Anda di halaman 1dari 69

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

29 BAHAN KHOTBAH

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

IBADAH KEMATIAN & PENGHIBURAN

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[



[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[[

HOSEA MULTIMEDIA

PO.Box 118 TEMAGGUNG 56200

E-mail:solusi_sukses2007@yahoo.co.id

Http://bahan-khotbah.blogspot.com

HP/SMS.085228085470

Http://bahan-khotbah.blogspot.com

1

29 BAHAN KHOTBAH IBADAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ...........................................................

4

  • 1. Semua Pasti Alami Kematian ............................

5

  • 2. Kuasa Yang Menguasai Hidup Manusia

..............

7

  • 3. Keindahan Sebuah Kematian ............................

9

  • 4. Allah Mengasihi Semua Orang ...........................

11

  • 5. Hidup Seperti Uap .........................................

13

  • 6. Musafir Kristen Yang Berjalan ke Sion ..............

15

  • 7. Tanah Air Yang Kekal

.....................................

18

  • 8. Kematian Adalah Musuh Allah dan Manusia ...........

21

  • 9. Penghiburan Yang Allah Berikan

..............................

23

  • 10. Hidup Adalah Siap Untuk Mati

25

  • 11. Hiburan Dikala Menghadapi Kematian Adalah

Mengenal Rahasia Kematian Itu Sendiri

27

  • 12. Kebahagiaan Orang Beriman

..................................

29

  • 13. Kematian dan Rencana Tuhan

31

  • 14. Hidup Setelah Mati

33

  • 15. Berharga Kematian Orang Percaya

35

  • 16. Antara Sorga dan Neraka

.......................................

30

 
  • 17. Didalam Kristus

35

  • 18. Kematian ...............................................................

00

  • 19. Rancangan Tuhan Itulah Yang Terbaik .................

00

  • 20. Kehidupan Setelah Kematian ................................

42

  • 21. Allah Peduli

...........................................................

00

  • 22. Pasti Mati

...............................................................

00

  • 23. Jangan Jadi Perantau Kacau .................................

49

  • 24. Bukan Penduduk Asli ............................................

00

  • 25. Hari-hari manusia .................................................

00

  • 26. Mengisi Hidup Dengan Bijaksana .........................

00

  • 27. Mati Didalam Tuhan ……………………………………… 58

  • 28. Dikenal Sebagai Siapa? ……………………………………59

  • 29. Menjaga Nama Baik .............................................

61

-----------  -----------

KATA PENGANTAR

Berkhotbah dalam situasi-situasi khusus membutuhkan satu ketrampilan tersendiri. Situasi yang berbeda dengan ibadah-ibadah seperti biasa membutuhkan cara penanganan dan metode atau cara penggalian Alkitab yang sedikit berbeda. Ayat-ayat yang disampaikanpun sedikit banyak berbeda dengan ayat-ayat yang disampaikan dalam ibadah raya. Hal ini yang menjadikan beberapa orang berkata bahwa tidak mudah mempersiapkan khotbah-khotbah dalam situasi khusus seperti halnya dalam ibadah kematian dan penghiburan.

Terdorong untuk membantu para pelayan firman dalam ibadah kematian dan penghiburan, maka kami mempersembahkan ebook berjudul “ 29 BAHAN KHOTBAH IBADAH KEMATIAN DA PENGHIBURAN ”. Ebook ini merupakan kumpulan dari khotbah-khotbah dalam ibadah kematian dan penghiburan.

Kami berharap ebook ini bisa bermanfaat dalam memperlancar tugas pelayanan. Kiranya ebook ini dapat memberikan inspirasi dalam menyampaikan firman Tuhan dalam ibadah kematian dan penghiburan. Tentu saja setiap acara ibadah perkabungan tentu berbeda situasinya. Kiranya para pelayan firman dapat menyesuaikannya dengan situasi dan kondisi yang ada.

Akhirnya selamat melayani, selamat menghibur dan Yesus Sumber Penghiburan memberkati kita !

-----------  -----------

BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

No.Urut Judul Bahan Khotbah

PENDAHULUAN

: 001 : SEMUA PASTI ALAMI KEMATIAN : Ibrani 9:27 “ Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi ”

Setiap orang memang akan menghadapi kematian, karena kematian memang adalah bagian alami dari hidup ini. Namun bagi kita orang-orang percaya, alkitab berkata bahwa kematian adalah suatu keuntungan dan bukan hal yang menakutkan.

Setidaknya ada dua hal yang menjadi penghiburan kita sebagai orang percaya. Pertama : Manusia tidak akan mati selama-lamanya. Jadi perpisahan kita dengan orang yang kita kasihi yang saat ini telah meninggalkan kita hanyalah sementara saja. Suatu saat, kalau kita tetap setia, kita akan dipertemukan dengan dia di Sorga Tuhan yang penuh kemuliaan. Saat ini, dari tempat tinggi, kita tetap dilihat oleh orang yang kita kasihi. Beliau akan sedih ketika melihat kita berlaku buruk. Sebaliknya Beliau akan tersenyum bahagia, manakala kita berlaku baik dan setia. Kedua : Tuhan Yesus mengerti perasaan kita. Seperti kisah Lazarus yang meninggal sempat tertulis, maka Yesuspun menangis.( Yoh 11:35 ). Itu adalah bukti bahwa Tuhan bersedih atas apa yang kita alami. Yesus akan senantiasa memberikan penghiburan bagi kita. Penderitaan yang kita alami hanyalah sementara, sedangkan penghiburan-Nya abadi selamanya.

Ada sebuah kisah yang mengingatkan kita juga bahwa semua yang terjadi akan berlalu, sehingga kita perlu seimbangkan supaya hidup yang penuh damai, berkat bisa kita miliki. Kisahnya adalah sebagai berikut

INIPUN AKAN BERLALU

Ada seorang petani kaya mati meninggalkan kedua putranya. Sepeninggal ayahnya, kedua orang ini hidup dalam satu rumah, sampai suatu hari mereka bertengkar dan memutuskan untuk berpisah dan membagi dua harta warisan ayahnya. Setelah harta terbagi, ternyata masih ada satu kotak yang selama ini disembunyikan oleh ayah mereka.

Mereka kemudian membuka kotak itu dan menemukan dua buah cincin didalamnya, yang satu terbuat dari emas bertahtakan berlian, dan yang satu terbuat dari perunggu murah. Melihat cincin berlian itu,timbulah keserakahan sang kakak. Dia menjelaskan,”kurasa cincin ini bukanlah milik ayah, namun warisan turun-temurun dari nenek moyang kita. Oleh karena itu, kita harus menjaganya untuk anak cucu kita. Sebagi saudara tua, aku akan menyimpan yang emas dan kamu simpan yang perunggu.”

Sang adik tersenyum dan berkata “ baiklah, ambil saja

yang emas, aku ambil yang perunggu”. Keduanya mengenakan cincin tersebut di jari masing-masing dan berpisah. Sang adik merenung, “ Tidak aneh kalau ayah menyimpan cincin berlian yang mahal itu, tetapi mengapa ayah menyimpan cincin perunggu murahan ini juga?” Dia mencermati cincinnya dan menemukan sebuah kalimat terukir dicincin itu “ INIPUN AKAN

BERLALU ”.Sang adik tersebut berpikir, “ oh

rupaya ini mantra

.. ayah…,” sambil memasukkan kembali cincin itu kembali ke jarinya.

Kakak-beradik tersebut mengalami jatuh bangunnya kehidupan. Ketika panen berhasil, sang kakak berpesta-pora, mabuk-mabukan, lupa daratan. Ketika panen gagal dia menderita tekanan batin, tekanan darah tinggi, berhutang sana- sini. Demikian terjadi dari waktu ke waktu sampai kemudian dia kehilangan keseimbangan batin, sulit tidur dan mulai

mengkonsumsi obat-obat penenang. Akhirnya dia terpaksa menjual cincin berliannya untuk membeli obat-obatan yang membuat dia ketagihan.

Sementara itu, ketika panen berhasil, sang adik mensyukurinya, dan dia selalu teringat akan tulisan yang ada dicincinnya “ INIPUN AKAN BERLALU”. Jadi diapun tidak menjadi sombong dan lupa daratan. Sebaliknya ketika panen gagal, diapun ingat bahwa “ INIPUN AKAN BERLALU” sehingga iapun tidak larut dalam kesedihan. Hidupnya tetap saja naik- turun, kadang berhasil, kadang gagal dalam segala hal,namun dia tahu bahwa tiada yang kekal adanya. Semua yang datang, hanya akan berlalu. Dia tidak pernah kehilangan keseimbangan batin, hidupnya tentram, seimbang dan bahagia.

Inilah hidup sebagai manusia seperti rumput dipadang yang mati dan berganti setiap hari. Relasi bisa datang dan pergi tanpa pernah bisa berhenti. Kemanusiaan yang terbatasi oleh banyak hal. Semua pasti akan berlalu, ada waktu untuk mencintai,ada waktunya untuk dicintai. Untuk segala sesuatu ada waktunya.

Semua ada waktunya.

Pengkh 3:1-2 mencatat “ Untuk segala sesuatu ada masanya,untuk apapun dibawah langit ada waktunya. Ada

waktu untuk lahir dan ada waktu untuk mati

..

” . Menyadari

bahwa tidak ada yang kekal diduna ini, maka kita harus selalu rindu untuk dekat dengan Tuhan.

Kiranya

Tuhan

senantiasa

menguatkan

iman

kita.

Tetaplah bersuka-cita dan bersyukurlah senantiasa.

 

Tuhan memberkati kita !

 

-----------  ----------- Http://bahan-khotbah.blogspot.com

 

7

BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

No.Urut Judul Bahan Khotbah

: 002

: KUASA YANG MENGUASAI HIDUP MANUSIA

: Lukas 7:11-17

Dalam hidupnya tanpa sadar manusia dikuasai oleh beberapa “ kuasa ” yang sangat mendominasi dirinya. Dalam ini kita dapat mempelajari lima dari kuasa-kuasa itu.

I.

Kuasa Maut ( Roma 6 :23 )

Kuasa maut memisahkan anak muda dari ibunya ( Luk 7:10 )

Kuasa maut memisahkan manusia

dengan Allah

II.

( Wahyu 20:15 ) Kuasa Kasih ( Yoh 3:16 )

Sang janda menangis, karena ia mengasihi anaknya

( Lukas 7:13 ) Kuasa kasih mengikat manusia dengan Allah

( Mat 22:37 ) Kuasa kasih mengikat manusia dengan sesamanya

III.

( Mat 22:39 ) Kuasa Air Mata ( Mazm 116:8 )

Air mata adalah warna hidup manusia

IV.

( Maz 90:14-15 ) Kuasa air mata membuat dukacita yang berlarut- larut ( I Tes 4:13 ) Tuhan memakai mata dari air mata ( Mazm 116:8 ) Kuasa Doa ( Mat 7:7 )

Doa membuat tangan Tuhan tergerak menolong kita

Kuasa Kristus ( Yesaya 9:5 }

( Mat 7:7 ) Doa membuat Allah memperhatikan kita

V.

