisa merusak lapisan lambung.
Makanan pedas menghasilkan zat bersifat tidak
baik pada lumen lambung, karena bersifat
korosif. Bersifat iritatif.
gerakan peristaltik terus tapi tidak ada nya
makanan.
3. Apakah perasaan cemas Nn. Gastri berhubungan
keluhannya?
 Bermasalah pada neuro, cemas akan
merangsang korteks adrenal, terus ke hipofisisi
anterior, produksi kortikotropin. Merangsang
korteks adrenal lain akan yang membuat
produksi asam lambung berlebih. Sehingga
dirasakan nyeri ulu hati.
4. Mengapa keluhan yang dirasakan Nn. Gastri
membuat dia sering merasakan nyeri dipunggung?
 Tergantung posisi, kalau ke punggung udah
semakin parah, biasa kena ke pankreatitis. Letak
nya di retroperitoneal.
5. Bagaimana hasil interpretasi dari anamnesis yang
dilakukan?
 Menunjukan sindroma dispepsia. Ada tipe nya
tipe non spesifik, tipe ulkus dan tipe
dismortilitas. Pada Nn. Gastri tipe non spesifik.
sindroma overlap, gejala sama. Ada perbedaan.
kasus refluks gastroesofageal, terjadi kerusakan
pada distal esofagus.
malam hari aktivitas tidak banyak, nyeri menjadi
lebih terasa. Ada hubungan dengan sifat saraf
otonom yg meningkat pada malam hari.
6. Mengapa Nn. Gastri sering mengkonsumsi obat
penghilang nyeri dan BAB berwarna hitam?
 Karena terjadi perdarahan pada saluran
pencernaan bagian atas.
obat NSAID akan mengurangi faktor defensif
yaitu prostaglandin. Mudah teriritasi, terjadi
tukak lambung. Terjadi perdarahan. BAB
berwarna hitam. Obat NSAID mengganggu
permebealitas mukosa. Gastropati (Karena obat)
7. Apa saja kemungkinan diagnosis penyakit Nn.
Gastri?
sudah
8. Mengapa dan apa tujuan dari pemeriksaan
endoskopi dan serologi helicobacter kepada Nn.
Gastri? Indikasi?
 Indikasi endoskopi : EGD indikasi yaitu kalau
sindroma dispepsia, dengan alarm simptoms.
Tujuan melihat bagian dari lumen. Dan untuk
biopsi, serta kultur helicobacter pylori.
serologi untuk mendeteksi helicobacter dalam
darah.
9. Mengapa dokter memberikan lansoprazol dan
sukralfat?
 Mengkonsumsi antasid, meredakan asam
lambung.
Lansuprazol : menghambat total pompa H.
sukralfat : sudah ada perdarahan, golongan
sitoprotektif, meningkatkan prostaglandin dan
melindungi mukosa lambung.
tidak diberi antibiotik karena tidak ditemukan
bakteri helicobacter.
PPI test : diberikan obat selama 4-8 minggu.
H2 Blocker.

STEP 4 :
STEP 5 :
1. Pengertian dan jenis inflamatori disorder dan infeksi
pencernaan
2. Epidemiologi
3. Etiologi
4. Patologi dan Patofisiologi
5. Gejala klinis
6. Pemeriksaan penunjang
7. Tatalaksana
8. Prognosis