Anda di halaman 1dari 2

DIABETES MELLITUS

1. Definisi Diabetes Mellitus

Diabetes mellitus atau penyakit gula atau kencing manis adalah penyakit
yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang melebihi normal (hiperglikemia).
Hasil periksa gula darah menunjukkan nilai lebih dari 120mg/dl pada saat puasa,
lebih dari 180mg/dl sehabis makan pada saat puasa, lebih dari 200mg/dl pada
pemeriksaan sehari-hari atau sewaktu-waktu tanpa puasa.

2. Penyebab dan Faktor Resiko Diabetes Mellitus

a. Keturunan atau faktor genetik

Orang yang bertalian darah dengan orang yang mengidap diabetes


melitus lebih cenderung mengidap penyakit tersebut ketimbang dengan mereka
yang tidak memilikinya di dalam keluarga. Resikonya tergantung pada jumlah
anggota keluarga yang memiliki diabetes. Semakin banyak jumlah sanak saudara
yang mengidap diabetes, semakin tinggi resikonya. Ada resiko 5% bagi Anda
untuk mengidap diabates jika orang tua atau sodara kandung Anda mengidap
diabetes. Resikonya bisa meningkat menjadi 50% jika Anda kelebihan berat
badan.

b. Kegemukan

Hampir 80% orang yang terjangkit diabetes pada usia lanjut biasanya
kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan meningkatkan kebutuhan insulin
pada tubuh. Orang dewasa yang kegemukan memiliki sel-sel lemak yang lebih
besar pada tubuh mereka. Diyakini bahwa sel-sel lemak yang lebih besar tidak
merespons insulin dengan baik. Gejala-gejala diabetes mungkin bisa menghilang
seiring menurunnya berat badan.

c. Pola Makan Tidak Sehat

Makan-makanan yang terlalu banyak mengandung gula dan juga


makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat memicu Anda terkena diabetes
nantinya. Makan-makanan mengandung lemak tinggi dan kolesterol tinggi juga
memicu diabetes. Karena makanan jenis ini dapat memicu kegemukan atau
obesitas terjadi pada diri Anda. berkenaan dengan diabetes melitus hal ini sangat
menjadi penyebab dari diabetes.

d. Kurang aktivitas fisik seperti olahraga

Kebanyakan orang di zaman medern ini tidak sempat sama sekali


melakukan olahraga. Padahal demi tubuh yang sehat seseorang dianjurkan untuk
melakukan olah raga setiap harinya. Bila tidak olahraga akan mengakibatkan
efek lanjutan berupa obesitas.
e. Usia

Resiko diabetes meningkat sejalan dengan bertambahnya usia, terutama


setelah usia 40 tahun, karena jumlah sel-sel beta di dalam pankreas yang
memproduksi insulin menurun seiring bertambahnya umur.

3. Gejala Diabetes Melitus

a. Kelelahan yang berlebihan


b. Peningkatan buang air kecil
c. Haus dan mulut terasa kering
d. Penurunan berat badan
e. Sering lapar
f. Penglihatan kabur
g. Perasaan kebingungan
h. Kerentanan terhadat infeksi tertentu

Jika Anda tidak tahu apakah status tubuh masih aman dari serangan
diabetes ataupun tidak, segera lakukan tes darah. Beberapa tes darah tunggal
tidak bisa menelurkan hasil akurat, Anda harus melakukan tes darah beberapa
kali lagi (harus diulang) untuk memastikan.

4. Cara Mencegah Penyakit Diabetes Mellitus

Menghindari berbagai jenis makanan yang terlalu banyak


mengandung glukosa, dan berbagai jenis makanan olahan yang tinggi
glukosa, serta rajin berolah raga dan melakukan aktivitas fisik minimal
30 menit perhari. terutama untuk anda yang beresiko tinggi terkena
DM. terlebih apabila orang anda menderita Kencing manis berarti
resiko untuk terkena Dm dua kali lebih besar dibandingkan mereka
yang tidak memiliki status kesehatan keluarga yang menderita dm.

Selain itu mengontrol berat badan juga penting dalam rangka


mencegah terjadinya penyakit dm ini, lakukan pengecekan kadar gula
darah untuk mengetahui berapa tinggi glukosa dalam darah dan bisa
melakukan pencegahan. sedangkan untuk mereka yang sudah terkena
penyakit DM. lakukan pola hidup sehat, jaga asupan kalori, batasi
jumlah porsi makanan