( Mazm 116:1 )

Semua ada kuasa dibawah Yesus ( I Petr 3:22 )

Dalam nama Kristus ada kuasa ( Luk 9: 49 ) -----------  -----------

BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

No.Urut Judul Bahan Khotbah

: 003 : KEINDAHAN SEBUAH KEMATIAN : I Korintus 15:51-58

Kadangkala dalam pergumulan pergumulan hidup kita yang gelap, khususnya dalam menghadapi kematian lalu kita menyatakan diri kita; “ adakah hal-hal yang masuk akal perihal kematian ? Apakah kematian adalah satu tragedi yang terjadi begitu saja?.”

  • I. Kematian dapat diterima secara logika berdasarkan fakta Kehidupan Upah dosa adalah maut ( Roma 6:23 ) Ketika manusia berdosa, maka tubuhnya takluk dibawah penyakit, penderitaan dan kelemahan. ( Yer 5:24-25 ) Dosa membuat hari-hari manusia menjadi singkat dan penuh dengan penderitaan dan kelemahan . ( Mazm 90:5-10: Yak 4:14: Maz 37;2; 103:15:

I Petr 1: 24 )

II.

Kematian dapat diterima secara iman berdasarkan ajaran Alkitab.

Kematian adalah berpisah dengan tubuh lalu berdiam dengan Tuhan ( Fil 1:23 ) Kematian adalah berpisah dari tubuh yang fana da

mendapat tubuh yang mulia ( Fil 3:21; II Kor 5:4 ) Kematian adalah tubuh kembali kepada tanah dan roh kembali kepada Allah ( Pengkh 12:7 )

III.

Kematian adalah suatu keindahan dan keuntungan

Dapatkah kita bayangkan andaikata manusia tidak mengalami kematian?

  • - Maka ia akan menjadi makhluk yang paling menderita ( Mazmur 90: 10 )

  • - Maka Yesus Kristus tidak perlu datang untuk menyelamatkan manusia ( I Tim 1:15 )

Kalau begitu kematian adalah suatu keindahan dan keuntungan.

  • - Mati itu untung kalau Anda didalam Kristus ( Fil 1:21 )

  • - Mati itu indah kalau Anda mati didalam Tuhan ( Mazmur 116:15 )

  • - Mati itu indah, karena maut telah dikalahkan oleh Kristus ( I Kor 15: 57 )

-----------  ---------

BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

No.Urut Judul Bahan Khotbah

: 004 : ALLAH MENGASIHI SEMUA ORANG : Lukas 7:11-17

Kita berkumpul pada hari ini, disini, berdoa, berbibadah, untuk orang yang sudah meninggal, tetapi untuk keluarga yang

ditinggalkan. Acara ini untuk kita yang masih hidup, supaya

kita mendapat kekuatan dan penghiburan. Bapak/Ibu

....

telah

meninggalkan kita semua. Kita percaya bahwa saat ini dia

sudah da bersama-sama dengan Bapa di Sorga. Karena kita tahu selama hidupnya percaya Yesus dan setia

Dapatkan DVD 31O REKAMAN KHOTBAH MP3

Berisi 310 Rekaman Khotbah dari ratusan hamba-hamba Tuhan DN/LN

Biaya Penggantian DVD

Rp.125.000,-

( Ongkos kirim P. Jawa Rp.10.000,- luar P,Jawa Rp.15.000,- ) Berminat? SMS Ke.085228085470

Info Http://bahan-khotbah.blogspot.com

Memang kita tidak pernah ragu dan bimbang, bahwa bagi orang yang sudah percaya tersedia tempat di Sorga setelah kematiannya. Yesus sendiri pernah berkata, “ Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadmu. Sebab Aku pergi ke situ untuk

menyediaka tempat bagimu. ” ( Yoh 14;2 ). Oleh karena itu kita tidak perlu kuatir dalam menghadapi kematian

Alkitab mengajarkan bahwa setiap manusia akan mengalami apa yang disebut kematian. Setiap hari kita menyaksikan peristiwa kematian, baik mereka yang mati karena penyakit, ataupun karena kecelakan dan bencana alam. Sebuah survey yang dilakukan oleh Foster mengatakan bahwa didunia ini setiap setiap 60 detik( 1 menit} ada 261 orang yang lahir dan 101 orang yang meninggal dunia. Kematian adalah hal yang pasti dialami setiap orang. Jikalau kita tahu bahwa kematian adalah suatu kepastian,marilah kita sungguh-sungguh beiman dan percaya kepada Yesus Kristus, agar kita mendapat tempat bersama-Nya di Sorga.

Kematian kadang-kadang datangnya bisa mendadak. Meski saat ini kita merasa sehat-sehat saja. Oleh sebab itu kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian. Kematia tidak pernah menunggu kita siap, meskipun kadang- kadang ada orang yang sudah sakit lama dan ia sudah untuk menghadapi kematiannya. Akan tetapi kematian bisa saja datang ditengah-tengah kesibukan hidup kita. Ketika ia datang, kita seharusnya sudah siap untuk itu. Hiduplah bukan dengan prinsip seolah-olah hari ini adalah hari pertamamu, melainkan hari ini seolah-olah adalah hari terakhirmu. Matthew Henry, “ Seharusnya setiap hari kita bersiap-siap untuk menghadapi hari terakhir kita.” Hidup didunia ini begitu singkat bila dibandingkan dengan kekekalan. Kita harus mempersiapkan hidup kita sebaik-baiknya untuk menghadapi kematian.

Walaupun kematian ada di sekeliling kita, jangan takut dan gentar, karena Allah begitu mengasihi kita. Dia telah memberikan kepada kita banyak hal dan cara agar kita dapat sampai kepada-Nya. Dia memberikan Alkitab yang terbuka, yang akan membimbing kita kepada hidup kekal; Dia memberi kita gereja dimana kita dapat mendengarkan pengharpan didalam Kristus, yang akan membawa kita ke Sorga; Dia

memberi kita hati nurani; yang menegur dosa kita dan membuat hidup menjadi lebih baik; Dia memberi kita doa dari orang- orang-orang yang mengasihi kita; Dia memberi Roh Kudus kepada kita, “ Roh Kudus, yang diutus oleh Bapa dalam nama- Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala-sesuatu kepada-Mu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah

kukatakan kepadamu, “ ( Yoh 14;26 ). Dia bahkan memberi kita salib. Jikala Kristus boleh tidak mati di atas salib untuk menghapus dosa kita, maka Allah tentu tidak akan membiarkan anak-Nya mati disalib. Akan tetapi tidak ada cara lain untuk menyelamatkan manusia yang berdosa ini. Salib menunjukkan betapa mahalnya harga pengampunan dosa manusia ini. Oleh sebab itu, jangan sia-siakan pengorbanan Tuhan. Terimalah anugerah-Nya dan hiduplah setia kepada-Nya. Ia mengashi kita dan menjanjikan Sorga bagi kita yang percaya kepada-Nya.

-----------  -----------

BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

No.Urut Judul Bahan Khotbah

: 005 : HIDUP SEPERTI UAP : Yak 4: 13-17

  • I. Hidup itu singkat a. Hidup sungguh-sunguh singkat, Pemazmur

mengatakan, “ Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikin, hingga kami berolah hati yang

bijaksana.” ( Mazmur 90:10 ). b. Allah kita adalah kekal, perhitungan waktu bagi Allah berbeda dengan manusia

  • c. Orang ini meninggal dalam usia muda. Tetapi meskipun ia dapat mencapai umur 100 tahun itupun masih singkat !

II.

Hidup dapat berakhir kapan saja

  • a. Sangat sedikit yang dapat yang dapat kita lakukan.

  • b. Umumnya kematian karena tragedi atau kecelakaan akan membuat hidup terasa singkat, kita bersedih dan bertanya, “ Mengapa ?”

  • c. Kita tidak akan sepenuhnya mengerti, tidak ada orang yang dapat menjawab dengan memuaskan

sepenunya. Ingat bahwa “ Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia .”

( Roma 8:28 )

III.

Lakukan yang terbaik dalam setiap kesempatan.

  • a. Amsa 27:1 “ Janganlah memuji diri karena esok

hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu. ”

  • b. Jadian hari-hari hidup Anda berbeda

dengan

melakukan apa yang dapat Anda lakukan; menolong orang lain; melayani Allah; mempersiapkan jiwa kita untuk kekekalan.

  • c. Hal yang terpenting tentang kehidupan bukanlah uang, ataupun kekayaan, bukan apa yang kita miliki, tetapi siapakah kita ! Ingat akan kisah Lazarus dan orang kaya ( Lukas 16:15-21).

Akhinya ingatlah bahwa dalam dunia in ada dua hal yang tidak bisa dihindari yaitu; Kematian ( Ibra 9:27 ), dan penghakiman ( II Kor 9:10 ). Oleh sebab itu selagi ada kesempatan marilah kita hidup dengan bijaksana, untuk mempersiapkan diri menghadapi hari penghakiman itu.

-----------  ---------

BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

No.Urut Judul Bahan Khotbah

: 006 : Musafir Kristen Yang Berjalan ke Sion : Yesaya 35:10 a

Yesaya 35:10 a Dan orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan pulang dan masuk dengan sorak-sorai, sedang sukacita abadi

Dapatkan Puluhan CD Ebook Islamology

Berisi ratusan buku-buku elektronik dalam format MS.word dan PDF.

Biaya Penggantian CD

Rp.25.000,-

( Ongkos kirim P. Jawa Rp.10.000,- luar P,Jawa Rp.15.000,- ) Berminat? SMS Ke.085228085470

Info Http://ebook-rohani.blogspot.com

meliputi mereka”.

Bagaikan musafir yang mengembara dari kota ke kota, demikian pula dengan orang-orang saleh selama mereka hidup di bumi ini. Mereka berada di dunia hanya sementara, lalu hidupnya berhenti dan mereka akan kembali ke asalnya. Biarpun begitu, jangan kita pikir bahwa musafir-musafir saleh itu tidak mempunyai negeri tujuan. Mereka pindah ke sana ke mari, tetapi pandangan mereka selalu ditujukan ke Sion Sorgawi dan hatinya merindukan negeri itu. Ayat mas kita menjelaskan keadaan musafir Kristen itu dalam pengembaraannya didunia. Marilah kitamelihat empat hal yang berikut:

1. Siapakah musafir yang berjalan ke Sion itu ?

Jawab ; Mereka yang sudah dibebaskan Tuhan.

  • a. Yang telah ditebus oleh darah Yesus Kristus yang suci.

  • b. Yang telah dimerdekakan dari perhambaan kuasa kegelapan

  • c. Yang telah memiliki keyakinan iman yang teguh akan keselamatannya di dalam Sorga.

  • 2. Kemana Musafir saleh berjalan ? Jawab ; ke Sion ! Itulah Sion Surgawi

    • a. Disanna terdapat jalan yang rata, jalan raya yang indah ( Jalan kudus ,ayat 8 ). Jalan ke Sion menuntut kekudusan.

    • b. Disana tidak ada musuh, tidak ada singa yang menerkam, tidak ada iblis dan dosa. Disana ada damai sentosa. Sion memberikan kesenangan setelah mereka mengalami banyak kesusahan dalam perang

    • c. Disana tinggal segala kekasih orang saleh yang sudah berjalan lebih dahulu. Bukankah kita juga rindu untuk menjumpai mereka ?

  • 3. Apakah yang diperbuat di tengah jalan? Jawab; Bersorak-sorai sebab;

    • a. Mempunyai sukacita dalam hati karena dosa-dosa sudah ditebus. Orang yang telah memperoleh keampunan dosa tentu hatinya girang dan sentosa.

