Anda di halaman 1dari 8
Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 – Sta 1+240 Kota Bandung

Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017

Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 – Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa
Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 – Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa
Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 – Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa
Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 – Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN

Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam Transportasi khususnya
Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam Transportasi khususnya
Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam Transportasi khususnya
Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam Transportasi khususnya
Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam Transportasi khususnya
Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam Transportasi khususnya
Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam Transportasi khususnya

1.1 Latar Belakang Dalam Transportasi khususnya transportasi darat, fasilitas bagi pengguna jalan akan selalu mengikuti jenis dan perilaku moda yang digunakan. Sebagai contoh, kendaraan bermotor memiliki jalur khusus kendaraan bermotor yang disesuaikan dengan kecepatan yang direncanakan, lajur sepeda dikhususkan untuk moda sepeda, becak dan kendaraan tidak bermotor lainnya. Kemudian untuk pejalan kaki sebagai vulnerable user di dalam pergerakan lalu lintas memiliki trotoar dan fasilitas

penyebrangan yang melintang terhadap ruas jalan atau simpang. Fasilitas pejalan kaki menjadi suatu yang mutlak adanya terutama pada jalan perkotaan. Hal tersebut dapat dilihat pada setiap tipikal jalan yang ada pada peraturan Bina Marga Pd.T 18 Tahun

jalan yang ada pada peraturan Bina Marga Pd.T 18 Tahun 2004. Pengembangan fasilitas pejalan kaki di
jalan yang ada pada peraturan Bina Marga Pd.T 18 Tahun 2004. Pengembangan fasilitas pejalan kaki di
jalan yang ada pada peraturan Bina Marga Pd.T 18 Tahun 2004. Pengembangan fasilitas pejalan kaki di
jalan yang ada pada peraturan Bina Marga Pd.T 18 Tahun 2004. Pengembangan fasilitas pejalan kaki di
jalan yang ada pada peraturan Bina Marga Pd.T 18 Tahun 2004. Pengembangan fasilitas pejalan kaki di
jalan yang ada pada peraturan Bina Marga Pd.T 18 Tahun 2004. Pengembangan fasilitas pejalan kaki di
2004.
2004.
jalan yang ada pada peraturan Bina Marga Pd.T 18 Tahun 2004. Pengembangan fasilitas pejalan kaki di
jalan yang ada pada peraturan Bina Marga Pd.T 18 Tahun 2004. Pengembangan fasilitas pejalan kaki di
jalan yang ada pada peraturan Bina Marga Pd.T 18 Tahun 2004. Pengembangan fasilitas pejalan kaki di
jalan yang ada pada peraturan Bina Marga Pd.T 18 Tahun 2004. Pengembangan fasilitas pejalan kaki di
jalan yang ada pada peraturan Bina Marga Pd.T 18 Tahun 2004. Pengembangan fasilitas pejalan kaki di

Pengembangan fasilitas pejalan kaki di Indonesia khususnya di Bandung masih belum menjadi prioritas dibandingkan pengembangan jalur untuk moda transfortasi lainnya terutama kendaraan bermotor, sehingga pejalan kaki berada dalam posisi yang lemah dan cenderung menggunakan badan jalan atau fasilitas yang seadanya. Kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan pejalan kaki, dan mempengaruhi kelancaran lalu lintas akibat pejalan kaki yang menggunakan badan jalan. Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat bidang perkotaan bersama Institute For Transportation and Development Policy (ITDP) dan Institute Transportasi (Intrans) bahwa keselamatan pejalan kaki terancam akibat minimalnya fasilitas untuk pedestrian. 65 % korban kecelakaan lalu lintas berakibat kematian adalah pejalan kaki, yang mana 35 % diantara korbannya adalah anak-anak (http://www.tempointeraktif.com/hg/Bandung/20101022-07.id.html). Pada Gambaran Permasalahan Transportasi Kota Bandung dari aspek menejemen lalu lintas terdapat permasalahan fasilitas pejalan kaki kurang yaitu sekitar 8,31 % jalan yang terdapat trotoarnya, sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).

sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).
sedangkan volume pejalan kaki pertahun bertambah tanpa disertai penambahan jumlah trotoar (RTRW Kota Bandung 2004-2013).

