Anda di halaman 1dari 16

KARYA TULIS ILMIAH

ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN DIARE


Karya Tulis Ilmiah ini diajukan sebagai salah satu syarat
guna memperoleh gelar ahli madya
keperawatan

Oleh :

Nur Kholis Fahmi

NIM : 13.1690.P

PRODI DIII KEPERAWATAN

STIKES MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN

TAHUN 2016
HALAMAN PERNYATAAN ORISINILITAS

Karya Tulis Ilmiah ini adalah hasil karya sendiri, dan semua
sumber baik yang dikutip maupun dirujuk telah saya
nyatakan benar

Pekalongan, Juni
2016

Yang membuat
Pernyataan

Nur Kholis
Fahmi
Nim: 13.1690.P
HALAMAN PERSETUJUAN

KTI yang berjudul “Asuhan Keperawatan dengan Diare Pada An. A


di

Ruang Flamboyan RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Kabupaten


Pekalongan” yang disusun oleh Nur Kholis Fahmi telah disetujui untuk
dipertahankan dihadapan penguji sebagai salah satu syarat yang
diperlukan untuk memperoleh gelar Ahli Madya Keperawatan pada
Program Studi D III Keperawatan STIKES Muhammadiyah Pekajangan
Pekalongan.

Pekalongan, Juni 2016

Pembimbing

Siti Rofiqoh, M.Kep.,Ns.Sp.Kep.An

NIK. 99.001.023
HALAMAN PENGESAHAN

Karya Tulis Ilmiah Berjudul “Asuhan Keperawatan Diare Pada An. A Di

Ruang Flamboyan RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Kabupaten


Pekalongan” yang disusun oleh Nur Kholis Fahmi telah berhasil
dipertahankan dihadapan penguji dan diterima sebagai salah satu syarat
yang diperlukan untuk memperoleh gelar Ahli Madya Keperawatan pada
Program Studi D III Keperawatan STIKES Muhammadiyah Pekajangan
Pekalongan.

Pekalongan, Juli 2016

Dewan Penguji

Penguji I Penguji II

(Aida Rusmariana, MAN) (Siti Rofiqoh, M.Kep.,


Ns.Sp.Kep.An)
NIK. 92.001.010 NIK. 99.001.023

Mengetahui

Ka.Prodi DIII Keperawatan

STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

(Herni Rejeki, M.Kep., Ns.Sp.Kep.Kom)

NIK. 96.001.016
KATA PENGANTAR

Syukur alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang


telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan penyusunan Karya Tulis Ilmiah dengan judul “Asuhan
Keperawatan Pada An. A

Dengan Diare Di Ruang Flamboyan RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan


Kabupaten Pekalongan”. Adapun maksud dari penyusunan Karya Tulis
Ilmiah ini, yaitu untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan
pendidikan program studi Diploma III Keperawatan di STIKES
Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Penulis menyadari dalam
penyusunan karya tulis Ilmiah ini masih banyak kekurangan, namun berkat
bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak akhirnya Karya Tulis Ilmiah ini
dapat terselesaikan dengan baik. Pada kesempatan ini penulis
mengucapkan terima kasih kepada :

1. M. Arifin, Skp, Mkep, selaku ketua STIKES Muhammadiyah


Pekajngan Pekalongan.

2. Herni Rejeki, M.Kep., Sp.Kep.Kom, selaku ketua prodi studi DIII


Keperawatan.

3. dr.H. Maskuri selaku direktur Rumah Sakit Islam PKU


Muhammadiyah Pekajangan

4. Aida Rusmariana, MAN, selaku pembimbing dan penguji Karya Tulis


Ilmiah
5. Siti Rofiqoh, M.Kep., Ns.Sp.Kep.An, selaku penguji Karya Tulis
Ilmiah

6. Dosen dan seluruh staff di STIKES Muhammadiyah Pekajangan


Pekalongan

7. Kedua orang tua saya beserta keluarga yang selalu memotivasi dan
memberi semangat kepada saya

8. Semua pihak yang telah memberikan kontribusi dalam penyusunan


Karya Tulis Ilmiah ini

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan Karya Tulis


Ilmiah ini

masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan
kritik dan
saran yang membangun dari semua pihak sehingga hasil dari penyusunan
Karya Tulis Ilmiah ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada khususnya.

