Anda di halaman 1dari 9

SOP MEMFASILITASI MAKANAN DAN MINUMAN

KEPADA PASIEN YANG TIDAK DAPAT MAKAN


SENDIRI

A. PENGERTIAN
Menghidangkan makanan dan minuman kepada pasien sesuai daftar
makanan atau diet pasien kepada pasien yang tidak dapat makan
sendiri.
B. TUJUAN
1. Menghidangkan makanan dan minuman kepada pasien tepat
waktu dan sesuai dengan kebutuhan dan dietnya.
2. Membantu membangkitkan selera makan pasien
C. SASARAN
Semua pasien yang tidak dapat makan sendiri
D. TENAGA
Perawat atau bidan
E. KELENGKAPAN SARANA I SARANA NON MEDIS
1. Piring 1 buah
2. Sendok 1 buah
3. Garpu 1 buah
4. Gelas berisi minuman + sedotan
5. Serbet / celemek 1 buah
6. Pisau (jika perlu)
7. Nampan / baki 1 buah
8. Tempat cuci tangan (wastafel+ kran putar) dan sabun cuci tangan
F. PROSEDUR TETAP PELAYANAN
1. Menyapa dan mengucapkan salam kepada pasien
2. Melakukan anamnesa
3. Menjelaskan prosedur kepada pasien
4. Mempersiapkan kelengkapan makan
5. Mencuci tangan
6. Mengatur posisi pasien dengan posisi kepala lebih tinggi dari
badan
7. Membentangkan serbet di bawah dagu pasien
8. Menawari pasien untuk minum, jika perlu menggunakan sedotan
9. Memberitahu pasien jika makanan panas / dingin, menganjurkan
untuk mencicipi makanan terlebih dahulu
10. Menyuapkan makanan sedikit demi sedikit untuk menghindari
tersedak sambil berkomunikasi dengan pasien
11. Setelah selesai makan, memberi minum pasien
12. Membersihkan mulut pasien dan sekitarnya
13. Membereskan peralatan dan mengembalikan ke tempat semula
14. Menginformasikan bahwa tindakan pemberian telah selesai
15. Mencuci tangan
16. Mendokumentasikan dalam catatan keperawatan
G. KEGIATAN POKOK PELAYANAN
1. MENYAPA DAN MENGUCAPKAN SALAM KEPADA PASIEN
1. Menyapa dengan suara lembut dan ramah sambil menatap mata
pasien mengucapkan : Selamat Pagi / Sore Pak / Bu........!!!
2. Memperkenalkan diri kepada pasien : Perkenalkan Pak / Bu nama
Saya..... Saya adalah perawat yang bertugas untuk merawat
Bapak / Ibu pada hari ini!!!
2. MELAKUKAN ANAMNESA
Menanyakan dengan lembut dan tenang :
1. Identitas pasien : Maaf, nama Bapak / Ibu siapa yaa...???
Senangnya dipanggil siapa...???
2. Menanyakan keadaan pasien hari ini : Bagaimana keadaannya
hari ini????
3. Kalau boleh Saya tahu, apa yang Bapak / Ibu rasakan hari ini??
Apakah ada keluhan??
4. Apakah Bapak / Ibu hari ini sudah makan?
5. Kapan terakhir Bapak / Ibu makan hari ini ??
6. Apakah Bapak / Ibu ingin makan? Apakah Bapak / Ibu ingin Saya
bantu untuk menghidangkan dan memberi makanan??
3. MENJELASKAN PROSEDUR KEPADA PASIEN
1. Baiklah Pak / Bu, sebentar lagi Saya akan membantu
menghidangkan makanan dan minuman kepada Bapak / Ibu
sesuai dengan daftar makanan atau diet Bapak / Ibu..
2. Tujuannya adalah agar makanan dan minuman ini dapat
dihidangkan tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan Bapak /
Ibu serta untuk membangkitkan selera makan..
3. Tindakan ini dilakukan diruangan ini saja, waktunya sekitar 10-15
menit....