Berdasarkan hasil studi kasus yang telah dilakukan pada 20 jalan yang ditinjau Cihampelas merupakan salah satu jalan yang bermasalah dalam penyediaan fasilitas

salah satu jalan yang bermasalah dalam penyediaan fasilitas Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil
salah satu jalan yang bermasalah dalam penyediaan fasilitas Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil
salah satu jalan yang bermasalah dalam penyediaan fasilitas Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil
salah satu jalan yang bermasalah dalam penyediaan fasilitas Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil
salah satu jalan yang bermasalah dalam penyediaan fasilitas Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil
salah satu jalan yang bermasalah dalam penyediaan fasilitas Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil
salah satu jalan yang bermasalah dalam penyediaan fasilitas Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil
salah satu jalan yang bermasalah dalam penyediaan fasilitas Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil
salah satu jalan yang bermasalah dalam penyediaan fasilitas Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil
salah satu jalan yang bermasalah dalam penyediaan fasilitas Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil
salah satu jalan yang bermasalah dalam penyediaan fasilitas Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil

Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil Politeknik Negeri Bandung

1

Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 – Sta 1+240 Kota Bandung

Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017

– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 pejalan kaki, Sedangkan tata guna lahan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 pejalan kaki, Sedangkan tata guna lahan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 pejalan kaki, Sedangkan tata guna lahan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 pejalan kaki, Sedangkan tata guna lahan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 pejalan kaki, Sedangkan tata guna lahan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 pejalan kaki, Sedangkan tata guna lahan

pejalan kaki, Sedangkan tata guna lahan yang ada pada sekitar jalan tersebut merupakan daerah komersil yang memiliki daya tarik yang besar terhadap pengunjung. Tidak tersedianya fasilitas pejalan kaki pada daerah tersebut membuat para pengunjung yang berjalan kaki berjalan di badan jalan. Kawasan sekitar ruas jalan Cihampelas merupakan kawasan komersil dimana dalam RTRW kota Bandung disebutkan bahwa kawasan tersebut dalam 10 tahun kedepan merupakan kawasan perdagangan dan jasa lokal regional serta pemukiman dengan kepadatan sedang sampai tinggi, selain itu kepadatan penduduk di Kota Bandung akan mengalami laju pertumbuhan penduduk 2,5 % pertahun, dengan itu secara otomatis laju pertumbuhan pejalan kaki pun akan bertambah. Sedangkan apabila fasilitas pejalan kaki tidak bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan.

bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan. Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar
bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan. Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar
bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan. Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar
bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan. Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar
bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan. Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar
bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan. Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar
bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan. Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar
bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan. Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar
bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan. Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar
bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan. Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar
bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan. Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar
bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan. Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar
bertambah maka pejalan kaki akan mengganggu laju kendaraan. Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar

Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.1 Kondisi Trotoar disekitar Jl. Cihampelas

1.
1.
Gambar 1.1 Kondisi Trotoar disekitar Jl. Cihampelas 1. Permasalahan yang terjadi pada fasilitas pejalan kaki di
Gambar 1.1 Kondisi Trotoar disekitar Jl. Cihampelas 1. Permasalahan yang terjadi pada fasilitas pejalan kaki di
Gambar 1.1 Kondisi Trotoar disekitar Jl. Cihampelas 1. Permasalahan yang terjadi pada fasilitas pejalan kaki di
Gambar 1.1 Kondisi Trotoar disekitar Jl. Cihampelas 1. Permasalahan yang terjadi pada fasilitas pejalan kaki di

Permasalahan yang terjadi pada fasilitas pejalan kaki di ruas jalan Cihampelas yaitu :

Kondisi Trotoar yang rusak dan berlubang.

Cihampelas yaitu : Kondisi Trotoar yang rusak dan berlubang. Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
Cihampelas yaitu : Kondisi Trotoar yang rusak dan berlubang. Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
Cihampelas yaitu : Kondisi Trotoar yang rusak dan berlubang. Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
Cihampelas yaitu : Kondisi Trotoar yang rusak dan berlubang. Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik

Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil Politeknik Negeri Bandung

2

2.
2.

Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017

– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 Ketersediaan Trotoar yang tidak menerus 3.
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 Ketersediaan Trotoar yang tidak menerus 3.
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 Ketersediaan Trotoar yang tidak menerus 3.
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 Ketersediaan Trotoar yang tidak menerus 3.
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 Ketersediaan Trotoar yang tidak menerus 3.
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 Ketersediaan Trotoar yang tidak menerus 3.

Ketersediaan Trotoar yang tidak menerus

3. Dipenuhinya Trotoar oleh Pedagang Kaki Lima dan Parkir Kendaraan

4. Tiang listrik, tiang telepon dan box panel listrik yang tidak tertata perletakannya, sehingga mengurangi lebar efektif trotoar.

Trotoar Rusak Trotoar Digunakan PKL
Trotoar Rusak
Trotoar Digunakan PKL

Sumber : Dokumentasi Penyusun Gambar 1.2 Permasalahan Pada Trotoar

: Dokumentasi Penyusun Gambar 1.2 Permasalahan Pada Trotoar Untuk memenuhi laik fungsi, SPM dan untuk memenuhi
: Dokumentasi Penyusun Gambar 1.2 Permasalahan Pada Trotoar Untuk memenuhi laik fungsi, SPM dan untuk memenuhi

Untuk memenuhi laik fungsi, SPM dan untuk memenuhi keamanan dan kenyamanan bagi para pejalan kaki pada ruas jalan cihampelas diperlukan perancangan ulang pada ruas jalan tersebut agar dapat memenuhinya. Selain itu pada perancangan ini akan dibuat perancangan yang dapat menguntungkan setiap pihak.

dibuat perancangan yang dapat menguntungkan setiap pihak. 1.2 Judul Tugas Akhir Judul yang diajukan dalam penyusunan
dibuat perancangan yang dapat menguntungkan setiap pihak. 1.2 Judul Tugas Akhir Judul yang diajukan dalam penyusunan
dibuat perancangan yang dapat menguntungkan setiap pihak. 1.2 Judul Tugas Akhir Judul yang diajukan dalam penyusunan
dibuat perancangan yang dapat menguntungkan setiap pihak. 1.2 Judul Tugas Akhir Judul yang diajukan dalam penyusunan
dibuat perancangan yang dapat menguntungkan setiap pihak. 1.2 Judul Tugas Akhir Judul yang diajukan dalam penyusunan
dibuat perancangan yang dapat menguntungkan setiap pihak. 1.2 Judul Tugas Akhir Judul yang diajukan dalam penyusunan
1.2
1.2

Judul Tugas Akhir

yang dapat menguntungkan setiap pihak. 1.2 Judul Tugas Akhir Judul yang diajukan dalam penyusunan Tugas Akhir
yang dapat menguntungkan setiap pihak. 1.2 Judul Tugas Akhir Judul yang diajukan dalam penyusunan Tugas Akhir
yang dapat menguntungkan setiap pihak. 1.2 Judul Tugas Akhir Judul yang diajukan dalam penyusunan Tugas Akhir
yang dapat menguntungkan setiap pihak. 1.2 Judul Tugas Akhir Judul yang diajukan dalam penyusunan Tugas Akhir
yang dapat menguntungkan setiap pihak. 1.2 Judul Tugas Akhir Judul yang diajukan dalam penyusunan Tugas Akhir

Judul yang diajukan dalam penyusunan Tugas Akhir ini adalah Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 - Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017.

1.3
1.3
Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017. 1.3 Maksud Dan Tujuan Maksud dan tujuan
Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017. 1.3 Maksud Dan Tujuan Maksud dan tujuan
Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017. 1.3 Maksud Dan Tujuan Maksud dan tujuan
Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017. 1.3 Maksud Dan Tujuan Maksud dan tujuan
Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017. 1.3 Maksud Dan Tujuan Maksud dan tujuan

Maksud Dan Tujuan

Maksud dan tujuan dari penyusunan Tugas Akhir ini antara lain Membuat Detail Engineering Design (DED) Trotoar pada ruas jalan Cihampelas Sta 0+000 - Sta 1+240

Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 yang sesuai Standar Pelayanan Minimum, laik fungsi dan safety audit sehingga dapat memenuhi keamanan dan

fungsi dan safety audit sehingga dapat memenuhi keamanan dan Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
fungsi dan safety audit sehingga dapat memenuhi keamanan dan Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
fungsi dan safety audit sehingga dapat memenuhi keamanan dan Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
fungsi dan safety audit sehingga dapat memenuhi keamanan dan Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
fungsi dan safety audit sehingga dapat memenuhi keamanan dan Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
fungsi dan safety audit sehingga dapat memenuhi keamanan dan Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
fungsi dan safety audit sehingga dapat memenuhi keamanan dan Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
fungsi dan safety audit sehingga dapat memenuhi keamanan dan Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik

Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil Politeknik Negeri Bandung

3

Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 – Sta 1+240 Kota Bandung

Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017

– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 kenyamanan bagi pejalan kaki, juga dapat
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 kenyamanan bagi pejalan kaki, juga dapat
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 kenyamanan bagi pejalan kaki, juga dapat
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 kenyamanan bagi pejalan kaki, juga dapat

kenyamanan bagi pejalan kaki, juga dapat meningkatkan kapasitas fasilitas pejalan kaki sampai minimal sampai 85%.

kapasitas fasilitas pejalan kaki sampai minimal sampai 85%. 1.4 Batasan Masalah Pembatasan masalah yang dilakukan dalam
kapasitas fasilitas pejalan kaki sampai minimal sampai 85%. 1.4 Batasan Masalah Pembatasan masalah yang dilakukan dalam
kapasitas fasilitas pejalan kaki sampai minimal sampai 85%. 1.4 Batasan Masalah Pembatasan masalah yang dilakukan dalam
kapasitas fasilitas pejalan kaki sampai minimal sampai 85%. 1.4 Batasan Masalah Pembatasan masalah yang dilakukan dalam
kapasitas fasilitas pejalan kaki sampai minimal sampai 85%. 1.4 Batasan Masalah Pembatasan masalah yang dilakukan dalam
kapasitas fasilitas pejalan kaki sampai minimal sampai 85%. 1.4 Batasan Masalah Pembatasan masalah yang dilakukan dalam
kapasitas fasilitas pejalan kaki sampai minimal sampai 85%. 1.4 Batasan Masalah Pembatasan masalah yang dilakukan dalam

1.4 Batasan Masalah Pembatasan masalah yang dilakukan dalam perancangan dan penulisan Tugas Akhir ini adalah Perancangan hanya dilakukan untuk kondisi tahun 2017 dimana Tugas Akhir ini sebagai pengembangan Alternatif Solusi terpilih pada Studi Kasus terdahulu. Dimana perancangan dilakukan dengan pertimbangan Batasan Masalah sebagai berikut :

dengan pertimbangan Batasan Masalah sebagai berikut : Cakupan 1. Teknis Jalan a) - Aspek sosial seperti

Cakupan

1. Teknis Jalan

Batasan Masalah sebagai berikut : Cakupan 1. Teknis Jalan a) - Aspek sosial seperti parkiran, ganti
Batasan Masalah sebagai berikut : Cakupan 1. Teknis Jalan a) - Aspek sosial seperti parkiran, ganti
Batasan Masalah sebagai berikut : Cakupan 1. Teknis Jalan a) - Aspek sosial seperti parkiran, ganti
Batasan Masalah sebagai berikut : Cakupan 1. Teknis Jalan a) - Aspek sosial seperti parkiran, ganti
a)
a)
Batasan Masalah sebagai berikut : Cakupan 1. Teknis Jalan a) - Aspek sosial seperti parkiran, ganti

- Aspek sosial seperti parkiran, ganti rugi lahan dari perancangan trotoar

ini diabaikan. - Diperkirakan tidak ada perubahan tata guna lahan pada tahun 2017
ini diabaikan. - Diperkirakan tidak ada perubahan tata guna lahan pada tahun 2017
ini diabaikan. - Diperkirakan tidak ada perubahan tata guna lahan pada tahun 2017
ini diabaikan. - Diperkirakan tidak ada perubahan tata guna lahan pada tahun 2017

ini diabaikan.

ini diabaikan. - Diperkirakan tidak ada perubahan tata guna lahan pada tahun 2017

- Diperkirakan tidak ada perubahan tata guna lahan pada tahun 2017

ini diabaikan. - Diperkirakan tidak ada perubahan tata guna lahan pada tahun 2017
2. Jalur Pejalan Kaki Jalur Pejalan kaki yang dirancang pada tugas akhir ini diantaranya trotoar

2. Jalur Pejalan Kaki Jalur Pejalan kaki yang dirancang pada tugas akhir ini diantaranya trotoar dan fasilitas penyeberangan yang dirancang berdasarkan perhitungan dari jumlah pejalan kaki pada tahun perancangan 2017 yang disesuaikan dengan kriteria sehingga dapat memenuhi target perancangan yang ditentukan.