Pekalongan, Juni 2016

(Penulis)
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL......................................................................................i

LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS...................................................ii

LEMBAR PERSETUJUAN.........................................................................iii

LEMBAR PENGESAHAN...........................................................................iv

KATA PENGANTAR....................................................................................v

DAFTAR ISI................................................................................................vii

BAB 1 PENDAHULUAN.............................................................................1

Latar Belakang............................................................................................1

Tujuan Penulisan.........................................................................................3

Manfaat Penulisan......................................................................................4

BAB II TINJAUAN TEORI...........................................................................5

Pengertian...................................................................................................5

Etioligi..........................................................................................................5

Jenis – jenis Diare......................................................................................7


Patofisiologi.................................................................................................9

Gambaran Klinis.........................................................................................9

Pemeriksaan Diagnostik
....................................................................................................................
10

Komplikasi..................................................................................................11

Penatalaksanaan.......................................................................................11

Asuhan Keperawatan................................................................................12

BAB III RESUME KASUS.........................................................................17

Pengkajian.................................................................................................17

Diagnosa Keperawatan............................................................................18

Intervensi dan Implementasi.....................................................................18

Evaluasi.....................................................................................................20

BAB IV PEMBAHASAN............................................................................21

Diagnosa Keperawatan yang muncul......................................................21

Diagnosa Keperawatan yang tidak muncul..............................................26


Kekuatan dan kelemahan
................................................................................................................
27

BAB V PENUTUP..................................................................................28

Simpulan................................................................................................28

Saran......................................................................................................29

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

1. Pathways

2. Asuhan Keperawatan dengan diare pada An. A di Ruang


Flamboyan RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan
Pekalongan
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Diare merupakan penyakit umum yang masih menjadi


masalah kesehatan utama pada anak terutama pada balita di
berbagai negara-negara terutama di negara berkembang. Diare
adalah kehilangan cairan dan elektrolit secara berlebihan yang
terjadi karena frekuensi satu kali atau lebih buang air besar dengan
bentuk tinja yang encer dan cair (Suriadi & Yuliana 2006, h. 83).
Diare adalah penyakit yang ditandai dengan bertambahnya
frekuensi defekasi lebih dari biasanya (> 3 kali/hari) disertai
perubahan konsistensi tinja (menjadi cair), dengan/tanpa darah
dan/atau lendir (Suraatmaja 2005, h. 1).

Penderita diare paling sering menyerang anak dibawah lima


tahun (balita). Berdasarkan data yang diperoleh dari World Health
Organization (WHO) pada tahun 2009 menyatakan bahwa lebih
dari sepertiga kematian anak secara global disebabkan karena
diare sebanyak 35%. United Nations International Children’s
Emergensy Fund (UNICEF) memperkirakan bahwa secara global
diare menyebabkan kematian sekitar 3 juta penduduk setiap tahun
(Herman, 2009). Beban global diare pada tahun 2011 adalah 9,00%
balita meninggal dan 1,0% untuk kematian neonatus.

Di Indonesia diare merupakan salah satu penyebab kematian


kedua terbesar pada balita setelah Infeksi Saluran Pernafasan Akut
(ISPA). Sampai saat ini penyakit diare masih menjadi masalah
masyarakat
Indonesia. Prevalensi diare pada balita di Indonesia juga
mengalami peningkatan setiap tahunnya. Berdasarkan Survey
Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012,
menunjukkan keseluruhan 14% anak balita mengalami diare.
Prevalensi diare tertinggi terjadi pada anak dengan umur 6-35
bulan, karena pada umur sekitar 6 bulan anak sudah tidak
mendapatkan air susu ibu. Prevalensi diare berdasarkan jenis
kelamin tercatat sebanyak 8.327 penderita laki laki, dan 8054
penderita perempuan.

Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan serius di


Kota Pekalongan Jawa Tengah, terbukti 27 desa di kabupaten
Pekalongan sudah pernah terjangkit penyakit diare. Dalam profil
Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan tahun 2015
melaporkan cakupan penemuan dan penanganan kasus penyakit
diare di kota Pekalongan sebesar 102% sebanyak 19388 penderita
dengan cakupan tertinggi di desa Karanganyar (1.227 penderita).
Jika dilihat dari jenis kelamin, cakupan penemuan dan penanganan
penyakit diare lebih besar pada perempuan (10325 penderita) bila
dibandingkan pada laki-laki (9063 penderita). Jumlah angka
kematian yang dilaporkan sebanyak 39 sebagai akibat
keterlambatan mendapatkan pengobatan serta kurang
sempurnanya pengobatan. Adapun target penemuan diare disemua
umur adalah 10% dari sasaran (213 per 1000 jumlah penduduk)
yaitu sebesar 18.990 kasus (102%), sehingga pada tahun 2015
sudah melebihi target (100%).

Dari hasil catatan medis RSI PKU Muhammadiyah


Pekajangan Pekalongan tahun 2015 melaporkan data pasien rawat
inap anak usia 1 – 12 tahun dari bulan Januari sampai bulan
Desember tahun 2015 ditemukan sebanyak 146 kasus. Hasil
tersebut menunjukkan bahwa kasus diare masih sangat tinggi dan
tidak bisa dianggap sebagai kasus yang ringan, melainkan sebagai
kasus yang harus segera ditangani untuk menekan angka kejadian
diare.

Komplikasi yang dapat muncul pada penderita diare bila tidak


segera ditangani dengan benar dapat terjadi Dehidrasi (ringan
sedang, berat, hipotonik, isotonik, atau hipertonik), renjatan
hipovolemik, hipokalemia,