Anda di halaman 1dari 2

Anas Tesi Lokal

Pengertian
Semua pasien yang direncanakan operasi mata dengan menggunakan anestesi lokal, baik dari
poliklinik mata, IGD maupun dari ruangan mata.
Tujuan
Pasien dilayani dan disiapkan dengna cepat, tepat dan merasa puas
Kebijakan
- S e m u a p a s i e n ya n g d i s i a p k a n o p e r a s i m a t a d e n g a n a n e s t e s i l o k a l
d i l a k u k a n p e r s i a p a n p e m e r i k s a a n L a b o r a t o r i u m ya i t u K a d a r G u l a D a r a h
d a n b i l a u s i a d i a t a s 4 0 t a h u n w a j i b d i k o n s u l t a s i k a n k e Kardiologi.-Bila gula
darah acak < 200 gr% dan tensi badan < 150/90 atau telah mendapat persetujuan
dari bagiankardiologi

maka operasi dapat dijadwalkan / dilaksanakan.- B i l a k a d a r g u l a d a r a h m a s i h


tinggi (Gula Darah Acak > 200 mg%)

dikonsultasikan ke bagianPenyakit Dalam sampai teregulasi/mendapat persetujuan dari


bagian Penyakit Dalam
Prosedur
1.Pasien dari Poliklinik Mata disiapkan dari klinik mata, dilengkapi
d o k u m e n m e d i s r a w a t j a l a n maupun dokumen rawat inap dan tanda tangan
persetujuan tindakan (informed consent).2.Pasien dari ruang Rawat Inap / Paviliun /
IGD disiapkan dari IGD, ruang Rawat Inap / Paviliun,dilengkapi tanda tangan
persetujuan tindakan, kelengkapan catatan dokumen medis dan obat
yangdiperlukan.3.Dokter menulis persiapan tindakan meliputi : resep obat, surat ke IBS,
surat ke Ruangan / Paviliun,Konsul ke Kardiologi maupun pemeriksaan Laboratorium.4.Persiapan
operasi mata misalnya : potong bulu mata, pemberian tetes Pantocain maupun
Midriasil.Premedikasi injeksi valium 10 mg intra muskular oleh paramedis dan anestesi lokal
oleh dokter.
Unit Terkait
Poliklinik SMF MataRuangan Mata / Paviliun
Akibat TRAUMA KIMIA