Anda di halaman 1dari 3

Hal 11

a. Diet
Restriksi diet ditentukan oleh terapi yang diberikan. Sebagian besar pasien
memerlukan kortikosteroid, dan saat itu diet yang diperbolehkan adalah yang
mengandung cukup kalsium, rendah lemak, dan rendah garam. Misalnya, banyak
mengkonsumsi buah-buahan, sayuran dan juga biji-bijian. Selain itu juga perlu
mengkonsumsi protein secukupnya seperti daging sapi, unggas dan ikan yang
mengandung minyak omega. Kebutuhan nutrisi sangat penting bagi penderita lupus,
terutama agar tulang dan otot kuat. Salah satunya karena obat-obatan yang
dikonsumsi dapat membuat penderita mengalami osteoporosis, kondisi ini membuat
tulang mudah patah. Untuk itu disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang
mengandung tinggi kalsium, namun pilihlah yang rendah lemak atau bebas lemak.
Pasien disarankan berhati-hati dengan suplemen makanan dan obat tradisional.
b. Aktivitas
Pasien lupus sebaiknya tetap beraktivitas normal. Olahraga diperlukan untuk
mempertahankan densitas tulang dan berat badan normal. Tetapi tidak boleh
berlebihan karena lelah dan stress sering dihubungkan dengan kekambuhan. Pasien
disarankan untuk menghindari sinar matahari, bila terpaksa harus terpapar matahari
hurus menggunakan krim pelindung matahari (waterproof sunblock) setiap 2 jam.
Lampu fluorescence juga dapat meningkatkan timbulnya lesi kulit pada pasien SLE.
Beberapa tipe olahraga yang aman dilakukan oleh penderita lupus, yaitu : berenang
atau olahraga air, tai chi, yoga, senam aerobic dengan intensitas rendah. Sebelum
melakukan olahraga sebaiknya pasien diskusikan dengan dokter setiap pasien lupus
memiliki tingkat kekuatannya masing-masing, hal ini juga menentukan olahraga jenis
apa yang dapat dilakukan dan seberapa sering aktivitas tersebut dapat diterapkan.
I. Komplokasi
1. Vaskulitis
Vaskulitis adalah peradangan pada pembuluh darah yang menyebabkan
perubahan pada dinding pembuluh. Perubahan yang bisa terjadi pada dinding
pembuluh darah adalah penebalan, pelemahan, penyempitan, dan munculnnya
bekas luka.
2. Perikarditis
Perikarditis adalah kondisi jantung yang biasanya ditandai dengan peradangan
kantung disekitang jantung (perikardium). Jantung adalah organ berotot yang
terdiri dari otot jantung, yaitu jenis otot yang tidak ditemukan di tempat lain di
tibuh.
3. Myokarditis
Myokarditis merupakan kondisi peradangan pada myokardium. Myokardium
adalah lapisan tengah dinding jantung. Berbagai tanda dan gejala yang termasuk
nyeri dan ada irama jantung abnormal dapat disebabkan oleh kondisi ini.
4. Anemia Hemolitik
Anemia hemolitik adalah kondisi dimana hancurnya sel darah merah (eritroait)
lebih cepat dibandingkan pembentukannya.
5. Intra Vaskuler Trombosis
6. Hypertensi
Hypertensi adalah kondisi kronis dimana tekanan darah pada dinding arteri
meningkat.
7. Kerusakan Ginjal Permanen
Merupakan kondisi dimana ginjal seseorang mengalami kerusakan secara
mendadak, sehingga tidak bisa berfungsi.
8. Gangguan Pertumbuhan
Hal 13
Diagnosa keperawatan
1. Ketidakefektifan pola nafas b/d peningkatan produksi secret
2. Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer b/d penurunan komponen seluler
yang diperlukan untuk pengiriman oksigen/ nutrient ke sel
3. Kerusakan integritas kulit b/d gangguan pigmentasi
4. Hambatan mobilitas fisik b/d nyeri
5. Nyeri akut b/d inflamasi dan kerusakan jaringan
6. Ketidaseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh b/d hati tidak dapat
mensintesa zat-zat penting untuk tubuh
7. Risiko infeksi d/d leukopenia
8. Gangguan citra tubuh b/d perubahan fungsi barier kulit, penumpukan
kompleks imun.
9. Ansietas b/d perubahan besar status kesehatan