Anda di halaman 1dari 20

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Berdasarkan visi RSUP Sanglah, menjadi rumah sakit Indonesia Kelas Dunia untuk
mewujudkan masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan, RSUP Sanglah sebagai salah
satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat memiliki
peran yang sangat strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Oleh karena itu RSUP Sanglah dituntut untuk memberikan pelayanan yang bermutu sesuai
dengan standar yang ditetapkan dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Upaya
peningkatan mutu pelayanan dilakukan di semua unit pelayanan, baik pada unit pelayanan
medik, pelayanan keperawatan, maupun pada unit pelayanan administrasi dan manajemen
melalui program jaminan mutu yang wajib dipantau.Program dalam mewujudkan RSUP
Sanglah yang bermutu adalah suatu program berkelanjutan yang disusun secara objektif dan
sistematik untuk memantau dan menilai indikator mutu serta kewajaran pelayanan yang
diberikan kepada pasien.
Program penjaminan mutu merupakan aktivitas mendefinisikan, mendesain,
memeriksa, memantau, mensurvey dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Aktivitas-aktivitas ini disusun secara komprehensif dan terintegrasi yang meliputi struktur,
proses, dan output / outcome. Teknis pemantauan terhadap kualitas pelayanan rumah sakit
memerlukan penetapan indikator mutu yang digunakan sebagai variabel untuk mengukur
suatu perubahan dengan menggunakan instrumen yang tepat. Saat ini telah ditetapkan
indikator mutu, terdiri dari: 12 (duabelas) indikator klinik, 9 (sembilan) indikator manajerial,
serta 6 (enam) indikator keselamatan pasien.
Indikator mutu yang telah ditetapkan tersebut telah dipantau dengan instrumen yang
disusun berdasarkan kebutuhan data yang diperlukan. Setelah dilakukan pengumpulan data
oleh masing-masing unit dalam rumah sakit, maka rumah sakit menggunakan proses internal
untuk melakukan validasi data sebelum dilaksanakan pelaporan dan publikasi data.
Penyahihan/validasi data merupakan alat penting untuk memahami mutu dari data mutu dan
untuk mencapai tingkat di mana data tersebut cukup meyakinkan bagi para pembuat
keputusan. Validasi data menjadi salah satu langkah dalam proses penentuan prioritas untuk
pengukuran, pemilihan apa yang harus diukur, pemilihan dan pengujian ukuran, pengumpulan
data, validasi data dan penggunaan data untuk perbaikan. Tujuan dari validasi data ini adalah
tersedianya data dan informasi mutu yang valid sebagai dasar menejemen rumah sakit untuk
mengambil keputusan dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi program dan

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 1


peningkatan kewaspadaan serta respon terhadap kejadian luar biasa yang cepat dan tepat.
Penyahihan/validasi data dilakukan ketika :
1. Terdapat suatu ukuran baru diterapkan (khususnya, pengukuran klinis yang
dimaksudkan untuk membantu rumah sakit mengevaluasi dan meningkatkan proses
atau hasil klinis yang penting)
2. Data akan ditampilkan kepada publik lewat situs web rumah sakit atau cara lain
3. Terdapat suatu perubahan pada pengukuran yang ada, seperti jika ada alat
pengumpulan data telah diubah atau proses abstraksi data atau abstractor telah
diubah
4. Data yang dihasilkan dari pengukuran sebelumnya berubah tanpa alasan yang jelas;
5. Sumber data berubah, misalnya jika ada bagian dari catatan pasien yang diubah ke
bentuk elektronik sehingga sumber data berubah menjadi data elektronik dan data
cetak; atau
6. Subjek pengumpulan data berubah, misalnya perubahan dalam umur pasien rata-rata,
perubahan protokol penelitian, penerapan practice guideline (pedoman praktik) baru,
atau pemakaian teknologi dan metodologi perawatan baru.
Berdasarkan masukan Surveyor pada saat Initial Survey JCI RSUP Sanglah
Denpasat 10-15 Desember 2012, disarankan bahwa validasi data hanya dapat dilakukan
pada data indikator mutu klinik dan untuk data mutu yang telah masuk JCI Library of
Measurement tidak dilakukan validasi data. Penggunaan 100% sampel hanya diperlukan
apabila jumlah rekor, kasus, atau data lainnya sangat kecil, dimungkinkan untuk memakai
10% jika sampel besar. Hitungan keakuratan dilakukan dengan membandingkan hasil data
orang pertama dengan orang kedua. Hasil data orang kedua harus ≥ 90% dari hasil data orang
petama untuk dikatakan sebagai data valid. Maka dari itu, RSUP Sanglah merencanakan
kegiatan validasi data bulan Januari yang dilakukan validasi pada bulan Februari 2016

B. Tujuan Validasi

1. Tujuan Umum
Secara umum tujuan “Validasi Data Internal” indikator mutu RSUP Sanglah adalah
tersedianya data dan informasi mutu yang valid / akurat sebagai dasar menejemen
rumah sakit untuk mengambil keputusan dalam perencanaan, pelaksanaan,
pemantauan, evaluasi program dan peningkatan kewaspadaan serta respon terhadap
kejadian luar biasa yang cepat dan tepat.

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 2


2. Tujuan Khusus
a) Untuk monitoring akurasi data yang dikumpulkan
b) Untuk verifikasi bahwa pengambilan data adalah konsisten dan reproducible
c) Untuk verifikasi ekspektasi tentang volume data yang dikumpulkan
d) Tanggung jawab mutu pelayanan kesehatan untuk masyarakat/publik
e) Mendorong peningkatan dalam proses pengumpulan data
f) Ukuran yang dapat dipercaya untuk potensial benchmarking selanjutnya
g) Meningkatkan kepercayaan dalam langkah-langkah pembuatan / pengambilan
keputusan berdasarkan data.

C. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Indikator Mutu Yang Akan Dilakukan Validasi Data
Adapun penjelasan parameter setiap elemen indikator mutu yang akan dilakukan
validasi data adalah sebagai berikut :
Adapun gambaran kegiatan “Validasi Data Internal” indikator mutu RSUP Sanglah
adalah sebagai berikut :
Rencana Jadwal Kegiatan dilaksanakan pada bulan Februari 2015, dengan persiapan
pada bulan Januari 2015.
Teknis Pelaksanaan Adapun langkah-langkah pelaksanaan validasi data internal adalah
sebagai berikut :
 Menilai kebutuhan validasi
 Menentukan jumlah sampel untuk validasi data mutu.
Memeriksa ulang jumlah sampel yang ada kemudian
menentukan statistik sampel yang valid/sahih dari
rekor/catatan, kasus atau data lainnya dengan menggunakan
perhitungan sampel sebagai berikut:

Jumlah total Ukuran jumlah sampel yang


sumber data direkomendasikan
original
1-16 Semua sumber data/total
sampling
17-160 Minimal 16 atau 10 %
161-480 10 %
> 480 48
Sumber: Quality Management How to Do Reliability Testing Method
One: Reproducibility 2012 (JCI)
 Memastikan alat ukur validasi yang sesuai dengan matrik
pemantauan indikator mutu yang sama dengan pemantauan
data original
 Melakukan pengumpulan ulang data oleh orang kedua yang
tidak terlibat dalam pengumpulan data orisinil, dengan
menggunakan objek data yang sama dan cara ukur yang sama.

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 3


 Menghitungan keakuratan dilakukan dengan membandingkan
hasil data orang pertama dengan orang kedua. Hasil data orang
kedua harus ≥ 90% dari hasil data orang petama untuk
dikatakan sebagai data valid.
 Melakukan koreksi apabila unsur datanya tidak sama, alasan-
alasannya (misalnya, definisi data yang tidak jelas) harus dicatat
dan tindakan korektif harus didokumentasikan.
 Mengidentifikasi tindakan korektif, dengan mereview kembali
teknis pengukuran yang telah dilaksanakan.
Input, Interpretasi Data hasil validasi internal akan diinput dan dinterpretasikan dengan
data dan pelaporan teknis deskripsi berdasarkan acuan statistik dasar standar validasi
internal oleh Staf Validasi Data Mutu UPM.
Hasil “Validasi Data Internal” akan dibuat laporan secara resmi
kepada unit area yang dipantau, Ka. UPM, Ka. Bid Pelayanan medis,
Ka. Bid Keperawatan dan Direksi.
Validator Tim validator diharapkan dengan kondisi sebagai berikut :
 Merupakan staf Unit Penjaminan Mutu
 Mendapatkan pelatihan pengumpulan data secara formal atau
non formal
 Memiliki kemampuan menganalisis dan menginterpretasikan
data
Unit Pemantauan Merupakan seluruh unit di RSUP Sanglah Denpasar yang berjumlah
sesuai dengan area pemantauan indikator mutu yang akan divalidasi
yaitu sebagai berikut :

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 4


BAB II
KEGIATAN VALIDASI INTERNAL

A. Usulan Kegiatan Validasi Data Internal


Tabel 1. Indikator yang diusulkan untuk divalidasi
Perlu
Area
NO INDIKATOR Validasi RASIONALISASI
Pengukuran
Ya / Tidak
Waktu Tunggu Pelayanan Resusitasi
1 Klinis Tidak Data Observasi
(Respon Time Code Blue)
Waktu Tunggu Pelayanan USG Rawat
2 Klinis Tidak Data Observasi
Inap
Kesesuaian Penandatanganan Formula Baru/data
3 Klinis Persetujuan Operasi (Informed Consent) Ya pertama kali
dilaporkan
Peresepan Obat Tidak Sesuai
4 Klinis Ya PIC Berubah
Formularium
Kepatuhan Pelaksanaan Protokol Risiko
5 Klinis Tidak Data observasi
Jatuh
Kesalahan Penulisan Resep
6 Klinis Ya PIC Berubah
(Prescription Errors)
Pemantauan Status Fisiologis Pasien Formula Baru/data
7 Klinis Pasca Anesthesi setiap 15 menit di Ya pertama kali
Ruang Pemulihan (RR) dilaporkan
Monitoring Tidak Terpakainya Produk
8 Klinis Ya PIC Berubah
Darah Yang Sudah Di Order
Kelengkapan Discharge Summary Formula Baru/data
9 Klinis Ya pertama kali
dilaporkan
Angka Kejadian Phlebitis Akibat
Data Observasi /
10 Klinis Pemasangan Infus Intravena (Kateter Tidak
insiden
Intravena)
Persentase Pasien Yang Dilakukan *Setelah ada data 3
Program Clinical Trial/Uji Klinis Diberikan bulan
11 Prioritas Informasi Yang Adequat Dan Ya* Formula Baru/data
/Klinis Menandatangani Persetujuan pertama kali
dilaporkan
Pasien stroke yang diberikan edukasi
12 JLOM Ya PIC Berubah
selama perawatannya di rumah sakit
Pasien gagal jantung dengan
dokumentasi rekam medis, bahwa fungsi
Left Ventricular Systolic (LVS) telah
13 JLOM Ya PIC Berubah
dievaluasi sebelum tiba di RS, selama
hospitalisasi, atau direncanakan untuk
diperiksa setelah dipulangkan.
Persentase tindakan Sectio Caesarea
(SC) yang dilakukan pada primigravida
14 JLOM Ya PIC Berubah
usia kehamilan 37-42 minggu dengan
bayi posisi normal tunggal hidup
Pasien Stroke Iskemik diresepkan PIC Berubah
15 JLOM Ya
antitrombotik terapi saat dipulangkan
Angka kejadian dekubitus grII/Lebih Data Observasi /
16 JLOM Tidak
akibat perawatan di rumah sakit insiden
Persentase Pelaksanaan Prosedur
Identifikasi pada saat sebelum
17 IPSG Tidak Data Observasi
memberikan tranfusi darah atau produk
darah
Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 5
Perlu
Area
NO INDIKATOR Validasi RASIONALISASI
Pengukuran
Ya / Tidak
Persentase kesesuaian pengisian form Formula
handover perawat yang dilakukan pada Baru/data
18 IPSG Ya
saat pergantian jaga (antar shift) pertama kali
dilaporkan
Persentase Pelaksanaan Komunikasi
efektif verbal atau via telepon yang
19 IPSG Tidak Data Observasi
dilakukan Readback dan verifikasi dalam
1x24 jam
Persentase Pelaporan Critical Value Formula
Hasil Pemeriksaan Diagnostik Baru/data
20 IPSG Ya
Laboratorium pertama kali
dilaporkan
Persentase Kesesuaian Pelabelan Obat
High Alert Dan Lasa Pada Saat
21 IPSG Tidak Data Observasi
Dispensing Obat Dari Farmasi Ke Unit
Perawatan Pasien
Persentase Permintaan (prescription/ R/)
Elektrolit Konsentrasi Pekat (NaCl 3% , Tidak
22 IPSG Data Observasi
7,46%) yang diencerkan di Instalasi
Farmasi
Persentasi Pelaksanaan Prosedur Tidak
23 IPSG Data Observasi
Marking Site
Kelengkapan Pengisian Format Check
Formula
List Keselamatan Pasien Pada Pasien
Baru/data
24 IPSG dengan Tindakan Pembedahan Dengan Ya
pertama kali
Sedasi dan local Anestesi, dan Prosedur
dilaporkan
Diagnostik Invasive
Persentase kepatuhan petugas
Program
kesehatan dalam melakukan kebersihan Data Observasi
25 Prioritas Tidak
tangan dengan metode enam langkah
/IPSG
dan lima momen
Insiden pasien jatuh selama perawatan Data Observasi /
26 IPSG Tidak
rawat inap di rumah sakit Insiden
Persentase ketidaklengkapan penulisan Permintaan
Program permintaan obat kemoterapi. dilengkapi untuk
27 Tidak
Prioritas order obat (bukti
data tidak ada)
Program Kepuasan pasien terhadap pelayanan
28 Tidak Data Survey
Prioritas kemoterapi.

