Anda di halaman 1dari 15

TUGAS BIOKIMIA

SOAL LATIHAN REPLIKASI DAN PCR


NAMA : FINNY TESSA AVIONITA
NIM : 150351603867
OFF A-PENDIDIKAN IPA

BAGIAN A

1. Pengertian dari istilah-istilah berikut :


Istilah Pengertian
1. DNA DNA atau Deoxyribonucleic Acid atau asam deoksiribo nukleat
(ADN) merupakan tempat penyimpanan informasi genetik yang
membawa informasi yang dapat diturunkan.
2. Gen Gen adalah unit pewarisan sifat bagi organisme hidup. Bentuk
fisiknya adalah urutan DNA yang menyandi suatu protein,
polipeptida, atau seuntai RNA yang memiliki fungsi bagi
organisme yang memilikinya.
3. Kromosom Kromosom merupakan struktur di dalam sel berupa deret
panjang molekul yang terdiri dari satu molekul DNA dan
berbagai protein terkait yang merupakan informasi genetik suatu
organisme, seperti molekul kelima jenis histon dan faktor
transkripsi yang terdapat pada beberapa deret, dan termasuk gen
unsur regulator dan sekuens nukleotida.
4. Genom Genom dalam genetika dan biologi molekular modern, adalah
keseluruhan informasi genetik yang dimiliki suatu sel atau
organisme, atau khususnya keseluruhan asam nukleat yang
memuat informasi tersebut.
5. Transkripsi Transkripsi adalah proses menyalin data yang terdapat pada
rantai sense (3′–>5″) DNA. Proses ini terjadi di dalam inti sel
dimulai dengan pembukaan rantai DNA oleh enzim helikase.
Setelah itu penempelan enzim polimerase pada daerah promotor
sekuen gen dan barulah enzim polimerase mulai aktif menyalin
kode genetik pada rantai sense DNA hingga bagian triplet basa
nitrogen yang mengandung informasi untuk mengehentikan
proses menyalin. Hasil dari proses transkripsi adalah mRNA
dengan kode pasangan yang terdapat pada rantai sense DNA.
6. Translasi Translasi adalah proses proses penerjemahan kodon menjadi
asam amino dan menyambungkan setiap asam amino yang sesuai
kodon dengan ikatan peptida menjadi protein. Organel yang aktif
melakukan proses penerjemahan kodon adalah ribosom. Setelah
ribosom melekat pada triplet kodon maka t-RNA yang berada di
sitoplasma akan membawakan asam amino yang sesuai pada
kodon. triplet anti-kodon terdapat pada t-RNA. Triplet ini akan
berpasangan dengan triplet kodon sambil membawa sebuah asam
amino. misal GUA akan membawa asama amino valin, UAA
akan membawa asama amino tirosin. Dan dengan bantuan
ribosom asama amino-asama amino tersebut akan digabungkan
dengan ikatan peptida menjadi protein.
7. Konstitutif Gen diekspresikan setiap saat, gennya disebut gen konstitutif, gen
yang diekspresikan terus menerus sepanjang umur individu di
hampir semua jenis sel tanpa tergantung dengan kondisi
lingkungan. Kelompok gen ini bertanggung jawab pada berbagai
proses metabolisme dasar, misalnya : metabolisme energi atau
sintesis komponen sellular. Produk gen antara lain: Protein
ribosomal, rRNA, tRNA, RNA polimerase dan enzim yang
mengkatalis berbagai proses metabolisme yang berkaitan dengan
fungsi pemeliharaan sel.
8. Induktif Gen yang diekspresikan jika ada proses induksi, gennya disebut
gen inducible. Gen ini ekspresinya ditentukan oleh kondisi
lingkungan tertentu. Sehingga diekspresikan pada waktu tertentu
dan jenis sel tertentu. Ekspresi gen sejenis ini memerlukan
pengaturan tertentu.
9. Ekspresi Ekspresi gen merupakan rangkaian proses penerjemahan
informasi genetik (dalam bentuk urutan basa pada DNA atau
RNA) menjadi protein, dan lebih jauh lagi: fenotipe. Informasi
yang dibawa bahan genetik tidak bermakna apa pun bagi suatu
organisme apabila tidak diekspresikan menjadi fenotipe.
10. Replikasi Replikasi DNA adalah proses penggandaan rantai ganda DNA.
Pada sel, replikasi DNA terjadi sebelum pembelahan sel.
Prokariota terus-menerus melakukan replikasi DNA. Pada
eukariota, waktu terjadinya replikasi DNA sangatlah diatur, yaitu
pada fase S siklus sel, sebelum mitosis atau meiosis I.
Penggandaan tersebut memanfaatkan enzim DNA polimerase
yang membantu pembentukan ikatan antara nukleotida-
nukleotida penyusun polimer DNA. Proses replikasi DNA dapat
pula dilakukan in vitro dalam proses yang disebut reaksi berantai
polimerase (PCR).
11. Kodon Kodon adalah deret nukleotida pada mRNA yang terdiri atas
kombinasi tiga nukleotida berurutan yang menyandi suatu asam
amino tertentu sehingga sering disebut sebagai kodon triplet.
