Anda di halaman 1dari 2

Sebagaimana yang telah ditetapkan bahwasanya Hak dan Kewajiban Warga Negara

sudah tercantum dalam UUD 1945. Namun saat ini pelaksanaannya masih saja tidak
seimbang antara hak dan kewajibannya. Contoh penyimpangan dalam hak :
a. Hak tentang penghidupan yang layak bagi seluruh warga negara Indonesia
Dalam UUD 1945 dijelaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pengidupan
yang layak, namun dalam kenyataannya angka kemiskinan di Indonesia masih sangat tinggi,
dan masyarakat masih banyak yang kekurangan dalam segi ekonomi.
Contoh penyimpangan dalam kewajiban :
a. Kewajiban melaksanakan aturan dan hukum yang berlaku
Setiap warga negara wajib melaksanakan hukum dan peraturan yang berlaku di negara ini,
namu pada kenyataannya masih banyak sekali tindak pidana atau perdata yang melanggar
hukum, seperti misalnya korupsi, melanggar lalu litas, pencurian dan tindakan kriminaitas
lainnya.
Secara umum masih banyak sekali penyimpangan penyimpangan hak serta kewajiban yang
terjadi di negara ini, namun bukan berarti hal tersebut tidak bisa dihilangkan. Sebenarnya ini
adalah tanggung jawab bersama, mencari solusi yang tepat untuk pencapaian tersebut. Bisa
dikatakan faktornya bisa saja dari faktor pribadi maupun pemerintahan. Faktor pemerintah
sendiri masih mencerminkan hal yang negatif dalam kepemimpinannya dalam membangun
negeri ini. Para pemerintah cenderung mementingkan kepentingaan pribadinya dan
melupakan kepentingan kesejahteraan masyarakatnya, dilihat dari banyaknya kasus korupsi
yang dilakukan oleh para pemerintah. Jika hal tersebut terus terjadi maka akan terjadinya
ketidakseimbangan yang mengakibatkan kehancuran negara ini. Sebagai pejabat negara
seharusnya memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi dengan lebih mementingkan
kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi. Pemerintah juga harus bisa
memperbaiki program atau sistem pembangunan yang sedang berjalan di negara ini menjadi
lebih baik agar semua hak dari warga negara dapat terpenuhi.
Penyimpangan terhadap hak dan kewajiban warga negara bukan hanya faktor dari
pemerintah tetapi dari pribadi warganya sendiri, oleh karena itu diperlukan perbaikan serta
kesadaran hukum dan moral agar setiap warga negara bisa saling menghormati hak orang
lain. Demi kondisi negara yang lebih baik, maka penyimpangan dan kewajiban warga negara
merupakan hal yang perlu diperbaiki bersama antara warga negara dengan pemerintah.
Sehingga akam terbantuk negara yang aman, nyaman, damai, dan sejahtera. Antara hak yang
diterima dan kewajiban yang dilaksanakan haruslah seimbang jangan berat sebelah. Oleh
karena itu pendidikan sedini mungkin bagi tiap Warga Negara Indonesia sangat diperlukan
supaya dapat memahami prinsip dasar akan hak dan kewajiban ini. Pendidikan
Kewarganegaraan yang diterapkan di sekolah – sekolah merupakan salah satu upaya yang
baik dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat akan hak dan kewajiban, terutama
sebagai Warga Negara Indonesia. Harapannya dari peningkatan pemahaman akan hak dan
kewajiban, maka rakyat Indonesia dapat semakin menjalani kehidupan bermasyarakat yang
lebih positif dan bertanggung jawab, taat hukum serta menghormati hak – hak diri sendiri
maupun orang lain.

Prasetyo, Raka Andika. 14 desember 2016,http://rakaraperz.blogspot.co.id/2016/12/makalah-hak-


kewajiban-warga-negara-indonesia.html, diakses pada 30 juli 2017