Anda di halaman 1dari 3

TRANSKIP HASIL WAWANCARA AMILA LAUNDREY

Narasumber : Irfan Cristopher Wijaya


Pekerjaan : Wirausaha Laundry
Pewawancara : Risma Apriyani
Pewawancara : Selamat Siang, maaf mengganggu waktunya Bu. Saya Irfan ingin
mewawancarai Ibu, untuk memenuhi tugas UAS Kewirausahaan. Apakah
Ibu dapat meluangkan waktunya untuk saya wawancarai tentang usaha
Laundry Amila?
Narasumber :Boleh. Silahkan saja.
Pewawancara : Kapan Ibu memulai usaha Laundry ini?
Narasumber : 11 Bulan.
Pewawancara : Apakah Ibu bekerja sama dengan teman atau sanak saudara?
Narasumber : Tidak, saya mendirikan usaha Laundry Amila ini sendiri.
Pewawancara : Kenapa Ibu lebih berminat menjalankan usaha Laundry kiloan daripada
usaha lainnya?
Narasumber : Awalnya saya hanya mencoba-coba usaha Laundry ini, Alhamdulillah
sampai sekarang masih berjalan Amila Laundrett ini. Sebenarnya sebelum
saya menjalankan usaha Laundry ini, saya pernah bekerja menjadi pengajar
di TK Al-Falah beberapa tahun. Karena saya mempunyai 3 anak perempuan
dan itu masih kecil, saya sulit untuk merawat, menjaga, dan mengawasi
mereka. Maka dari itu, saya mendirikan usaha Laundry keluarga ini, supaya
saya lebih bisa menjaga dan mengawasi anak saya. Apalahi usaha Amila
Laundrett ini sudah menjadi usaha keluarga.
Pewawancara : Maaf Bu, kalau saya boleh tahu berapa yaa modal memulai usaha Laundry
ini?
Narasumber : Sekitar Rp. 7.000.000. 7 Jt itu sudah termasuk alat-alat, seperti mesin cuci
1, pengering 1, setrika 1, keranjang, dan kipas angin 1.
Pewawancara : Langkah apa saja yang digunakan Ibu untuk menarik pelanggan sebanyak-
banyaknya?
Narasumber : Dengan mempromosikan lewat mulut ke mulut.
Pewawancara : Dari pukul berapa Laundry ini dibuka dan ditutupnya?
Narasumber : Karena Amila Laundrett ini milik saya sendiri jadi saya agak santai begitu.
Jadi kalau hari senin sampai jum’at itu dari pukul 08.00-21.00. dan kalau
hari Sabtu itu dari pukul 09.00-12.00.
Pewawancara : Ada berapa pegawai yang bekerja di Laundry ini?
Narasumber : Sebenarnya ada 3 pegawai, tapi yang bertahan hanya 2 orang saja. Karena
1 dari 3 pegawai Laundry ini tuh ada yang tidak bisa membaca, dan saya
sangat kesulitan ya. Jadi saya harus mengajarinya dulu mendiktenya dulu.
Dan akhirnya dia berhenti.
Pewawancara : Apakah dalam mengrekrut pegawai harus memiliki keahlian dalam bidang
jasa khususnya Laundry?
Narasumber : Tidak harus, yang penting bisa membaca. Kalau nyetrika kan pasti bisa ya,
kalau mencuci, cucian kan dicuci sama mesin cuci.
Pewawancara : Berapa harga per kilogram cucian pakaian?
Narasumber : Rp. 5.000 per Kg. Cukup terjangkau kan harganya.
Pewawancara : Berapa pengeluaran belanja sabun detergen yang dihabiskan dalam
sebulan Bu?
Narasumber : Kurang lebih Rp. 1.000.000 – Rp. 1.500.000
Pewawancara : Berapa rata-rata omset per bulan yang didapatkan Laundry ini?
Narasumber : Alhamdulillah, sekitar Rp. 6.000.000 – Rp. 7.000.000, yaa cukup lah buat
menambah penghasilan keluarga.
Pewawancara : Alat-alat apa saja yang dimiliki Laundry ini Bu?
Narasumber : Mesin cuci satu, pengering satu, setrika satu, keranjang, dan kipas angin
satu.
Pewawancara : Berapa lama pengerjaan untuk Laundry kiloan?
Narasumber : Biasanya sih 3 hari, tapi kalau ada pelanggan yang minta 2 hari saya
usahakan.
Pewawancara : Apakah pelanggan Ibu kebanyakan dari kalangan mahasiswa?
Narasumber : Ya, kebanyakan dari kalangan mahasiswa. Tapi campur sih,
memang lebih banyak dari kalangan mahasiswa tapi masyarakat umum
kaya yang disekitar Laundry ini juga ke sini.
Pewawancara : Apa suka duka Ibu dalam berbisnis Laundry kiloan?
Narasumber : Kalau ada pakaian yang hilang, harus mengganti dengan uang, yang
uangnya itu tidak setimpal dengan harga cuci pakaian. Yaa sudah resiko
yang berusaha sih hehe.
Pewawancara : Apa keinginan ke depan untuk usaha Laundry Ibu ini?
Narasumber : Semoga Laundry ini lebih maju, karyawannya bertambah, alat-alatnya
juga bertambah, dan tempatnya lebih luas Aamiin.