Asam amino yang disandikan misalnya metionin oleh urutan
nukleotida ATG (AUG pada RNA).
12. Anti kodon Antikodon adalah wilayah RNA transfer urutan tiga basa yang
melengkapi kodon dalam RNA messenger. Selama translasi,
basa dari antikodon membentuk pasangan basa komplementer
dengan basa kodon dengan membentuk ikatan hidrogen yang
sesuai.
13. Konservatif Model konservatif adalah dua rantai DNA lama tetap tidak
berubah, berfungsi sebagai cetakan untuk dua rantai DNA baru.
Replikasi ini mempertahankan molekul dari DNA lama dan
membuat molekul DNA baru.
14. Semikonservatif Model semikonservatif adalah dua rantai DNA lama terpisah dan
rantai baru disintesis dengan prinsip komplementasi pada
masing-masing rantai DNA lama. Akhirnya dihasilkan dua rantai
DNA baru yang masing-masing mengandung satu rantai cetakan
molekul DNA lama dan satu rantai baru hasil sintesis.
15. Ikatan hidrogen Ikatan hidrogen DNA adalah penghubung dua nukleotida dalam
DNA RNA atau DNA yang saling komplementer
16. Ikatan Ikatan Phosphodiester adalah ikatan glikosidik yang
fosfodiester menghubungkan gula pentosa pada suatu nukleutida dengan
gugus gula pada nukleutida lainnya. Ikatan fosfodiester dapat di
temukan pada struktur double helix DNA.
17. In vivo In vivo (dalam hidup) mengacu pada eksperimen menggunakan
keseluruhan organisme hidup. In vivo berusaha menghindari
penggunaan organisme secara parsial atau organisme mati.
Penelitian pada hewan dan uji klinis adalah salah satu penerapan
in vivo. Pendekatan ini biasanya dilakukan untuk menguji hasil
temuan in vitro karena lebih cocok untuk mengamati efek
keseluruhan pada subjek hidup.
18. Topoisomerase Topoisomerase dibutuhkan untuk banyak proses yang melibatkan
DNA, seperti replikasi DNA dan transkripsi. Enzim ini bekerja
spesifik untuk memutar ikatan double heliks DNA, Pemisahan
untai DNA dimulai dengan enzim helikase yang memutus ikatan-
ikatan hidrogen yang menyatukan 2 untai DNA. Jika pilinan
pertamanya terlalu kenceng ada enzim topoisomerase yang
motong sementara ikatan hidrogen pada salah satu / kedua
untaian DNA, trus diputer hingga ketegangan pilinannya
berkurang.
19. Helikase Pada proses replikasi DNA bakteri Eschericia coli, selain enzim
polimerase yang berfungsi membentuk rantai DNA baru, ada lagi
enzim yang berperan memisahkan pasangan rantai DNA yang
diberi nama helikase. Enzim ini berfungsi memisahkan pasangan
rantai induk DNA untuk selanjutnya diproses dan juga pasangan
induk dan anak DNA yang tersintesis atau membuka rantai DNA
sehingga terbentuk garpu replikasi. Helikase berasal dari kata
“helic” yang berarti struktur pasangan DNA “double helic” dan
“ase” yang berarti enzim. Sehingga “helicase” berarti enzim yang
memisahkan pasangan rantai DNA atau RNA, yang masing-
masing kemudian diberi nama DNA helikase atau RNA helikase
20. Genotip Genotipe (harafiah berarti "tipe gen") adalah istilah yang dipakai
untuk menyatakan keadaan genetik dari suatu individu atau
sekumpulan individu populasi. Genotipe dapat merujuk pada
keadaan genetik suatu lokus maupun keseluruhan bahan genetik
yang dibawa oleh kromosom (genom). Genotipe dapat berupa
homozigot atau heterozigot. Setelah orang dapat melakukan
transfer gen, muncul pula penggunaan istilah hemizigot.
21. Fenotip Fenotipe adalah suatu karakteristik (baik struktural, biokimiawi,
fisiologis, dan perilaku) yang dapat diamati dari suatu organisme
yang diatur oleh genotipe dan lingkungan serta interaksi
keduanya.Pada tingkat organisme, fenotipe adalah sesuatu yang
dapat dilihat/diamati/diukur, sesuatu sifat atau karakter. Dalam
tingkatan ini, contoh fenotipe misalnya warna mata, berat badan,
atau ketahanan terhadap suatu penyakit tertentu. Pada tingkat
biokimiawi, fenotipe dapat berupa kandungan substansi kimiawi
tertentu di dalam tubuh. Sebagai misal, kadar gula darah atau
kandungan protein dalam beras. Pada taraf molekular, fenotipe
dapat berupa jumlah RNA yang diproduksi atau terdeteksinya
pita DNA atau RNA pada elektroforesis.
22. Operator Operator merupakan urutan nukelotida yang terletak di antara
promotor dan bagian struktural dan merupakan tempat pelekatan
protein represor (penekan atau penghambat ekspresi gen). Jika
ada represor yang melekat di operator maka RNA polimerase g
bisa jalan trus ekspresi gen tidak bisa berlangsung.

