Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA BERMAIN (TAB)

Topik : Keperawatan Anak

Sub Topik : Terapi Bermain Pada Anak Sakit


Sasaran : Anak Toddler dan infant/ bayi
Hari/Tanggal : Kamis, 21 juli 2016

Waktu / Jam : 30 Menit / 08.00 –13.00 WIB

Tempat : Ruang Anak 7A Rumah Sakit Saiful Anwar Malang

Peserta : Anak usia toodler (1-3) tahun

Permainan : Todler usia 12- 36 bulan Bermain buku gambar buah atau hewan

1. Latar belakang
Masuk rumah sakit merupakan peristiwa yang sering menimbulkan pengalaman
traumatik, khususnya pada pasien anak yaitu ketakutan dan ketegangan atau stress
hospitalisasi. Stress ini disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya perpisahan dengan
orang tua, kehilangan control, dan akibat dari tindakan invasif yang menimbulkan rasa
nyeri. Akibatnya akan menimbulkan berbagai aksi seperti menolak makan, menangis,
teriak, memukul, menyepak, tidak kooperatif atau menolaktindakan keperawatan yang
diberikan.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalkan pengaruh hospitalisasi
pada anak yaitu dengan melakukan kegiatan bermain. Bermain merupakan suatu
tindakan yang dilakukan secara sukarela untuk memperoleh kesenangan dan kepuasan.
Bermain merupakan aktivitas yang dapat menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan
anak dan merupakan cerminan kemampuan fisik, intelektual, emosional dan sosial
sehingga bermain merupakan media yang baik untuk belajar karene dengan bermain
anak-anak akan belajar berkomunikasi, menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru,
melakukan apa yang dapat dilakukannya, dan dapat mengenal waktu, jarak serta suara.
Bermain merupakan suatu kegiatan yang dilakukan seseorang untuk memperoleh
kesenangan, tanpa mempertimbangkan hasil akhir. Ada orang tua yang berpendapat
bahwa anak yang terlalu banyak bermaian akan membuat menjadi malas bekerja dan
bodoh. Anggapan ini kurang bijaksana, karena beberapa ahli psikolog mengatakan
bahwa permainan sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan jiwa anak.
Prinsip bermain sambil belajar agar anak dapat tumbuh sehat dan cerdas sebagai
berikut:

1. Seorang anak kecil senantiasa pada proses pertumbuhan dan perkembangannya


dipengaruhi oleh lingkungan.
2. Pada dasarnya anak kecil senang sekali belajar, tugas utama orang dewasa
mendorong, memberi, dan membiarkan anak belajar sendiri.
3. Massa yang paling penting bagi anak dimulai dari sejak lahir hingga mencapai umur
6 tahun, selama massa tersebut kecerdasan anak dibentuk.
4. Anak kecil dapat menyerap hampir semua yang dipelajari dari lingkungannya.
Untuk meningkatkan belajar, lingkungan harus dipersiapkan agar anak bebas
memilih kegiatan belajar.
5. Anak kecil belajar banyak dari gerakan-gerakan dan gerakan ini tidak boleh dibatasi
kecuali bila membahayakan dirinya.
6. Kegiatan “Sensomotorik memerankan hal penting bagi anak, semakin banyak anak
mengirim rangsangan” sensori ke otak semakin berkembang kecerdasannya.
Untuk anak toddler (umur 12-36 bulan). Sangat diperlukan permainan yang dapat
mengembangkan kemampuan mengenal sumber hasil suara, melatih imajinasi anak,
mengembangkan kecerdasan, koordinasi motorik, motorik kasar dan halus.

Sehingga jenis permainan yang dapat digunakan anak infant/ bayi dan toddler
seperti benda-benda sekitar rumah (alat rumah tangga), buku gambar, alat gambar
serta mainan seperti bola dan genderang.

Perlaksanaan terapi bermain dilakukan di ruang perawatan anak kelas tiga


yang cukup luas dan terang terdapat 8 tempat tidur 4 lemari pasien dan tersedia alat
permaianan yang dibutuhkan.

2. Tujuan umum
Setelah mengikuti program bermain diharapkan anak dapat bersosialisasi dan dapat
mengekspresikan perasaannya selama di rawat di rumah sakit,Untuk melanjutkan tumbuh
kembang anak dan meminimalkan hospitalisasi pada anak.
3. Tujuan khusus
 Anak toddler (umur 12-36 bulan)
 Melatih anak melakukan gerakan mendorong dan menarik
 Mencari sumber suara atau mengikuti sumber suara.
 Melatih anak melakukan kegiatan sehari – hari dalam bentuk yang menarik.
 Melatih imajinasi anak.
4. Materi
 Terlampir
5. Metode
 Demonstrasi/ceramah
 Bermain ( peragaan langsung )
6. Alat Bermain
 Anak usia 0-12 bulan
 Kerincingan
 Anak usia 12-36 bulan (Todler)
 Buku gambar
 Pensil gambar
7. Antisipasi Masalah
1. Penanganan anak yang tidak aktif saat aktifitas bermain:
- Meminta bantuan pada orang tua anak untuk menemani atau mendampingi anak.
2. Bila anak jenuh pada saat aktifitas bermain:
- Fasilitator menghibur dengan cara memberikan hadiah dan mengajak bergabung
dengan teman-temannya yang lain (peserta yang aktif)
3. Bila anak buang air besar atau buang air kecil:
- Fasilitator mengajak orang tuanya untuk membersihkan dan mengganti popoknya.
4. Bila ada anak lain ingin ikut
- Fasilitator memberikan kesempatan pada anak lain yang mau ikut dan dimasukkan
ke dalam kelompok umur yang sesuai.

