Anda di halaman 1dari 2

TIPS UNTUK PENGAMBILAN GAMBAR MAKANAN

(FOOD FOTOGRAPHY)
]
1. GUNAKAN PORSI MAKANAN YANG SEDIKIT
Pada umumnya, setiap orang makan dengan porsi yang terisi penuh, akan tetapi dalam food photography
tidaklah demikian. Semakin sedikit porsi makanan yang anda tampilkan dalam sebuah piring, maka hal
tersebut semakin baik, karena porsi makanan dalam jumlah yang sedikit akan membawa lebih banyak
perhatian pada makanan itu sendiri. Disamping itu, porsi makanan yang sedikit memberikan gambaran
yang menarik dari sebuah makanan. Karena itu, berikanlah ruang yang cukup bagi audiens untuk melihat-
lihat objek dari setiap foto makanan yang anda buat. Ingat, semakin banyak komponen yang anda
tampilkan pada foto anda bisa memperumit/membuat gambar tidak jelas/kurang fokus. Itulah sebabnya,
pertahankan kesederhanaan makanan yang hendak anda tampilkan untuk memberikan hasil yang menarik
dan menakjubkan.
2. GUNAKAN MAKANAN SELAGI MASIH PANAS
Memotret dengan menggunakan makanan yang masih panas punya batas waktu. Itulah sebabnya,
manfaatkanlah waktu sebaik mungkin. Misalnya, jika anda ingin mengambil gambar dengan menggunakan
subjek seperti soup dengan tampilan uap yang masih hangat, maka aturlah pengaturan kamera anda
sebelumnya dan pastikan bahwa alat peraga atau elemen pendukung lainnya sudah disiapkan. Karena jika
persiapan yang anda lakukan tepat, maka anda akan memperoleh hasil yang memuaskan. Sebagai
tambahan, jika latar belakang yang gelap tidak tersedia pada saat pemotretan, maka gunakanlah cahaya
tambahan atau reflector untuk memberikan penerangan yang cukup buat subjek anda.

3. MATIKAN ON-CAMERA FLASH ANDA


Flash kamera dapat memberikan efek kurang bagus pada setiap makanan. Hal itu disebabkan karena
adanya cahaya dalam jumlah yang cukup besar pada setiap daerah yang berlembab. Karena itu, matikan
flash pada kamera anda saat hendak mengambil gambar mengenai makanan. Hal ini (cahaya pada kamera)
bukan hanya mengganggu saja, tapi juga membuat makanan itu sendiri terlihat berminyak gantinya
lembab. Lebih dari pada itu, gambaran bayangan yang aneh dan tidak menarik juga akan nampak pada
makanan anda, piring, ataupun keduanya.

Jadi, ingatlah bahwa makanan biasanya akan terlihat baik dengan pencahayaan yang lembut yaitu dengan
memanfaatkan jumlah cahaya alami dilingkungan sekitar pemotretan sebaik mungkin.

4. PENCAHAYAAN
Cahaya adalah raja. Hal ini tidak bisa dipungkiri apalagi dalam dunia fotografi. Tapi jika cahaya yang ada
dalam tempat pemotretan terlalu besar, maka hal itu tidaklah baik. Itulah sebabnya, mencari alat dalam
mengontrol cahaya itu sendiri, akan sangat membantu meningkatkan kualitas food photography anda.
Disamping itu juga, jika anda menggunakan cahaya dalam jumlah yang sedikit, maka anda akan merusak
foto anda dan membuat orang-orang yang suka terhadap foto anda menghilang satu per satu. Kenapa?
Karena cahaya itu perlu. Ingat, cahayalah yang memberikan atmosfir kehidupan dalam setiap foto anda.
Jadi, pastikanlah bahwa cahaya yang anda gunakan tidaklah terlalu besar ataupun terlalu sedikit sehingga
orang-orang tidak akan berpaling dari foto anda. Jika anda melakukan pemotretan dengan menggunakan
cahaya langsung misalnya sinar matahari, maka gunakanlah diffusor untuk meningkatkan kualitas dari
pada cahaya tersebut.

5. TAMPILKAN KESEDERHANAAN
Perencanaan itu penting, apalagi dalam food photography. Tanpa perencanaan yang matang dan tepat,
gambar yang dihasilkan tidaklah menarik. Itulah sebabnya, rencanakanlah segala sesuatu sebelum
melakukan pemotretan. Food photography yang bagus menampilkan kesederahanaan dari makanan itu
sendiri. Semakin banyak komponen disertakan dalam subjek pemotretan anda, maka hal itu akan
mengalihkan perhatian orang dari subjek utama yang hendak anda tunjukan kepada audiens anda. Untuk
itu, hindarilah melakukan hal tersebut (menempatkan komposisi terlalu banyak pada subjek pemotretan)
agar tidak membuat orang bingung.

6.PERLIHATKAN BAHAN DASAR MAKANAN ITU


Sebagai ornamen yang membuat foto anda lebih fantastis lagi, cobalah untuk menambahkan bahan dasar
dari makanan tersebut. Seperti contoh di bawah, yogurt berasa stroberi itu telah dikelilingi dengan buah
stroberi asli sebagai tambahan visual. Dan hasilnya pun sangat menyenangkan untuk dilihat, karena
perpaduan warna dari yogurt dan buahnya sangat harmonis.