Anda di halaman 1dari 2

AB 11 | Penyusutan, Penurunan, dan Deplesi

Siti Sarifah (12-0102-0020)


Kieso , Intermediate Accounting, edisi 12
BAB 11 | PENYUSUTAN, PENURUNAN, DAN DEPLESI

PENYUSUTAN
Adalah proses akuntansi dalam mengalokasikan biaya aktiva berwujud ke beban dengan cara yang
sistematis dan rasional selama periode yang diharapkan mendapat manfaat dan penggunaan aktiva
tersebut.
Faktor yang terlibat:
- Dasar penyusutan apa yang digunakan untuk aktiva?
- Berapa masa manfaat aktiva?
- Metode pengalokasian biaya apa yang paling baik untuk aktiva ini?
Metode penyusutan:
- Metode aktivitas (unit penggunaan atau produksi): (beban-nilai sisa) x jam tahun ini / total estimasi
jam
- Metode garis lurus: (biaya-nilai sisa) / estimasi umur pelayanan
- Metode beban menurun
o Jumlah angka tahun
o Metode saldo menurun
- Metode penyusutan khusus
o Metode kelompok dan gabungan
Metode kelompok sering digunakan apabila aktiva bersangkutan cukup homogen dan memiliki masa
manfaat yang hampir sama.
Pendekatan gabungan digunakan apabila aktiva bersifat heterogen dan memiliki umur manfaat yang
berbeda.
o Metode campuran atau kombinasi
Perusahaan juga bebas mengembangkan metode penyusutan sendiri yang khusus atau dibuat khusus.
Masalah penyusutan khusus:
- Penyusutan dan periode parsial atau sebagian
- Penyusutan dan penggantian aktiva tetap
- Revisi tarif penyusutan

PENURUNAN NILAI
Nilai terendah antara biaya atau harga pasar untuk persediaan tidak dapat dialpikasikan pada properti,
pabrik, dan peralatan
Pengakuan penurunan nilai:
a. Suatu penurunan nilai yang signifikan dalam nilai pasar aktiva.
b. Suatu perubahan yang signifikan dalam jangka waktu atau cara aktiva itu digunakan.
c. Suatu perubahan terbalik yang signifikan dalam faktor-faktor hukum atau iklim usaha yang
mempengaruhi nilai aktiva.
d. Suatu akumulasi biaya yang secara signifikan melebihi jumlah biaya awal yang diperkirakan untuk
mengakuisisi atau membuat aktiva.
e. Suatu proyeksi atau peramalan yang menunjukkan kerugian terus-menerus yang berhubungan dengan
aktiva.
Pengukuran penurunan nilai:
1. Menelaah kejadian atau perubahan situasi atau kemungkinan terjadinya penurunan nilai.
2. Jika hasil penelaahan menunjukkan penurunan nilai, maka pengujian tentang kemampuan pemulihan
akan diterapkan.
3. Dengan mengasumsikan terjadi penurunan nilai, kerugian penurunan nilai adalah jumlah di mana
jumlah tercatat aktiva lebih besar daripada nilai wajar aktiva.
Kerugian penurunan nilai tidak dapat direstorasi atas aktiva yang ditahan untuk digunakan.
Aktiva yang ditahan untuk dilepaskan seperti persediaan; harus dilaporkan pada yang terendah
antara biaya dan nilai realisasi bersih.

DEPLESI
Sumber Daya Alam, yang sering kali disebut aktiva yang dapat habis, mencakup minyak, mineral, dan
kayu.
Dua fitur utama:
1. Pengambilan sepenuhnya aktiva
2. Penggantian aktiva hanya oleh alam
Penetapan dasar deplesi:
- Biaya akuisisi
- Biaya eksplorasi
- Biaya pengembangan (berwujud & tidak berwujud)
- Biaya restorasi
Penghapusan biaya sumber daya: Total Biaya - Nilai Sisa / Total estimasi unit yang tersedia
Masalah khusus dalam akuntansi deplesi:
- Kesulitan mengestimasi cadangan yang dapat dipulihkan
- Masalah nilai penemuan
- Aspek pajak dari sumber daya alam
- Akuntansi untuk dividen likuidasi