8. Kriteria hasil
Secara verbal anak mengatakan senag dapat mengikuti aktivitas bermain bersama
yang telah dilaksanakan, anak keluar dari ruangan bermain dengan wajah ceria dan
menceritakan pengalamannya pada orang tua, anak termotivasi untuk bermain lagi,Anak
tidak merasa cemas selama dirawat di Rumah Sakit.
9. Pengorganisasian
Leader : NANSY DWI KUMALASARI
Co.leader : CARITA WAHYUNI
Fasilitator : PANDE NI KADEK
Observer : ALEXANDER SAMUEL
10. Kriteria peserta
1. Peserta Anak toddler (umur 12-36 bulan)
2. Anak yang kooperatif
3. Pasien tidak sedang makan, tidur dan tidak melakukan tindakan tindakan
11. Kegiatan
No Waktu Kegiatan Kegiatan Peserta Metode

1 5 menit Pembukaan :
 Membuka kegiatan  Menjawab  Ceramah
dengan mengucapkan salam
salam
 Menjelaskan latar  Memperhatikan
belakang dan
memperkenalkan diri
 Menjelaskan tujuan  Memperhatikan
diberikan terapi bermain

2 15 menit Pelaksanaan
 Memperkenalkan alat  Memperhatikan  Ceramah
permainan dan
 Membagikan alat  Menerima alat peragaan
permainan pada masing- permainan langsung
masing peserta.  Diskusi
 Mengajak anak bermain
 Melakukan
dengan alat dan media
perrmain
yang sudah di bagikan.
3 5 Menit Evaluasi  Menjawab  Diskusi dan
 Memberikan pertanyaan pertanyaan tanya jawab
sekilas tentang
permainan
4 5 Menit Termininasi
 Reinforcmen positif  Mendengarkan  Ceramah
 Menutup kegiatan  Menjawab
dengan mengucapkan salam
salam penutup

12. Evaluasi
1. Evaluasi Input
a. Tim berjumlah 3 orang yang terdiri atas 1 leader, 1 fasilitator dan 1 observer
b. Lingkungan memiliki syarat luas, bersih dan sirkulasi baik
c. Peralatan bermain berfungsi dengan baik
d. Tidak ada kesulitan memilih anak yang sesuai dengan kriteria dan karakteristik
anak untuk melakukan terapi bermain.
2. Evaluasi Proses
a. Leader menjelaskan aturan main dengan jelas
b. Fasilitator menempatkan diri di tengah-tengah anak
c. Observer menempatkan diri di tempat yang memungkinkan untuk dapat
mengawasi jalannnya permainan
d. 70% anak yang mengikuti permainan dengan aktif dari awal sampai selesai.
3. Evaluasi Output
Setelah mengadakan terapi bermain dengan 5 anak yang diamati, hasil yang
diharapkan adalah sebagai berikut :

a. 70% anak yang mengikuti permainan dapat mengikuti kegiatan dengan aktif dari
awal sampai selesai.
b. 70% anak dapat meningkatkan komunikasi non verbal : bergerak mengikuti
intruksi, ekpresi wajah cerah, berani kontak mata)
c. 70% anak mampu melakukan hubungan sosial dengan lingkungannya (mau
berinteraksi dengan perawat/anak lain)
13. Aturan Permainan dan jenis permainan
1. Mewarnai buku bergambar buah atau hewan(umur 12-36 bulan)
Permainan ini untuk melatih motorik halus anak, untuk melatih daya
imajinasi anak.

Cara Bermain

1. Fasilitator akan membagikan buku gambar dan pensil warna untuk


mewarnai salah satu gambar. Anjurkan ibu untuk memotivasi anaknya.
2. Fasilitataor mendampingi dan mengarahkan anak dalam proses
menggambar.
3. Fasilitator menmberikan pujian pada anak setelah bisa menyelesaikan
gambar.
Daftar Pustaka
Nursalam, dkk. 2005. Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak (untuk Perawat dan Bidan).
Jakarta: Salemba Medika.
Suriadi, SKp, MSN dan Yuliani, Rita, Skp, M.Psi. 2006. Asuhan Keperawatan pada Anak.
Jakarta: PT. Percetakan Penebar Swadaya
Susilawati.2013. terapi aktifitas bermain dengan anak suia toodler.
http://dokumen.tips/documents/terapi-bermain.html Online diunduh tanggal 18 juli 2016
pkl.20.40 WIB