Anda di halaman 1dari 13

DIABETES MELITUS

PENYAKIT KENCING MANIS


dr. Yunida Marzuki

I. PRAKATA

- Gula (glukosa) sangat penting bagi kesehatan tubuh, karena merupakan sumber energy
utama tubuh, karena merupakan sumber energi utama bagi aktifitas dan pertumbuhan
organ-organ tubuh, otak, maupun sel-sel otot dan jaringan tubuh kita.
- Penyakit diabetes mellitus terjadi karena konsentrasi gula (gllukosa) dalam darah
meninggi.
- Hal ini sangat dipengaruhi oleh tiga unsur utama, yang berperan timbulnya penyakit
diabetes ini, yaitu kwalitas makan, gula dalam darah dan kelenjarpankreas (hormone
insulin)
- Faktor pendukung lainnya diluar tubuh manusia, ialah masyarakat Indonesia senang
dengan menu manis dan makanan kecil/cemilan yang banyak tersaji pada jajanan, enak,
murah meriah dan berniali gizi tinggi yang sangat disukai oleh masyarakat bawah sampai
masyarakat kelas atas.
- Oleh karena itu tiap tahun pertumbuhan penderita penyakit diabetes terus meningkat.
- Penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit jangka panjang atau kronis
- Perkembangan penyakit diabetes di Indonesia/grafik th 2015 penderita mencapai 10
juta orang dengan rentan usia 20 – 29 th. Tetapi kurang dari 50% dari mereka yang
menyadarinya.

II. DEFINISI

- Penyakit diabetes mellitus adalah penyakit dimana konsentrasi gula (glukosa) darahnya
meninggi diatas rata-rata harga nornmal, yang disebabkab kerusakan kelenjar pancreas
mengakibatkan produksi hormon insulin pengendali gula darah berkurang.
- Biasanya sehari-hari disebut penyakit :
a. Penyakit diabetes (bahasa medis)
b. Penyakit kencing manis (karena air seninya banyak mengandung gula sehingga bekas
air seninya disemuti) glucosuri
c. Penyakit darah manis (karena bila luka susah sembuh dan kulitnya mudah terinfeksi
(koreng) karena konsentrasi gula darah meningkat) sehingga kulitnya mudah
terinfeksi dan bila luka penyembuhannya lama.
III. JENIS / UNSUR MAKANAN YANG KITA KONSUMSI SEHARI-HARI

o Penyakit diabetes mellitus sangat erat hubungannya dengan jenis makanan yang
kita makan, oleh karena itu kita sebaiknya mengenal makanan yang
menpengaruhi timbulnya penyakit diabetes.
o Secara garis besar/umum makanan terdiri dari :
1. Karbohidrat
2. Protein/daging
3. Lemak (lemak hewani ,mentega, minyak goring)
4. Vitamin (sayuran dan buah-buahan)
5. Air (air, sayur, dan buah-buahan)
o Contoh (perkiraan rata-rata) presentasinya :
1. Nasi : Kadar karbohidrat hamper 100%
2. Nasi goreng : Kadar karbohidrat 30%
Lemak 45%
Protein 10%
Vitamin 10%
Air 5%
3. Mie ayam baso: Karbohidrat 30%
Protein 20%
Lemak 30%
Vitamin 15%
Air 5%
4. Gado-gado : Karbohidrat 30%
Protein 10%
Lemak 40%
Vitamin 15%
Air 5%
5. Roti/kue-kue : Karbohidrat 30%
Protein 15%
Lemak 40%
Vitamin 10%
Air 5%
6. Gorengan : Karbohidrat 40%
Protein 15%
Lemak 30%
Vitamin 10%, air 5% dstnya.
o Pembahasan kita difokuskan kepada karbohidrat, karena hubungan erat dengan
penyakit diabetes
Fungsi Karbohidrat :
 Sumber tenaga
 Untuk cadangan tenaga
 Memberi rasa kenyang.
o Bila dalam makanan kurang karbohidrat, menyebabkan penyakit :
 Marasmus (kurang gizi)
 Untuk cadangan tenaga
 Memberi rasa kenyang
o Bila dalam makanan kelebihan karbohidrat, maka timbul penyakit :
 Diabetes mellitus
 Obesitas (kegemukan)
o Jenis/menu makanan yang kita konsumsi sehari-hari yang merupakan sumber
makanan karbohidart secara garis besar.
a. Yang mudah dicerna
 Nasi * Segala jenis cemilan
 Gandum * Karbohidrat
 Mie * Soft drink (coca-cola dan sejenisnya, minuman ke-
 Gula Masan)
 Roti/roti tawar * Singkong, ketan
b. Yang agak sukar/lama dicerna
Jenis selulosa/fiber/serat pada :
 Beras merah
 Buah-buahan
 Sayur-sayuran
 Kacang-kacangan
Tapi berguna untuk :
 Mengenyangkan
 Memperlancar buang air besar
 Menghambat penyerapan kolesterol
 Menghambat penyerapan glukosa pada makanan

c. Yang kadar karbohidrat sedikit :


