Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PENDAHULUAN

Pertemuan ke : 1-3 Tanggal : 6-8 februari 2018

I. Latar belakang
Proses menua (aging) merupakan suatu perubahan progresif pada organisme
yang telah mencapai kematangan intrinsik dan bersifat irreversibel serta menunjukkan
adanya kemunduran sejalan dengan waktu. Proses alami yang disertai dengan adanya
penurunan kondisi fisik, psikologis maupun sosial akan saling berinteraksi satu sama
lain . Proses menua yang terjadi pada lansia secara linier dapat digambarkan melalui
tiga tahap yaitu, kelemahan (impairment), keterbatasan fungsional (functional
limitations), ketidakmampuan (disability), dan keterhambatan (handicap) yang akan
dialami bersamaan dengan proses kemunduran (Bondan, 2009 )
Keperawatan gerontik berkisar pada pengkajian kesehatan dan status fungsional
lansia, diagnosa, perencanaan dan implementasi perawatan dan pelayanan kesehatan
untuk memenuhi kebutuhan yang teridentifikasi; dan mengevaluasi kekefektivan
perawatan tersebut (Potter & Perry, 2005).
Keperawatan gerontik secara holistik menggabungkan aspek pengetahuan dan
ketrampilan dari berbagai macam disiplin ilmu dalam mempertahankan kondisi
kesehatan fisik, mental, sosial, dan spiritual lansia. Hal ini diupayakan untuk
memfasilitasi lansia ke arah perkembangan kesehatan yang lebih optimum, dengan
pendekatan pada pemulihan kesehatan, memaksimalkan kualitas hidup lansia baik
dalam kondisi sehat, sakit maupun kelemahan serta memberikan rasa aman, nyaman,
terutama dalam menghadapi kematian (Bondan, 2009).
Hal yang pertama perawat lakukan dalam memberikan asuhan keperawatan
pada lansia adalah pengkajian. Menurut Potter & Perry, (2005), pengkajian
keperawatan adalah proses sistematis dari pengumpulan, verifikasi dan komunikasi
data tentang klien. Proses keperawatan ini mencakup dua langkah yaitu pengumpulan
data dari sumber primer (kliaen) dan sumber skunder (keluarga, tenaga kesehatan), dan
analisis data sebagai dasar untuk diagnosa keperawatan.
Tujuan dari pengkajian adalah menetapkan dasar data tentang kebutuhan,
masalah kesehatan, pengalaman yang berkaitan, praktik kesehatan, tujuan, nilai dan
gaya hidup yang dilakukan klien. Pengumpulan data harus berhubungan dengan
masalah kesehatan terutama dengan masalah kesehatan utama yang dimiliki pasien,
sehingga data yang didapatkan relevan dengan asuhan keperawatan yang akan
dijalankan pada pasien tersebut. Penggunaan format pengkajian standarisasi
dianjurkan, karena dapat memberikan tanggung gugat minimal dari profesi
keperawatan. Penggunaan format pun memastikan pengkajian pada tingkat yang
komprehensif (Potter & Perry, 2005).
Data yang perlu dikaji lebih lanjut pada pertemuan pertama yaitu meliputi data
biografi, riwayat rekreasi, riwayat kesehatan, pengkajian fisik head to toe, pengkajian
psikososial, pola pemenuhan kesehatan, pola aktivitas, pengkajian faktor resiko jatuh,
dan pengkajian spiritual.
Pada pertemuan kedua pada tanggal 7 februari 2018 data yang perlu dikaji lebih
lanjut yaitu tes keseimbangan, tes kecepatan berjalan, tes berdiri dari kursi, dan
pengkajian fungsional klien.

Pada pertemuan ketiga data yang perlu dikaji lebih lanjut yaitu pengkajian
IADL, dan status mental. Setelah diperoleh data yang lengkap perawat diharapkan
mampu menganalisa, menegakkan diagnosa prioritas serta intervensi yang tepat.