4. Jadi sebentar lagi Saya akan membawakan makanan dan
minuman untuk Bapak / Ibu lengkap dengan peralatan makannya
dan Saya akan membantu Bapak / Ibu untuk makan...
Menanyakan kesediaan pasien : Bagaimana Pak / Bu, apakah
bersedia...???
4. MEMPERSIAPKAN KELENGKAPAN MAKAN
1. Sebelum dihidangkan, memeriksa kembali makanan apakah sudah
sesuai dengan daftar makanan atau diet pasien. Mengusahakan
makanan yang dihidangkan dalam keadaan hangat kecuali ada
kontraindikasi. Menyajikan makanan secukupnya, tidak terlalu
banyak juga tidak terlalu sedikit.
2. Memastikan bahwa peralatan makan yang akan digunakan bersih.
5. MENCUCI TANGAN
1. Maaf, Bapak / Ibu akan saya tinggal sebentar ya...
2. Pemeriksa melepaskan semua perhiasan atau assesoris yang
digunakan, kemudian menyingsingkan lengan baju ke atas
apabila lengan baju panjang dengan cara telapak tangan dominan
diletakkan pada ujung lengan baju bagian bawah kemudian
melipat bagian bawah lengan baju ke arah atas hingga melewati
siku.
3. Menempatkan diri berdiri tegak di depan wastafel dengan jarak
kurang lebih 15 cm dari bibir wastafel.
4. Membuka kran : · Apabila menggunakan handle kran putar:
membuka kran air dengan meletakkan semua ujung jari tangan
dominan dengan cara memegang dan memutar kran ke arah
kanan atau searah dengan jarum jam secara perlahan sehingga
air bersih cukup mengalir keluar untuk membasahi kedua tangan.
· Apabila menggunakan handle kran geser: Membuka kran
dengan meletakkan siku tangan dominan ke ujung sisi dalam (kiri)
handle kran air kemudian menggesernya kearah luar siku (kanan)
tangan dominan tersebut secara perlahan sehingga air bersih
cukup mengalir keluar untuk membasahi kedua tangan.
5. Membasahi kedua tangan · Satukan kedua telapak tangan
posisikan di bawah kran air mengalir kemudian buka telapak
tangan ke samping kiri dan kesamping kanan, kemudian posisikan
tangan dominan di bawah kran air mengalir, basahi tangan
sampai dengan siku dengan cara gerakan lengan dominan ke
arah kiri dengan tujuan membasahi lengan dominan sampai
dengan siku pada saat membasahi lengan dengan air sambil
diputar 180˚ dari arah dalam ke arah luar. · Satukan kedua telapak
tangan posisikan di bawah kran air mengalir kemudian buka
telapak tangan ke samping kiri dan kesamping kanan, kemudian
posisikan tangan non dominan di bawah kran, basahi tangan
sampai dengan siku dengan cara gerakan lengan non dominan ke
arah kanan dengan tujuan membasahi lengan non dominan
sampai dengan siku pada saat membasahi lengan dengan air
sambil diputar 180˚ dari arah dalam ke arah luar.
6. Mengambil sabun · Apabila menggunakan sabun cair dengan cara
meletakkan tangan non dominan di bawah tube botol sabun cair
untuk menampung sabun dan tangan yang dominan menekan
tube botol sabun cair biasa sebanyak 3 ml (2-3 kali tekan) atau
sabun cair antiseptik sebanyak 1 ml (1 kali tekan). Kemudian
meratakan sabun pada kedua telapak tangan dan menggosok-
gosok sebanyak 10 kali dalam 10-15 detik hingga berbusa. ·
Apabila menggunakan sabun batangan dengan cara mengambil
sabun yang sudah siap digunakan dari tempatnya dengan
menggunakan tangan dominan, kemudian basahi sabun dibawah
air bersih yang mengalir dan digosok-gosok pada kedua telapak
tangan sebanyak ± 5 kali (sampai berbusa). Lalu simpan sabun
pada tempatnya kembali (usahakan sabun tidak membawa air
dengan cara ditiriskan terlebih dahulu)
7. Membersihkan kedua telapak tangan · Membersihkan telapak
tangan dengan menyatukan kedua telapak tangan sambil ditekan
dan kedua telapak tangan saling menggosok-gosokan sebanyak
10 kali dalam 10-15 detik.