Kalo di gambar di atas operator disimbolkan dengan warna ungu


yg berada di antara promotor (merah) dan structural gene (hijau).
23. Regulator Sebuah gen yang dapat memulai atau memblokir fungsi gen lain.
Regulator gen mengontrol waktu produksi dari berbagai bahan
kimia pada manusia dan organisme lainnya. Tak lama setelah
pembuahan, gen regulator bekerja sebagai master switch
mendalangi pembangunan tepat waktu bagian tubuh kita. Mereka
juga bertanggung jawab untuk perubahan yang terjadi dalam
tubuh kita saat kita beranjak tua. Gen Regulator juga disebut gen
homeotik.
24. RNA RNA polimerase sering disebut RNAP adalah suatu enzim yang
polimerase membantu mempercepat proses pembentukan RNA. Enzim ini
berbeda dengan enzim DNA polimerase, RNA polimerase dapat
memulai pembentukan rantai RNA tanpa menggunakan primer.
Sintesis atau pembentukan DNA dimulai dengan proses elongasi
pada bagian rantai pendek RNA.
25. DNA DNA polimerase adalah enzim penting dalam replikasi DNA
polimerase maupun dalam reparasi DNA. DNA polimerase merupakan
sebuah enzim yang mengkatalisasi reaksi polimerisasi
deoksiribonukleotida menjadi rantai DNA, dengan kata lain
enzim ini mengkatalisasi reaksi pembentukan DNA.
26. PCR PCR adalah reaksi polimerase berantai, yaitu reaksi yang
melibatkan enzim polimerase yang dilakukan secara berulang-
ulang. Yang diulang-ulang adalah proses pemisahan untai ganda
DNA menjadi untai tunggal, hibridisasi primer untuk mengawali
replikasi DNA dilanjutkan dengan proses penambahan basa pada
cetakan DNA oleh enzim polimerase, untuk melakukan kegiatan
ini dibutuhkan tabung PCR yang bersifat reponsif dengan
perubahan suhu dan mesin thermal cycler, suatu mesin yang
mampu menaikkan dan menurunkan suhu dengan cepat, dan
bahan-bahan untuk membuat reaksi PCR.
27. Ligase Ligase merupakan golongan enzim yang berfungsi melepaskan
molekul asam pirofosfat dari molekul induknya berupa isomer
asam trifosfat (termasuk ATP), sehingga molekul induknya
terbelah menjadi dua. Reaksi pelepasan tersebut akan disertai
dengan pembentukan molekul baru dan biasanya juga disertai
dengan reaksi hidrolisis.
28. Primase Primase adalah enzim untuk sintesis RNA primer dalam
mengawali pembentukan DNA baru pada leading strand atau
DNA fragmen Okazaki pada lagging strand oleh DNA
Polimerase.
29. Promoter Promotor adalah urutan DNA spesifik yang berperan dalam
mengendalaikan transkripsi gen struktural dan terletak di daerah
upstream (hulu) dari bagian struktural gen.
30. Protein ssb Protein SSB (Single Stranded Binding) adalah kelas protein yang
telah diidentifikasi pada kedua virus dan organisme dari bakteri
ke manusia. Single-Stranded DNA Binding Protein (SSB)
mengikat dengan afinitas tinggi secara kooperatif terhadap DNA
beruntai tunggal dan tidak mengikat DNA dengan untai dua untai.
Setelah mengikat DNA beruntai tunggal, SSB mendestabilisasi