II. Rencana Keperawatan

1. Diagnosa

Belum dapat ditetapkan karena pengkajian belum dilakukan

2. Tujuan umum

Untuk mendapatkan data-data terkait tentang kesehatan lansia sesuai dengan

format pengkajian keperawatan gerontik

3. Tujuan khusus

Selama 1 x 30 menit kunjungan, lansia dapat

a. Membina hubungan saling percaya antara perawat dan lansia

b. Memperoleh data meliputi data biografi, riwayat rekreasi, riwayat

kesehatan, pengkajian fisik head to toe, pengkajian psikososial, pola

pemenuhan kesehatan, pola aktivitas, pengkajian faktor resiko jatuh,

pengkajian spiritual, tes keseimbangan, tes kecepatan berjalan, tes


berdiri dari kursi, pengkajian fungsional klien, pengkajian IADL, dan

status mental.

III. Rancangan kegiatan

1. Topik : Pengkajian keperawatan gerontik

2. Metode : observasi, wawancara dan pemeriksaan fisik.

3. Media :

a. Pertemuan pertama ( Selasa, 06 februaru 2018)

1) Format pengkajian data biografi

b. Pertemuan kedua ( Rabu, 07 februari 2018)

1) Format pengkajian Short Physical Performance Battery (SPBB)

2) Format pengkajian fungsional KATZ Index Of Independence in

Activities Of Daily Living

c. Pertemuan ketiga (kamis, 08 februaru 2018)

1) Format pengkajian Lawton IADL Scale

2) Pengkajian status mental aspek kognitiff menggunakan mini mental

status exam.

4. Waktu

No Waktu dan tanggal Kegiatan

1 06 Februari 2018 Fase orientasi


a. Mengucapkan salam
08.30 – 08.35 b. Membuat kontrak waktu
c. Menjelaskan maksud dan bagian
interaksi.
11.00 – 12.00 Fase kerja
a. Data demografi
b. Riwayat rekerasi
c. Riwayat kesehatan
d. Tanda-tanda vital
e. Pengkajian head to toe
f. Pengkajian psikososial
g. Pengkajian perilaku terhadap
kesehatan
h. Pengkajian penunjang
i. Pengkajian faktor resiko jatuh
j. Pengkajian spiritual
12.00 – 12.35 Fase terminasi
a. Membuat kesimpulan hasil
pertemuan
b. Membuat kontrak waktu pertemuan
selanjutnya
c. Mengucapkan salam
2 07 Februari 2018 Fase orientasi
a. Mengucapkan salam
11.00 – 11.10 b. Membuat kontrak waktu
c. Menjelaskan maksud dan bagian
interaksi
11.10 – 12.00 Fase kerja
a. Tes keseimbangan
b. Tes kecepatan berjalan
c. Ter berdiri dari kursi
d. Pengkajian fungsional
12.00 – 12.30 Fase terminasi
a. Membuat kesimpulan hasil
pertemuan
b. Membuat kontrak waktu pertemuan
selanjutnya
c. Mengucapkan salam
3 11.00 – 11.15 Fase Orientasi
a. Mengucapkan salam
b. Membuat kontrak waktu
c. Menjelaskan maksud dan bagian
interaksi
11.15 – 12.00 Fase kerja
a. Pengkajian Lawton IADL Scale
b. Pengkajian status mental kognitif
12.00 – 12.30 Fase Terminasi
a. Membuat kesimpulan hasil
pertemuan
b. Membuat kontrak waktu pertemuan
selanjutnya
c. Mengucapkan salam
5. Kriteria hasil :

a. terbina hubungan saling percaya antar perawat dengan lansia

b. didapatkan data umum, riwayat dan tahap perkembangan lansia

c. teridentifikasi masalah kesehatan


Daftar Pustaka

Bondan, P. (2009). Ranah Penelitaian Keperawatan Gerontik. Di kutip dari http://inna-

ppni.or.id/indeks.php.

Potter & Perry. (2005). Fundamental Keperawatan, Konsep, Proses dan Praktik. EGC ;

Jakarta