Anda di halaman 1dari 9

ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN.

DENGAN GANGUAN SISTEM PERNAFASAN (BRONKITIS)

DI RUANG FLAMOYAN RS MEDIKA LESTARI

Kasus:

An.Y berusia 10 tahun, berjenis kelamin perempuan, beragama islam, dan


beralamat di kemranjen datang bersama ayahnya Tn.S umur 37 tahun, pekerjaan
swasta pendidikan terakhir STM, dan ibunya Ny.P umur 33 tahun, pekerjaan ibu
rumah tangga, pendidikan terakhir SMA. Ny.P mengatakan bahwa An.Y susah
bernafas dan batuk sejak 1 bulan yang lalu. Dan ia juga mengatakan setiap An.Y
batuk mengeluarkan sekret, tidak nafsu makan dan badannya terasa lemas. Setelah
dilakukan pemeriksaan fisik tanda-tanda vital didapatkan data TD 80/50 mmHg, N
89x/menit, S 36,2⁰C, dan RR 35x/menit.

A. PENGKAJIAN
Pengkajian dilakukan tanggal : 04 Agustus 2017
Jam : 09.00 WIB
Oleh : Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Semarang
Prodi DIII Keperawatan Purwokerto
Tempat : di Ruang Flamboyan RS Medika Lestari
1. Identitas diri
a. Nama : An.Y
b. Umur : 10 tahun
c. Agama : Islam
d. Jenis kelamin : Perempuan
e. Status : Belum Sekolah
f. Suku bangsa : Jawa
g. Alamat : Kemranjen RT 01 RW 03, Kemranjen, BMS
h. Tanggal masuk : 03 Agustus 2017
i. No. RM : 283095
j. Diagnosa Medis : Bronkitis
2. Identitas penanggung jawab
a. Nama : Ny. P
b. Umur : 33 tahun
c. Agama : Islam
d. Hubungan dengan pasien : Ibu
e. Pendidikan : SMA
f. Pekerjaan : Ibu rumah tangga
g. Alamat : Kemranjen RT 01 RW 03, Kemranjen, BMS

h. Nama : Tn.S
i. Umur : 37 tahun
j. Agama : Islam
k. Hubungan dengan pasien : Ayah
l. Pendidikan : STM
m. Pekerjaan : Karyawan Swasta
n. Alamat : Kemranjen RT 01 RW 03, Kemranjen, BMS

3. Riwayat kesehatan
a. Keluhan utama
Ny.P mengatakan bahwa pasien merasakan sesak nafas dan batuk.
b. Keluhan tambahan
Ny.P juga mengatakan bahwa setiap pasien batuk mengeluarkan sekret,
tidak nafsu makan dan badannya terasa lemas.
c. Riwayat penyakit sekarang
Pasien diantar orang tuanya Ny.P dan Tn.S datang ke RS Medika Lestari
tanggal 03 Agustus 2017 pukul 09.00 WIB dengan keluhan susah bernafas
dan batuk yang mengeluarkan sekret selama 1 bulan, tidak nafsu makan,
badan terasa lemas dan sekarang dirawat di Ruang Flamboyan. Pasien juga
sebelumnya sudah di bawa ke Puskesmas dan dirawat inap selama 5 hari
namun tidak ada perkembangan.
d. Riwayat penyakit dahulu
Pasien dibantu orang tuanya mengatakan belum pernah mengalami
penyakit yang sama seperti ini, pasien hanya sakit batuk seperti biasa yang
dapat sembuh dalam beberapa hari.
e. Riwayat penyakit keluarga
Keluarga pasien mengatakan tidak ada anggota keluarga yang mengalami
penyakit yang sama seperti ini.