dupleks heliks, sehingga memungkinkan polimerase DNA untuk
mengakses substrat mereka dengan lebih mudah. SSB terlibat
dalam replikasi DNA dan rekombinasi in vivo . Ini juga telah
digunakan untuk memvisualisasikan DNA untai tunggal dengan
mikroskop elektron.
31. Release Faktor Release Faktor (Faktor Pelepasan) adalah protein yang
memungkinkan penghentian translasi dengan mengenali kodon
penghentian atau menghentikan kodon dalam urutan mRNA .
Selama terjemahan mRNA, kebanyakan kodon dikenali oleh
molekul " tRNA " bermuatan , yang disebut aminoasil-tRNA
karena dipatuhi asam amino spesifik yang sesuai dengan
antidodon tRNA masing-masing.
32. Enzim restriksi Enzim restriksi atau endonuklease restriksi adalah enzim yang
memotong molekul DNA. Enzim ini memotong DNA pada
rangka gula-fosfat tanpa merusak basa. Setiap enzim mempunyai
sekuens pengenalan yang unik pada utas DNA, biasanya
sepanjang 4-6 pasang basa.
33. Transformasi Transformasi DNA merupakan salah satu metode untuk
memasukkan DNA ke dalam sel bakteri. Metode transformasi ini
pertama kali dikembangkan untuk memindahkan sifat-sifat
genetika yang membawa kenyataan bahwa DNA adalah bahan
genetika. Meskipun transformasi telah dieksploitasi untuk
mempelajari pautan gen pada berbagai organisme, metode ini
sekarang secara luas dipakai untuk mentransfer plasmid-plasmid
kecil dari satu galur bakteri ke galur lainnya.
34. Kodon mula Kodon awal merupakan kodon pertama yang diterjemahkan pada
saat translasi atau disebut juga kodon inisiasi (AUG yang
menyandikan metionin). Selain kodon inisiasi, untuk memulai
translasi diperlukan juga sekuen atau situs yang disebut Shine-
Dalgarno untuk pengenalan oleh ribosom yang juga dibantu oleh
faktor inisiasi (berupa tiga jenis protein).
35. Kodon stop Kodon akhir merupakan salah satu dari tiga kodon, yaitu UAG,
UAA atau UGA. Kodon akhir disebut juga kodon terminal yang
tidak menyandikan asam amino. Kodon akhir menyebabkan
proses translasi berakhir dengan bantuan faktor pelepasan untuk
melepas ribosom.
36. Ribosom Ribosom adalah salah satu organel yang berukuran kecil dan
padat dalam sel yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein.
Organel ini menerjemahkan mRNA untuk membentuk rantai
polipeptida (yaitu protein) menggunakan asam amino yang
dibawa oleh tRNA pada proses translasi. Ribosom adalah
komponen sel yang membuat protein dari semua asam amino.
Salah satu prinsip utama biologi, sering disebut sebagai “dogma
sentral,” adalah DNA yang digunakan untuk membuat RNA,
yang, pada gilirannya, digunakan untuk membuat protein. Urutan
DNA gen disalin ke RNA mRNA. Ribosom kemudian membaca
informasi dalam RNA dan menggunakannya untuk membuat
protein.

BAGIAN B
1. Gambarkan struktur DNA untai ganda yang terdiri dari 3 nukleotida 5’ATG3’ (basa digambarkan
dengan huruf saja)
2. a. Sebutkan minimal 5 perbedaan antara DNA dan RNA.

