Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman pegawai


tentang Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah, kendala yang dihadapi
pegawai dalam menggunakan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah
(SIPKD) dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala pada Badan
Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Jambi. Data yang diolah adalah hasil
wawancara, observasi dan dokumen pendukung. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum
pegawai di BPKAD Kota Jambi dan salah satu SKPD sudah memahami tentang
SIPKD mulai dari pengertian, tujuan, manfaat dan alur proses pengelolaan
keuangan mulai dari penganggaran sampai dengan pertanggungjawaban, masih
banyak terdapat kendala dalam penerapan SIPKD di BPKAD Kota Jambi seperti
masalah server, listrik yang tidak stabil, gangguan jaringan dan kesalahan dari
operatornya sendiri serta dalam upaya menyelesaikan kendala yang ditemui pihak
BPKAD memiliki aturan tersendiri yaitu jika pihak SKPD salah input data
terlebih telah tercetak SP2D maka pihak SKPD harus mengirim surat sebagai
bukti untuk memperbaiki kesalahan. Surat tersebut akan di disposisikan sesuai
dengan bagiannya dan pihak SKPD harus memperbaikinya di kantor BPKAD.

Kata kunci: SIPKD, pemahaman, kendala, upaya.

ABSTRACT

9
This study aims to examine how far was employees' understanding of the
Regional Financial Management Information System, constraints faced by
employees in using the Regional Financial Management Information System
(SIPKD) and efforts made to overcome every problems in the Regional Financial
and Asset Management Office of Jambi City. The data was collected through
interviews, observation and supporting documents. This study used descriptive
qualitative method. The results showed that in general, employees at BPKAD
Jambi City and one of SKPD had already understood about SIPKD on the aspects
of understanding, objectives, benefits and the flow of financial management
process from budgeting to accountability. There are still many problems in the
implementation of SIPKD in BPKAD Kota Jambi such as server problems,
unstable electricity, network interruption and errors of the operator itself. In an
effort to solve the problems encountered BPKAD side, it had its own rules that if
the SKPD did any incorrect data input and moreover it had been printed as
SP2D, then SKPD should send a letter as an evidence to correct the error. The
letter would be authorized in accordance with its part and SKPD had to fix it in
the office of BPKAD.

Keywords: SIPKD, understanding, problems, effort.