4. Pola kesehatan fungsional


a. Pola persepsi dan pemeliharaan kesehatan
Ibu dari pasien mengatakan kesehatan itu penting, setiap merasakan ada
keluhan pasien berobat ke puskesmas/ rumah sakit
b. Pola nutrisi dan metabolik
Pasien sebelum sakit makan teratur, selama sakit pasien merasa mual atau
muntah Nafsu makan buruk /anoreksia. Ketidakmanpuan untuk makan
karna distress pernapasan Penurunan berat badan 2 kg.
c. Pola eliminasi
Ibu pasien mengatakan anaknya BAK dan BAB lancar. Tidak terdapat
lendir dalam fases. BAK 6-8 kali/ hari dengan warna kuning jernih
d. Pola latihan dan aktivitas
Ibu pasien mengatakan aktivitas pasien terganggu, pasien tidak dapat
bersekolah seperti biasanya.
e. Pola istirahat dan tidur
Pasien sebelum sakit tidur 8 jam /hari dan tidak terganggu. Sedangkan
selama sakit pasien tidurnya terganggu akibat batuk terus menerus dari
pagi sampai malam hari.
f. Pola persepsi kognitif
Ibu pasien mengatakan tidak ada gangguan dengan panca indra anaknya.
Sebelum sakit pasien mampu berkomunikasi dengan orang lain, selama
sakit pasien tetap berorientasi dengan orang lain hanya saja sedikit
terganggu.
g. Pola persepsi dan konsep diri
Ibu pasien mengatakan anaknya ingin cepat sembuh.
h. Pola seks dan reproduksi
-
i. Pola peran dan hubungan
Ibu pasien mengatakan hubungan anaknya dengan keluarga baik.
j. Pola koping dan toleransi
Ibu pasien mengatakan setiap anaknya ada masalah selalu dibicarakan
dengan orang tuanya.
k. Pola nilai dan keyakinan
Pasien beragama islam dan menjalankan ibadahnya dengan baik.

5. Pemeriksaan fisik
a. Keadaan umum : Pasien tampak lemah
b. Kesadaran : Composmentis, total GCS 15
c. Penampilan : Baik
d. TTV : TTD : 80/50 mmHg
Nadi : 89x/menit
Suhu : 36,2⁰C
RR : 35 x/menit
e. Head To Toe
 Kepala dan leher
Kepala simetris, normal dan leher juga normal tidak ada distensi JVP
 Mata
Kedua mata simetris, bola mata normal
 Hidung
Bentuk simetris tidak ada pendarahan
 Mulut
Mukosa kering, tidak ada luka dan gigi bersih
 Telinga
Kedua telinga simetris dan pendengaran normal
 Wajah
Tampak pucat
 Punggung
Tidak ada dekubitus
 Paru-paru
Suara nafas ronchi
 Jantung
Normal, tidak ada kelainan
 Dada
Bentuk dada simetris antara kanan dan kiri
 Kulit
Turgor jelek, warna kulit sawo matang
 Abdomen
Inspeksi: tidak ada oedem
Palpasi: tidak ada benjolan, normal
 Ekstremitas
Tidak terdapat oedem
 Genetalia
Kebersihan terjaga, tidak ada keluhan

B. ANALISA DATA

No. Data Fokus Etiologi Problem

1. DS: Ny.P mengatakan Peningkatan produksi Bersihan jalan nafas tidak


bahwa An.Y susah sekret efektif
bernafas dan batuk yang
mengeluarkan sekret.

DO: TD: 80/50 mmHg

S : 36,2⁰C

N : 89 x/menit

RR : 35 x/menit

Wajah tampak pucat

Suara nafas ronchi

2. DS: Ny.P mengatakan Anoreksia, dispnea Gangguan pemenuhan


An.Y tidak nafsu makan kebutuhan nutrisi
dan badan terasa lemas.
DO: Mukosa bibir kering

Turgor kulit jelek

An.Y terlihat lelah

C. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Bersihan jalan nafas tidak efektif b.d peningkatan produksi sekret
2. Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi b.d anoreksia, dispnea

D. INTERVENSI KEPERAWATAN
No. Dx. Kep Tujuan Intervensi Rasional

1. Bersihan jalan Setelah dilakukan - Observasi TTV - Untuk


nafas tidak tindakan - Ajarkan pasien mengantisipasi
efektif b.d keperawatan untuk melakukan tekanan darah,
peningkatan selama 3x24 jam latihan batuk nadi, respirasi dan
produksi sekret ketidakefektifan efektif suhu pasien
bersihan jalan nafas - Batuk efektif dapat
dapat teratasi memudahkan
dengan kriteria pengeluaran secret
hasil: di dalam