Berikut ini adalah indikator yang akan dilakukan validasi internal pada bulan Februaari 2015
adalah:

Tabel 2. Indikator yang akan divalidasi

No Standar Indikator
1 Klinis Kelengkapan Asesmen Nyeri
2 Klinis Kesesuaian Penandatanganan Persetujuan Operasi (Informed Consent)
3 Klinis Peresepan Obat Tidak Sesuai Formularium
4 Klinis Kesalahan Penulisan Resep (Prescription Errors)
5 Klinis Pemantauan Status Fisiologis Pasien Pasca Anesthesi setiap 15 menit di Ruang
Pemulihan (RR)
6 Klinis Monitoring Tidak Terpakainya Produk Darah Yang Sudah Di Order
7 Klinis Kelengkapan Discharge Summary

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 6


No Standar Indikator
8 JLOM Pasien stroke yang diberikan edukasi selama perawatannya di rumah sakit
9 JLOM Pasien gagal jantung dengan dokumentasi rekam medis, bahwa fungsi Left
Ventricular Systolic (LVS) telah dievaluasi sebelum tiba di RS, selama
hospitalisasi, atau direncanakan untuk diperiksa setelah dipulangkan.
10 JLOM Persentase tindakan Sectio Caesarea (SC) yang dilakukan pada primigravida
usia kehamilan 37-42 minggu dengan bayi posisi normal tunggal hidup
11 JLOM Pasien Stroke Iskemik diresepkan antitrombotik terapi saat dipulangkan
12 SIKP Persentase kesesuaian pengisian form handover perawat yang dilakukan pada
saat pergantian jaga (antar shift)
13 SIKP Persentase Pelaporan Critical Value Hasil Pemeriksaan Diagnostik
Laboratorium
14 SIKP Kelengkapan Pengisian Format Check List Keselamatan Pasien Pada Pasien
dengan Tindakan Pembedahan Dengan Sedasi dan local Anestesi, dan
Prosedur Diagnostik Invasive

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 7


BAB III
HASIL KEGIATAN VALIDASI DATA INTERNAL

A. Hasil Kegiatan dan Analisis

1. Kelengkapan Asesmen Nyeri


Judul Indikator Kelengkapan Asesmen Nyeri
Numerator Jumlah asesmen nyeri yang lengkap
Denominator Jumlah pasien baru
Kriteria Eksklusi -
Sumber Data Rekam Medis
Capaian Indikator Bulan Januari 2016 = 98.99 %
Jumlah Data Original Jumlah sampel bulan Januari 2016 = 1097 Rekam Medis
Jumlah Sampel Validasi 48 RM
Justifikasi Perlu Validasi Data pertama kali dikumpulkan
Metode Validasi 1. Menggunakan metode sampling  1097 RM dilakukan
sampling menjadi 48 RM
2. Melakukan telaah RM di data yang disampling
3. Analisis kelengkapan pengisian form persetujuan tindakan
operasi
Hasil Validasi Kelengkapan Asesmen Nyeri bulan Januari 2016 = 100 %
Hasil Analisis 98.99/100 X 100% = 98.99 %  ≥ 90 %
Kesimpulan Data Ketidaklengkapan pengisian form persetujuan tindakan
operasi bulan Januari 2016 sudah akurat / Valid
Rencana Tindak Lanjut Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC
pengumpul data, sumber data, numerator, denomerator, sistem
RM menjadi E-RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf medis untuk senantiasa melengkapi
form, persetujuan tindakan operasi.

