Anda di halaman 1dari 5

Pemberian informasi dilakukan dengan metode penyuluhan yang dilakukan berupa

metode komunikasi langsung ( direct Communication/ face to face Communication)


dengan menjelaskan secara umum apa itu gizi buruk dan bagaimana tata kelola dan
manajemennya. Metode ini memberikan kesempatan kepada penyuluh untuk berhadapan
secara langsung dengan sasaran dan dilakukan dengan pendekatan individu terutama
orang tua dan keluarga pasien yaitu penyuluh menyampaikan materi penyuluhan kepada
orang tua dan keluarga tentang edukasi gizi buruk.
Dikarenakan pasien juga memiliki riwayat
penyakit jantung bawaan sejak lahir,
diberikan juga edukasi agar rutin kontrol ke
dr spesialis anak konsultan kardiovaskuler,
serta bagaimana efek dari penyakit jantung
bawaan terhadap efek pertumbuhan dan
perkembangannya. Setelah dilakukan edukasi
juga dilakukan pemberian makanan
tambahan berupa biskuit dan
Pemberian informasi dilakukan dengan metode penyuluhan yang dilakukan berupa
metode komunikasi langsung ( direct Communication/ face to face Communication)
dengan menjelaskan secara umum apa itu gizi buruk dan bagaimana tata kelola dan
manajemennya. Metode ini memberikan kesempatan kepada penyuluh untuk berhadapan
secara langsung dengan sasaran dan dilakukan dengan pendekatan individu terutama
orang tua dan keluarga pasien yaitu penyuluh menyampaikan materi penyuluhan kepada
orang tua dan keluarga tentang edukasi gizi buruk.
Dikarenakan pasien juga memiliki riwayat
penyakit jantung bawaan sejak lahir,
diberikan juga edukasi agar rutin kontrol ke
dr spesialis anak konsultan kardiovaskuler,
serta bagaimana efek dari penyakit jantung
bawaan terhadap efek pertumbuhan dan
perkembangannya. Setelah dilakukan edukasi
juga dilakukan pemberian makanan
tambahan berupa biskuit dan
Pemberian informasi dilakukan dengan metode penyuluhan yang dilakukan berupa
metode komunikasi langsung ( direct Communication/ face to face Communication)
dengan menjelaskan secara umum apa itu gizi buruk dan bagaimana tata kelola dan
manajemennya. Metode ini memberikan kesempatan kepada penyuluh untuk berhadapan
secara langsung dengan sasaran dan dilakukan dengan pendekatan individu terutama
orang tua dan keluarga pasien yaitu penyuluh menyampaikan materi penyuluhan kepada
orang tua dan keluarga tentang edukasi gizi buruk.
Dikarenakan pasien juga memiliki riwayat
penyakit jantung bawaan sejak lahir,
diberikan juga edukasi agar rutin kontrol ke
dr spesialis anak konsultan kardiovaskuler,
serta bagaimana efek dari penyakit jantung
bawaan terhadap efek pertumbuhan dan
perkembangannya. Setelah dilakukan edukasi
juga dilakukan pemberian makanan
tambahan berupa biskuit dan
Pemberian informasi dilakukan dengan metode penyuluhan yang dilakukan berupa
metode komunikasi langsung ( direct Communication/ face to face Communication)
dengan menjelaskan secara umum apa itu gizi buruk dan bagaimana tata kelola dan
manajemennya. Metode ini memberikan kesempatan kepada penyuluh untuk berhadapan
secara langsung dengan sasaran dan dilakukan dengan pendekatan individu terutama
orang tua dan keluarga pasien yaitu penyuluh menyampaikan materi penyuluhan kepada
orang tua dan keluarga tentang edukasi gizi buruk.