- Pasien tidak
mengeluh sesak
nafas lagi dan
batuk dapat
berkurang
- sekret dapat
dikeluarkan
2. Gangguan Setelah dilakukan - Sajikan makanan - Denga makanan
pemenuhan tindakan dalam keadaan hangat pasien
kebutuhan keperawatan hangat dalam menjadi tidak
nutrisi b.d selama 2x24 jam bentuk BNTKTP terlalu mual dan
anoreksia, gangguan BNTKTP berguna
dispnea pemenuhan nutrisi untuk menambah
dapat teratasi energi
dengan kriteria
hasil:
- Pasien makan
habis 1 porsi
- Pasien tidak
lemas dan mual
lagi

E. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
Tgl/Jam Dx Implementasi Respon Pasien Paraf

04-08-2017 1 - Menerima pasien DS: Ny.P mengeluh An.Y batuk


10.35 WIB - menanyakan disertai dahak/sekret
keluhan pasien DO: TD : 80/50 mmHg Lora
- Mengukur TTV N : 89 x/menit
- Memasang infus S : 36,2⁰C
- Bekerjasama RR : 35 x/menit
dengan dokter Infuse : Ns 15 tetes/menit
untuk terapi obat Amioksisilin dan Ampisilin

13.00 WIB - Mendengarkan DO : Suara ronki atau krekels


suara paru pasien
Sputum tidak keluar
dengan stestoskop Lora
- Melatih pasien
untuk batuk
efektif

14.00 WIB - Memberikan DS : Ny.P mengatakan” lakukan


informasi kepada saja penyedotan”
pasien dan Lora
keluarga pasien
akan dilakukan
penyedotan.

17.00 WIB - Melakukan DO: Pasien menganggukan

penyedotan sambil kepalanya


menyarankan Sputum keluar 145 cc Lora
pasien untuk
DS: Pasien mengatakan lega
mengambil nafas
dalam
- Mencatat sputum
yang keluar

19.00 WIB - Memantau status DO : Pola pernafasan regular


pernafasan pasien
- Mengajarkan pada
DS : Keluarga pasien mengatakan
keluaraga pasien Lora
akan mencoba melakukan batuk
untuk batuk
efektif pada pasien
efektif
04-08-2017 2 - Menanyakan DS: Ny.P mengatakan An.Y sudah
11.55 WIB keadaan pasien tidak sesak nafas lagi
- Memberikan DO: RR: 18 x/menit Lora
makanan dalam DS: Ny.P mengatakan pasien
keadaan hangat mengatakan tidak ingin makan
dalam bentuk DO: Ny.P terlihat sedang menyuapi
BNTKTP pasien

18.30 WIB - Menanyakan DS: Ny.P mengatakan pasien sudah


keadaan pasien mau makan dan tidak lemas lagi
- Memberikan DO: Pasien terlihat lebih berenergi Lora
makanan dalam DS: Pasien mengatakan enak
keadaan hangat DO: Pasien makan sendiri
dalam bentuk
BNTKTP DS: Ny.P paham dengan apa yang
- Mengajarkan diajarkan
pasien DO: Ny.P terlihat paham dengan
menyeimbangkan menganggukan kepala
intake dan output
- Menganjurkan
pasien makan
sedikit demi
sedikit tapi sering
- Mengajarkan
pasien dalam
merencanakan
makanan

F. EVALUASI KEPERAWATAN
Tgl/Jam Dx Evaluasi Paraf

04-08-2017 1 S : Pasien mengatakan lega


19.00 WIB
O : Sputum sudah keluar 145 cc
Lora
A : Masalah teratasi

P : Lanjutkan intervensi

04-08-2017 2 S : Ny.P mengatakan pasien sudah mau makan dan tidak


18.30 WIB lemas lagi
O: Pasien terlihat lebih berenergi Lora
A: Masalah teratasi
P: Lanjutkan intervensi