2. Kesesuaian Penandatanganan Persetujuan Operasi (Informed Consent)


Judul Indikator Kesesuaian Penandatanganan Persetujuan Operasi (Informed
Consent)
Numerator Jumlah persetujuan operasi (IC) yang ditandatangani sesuai
dengan SPO
Denominator Jumlah seluruh persetujuan operasi yang sudah ditandatangani
Kriteria Eksklusi Persetujuan yang sudah ditandatangani tetapi form masih
kosong/tidak lengkap (belum dijelaskan oleh dokter)
Sumber Data Rekam Medis
Capaian Indikator Bulan Januari 2016 = 100%
Jumlah Data Original 329 Pasien
Jumlah Sampel Validasi 32 Pasien
Justifikasi Perlu Validasi Data pertama kali dikumpulkan
Metode Validasi 1. Menggunakan metode sampling  329 RM dilakukan
sampling menjadi 32 RM
2. Melakukan telaah RM di data yang disampling
3. Analisis kesesuiaian penandatanganan IC
Hasil Validasi Kesesuaian Penandatanganan Persetujuan Operasi (Informed
Consent) pada bulan Januari 2016 = 100 %
Hasil Analisis (100/100)x100 % = 100%  ≥ 90%

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 8


Kesimpulan Data Kesesuaian Penandatanganan Persetujuan Operasi
(Informed Consent) pada bulan Januari 2016 sudah valid/akurat
Rencana Tindak Lanjut Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC
pengumpul data, sumber data, numerator, denomerator, sistem
RM menjadi E-RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf medis untuk senantiasa melengkapi
form, persetujuan tindakan operasi sesuai ketentuan.

3. Peresepan obat sesuai formularium

Judul Indikator Peresepan obat sesuai formularium


Numerator Jumlah resep yang diambil sebagai sampel yang sesuai dengan
formularium dalam satu bulan
Denominator Jumlah seluruh resep yang diambil sebagai sampel dalam satu
bulan (minimal 50 sampel)
Kriteria Eksklusi Resep yang telah di ACC oleh Dir Medik Di Luar Formularium
Sumber Data Resep yang di tulis pada Kartu Instruksi Obat (KIO)
Capaian Indikator Peresepan obat sesuai formularium Bulan januari 2016 = 95.61 %
Jumlah Data Original 547 KIO
Jumlah Sampel Validasi 54 KIO
Justifikasi Perlu Validasi Data pertama kali dikumpulkan pada awal tahun 2016 dan untuk menjaga
data reproducible
Metode Validasi 1. Menggunakan metode sampling  547 KIO dilakukan sampling
menjadi 54 KIO
2. Melakukan telaah KIO di data yang disampling
3. Analisis peresepan obat sesuai formularium
Hasil Validasi Peresepan obat sesuai formularium pada bulan Januari 2016 
N= 53, D= 54  (53/54) x 100% =98.15 %
Hasil Analisis (95.61/98.15)x100% = 98.43 %  ≥ 90%
Kesimpulan Data Peresepan obat sesuai formularium pada bulan Januari
2016 sudah valid/akurat
Rencana Tindak Lanjut Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC pengumpul
data, sumber data, numerator, denomerator, sistem RM menjadi E-
RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf medis untuk menuliskan resep sesuai
dengan formularium yang berlaku.

4. Kesalahan penulisan resep (prescription errors)

Judul Indikator Kesalahan penulisan resep (prescription errors)

Numerator Jumlah kesalahan penulisan resep (prescription errors) dalam satu bulan
Denominator Jumlah seluruh prescription order dalam bulan yang sama
Kriteria Eksklusi Resep obat yang ditunda
Sumber Data KIO (Resep)
Capaian Indikator Bulan Januari 2016 = 19.55 % atau 80.45 % penulisan resep yang benar.
Jumlah Data Original 225 KIO
Jumlah Sampel Validasi 22 KIO
Justifikasi Perlu Validasi Data pertama kali dikumpulkan pada awal tahun 2016 dan untuk menjaga
reproducible data.
Metode Validasi 1. Menggunakan metode sampling  225 KIO dilakukan
sampling menjadi 22 KIO
2. Melakukan telaah RM di data yang disampling
Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 9
3. Analisis kesalahan penulisan resep
Hasil Validasi Kesalahan penulisan resep pada bulan Januari 2016  N=4, D=22, 
(4/22)x100% = 18.18 % atau 81.82 % penulisan resep benar.
Hasil Analisis (80.45/81.82)x100% = 92.32 %  ≥ 90%
Kesimpulan Data Kesalahan penulisan resep pada bulan Januari 2016 sudah
valid/akurat
Rencana Tindak Lanjut Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC pengumpul
data, sumber data, numerator, denomerator, sistem RM menjadi E-
RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf medis untuk menulis resep sesuai
ketentuan yang berlaku

5. Pemantauan Status Fisiologis Pasien Pasca Anesthesi setiap 15 menit di Ruang


Pemulihan (RR)

Judul Indikator Pemantauan Status Fisiologis Pasien Pasca Anestesi setiap 15


menit di Ruang Pemulihan (RR)
Numerator Jumlah pasien pasca anesthesi yang dipantau status fisiologisnya
setiap 15 menit sampai pasien boleh dipindahkan ke ruangan
Denominator Jumlah seluruh pasien pasca anesthesi yang harus dipantau setiap
15 menit berdasarkan kuota sampel per bulan
Kriteria Eksklusi -
Sumber Data Rekam Medis
Capaian Indikator Bulan Januari 2016 = 100 %
Jumlah Data Original Jumlah sampel bulan Januari 2016 = 329 Rekam Medis
Jumlah Sampel Validasi 32 RM (10% X 329)
Justifikasi Perlu Validasi Data pertama kali dikumpulkan
Metode Validasi 1. Menggunakan metode sampling  329 RM dilakukan sampling
menjadi 32 RM
2. Melakukan telaah RM di data yang disampling
3. Analisis kelengkapan pemantauan Status Fisiologis Pasien
Pasca Anestesi setiap 15 menit di Ruang Pemulihan
Hasil Validasi Pemantauan Status Fisiologis Pasien Pasca Anestesi setiap 15
menit di Ruang Pemulihan bulan Januari 2016 = 100 %
Hasil Analisis 100 /100 X 100% = 100 %  ≥ 90 %
Kesimpulan Data Pemantauan Status Fisiologis Pasien Pasca Anestesi
setiap 15 menit di Ruang Pemulihan bulan Januari 2016 sudah
akurat / Valid
Rencana Tindak Lanjut Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC pengumpul
data, sumber data, numerator, denomerator, sistem RM menjadi E-
RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf perawatan di ruang pemulihan untuk
melakukan pemantauan terhadap pasien pasca anestesi setiap 15
menit sampai pasien dipindahkan.