8. Membersihkan punggung tangan dan sela-sela jari ·
Membersihkan punggung tangan non dominan dengan cara
telapak tangan dominan menempel pada punggung tangan non
dominan kemudian menggosok-gosok punggung tangan non
dominan sebanyak 10 kali dalam 10-15 detik · Membersihkan
sela-sela jari punggung tangan non dominan dengan cara
meregangkan jari-jari tangan non dominan dan punggung tangan
non dominan masih menempel pada telapak tangan dominan,
kemudian jari-jari tangan dominan berada di sela-sela jari tangan
non dominan dan lakukan gerakan menggosok dengan arah
keatas dan kebawah. · Membersihkan sela-sela jari punggung
tangan dominan dengan cara meregangkan jari-jari tangan
dominan dan punggung tangan dominan menempel pada telapak
tangan non dominan, kemudian jari-jari tangan non dominan
berada di sela-sela jari tangan dominan dan lakukan gerakan
menggosok dengan arah keatas dan kebawah.
9. Membersihkan sela-sela jari · Membersihkan sela-sela jari dengan
cara kedua telapak tangan menyatu dan jari-jari tangan meregang
kemudian kedua jari-jari tangan saling menyilang ke sela-sela jari
lainnya kemudian dengan menggunakan ujung jari dominan
menggosok-gosokan sebanyak 10 kali dalam 10-15 detik disela
jari non dominan, untuk sela jari dominan lalkukan dengan cara
sama.
10. Membersihkan persendian jari tangan non dominan dengan cara
menekuk tangan nondominan dan menempelkan pada telapak
tangan dominan kemudian menggosok bagian punggung tangan
non dominan dengan menggerakkan telapak tangan dominan ke
arah depan belakang telapak tanagn non dominan di batas
pergelangan tangan lalu turun ke punggung jari tangan non
dominan sampai kuku secara bolak-balik dilakukan sebanyak 10
kali dalam 10-15 detik, lakukan hal yang sama pada persendian
jari tangan dominan.
11. Membersihkan ibu jari tangan non dominan dan area sekitarnya
dengan cara menggenggam ibu jari tangan non dominan dengan
tangan dominan dan tangan dominan menggosok memutar
mengelilingi ibu jari tangan non dominan sebanyak 10 kali dalam
10-15 detik, lakukan secara bergantian pada ibu jari tangan
dominan.
12. Membersihkan ujung jari dan garis-garis tangan · Membersihkan
garis-garis tangan dengan cara ujung jari-jari tangan dominan di
kuncupkan lalu ditempelkan pada telapak tangan non dominan,
kemudian ujung jari tangan dominan tersebut menggosok secara
searah garis tangan non dominan. · Membersihkan ujung jari
beserta ujung kuku dengan cara merapatkan ke empat jari-jari
tangan dominan kemudian menempelkan pada telapak tangan
non dominan lalu menggosok-gosok secara searah (dari atas /
dekat ibu jari tangan non dominan ke bawah / arah kelingking
tangan non dominan). · Membersihkan ujung ibu jari dan kuku
tangan dominan dengan cara menempelkan pada telapak tangan
non dominan lalu menggosok-gosok secara searah (dari atas /
dekat ibu jari tangan non dominan ke bawah/ke arah kelingking
tangan non dominan) · Melakukan semua langkah di atas
sebanyak 10 kali dalam 10 - 15 detik, dan melakukan secara
bergantian pada ujung jari tangan nondominan dan garis tangan
dominan.
