Anda di halaman 1dari 3

III.

ALAT DAN BAHAN


3.1 Alat 3.2 Bahan
 Gelas piala 100 mL  Amonium sulfat
 Kain kasa  Aquades
 pH-meter  HCl 1,0 M
 Tabung sentrifusa  NaOH 1,0 M
 Sentifusa  Susu bubuk full cream komersial
IV. PROSEDUR KERJA
4.1 Isolasi dan Pemurnian α-Lactoglobulin Susu

1. Susu bubuk full cream sebanyak 7,5 gram ditimbang dan dilarutkan menjadi 50 mL
dengan air hangat (40◦C) didalam gelas piala 100 mL.
2. Sambil diaduk, perlahan-lahan ditambahkan 10 gram ammonium sulfat.
3. Dibiarkan selama beberapa menit sampai terjadi pengendapan.
4. Cairan disaring dengan kain kasa.
5. Filtrat dituangkan didalam gelas piala (100 mL) dan diteteskan 1,0 M HCl secara
perlahan-lahan sampai pH menjadi 3,0 (± 0,1).
6. Cairan tersebut dipindahkan didalam 4 buah tabung sentrifugasi dengan volume yang
sama untuk masing-masing tabung.
7. Disentrifugasi sampai presipitat mengandap didasar tabung ( 15 menit ).
8. Supernatan dibuang secara perlahan-lahan
9. Presipitat dilarutkan kembali didalam 5 mL dan dikumpulkan didalam satu tabung
sentrifugasi yang bersih, kemudian pH dinaikan sampai 8,5 – 9,0 dengan diteteskan
secara perlahan-lahan 1,0 M NaOH sambal digoyang-goyangkan tabung tersebut.
10. Cairan tersebut disentrifugasi kembali dan dituangkan dengan hati-hati “supernatant”
didalam gelas piala (50 mL).
11. Didalam supernatant di atas terdapat α-Lactoglobulin yang relatif murni.
V. HASIL PENGAMATAN

5.1 Sentrifugasi I = 3000 rpm

pH awal pH setelah penambahan HCl

Filtrat
6,64 3,09

5.2 pH Presipitat + Air

pH awal pH setelah penambahan NaOH


Presipitat
+
air 3,52 9,55

5.3 Sentrifugasi II = 3000 rpm

pH Supernatan 9,33