6. Monitoring tidak terpakainya produk darah yang sudah di order

Judul Indikator Monitoring tidak terpakainya produk darah yang sudah


diorder
Numerator Jumlah darah yang tidak dipakai setelah diorder dalam satu bulan
(kantong)
Denominator Jumlah seluruh darah yang diorder dalam bulan yang sama (hitung
per-kantong)
Kriteria Eksklusi -

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 10


Sumber Data Catatan order produk darah di Bank Darah
Capaian Indikator Bulan Januari 2016 = 27.35 (target ≤ 10 %) atau 72.65 % darah
yang diorder terpakai.
Jumlah Data Original 3393 Pasien
Jumlah Sampel Validasi 48 Pasien
Justifikasi Perlu Validasi Pengambilan data baru di awal tahun 2016 dan menjaga data
reproducible
Metode Validasi 1. Menggunakan metode sampling  3393 orderan darah
dilakukan sampling menjadi 48 orderan darah
2. Melakukan telaah orderan darah yang di data yang disampling
3. Analisis tidak terpakainya produk darah yang sudah diorder
Hasil Validasi Monitoring tidak terpakainya produk darah yang sudah diorder
pada bulan Januari 2016 = 13/48 X 100% = 27.08 % atau 72.92
darah yang disorder terpakai.
Hasil Analisis (72.65/72.92)x100% = 99.63%  ≥ 90 %
Kesimpulan Data Monitoring tidak terpakainya produk darah yang sudah
diorder pada bulan Januari 2016 sudah akurat
Rencana Tindak Lanjut Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC pengumpul
data, sumber data, numerator, denomerator, sistem RM menjadi E-
RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf medis untuk selektif dalam jumlah
orderan darah dan pemakaiannya

7. Kelengkapan Discharge Summary

Judul Indikator Kelengkapan Discharge Summary


Numerator Jumlah discharge summary yang lengkap diisi oleh staf medis pada
saat pasien pulang rawat inap dalam satu bulan
Denominator Jumlah discharge summary pasien yang dinyatakan telah selesai
pelayanan rawat inap dalam bulan yang sama (sesuai kuota
sampel)
Kriteria Eksklusi -
Sumber Data Rekam Medis
Capaian Indikator Bulan Januari 2016 =99.41 %
Jumlah Data Original Jumlah sampel bulan Januari 2016 = 169
Jumlah Sampel Validasi 16 RM
Justifikasi Perlu Validasi Pengukuran pertama kali
Metode Validasi 1. Menggunakan metode sampling  169 RM dilakukan
sampling menjadi 16 RM
2. Melakukan telaah RM di data yang disampling
3. Analisis Kelengkapan pengisian RM yang sudah selesai
pelayanan rawat inap
Hasil Validasi Kelengkapan Discharge Summary pada bulan Januari 2016  N=
16, D= 16,  16/16 x 100% = 100%
Hasil Analisis 99.41/100 x 100% = 99.41 %  ≥ 90 %
Kesimpulan Data Kelengkapan Discharge Summary pada bulan Januari 2016
sudah valid/akurat
Rencana Tindak Lanjut Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC pengumpul
data, sumber data, numerator, denomerator, sistem RM menjadi E-
RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf medis untuk melengkapi ringkasan
keluar pada rekam medis pasien pulang

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 11


8. Pasien stroke yang diberikan edukasi selama perawatannya di rumah sakit

Judul Indikator Pasien Stroke Yang Diberikan Edukasi Selama Perawatannya


Di Rumah Sakit
Numerator Jumlah pasien stroke iskemik atau hemoragik yang diberikan materi
edukasi secara keseluruhan, per bulan
Denominator Jumlah pasien stroke iskemik atau hemoragik yang dipulangkan,
dengan umur ≥ 18 tahun per bulan
Kriteria Eksklusi 1. Pasien stroke yang berumur kurang dari 18 tahun
2. Pasien stroke yang pulang paksa
3. Pasien stroke yang meninggal
4. Pasien yang dirujuk ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan
lainnya
5. Pasien yang dijadwalkan Elective Carotid Intervention
Sumber Data Rekam Medis
Capaian Indikator 100
Jumlah Data Original 40
Jumlah Sampel Validasi 16
Justifikasi Perlu Validasi Pengambilan data baru di awal tahun 2016 dan menjaga data
reproducible
Metode Validasi 1. Menggunakan metode sampling  169 RM dilakukan
sampling menjadi 16 RM
2. Melakukan telaah RM di data yang disampling
3. Analisis Kelengkapan pengisian RM yang sudah selesai
pelayanan rawat inap
Hasil Validasi Pasien Stroke Yang Diberikan Edukasi Selama Perawatannya
Di Rumah Sakit
Hasil Analisis (100/100)x100 % = 100%  ≥ 90%
Kesimpulan Data Pasien Stroke Yang Diberikan Edukasi Selama
Perawatannya Di Rumah Sakit pada bulan Januari 2016 sudah
valid/akurat
Rencana Tindak Lanjut Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC pengumpul
data, sumber data, numerator, denomerator, sistem RM menjadi E-
RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf medis untuk

9. Pasien gagal jantung dengan dokumentasi rekam medis, bahwa fungsi Left
Ventricular Systolic (LVS) telah dievaluasi sebelum tiba di RS, selama hospitalisasi,
atau direncanakan untuk diperiksa setelah dipulangkan.