3. Pelengkapan Jalur Pejalan Kaki Pelengkap jalan dalam perancangan ini meliputi :

target perancangan yang ditentukan. 3. Pelengkapan Jalur Pejalan Kaki Pelengkap jalan dalam perancangan ini meliputi :
target perancangan yang ditentukan. 3. Pelengkapan Jalur Pejalan Kaki Pelengkap jalan dalam perancangan ini meliputi :
target perancangan yang ditentukan. 3. Pelengkapan Jalur Pejalan Kaki Pelengkap jalan dalam perancangan ini meliputi :
target perancangan yang ditentukan. 3. Pelengkapan Jalur Pejalan Kaki Pelengkap jalan dalam perancangan ini meliputi :
target perancangan yang ditentukan. 3. Pelengkapan Jalur Pejalan Kaki Pelengkap jalan dalam perancangan ini meliputi :
- - Rambu Fasilitas penyeberangan

-

-

Rambu
Rambu
- - Rambu Fasilitas penyeberangan

Fasilitas penyeberangan

- - Rambu Fasilitas penyeberangan
- - Rambu Fasilitas penyeberangan
- - Rambu Fasilitas penyeberangan
 

-

Marka

-

Lampu penerangan

-

-

-

Lansekap Halte Drainase
Lansekap
Halte
Drainase
- - - Lansekap Halte Drainase
- - - Lansekap Halte Drainase
- - - Lansekap Halte Drainase
- - - Lansekap Halte Drainase
- Marka - Lampu penerangan - - - Lansekap Halte Drainase   - Jalur Difabel -
 

-

Jalur Difabel

-

Jalur Pedagang Kaki Lima

- Marka - Lampu penerangan - - - Lansekap Halte Drainase   - Jalur Difabel -
- Marka - Lampu penerangan - - - Lansekap Halte Drainase   - Jalur Difabel -
- Marka - Lampu penerangan - - - Lansekap Halte Drainase   - Jalur Difabel -
- Marka - Lampu penerangan - - - Lansekap Halte Drainase   - Jalur Difabel -
- Marka - Lampu penerangan - - - Lansekap Halte Drainase   - Jalur Difabel -
- Marka - Lampu penerangan - - - Lansekap Halte Drainase   - Jalur Difabel -
  - Jalur Difabel - Jalur Pedagang Kaki Lima Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
  - Jalur Difabel - Jalur Pedagang Kaki Lima Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
  - Jalur Difabel - Jalur Pedagang Kaki Lima Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik

Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil Politeknik Negeri Bandung

4

b)
b)

Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017

– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 RAB dan Metoda Pelaksanaan Proses perhitungan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 RAB dan Metoda Pelaksanaan Proses perhitungan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 RAB dan Metoda Pelaksanaan Proses perhitungan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 RAB dan Metoda Pelaksanaan Proses perhitungan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 RAB dan Metoda Pelaksanaan Proses perhitungan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 RAB dan Metoda Pelaksanaan Proses perhitungan

RAB dan Metoda Pelaksanaan Proses perhitungan Rencana Anggaran Biaya digunakan analisa harga tahun 2012 dengan eskalasi harga per periode ke tahun 2014 sebagai tahun pekerjaan dengan nilai tidak lebih dari 10% harga dan spesifikasi tahun 2010, untuk metoda pelaksanaan dituangkan dalam bentuk kurva S pelaksanaan pekerjaan dimana perhitungan waktu pekerjaan didasarkan kepada perhitungan besarnya volume pekerjaan dibagi dengan kapasitas pekerjaan yang mampu dicapai dalam sehari. RAB dan Metoda Pelaksanaan Data Yang digunakan Data yang digunakan untuk perancangna ini adalah data tahu RAB dan Metoda Pelaksanaan Data Yang digunakan Data yang digunakan untuk perancangna ini adalah data tahu Data Yang digunakan Data yang digunakan untuk perancangna ini adalah data tahu 2012 yang didapat dari hasil survai lapangan dan data yang telah ada. Waktu Pelaksanaan Waktu pelaksanaan perancangan ini adalah tahun 2012 dimana dalam perancangan ini ditetapkan umur perancangan 5 (lima) tahun kedepan. Sedangkan untuk pelaksanaan pekerjaan dilakukan pada tahun 2014. Acuan Teknis Acuan teknis yang digunakan dalam perancangan ini adalah berpedoman pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku.

