Anda di halaman 1dari 1

KELOMPOK 3

Tn. M, usia 50 th , dirawat diruang penyakit dalam dengan diagnosis medis efusi
pleura ec.TBC. Pasien masuk RS dengan keluhan sesak nafas yang memberat
sejak 1 hari SMRS, batuk yang tidak sembuh-sembuh, lemah, nafsu makan
menurun dan keringat dimalam hari, nyeri bila bernafas serta demam bila malam
hari.
Dari hasil pengkajian didapatkan, 1 tahun yang lalu klien pernah mendapatkan
pengobatan TBC, tetapi selama tiga bulan pengobatan dia tidak lagi minum obat
karena sudah tidak batuk lagi, riwayat merokok sejak 30 tahun yang lalu 12 batang/
hari. Hasil pemeriksaan saat ini : pasien mengeluh mual, batuk tetapi dahak sulit
di keluarkan dan terkadang sesak.
Pemeriksaan fisik : frekuensi nafas 26x/mnt, frek nadi 86x/mnt, TD 110/76mmhg,
BB saat ini 54kg dengan TB 165 cm ( terjadi penurunan BB 6 kg selama sakit ).
Pengembangan dada tampak asimetris dengan paru kanan tertinggal, taktil
fremitus kanan < kiri. Resonan pada paru kiri dan lobus superior paru kanan serta
pekak pada lobus media dan inferior kanan. Auskultasi pada lapang paru kiri
vaskuler sedangkan lapang paru kanan menurun sampai tidak terdengar. Pasien
tampak pucat, tidak ada sianosis, CRT 2 dtk, akral hangat, konjungtiva anemis,
sklera tidak ikterik dan tidak ada nyeri dada.
Hasil pemeriksaan sputum SPS ++. Pemeriksaan radiologi thorak didapatkan
fibrous infiltrate dan cavitas pada paru kanan, tampak bayangan perselubungan
homogen pada 2/3 paru kanan, dan sudut costophrenicus kanan tampak tumpul.
Hb 8,8 g/dl, Ht 28%, leukosit 6,6 ribu/mm3, trombosit 351 ribu/mm3. LED 110mm.
analisa cairan pungsi pleura : produksi 400cc berwarna kuning, protein total 6,9
g/dl, protein cairan pleura : protein serum = 5,5: 6,9. LDH cairan pleura : LDH
serum = 926:134. Kesan eksudat.
Pasien terpasang oksigen 3 liter permenit dan infus Nacl 0,9% per 12 jam.

Pertanyaan :
1. Dalami definisi penyakit, tanda gejala , data laboratorium dan tatalaksana.
2. Kembangkan Pathoflow nya, bila perlu tambahan data yang mungkin
menunjang.
3. Terapkan NANDA, NIC, dan NOC dalam pengembangan asukan
keperawatan.