Judul Indikator Pasien Gagal Jantung Dengan Dokumentasi Rekam Medis,


Bahwa Fungsi Left Ventricular Systolic (LVS) Telah Dievaluasi
Sebelum Tiba Di RS, Selama Hospitalisasi, Atau Direncanakan
Untuk Diperiksa Setelah Dipulangkan.
Numerator Jumlah pasien gagal jantung dengan dokumentasi rekam medis,
bahwa fungsi Left Ventricular Systolic (LVS) telah dievaluasi
sebelum tiba di RS, selama hospitalisasi, atau direncanakan untuk
diperiksa setelah dipulangkan
Denominator Jumlah pasien gagal jantung yang berumur ≥ 18 tahun
Kriteria Eksklusi 1. Pasien gagal jantung yang berumur < 18 tahun
2. Pasien gagal jantung yang pulang paksa
3. Pasien gagal jantung yang meninggal
4. Pasien gagal jantung yang memakai Left Ventricular Assistive
Device (LVAD) atau menjalani transplantasi jantung
5. Pasien yang dinyatakan tidak dievaluasi fungsi LVS

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 12


6. Pasien yang di rujuk ke rumah sakit atau pusat kesehatan
lainnya
Sumber Data Rekam Medis
Capaian Indikator 100
Jumlah Data Original 81
Jumlah Sampel Validasi 16
Justifikasi Perlu Validasi Pengambilan data baru di awal tahun 2016 dan menjaga data
reproducible
Metode Validasi 1. Menggunakan metode sampling  169 RM dilakukan
sampling menjadi 16 RM
2. Melakukan telaah RM di data yang disampling
3. Analisis Kelengkapan pengisian RM yang sudah selesai
pelayanan rawat inap

Hasil Validasi Persentase Tindakan Sectio Caesarea (SC) Yang Dilakukan Pada
Primigravida Usia Kehamilan 37-42 Minggu Dengan Bayi Posisi
Normal Tunggal Hidup yaitu N=16, D=16,  16/16x100% = 100%
Hasil Analisis (100/100)x100 % = 100%  ≥ 90%
Kesimpulan Data pasien gagal jantung dengan dokumentasi rekam medis,
bahwa fungsi Left Ventricular Systolic (LVS) telah dievaluasi
sebelum tiba di RS, selama hospitalisasi, atau direncanakan
untuk diperiksa setelah dipulangkan pada bulan Januari 2016
sudah valid/akurat
Rencana Tindak Lanjut Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC pengumpul
data, sumber data, numerator, denomerator, sistem RM menjadi E-
RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf medis untuk

10. Persentase tindakan Sectio Caesarea (SC) yang dilakukan pada primigravida usia
kehamilan 37-42 minggu dengan bayi posisi normal tunggal hidup

Persentase Tindakan Sectio Caesarea (SC) Yang Dilakukan Pada


Judul Indikator Primigravida Usia Kehamilan 37-42 Minggu Dengan Bayi Posisi
Normal Tunggal Hidup
Jumlah tindakan Sectio Caesarea (SC) yang dilakukan pada
Numerator primigravida usia kehamilan 37-42 minggu dengan bayi posisi
normal tunggal hidup
Jumlah seluruh primigravida usia kehamilan 37-42 minggu dengan
Denominator
bayi posisi normal tunggal hidup
1. Prinsip pengkodingan diagnosa ICD untuk kontraindikasi
terhadap persalinan per vaginal
2. Kehamilan risiko tinggi dan kehamilan dengan induksi
Kriteria Eksklusi
3. Usia pasien kurang dari 8 tahun
4. Usia pasien lebih atau sama dengan 65 tahun
5. Usia gestasi kurang dari 37 minggu
Sumber Data Rekam Medis
Capaian Indikator 0 atau 100 % tidak dilakukan tindakan SC
Jumlah Data Original 70
Jumlah Sampel Validasi 16
Pengambilan data baru di awal tahun 2016 dan menjaga data
Justifikasi Perlu Validasi
reproducible
1. Menggunakan metode sampling à 169 RM dilakukan sampling
menjadi 16 RM
Metode Validasi 2. Melakukan telaah RM di data yang disampling
3. Analisis Kelengkapan pengisian RM yang sudah selesai
pelayanan rawat inap
Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 13
Persentase Tindakan Sectio Caesarea (SC) Yang Dilakukan Pada
Primigravida Usia Kehamilan 37-42 Minggu Dengan Bayi Posisi
Hasil Validasi
Normal Tunggal Hidup pada bulan Januari 2016 yaitu N= 0, D=16, 
0/16x100% = 0% atau 100% tanpa tindakan SC
Hasil Analisis (100/100)x100 % = 100% à ≥ 90%
Data Persentase Tindakan Sectio Caesarea (SC) Yang Dilakukan
Pada Primigravida Usia Kehamilan 37-42 Minggu Dengan Bayi
Kesimpulan
Posisi Normal Tunggal Hidup pada bulan Januari 2016 sudah
valid/akurat
Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC pengumpul
data, sumber data, numerator, denomerator, sistem RM menjadi E-
Rencana Tindak Lanjut RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf medis untuk mengikuti ketentuan yang
berlaku

11. Pasien Stroke Iskemik diresepkan antitrombotik terapi saat dipulangkan

Judul Indikator Pasien Stroke Iskemik Diresepkan Antitrombotik Terapi Saat


Dipulangkan

Numerator Jumlah pasien stroke iskemik diresepkan antitrombotik terapi saat


dipulangkan
Denominator Jumlah Pasien Stroke Iskemik yang berumur ≥ 18 tahun
Kriteria Eksklusi 1. Pasien stroke hemoragik
2. Pasien stroke iskemik yang berumur kurang dari 18 tahun
3. Pasien stroke iskemik yang pulang paksa
4. Pasien stroke iskemik yang meninggal
5. Pasien stroke iskemik yang dirujuk ke rumah sakit atau fasilitas
kesehatan lainnya
6. Pasien yang terdokumentasi alasannya, sehingga tidak
diresepkan antitrombotik terapi pada saat pemulangan
7. Pasien stroke iskemik yang dijadwalkan Elective Carotid
Intervention
Sumber Data Rekam Medis
Capaian Indikator 100
Jumlah Data Original 17
Jumlah Sampel Validasi 16
Justifikasi Perlu Validasi Pengambilan data baru di awal tahun 2016 dan menjaga data
reproducible
Metode Validasi 1. Menggunakan metode sampling  169 RM dilakukan
sampling menjadi 16 RM
2. Melakukan telaah RM di data yang disampling
3. Analisis Kelengkapan pengisian RM yang sudah selesai
pelayanan rawat inap

