Anda di halaman 1dari 5

Anggi Lutdiati ( 142150091 )

UKURAN KINERJA STRATEGIS: PUSAT INVESTASI

Lima langkah dalam menilai kinerja keuangan unit-unit investasi strategis dalam

sebah perusahaan

1. Tentukan isu-isu strategi yang melingkupi perusahaan

2. Identifikasi tindakan tindakan alternatif

3. Dapatkan informasi dan lakukan analisis terhadap tindakan-tindakan

alternatif yang telah dibuat

4. Berdasarkan strategi dan analisis, pilih dan implementasikan tindakan

yang diinginkan

5. Sediakan evaluasi terus menerus dari efektifitas empat langkah yang telah

ditentukan

A. Laba Atas Investasi

Laba atas investasi adalah beberapa ukuran keuntungan dibagi oleh

beberapa ukuran modal dalam unit bisnis.

𝑅𝑂𝐼 = 𝑅𝑂𝑆 𝑋 𝐴𝑇 3

𝑘𝑒𝑢𝑛𝑡𝑢𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑅𝑂𝐼 = 𝑥
𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑎𝑠𝑒𝑡

Masalah strategi mengenai penggunaan ROI:

1. Penciptaan nilai dalam ekonomi baru

2. Fokus jangka pendek metrik

3. Model keputusan dan ketidaktetapan model kinerja


4. ROI: penghentian untuk investasi baru oleh unit-unit yang paling

menguntungkan

B. Pendapatan Residual

Pendapatan residual adalah jumlah dolar sama dengan pendapatan sebuah

unit bisnis dikurangi beban untuk tingkat investasi dalam sebuah devisi.

1. Jangka Waktu Analisis

Baik ROI maupun RI merupakan indikator kinerja jangka pendek. Pada

umumnya keduanya mencerminkan kinerja satu tahun. Oleh karena itu beberapa

perusahaan memilih untuk mengevaluasi kedua indikator kinerja tersebut selama

beberapa tahun.

2. Batasan Pendapatan Residual

RI memiliki batasan, masalah kuncinya adalah karena RI bukanlah

presentase, ia tidak digunakan untuk membandingkan setiap unit dari ukuran yang

berbeda secara signifikan. RI menyokong unit-unit yang lebih besar yang akan

diharapkan memiliki RI yang leih besar, bahkan dengan kinerja yang relatif

buruk. Selain itu perubahan perubahan kecil yang relatif pada tingkat laba

minimun dapat mengurangi RI.

C. Nilai Tambah Ekonomi

Nilai tambah ekonomi / EVA merupakan perkiraan dari keuntungan

ekonomis sebuah unit bisnis yang didorong selama waktu yang ditentukan.

EVA= Penjualan - biaya operasional - financial expense (biaya modal x jumlah

modal yang diinvestasikan)


Persamaan untuk EVA diatas dapat dijelaskan seperti berikut ini:

𝐸𝑉𝐴 = 𝑁𝑂𝑃𝐴𝑇 − ( 𝑘 𝑥 𝑟𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑚𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑖𝑛𝑣𝑒𝑠𝑡𝑎𝑠𝑖𝑎𝑘𝑎𝑛)

Pendekatan alternatif untuk memperkirakan EVA NOPAT dan EVA Modal

1. Pendekatan finansial

Dalam pendekatan finansial NOPAT diperkirakan dengan membangun

tingkat laba pada modal dari perhitungan standar laba atas odal sendiri

dalam 3 langkah:

a. Menghilangkan kumpulan finansial

b. Menghilangkan apa yang disebut distorsi finansial

c. Menghilangkan apa yang disebut distorsi akuntansi

2. Pendekatan operasi

Diawali dengan penjualan dan kemudian mengurangi depresiasi dan

mengurangi peningkatan ekonomi tunai. Selanjutnya kita mengurangi

pajak operasional tunai setelah waktu yang kita tinggalkan dengan EVA

NOPAT.

D. Tujuan Penetapan Harga Transfer

1. Memotivasi usaha tingkat tinggi pada bagian manajer sub unit

2. Kesesuaian tujuan

3. Menghadiahi manajemen secara adil atas usaha dan kemampuan mereka

serta keefektifan keputusan yang mereka buat.


E. Metode-Metode Penetapan Harga Transfer

Terdapat empat metode yang digunakan untuk menentukan harga transfer:

1. Metode biaya variabel

Metode yang mengatur harga transfer sama dengan biaya variabel unit

penjualan.

2. Metode biaya penuh

Metode yang mengatur harga transfer sama dengan biaya transfer di

tambah alokasi biaya yang telah ditentukan untuk penjualan

3. Metode harga pasar

Metode yang menempatkan harga transfer sebagai harga produk saat ini

di pasar liar

4. Metode harga negosiasi

Metode yang meliatkan proses negosiasi dan terkadang arbitrase antar unit

untuk menentukan harga transfer.

F. Aturan Umum Penetapan Harga Transfer

Harga transfer minimum = Biaya ( misal, tunai ) divisi produksi yang

bertambah + peluang biaya perusahaan ( jika ada) dengan membuat

transfer internal

G. Persoalan Penetapan Harga Transfer Internasional

Perusahan-perusahaan multinasional melihat penentuan harga transfer

sebagai persoalan pajak internasional yang utama, dan lebih dari setengahnya
mengatakan bahwa hal ini merupakan hal penting. Kebanyakan negara menerima

model perjanjian OECD.

1. Standar netral

Diadakan untuk mengatur harga transfer untuk mencerminkan harga yang

telah ditetapkan oleh pihak ketiga yang bertindak independen.

2. Metode perbandingan harga

Menetapkan harga standar netral dengan menggunakan harga penjualan

dari produk serupa yang dibuat oleh pihak ketiga.

3. Metode harga penjualan kembali

Digunakan untuk para distributor dan unit penjualan saat sedikit nilai

ditambahkan dan tidak adanya operasi pabrik yang signifikan.

4. Metode biaya plus

Menentukan harga transfer berdasarkan biaya penjualan ditambah

presentase laba kotor yang ditentukan dengan membandingkan penjualan

oleh penjual dengan pihak ketiga.