13. Membersihkan pergelangan tangan non dominan dengan cara
telapak tangan dominan memegang pergelangan tangan non
dominan kemudian menggosok-gosok pergelangan tangan non
dominan secara memutar sampai dengan siku, lakukan hal yang
sama pada pergelangan tangan dominan.
14. Membilas kedua tangan di bawah air mengalir dengan cara
telapak tangan saling menggosok-gosok dibawah air yang
mengalir kemudian menegakkan kedua lengan tangan bagian
bawah sampai siku membentuk sudut 90 sehingga ujung jari
tangan sampai siku dan semua sisi telapak tangan serta sisi-sisi
lengan bawah terbilas oleh air (siku berada didalam atas
wastafel). Dapat dilakukan secara berulang sampai busa sabun
hilang dan tangan terasa tidak licin.
15. Menutup keran · Apabila menggunakan handle kran putar :
Mengambil tissue secukupnya ± 2 sheet dan membersihkan
kedua telapak tangan terlebih dahulu (apabila telapak tangan
masih basah maka dapat mengambil kembali tissue), kemudian
mengambil tissue lalu menempelkan tissue pada handle kran
putar dengan seluruh ujung jari tangan dominan berada diatas
handle kran putar yang sudah di alasi tissue kemudian memutar
kran ke arah kanan atau searah dengan jarum jam. Kemudian
tissue dibuang pada tempat sampah non medis dengan cara
menjatuhkan tissue tepat di atas tempat sampah dengan jarak ±
1m. · Apabila menggunakan handle kran geser : Menutup kran
dengan meletakkan siku tangan dominan ke ujung handle kran air
kemudian menggesernya kearah dalam siku tangan dominan
tersebut.
16. Mengeringkan tangan · Bila menggunakan mesin penggering
tadahkan kedua tangan dibawah mesin. Jaga agar kedua tangan
tidak menyentuh permukaan mesin. · Bila menggunakan tissue
dengan cara mengambil tissue sheet yang sudah siap ambil
(ujung tissue berada diluar, sehingga siap digunakan) dengan
tangan dominan ± 2 sheet dan keringkan tangan non dominan
dengan menekan menggunakan tissue mulai dari telapak tangan
non dominan sampai siku (mengambil kembali tissue apabila
tangan masih belum kering), setelah selesai buang tissue pada
tempat sampah non medis dengan cara menjatuhkan tissue tepat
di atas tempat sampah dengan jarak ± 1m. Lakukan
mengeringkan tangan dominan seperti cara di atas.
6. MENGATUR POSISI PASIEN DENGAN POSISI KEPALA LEBIH
TINGGI DARI BADAN
Mengangkat kepala pasien secara perlahan kemudian meletakkan bantal
dibawah kepala pasien. Maaf Pak / Bu,, Saya akan mengatur posisi
kepala Bapak / Ibu agar lebih tinggi dan memudahkan Bapak / Ibu untuk
menelan makanan dan menghindari tersedak, dengan meletakkan bantal
ini dibawah kepala Bapak / Ibu...
7. MEMBENTANGKAN SERBET DI BAWAH DAGU PASIEN
Meletakkan serbet dibawah dagu dengan menyelipkan serbet didalam
kerah baju pasien. Permisi Pak / Bu,, Saya akan membentangkan serbet
ini di bawah dagu Bapak / Ibu agar apabila ada makanan atau minuman
yang jatuh tidak akan mengotori baju...
8. MENAWARKAN PASIEN UNTUK MINUM, JIKA PERLU
MENGGUNAKAN SEDOTAN
Menyodorkan minuman dalam gelas beserta sedotan dan menawarkan
pasien untuk minum. Apakah Bapak / Ibu ingin minum terlebih dahulu??
Saya akan bantu, silahkan Bapak / Ibu minum dengan sedotan ini...