 Kentang
 Sayur-sayuran
 Buah-buahan
o Secara medis karbohidrat diklasifikasikan menjadi :
 Poly sacharida (amilum/pati)
 Mono sacharida ( glukosa-galaktosa-fruktosa )
 Di sacharida ( maltose,laktosa, Sukrosa)
 Aligasacharida
o Secara medis sumber utamakarbobhidrat yang ada di makanan
 Amilum (zat tepung pada makanan pokok)
 Sukrosa (di sacharida yang rasanya manis (gula tebu)
 Selulosa ( serat kasar yang merupakan komponen dinding sel tumbuhan )
o Secara medis, intinya sumber utama karbohidrat :
 Sukrosa (gula pasir)
 Laktosa (gula susu)
 Pati/starch (gula tumbuhan)

IV. MEKANISME PEMBENTUKAN GULA DALAM TUBUH DARI MAKANAN


( TERUTAMA KARBOHIDRAT )
o Makanan (karbohidrat) diproses diusus oleh enzyme usus. Dimulai dari mulut,
lambung, usus 12 jari, usus halus. Hasilnya adalah glukosa dan galaktosa yang
diserap masuk ke dalam pembuluh darah di dinding usus. Penyerapan sudah
mulai dari mulut (konsentrasi penyerapan kecil) penyerapan terbesar di usus
halus
o Secara medis
Proses dimulut sudah dimulai oleh enzym ptyalin, memecah polisacharida 
disacharida 
Dihidrolisis oleh enzyme-enzym terutama di usus halus. Hasil pemecahan
berupa yang dapat diserap yaitu monosacharida (terutama glucose + 80%
sisanya galaktosa-fruktosa)
o Proses di usus halus hasilnya glucose dan galaktosa kemudian diserap masuk
pembuluh darah (dinding usus)
o Normalnya, glucose dialirkan pembuluh darah di usus ke seluruh jaringan tubuh
untuk aktifitas/energi dan pertumbuhan. Kelebihan nomal glucosa dalam darah
akan disimpan di organ hati,untuk cadangan. Hal ini dilakukan dalam fungsinya
insulin sesuai metabolism normal. Jadi insulin mengatur konsentrasi gula darah,
agar selalu dalam batas normal. Bila konsentrasi berlebih, maka insulin segera
menyimpan glucose kedalam hati.
V. TYPE PENYAKIT DIABETES MELITUS

o Gula (glukosa) dalam darah meningkat karena kerusakankelenjar endokrin


kelenjar pankreas yang memproduksi hormone insulin yaitu sel-sel pulau
langerhans.
o Jenis Penyakit Diabetes Mellitus ada 3 type :
1. Diabetes Melitus Type I
 Jarang, oleh karena itu tidak kita bahas mwndetail, asal tahu saja.
 JUVENILEdIABETES
 Menunjukkan 10 % dari kasus diabetes
 Muncul tiba-tiba
 Sebabnya : - G enetik
- Kerusakan kelenjar pankreas
 Akibatnya hormon insulin tidak dihasilkan atau sedikit sekali.
 Pengobatannya : IDDM (Insulin dependent Diabetes Melitus)
artinya: tergantung insulin dari luar badan (obat-obatan).
 Menyerang anak-anak dan remaja
2. Diabetes Melitus Type II
o Non Insulin Dependent Diabetes
o Tidak tergantung pada insulin
o Type im ynag kebanyakan diderita pasien diabetes
o Total 85% kasus
o Tubuh memproduksi insulin normal, tapitidak cukup untuk stabilkan gula darah.
o Seringkali penyakit tidak terasa, ketahuan sesudah keluhan muncul.
o Biasanya dimulai dengan kondisi karena asupan karbohidrat yang berlebihan
sehingga terjadi kegemukan (obesitas). Obesitas ini sering mengganggu kerja
pankreas (metabolism) terganggu.
Biasanya diiringi dengan kurang gerak fisik, pola hidup kurang aktif.
o Karena lamanya asupan makanan berlebihan tiap harinya sehingga, akan
memaksa organ pankreas untuk memproduksi insulin sebanyak-banyaknya
untuk menjaga keseimbangan gula darah, sehingga tampak seolah-olah insulin
berkurang, mengakibatkan kelelahan kelenjar pankreas, akhirnya rusak.
o Bila dibiarkan waktu lama tanpa pengobatan akan timbul komplikasi (kerusakan)
organ-organ lain.
o Bila ketahuan sedini mungkin maka dapat segera melakukan pengobatan dan
pencegahan terhadap komplikasi yang akan muncul.
o Penyakit diabetes type 2 ini lebih banyak menimpa pada orang yang memiliki
pola hidup dan pola makan yang jelek/
3. Diabetes Melitus Type III
 Biasanya terjadi pada kasus penyakit diabetes melitus yang sudah berat,
karena kelenjar pankreas rusak berat dan terjadi resistensi terhadap
kasus insulin, oleh karena itu pengobatan kadang kombinasi
insulin/suntikan dan tablet,
 Ada pembahasan khusus.