Hasil Validasi Pasien Stroke Iskemik Diresepkan Antitrombotik Terapi Saat


Dipulangkan bulan januari 2016 yaitu N=16, D=16 
16/16x100%=100%
Hasil Analisis (100/100)x100 % = 100%  ≥ 90%
Kesimpulan Data Pasien Stroke Iskemik Diresepkan Antitrombotik Terapi
Saat Dipulangkan pada bulan Januari 2016 sudah valid/akurat
Rencana Tindak Lanjut Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC pengumpul
data, sumber data, numerator, denomerator, sistem RM menjadi E-
RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf medis untuk

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 14


12. Persentase kesesuaian pengisian form handover perawat yang dilakukan pada saat
pergantian jaga (antar shift)

Judul Indikator Persentase Kesesuaian Pengisian Form Handover Perawat


Yang Dilakukan Pada Saat Pergantian Jaga (Antar Shift)
Numerator Jumlah pelaksanaan dan pendokumentasian handover antar shift
yang sesuai dengan prosedur dan juknis pengisian form (hitung per
pasien)
Denominator Jumlah pelaksanaan pelaksanaan dan pendokumentasian
handover antar shift dalam satu bulan
Kriteria Eksklusi -
Sumber Data Rekam Medis
Capaian Indikator 99.60 %
Jumlah Data Original 3961
Jumlah Sampel Validasi 48
Justifikasi Perlu Validasi Pengambilan data baru di awal tahun 2016 dan menjaga data
reproducible
Metode Validasi 1. Menggunakan metode sampling  169 RM dilakukan
sampling menjadi 48 RM
2. Melakukan telaah RM di data yang disampling
3. Analisis Kelengkapan pengisian RM yang sudah selesai
pelayanan rawat inap

Hasil Validasi Persentase Kesesuaian Pengisian Form Handover Perawat


Yang Dilakukan Pada Saat Pergantian Jaga (Antar Shift) pada
bulan Januari 2016 yaitu N= 48, D= 48  48/48X100% = 100%
Hasil Analisis (99.60 /100)x100 % = 99.60 % ≥ 90%
Kesimpulan pada bulan Januari 2016 sudah valid/akurat
Rencana Tindak Lanjut Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC pengumpul
data, sumber data, numerator, denomerator, sistem RM menjadi E-
RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf perawat untuk melakukan pengisian
form handover sesuai ketentuan

13. Persentase Pelaporan Critical Value Hasil Pemeriksaan Diagnostik Laboratorium

Judul Indikator Persentase Pelaporan Critical Value Hasil Pemeriksaan


Diagnostik Laboratorium
Numerator Jumlah critical value hasil pemeriksaan laboratorium yang
dilaksanakan dengan teknis SBAR dan READBACK dengan benar
kepada DPJP kurang dari 30 menit (hitung per-jumlah pemeriksaan)
Denominator Jumlah critical value yang ada dalam satu bulan (hitung per-jumlah
pemeriksaan)
Kriteria Eksklusi -
Sumber Data Rekam Medis
Capaian Indikator 99.68
Jumlah Data Original 312
Jumlah Sampel Validasi 31
Justifikasi Perlu Validasi Pengambilan data baru di awal tahun 2016 dan menjaga data
reproducible
Metode Validasi 1. Menggunakan metode sampling  169 RM dilakukan
sampling menjadi 16 RM
2. Melakukan telaah RM di data yang disampling
Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 15
3. Analisis Kelengkapan pengisian RM yang sudah selesai
pelayanan rawat inap

Hasil Validasi Persentase Pelaporan Critical Value Hasil Pemeriksaan


Diagnostik Laboratorium pada bulan Januari 2016 yaitu N=31 ,
D=31, 31/31x100% = 100%
Hasil Analisis 99.68/100x100 =99.68 %
Kesimpulan Data Persentase Pelaporan Critical Value Hasil Pemeriksaan
Diagnostik Laboratorium pada bulan Januari 2016 sudah
valid/akurat
Rencana Tindak Lanjut Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC pengumpul
data, sumber data, numerator, denomerator, sistem RM menjadi E-
RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf perawat dan lab untuk segera
melaporkan hasil lab kritis

14. Kelengkapan Pengisian Format Check List Keselamatan Pasien Pada Pasien
dengan Tindakan Pembedahan Dengan Sedasi dan local Anestesi, dan Prosedur
Diagnostik Invasive

Judul Indikator Kelengkapan Pengisian Format Check List Keselamatan


Pasien Pada Pasien dengan Tindakan Pembedahan Dengan
Sedasi dan local Anestesi, dan Prosedur Diagnostik Invasive
Numerator Jumlah pelaksanaan time out yang lengkap pada pasien yang
dilakukan tindakan pembedahan dikamar operasi, pembedahan
gigi, endoscopy, catheterisasi jantung, dan tindakan diagnostic
invasif
Denominator Jumlah tindakan pembedahan dikamar operasi, pembedahan gigi,
endoscopy, catheterisasi jantung, dan tindakan diagnostic invasif
dalam 1 bulan
Kriteria Eksklusi -
Sumber Data Rekam Medis
Capaian Indikator 100
Jumlah Data Original 110
Jumlah Sampel Validasi 16
Justifikasi Perlu Validasi Pengambilan data baru di awal tahun 2016 dan menjaga data
reproducible
Metode Validasi 1. Menggunakan metode sampling  169 RM dilakukan
sampling menjadi 16 RM
2. Melakukan telaah RM di data yang disampling
3. Analisis Kelengkapan pengisian RM yang sudah selesai
pelayanan rawat inap
Hasil Validasi Kelengkapan Pengisian Format Check List Keselamatan Pasien
Pada Pasien dengan Tindakan Pembedahan Dengan Sedasi dan
local Anestesi, dan Prosedur Diagnostik Invasive pada bulan 2016
uaitu N= , D= , 
Hasil Analisis (100/100)x100 % = 100%  ≥ 90%
Kesimpulan Data Kelengkapan Pengisian Format Check List Keselamatan
Pasien Pada Pasien dengan Tindakan Pembedahan Dengan
Sedasi dan local Anestesi, dan Prosedur Diagnostik Invasive
pada bulan Januari 2016 sudah valid/akurat
Rencana Tindak Lanjut Validasi akan dilakukan kembali bila ada perubahan PIC pengumpul
data, sumber data, numerator, denomerator, sistem RM menjadi E-
RM dan bila data akan dipublikasikan.
Melakukan edukasi ke staf medis untuk melengkapi form ceklist
keselamatan pasien