    • b. Mempunyai pengharapan untuk memasuki kemuliaan. Musafir Kristen berjalan ke Sion, bukan seperti orang yang tidak mempunyai pengharapan.

    • c. Mempunyai Panglima kehidupan yang menyertainya sepanjang jalan. Disisi Yesus Kristus, orang selalu dapat bersorak-sorai sepanjang perjalanan meskipun melintasi laut.

    4. Dimanakah perjalanan berhasil ? Jawab ;

    • a. Sukacita abadi dirasakan karena kita mempunyai Pancaran Kasih yang kekal.

    • b. Sukacita abadi meliputi jiwa sebab telah menerima keselamatan yang besar dan telah dijauhkan dari hukuman yang mahahebat itu.

    • c. Sukacita abadi dimiliki sebab seorangpun tidak dapat menceraikannya lagi dari Allah dan Yesus Kristus.

    Sambil memandang jenazah saudara itu, kita mengerti bahwa ia telah mendahului kita ke seberang. Jikalau dalam dunia ini ia telah memilikia dan dimiliki Kristus, Penebus itu, kita yakin bahwa hari ini juga ia sedang menuju Sion Sorgawi, rumah kediaman yang kekal itu. Sebab itu kita sekalian dinasehati dan diajak untuk menjadi “ orang yang dibebaskan Tuhan” yang telah dihabus dengan Darah Salib, telah dimerdekakan dari tuan yang bengis dan menjadi pengikut Raja Kehidupan sambil berjalan dalam kekudusan. Hai kekasih- kekasih yang berdiri mengelilingi jenazah saudara kita ini, mari kita memerikasa diri kita masih-masing dalam perjalanan menuju kesana. Bila mana pengembaraan kita diatas bumi ini sudah tiba pada akhirnya, kita pun mengiring Kristus dengan sorak-sorai menuju rumah Bapa, tempat sukacita abadi itu.

    Kita

    dapat

    menjadi

    orang

    yang

    bahagia,

    penduduk

    Sion

    Surgawi.

     

    Ya Tuhan, aturlah langkah-langkah kami dan pimpin kami beramai-ramai menuju Sion-Mu. Amin !!!

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 007 : Tanah Air Yang Kekal

    : Filipi 3:20-a

    Filipi 3: 20-a Kewargaan kita adalah didalam Sorga ”

    Dapatkan

    EBOOK 365 SMS SENTUHAN FIRMAN 2011

    Berminat? SMS Ke.085228085470 Info Http://sentuhan-firman.blogpot.com

    Biaya Persembahan Kasih Rp.10.000,- ( Ebook dikirim via email atau di SMS kan alamat link download.

    Tidak ada yang lebih indah bagi hati seperti tanah air. Sebagaimana seorang anak yang tidak pernah melupakan rahim ibunya yang telah melahirkan dia kedunia, demikian pula seorang perantau tidak akan melupakan tanah airnya, tempat asalnya. Hatinya tertambat sedemikian rupa kepada tanah airnya sehingga sering kerinduannya timbul untuk kembali ke sana untuk seketika saja. Sebab kedisana terdapat banyak hal yang dapat menghiburkan dan menghidupkan rasa kasih. Saudara-saudaraku, sementara kita ditudungi oleh awan-awan gelap yang mengandung duka nestapa disisi jenazah kekasih kita ini, marilah kita renungkan sebentar kerinduan semua anak Allah, yaitu kerinduan akan tanah air kita yang kekal, yaitu “ Sorga Bapa ”. Sambil mengenangkan tanah tumpah darah jiwa kita, yakin dan percayalah bahwa sinar penghidupan Illahi akan memasuki rumah tangga ini dan menyinari semua hati yang diselubungi dengan mendung kesedihan, karena;

    1. Di tanah air yang kekal terdapat rumah Bapa Seorang anak yang telah jauh sekali merantau, kelak rindu akan rumah bapanya. Ia mengetahui bahwa semua kesenangan yang diperolehnya dalam perantauan tidak semanis dan seindah seperti di rumah bapa. Demikian juga orang Kristen yang merantau didunia ini adalah anak-anak yang merindukan Rumah Bapa, beserta kesukaanya yang sempurna dan mulia itu. Kematian yang kita hadapi sekarang ini bagaikan jembatan dimana orang-orang Kristen, anak-anak Allah, menyeberang dari tanah perantuan menuju tanah air yang kekal. Itulah sebabnya kita tidak perlu bersedih hati karena kita tahu bahwa kita anak-anak Allah yang sudah dijadikan anak oleh Bapa Sorgawi didalam Yesus Kristus.

    2. Di tanah air yang kekal terdapat perhentian Dunia ini penuh dengan kekacauan dan peperangan. Tidak mengherankan bahwa banyak orang yang jemu hidup, lalu bunuh diri karena mereka ingin lepas dari

    segala beban hidup dan kepenatan yang dialaminya setiap hari. Akan tetapi dapatkah mereka itu melepaskan kekekalannya setelah mengakhiri hidupnya dengan peluru atau racun ? Pasti tidak dapat ! Tetapi lihatlah kepada orang saleh yang telah berlelah-lelah melayani Tuhannya didunia ini, seorang anak Tuhan yang dirintangi dan dianiaya, datanglah pesuruh dari seberang, malaikat Almaut, yang memanggil dia kembali memasuki tanah air yang kekal, dan disana terdapat perhentian. Ia menutup matanya, ia melipatkan tangannya yang lelah, ia menghentikan nafasnya yang sering mengeluh, ia melunjurkan kakinya yang penat. Lalu jiwanya pulang memasuiki perhentian yang sudah disediakan oleh Tuhan disana, di tanah air yang kekal. Saudaraku, apakah Saudara merindukan perhentian? Bersabarlah, sebentar lagi ajal Saudara tiba dan Saudara akan senang berada di tepi sungai air kehidupan!.

    • 3. Kita harus hidup bagi tanah air yang kekal itu Seorang saudagar berjalan jauh untuk berdagang dan mengumpulkan banyak benda dan kekayaan. Apakah yang diharapkannya? Yaitu supaya sekali kelak, semua pendapatannya akan dibawa pulang ketanah airnya, para pahlawan bekerja bagi tanah airnya, hidup bagi tanah airnya bahkan mati untuk tanah airnya. Begitu juga, orang Kristen harus hidup didunia ini bagi tanah air kita, yaitu Sorga, melakukan segala sesuatu bagi tanah air itu. Janganlah hidup hanya bagi dunai saja serta segala kesenangannya, supaya pintu gerbang tanah air yang kekal tidak akan ditutup bagi Saudara. Hiduplah bagi tanah air Saudara, supaya apabila Saudara pulang, Saudara akan menuju kepada sukacita tanah air kekal, bukan kepada kesengsaraan neraka kekal. Sudahkan kita mengumpulkan harta benda yang akan dibawa pulang ke tanah air itu ? “ Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar

    diantanya ialah kasih ” ( I Kor 1313 }. Berapa besar iman Saudara, berapa besar pengharapan Saudara, berapa pula besarnya kasih Saudara? Milikilah Yesus Kristus, pastilah Saudara akan memiliki banyak harta benda untuk dibawa pulang memasuki tanah air yang kekal. Jikalau Saudara pulang seperti Saudara kita ini, apakah yang akan Saudara bawa kesana , ke tanah air Saudara, yaitu Sorga ?Marilah kita sekalian mengarahkan langkah- langkah kita menuju tanah air yang kekal itu, karena dari sanalah kita datang, yaitu dari Allah yang telah mengasihi kita dalam Yesus Kristus, yang merindukan kita pulang kepada-Nya. Baiklah tiap-tiap orang yang berdiri disisi jenazah saudara kita ini, meyakinkan dalam hatinya; “tanah air ku bukanlah didunia ini melainkah di Sorga Bapa.” Disanalah terdapat perhentian dan keselamatan, bahkan hidup yang baka, disis Bapaku yang menantikan aku. Amin !

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut

    :

    008

    Judul

    : Kematian Adalah Musuh Allah dan

    Bahan Khotbah

    :

    Manusia 1 Kor 15:25-26

    Alkitab menekankan menekankan bahwa kematia adalah musuh dan bukan sahabat, baik bagi manusia maupun bagi Allah. Memang kematian bagi orang beriman itu untung karena berpindah dari tubuh yang fana dan bersama dengan Tuhan ( Filipi 1: 21 ). Berharga kematian orang-orang yang dikasihi Tuhan ( Mazmu 116:15 ). Lalu kenapa Rasul Paulus mengatakan bahwa kematian itu adalah “ musuh ” yang paling akhir sebagaimana tercantum dalam bacaan kita hari ini ?

    • I. Kematian adalah musuh nyawa manusia. Karena kematian mengambil nyawa anak-anak sebelum mereka melihat sinar matahari.( Matius 2:16, I Raja 17:17 ) Karena kematian mengambil mengambil nyawa anak remaja dan pemuda sebelum mereka menikah atau menjadi alat bagi Tuhan dan bagi sesama. ( Mat 9:18; Kel 11:5; I Raj 3:20; Yoh 11:17 ) Karena kematian mengambil nyawa seseorang sementara tangannya masih diperlukan banyak orang (Kisah 9:36-37 ). Karena kematian mengambil nyawa seorang ayah dan membiarkan istri dan anak-anaknya dalam keadaan terlantar dengan hutang yang banyak ( II Raj 4:1)

    II. Kematian adalah musuh Allah Karena kematian menghancurkan kehidupan yang diberikan Allah ( Roma 6:23 ) Dosa dan kematian telah mempengaruhi segala ciptaan Allah ( Roma 8:19-21 )

    III.

    Kita tidak perlu takut akan kematian

    Karena Kristus telah mengalahkan kematian ( I Kor 15:26 )

    Karena ada yang tidak mengalami kematian

    • - Jika kita bergaul erat dengan Allah ( II Raj 2:1- 11; Kej 5:22-24, Wahyu 20:14 )

    • - Jika kita tetap setia dan masih hidup sampai kedatangan Tuhan(I Tes 4:17 )

    -----------  -----------

    DAPATKAN SEGERA

    Buku 29 Rancangan Khotbah Ibadah Pemberkatan Pernikahan Harga Rp.15.000,-

    Tersedia pula bentuk ebook PDF Harga Rp.10.000,-

    Berminat? Silakan lakukan pemesnan via SMS ke.0852280854870

    Info Htt ://bahan-khotbah blo s ot com

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 009 : Penghiburan Yang Allah Berikan : II Korintus 1:3-4

    Allah yang kita sembah adalah Allah yang senantiasa menyatakan penghiburan-Nya kepada kita umat-umat-Nya. Banyak kali kita dalam Alkitab kita jumpai bagaimana Allah menghibur umat-Nya. Betapa beruntungnya kita mempunyai Allah yang ajaib dan heran seperti Dia. Ia Bapa dari Tuhan kita Yesus Kristus, sumber dari segala kemurahan dan menghibur kita dalam segala dukacita dan kesusahan kita ( II Kor 1;3}. Dan mengapa Ia berbuat demikian? Bacaan Firman Tuhan hari ini memberi jawaban bahwa supaya kita dapat menghibur orang lain dengan penghiburan yang sama yang kita terima dari Tuhan. Bagaimana Allah menyatakan penghiburan-Nya kepada kita ? Saat ini kita akan belajar mengenai tiga cara dimana Allah menghibur umat-Nya.