9. MEMBERITAHU PASIEN JIKA MAKANAN PANAS / DINGIN,
MENGANJURKAN UNTUK MENCICIPI MAKANAN TERLEBIH DAHULU
Mengangkat piring berisi makanan ke dekat pasien dan mempersilahkan
pasien untuk mencicipi makanan terlebih dahulu. Maaf Pak / Bu,,
makanan ini panas / dingin,, Bapak / Ibu dapat mencicipi makanan ini
terlebih dahulu, Saya akan membantu...
10. MENYUAPKAN MAKANAN SEDIKIT DEMI SEDIKIT UNTUK
MENGHINDARI TERSEDAK SAMBIL BERKOMUNIKASI DENGAN
PASIEN
Menyendok makanan setengah sendok makan kemudian menyuapkan
makanan tersebut ke mulut pasien secara perlahan. Saya akan
membantu untuk menyuapkan makanan ini sedikit demi sedikit agar
Bapak / Ibu tidak tersedak saat makan…
11. SETELAH SELESAI MAKAN, MEMBERI MINUM PASIEN
Memberikan minuman kepada pasien dengan menggunakan gelas dan
meminta pasien minum menggunakan sedotan secara perlahan. Bapak /
Ibu sudah selesai makan,, sekarang Saya akan bantu untuk memberi
minum ini...
12. MEMBERSIHKAN MULUT PASIEN DAN SEKITARNYA
Mengambil tisu kemudian mengelap sekitar mulut pasien dengan
gerakan memutar secara perlahan. Permisi Pak / Bu,, Saya akan
membersihkan mulut Bapak / Ibu dengan tisu ini...
13. MEMBERESKAN PERALATAN DAN MENGEMBALIKAN KE
TEMPAT SEMULA
Merapikan dan mengangkat semua peralatan makan yang telah
digunakan, meletakkan semua peralatan kembali ke baki. Baiklah Pak /
Bu, Saya telah selesai membantu Bapak / Ibu untuk makan dan minum..
Saya akan membereskan kembali peralatan ini ke tempat semula…
14. MENGINFORMASIKAN BAHWA TINDAKAN PEMBERIAN TELAH
SELESAI
Baiklah Pak/Bu, saya sudah selesai membantu anda untuk makan.
Bagaimana perasaan anda saat ini? Baiklah Pak/Bu, nanti saya akan
datang lagi untuk melihat keadaan Bapak/Ibu.. Jika ada sesuatu, anda
bisa memanggil saya.. Permisi...
15. MENCUCI TANGAN
1. Pemeriksa menyingsingkan lengan baju ke atas apabila lengan
baju panjang dengan cara telapak tangan dominan diletakkan
pada ujung lengan baju bagian bawah kemudian melipat bagian
bawah lengan baju ke arah atas hingga melewati siku.
2. Menempatkan diri berdiri tegak di depan wastafel dengan jarak
kurang lebih 15 cm dari bibir wastafel.
3. Membuka kran : · Apabila menggunakan handle kran putar:
membuka kran air dengan meletakkan semua ujung jari tangan
dominan dengan cara memegang dan memutar kran ke arah
kanan atau searah dengan jarum jam secara perlahan sehingga
air bersih cukup mengalir keluar untuk membasahi kedua tangan.
· Apabila menggunakan handle kran geser: Membuka kran
dengan meletakkan siku tangan dominan ke ujung sisi dalam (kiri)
handle kran air kemudian menggesernya kearah luar siku (kanan)
tangan dominan tersebut secara perlahan sehingga air bersih
cukup mengalir keluar untuk membasahi kedua tangan.
4. Membasahi kedua tangan · Satukan kedua telapak tangan
posisikan di bawah kran air mengalir kemudian buka telapak
tangan ke samping kiri dan kesamping kanan, kemudian posisikan
tangan dominan di bawah kran air mengalir, basahi tangan
sampai dengan siku dengan cara gerakan lengan dominan ke
arah kiri dengan tujuan membasahi lengan dominan sampai
dengan siku pada saat membasahi lengan dengan air sambil
diputar 180˚ dari arah dalam ke arah luar. · Satukan kedua telapak
tangan posisikan di bawah kran air mengalir kemudian buka
telapak tangan ke samping kiri dan kesamping kanan, kemudian
posisikan tangan nondominan di bawah kran, basahi tangan
sampai dengan siku dengan cara gerakan lengan non dominan ke
arah kanan dengan tujuan membasahi lengan non dominan
sampai dengan siku pada saat membasahi lengan dengan air
sambil diputar 180˚ dari arah dalam ke arah luar.