Dikarenakan pasien juga memiliki riwayat
penyakit jantung bawaan sejak lahir,
diberikan juga edukasi agar rutin kontrol ke
dr spesialis anak konsultan kardiovaskuler,
serta bagaimana efek dari penyakit jantung
bawaan terhadap efek pertumbuhan dan
perkembangannya. Setelah dilakukan edukasi
juga dilakukan pemberian makanan
tambahan berupa biskuit danvv
Pemberian informasi dilakukan dengan metode penyuluhan yang dilakukan berupa
metode komunikasi langsung ( direct Communication/ face to face Communication)
dengan menjelaskan secara umum apa itu gizi buruk dan bagaimana tata kelola dan
manajemennya. Metode ini memberikan kesempatan kepada penyuluh untuk berhadapan
secara langsung dengan sasaran dan dilakukan dengan pendekatan individu terutama
orang tua dan keluarga pasien yaitu penyuluh menyampaikan materi penyuluhan kepada
orang tua dan keluarga tentang edukasi gizi buruk.
Dikarenakan pasien juga memiliki riwayat
penyakit jantung bawaan sejak lahir,
diberikan juga edukasi agar rutin kontrol ke
dr spesialis anak konsultan kardiovaskuler,
serta bagaimana efek dari penyakit jantung
bawaan terhadap efek pertumbuhan dan
perkembangannya. Setelah dilakukan edukasi
juga dilakukan pemberian makanan
tambahan berupa biskuit dan
Pemberian informasi dilakukan dengan metode penyuluhan yang dilakukan berupa
metode komunikasi langsung ( direct Communication/ face to face Communication)
dengan menjelaskan secara umum apa itu gizi buruk dan bagaimana tata kelola dan
manajemennya. Metode ini memberikan kesempatan kepada penyuluh untuk berhadapan
secara langsung dengan sasaran dan dilakukan dengan pendekatan individu terutama
orang tua dan keluarga pasien yaitu penyuluh menyampaikan materi penyuluhan kepada
orang tua dan keluarga tentang edukasi gizi buruk.
Dikarenakan pasien juga memiliki riwayat
penyakit jantung bawaan sejak lahir,
diberikan juga edukasi agar rutin kontrol ke
dr spesialis anak konsultan kardiovaskuler,
serta bagaimana efek dari penyakit jantung
bawaan terhadap efek pertumbuhan dan
perkembangannya. Setelah dilakukan edukasi
juga dilakukan pemberian makanan
tambahan berupa biskuit dan
Pemberian informasi dilakukan dengan metode penyuluhan yang dilakukan berupa
metode komunikasi langsung ( direct Communication/ face to face Communication)
dengan menjelaskan secara umum apa itu gizi buruk dan bagaimana tata kelola dan
manajemennya. Metode ini memberikan kesempatan kepada penyuluh untuk berhadapan
secara langsung dengan sasaran dan dilakukan dengan pendekatan individu terutama
orang tua dan keluarga pasien yaitu penyuluh menyampaikan materi penyuluhan kepada
orang tua dan keluarga tentang edukasi gizi buruk.
Dikarenakan pasien juga memiliki riwayat
penyakit jantung bawaan sejak lahir,
diberikan juga edukasi agar rutin kontrol ke
dr spesialis anak konsultan kardiovaskuler,
serta bagaimana efek dari penyakit jantung
bawaan terhadap efek pertumbuhan dan
perkembangannya. Setelah dilakukan edukasi
juga dilakukan pemberian makanan
tambahan berupa biskuit dan
Pemberian informasi dilakukan dengan metode penyuluhan yang dilakukan berupa
metode komunikasi langsung ( direct Communication/ face to face Communication)
dengan menjelaskan secara umum apa itu gizi buruk dan bagaimana tata kelola dan
manajemennya. Metode ini memberikan kesempatan kepada penyuluh untuk berhadapan
secara langsung dengan sasaran dan dilakukan dengan pendekatan individu terutama
orang tua dan keluarga pasien yaitu penyuluh menyampaikan materi penyuluhan kepada
orang tua dan keluarga tentang edukasi gizi buruk.