    • I. Allah menghibur umat-Nya melalui kehadiran-Nya

    Ia hadir di negeri Kana dan kesusahan perjamuan

    teratasi ( Yoh 2:1-11) Ia hadir dirumah Marta dan Maria dan air mata

    mereka terobati ( Yoh 11:43-44 ) Ia juga hadir bersama kita melalui Roh-Nya ( Yoh 14:16-18 )

    II.

    Allah menghibur umat-Nya melalui firman-Nya Allah memberi pengharapan, ketekunan dan penghiburan ( Roma 15:4;Mazm 119:50 ).

    Firman

    Allah

    memampukan kita memberi

    penghiburan dan jawaban bagi orang lain ( Mazm 119:42 )

    III.

    Allah menghibur umat-Nya melalui penghargaan yang Ia janjikan Allah menjanjikan tempat yang bebas dari tangisan dan airmata ( Yoh 14:2 )

    Allah menjanjikan hidup kekal 6:23 )

    ( Yoh 3:16 ; Roma

    Allah menjanjikan kebangkitan orang mati ( I Kor 15:16-19 )

    -----------  -----------

    DAPATKAN SEGERA !!!

    CD BAHAN KHOTBAH POWERPINT 150 Judul Harga Rp.25.000,-

    Harga Rp.10.000,-

    Berminat? Silakan lakukan pemesnan via SMS ke.0852280854870

    Info

    Http://bahan-khotbah.blogspot.com

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 010 : Hidup Adalah Siap Untuk Mati : II Tim 4: 6-8

    Saat ini ada banyak nasehat yang mengajar kita bagaimana hidup yang lebih baik dan lebih muda. Bagaimana kelihatan lebih sehat. Bagaimana berpikir positif. Bagaimana mendapat uang lebih banyak. Bagaimana bergaul dengan baik dan lain sebagainya. Pada waktu kita berulangtahun, orang mengucapkan “ Selamat Panjang Umur ”, tetapi sesungguhnya kita sedang selangkah lebih dekat pada maut dan kematian. Fakta membuktikan bahwa hidup adalah siap untuk mati, demikian tekanan rasul Paulus dalam bacaan diatas.

    • 1. Hadapi kematian sebagai suatu kenyataan ( ayat 6 ) Fakta kehidupan membuktikan bahwa satu kali manusia harus mati ( Ibrani 9: 27 ) Fakta kehidupan membuktikan bahwa hidup manusia begitu singkat ( Yak 4: 14; I Petrus 1: 24 )

    Ungkapan Rasul Paulus bahwa hidup adalah siap untuk mati ( II Tim 4:6 )

    2. Hanya mereka yang

    siap untuk mati sesungguhnya siap

    untuk hidup ( ayat 7-8 ) Hidup ini dipersiapkan untuk mati ( Mazmur 39:5 )

    Hidup

    ini

    kesempatan

    untuk

    mencari

    hidup

    sesudah mati ( Pengkh 12:1-7 ).

     

    Rasul

    Paulus

    menganjurkan

    tiga persiapan

    menghadapi kematian ( II Tim 4:7 )

    • - Akhir pertandingan yang baik ( ayat 7 a )

     
    • - Pertandingan itu ada dalam diri sendiri (Rom 7:23 )

    • - Pertandingan melawan musuh yang tidak kelihatan ( Efesus 6:12 )

    • - Pertandingan itu adalah pertandinga iman ( I Tim 6:12 )

    • - Yesus melengkapi kita untuk berperang

    Capailah garis akhir ( ayat 7 b )

     
    • - Setiap kita mempunyai tugas untuk dilaksanakan sesuai talenta kita ( Yoh 4:34; Mat 25:15 )

    • - Yesus memberi contoh dalam mengakhiri tugas dan mencapai garis akhir ( Yoh 17:4;19-30 )

    • - Rasul Paulus telah melakukan hal yang sama ( Kisah 20:24 ). Memeliharan iman ( ayat 7 c)

    • - Istilah lain memelihara iman Musa ( Bil 12:7; Kaleb ( Bil 14:24 ); 7000 orang Israel pada zaman Elisa ( I Raja-raja 19:18 ); Hananya ( Neh 7:2 }, Timotius ( I Kor 4:7); Epafras ( Kol 1:7), Tikhikus ( Kol 4:7), Onesimus ( Kol 4:9 )

    • - Hanya mereka yang setia akan menerima makhkota kebenaran ( Wahyu 17:14; II Tim 4:8 )

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut

    : 011

    Judul

    : Hiburan Dikala Menghadapi Kematian

    adalah Mengenal Rahasia Kematian Itu Sendiri

    Bahan Khotbaah : I Tes 4:13-18

    Semua orang yang pernah mengalami dukacita dan sedih hati karena masalah, beban hidup dan berbagai hal lainnya. Namun mereka dapat terhibur kembali jika masalahnya beres, beban hidupnya telah teratasi dan ada orang yang dapat menolong. Namun dalam ayat-ayat dari bacaan diatas Rasul Paulus mengatakan bahwa hanya dengan mengetahui rahasia kematian kita dapat terhibur ( II Tes 4:13 ).

    Ada empat rahasia dalam kematian;

    • I. Kematian adalah suatu yang pasti

      • - Kematian adalah suatu yang pasti ( Ibrani 9:27 )

      • - Dosa yang membawa kematian ( Roma 6:27 )

      • - Kematian berlaku bagi semua orang ( Pengkhotbah 3:19 )

    II.

    Kematian bukan akhir hidup manusia

    • - Ada hidup sesudah mati ( Yoh 3:16; roma 6:23 )

    • - Ada hukuman sesudah mati ( Ibrani 9:27; Lukas 16:25 ).

    • - Ada pahala sudah mati ( Wahyu 20:12-13 )

    • - Kematian hanya jembatan membawa manusia dari dunia yang fana ke Sorga yang baka ( Pengkh 12:7 )

    III.

    Ada kebangkitan orang mati

    • - Yesus telah mati sebagai bukti ada orang mati

    ( I Tes 4:14

    )

    • - Tuhan sendiri yang akan membangkitkan orang mati ( I Tes 4:16 )

    IV.

    Ada kematian yang kedua

    • - Kematian yang kedua adalah saat terpisah dari Allah untuk selama-lamanya ( Matius 25:41 )

    • - Kematian yang kedua adalah dikubur dalam lautan api yang tek terpadamkan ( Wahy 20:14 )

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 012 : Kebahagiaan Orang Yang Beriman : Pengkh 7:1; Wahyu 14:3; II Kor 5:6

    1. Pandangan tentang kematian

    • a. Pandangan dunia ; menakutkan, seperti pembunuh diwaktu malam, berakhirnya segala sesuatu, dlsb.

    • b. Pandangan Alkitab; “ Nama yang harum lebih baik daripada minyak yang mahal, dan hari kematian lebih baik daripada hari kelahiran”. ( Pengkh 7:1 ) ; ” Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini. “ sungguh kata Roh, supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka , menyertai mereka . ” ( Wahyu 14:13 ). “ Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami masih jauh dari Tuhan.” { II Kor 5:6 )

    • c. Kematian ; yang ditinggalkan berdukacita, yang meninggalkan merayakannya.

    • 2. Kematian adalah akhir dari ;

      • a. Akhir dari segala kepedulian mereka terhadap dunia ( Pengkh 9:6 )

      • b. Akhir dari segala penderitaan ( Roma 8:18 )

      • c. Akhir dar segala ketakutan akan kematian ( Ibrani 2:15 )

      • d. Akhir dari segala pencobaan didunia ( Yoh 17:15; Yak 1:14 )

  • 3. Kematian adalah permulaan dari;

    • a. Istirahat ( Ibr 4:9 ; Wahyu 14:13 ).

    • b. Bersama-sama menikmati kehadiran Tuhan ( II Kor 5:6-18 )

    • c. Penghiburan dari Allah ( Luk 16:25 ; II Kor 1:7; Wahyu 7:13; 21:4 )

    • d. Hidup yang berkelimpahan ( Yoh 10:10 ; I Kor 15:58 ).

  • 4. Kesimpulan

    • a. Jika orang yang kita kasih pindah ke Kutub Utara untuk suatu pekerjaan yang baik, apakah kita akan bersedih untuk ketidakhadirannya, atau kita bersukacita untuk untung yang diperolehnya?

    • b. Apakah kita tidak mengharapkan bahwa suatu hari nanti kita akan dapat bertemu dengannya? Ada banyak berkat dibalik kematian orang-orang percaya. Oleh sebab itu janganlah kita terlalu takut terhadap kematian.

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 013 : Kematian dan Rencana Tuhan

    : Kejadian 50:22-26

    PENDAHULUAN

    Yusuf

    berumur

    panjang

    dan melihat beberapa generasi

    keturunannya. Mempunyai dua putra- Efrayim dan Manasye Melihat tiga generasi keturunan Efrayim ( Ayat 23 ) Melihat dua generas keturunan Mansye

    • I. Yusuf tahu kematian akan menghampirinya

      • A. Perhatikan perkataanya “ sebentar lagi aku akan mati ”( Ayat 24 )

        • 1. Ini artnya dia akan meninggalkan mereka

    2. Ini berarti dia tidak akan ada untuk

    membimbing mereka lagi

    • B. Seringkali ada seorang yang mengetahui saat kematiannya- II Timotius 4:6

      • 1. Mereka mencapai titik penerimaan

    2. Ini adalah pemberian Allah kepada kita

    II. Yusuf mengetahui rencana Tuhan akan terus berlansung

    • A. Ketidakhadirannya tidak akan menghentikan rencana Tuhan

      • 1. “ Tentu Tuhan akan memperhatikan kamu dan

    membawa kamu keluar dari negeri ini ( Ayat 24) 2. “ Tentu Tuhan akan membawamu kenegeri yang telah dijanjikan-Nya “ ( Ayat 24 )

    • B. Dia ingin menjadi bagian itu walaupun ketika dia sudah mati

      • 1. Hidupnya sudah diperuntukkan bagi rencana

    Tuhan 2. Dia ingin supaya tulang-tulangnya dibawa serta

    C. Setiap

    orang

    harus

    rencana Tuhan.

    rindu

    menjadi bagian dari

    • 1. Mencari panggilan Tuhan bagi hidupnya

    • 2. Melakukan sesuatu bagi rencana itu

    III.

    Yusuf meninggal dan dipersiapkan untuk saat itu

    • A. Dia rempah-rempahi dan di taruh dalam peti mati ( Ayat 26 ) 1. Ini adalah perbuatan tanda hormat baginya waktu itu.

      • 2. Tindakan ini masih merupakan tindakan yang menunjukkan rasa hormat sekarang ini

    • B. Pengetahuannya tentang rencana Tuhan benar adanya 1. Tuhan mengeluarkan mereka dari Mesir

      • 2. Tuhan membawa mereka ke tanah perjanjian

      • 3. Tulang-tulang Yusuf dikubur disana – Yosua 24:32

  • C. Kematian menjadi mudah kalau kita mengetahui rencana Tuhan

  • -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 014 : Hidup Sesudah Mati : Kejadian 23;1-2

    Kejadian 23;1-2

    “ Sara hidup seratus dua puluh tujuh tahun lamanya; itulah

    umur Sara. Kemudian matilah sara Kiryat-Arba, yaitu Hebron, di tanah Kanaan, lalu Abraham datang meratapi dan menangisinya, ”

    Sarah adalah istri dari Abraham. Sarah adalah istri yang syah dari Abraham. Mereka sama-sama pindah dari Ur Kasdim menuju negeri Kanaan.