VI. NILAI KONSENTRASI GULA DALAM DARAH

o Nilai Konsentrasi
Nilai normal : 90 mg% - 120 mg%
Normal tinggi : 140 mg% - 180 mg %
Normal rendah : kurang dari 70 mg%
Tinggi (diabetes) : lebih dari 180 mg%
o Cara pemeriksaan terbaik adalah pemeriksaan :
1. Gula darah puasa malam : 10 -12 jam
2. Kemudian makan dan langsung puasa lagi 2 jam kemudian diperiksa lagi gula
darahnya.
o Ada pemeriksaan lain yaitu : HBA Ic (NGSP)
Yaitu untuk mengetahui kondisi apakah akan menjadi/ muncul penyakit diabetes
atau tidak.
Nilai normal : <5.5 mg%
Nilai Pra Diabetes : 5,5 mg% - 6,5 mg%(awal)
Nilai Diabetes : 6,5 mg%
VII. Mekanisme Timbulnya Penyakit Diabetes

Timbulnya penyakit diabetes karena kerusakan kelenjar pankreas, disebabkan oleh


tidak adanya keseimbangan antara kualitas asupan makanan, konsentrasi glukosa
(gula) dalam darah dan produksi hormone insulin.

Makan ---- Gula ------Ke pankreas (H.Insulin)

1. Asupan makan pada kualitasnya : - Porsi yang besar


(Karbohidrat) - Frekuensi makannya sering
Pada kondisi normal, kelebihan gula darah yang banyak memaksa kelenjar pankreas
memproduksi hormone insulin lebih banyak dari biasanya. Kelebihan gula dalam
darah yang banyak, diproses oleh hormone hormone insulin dalam liver kemudian
disimpan sebagai cadangan energy dalam bentuk lemak. Bila kebanyakan maka
lemak dalam hati, liver banyak lemak disebut fatty liver dan sebagian lagi disimpan
di dalam otot,bawah kulit sehingga orangnya menjadi gemuk.
2. Kondisi menjadi penyakit diabetes karena asupan makanan (karbohidrat) tiap hari
selalu banyak sehingga kadar gula dalam darah juga selalu banyak, sehingga kelenjar
pankreas bekerja keras untuk produksi insulin.
Dalam waktu lama kelenjar pankreas lelah, akhirnya mula-mula sebagian kelenjar
pankreas menjadi rusak, maka produksi hormone insulin jumlahnya makin sedikit,
sehingga gula dalam darahtidak bisa diproses maximal oleh hormon insulin maka
timbulah penyakit diabetes.
Asupan Karbohidrat > Gula dalam darah berlebih
Porsi Besar > Kelebihan gula dikirim ke liver
 Di liver, oleh hormone insulin diproses menjadi cadangan
energy, dalam bentuk lemak.
 Kondisi tubuh masih bisa mengatasinya.

