Anda di halaman 1dari 2

Rahasia Kembang Setaman (Bunga Setaman)

Rahasia Kembang Setaman (Bunga Setaman)


Oleh : Tarjo, S.Pd.

Bunga setaman sering digunakan untuk kegiatan upacara


pernikahan Jawa. Orang yang akan menikah sebagian ada yang menggunakan
acara siraman. Nah pada acara siraman ini biasanya air yang digunakan untuk
acara ini adalah air yang telah dicampur dengan kembang setaman.

Selain contoh di atas, ada lagi acara yang menggunakan kembang


setaman. Kegiatan ini biasanya dilakukan ketika pengantin laki-laki ketika
akan memasuki pelaminan. Tujuannya adalah agar pengantin pria mempunyai
badan yang bersih dan mempunyai wangi yang semerbak. Semua yang
memandangnya menjadi terpesona oleh kewibawaan sang pengantin. Hal ini
tentu menjadi kebahagianan tersendiri bagi pengantin putri.

Acara yang lainnya yaitu bayi hendak turun dari gendhongan untuk
pertama kalinya. Orang Jawa ada yang menyebutnya ngedhun-dhuni atau yang
lebih umum dengan istilah tedhak siti. Sama seperti upacara penganti
sebelum menginjakkan tanah untuk pertama kainya kakinya dibasuh terlebih
dahulu dengan bunga tersebut.

Apa saja wujud dari kembang setaman?

1. Bunga Melati
Bunga melati adalah lambang dari kesucian karena warnanya putih. Maksud
penggunaan atau artinya adalah untuk melangkah/melakukan kegiatan
apapun harus didasari dari niat suci. Dengan kesucian hati akan melahirkan
kebaikan. Dari kebaikan itu akan tercipta warna yang akan bermanfaat untuk
mewarnai dunia ini.
Didaerah lain orang menyebut melati dengan istilah kanthil. Jika digunakan
dalam kegiatan pernikahan mengandung maksud bahwa calon pengantin
berdua bisa lengket atau saling terikat menjalani hidupnya sampai dimasa
yang akan datang. Orang Jawa bilang sampai kaken-kaken ninen-ninen
(kakek-kakek nenek-nenek).

2. Bunga Mawar
Mawar adalah simbol keberanian. Untuk menjalani hidup ini diperlukan
keberanian untuk mengubah dunia ini dengan kebaikan. Orang menjalani
hidup tidaklah seperti burung pipit. Ia hanya membuat rumah dari dulu hanya
seperti itu. Manusia dibelaki dengan pikiran yang dapat dikembangkan untuk
memajukan dunia ini. Manusia mempunyai nafsu untuk mengubah dunia ini.
Ibarat kata seandainya mampu dunia akan diangkat dalam genggaman. Ini
sesuai dengan kodratnya yang tidak pernah puas dengan apa yang diterima.
Namun demikian nafsu tersebut bisa dikembangkan dengan mencipta karya
yang akan mempermudah kehidupan manusia. Untuk melaksanakan semua ini
tentunya harus didasari prinsip kebenaran dan rasa syukur terhadap yang
maha kuasa.
3. Kenanga
Bunga kenanga berasal dari kata kenang-a. Kata tersebut mengandung makna
kenanglah. Maksud dari arti kata tersebut adalah manusia tidak terlepas dari
budaya meniru atau mencontoh dari orang-orang sebelum kita. Tentulah hal
yang dicontoh adalah kebaikan hidup di dunia ini. Ibarat kata kita telah
menguasai teknologi dari negara barat namun adat sopan santun ketimuran
harus kita gunakan dan dijaga karena warisan dari orang terdahulu yang
sangat baik.

Disamping untuk acara-acara diatas kembang setaman merupakan


kelompok bunga yang menghasilkan aroma yang sangat harum. Orang sering
menggunakan bunga tersebut sebagai pengharum yang mempunyai bahan
dasar dari alam. Demikianlah sekilas mengenai kembang setaman. Mudah-
mudahan bermanfaat untuk pembaca semua.