    Tuhan pernah berjanji akan menjadikan keturunan mereka menjadi bangsa yang besar dan banyak. Seperti banayaknya bintang dilangit dan pasir di laut demikianlah jumlah keturunan mereka nantinya.

    Tetapi sampai mereka tua, mereka belum juga dikaruniai keturunan. Ditengah keputus-asaan, maka Sara kemudian mengusulkan kepada Abraham untuk mengambil agar, budak Sara menjadi istri dengan maksud supaya Abraham dapat memiliki keturunan supaya janji Tuhan tergenapi. Dari Abraham dan Hagar inilah kemudian lahir Ismael. Mereka berpikir bahwa dengan cara inilah janji Allah tergenapi. Mereka tidak tahu bahwa Tuhan punya cara dan waktu tersendiri untuk menyatakan kehendak-Nya.

    Ketika Abraham berumur 99 tahun, dan Sara berusia 89 tahun, Datanglah Tuhan menemui mereka dan menjanjikan bahwa mereka akan mendapatkan anak tahun depan. Sara sempat tidak percaya dan bahkan menertawakan hal ini. Puji Mereka kemudian percaya dan berserah kepada kehendak Tuhan. Ternyata janji Tuhan ya dan Amin. Ketika Abraham berumur seratus tahun dan Sara sembilan puluh tahun, lahirlah Ishak bagi mereka.

    Bacaan firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa sekalipun Sara seorang yang taat akhirnya ia mati juga. Hal ini karena sudah ditetapkan bahwa manusia suatu kali akan mati ( Ibrani 9:27 ). Kata mati dalam Kejadian 2:17 “ Sebab pada hari engkau memakannya pasti engkau mati”. Manusia telah berdosa karenanya ia harus mati, sebab upah dosa adalah maut ( Roma 6: 23). Bagi orang percaya kematian berarti tubuhnya menjadi tanah da rohnya kembali kepada Allah yang mengaruniakannya ( Pengkh 12:7 ). Roh orang percaya yang telah mati tidak pergi kemana-mana melainkan langsung masuk kedalam Firdaus ( Lukas 23:43 ). Rasul Paulus berkata, bahwa mati adalah keuntungan ( Filipi 1:21 ). Sekalipun demikian kita tidak perlu mencari-cari kematian.

    “ Lalu Abraham datang

    ...

    ” ini berarti Abraham pada

    mulanya tidak mengetahui bahwa istrinya telah mati. Kematian dapat datang kepada setiap orang pada segala umur dan setiap waktu. Tetapi bagi orang-orang percaya tidak perlu takut mati. “ Karena kami tahu, bahwa jika Allah telah menyediakan suatu

    tempat kediaman di Sorga

    ..

    ”.

    (II Korintus 5:1-2). Oleh sebab itu

    kita seharusnya siap setiap waktu untuk bertemu dengan Allah ( Amos 4:12 ). Abraham meratapi dan menangisi kematian istrinya “ meratap ” dalam bahasa Ibrani “ SAPHAD “, berarti “ Mencabuti rambut dan memukul-mukul dada “. “ Menangis “ adalah suatu ekspresi batin yang dapat didengar. Alkitab tidak melarang kita berduka-cita,tetapi janganlah berduka-cita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharan ( I Tesalonika 4:13-17; Roma 8:18 )

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 015 : BERHARGA KEMATIAN ORANG PERCAYA : Mazmur 116;15

    Mazmur 116:15

    Berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang

    dikasihi-Nya (Terjemahan Baru). Bahwa amat indahlah kepada pemandangan Tuhan

    matinya segala kekasih-Nya (Terjemahan Lama). Precious in the sight of the Lord is the death of His saint (King James Version)

    Dari perbandingan ayat di atas, kita bisa melihat bahwa Orang yang dikasihi Allah sinonim dengan kekasih Allah sinonim juga dengan orang kudus. Di dalam pasal ini, pemazmur merayakan pembebasan yang diterima dari Allah ketika sedang berada di ujung tanduk kematian. Allah mendengarkan permintaan umat-Nya dan menolong mereka. Oleh karena itu, dalam pasal ini pemazmur mengekspresikan ucapan syukurnya kepada Allah yang telah menolong umat-Nya. Sehingga di dalam ayat 15 ini, pemazmur mengatakan bahwa “berharga di mata Tuhan kematian semua irang yang dikasihi-Nya. Allah tidak akan membiarkan umat- Nya mati sia-sia karena baik kehidupan maupun kematian orang yang dikasihi-Nya sangat berharga. Kematian orang kudus/kekasih Allah menjadi sesuatu hal yang dinilaidihormatimulia… bagi Allah. Allah menghormati ini sebagai sesuatu yang berharga/indah… Mengapa indah dan berharga kematian orang yang dikasihi Allah, orang kudus-Nya, kekasih Allah?

    1.)

    Karena hidup ini merupakan pertandingan iman.

    Rasul Paulus mengatakan kepada jemaat di Korintus bahwa hidup ini merupakan pertandingan iman. Kita bagaikan seorang atlet yang bertanding. Seperti seorang petinju yang siap untuk bertanding, bagaikan seorang pelari yang siap berlari sampai finish. Untuk dapat memenangkan pertandingan itu seorang atlet perlu untuk melatih dirinya dan menguasai

    dirinya. Seorang atlet harus berjuang agar dia dapat memenangkan pertandingan itu. Karena hidup ini merupakan perjuangan iman/pertandingan iman sampai akhir hidup kita, oleh karena itu tidak salah apa yang dikatakan oleh pemazmur bahwa berharga kematian orang yang dikasihi Allah/orang kudusnya. Allah menghargai perjuangan iman yang telah dilakukan orang kudusnya, Allah menghargai perjuangan iman/pertandingan iman yang dilakukan orang yang dikasihinya sampai akhir hidupnya. Oleh karena itu, Allah menghargai dan memandang berharga kematian orang kudusnya karena hidup ini merupakan pertandingan/perjuangan iman sampai akhir hidup manusia. Dan orang kudus Allah/orang-orang yang dikasihi Allah memenangkan pertandingan iman itu.

    2.)

    Karena hidup ini hanya sementara.

    Hidup manusia hanya sementara, akan tetapi yang menjadi persoalan adalah bagaimana melalui kehidupan kita yang sementara ini kita mencari dan mendapatkan kehidupan yang kekal bersama dengan Allah. Bagaimana kita menebus waktu kita yang sementara ini untuk mendapatkan kehidupan yang kekal bersama dengan Allah. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Timotius, anak rohani dari Rasul Paulus bahwa latihan badani terbatas gunanya tetapi ibadah berguna dalam segala hal karena mengandung janji baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. Orang-orang yang dikasihi Allah melakukan hal ini, mereka menggunakan waktu hidup mereka yang sementara untuk mencari dan mendapatkan kehidupan yang kekal bersama Kristus yang adalah Juruselamat mereka. Hidup manusia yang sementara dapat dilukiskan sebagai sebuah batang lilin. Sebuah batang Lilin menyala untuk memberi terang bagi lingkungan sekitarnya maupun bagi orang- orang di sekitarnya. Akan tetapi, untuk dapat menyala lilin itu harus berkorban. Lilin itu merelakan tubuhnya semakin pendek

    supaya ia dapat menyala. Lilin itu membiarkan sumbunya semakin berkurang supaya ia dapat menyala. Lilin itu merelakan dirinya semakin berkurang dan akhirnya habis supaya ia dapat menjadi terang bagi lingkungan di sekitarnya. Yang menjadi catatan adalah lilin itu mempunyai jangka waktu. Setelah jangka waktu tertentu lilin itu menyala, akhirnya lilin itu pun akhirnya padam. Walaupun keberadaan lilin itu hanya singkat atau sementara saja, keberadaan lilin itu sangat berarti bagi orang atau pun lingkungan di sekitarnya. Keberadaan lilin itu menjadi terang bagi lingkungan sekitarnya. Tanpa lilin itu lingkungan di sekitarnya menjadi gelap. Walaupun keberadaan lilin itu hanya sementara, tetapi keberadaannya yang sementara itu menjadi suatu hal yang berharga bagi orang-orang di sekitarnya. Apa yang terjadi jikalau lilin itu tidak mempunyai jangka waktu? Apa yang terjadi jikalau lilin ini tidak habis? Apa yang terjadi jikalau nyala lilin itu tidak padam-padam? Setelah menyala 100 tahun atau 1000 tahun lilin itu tidak padam- padam. Jikalau lilin itu tidak mempunyai jangka waktu maka keberadaan lilin itu menjadi sesuatu yang tidak berharga lagi. Keberadaan lilin itu menjadi sesuatu yang tidak berharga lagi jikalau ia tidak mempunyai jangka waktu. Justru di dalam kesementaraan itulah lilin itu menjadi berharga. Kesementaraan inilah yang membuat keberadaan lilin itu menjadi sesuatu yang berharga. Karena lilin itu memiliki jangka waktu, ia dibutuhkan dan diperlukan oleh orang. Keberadaan lilin itu menjadi sesuatu yang berharga bagi orang yang disekitarnya. Seperti apa yang dikatakan oleh pemazmur bahwa :

    berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihi- Nya. Berharga di mata Tuhan kematian orang yang dikasihinya karena:

    1.) Allah menghargai perjuangan hidup manusia dalam menghadapi pertandingan iman sampai akhir hidupnya. Dan Allah menjanjikan mahkota yang abadi kepada mereka yang memenangkan pertandingan iman itu.

    2.) Allah menghargai kehidupan manusia yang sementara dan akan menggantikannya dengan kehidupan yang kekal bagi orang yang dikasihi-Nya. Tuhan memberkati kita semua Amin…

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 016 : Antara Sorga dan Neraka : Lukas 16:19-31

    1. Pendahuluan Kematian membawa kita berhadapan dengan kekekalan. Kita tidak akan berani menghargai hidup dan mati dari

    orang lain tanpa diingatkan kepada fakta bahwa kita juga pada suatu saat akan mati. Alkitab mengajarkan bahwa kematian adalah jalan menuju kekekalan. Banyak hal yang misterius tentang kekekalan, tetapi kisah ini mengajarkan kita mengenai hubungan antara kehidupan sekarang dan kehidupan dalam kekekalan.

    • 2. Perbedaan kehidupan Lazarus dan orang kaya;

      • a. Dalam hidup ( ayat 19-21)

      • b. Dalam kematian ( ayat 22 )

      • c. Dalam kekekalan ( ayat 23-31)

  • 3. Beberapa Pelajaran dari Lazus dan Orang Kaya

    • a. Kekekalan adalah dimana kesalahan duniawi akan diadili

    • b. Akan selalu ada kejutan dikehidupan yang akan datang. Beberapa orang berpikir mereka akan pergi ke Sorga, tetapi akhirnya mereka menemukan diri mereka ada di neraka.

    • c. Sorga dan neraka tidak ditentukan menurut ukuran sukses dimata masyarakat. Bila dengan ukuran itu, seharusnya Lazarus yang harusnya menderita dalam kekekalan, dan orang kaya yang hidup dalam kenyamanan.