Asupan Karbohidrat

Frequensi sering > Gula darah berlebih tiap hari

Tiap hari > Insulin diproduksi banyak

 Untuk memproses kelebihan gula darah tersebut untuk


Disimpan.
 Lama kelamaan > kelenjar pankreas cape
 Akhirnya mula-mula sebagian kelenjar pankreas rusak
 Lama-lama kelenjar pankreas rusak total
VIII. Etiologi (Penyebab) Penyakit Diabetes

Dari penjelasan diatas fungsi hormon insulin bahwa, sudah jelas penyebab utama
adalah kerusakan kelenjar pankreas, sehingga produksi hormone insulin menjadi
terganggu (sedikit dari biasanya). Karena :
1. Gen
2. Pola makan porsi karbohidrat banyak
3. Pola makan frequensi sering.

IX. Hormon insulin dalam tubuh berperan sebagai berikut :

1. Mengatur keseimbangan gula (glukosa darah) yang sangat dibutuhkan tubuh


untuk membuat energy (tenaga) aktifitas dan pertumbuhan jaringan tubuh.
2. Unsur penting untuk menimbulkan tenaga, hormon insulin meningkatkan
metabolism glukosa pada sel-sel otot. Selama beraktifitas, otot memerlukan
energy berupa ATP. Salah satucara untuk memperoleh ATP tersebut adalah
melalui mekanisme pemecahan molekul glukosa oleh hormone insulin.
3. Memproses penyimpanan glukosa darah yang berlebihan dalam liver dalam
bentuk lemak.
4. Dalam sehari, produksi insulin 3x sehari tiap 6 jam, sehingga kita bisa atur waktu
makan yang efektif.

Pemicu Kerusakan Kelenjar Pankreas

- Bila bisa mengendalikan pemicu kerusakan kelenjar pankreas maka penyakit diabetes,
bisa terkontrol bahkan bisa sembuh.
Pemicunya adalah :
1. Asupan karbohidrat, porsinya lebih besar dari normal.
2. Frequensi makanan yang mengandung karbohidrat tak terkendali karena banyak
tersedia disekitar masyarakat, luar, murah dan gizi cukup tinggi.
3. Porsi makanan yang masuk tak diimbangi aktifitas badan, pekerjaan rutin, kerja
duduk di kantor dll sehingga gula darah yang ada dalam darah tidak terpakai
maximal.
4. Tidak ada kegiatan olah raga, malahan banyak tidur.
5. Genetik
X. Gejala Yang Timbul

Gejala awal biasanya :


1. Poli Uri (banyak kencing)
Merupakan gejala umum pada penderita diabetes. Biasanya banyak air kencing
ini disebabkan gula dalam darah (glukosa) yang terlalu banyak, sehingga akan
membuat tubuh harus segera mengeluarkan kelebihan gula tersebut melalui
ginjal bersama urine (air kencing). Gejala ini terutama muncul pada malam hari,
yaitu saat kadar gula dalam darah relatif lebih tinggi dari pada siang hari.
Akibatnya bisa:
* Dehidrasi
* Haus
* Lapar
* Tidur malam terganggu
2. Polyphagi (banyak makan)
Terjadinya gejala ini, disebabkan oleh berkurangnya cadangan gula dalam tubuh
(organ, otot, dll) meskipun kadar gula dalam darah tinggi, karena
ketidakmampuan insulin dalam menyalurkan gula kedalam organ (karena insulin
kurang) untuk membuat sumber tenaga (ATP) sehingga tubuh merasa lemas
seperti kurang tenaga.
3. Poly dipsi : (banyak minum)
Merupakan akibat reaksi tubuh karena banyak mengeluarkan air bersama urine.
Gejala ini sebenarnya merupakan usaha tubuh untuk menghindari kekurangan
cairan tubuh (dehidrasi) karena banyak cairan yang keluar, secara otomatis
menimbulkan rasa haus untuk mengganti cairan yang keluar, akan timbul terus
keinginan untuk terus-menerus minum. Banyak minum akan menimbulkan
keinginan untuk selalu kencing. Dua hal ini merupakan serangkaian sebab akibat
yang akan terus terjadi selagi tubuh belum dapat mengendalikan kadar gula
dalam darahnya.
Gejala selanjutnya :
4. Kelelahan : Gagalnya tubuh melakukan pembuatan tenaga (energy), karena
hormone insulin kurang sehingga badan menjadi lemah/mudah cape, lesu.
5. Berat badan menurun : karena gula tidak bisa masuk ke jaringan tubuh,
dan masa otot berkurang hanya beredar dalam pembuluh darah, maka
pembentukan tenaga (energi) diambil dari lemak
badan yang terdapat dalam otot dan lemak
badan bawah kulit. Maka cadangan energy yang
berbentuk lemak, dipergunakan oleh tubuh yang
ada bawah kulit dan dalam organ (otot)
Dimulai diambil dari lemak muka sampai akhirnya
Lemak dibawah kulit perut (yang buncit)itu.
Akibatnya: mula-mula terlihat muka kurus duluan
kemudian disusul perut tidak buncit lagi.
6. Luka lambat sembuh dan kulit mudah mengoreng (infeksi)
7. Kesemutan jari-jari, tangan, dan kaki.