Perbedaan DNA RNA


Pengertian Gugus asam amino rantai Gugus asam amino rantai
ganda yang berfungsi dalam tunggal yang mengandung 2
mengendalikan aktivitas basa nitrogen (yaitu purin dan
genetis dan sintesis protein pirimidin) hanya berfungsi
dengan kandungan 3 basa untuk melakukan sintesis
nitrogen (purin, pirimidin, protein
dan gugus fosfat).
Fungsi Mengendalikan faktor Mengendalikan sintesis
keturunan dan sintesis protein protein
Letak Terdapat pada inti sel Terdapat pada inti sel,
sitoplasma, ribosom
Komponen Gula Deoksiribosa Ribosa
Bentuk Molekul Heliks ganda Rantai tunggal yang terlipat,
sehingga menyerupai rantai
ganda.
Bentuk Double helix Pita tunggal
Jenis Basa Nitrogen Purin (adenin dan guanin) Purin (adenin dan guanin) dan
gugus fosfat. dan Pirimidin Pirimidin (sitosin dan urasil)
(sitosin dan timin)
Kadar Kadar DNA bersifat statis Kadar RNA dapat berubah
karena tidak dipengaruhi karena adanya aktivitas
aktivitas sintesis protein sintesis protein
maupun aktivitas genetis.

b. Apa beda antara mRNA, tRNA dan rRNA

Perbedaan Struktur Fungsi Asal


mRNA mRNA merupakan RNA yang mRNA berfungsi mRNA disintesis
urutan basanya komplementer sebagai cetakan untuk dari DNA dalam
(berpasangan) dengan salah satu biosintesis polipeptida bahan genetik di
urutan basa rantai DNA. Panjang atau protein. Adapun nukleus.
pendeknya mRNA berhubungan fungsi utama mRNA Poliribonukleotida
dengan panjang pendeknya rantai adalah membawa ini dicetak oleh
polipeptida yang akan disusun. kode-kode genetik dari salah satu pita
Urutan asam amino yang DNA di inti sel menuju DNA yang
menyusun rantai polipeptida itu ke ribosom di berlangsung
sesuai dengan urutan kodon yang sitoplasma. mRNA dalam nukleus,
terdapat di dalam molekul mRNA berikatan dengan dan kemudian
yang bersangkutan. ribosom dalam dikirim ke
sitoplasma dan akan ribosom dalam
menentukan struktur sitoplasma.
primer suatu protein.

tRNA Ukuran paling kecil diantara RNA tRNA berfungsi RNA jenis ini
yang lain. Panjang sekitar 75-80 sebagai dibentuk di dalam
nukleotida. Setiap RNA transfer penginterpretasi antara nukleus, tetapi
merupakan untai tunggal, tetapi asam nukleat dan menempatkan diri
melipat balik dan menghasilkan bahasa protein dengan di dalam
sebuah struktur seperti daun cara memilih dan sitoplasma.
semanggi. Ciri lainnya adalah membawa asam amino
mengandung beberapa basa yang spesifik dan mengenali
tidak umum, yaitu adenine, kodon yang tepat pada
guanine, dan urasil yang mRNA. Fungsi lain
termetilasi. Selain itu terdapat tRNA adalah
mono nukleotida lain seperti asam membawa asam amino
ribotimidilat dan asam ke ribosom untuk
pseudouridilat. Semua molekul dipolimerisasi
tRNA mempunyai urutan ACC membentuk rantai
pada ujung 3'. polipeptida.
rRNA Merupakan komponen struktural Fungsi dari rRNA RNA ribosom
dari ribosom. rRNA membentuk adalah sebagai mesin dihasilkan oleh
sekitar 65% bobot ribosom. perakit yang bergerak gen khusus, yaitu
Molekulnya berupa pita tunggal ke satu arah sepanjang bagian kromatin
dan tidak bercabang, serta mRNA dalam sintesis yang melekat pada
mempunyai tempat basa-basa protein. rRNA bersama nukleolus. rRNA
komplementernya membentuk dengan protein akan diproduksi di
pasangan-pasangan, tetapi tidak membentuk struktur kromosom,
berupa heliks ganda. ribosom yang disimpan di
mengkoordinasikan nukleolus, dan
pengkopelan berurutan pada akhirnya
molekul tRNA dengan menjadi bagian
seri kodon mRNA. dari ribosom.