    • d. Sorga dan nieraka ditentukan oleh keputusann yang kita buat semasa hidup, dan tidak dapat direvisi setelah kematian

    • e. Keputusan itu meliputi pengakuan dan pertobatan akan dosa, dan kepercayaan pada pribadi dan pekerjaan Yesus Kristus, yang telah mati dan bangkit diantara orang mati.

  • Mari, selagi ada kesempatan, kita datang kepeda-Nya segera. Ingatlah bahwa dosa orang kaya dalam kisah ini, bukanlah karena ia telah melakukan hal-hal yang salah, tetapi justru karena ia tidak dapat berbuat apa-apa. Mari datanglah kepada- Nya dan jadilah berkat bagi sesama.

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 017 : Di Dalam Kristus : Wahyu 14:3

    Tidak ada seorangpun yang dapat menghindar dari kematian; semua orang pasti mengalaminya. Ada waktu kita lahir dan ada waktu dimana kita akan dipanggil pulang oleh Sang Pencipta. Namun ada

    begitu banyak orang yang tidak siap bahkan takut menghadapi kematian. Alkitab mengatakan dengan jelas kepada kita bahwa, “Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini. “Sungguh", kata Roh, supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka.“ (Wahyu 14:13).

    Kematian bagi orang yang percaya bukan merupakan hal yang menakutkan tetapi justru merupakan hal yang indah, karena mereka boleh bebas dari segala bentuk penderitaan yang ada di dunia ini. Dunia ini penuh dengan banyak masalah dan penderitaan. Tetapi ada satu tempat dimana sama sekali tidak ada masalah dan penderitaan yaitu surga yang kekal. Jadi kematian bukan akhir dari segalanya, tetapi awal dari suatu kehidupan yang baru, kehidupan yang penuh dengan kebahagiaan yang kekal bersama dengan Tuhan.

    Janji dan pengharapan ini akan menjadi kenyataan jika saudara mengambil keputusan untuk percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Firman Tuhan berkata:

    “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal“ (Yohanes 3:16).

    “Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.” (1 Yohanes

    5:13).

    Berbahagialah bagi saudara yang percaya kepada Yesus karena saudara akan hidup senang dan bahagia untuk selama-lamanya. Tuhan Yesus memberkati saudara.

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 018 : Kematian : II Raja-raja 20:1

    II Raja-raja 20:1 “ Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos, dan berkata kepadanya : “ Beginilah

    firman Tuhan, sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati dan tidak akan sembuh lagi.”

    I.

    PENDAHULUAN

    Dari ayat bacaan kita ini, kita mengetahuai suatu kisah Alkitab bahwa satu saat Raja Hizkia jatuh

    sakit dan hampir mati, Lalu ia berdoa

    kepada

    TUHAN dan TUHAN menambah usianya 15 tahun lagi.

    Kematian akan dialai oleh

    siapa

    saja,

    tanpa

    memandang status sosial dan kedudukan. Oleh

    sebab itu kita harus mempersiapkan

    diri

    menghadapi kematian. II. BAGAIMANA KITA MEMPERSIAPKAN DIRI

    MENGHADAPI KEMATIAN ?

    • A. Persiapan jasmani

    Mempersiapkan pesan-pesan terakhir.

    Contoh

    – Hizkia ( II Raja-raja 20: 1-2 )

    - Yakub ( Kej 49: 1-32 )

    Mempersiapkan pemakaman yang diinginkan

    • B. Persiapan Rohani

    Menyadari bahwa kita semua akan mati ( Ibrani 9:27 )

    -

    Pesawat

    Adamair

    hilang

    pada

    tanggal

    31

    Desember 2006 di Perairan Mamuju, Majene , Sulawesi Selatan. Korban hilang 96 orang penumpang terdiri dari 85 dewasa, 7 anak-anak dan 4 bayi. - Chairil Anwar pernah menulis puisi berjudul “ Aku” dan mencatat dalam puisi itu “ Aku mau hidup seribu tahun lagi”, tetapi dalam usia muda

    ( 26 tahun ) meninggal dunia karena penyakit TBC. Memastikan bahwa kalau kita mati, kita mati

    didalam Tuhan. ( Wahyu 14:13 ) Memastikan bahwa kita tetap setia dijalan Tuhan dan hidup dengan bijaksana ( Mazmur 90:12 )

    III. PENUTUP

    Ketika kita masih hidup didunia ini,

    mari bertobat dengan

    .. sepenuh hati, sehingga kita akan diselamatkan oleh Tuhan. Sebab setelah kita meninggalkan dunia ini, kita tidak dapat lagi mengaku dosa dan bertobat. Jangan sia-siakan anugerah Tuhan.

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 019 : Rencana Tuhan Itulah Yang Terbaik : Roma 8:28

    Roma 8:28 “ Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk menda tangkan kebaikan bagi

    mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah”.

    PENDAHULUAN

    Tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang hidup ini penuh dengan kejutan-kejutan yang tidak pernah kita duga sebelumnya. Terkadang bahkan apa yang kita rencanakan, tidak sesuai dengan kenyataan. Seperti yang terjadi ditengah kelauarga ditempat ini. Keluarga ditempat ini harus kehilangan anak, cucu yang baru saja lahir kedunia, tetapi langsung diambil pulang kepangkuan Tuhan. Bagaimanapun secara manusia kedua orang tua bahkan keluarga semua tentu merasa berduka. Namun demikian, hendaklah keluarga ditempat ini tidak terus larut dalam kedukaan. Itulah realita kehidupan, yang terkadang tidak seindah yang kita bayangkan. Kita bisa saja merencanakan, tetapi ada Tuhan yang maha menentukan. Percayalah bahwa Tuhan lebih tahu apa yang terbaik buat kita.

    Ucapan Paulus yang sulit dipahami.

    Roma 8:28 menjadi salah satu ayat yang sulit dipahami. Seperti saat ini misalnya. Secara manusia kita tidak dapat mengerti kebaikan Allah , dengan memanggil anak yang sudah sembilan bulan dikandung dan ketika lahir kedunia, tidak lama kemudian meninggal. Mungkin ada diantara kita yang sempat berpikir, dimana kebaikan Allah dalam peristiwa ini? Bukankah kalau Allah baik, seharusnys membiarkan anak itu tetap hidup? Apa rencana dan kebaikan Tuhan dengan memanggil bayi mungil yang baru saja dilahirkan? Kalau kita tidak benar-benar memahami akan hal ini,bisa jadi iman kita akan goyah dan mempersalahkan keadaan atau bahkan Tuhan. Kisah istri Ayub misalnya seperti yang bisa kita baca dalam kitab Ayub.

    Apa yang dikatakan istri Ayub ketika melihat penderitaan- demi penderitaan yang dialami oleh keluarga dan pribadi Ayub?

    Ayub 2:9”

    Maka

    berkatalah

    istriya kepadanya;

    Masih

    bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu

    dan matilah.”

    Belajar dari Ayub

    Namun demikian dalam kisah ini kita dapat menemukan satu kebenaran yang luar biasa dari jawaban Ayub atas pernyataan istrinya.

    Ayub 2:10” Tetapi jawab Ayub kepadanya: “ Engkau berbicara seperti orang gila. Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah tapi tidak mau menerima yang buruk ? Dalam kesemuanyai itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.” Inilah prinsip yang perlu kita contoh dari Ayub.

    Bahkan kalau kita memperhatikan dalam Ayub 1:20-21 “ Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyakkan jubahnya dan mencukur kepalanya. Kemudian sujudlah ia dan menyembah katanya “ Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang pula aku akan kembali kedalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang memanggil. Terpujilah nama Tuhan “ . Ditengah masalah yang datang

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 020 : Kehidupan Sesudah Kematian : Lukas 16: 19-31

    Lukas 16:19 “ Ada seorang kaya

    ...

    ”.

    Dalam kisah ini ada “ seorang kaya “. Namanya tidak disebutkan dengan jelas. Ini adalah gambaran orang yang

    kaya secara jasmani, tetapi tidak dikenal oleh Allah. Yesus

    hanya berkata “ Ada seorang kaya

    ..

    ”.

    Orang ini berpakaian

    jubah ungu dan kain halus -> Hanya dimiliki oleh orang kaya.

    Lukas 16:20 “ Dan ada seorang pengemis bernama Lasaruz ” ..

    Pengemis--> Dalam bahasa asli memakai kata “Ptokos “ yang artinya miskin yang bener-benar miskin,( Melarat, kere ), artinya kondisinya benar- benar miskin dan kalau tidak ditolong pasti mati, makannya tidak menentu.

    Ada kata lain yang diterjemahkan miskin yaitu “ Penia ” artinya miskin tapi masih punya sedikit uang dan harta. )

    “.....bernama

    Lasarus”

    • - Sekalipun miskin tetapi namanya dikenal oleh Tuhan. Bukankah suatu kebahagiaan kalau kita dikenal oleh Tuhan?

    • - Bukan berarti hanya orang miskin saja yang masuk Sorga, tetapi bagaimana sikap kita terhadap kekayaan yang Tuhan titipkan kepada kita. Abraham juga seorang kaya, tetapi ada di Sorga.

    Lukas 16:22 “ Kemudian matilah orang miskin itu

    ...

    Kematian akan dialami oleh siapa saja, baik orang

    miskin

    atau

    kaya.

    Harta

    tidak

    bisa

    menahan

    kematian. Dengan uang kita mungkin bisa menghambat kematian, tetapi tidak bisa menghindarkan kematian Ibrani 9:27 --> “ Manusia itu ditetapkan satu kali dan sesudah itu dihakimi

    Bagaimana sikap kita menghadapi kematian? a. Pergunakan waktu-waktu hidup kita dengan baik. Efesus 5: 15 “ Karena itu perhatikanlah dengan seksama bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang lain ”.

    Kita diminta untuk mempergunakan waktu-waktu kita dengan sebaik-baiknya, dengan terus mempermuliakan nama Tuhan. ( I Kor 10:31; Kol 3: 23)

    Kita harus mempertanggung-jawabkan kepada Allah Bagaimana kita mempergunakan waktu kita setiap hari Sudahkah kita pergunakan dengan hati-hati Supaya tidak terbuang sia-sia begitu saja ?

    Gunakan waktu kita untuk setia beribadah kepada-Nya ( Ibrani 10:25 )

    b. Hidup adalah kesempatan untuk berbuat baik dan mengasihi sesama. Perbuatan baik tidak menentukan keselamatan, tetapi perbuatan baik yang kita lakukan adalah bentuk ucapan syukur dan penghargaan atas anugerah yang Allah berikan Galatia 6:2--> Bertolong-tolonglah menanggung beban.

    -----------  ----------- BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 021 : Allah Peduli : Yoh 11:35

    Yoh 11: 35 “ Maka menangislah Yesus

    ...

    Ayat ini adalah salah satu ayat yang terpendek dalam Alkitab. Ayat ini adalah juga salah satu ayat yang menceritakan ketika Yesus menangis.

    Mengapa Yesus menangis? a. Yesus menangis karena kematian bukan rencana-Nya untuk manusia

    Allah menciptakan manusia bukan untuk alami kematian,

    Kejadian

    2:17

    ....

    sebab

    pada

    hari engkau

    memakannya, pastilah engkau mati ”

    Allah memberikan manusia.

    kehendak

    bebas

    kepada

    Bagaimana kita bisa menghindari kematian?