XI. Komplikasi

Komplikasi penyakit diabetes muncul, karena glukosa dalam darah diatas ambang
normal dalam waktu lama mengakibatkan timbulnya kerak gula (aterosklerosis)
sehingga pembuluh darah menyempit (penyumbatan) sehingga darah tidak dapat
mengalir secara normal.
Awalnya komplikasi yang dirasakan biasanya rasa kesemutan ujung-ujung jari
tangan/kaki.
Selanjutnya, menyerang organ-organ antara lain :
1. Luka lama sembuh
2. Jantung, timbul penyumbatan pembuluh darah coroner
3. Kepala (otak) karena sumbatan pembuluh darah kepala maka pasien bisa
mengalami stroke
4. Ginjal, lama-lama organ penyaring ginjal rusak. Sehinggafungsi ginjal terganggu.
Maka harus cuci darah (Hemodialisa)
5. Mata, penglihatan kabur karena kerusakan pada dinding retina mata.
6. Ujung-ujung jari tangan dan kaki menjadi hitam akibatnya harus amputasi
(neuropathi diabeteticum).
XII. Pencegahan

- Menghindari penyakit diabetes mellitus sedini mungkin lebih baik, dari pada
mengobati. Karena penyakit diabetes adalah penyakit adalah penyakit kronis. Artinya
tidak bisa sembuh total.
- Oleh karena itu beberapa hal yang harus diperhatikan untuk pencegahan munculnya
penyakit diabetes :
1. Porsi makan terutama karbohidrat secukupnya
2. Frequensi makan cemilan dikendalikan
3. Hindari makanan/minuman yang manis-manis
4. Bila ada gejala, secepatnya melakukan pemeriksaan darah
5. Mulai usia diatas 30 tahun, lakukanpemeriksaan darah gula. Apalagi ada riwayat
penyakit gula dalam keluarga
6. Atur jadwal makan tiap 6 jam, karena produksi hormone insulin tiap 6 jam dari pagi
7. Olah raga, agar peredaran darah mengalir lancar dan cepat.

XIII. Pengobatan

- Perlu kita ketahui bersama bahwa penyakit diabetes mellitus tidak bisa disembuhkan.
- Tetapi bisa dikendalikan melalui beberapa cara.
- Maksud dan tujuan pengobatan antara lain :
1. Mengendalikan kadar gula darah cara terbaik
2. Mempertahankan berat badan dan pertumbuhan menjadi normal
3. Mengurangi factor resiko, terkait dengan komplikasi (obesitas,kolesterol tinggi,
tekanan darah tinggi, rokok)
4. Konsentrasi gula (glukosa) darah terkendali
5. Obat minum yang diberikan untuk memicu agar kelenjar pankreas mengeluarkan
hormone insulin.
6. Obat yang terbaik sebenarnya hormone insulin yang disuntik langsung karena
langsung dipakai oleh badan tidak ada efek ke organ badan termasuk ginjal
7. Terkadang pengobatan dengan suntikan insulin dikombinasi dengan oral
8. Doa
XIV. Hal lain

Hal-hal yang perlu kita ketahui sehubungan dengan penyakit diabetes :


I. Jaga pola makan 3-J
1. Jumlah makan : - Sesuaikan dengan usia dan aktifitas
- Pagi dan siang lebih banyak dari pada makan malam
- Malam-malam utamakan yang berserat,rendah karbo-
hidrat
2. Jenis makanan : - Berserat/rendah karbohidrat

3. Jam makan : - Tiap 6 jam sesuai dengan kerja insulin


o Pagi jam 5 – 6
o Siang jam 11 – 12
o Sore jam 18 – 19
II. Sepotong kue = ½ piring nasi kalorinya
III. Olah raga teratur agar peredaran darah lancar
Untuk usia tua bisa senam ringan teratur
IV. Rokok 1 hisap, menggagalkan kerja insulin sebesar 15 I.U insulin.

SEMOGA BERMANFAAT
YM