d)

berpedoman pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika

e)

pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan
pada NSPM dan Peraturan daerah yang berlaku. d) e) 1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan

1.5 Sistematika Penulisan Ada pun sistematika penulisan laporan Tugas Akhir adalah sebagai berikut :

penulisan laporan Tugas Akhir adalah sebagai berikut : BAB I BAB II BAB III : PENDAHULUAN

BAB I

BAB IIpenulisan laporan Tugas Akhir adalah sebagai berikut : BAB I BAB III : PENDAHULUAN Berisi informasi

laporan Tugas Akhir adalah sebagai berikut : BAB I BAB II BAB III : PENDAHULUAN Berisi

BAB III

:
:
Tugas Akhir adalah sebagai berikut : BAB I BAB II BAB III : PENDAHULUAN Berisi informasi
Tugas Akhir adalah sebagai berikut : BAB I BAB II BAB III : PENDAHULUAN Berisi informasi

PENDAHULUAN Berisi informasi mengenai latar belakang perancangan, tujuan, pembatasan perancangan dan, uraian sistematika penyajian Laporan Tugas Akhir ini. TINJAUAN PUSTAKA Membahas tentang uraian dasar teori, langkah perhitungan, rumus–rumus yang digunakan sebagai pedoman dalam perancangan dan pembahasan. DASAR TEORI

:
:

:

pedoman dalam perancangan dan pembahasan. DASAR TEORI : : Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
pedoman dalam perancangan dan pembahasan. DASAR TEORI : : Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
pedoman dalam perancangan dan pembahasan. DASAR TEORI : : Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
pedoman dalam perancangan dan pembahasan. DASAR TEORI : : Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
pedoman dalam perancangan dan pembahasan. DASAR TEORI : : Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
pedoman dalam perancangan dan pembahasan. DASAR TEORI : : Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
pedoman dalam perancangan dan pembahasan. DASAR TEORI : : Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
pedoman dalam perancangan dan pembahasan. DASAR TEORI : : Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
pedoman dalam perancangan dan pembahasan. DASAR TEORI : : Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
pedoman dalam perancangan dan pembahasan. DASAR TEORI : : Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
pedoman dalam perancangan dan pembahasan. DASAR TEORI : : Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik

Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil Politeknik Negeri Bandung

5

Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 – Sta 1+240 Kota Bandung

Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017

– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 Berisi mengenai uraian teori-teori yang berkenan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 Berisi mengenai uraian teori-teori yang berkenan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 Berisi mengenai uraian teori-teori yang berkenan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 Berisi mengenai uraian teori-teori yang berkenan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 Berisi mengenai uraian teori-teori yang berkenan
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 Berisi mengenai uraian teori-teori yang berkenan

Berisi mengenai uraian teori-teori yang berkenan tentang klasifikasi jalan, geometrik jalan, kriteria dan prosedur fasilitas-fasilitas pejalan kaki di jalan perkotaan dan jalan umum serta tata guna lahan. METODOLOGI Uraian tentang Alur Kerja, Penentuan Data, Pengumpulan Data, Analisa Data (primer dan sekunder), Metode evaluasi kinerja eksisting juga evaluasi kinerja Perancangan. PERANCANGAN DAN PEMBAHASAN Berisi tentang kondisi eksisting, eveluasi kinerja eksisting, kriteria dasar Perancangan, Perhitungan, evaluasi kinerja perancangan, rencana angaran biaya, metoda pelaksanaan, kurva S PENUTUP Uraian tentang Kesimpulan dan Saran terhadap hasil perancangan yang telah dilakukan.