    Secara jasmani jelas tidak bisa, semua pasti akan alami. Pengkh 8:8--> Tiada seorangpun yang berkuasa menahan angin, dan kematian. Tapi dapat terhindar dari kematian kekal. Yoh 11:25 --> Percaya Yesus yang adalah kebangkitan dan hidup

    • - Hanya Yesus jalan yang lurus untuk masuk dalam Firdaus yang Kudus

    • - Hanya Dia juruselamat, jalan yang tepat, untuk selamat dunia akhirat

    • - ISA ALMASIH= Ia Saja Allah Maha Kasih

    b. Yesua menagis karena kasih-Nya nyata kepada umat-Nya Ketika melihat penderitaan Mata dan Maria, Yesus menangis. Ini adalah bukti kepedulian Tuhan Ketika menghadapi persoalan. Berserulah kepada Tuhan ( Mazmur 121: 1), Dia adalah pribadi yang tidak pernah terlelap (( Mazmur 121: 4).

    Mazmur 34:16 mengingatkan kepada kita bahwa “ Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong

    KESIMPULAN Ketika kita tahu bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang begitu peduli dan mengasihi kita umat-umat-Nya, jangan terus larut dalam duka. Yakinlah bahwa ketika Allah mengijinkan masalah terjadi dalam keluarga kita. Tuhan punya rencana yang indah. Mungkin saat ini kita belum mengerti. Tapi satu saat nanti kita akan melihat bahwa rencana Allah itu indah. Tetap bersyukur dan andalkan Tuhan.Pertolongan Allah nyata bagi orang-orang yang bersandar kepada-Nya

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 022 : Pasti Mati : Pengkh 8:8

    Pengkh 8;8 “ Tiada seorangpun yang berkuasa menahan angin, dan tiada seorangpun berkuasa atas hari kematian”

    Ayat ini menyatakan suatu ebenaran siapapun kita, pasti akan mengalami apa yang namanya mati.

    Ayat ini sama dengan dengan Ibrani 9:27 “ Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali dan sesudah itu dihakimi.”

    Memento Mori

    Kalau kita memperhatikan kedua telapak tangan kita maka kita akan mendapati ada dua buah huruf M di telapak tangan kanan dan kiri kita. Kedua huruf M ini bisa dimaknakan singkatan dari Memento Mori yang berasal dari bahasa Latin yang artinya “ ingatlah hari kematianmu”. Saya sering menterjemahkan sendiri dengan “ Mesti Mati ”. Sekuat apapun kita, segagah apapun kita, pasti akan mengalami apa yang namanya kematian. Oleh sebab itu kita harus siap menghadapi kematian.

    Teknologi tingkat tinggi,peralatan dokter supercanggih, obat-obatan atau ramuan yang berkhasiat dan secerdas apapun manusia tak ada yang mampu menahan, membatasi dan menghentikan manusia untuk tidak mengalami proses yang namanya kematian yang pasti akan dialami oleh semua manusia tanpa terkecuali, tanpa mengenal kedudukan, jenis kelamin dan profesi. Jika pada saatnya Tuhan memanggil kita “ pulang ”, maka tak seorangpun dapat mengelak. Apapun yang kita miliki saat itu, harta benda dan kekayaan akan kita tinggal. Ayub berkata “ Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali kedalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil ,” .. ( Ayub 2:21 )

    Akibatnya banyak orang yang tidak siap dan mengalami ketakutan yang luar biasa saat harus menghadapi kematian. Namun bagi kita orang-orang percaya,kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari kehidupan yang baru. Rasul Paulus berkata “ Jika kemah kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di Sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal yang tidak dibuat oleh tangan manusia.” ( II Kor 5:1 ). Tuhan sendiri juga menegaskan, “ di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian,tentu aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi kesitu untuk menyediakan tempat bagi-Mu.” ( Yoh 14:2 ).

    Jadi yang paling penting bukan bagaimana caranya menghindari kematian itu, melainkan bagaimana agar ketika kematian itu menjemput kita, kita dalam kondisi sudah siap. Lalu apa yang harus kita lakukan agar kita siap menghadapi kematian?

    Pertama, kita harus percaya didalam hati dan mengaku dengan mulut bahwa Yesus adalah Tuhan ( Roma 10:9-10 ). Kedua, kita harus hidup dalam pertobatan setiap hari, karena “Barang siapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginanya.” ( Galatia 5:24 ).

    Prinsip Paulus tentang kematian.

    Paulus berkata “ Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. ( Filipi 1: 21 ). Kata yang diterjemahkan keutungan dalam ayat ini adalah “ Kerdos”. Maksudnya adalah perolehan sesuatu yang lebih besar atau banyak. Jadi dalam ayat ini, Paulus berkata bahwa dalam hidup ini, ia hidup sepenuhnya bagi Kristus; ia hidup sebagai sekutu Kristus. Upahnya adalah setelah mati nanti, ia akan

    lebih banyak lagi bersekutu dengan Kristus, Itu jauh lebih menguntukan karen Ia bersama-sama Kristus selamanya

    Pengkhotbah 7:2 mengatakan, “ Pergi ke rumah duka lebih baik daripada pergi kerumah pesta, karena dirumah dukalah kesudahan setiap manusia; hendaklah orang yang hidup memperhatikannya.”

    Anda pernah pergi kerumah duka, melawat keluarga atau teman gereja yang meninggal dunia? ( Bila belum pernah pergilah kesana ! ).

    Mengapa Pengkhotbah mengatakan lebih baik kerumah duka daripada ke rumah pesta?

    • Di rumah pesta Anda dapat menikmati suasana yang

    ceria, suasana yang seru dengan cerita yang lucu-lucu dan menggembirakan, di rumah pesta Anda dapat makan dan minum dalam keadaan gembira dan tertawa. Di rumah pesta Anda akan melihat orang-orang yang berpakaian indah dan menarik mata. Di rumah pesta Anda akan melihat senyuman menawan yang akan mengundang Anda untuk tersenyum pula. Di rumah pesta semua orang ( termasuk Anda ) dapat bergerak bebas dan menari.

    Keadaan itu tentu berbanding terbaik dengan keadaan atau suasana dirumah duka

    • Di rumah duka Anda tidak dapat menikmati suasana

    ceria, tetapi suasana haru. Dirumah duka tidak ada cerita lucu, yang ada cerita pilu. Di rumah duka tidak dapat menikmati makan dan minum dalam keadaan gembira sembari tertawa, tetapi suara isak tangis dan ketidak relaan ditinggal oleh yang meninggal. Di rumah duka tidak ada orang yang tersenyum tetapi setiap orang menunjukkan muka yang berduka yang membuat Anda juga merasa berduka. Dan diumah duka, Anda

    akan mendengar cerita tentang dia yang meninggal. Ada cerita baik, namun ada cerita yang menyatakan sejujurnya tentang siapa sosok yang terbaring kaku tersebut. Di rumah duka ada sesosok tubuh kaku yang terbaring tidak dapat bergerak sama sekali karena sudah mati . ( Suatu saat Anda juga akan berposisi demikian ).

    Bila Anda mengikuti prosesi dari rumah duka sampai pemakaman tentu Anda akan melihat sesuatu yang sangat jauh berbeda dari keadaan di rumah pesta.

    Pernahkah Anda merenungkan bahwa di tempat itulah (rumah duka ) akhir dari kehidupan Anda sebagai manusia?

    Perhatikan bagaimana seandainya tubuh yang terbaring kaku itu adalah Anda. Sebutan apa yang akan diucapkan orang yang datang melawat ketika Anda meninggal dunia ? Cerita apa yang pantas diceritakan tentang Anda oleh orang yang melayat? Memori apa yang disampaikan pendeta ketika menghantarkan Anda ke liang kubur disaat pemakaman? Setiap manusia akan berkesudahan dirumah duka.

    Baik Anda sebagai orang biasa, sebagai orang kaya, sebagai orang miskin, sebagai orang yang berkedudukan, sebagai orang yang tampan, sebagai orang yang cantik, sebagai orang yang pintar atau terpelajar, ataupun sebagai orang yang bodoh, sebagai seorang pelayan Tuhan atau pendeta sekalipun, kematian itu akan datang.

    Orang bijak, bila dia tahu masa itu akan datang maka iapun bersiap. Bagaimana dengan Anda ? -----------  ----------- BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 023 : Jangan Jadi Perantau Kacau : I Petrus 2:11

    Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasehatka kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa”

    ( I Petrus 2:11 )

    PENDAHULUAN

    Ayat ini mengingatkan tentang keberadaan kita sebagai orang percaya bahwa selama kita didunia kita berstatus pendatang dan perantau.

    Pendatang: Artinya bukan penduduk asli, Wong neka ( Bhs.Jawa ). Bhs. Yunani menggunakan kata Paraikos ( Para= samping, Oikos = rumah , Paraikos= orang yang disamping rumah. Jadi Paraikos artinya rumah sebelah, tetangga atau orang asing.

    Perantau= wong mondhok, musafir, pengelana. Bhs. Yunani menggunaka kata Parapidemos ( Para = disamping, epidemi = menumpang.

    Ibrani 11:13 juga mengatakan bahwa kita adalah orang asing dan pendatang dibumi ini.

    I Petrus 1: 17 juga menyatakan bahwa selama kita ada dunia kita adalah orang yang menumpang Sebagai pendatang dan perantau kita tidak memiliki HAK

    Mengapa kita disebut perantau dan pendatang?

    Filipi 3:20 mencatat :

    “ Karena kewargaan kita adalah didalam Sorga , dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat ”

    Apa

    yang

    harus

    kita lakukan sebagai Pendatang dan

    Perantau?

     
    • a. Jangan tergoda kenikmatan dunia

      • - Kenikmantan yang dunia tawarkan membuat sebagian orang lebih mengasihi dunia, lebih kerasan sebagai penduduk dunia.

      • - Seorang duta besar, tidak akan tetap tidak akan tetap tinggal dinegara asing

      • - Seorang perantau pasti merindukan kampung halaman

      • - Jangan tenggelam dengan kenyaman yang dunia berikan ( I Yoh 2:15-17)

      • - Jangan hidup dengan cara-cara dunia ( Roma 12:2 )

  • b. Jangan mudah putus asa

    • - Dalam dunia kita akan mengalami tantangan

  • ( Yoh 16:33 )

    • - Ingat penderitaan ini hanya sesaat

     
    • c. Kita harus merindukan untuk pulang kerumah Bapa

    Orang-orang

    • - yang

    dibebaskan

    Tuhan

    akan

    pulang

    ke

    Sion

    dengan

    sukacita

    (

    Yesaya

    35:10;51:11)

    PENUTUP

    Biarlah kita menyadari akan hal ini, sehingga kita senantiasa siap sedia dan bila waktunya tiba, Tuhan memanggil kita pulang, kita mau pulang dengan sukacita. Lagu:

    Saya Mau Pulang

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 024 : Bukan Penduduk Asli : I Petrus 1:1-2

    “ Dari Petrus, Rasul Yesus Kristus, kepada orang-orang pendatang yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapodokia, Asia Kecil dan Bitinia, yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kash karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu”

    ( I Petrus 1:1-2 )

    PENDAHULUAN

    Ayat ini mengingatkan tentang keberadaan kita sebagai orang

    percaya bahwa selama kita didunia kita berstatus pendatang dan perantau.

    Apa yang harus kita lakukan?

