Anda di halaman 1dari 10

PANDUAN REPARASI MESIN

DIESEL

LABORATURIUM MESIN KAPAL


JURUSAN TEKNIK SISTEM PERKAPALAN
FAKULTAS TEKNOLOGI KELAUTAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
PANDUAN BONGKAR PASANG MESIN DIESEL

Panduan ini digunakan terbatas untuk tujuan pembelajaran dan


memperbanyak diharuskan atas izin Laboratorium MPP (Marine
Power Plant).

Panduan ini digunakan terbatas untuk praktikan pelatihan mesin


diesel.

Segala kesalahan persepsi dikembalikan pada penjelasan teknisi di


lapangan.
ALAT-ALAT YANG DIGUNAKAN
GAMBAR NAMA ALAT FUNGSI

Kunci Pas-Ring Melepas,


Set memasang
baut/mur

Kunci Sok Set Melepas,


memasang
baut/mur

Obeng Penyetelan celah


katup

Memberikan
Palu Karet pukulan ringan
ke komponen

SST penyetelan
Fuller Gauge celah katup

Piston Ring SST melepas


Expander ring piston
SST memasang
Piston Ring piston ke dalam
Compressor liner Cylinder

Mengukur
Mikrometer diameter luar

SST alat ukur


Kunci Torsi torsi pada
baut/mur
PERSIAPAN BONGKAR PASANG MESIN DIESEL

Sebelum memulai, persiapan yang harus dilakukan sebelum bongkar


pasang mesin diesel:

1. Pemilihan lahan kerja; siapkan dan bersihkan tempat, tertata


rapi, bebas dari kotoran dan sampah.
2. Siapkan tempat atau wadah untuk komponen yang dibongkar
agar mudah untuk diorganisir dan dipilah.
3. Siapkan kain pembersih untuk membersihkan komponen-
komponen yang telah dibongkar.
4. Persiapan alat dan instrumen, alat yang disiapkan hanya alat
yang dibutuhkan untuk proses bongkar pasang dan digunakan
sesuai dengan fungsi dari alat tersebut.
5. Gunakan peralatan tangan, alat ukur dan Special Sevice Tool
dengan benar, jangan ragu untuk bertanya kepada grader atau
teknisi yang mendampingi
6. Sebelum memulai pemasangan kembali:
 Bersihkan dan cek alat yang akan dipasang.
 Bersihkan komponen mesin.
 Ganti gasket dan O-ring dengan yang baru.
 Jika diperlukan, oleskan lem gasket untuk mencegah
kebocoran.
LANGKAH-LANGKAH PEMBONGKARAN

1. Nyalakan mesin terlebih dahulu untuk memastikan mesin dalam


kondisi yang baik.
2. Hentikan aliran bahan bakar (tutup lever pada valve tangki
bahan bakar).

3. Buka valve drain cock untuk mengeluarkan cairan pendingin


pada mesin
4. Keluarkan minyak pelumas, lepas baut tab oli pada bagian
bawah mesin, tampung oli pada sebuah wadah

5. Lepas filter udara bersamaan dengan pipa intake manifold.


6. Lepas knalpot (exhaust manifold).

7. Lepas jalur pipa aliran bahan bakar bertekanan (High Presure


Pipe).

8. Lepaskan cylinder head cover (bonnet).

9. Tempatkan posisi piston pada TMA Kompresi (prosedur


tanyakan kepada grader atau teknisi)
10. Lepaskan dudukan rocker arm beserta rocker arm (Intake dan
Exhaust). Bedakan antaran bagian intake dan exhaust (jangan
sampai tertukar).
11. Tarik push rod keluar.
 Bedakan antara push road intake dan exhaust, jangan sampai
tertukar

12. Lepaskan kepala silinder atau cylinder head, letakkan pada


tempat yang lembut.
 Kendorkan baut secara menyilang dan bertahap (prosedur
tanyakan kepada grader atau teknisi)

13. Lepaskan gasket cylinder head, bersihkan bekas-bekas gasket


yang menempel pada dinding cylinder head dan cylinder block.
14. Lepaskan penutup belakang mesin (Engine Ventilator)

15. Lepaskan piston dan connecting rod.


 Untuk melepas baut pada connecting rod, posisikan piston
berada pada kondisi TMB (Titik Mati Bawah). Lepaskan
baut secara bertahap dan lepaskan piston bearing cap..
 Putar flywheel hingga piston berada pada posisi TMA (Titik
Mati Atas).
 Dorong keluar connecting rod dan tarik piston dari sisi kepala
silinder.
16. Lakukan visualisasi check terhadap semua komponen yang
sudah dilepas.

LANGKAH-LANGKAH PEMASANGAN
17. Proses pemasangan kembali, dilakukan dengan urutan langkah
terbalik dari langkah (16) ke langkah (1) dengan aksi yang
berkebalikan. (prosedur tanyakan kepada grader atau teknisi)

Note :
1. Pada saat pemasangan piston kedalam silinder, bersihkan liner
dan oleskan minyak pelumas ke dinding silinder.
2. Lumuri dengan minyak pelumas pada piston bearing
cap(metal duduk) saat pemasangan
3. Gunakan kunci torsi saat mengencangkan kembali baut piston
bearing cap dan mur cylinder head. Pada saat pemasangan
baut kencangkan baut dengan formasi menyilang dan bertahap
dengan torsi yang sama rata
Piston Bearing Cap : 70 Nm
Cylinder Head : 120 Nm
(lihat petunjuk pada project guide mesin)
4. Penyetelan celah katup:
Intake Valve : 0,2 mm
Exhaust Valve : 0,3 mm
(lihat petunjuk pada project guide mesin)