:
:
:
:
Saran terhadap hasil perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI

:

Saran terhadap hasil perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI
Saran terhadap hasil perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI
Saran terhadap hasil perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI
Saran terhadap hasil perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI
Saran terhadap hasil perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI
Saran terhadap hasil perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI
Saran terhadap hasil perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI
Saran terhadap hasil perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI
Saran terhadap hasil perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI

BAB IVSaran terhadap hasil perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB V BAB VI 1.6 Perkiraan

hasil perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI 1.6 Perkiraan
hasil perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI 1.6 Perkiraan
BAB V

BAB V

BAB V
BAB V
BAB V

BAB VI

perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI 1.6 Perkiraan Perancangan
perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI 1.6 Perkiraan Perancangan
perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI 1.6 Perkiraan Perancangan
perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI 1.6 Perkiraan Perancangan
perancangan yang telah dilakukan. : : : BAB IV BAB V BAB VI 1.6 Perkiraan Perancangan

1.6 Perkiraan Perancangan yang Akan Dicapai

a. Gambar Perencanaan

b. Spesifikasi

c. d.
c.
d.
Akan Dicapai a. Gambar Perencanaan b. Spesifikasi c. d. Rencana Anggaran Biaya Metoda Pelaksanaan Dari perkiraan

Rencana Anggaran Biaya Metoda Pelaksanaan

Spesifikasi c. d. Rencana Anggaran Biaya Metoda Pelaksanaan Dari perkiraan hasil diatas akan dijelaskan sebagai berikut
Spesifikasi c. d. Rencana Anggaran Biaya Metoda Pelaksanaan Dari perkiraan hasil diatas akan dijelaskan sebagai berikut
Spesifikasi c. d. Rencana Anggaran Biaya Metoda Pelaksanaan Dari perkiraan hasil diatas akan dijelaskan sebagai berikut

Dari perkiraan hasil diatas akan dijelaskan sebagai berikut :

a.
a.

Gambar Perencanaan Dalam perancangan fasilitas pejalan kaki pda ruas jalan Cihampelas ini ada beberapa gambar perencanaan seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini:

perencanaan seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini: Tabel 1.1.Judul Gambar No Judul Gambar Keterangan
perencanaan seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini: Tabel 1.1.Judul Gambar No Judul Gambar Keterangan
perencanaan seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini: Tabel 1.1.Judul Gambar No Judul Gambar Keterangan
perencanaan seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini: Tabel 1.1.Judul Gambar No Judul Gambar Keterangan
perencanaan seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini: Tabel 1.1.Judul Gambar No Judul Gambar Keterangan

Tabel 1.1.Judul Gambar

No

Judul Gambar

Keterangan

 

1

Denah Eksisting

Ukuran A3, Skala 1:100

1 Denah Eksisting Ukuran A3, Skala 1:100

2

Denah Perencanaan
Denah Perencanaan

Denah Perencanaan

Ukuran A3, Skala 1:100
Ukuran A3, Skala 1:100

Ukuran A3, Skala 1:100

1:100 2 Denah Perencanaan Ukuran A3, Skala 1:100 Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil
1:100 2 Denah Perencanaan Ukuran A3, Skala 1:100 Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil
1:100 2 Denah Perencanaan Ukuran A3, Skala 1:100 Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil

Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil Politeknik Negeri Bandung