3. Jelaskan perbedaan (masing-masing minimal 3 macam perbedaan) dari pasangan istilah-istilah


berikut (jika perlu dengan contohnya) :
a) Replikasi, Transkripsi dan Translasi
Pembeda Replikasi Transkripsi Translasi
Definisi Penggandaan menjadi 2 Mengubah double Perubahan mRNA
sebelum pembelahan sel. strand DNA menjadi mengkode menjadi
Terjadi di banyak tempat single strand RNA. Protein.
dalam kromosom.
Enzim Helikase, primase, Helikase, RNA tRNA dan Ribosom.
topoisomerase, DNA pol polimerase II, terjadi di Sitoplasma.
III, DNA pol I, DNA Topoisomerase II dan
ligase terjadi di Nukleus.
Proses  Heliksase membuka  Inisiasi (Daerah  Aktivasi
uliran heliks ganda. DNA di mana RNA  Inisiasi (mRNA
 Molekul protein polimerase melekat yang keluar dari
pengikatan untai dan mengawali nukleus menuju
tunggal (Single transkripsi disebut sitoplasma didatangi
Binding Protein) sebagai promoter. oleh ribosom,
menstabilkan utai-untai Suatu promoter kemudian mRNA
cetakan yang terbuka. menentukan di masuk ke dalam
 Untai maju (leading mana transkripsi “celah” ribosom.
strand) disintesis terus dimulai, juga Ketika mRNA
menerus dengan arah menentukan yang masuk ke ribosom,
5'-3' oleh DNA pol III. mana dari kedua ribosom “membaca”
 Primase memulai untai heliks DNA kodon yang masuk.)
sintsis primer RNA yang digunakan  Elongasi (Ribosom
untuk fragment sebagai cetakan) terus bergeser agar
okazaki ke 5.  Elongasi (Saat RNA mRNA lebih masuk,
 DNA pol III bergerak di guna membaca
menyelesaikan sintesis sepanjang DNA, kodon II dan III.
fragment ke 4. Saat RNA membuka Kodon mRNA pada
Mencapai primer RNA untaian heliks ganda ribosom membentuk
di fragment ke 3, DNA DNA dengan ikatan hidrogen
pol III melepaskan diri, bantuan enzim dengan antikodon
bergerak ke garpu polimerase, molekul tRNA yang
replikasi, dan sehingga baru masuk yang
menambahkan terbentuklah membawa asam
nukleotida DNA ke molekul RNA yang amino yang tepat.)
ujung 3' primer akan lepas dari  Terminasi (Elongasi
fragment ke 5. cetakan DNA-nya.) berlanjut hingga
 DNA pol I  Terminasi kodon stop
menyingkirkan primer (Transkripsi mencapai ribosom.
dari ujung 5' fragmen berlangsung sampai Triplet basa kodon
ke 2, menggantikan RNA polimerase stop adalah UAA,
primer dengan mentranskripsi UAG, dan UGA.
nukleotida DNA yang urutan DNA yang Kodon stop tidak
ditambahkan satu demi disebut terminator. mengkode suatu
satu ke ujung 3' Terminator yang asam amino
fragment ke 3. ditranskripsi melainkan bertindak
Penggantian nukelotida merupakan suatu sinyal untuk
RNA terakhir dengan urutan RNA yang menghentikan
DNA menghasilkan berfungsi sebagai translasi. Polipeptida
tulang punggung gula kodon terminasi yang dibentuk
fosfat dengan ujung 3' (kode stop) yang kemudian “diproses”
bebas. sesungguhnya.) menjadi protein.)
 DNA ligase  Post transkripsi
mengikatkan ujung 3'
fragmen ke ujung 5'
fragmen pertama.

b) Rekayasa genetika dengan teknik kawin silang dan teknologi rekombinan DNA
Parameter Kawin silang Rekombinan DNA
Mikroba yang Terbatas antar spesies Tak terbatas
terlibat
Sifat yang Yang dikehendaki maupun yang tak Umumnya yang
muncul dikehendaki dikehendaki
Pelaksanaan Lebih sederhana Lebih
Contoh Antara padi A (sifat berumur pendek, Pembuatan insulin,
berbulir sedikit) disilangkan dengan padi pembuatan vaksin
B (sifat berumur panjang, berbulir hepatitis
banyak), maka akan menghasilkan padi
jenis C dengan salah satu sifat sebagai
berikut.
1. berumur pendek dan berbulir banyak,
2. berumur panjang dan berbulir sedikit,
3. berumur pendek dan berbulir sedikit,
4. berumur panjang dan berbulir banyak.