5. Mengambil sabun · Apabila menggunakan sabun cair dengan cara
meletakkan tangan non dominan di bawah tube botol sabun cair
untuk menampung sabun dan tangan yang dominan menekan
tube botol sabun cair biasa sebanyak 3 ml (2-3 kali tekan) atau
sabun cair antiseptik sebanyak 1 ml (1 kali tekan). Kemudian
meratakan sabun pada kedua telapak tangan dan menggosok-
gosok sebanyak 10 kali dalam 10-15 detik hingga berbusa. ·
Apabila menggunakan sabun batangan dengan cara mengambil
sabun yang sudah siap digunakan dari tempatnya dengan
menggunakan tangan dominan, kemudian basahi sabun dibawah
air bersih yang mengalir dan digosok-gosok pada kedua telapak
tangan sebanyak ± 5 kali (sampai berbusa). Lalu simpan sabun
pada tempatnya kembali (usahakan sabun tidak membawa air
dengan cara ditiriskan terlebih dahulu)
6. Membersihkan kedua telapak tangan · Membersihkan telapak
tangan dengan menyatukan kedua telapak tangan sambil ditekan
dan kedua telapak tangan saling menggosok-gosokan sebanyak
10 kali dalam 10-15 detik.
7. Membersihkan punggung tangan dan sela-sela jari ·
Membersihkan punggung tangan non dominan dengan cara
telapak tangan dominan menempel pada punggung tangan non
dominan kemudian menggosok-gosok punggung tangan non
dominan sebanyak 10 kali dalam 10-15 detik · Membersihkan
sela-sela jari punggung tangan non dominan dengan cara
meregangkan jari-jari tangan non dominan dan punggung tangan
non dominan masih menempel pada telapak tangan dominan,
kemudian jari-jari tangan dominan berada di sela-sela jari tangan
non dominan dan lakukan gerakan menggosok dengan arah
keatas dan kebawah. · Membersihkan sela-sela jari punggung
tangan dominan dengan cara meregangkan jari-jari tangan
dominan dan punggung tangan dominan menempel pada telapak
tangan non dominan, kemudian jari-jari tangan non dominan
berada di sela-sela jari tangan dominan dan lakukan gerakan
menggosok dengan arah keatas dan kebawah.
8. Membersihkan sela-sela jari · Membersihkan sela-sela jari dengan
cara kedua telapak tangan menyatu dan jari-jari tangan meregang
kemudian kedua jari-jari tangan saling menyilang ke sela-sela jari
lainnya kemudian dengan menggunakan ujung jari dominan
menggosok-gosokan sebanyak 10 kali dalam 10-15 detik disela
jari non dominan, untuk sela jari dominan lalkukan dengan cara
sama .
9. Membersihkan persendian jari tangan non dominan dengan cara
menekuk tangan non dominan dan menempelkan pada telapak
tangan dominan kemudian menggosok bagian punggung tangan
non dominan dengan menggerakkan telapak tangan dominan ke
arah depan belakang telapak tanagn non dominan di batas
pergelangan tangan lalu turun ke punggung jari tangan non
dominan sampai kuku secara bolak-balik dilakukan sebanyak 10
kali dalam 10-15 detik, lakukan hal yang sama pada persendian
jari tangan dominan.
10. Membersihkan ibu jari tangan non dominan dan area sekitarnya
dengan cara menggenggam ibu jari tangan non dominan dengan
tangan dominan dan tangan dominan menggosok memutar
mengelilingi ibu jari tangan non dominan sebanyak 10 kali dalam
10-15 detik, lakukan secara bergantian pada ibu jari tangan
dominan.