6

Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 – Sta 1+240 Kota Bandung
Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 – Sta 1+240 Kota Bandung Untuk
Masa Pelayanan Tahun 2017
3
Potongan Melintang Eksisting
Ukuran A3, Skala 1:100
4
Potongan Melintang Perencanaan
Ukuran A3, Skala 1:100
5
Gambar Trotoar
Ukuran A3, Skala 1:100
6
Detail Trotoar
Ukuran A3, Skala 1:100
7
Detail Kerb
Ukuran A3, Skala 1:100
8
Gambar Rambu
Ukuran A3, Skala 1:100
9
Detail Rambu
Ukuran A3, Skala 1:100
10
Detail Marka
Ukuran A3, Skala 1:100
11
Denah Lansekap
Ukuran A3, Skala 1:100
12
Denah dan detail Halte
Ukuran A3, Skala 1:100
13
Gambar Fasilitas Penyeberangan
Ukuran A3, Skala 1:100
14
Gambar Lampu Jalan & Trotoar
Ukuran A3, Skala 1:100
15
Detail Lampu Jalan & Trotoar
Ukuran A3, Skala 1:100
16
Detail Drainase
Ukuran A3, Skala 1:100
17
Detail Lansekap
Ukuran A3, Skala 1:100
b.
Spesifikasi
Pada Perancangan ini spesifikasi
yang digunakan adalah spesifikasi Bina
Marga
yang tecantum dalam analisa harga pekerjaan dan dibagi dalam
beberapa divisi, berikut ini adalah divisi pekerjaan yang digunakan:
1. Divisi1. Umum (Mobilisasi)
2. Divisi 2. Drainase.
3. Divisi 3. Pekerjaan tanah.
4. Divisi 7. Struktur.
5. Divisi 8. Pengembalian kondisi jalan dan pekerjaan minor.
6. Divisi 10. Pekerjaan Pemeliharaan Rutin

c.

minor. 6. Divisi 10. Pekerjaan Pemeliharaan Rutin c. Rencana Anggaran Biaya Dalam penyusunan Rencana Angaran

Rencana Anggaran Biaya Dalam penyusunan Rencana Angaran Biaya (RAB) digunakan analisa harga tahun 2010 dengan harga satuan pekerjaan tahun 2012 yang kemudian

2010 dengan harga satuan pekerjaan tahun 2012 yang kemudian Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
2010 dengan harga satuan pekerjaan tahun 2012 yang kemudian Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
2010 dengan harga satuan pekerjaan tahun 2012 yang kemudian Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
2010 dengan harga satuan pekerjaan tahun 2012 yang kemudian Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
2010 dengan harga satuan pekerjaan tahun 2012 yang kemudian Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
2010 dengan harga satuan pekerjaan tahun 2012 yang kemudian Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
2010 dengan harga satuan pekerjaan tahun 2012 yang kemudian Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
2010 dengan harga satuan pekerjaan tahun 2012 yang kemudian Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik

Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil Politeknik Negeri Bandung

7

Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 – Sta 1+240 Kota Bandung

Perancangan Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Cihampelas Sta 0+000 Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017

– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 disesuaikan dengan tahun pelaksanaan pekerjaan yaitu
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 disesuaikan dengan tahun pelaksanaan pekerjaan yaitu
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 disesuaikan dengan tahun pelaksanaan pekerjaan yaitu
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 disesuaikan dengan tahun pelaksanaan pekerjaan yaitu
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 disesuaikan dengan tahun pelaksanaan pekerjaan yaitu
– Sta 1+240 Kota Bandung Untuk Masa Pelayanan Tahun 2017 disesuaikan dengan tahun pelaksanaan pekerjaan yaitu

disesuaikan dengan tahun pelaksanaan pekerjaan yaitu tahun 2014 menggunakan eskalasi harga satu periode senilai tidak lebih dari 10% harga.

harga satu periode senilai tidak lebih dari 10% harga. Metode Pelaksanaan Metoda pelaksanaan dalam pelaksanaan
harga satu periode senilai tidak lebih dari 10% harga. Metode Pelaksanaan Metoda pelaksanaan dalam pelaksanaan
harga satu periode senilai tidak lebih dari 10% harga. Metode Pelaksanaan Metoda pelaksanaan dalam pelaksanaan
harga satu periode senilai tidak lebih dari 10% harga. Metode Pelaksanaan Metoda pelaksanaan dalam pelaksanaan

Metode Pelaksanaan Metoda pelaksanaan dalam pelaksanaan pekerjaan yang dirancang dalam Tugas akhir ini dibuat dalam bentuk Time Schedule.

dalam Tugas akhir ini dibuat dalam bentuk Time Schedule. Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
dalam Tugas akhir ini dibuat dalam bentuk Time Schedule. Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
dalam Tugas akhir ini dibuat dalam bentuk Time Schedule. Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
dalam Tugas akhir ini dibuat dalam bentuk Time Schedule. Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik
dalam Tugas akhir ini dibuat dalam bentuk Time Schedule. Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik

Laporan Tugas Akhir Rani Fitriani D4 Teknik Sipil Politeknik Negeri Bandung

8