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 16


BAB III
PEMBAHASAN

A. Perbandingan Hasil Capaian (First Abstractor) dengan Hasil Validator (Second


Abstractor)

Adapun hasil kegiatan “Validasi Data Internal” adalah sebagai berikut :

HASIL
CAPAIAN HASIL % KET
BULAN VALIDATOR First (Valid =
Abstractor
NO AREA INDIKATOR JANUARI (Second jika nilai
dengan
2016 (First Abstractor) Second validasi
Abstractor) (%) Abstractor ≥ 90%)
(%)
1 Klinis Kelengkapan Asesmen Nyeri 98.99 % 100 % 98.99 % VALID
2 Klinis Kesesuaian Penandatanganan 100% 100% 100% VALID
Persetujuan Operasi (Informed
Consent)
3 Klinis Peresepan Obat Tidak Sesuai 95.61 % 98.15 % 98.43 % VALID
Formularium
4 Klinis Kesalahan Penulisan Resep 19.55 % atau 18.18 % atau = 92.32 % VALID
(Prescription Errors) 80.45 % 81.82 %
5 Klinis Pemantauan Status Fisiologis 100 % 100 % 100 % VALID
Pasien Pasca Anesthesi setiap
15 menit di Ruang Pemulihan
(RR)
6 Klinis Monitoring Tidak Terpakainya 27.35 27.08 % atau 99.63% VALID
Produk Darah Yang Sudah Di Atau 72.92
Order 72.65 %
7 Klinis Kelengkapan Discharge 99.41 % 100% 99.41 VALID
Summary
8 JLOM Pasien stroke yang diberikan 100% 100% 100% VALID
edukasi selama perawatannya
di rumah sakit
9 JLOM Pasien gagal jantung dengan 100% 100% 100% VALID
dokumentasi rekam medis,
bahwa fungsi Left Ventricular
Systolic (LVS) telah dievaluasi
sebelum tiba di RS, selama
hospitalisasi, atau
direncanakan untuk diperiksa
setelah dipulangkan.
10 JLOM Persentase tindakan Sectio 0% atau 100% 100% VALID
Caesarea (SC) yang dilakukan 0% atau
pada primigravida usia 100%
kehamilan 37-42 minggu
dengan bayi posisi normal
tunggal hidup
11 JLOM Pasien Stroke Iskemik 100% 100% 100% VALID
diresepkan antitrombotik terapi
saat dipulangkan
12 SIKP Persentase kesesuaian 99.60 % 100% 99.60 % VALID
pengisian form handover
perawat yang dilakukan pada
saat pergantian jaga (antar
shift)

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 17


HASIL
CAPAIAN HASIL % KET
BULAN VALIDATOR First (Valid =
Abstractor
NO AREA INDIKATOR JANUARI (Second jika nilai
dengan
2016 (First Abstractor) Second validasi
Abstractor) (%) Abstractor ≥ 90%)
(%)
13 SIKP Persentase Pelaporan Critical 99.68 % 100% 99.68 % VALID
Value Hasil Pemeriksaan
Diagnostik Laboratorium
14 SIKP Kelengkapan Pengisian 100% 100% 100% VALID
Format Check List
Keselamatan Pasien Pada
Pasien dengan Tindakan
Pembedahan Dengan Sedasi
dan local Anestesi, dan
Prosedur Diagnostik Invasive

B. Interpretasi
Validasi data yang dilakukan pada bulan Februari 2016 yaitu sebanyak 14 indikator yang
dilakukan validasi, yang terdiri dari indiaktor klinis, JLOM dan keselamatan pasien. hasil
dari kegiatan validasi terhadap 14 indikator tersebut yaitu keseluruhan indikator nilai
akurasi data ≥ 90% yang dinyatakan bahwa data indikator pada bulan Januari 2016 sudah
valid atau akurat.

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 18


BAB III
PENUTUP

A. Simpulan

Berdasarkan program usulan validasi tahun 2016 ada sebanyak 28 indikator yang
memenuhi syarat untuk dilakukan validasi data. Indikator yang memenuhi syarat untuk
divalidasi sebanyak 14 indikator dan indikator tersebut terdiri dari indikator klinis, JLOM
dan keselamatan pasien. Hasil komparasi antara hasil capaian bulan Januari 2016 (first
abstractor) dengan hasil Validator (second abstractor), ditemukan nilai validasi rata-rata
lebih atau sama dengan 90% bahwa data pada bulan Januari 2016 dinyatakan
memenuhi level minimal akurasi atau datanya valid.

B. Rekomendasi

Kegiatan validasi data internal dilakukan secara rutin sesuai dengan program usulan
validasi data yang dilakukan secara internal rumah sakit. validasi berikutnya akan
dilakukan pada akhir semerster satu yaitu pada bulan Juli 2016 dan akan dilakukan
tindakan korektif apabila ditemukan hasil kegiatan validasi datanya tidak memenuhi
akurasi minimal atau kurang dari 90% yang dinyatakan data tidak valid

Mengetahui Denpasar ,Februari 2016


Kepala Unit Penjaminan Mutu, Tim Validator Ttd
1. Siluh Nyoman Alit Nuryani, BoN, MNg 1.
NIP. 197612271999032001
Ni Nyoman Ayuningsih,SKp.,MM 2. Made Nopy Diah Sundari, S.KM, M.Kes 2.
NIP.196705091990032001 NIP. 198111022003122004
3. Ns. Kadek Puji Astini, S.Kep, MARS 3.
NIP. 1976122119998032003
4. Ns I Wayan Suwirja, S.Kep 4.
NIP. 197808112000121003

Mengetahui
Direktur Utama

dr. Anak Ayu Sri Saraswati, M.Kes


NIP.195603211982112001

Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 19


Laporan Kegiatan Validasi Internal Periode Januari Februari 2016 20