11. Membersihkan ujung jari dan garis-garis tangan · Membersihkan
garis-garis tangan dengan cara ujung jari-jari tangan dominan di
kuncupkan lalu ditempelkan pada telapak tangan non dominan,
kemudian ujung jari tangan dominan tersebut menggosok secara
searah garis tangan non dominan. · Membersihkan ujung jari
beserta ujung kuku dengan cara merapatkan ke empat jari-jari
tangan dominan kemudian menempelkan pada telapak tangan
non dominan lalu menggosok-gosok secara searah (dari atas /
dekat ibu jari tangan non dominan ke bawah / arah kelingking
tangan non dominan) · Membersihkan ujung ibu jari dan kuku
tangan dominan dengan cara menempelkan pada telapak tangan
non dominan lalu menggosok-gosok secara searah (dari atas /
dekat ibu jari tangan non dominan ke bawah/ke arah kelingking
tangan non dominan) · Melakukan semua langkah di atas
sebanyak 10 kali dalam 10 - 15 detik, dan melakukan secara
bergantian pada ujung jari tangan non dominan dan garis tangan
dominan.
12. Membersihkan pergelangan tangan non dominan dengan cara
telapak tangan dominan memegang pergelangan tangan non
dominan kemudian menggosok-gosok pergelangan tangan non
dominan secara memutar sampai dengan siku, lakukan hal yang
sama pada pergelangan tangan dominan.
13. Membilas kedua tangan di bawah air mengalir dengan cara
telapak tangan saling menggosok-gosok dibawah air yang
mengalir kemudian menegakkan kedua lengan tangan bagian
bawah sampai siku membentuk sudut 90 sehingga ujung jari
tangan sampai siku dan semua sisi telapak tangan serta sisi-sisi
lengan bawah terbilas oleh air (siku berada didalam atas
wastafel). Dapat dilakukan secara berulang sampai busa sabun
hilang dan tangan terasa tidak licin.
14. Menutup keran · Apabila menggunakan handle kran putar :
Mengambil tissue secukupnya ± 2 sheet dan membersihkan
kedua telapak tangan terlebih dahulu (apabila telapak tangan
masih basah maka dapat mengambil kembali tissue), kemudian
mengambil tissue lalu menempelkan tissue pada handle kran
putar dengan seluruh ujung jari tangan dominan berada diatas
handle kran putar yang sudah di alasi tissue kemudian memutar
kran ke arah kanan atau searah dengan jarum jam. Kemudian
tissue dibuang pada tempat sampah non medis dengan cara
menjatuhkan tissue tepat di atas tempat sampah dengan jarak
±1m. · Apabila menggunakan handle kran geser : Menutup kran
dengan meletakkan siku tangan dominan ke ujung handle kran air
kemudian menggesernya kearah dalam siku tangan dominan
tersebut.
15. Mengeringkan tangan · Bila menggunakan mesin penggering
tadahkan kedua tangan dibawah mesin. Jaga agar kedua tangan
tidak menyentuh permukaan mesin. · Bila menggunakan tissue
dengan cara mengambil tissue sheet yang sudah siap ambil
(ujung tissue berada diluar, sehingga siap digunakan) dengan
tangan dominan ± 2 sheet dan keringkan tangan non dominan
dengan menekan menggunakan tissue mulai dari telapak tangan
non dominan sampai siku (mengambil kembali tissue apabila
tangan masih belum kering), setelah selesai buang tissue pada
tempat sampah non medis dengan cara menjatuhkan tissue tepat
di atas tempat sampah dengan jarak ± 1m. Lakukan
mengeringkan tangan dominan seperti cara di atas.
16. MENDOKUMENTASIKAN DALAM CATATAN KEPERAWATAN
Pendokumentasian yang dapat meliputi : · Tindakan dan hasil respon
pasien. · Kondisi kesehatan pasien