Perkawinan silang atau disebut pembastaran (hibridisasi) adalah perkawinan antara dua
individu yang berbeda sifat tetapi masih dalam satu spesies. Bibit yang akan disilangkan adalah
bibit yang mempunyai sifat-sifat paling baik pada tanaman sejenis.
Dalam rekombinasi DNA dilakukan pemotongan dan penyambungan DNA. Proses pemotongan
dan penyambungan DNA itu menggunakan enzim pemotong dan penyambung. Hasil sambungan
DNA dikenal sebagai DNA rekombinan. Enzim pemotong disebut enzim restriksi endonuklease.
Secara alami enzim ini dikeluarkan oleh bakteri untuk memutuskan DNA virus yang tersambung
pada DNA bakteri, tanpa merusak DNA bakteri.
4. Jelaskan mengapa : kucing selalu beranak kucing, anjing tak pernah beranak sapi, cula hanya
tumbuh pada kepala badak sedangkan gading hanya tumbuh pada kepala gajah ?
Jawab : Hal ini disebabkan oleh adanya gen pada makhluk hidup. Fungsi utama dari gen adalah
membentuk organisme, yang seperti organisme induk. Pada hewan bigeneratif, ini berarti untuk
menggabungkan fitur dari kedua orang tua. Jadi kucing selalu beranak kucing, dan anjing tak
pernah beranak sapi. Selain berfungsi sebagai pembentuk organisme, gen juga berfungsi untuk
memberikan karakter khusus untuk individu. Seperti warna mata, warna kulit, penentuan jenis
kelamin dan karateristik lainnya. Oleh karena itu, cula hanya tumbuh pada kepala badak dan
gading hanya tumbuh pada kepala gajah, karena cula merupakan karateristik khusus dari badak
dan gading merupakan karateristik khusus gajah.

5. 0,1 µg DNA di PCR dengan waktu denaturasi 2 menit, anealing 1 menit dan polimerasi 2 menit.
Berapa banyak DNA yang terjadi setelah 1 jam kemudian ?

Jawab : Y = (2n – 2n)X


Y : jumlah amplicon/perbanyakan
n : jumlah siklus
X : jumlah molekul DNA templat semula
Diketahui : X = 0,1 ug (untai ganda)
t denaturasi = 2 menit
t anealing = 1 menit
t polimerisasi = 2 menit
tn2 = 1 jam (60 menit)
Ditanya : Y = ... ?
Jawab : tn1 = t denaturasi + t anealing + t polimerisasi
= 2 menit + 1 menit + 2 menit
= 5 menit
n1 = 1  tn1 = 5 menit
n2 = ...  tn2 = 1 jam / 60 menit
n2 = tn1⁄tn2
= 60⁄5 = 12 siklus

Y = (2n – 2n)X
= (212 – (2 x 12)) x 0,1
= (4.096 – 24) x 0,1
= 4.072 x 0,1
= 407,2

Jadi, banyak DNA yang terjadi setelah 1 jam kemudian sebanyak 407,2 DNA.
6. Protein sapi berbeda dari protein kambing atau protein ayam, secara biokimia yang berbeda apa
saja? Jika seseorang yang terbiasa menggunakan daging sapi sebagai sumber protein, kemudian
menggunakan daging ayam sebagai sebagai penggantinya apakah berarti protein orang itu
berubah? Jelaskan jawaban anda dengan konsep-konsep biokimia?

Pembeda
Asam amino
Jenis
Met Phe Jumlah /
protein
His Ile Leu Lis + + Thr Trp Val 100 g
Cis Tir
Protein
21 28 49 52 23 45 27 7 30 22,7 gram
Sapi
Protein
26 27 49 59 21 44 27 7 30 27 gram
Kambing
Protein
18 31 45 51 25 44 26 7 30 24,4 gram
Ayam

Iya berubah, sebab komposisi asam amino dari protein sapi dan protein ayam sudah berbeda,
misalnya pada leusin diketahui pada protein sapi lebih besar. Dalam hal ini leusin berperan dalam
perkembangan dan dalam kesetimbangan nitrogen . Ada dugaan bahwa leusina berperan dalam
menjaga perombakan dan pembentukan protein otot. Apabila jumlah dari asam amino sedikit
maka akan berpengaruh dalam hal tersebut.