Dikarenakan pasien juga memiliki riwayat
penyakit jantung bawaan sejak lahir,
diberikan juga edukasi agar rutin kontrol ke
dr spesialis anak konsultan kardiovaskuler,
serta bagaimana efek dari penyakit jantung
bawaan terhadap efek pertumbuhan dan
perkembangannya. Setelah dilakukan edukasi
juga dilakukan pemberian makanan
tambahan berupa biskuit dan
Pemberian informasi dilakukan dengan metode penyuluhan yang dilakukan berupa
metode komunikasi langsung ( direct Communication/ face to face Communication)
dengan menjelaskan secara umum apa itu gizi buruk dan bagaimana tata kelola dan
manajemennya. Metode ini memberikan kesempatan kepada penyuluh untuk berhadapan
secara langsung dengan sasaran dan dilakukan dengan pendekatan individu terutama
orang tua dan keluarga pasien yaitu penyuluh menyampaikan materi penyuluhan kepada
orang tua dan keluarga tentang edukasi gizi buruk.
Dikarenakan pasien juga memiliki riwayat
penyakit jantung bawaan sejak lahir,
diberikan juga edukasi agar rutin kontrol ke
dr spesialis anak konsultan kardiovaskuler,
serta bagaimana efek dari penyakit jantung
bawaan terhadap efek pertumbuhan dan
perkembangannya. Setelah dilakukan edukasi
juga dilakukan pemberian makanan
tambahan berupa biskuit dan
Pemberian informasi dilakukan dengan metode penyuluhan yang dilakukan berupa
metode komunikasi langsung ( direct Communication/ face to face Communication)
dengan menjelaskan secara umum apa itu gizi buruk dan bagaimana tata kelola dan
manajemennya. Metode ini memberikan kesempatan kepada penyuluh untuk berhadapan
secara langsung dengan sasaran dan dilakukan dengan pendekatan individu terutama
orang tua dan keluarga pasien yaitu penyuluh menyampaikan materi penyuluhan kepada
orang tua dan keluarga tentang edukasi gizi buruk.
Dikarenakan pasien juga memiliki riwayat
penyakit jantung bawaan sejak lahir,
diberikan juga edukasi agar rutin kontrol ke
dr spesialis anak konsultan kardiovaskuler,
serta bagaimana efek dari penyakit jantung
bawaan terhadap efek pertumbuhan dan
perkembangannya. Setelah dilakukan edukasi
juga dilakukan pemberian makanan
tambahan berupa biskuit dan
Pemberian informasi dilakukan dengan metode penyuluhan yang dilakukan berupa
metode komunikasi langsung ( direct Communication/ face to face Communication)
dengan menjelaskan secara umum apa itu gizi buruk dan bagaimana tata kelola dan
manajemennya. Metode ini memberikan kesempatan kepada penyuluh untuk berhadapan
secara langsung dengan sasaran dan dilakukan dengan pendekatan individu terutama
orang tua dan keluarga pasien yaitu penyuluh menyampaikan materi penyuluhan kepada
orang tua dan keluarga tentang edukasi gizi buruk.
Dikarenakan pasien juga memiliki riwayat
penyakit jantung bawaan sejak lahir,
diberikan juga edukasi agar rutin kontrol ke
dr spesialis anak konsultan kardiovaskuler,
serta bagaimana efek dari penyakit jantung
bawaan terhadap efek pertumbuhan dan
perkembangannya. Setelah dilakukan edukasi
juga dilakukan pemberian makanan
tambahan berupa biskuit dan
Pemberian informasi dilakukan dengan metode penyuluhan yang dilakukan berupa
metode komunikasi langsung ( direct Communication/ face to face Communication)
dengan menjelaskan secara umum apa itu gizi buruk dan bagaimana tata kelola dan
manajemennya. Metode ini memberikan kesempatan kepada penyuluh untuk berhadapan
secara langsung dengan sasaran dan dilakukan dengan pendekatan individu terutama
orang tua dan keluarga pasien yaitu penyuluh menyampaikan materi penyuluhan kepada
orang tua dan keluarga tentang edukasi gizi buruk.
Dikarenakan pasien juga memiliki riwayat penyakit jantung bawaan sejak lahir, diberikan
juga edukasi agar rutin kontrol ke dr spesialis anak konsultan kardiovaskuler, serta
bagaimana efek dari penyakit jantung bawaan terhadap efek pertumbuhan dan
perkembangannya. Setelah dilakukan edukasi juga dilakukan pemberian makanan tambahan
berupa biskuit dan