    Sebagai orang-orang pendatang dan bukan penduduk asli di bumi ini, apa yang harus kita lakukan ?

    • a. Jangan taruh harapan kita kepada dunia ( Markus 8:36 )

    -

    Jadikan Yesus sebagai satu-satunya pengharapan kita

    -

    Terkutulah orang yang mengandalkan dunia

    • b. Cari perkara-perkara Sorga ( Yohanes 17:14 )

    -

    Isi hidup kita dengan melakukan perkara- perkara yang menyenangkan hati Tuhan.

    -

    • c. Jangan serupa dengan dunia ( Roma 12:2 )

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 025 : Hari-hari Hidup Manusia : Mazmur 90:13-17

    PENDAHULUAN

    Nama Musa dikenal bukan hanya dikalangan kekristenan, tetapi juga dikalangan agama Samawi lainnya. Mazmur 90:12 ini sinonim dengan Mazmur 39:5

    “ Ya TUHAN, beritahukanlah kepada ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku mengetahui betapa fananya aku ! ”

    ( Mazmur 39:5 )

    Bagaimana hari-hari hidup manusia itu?

    I.

    Hari-hari hidup manusia itu singkat ( Ayat 1-10 )

     
    • - Ayat 3 --- sesingkat firman Tuhan “ kembalilah ”

    • - Ayat 4-a –singkat seperti hari-hari berganti

    • - Ayat 4-b – singkat seperti giliran jaga

    • - Ayat 5-6 – singkat seperti mimpi

    • - Ayat 10 – umur manusia hanya 70-80 tahun

    II.

    Hari-hari hidup manusia cuma satu kali ( Ibr 9:27 )

    III.

    Hari-hari hidup manusia harus diisi dengan bijaksana

    IV.

    ( ayat 12 ) Hari-hari hidup manusia diwarnai dengan kesukaran

    (

    ayat 13 )

    V.

    Allah ada dalam hari-hari hidup manusia

    PENUTUP

    Marilah kita koreksi kehidupan kita, sudahkah mempergunakan waktu-waktu hidup kita dengan bijaksana?

    kita

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut Judul Bahan Khotbah

    : 026 : Mengisi Hidup Dengan Bijaksana : Mazmur 90:10-12

    “ Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap. Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu dan takut kepada gemas-Mu? Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana”

    ( Mazmur 90:10-12 )

    PENDAHULUAN

    Seseorang melakukan riset/penelitian untuk menghitung bagaimana orang menghabiskan masa hidupnya selama 70 tahun umurnya. Berikut adalah penelitiannya

    Tidur

    23 tahun

    23,9 %

    Bekerja

    16 tahun

    22,8 %

    Nonton TV

    8 tahun

    11,4 %

    Makan

    6 tahun

    8,6 %

    Bepergian

    6 tahun

    8,6 %

    Bersantai

    4,5 tahun

    6,5 %

    Sakit

    4 tahun

    5,7 %

    Berpakaian

    2 tahun

    2,8 %

    Beribadah

    0,5 tahun

    0,7 %

    Apakah yang Anda kerjakan selama hidup ini ? Hidup ini akan Anda pertanggung jawabkan kepada Sang Pemberi Hidup. Mungkin Anda pernah berpikir, nanti sajalah saya akan kerjakan sesuatu untuk kebaikan hidup. Masih ada waktu kok !

    Anda memang masih punya waktu, tetapi ingat,Anda bukanpemilik waktu !

    Waktu ini bisa saja diambil oleh Sang Pemilik Hidup ini. Lukas 12:16-20 menuliskan “ Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya “ Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab Aku tidak mempunyai tempat dimana aku dapat menyimpan hasil tanahku. Lalu katanya : Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan didalamnya segala gandum dan barang-barangku. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kau sediakan, untuk siapakah itu nanti?

    Apakah yang Anda kerjakan selama hidup didunia ini? Apakah Anda ngin disebut seperti ayat dalam dalam firman diatas, sebagai “ orang bodoh”?

    Kelak apa yang Anda kerjakan akan menceritakan siapa diri Anda sesungguhnya.

    Suatu kali, saya berada dirumah duka. Saya menghadiri malam penghiburan bagi keluarga yang ditinggal mati oleh anggota keluarga mereka yang mereka kasihi. Sebelum acara dimulai, saya menyimak setiap pembicaraan oleh orang disekitar saya duduk. Ada yang mengatakan bahwa yang meninggal itu pekeja keras sampai tidak punya ingat waktu, ada yang mengatakan si A yang meninggal itu adalah orang yang suka menolong. Ada lagi yang mengatakan bahwa orang yang meninggal itu adalah orang yang rajin melayani, dan puncaknya

    adalah ketika seorang hamba Tuhan ( Pendeta) menyamaikan khotbah yang disisikan kesaksiannya tentang bagaimana si A yang meninggal adalah jemaat yang rajin melayani Tuhan dan tidak pernah membuat susah gembalanya. Saya merasakan bahwa pengenalan tentang si A yang meninggal dari hamba Tuhan itu tidak mengada-ada.

    ILUSTRASI:

    Tolong katakan dia orang baik !

    Orang mengenal Anda dari apa yang Anda kerjakan !

    Amsal 10:7 menuliskan “ Kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik menjadi busuk.” Kelak apa kenangan orang terhadap Anda ?

    -----------  -----------

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut

    : 027

    Judul

    : Mati Didalam Tuhan

    Bahan Khotbah

    : Wahyu 14:13

    “Dan aku mendengar suara dari Sorga berkata: Berbahagialah

    orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini. “ Sungguh,” kata Roh, “ supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka. ”

    ( Wahyu 14:13 )

    PENDAHULUAN

    Kematian adalah suatu realita yang pasti akan kita alami. Siap atau tidak siap, mau atau tidak mau kematian pasti akan terjadi. Bagi kebanyakan orang, kematian adalah hal yang tidak mengenakan, menyedihkan dan membuat hati berduka. Tetapi ayat ini mengatakan bahwa kematian bagi orang yang mati dalam Tuhan adalah sesuatu yang membahagiakan.

    Bagaimana orang yang mati didalam Tuhan?

    Orang yang mati didalam Tuhan adalah orang yang meninggal dalam kondisi tetap beriman kepada Tuhan. Kita harus memegang teguh iman percaya kita, sehingga ketika Tuhan memanggil kita, didapati kita tetap memegang teguh iman kita kepada Tuhan dan tidak berpaling kepada ilah-ilah lain. Ada banyak godaan-godaan yang berusaha menggugurkan iman kita kepada Tuhan. Untuk itu kita harus tetap teguh dalam iman. Esau adalah contoh orang yang menyia-nyiakan anugerah Tuhan.

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut

    : 028

    Judul

    : Dikenal Sebagai Siapa?

    Bahan Khotbah

    : Pengkhotbah 7:1

    “Nama yang harum lebih baik dari pada minyak yang mahal, dan hari kematian lebih baik daripada hari kelahiran . ”

    ( Pengkhotbah 7:1 )

    PENDAHULUAN

    Ada pepatah yang mengatakan “ Gajah mati meninggalkan gading, macan mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama ”. Artinya adalah sekalipun kita meninggal dunia, ada hal yang harus kita wariskan bagi keluarga kita yaitu nama yang baik. Ayat ini mengatakan bahwa nama yang baik harum lebih baik dari pada miyak yang mahal.

    Matilah hamba Tuhan itu

    Dalam Ulangan 34:5-8 ada kisah mengenai kematian seorang tokoh besar Israel yaitu Musa. Pada akhir hidup Musa, Tuhan menganugerahkan sebutan Hamba Tuhan kepadanya. Demikian juga kepada Yosua sebagai pengganti Musa, Tuhan jga memberikan predikat sebagai hamba Tuhan. Sebutan hamba Tuhan adalah predikat yang mulia. Dan kalau kita perhatikan, Tuhan tidak dengan mudah memberikan predikat ini baik kepada Musa maupun Yosua. Baru pada akhir hidup mereka setelah terbukti bahwa mereka tetap setia menjalankan tugas-tugas sebagai hamba Tuhan.

    Sekalipun Musa dan juga Yosua telah meninggal, tetapi sebutan hamba Tuhan itu tetap melekat dalam diri mereka. Demikian juga dengan Beliau yang sudah dipanggil Tuhan ini, Beliau pantas disebut sebagai hamba Tuhan, karena beliau tetap setia melayani Tuhan sampai akhir hidupnya. Bagi kita yang ditinggalkan, baik keluarga maupun juga sidang jemaat,

    sepantasnya kita bersyukur kepada Tuhan karena kita pernah memiliki orang tua sekaligus hamba Tuhan yang demikian.

    Menjaga nama baik.

    Selama kita hidup, ini adalah kesempata untuk kita berkarya, melayani Tuhan dan sesama, supaya ketika kelak kita dipanggil Tuhan, kita didapati sebagai orang-orang yang memiliki nama yang baik dan harum.

    BAHAN KHOTBAH KEMATIAN DAN PENGHIBURAN

    No.Urut

    : 029

    Judul

    : Menjaga Nama Baik

    Bahan Khotbah

    : Amsal 22:1

    “Nama baik lebih berharga daripada kekayaan besar, dikasihi

    orang lebih baik daripada perak dan emas ”

    PENDAHULUAN

    ( Amsal 22:1 )

    Menjaga nama baik pribadi dan keluarga adalah suatu hal yang penting dan harus kita lakukan. Orang tua yang sudah dengan susah payah membesarkan kita tentu berharap bahwa anaknya akan berhasil menjadi orang yang berguna. Betapa bangganya orang tua jika anak-anaknya mampu hidup dengan baik dan benar dimasyarakat, menjadi anak yang berguna bagi masyarakat, bangsa dan Negara serta mempermuliakan nama Tuhan. Sebaliknya betapa orang tua akan merasa kecewa, manakala mendapati anaknya bertingkah laku sebaliknya. Hidupnya mempermalukan nama orang tuannya.

    Dalam filsafat jawa ada kalimat “ Mikul dhuwur mendem jero” yang artinya kurang lebih kita harus berbakti kepada orang tua dan menjaga nama baiknya.

    Nama baik memang penting. Oleh karena itu raja Salomo mengajarkan bahwa nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar. Dalam pengkhotbah juga dicatat bahwa nama yang harum lebih mahal berharga dari pada emas “ (… ). Jangan sampai kita menggadaikan nama baik kita demi sebuah materi. Begitu juga nama baik keluarga kita.

    Sebagai orang percaya, kita ini berstatus ganda. Selain kita anak dari orang tua kita, Kita juga merupakan anak-anak Allah.

    DAFTAR PUSTAKA

    Jacob Nahuway. 315 Bahan Untuk Meningkatkan Khotbah Anda. Jakarta;GBI

    Jemaat Mawar Saron,1991

    Gunawan, Sadikin. Kematian Yang Berharga. Jakarta;YPI Kawanan

    Kecil,2008

    PH, Pouw. Uraian Singkat Tentang Homiletik – Ilmu Berkhotbah, Jakarta;YPI Kawanan Kecil,2008

    Adventus H. Zendrato, Ingin Dikenal Sebagai Siapakah Anda ? , tanpa Penerbit, 2010

    Adventuszendrato@yahoo.co.id HP.0856 5880 0884 kkk

    INTERNET

    http://yeftamamuaya.blogspot.com/2011/01/berharga-di-mata-tuhan-kematian-

    orang.html